Jadi Tuhan itu pasti punya agama ya? Dan kesimpulan trit ini adalah Ts ini percaya pada satu agama saja. Karna dia belum mempelajari semua agama yg ada di dunia.
Printable View
Jadi Tuhan itu pasti punya agama ya? Dan kesimpulan trit ini adalah Ts ini percaya pada satu agama saja. Karna dia belum mempelajari semua agama yg ada di dunia.
ya ibaratnya kalo udah cocok harga ngapain buang waktu muter2 seisi pasar?
*analogi ala emak2 wanita karir lagi belanja
tapi kalo ada yang perlu dan harus tau semua isi pasar baru memutuskan mau beli yang mana ya monggo wae
*analogi ala emak2 banyak waktu luang lagi pengin window shopping
... tanya-tanya suppliernya di mana terus langsung beli di grosir atau malah pabriknya sekalian...
*analogi emak2 yang punya jiwa wirausaha ::hihi::
ya sebenarnya sih saya sedikit banyak tahu soal agama laen soalnya dulu jaman forum lama saya seringnya nongkrong di forum dialog antar agama (yang mana waktu itu mahasiswa semester akhir kagak ada kerjaan yang sedang mencari jati diri penuh kegalauan kagak punya tanggungan dan tanggung jawab, pacar juga ga ada... )
cuma hari gini emak2 buntut 2; kerjaan mulai dari kerjaan ibu rumah tangga, analisa sistem, merancang regulasi, coding java, sampe fotokopi dikerjain sendiri, disuruh mikir ginian lagi sempat shock juga.
istilah om oni, aku udah veteran berada di status quo.
istilah tuscany, barang yang dicari kualitas ama harga udah cocok, buat ibu2 sok sibuk ga ada waktu lagi buat window shopping.
lagian yang nanya cowok, paling bagus belagak bego dari pada ditanya2 mulu... (sekali2 memuaskan ego cowok gpp kan. bikin orang bahagia itu berpahala) ribet mikirnya xixixi... maka itu tanya di sini aja minta bantuan.
ga ada benar atau salah kan ini diskusi
pertanyaan terakhir itu om yang bikin aku jadi kepikiran.
yang cerita lain ada yang diomongin langsung jadi ga ada log-nya.
pada intinya pada agama2 dunia ada banyak kesamaan bahkan disimpulkan semua sumbernya sama.
misalnya pada islam ada kisah isra miraj dengan menggunakan burung, di hindu dan agama lain juga ada sosok burung dibahas (misal di hindu ada wisnu)
agama dari awal buatan manusia, makin ke sini makin disempurnakan. tadinya pemahamannya baru sampai politeisme lalu manusia berpikir lagi sampai menyimpulkan monoteisme.
para pembuat kitab suci itu adalah orang2 yang jenius (atau super jenius) sehingga bisa menuliskannya. sehingga dianggap agama buatan manusia. manusia2 jenius itu yang menciptakan agama , cara menuju tuhan.
gitu kira2 yang aku tangkap
Tuhan bukan beragama, tapi banyak disebut2 dan jadi acuan dari doktrin agama. Ga mungkin dalam kitab science ada kata2 demi tuhan matahari atau yahweh. Kalaupun akhirnya musti bersingungan, maka dianggap sbg rahasia yg belum terungkap.
Dalam filosofi pun ada disebutkan mengenai tuhan, tapi ga pernah filosfi menyebut salah satu nama tuhan.
Jadi kalo tuhan yg ga punya agama ya ga punya nama khusus, hanya sebutan tuhan, sang pencipta.
Kalo meyakini monotheisme percaya agama dibangun dari wahyu, kenapa sbg polytheisme tidak mempercayai dari bahwa agamanya dibangun dari wahyu? Tentu ini hanya klaim aja.Quote:
"ya udah, agama diciptakan Tuhan. hanya saja ga bisa membandingkan monoteisme dan politeisme begitu saja. politeisme memang dibangun dari hasil karya berpikir manusia. sedangkan pada monoteisme percaya bahwa agama dibangun dari wahyu.
Pertanyaannya agak membingungkan, karena GOD itu beda dgn Religion, jadi memperlakukannya berbeda.
I trust/believe in GOD. Artinya mempercayai keberadaan GOD.
I trust/believe in religion, artinya mempercayai dan meyakini kebenaran yg dikatakan religion, termasuk adanya GOD.
Tapi apakah I believe that we will be served by 72 angels in heaven... ?? or something like that... ::ungg::
Jadi sebaiknya I trust/believe in the bible.
bagaimana kitab suci itu dibuat, tentu harus ada riset
ilmiah untuk menentukan fakta kebenaran (prosesnya),
dan sejauh ini sudah cukup jelas, bahwa ada fakta ki
tab suci yang dalam pembuatan (penyusunan/kompila
si/?) nya ada campur tangan manusia, dari yang domi
nan/esensi sampai yang "resesif"/non-esensi.
campur tangannya ini sendiri ada yang diklaim bagian
dari "divine intervention" ada yang sebaliknya meng-
klaim "nah buatan manusia kan", menjadi sangat sub
yektif, dan kembali kepada keimanan (atau hidayah?)
masing-masing.
kalau sudah sampai disini, maka kita mestinya berta
nya saja, apakah kita mau "kepo" ngerecoki "subyek
tivitas" orang lain (layaknya nubie/eforis), atau kita
kembalikan saja pada masing-masing enaknya rasa
kemana?
oiya, komentar yang adhominem ke saya misal "ts ini blablabla" kulewat soalnya ga mutu buat dijawab. terima kasih udah capek2 komeng ;)
bedanya orang yang benar2 tercerahkan, benar2 dianugerahi ilmu yang bermanfaat dengan yang cuma *merasa* tercerahkan padahal akhlaknya di basement, kelihatan dari cara berkomentar dan menghargai orang lain yang bertanya.
Gw mengimani adanya Tuhan yang secara sistematisQuote:
So my question to all is...
Do you believe and trust in GOD or Religion!
mengajarkan Ajaran Agama Nya bagi manusia.
===
kalimat tanya kok pake tanda seru, summon bininya
si [MENTION=41]kandalf[/MENTION] ah :)
jadi ada tuhan yang ga ada agamanya ya bleg ?
soal politeisme, itu yang bilang mas david sih, musti diajak gulat eh diskusi lagi...
jadi asal mula agama politeisme itu memangnya gmn?
kalau abrahamik kan jelas wahyu ada perbedaan jelas antara tuhan dan makhlukny. kalo yang politeisme lsetahuku (cmiiw) dibangun dari kesadaran manusia.
manusia malah bisa jadi dewa.
kalau mau mempersingkat waktu (diskusi) sih emang jawaban pamungkasnya : "nafsi-nafsi"
cuma sayang juga kalau dipersingkat begitu soalnya ternyata dari diskusi di sini saja saya banyak melihat sudut pandang lain yang sangat menarik.
saya murni bertanya dan tidak ada tendensi ingin mengubah kepercayaan orang atau mau mengubah keyakinan saya. ga sampe segalau itu juga :P
“ Sesungguhnya agama yang diridhoi di sisi Alloh adalah Islam.” (QS Ali Imron : 19)