buat tiang jemuran mbah
Printable View
gila ya motor sebanyak itu kalo pas lagi macet rame2 buang bensin tuh... ckckck
kalau pemerintah bisa menyiapkan kendaraan umum yang nyaman dan praktis, pemerintah bisa menaikkan pajak mobil dan motor, plus gak pake acara subsidi bbm...
Orang naik motor kan karena simple, cepet, praktis dan murah... Murah karena bbmnya disubsidi...
Coba itu angkot2 dan buskota dilarang di jakarta, motor dan mobil juga, pakai aja transjakarta tapi tiap 5menit ada dan halte yang lebih dekat....
monopoli gak berarti buruk..kalau dengan begitu masyarakat bisa nyaman napa enggak?
Iya tapi kesian dong sama rakyat jelata kayak si supir angkot, supir metro, kenek metro, tukang ojek, pedagang asongan, pengamen dsb mereka bakal menjadi lebih terpinggirkan lagi kalo mpe monopoli gitu. Kemana lagi mereka harus mencari nafkah coba? mereka kan masyarakat juga
jawaban anda salah :PQuote:
Originally Posted by gembel
sok tau :PQuote:
Originally Posted by GiKu
orang2 situ yg bilang koq :cilukba:
Penyediaan transportasi masal seharusnya menjadi tanggung jawab negara agar teratur, di negara-negara maju pun dilakukan seperti itu. Sayangnya pendekatan di Indonesia berbeda, bukannya dibuat transportasi masal yang ada malah transportasi mikro (angkot) yang pengelolaannya diserahkan ke swasta/perorangan, akibatnya pengaturannya pun susah. Bagaimana mau teratur kalau pemiliknya kendaraan umum berbeda-beda, supir kejar setoran, dan armadanya terus bertambah? :facepalm:
Mungkin lebih tepatnya adalah buruknya sarana angkutan umum dari pemerintah. Orang daripada desek2an di bis, mending naek motor. Coba kalo bis cukup, ada metro, tram, monorel dll, ya motornya ga sebanyak ini. Cuman emang naek motor tuh lebih asih.. parkir ga pusing, jarak jauh ayo, udara di indonesia juga kagak dingin (summer terus).. paling2 ujan..
tuh persimpangan ngga keliatan seperti persimpangan :cengir:
semua sudut jadi kekunci gitu.. gimana ga macet
biasa deh.. pada gak mo ngalah... tapi bener kata giku pasti akan terurai juga... gak tau berapa jam :luck:
dari pajak yang kita bayarkan mbah, setelah dipotong biaya untuk keperluan belanja pegawai :mrgreen:Quote:
Tapi duit dari manaaaaaaaa
emang sih pake motor bisa selap-selip
tapi kalo pas hujan baru menderita
jika ada rejeki, mending saya mah city car aja deh
artinya keringanan pajak apa nih? dalam upaya apa? masih gak jelas motifnya :mikir:
http://klimg.com/kapanlagi.com//p/as...atief_1_kl.jpg
enakan naik spedah :luck:
Kalau ada keringanan pajak untuk kendaraan pribadi baik motor ataupun mobil saya ga sependapat. Sekarang ini rasio jalan:kendaraan udah ga layak, jadi program yang harus didorong itu pengembangan transportasi masal yang nyaman bagi masyarakat. Pemberian keringanan pajak bagi kendaraan pribadi hanya akan memperbesar ego masyarakat.
Pajak kendaraan bermotor sudah cukup besar, seharusnya cukup untuk membangun sarana jalan yg baik, itu kalau gak dikorupsi.
Gw pernah ngobrol dengan seorang kontraktor yg sering dapet proyek pemerintah untuk membuat jalanan, dia bilang sebagian besar dana proyek habis dibagi2 antar anggota DPRD, pejabat daerah dan keuntungan si kontraktor, kira2 70% dana dikorup, sisa yg 30% baru benar2 jadi sarana umum.