Ada juga yang mbok ndak kenal, ujug-ujung muji lalu ngajak kenalan. Pasti pangeran dari Nigeria.
Printable View
Ada juga yang mbok ndak kenal, ujug-ujung muji lalu ngajak kenalan. Pasti pangeran dari Nigeria.
Dari @alfaromeo
Ternyata ada do'a-nya. Ayo @ndableg, hapalin, daripada suudzon. ::hihi::
DOA KETIKA DIPUJI ORANG LAIN
Berhati-hatilah ketika kita dipuji orang. Pujian bisa jadi 'membinasakan' karena jika kita terlena, bisa-bisa kita terperosok ke dalam sifat ujub dan sombong.
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
"Tiga hal yang membawa pada jurang kebinasaan :
(1) tamak lagi kikir,
(2) mengikuti hawa nafsu (yang selalu mengajak pada kejelekan), dan
(3) Ujub (takjub pada diri sendiri)."
(HR. Abdur Rozaq 11: 304.).
Sekarang, apa yang mesti kita ucapkan jika kita dipuji orang lain?
Berikut ini ada do'a yang diucapkan oleh sahabat Abu Bakar Radhiallahu 'anhu ketika beliau dipuji:
Ketika dipuji, Sayyidina Abu Bakar RA. berdo'a :
اللَّهُمَّ أَنْتَ أَعْلَمُ مِنِّى بِنَفْسِى وَأَنَا أَعْلَمُ بِنَفْسِى مِنْهُمْ اللَّهُمَّ اجْعَلْنِى خَيْرًا مِمَّا يَظُنُّوْنَ وَاغْفِرْ لِى مَا لاَ يَعْلَمُوْنَ وَلاَ تُؤَاخِذْنِى بِمَا يَقُوْلُوْنَ
Allahumma anta a'lamu minni bi nafsiy, wa anaa a'lamu bi nafsii minhum. Allahummaj 'alniy khoirom mimmaa yazhunnuun, wagh-firliy maa laa ya'lamuun, wa laa tu-akhidzniy bimaa yaquuluun.
[Ya Allah, Engkau lebih mengetahui keadaan diriku daripada diriku sendiri dan aku lebih mengetahui keadaan diriku daripada mereka yang memujiku. Ya Allah, jadikanlah diriku lebih baik dari yang mereka sangkakan, ampunilah aku terhadap apa yang mereka tidak ketahui dariku, dan janganlah menyiksaku dengan perkataan mereka] (Diriwayatkan oleh Al Baihaqi dalam Syu’abul Iman, 4: 228, no.4876. Lihat Jaami'ul Ahadits, Jalaluddin As Suyuthi, 25: 145, Asy Syamilah)
Sebagaimana disebutkan Al Baihaqi dalam Syu'abul Iman, Al Auza'i mengatakan bahwa ketika seseorang dipuji oleh orang lain di hadapan wajahnya, maka hendaklah ia mengucapkan do'a di atas.
Alhamdulillah, bertambah lagi satu do'a. Mari kita hafal dan kita amalkan...
Gw termasuk org yg percaya sebagian besar pujian yg diucapkan pny tujuan manipulasi. Hehehe...
Gw lbh percaya sama pujian tak terucap, contohnya kl org niru cara kita, kl ssorg jd perhatiin kita atau bila pujiannya itu diceritakan oleh org lain.
Kdg gw sengaja muji buat manipulasi tp Stlh itu menyesal. Tp sebagian besar pujian gw adl tulus.
biasa aja, tp gw selalu siap utj dimanipulasi, biar greget
kadang ada org yg muji krn pgn deket ma kita (bersyukur nih ada yg nganggep kita)
kadang ada org yg muji krn emg kita pantes dapetin itu (bersyukur lagi berarti emg dia menghargai kita dan jita worth it)
ato emg ada org muji krn nyindir (senyumin aja, berarti dia perhatian, buat bahan koreksi diri juga)
atau yg murni memuji dr org tercinta (lsg di terbang di awang2, nabrak dong)
intinya seneng tp ttp ati2, soalnya aku sendiri suka muji org lain sbg bentuk menghargai org tsb sih, atau kalo kamu tipe yg mayan berpengaruh pujian thd org yg dibully/tertindas bakal bikin dia semangat dan imej tukang bully ttg dia jadi lbh baik (udh ga pantes di bully lagi)
dr pengalaman pribadi nih ::hihi::
tergantung yang muji dan keadaannya, saya suka memuji suami dan anak2 sebagai bentuk dorongan semangat mereka. bukan untuk menyombongkan diri,, tapi agar mereka tahu dan merasakan kehadiran kita.
kalau dipuji2 orang lain, lihat situasi dan kondisinya, ada yang tulus ada yang ada maunya, ya diterima aja pujiannya dengan baik, kembalikan itu sebagai bentuk syukur, tapi kalo ada maunya, balikin maunya ke yang muji hehehehe
banyakan setuju sama silver. klo gw yg muji, gw perkirakan 80% tulus. sisanya buat dayang2 bos, hehehe...tiap tempat kerja pasti ada. savespotforthem 20%
klo dipuji, ucapkan syukur. klo teman gokil, langsung kibas apa aja yg ada mau itu rambut, duit, kipasan -_- lebay
Kalau dipuji Tulus, saya bahagia.
kalau dipuji engkong, saya waspada.
begituh,
*kibas poni*
kita malah curiga karena udang itu. kalau batunya sih nggak karena tinggal lempar aja