-
Jatuh ke Kolam
Nasrudin hampir terjatuh ke kolam. Tapi orang yang tidak terlalu dikenal berada di dekatnya, dan kemudian menolongnya pada saat yang tepat. Namun setelah itu, setiap kali bertemu Nasrudin orang itu selalu membicarakan peristiwa itu, dan membuat Nasrudin berterima kasih berulang-ulang.
Suatu hari, untuk yang kesekian kalinya, orang itu menyinggung peristiwa itu lagi. Nasrudin mengajaknya ke lokasi, dan kali ini Nasrudin langsung melompat ke air.
“Kau lihat! Sekarang aku sudah benar-benar basah seperti yang seharusnya terjadi kalau engkau dulu tidak menolongku. Sudah, pergi sana!”
-
kalo di indonesia bukan nasrudin tapi adanya nazarudin
:gebuk:W A N T E D:gebuk:
-
nasrudin sama abunawas sama atau beda orang?
-
kayakanya sih beda, namanya aja beda :cengir:
-
sapatahu cuma beda versi yang nyeritain doank...
-
beda Jeng Epe
Keduanya, meski kisah yg terjadi fiktif, tp template tokohnya diambil betul2 dr tokoh historis nyata. Abu Nawas diambil dr tokoh ilmuwan kerajaan yg bernama Abu Nawas, sedangkan Nasrudin diambil dr tokoh sufi bernama Nasrudin Hoja
-
pengarangnya siapa mus? Sama2 karya penulisan kan? Tahunnya gemana?
-
gak ada pengarangnya Pe. Kisah keduanya dituturkan dr mulut ke mulut dan berkembang dg sendirinya
Mirip dg kisah kocak si Kabayan kalo di Sunda. Gak ada pengarang resmi coz budaya lisan
Tahun... Duh lupa... Males gugling... Yg jelas abu nawas hidup semasa khalifah harun al rasyid pada masa dinasti abasyah, sedangkan nasrudin hoja pada masa sesudahnya--kalo gak salah :D
-
wow...nice inpoh... Thank you...
-
Nasrudin kalo ga salah hidup sejaman ama Timur Leng (Tamerlane), jadi kira2 sekitar tahun 1300an
di beberapa ceritanya ada muncul Tamerlane, digambarkan sebagai invader barbar yg sudah 'beradab', pemimpin yg diktator, dan penakluk yg kejam