sering nemu tulisan "Dikontrakan"
Harusnya kan "Dikontrakkan"
Printable View
sering nemu tulisan "Dikontrakan"
Harusnya kan "Dikontrakkan"
iya nih nudel, harusnya jangan pakai dua kali :)
di-lap, dilap, atau di lap?
::grrr::
Terserah situ maunya bagian mana dulu :p ntar biar Fere yg melakukannya.
Kenapa kata 'iya' dalam kalimat nudel ada dua?
^ Kalau menyebut nama, harus pake huruf besar di depannya. Jadinya Nudel Za..
Om Porcupine pintar!
Lanjut! ::hohoho::
pake atau pakai?
jadinya atau jadi?
di depannya atau di depan?
Menurut EYD apa boleh menggunakan lebih satu tanda titik di akhir kalimat?
::grrr::
Kasihan tuh keringatnya menetes.
Lap dulu [MENTION=53]Fere[/MENTION] pake tisu
risiko jadi resiko
'tidak semena-mena' (arti=sewenang-wenang/seenaknya) digunakan scr salah kaprah seolah-olah 'semena-mena' artinya sewenang-wenang
'tidak tak bergeming' (arti=diam) digunakan scr salah kaprah seolah-olah 'tidak bergeming' artinya diam
tidak senonoh = tidak sopan.
senonoh = sopan?
;D
kalimat yang diakhiri dengan titik, berarti berhenti
dengan dua titik, artinya berhenti luar biasa
tidak sopan = tidak senonoh = anonoh
ketidaksopanan = keanonohan
wow...jadi bayangkanlah bagaimana mengamuknya Etca ketika membaca semua postingan di KM ya ::hihi::
nemuinnya = menemukan
hadeuuhhh = aduh!
bela-belain = mengusahakan