Kalo maju, entar lu ga bisa ketawa gini2 lagi dong..::hihi::
Wuaduh.. pendukung Jokowi langsung ngamuk... ::ngakak2::
Jokowi, sang Gubernur DKI, beli mobil rongsokan buatan Cina utk bus TransJakarta. Piye iki? ::hihi::
Trus lepas tangan, gak tanggung jawab, malah bawahannya dipecat.
Mencalonkan diri sbg presiden, tapi ambil cuti. Lha, piye iki? ::ngakak2::
Kalo Jokowi punya "kejantanan", mundur donk dari jabatannya, biar koh Ahok yg isi.
Megawati jual murah gas alam Indonesia ke Cina. Piye iki? ::hihi::
Mau saja dibodohin sama Cina. ::ngakak2::
Tambahin api ahh ::hihi::
Salam Indonesia HEBAT!
Ketika menulis ini saya benar-benar merinding. Melihat dan merasakan langsung keajaiban Tuhan bagaimana caranya melindungi orang-orang baik dari cengkeraman orang-orang jahat.
Pertama, seusai pilgub DKI Jakarta, Jokowi diingatkan oleh Taufik Kiemas agar menjauhi Prabowo karena dia akan “menggunting dalam lipatan” dan “menusuk dari belakang”. Ternyata peringatan tersebut benar-benar terjadi. Prabowo memanfaatkan kepopuleran Jokowi-Ahok seusai memenangkan pilgub secara fenomenal dengan menebar pencitraan di media seakan-akan kemenangan Jokowi-Ahok adalah jasanya.
Untunglah Taufik Kiemas langsung mengingatkan Jokowi-Ahok. Ditambah lagi klarifikasi JK yang dengan gamblang menjelaskan bagaimana dia meminta Jokowi dan melobi Megawati Soekarnoputri agar Jokowi dicalonkan menjadi gubernur DKI Jakarta. Saat itu bahkan JK berani menjamin di hadapan Megawati bahwa Jokowi pasti menang. Dengan adanya klarifikasi dari JK akhirnya terbuka bahwa Prabowo hanya mendompleng kepopuleran Jokowi-Ahok.Karena faktanya JK adalah orang yang membawa Jokowi dari Solo ke Jakarta, bukan Prabowo.
Dan kini ketika pilpres berlangsung, keajaiban Tuhan dalam melindungi Jokowi dari cengkeraman orang-orang jahat semakin terlihat nyata. Pertama, ketika Jokowi dihadapkan untuk memilih 4 cawapres yaitu Puan Maharani, Abraham Samad, Mahfud MD dan JK, akhirnya Jokowi memilih JK. Tentu ada campur tangan Tuhan dalam keputusan tersebut. Dari pilihan Jokowi tersebut akhirnya rakyat jadi tahu watak asli seorang Mahfud MD yang selama ini tertutupi.
Selama ini, orang tidak pernah percaya terhadap ocehan Akil Muhtar dan Jazuli Abdullah tentang permainan Mahfud MD di pilgub Banten. Kini di pilpres 2014, melalui keputusan Jokowi yang memilih JK akhirnya mata masyarakat menjadi terbuka siapa sesungguhnya Mahfud MD.
Lalu sebelumnya….dalam kisruh PPP, beberapa elit PPP berani mendeklarasikan dukungannya kepada Prabowo sebelum ada rapimnas. Kisruh pun terjadi. HEBOH. Lalu Jokowi dihubungi siapa cawapresnya. Tapi Jokowi memberi jawaban tegas, kalo mau bergabung tanpa syarat silakan masuk, tapi kalo punya syarat macam-macam, maaf saja pintu koalisi sudah ditutup, kata Jokowi menjawab pertanyaan PPP tanpa memberi tahu siapa cawapresnya.
Dan jawaban Jokowi yang tegas tanpa tedeng aling-aling tersebut akhirnya memutuskan PPP bergabung ke kubu Prabowo yang dinilai punya tawaran yang lebih baik buat PPP. Kini, tepat hari ini 21 Mei 2014 Tuhan menunjukkan keajaibannya, Ketua Umum PPP, Suryadharma Ali dinyatakan sebagai tersangka oleh KPK. Padahal jabatan Suryadharma Ali di Prabowo-Hatta adalah Ketua Dewan Pembina Tim Pemenangan. Kini media bisa membuat judul “Ketua Dewan Pembina tim Pemenangan Prabowo-Hatta Ditetapkan Sebagai Tersangka oleh KPK”.
Bisa dibayangkan, seandainya PPP bergabung ke Jokowi lalu SDA ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK maka betapa susah dan repotnya Jokowi. Dan tentu akan menjatuhkan mental tim relawannya yang selama ini bekerja keras dengan ikhlas.
Peristiwa lain yang semakin membuat saya merinding adalah, Jokowi selalu dikelilingi oleh orang-orang baik sementara Prabowo selalu dikelilingi oleh orang-orang yang bermasalah dan barisan sakit hati.
Di akhir tulisan ini, saya ingin mengutip pernyataan Anies Baswedan sebagai berikut:
“Jokowi orang baik. Tugas kita semua untuk membantu orang baik agar negeri ini menjadi baik. Kalo kita membantu orang yang bermasalah, jangan-jangan kita akan terciprat dan terseret masalahnya”
Pernyataan Anis Baswedan sangat tepat untuk menggambarkan sosok Jokowi dan Prabowo yang saat ini sedang bertarung dalam pilpres. Pertarungan baik dan buruk. Dan sebagai orang baik, tentu sudah menjadi kewajiban saya untuk mendukung orang yang baik.
http://m.kompasiana.com/post/read/65...gi-jokowi.html
::hihi::
^
Wuih.. tuhan ikutan kampanye pilpres juga? ::ngakak2::
Tuhan Yesus membela Jokowi? Boleh tahu, di mana TPS tempat tuhan Yesus nyoblos nanti? Mau minta tanda tangannya... ::hihi::
Aduuh kasihaannn... ::doh:: Ya.. semoga tuhan anda tidak salah memilih presiden Indonesia. Aamiin. ::oops::
anaknya prabowo keren ya ternyata
[MENTION=101]purba[/MENTION]
gw ingetin yak
ente boleh se7/tdk se7, mendebat/tdk mendebat ttg capres&cawapres RI 2014
tdk perlu dong bertendensi memperolok/mendiskreditkan apa yng diimani oleh lwn pendapat ente
apa hubungannya coba? :-? .... disini kan bukan forum agama/lintas keyakinan?
Yah gimana dong kalo Purba kemampuannya cuma segitu om pasing ::elaugh::
Tulisan dari kompasiana di atas emang rada naif sih. Karena roda berputar, bisa jadi hari ini begini besok lain lagi. Sama kayak timnas U19 malah takluk dari Myanmar setelah menang di mana2. Sang penulis lagi kena euforia Jokowi jadi harap maklum sajalah. Yang tidak kena euforia tetap harus kritis setajam silet.
Ah yg mulai bawa2 tuhan siape lagii... ::hihi::
Coba ini tendensius gak:
Jokowi pilihan tuhan. Lawannya Jokowi pilihan siapa? Pilihan setan-kah? Tanpa perlu dipertegas lawannya Jokowi pilihan setan, dengan mengatakan Jokowi pilihan tuhan, itu sudah menunjukkan yg lainnya pilihan setan.
Ini sama dgn kasusnya Bang Haji waktu pilgub dulu. Cuman kebetulan di situ Jokowi jadi pilihan setan.
Sing, ente sbg orang yg percaya tuhan, tentunya jelas perbedaan tuhan dan setan.
Mereka yg melihat dunia terbelah menjadi blok tuhan dan blok setan, sangat berbahaya.
Ok, tidak usah berpanjang lebar, kalau memang ini bukan forum keyakinan agama, tidak perlulah membawa-bawa keyakinan agama dlm "sandiwara" pilpres ini.
::bye::
---------- Post Merged at 09:32 PM ----------
Politik emang gitu, pembagian kekuasaan. Inget, trias politika gak lu?
Memang bedanya Jokowi jaim dlm hal pembagian kekuasaan, sementara Prabowo terang-terangan.
Sejak lama Jokowi ditanya apakah akan maju capres? Tidak, akan fokus beresin Jakarta. Lha ujung-ujungnya nyapres juga.
Mungkin alasannya, karena diminta Megawati. Lha betul donk, cuman boneka doang. The real president-nya tetap Megawati.
::ngakak2::
[MENTION=101]purba[/MENTION]
emangnya si [MENTION=320]surjadi05[/MENTION] dlm mengusung opini diatas ada singgung2 ke-atheisan ente gitu?
lalu apa maksudnya ente bawa2 Tuhan Yesus?, gw yakin ente tau latar belakang keyakinan surjadi05 kan?
ada ada aja lu ah #-o
Judul threadnya Barisan sakit hati di pusaran prabowo hatta jangan sampai berubah jadi barisan sakit hati di pusaran purba yak... :p sebagai orang awam politik, saya jadi bingung, betapa derasnya arus black campaign yang dilontarkan baik dari kubu jokowi maupun prabowo,,, kebiasaan bangsa kita kah senang yang berhubungan dengan aib?? Apakah tidak ada hal positif yang bisa kita ambila jika jokowi terpilih? Atau prabowo terpilih misal? Jadi kita bisa memilih berdasarkan manfaatnya yang terbanyak, bukan berdasarkan aibnya yang sedikit,,,,
---------- Post Merged at 10:35 PM ----------
Lho etty gak liat foto prabowo waktu muda? Keren ganteng bingits ett,,,ane aja kaget, itu serius prabowo? Kok jauh beda ama tuanya,,, kalau liat prabowo muda, jadi inget soekarno muda dan soeharto muda,,, mirip,,, apa itu artinya prabowo bakal jadi presiden selanjutnya? Soalnya kalau periode depan gak bakal bisa lagi,,, udah ketuaan,,,
milih dari jaman sukarno yak
Ya. akhirnya beliau pun bukan orang yg sempurna.
orang2 baik akan menarik orang2 baik juga disekitarnya
begitu juga sebaliknya...orang2 tidak baik akan menarik orang2 tidak baik di sekelilingnya
karena orang baik ga akan tahan bergaul lama2 dengan orang tidak baik
Jokowi dikelilingi Surya Paloh, Muhaimin, serta Sutiyoso, dan dinaungi Megawati. Jadi, Jokowi dikelilingi orang baik-baik? ::ngakak2::
Pake nalar sehat, jika benar Jokowi tidak mengakomodir orang2 yg ada di sekelilingnya itu dlm kabinetnya nanti, buat apa mereka dukung Jokowi, memangnya gak pake modal?
PDIP sendirian cuman 19% di DPR. Sisanya yg 81% ngapain? Diam saja? Ya kagak.
Jokowi bilang tidak ada bagi-bagi kursi dlm kabinetnya nanti. Orang senang mendengarnya, seperti ada malaikat turun dari langit. Tapi nanti ketika benar Jokowi jadi presiden, masuklah Muhaimin, Surya Paloh, Sutiyoso, dll, ke dalam kabinetnya. Jokowi dikelilingi orang baik-baik? ::ngakak2::
Karakter Jokowi: Di depan bilang "enggak", di belakang bilang "engge". Orang baikkah yg punya karakter seperti itu?
Ini mirip kasusnya waktu Habibie vs Megawati dulu. Kita tahulah, siapa yg takut dg Habibie dulu? Sampe ngacir ke Singapura segala. Siapa mereka, anak-anak? ::ungg::
Waktu itu Habibie dicitrakan sbg orang Orba, Islam garis keras, dlsb. Artinya, dia akan otoriter seperti pendahulunya, serakah, tidak mau mendengarkan orang lain, dll. Buktinya, yg membuka "kran" kebebasan pers pertama kali adalah pemerintahan Habibie. Presiden yg langsung berani berhadapan dengan wartawan adalah Habibie. Wartawan kehabisan kata dan pertanyaan, jika menghadapi Habibie. Bukan dilawan pake fisik, tetapi pake argumen. Keok tuh wartawan. Apa yg ditakuti orang sebelumnya ttg Habibie, tidak terbukti.
Keledai saja tidak kejeblos lubang dua kali.
::hihi::
Dengan dalih pemberantasan korupsi kelak semua anggota koalisi disikat satu persatu sama sang jendral.
Ngayaldotkom
udah kebayang nanti pas debat capres prabowo lawan jokowi siapa nanti yg bakal mendominasi ;D