Jahat banget. Jokowi harus bertanggungjawab dunia akhirat kalau terjadi sesuatu pada Bambang.
Printable View
Jahat banget. Jokowi harus bertanggungjawab dunia akhirat kalau terjadi sesuatu pada Bambang.
KPK Benarkan Penangkapan Bambang Widjojanto
Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (kiri), Ketua KPK Abraham Samad (tengah) dan Wakil Ketua KPK Adnan Pandu Praja (kanan) menyampaikan paparan kinerja KPK akhir tahun, di Gedung KPK, Jakarta, Senin (29/12).
Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (kiri), Ketua KPK Abraham Samad (tengah) dan Wakil Ketua KPK Adnan Pandu Praja (kanan) menyampaikan paparan kinerja KPK akhir tahun, di Gedung KPK, Jakarta, Senin (29/12). (sumber: Antara/Reno Esnir)
Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan informasi diamankannya Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto oleh Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, Jumat (23/1). Deputi Pencegahan KPK, Johan Budi SP mengatakan, kemungkinan Bambang saat ini masih berada di Bareskrim Polri.
"Iya tadi dibawa oleh Bareskrim Mabes Polri. Mungkin sekarang posisinya di Bareskrim," kata Johan saat dikonfirmasi, Jumat (23/1) pagi.
Berdasar informasi, Bambang ditangkap saat mengantar anaknya ke sekolah. Namun, Johan mengaku belum mendapat informasi lebih jauh mengenai dasar penangkapan tersebut.
"Belum ada keterangan ditangkap karena kasus apa," kata Johan.
saus http://www.beritasatu.com/nasional/2...idjojanto.html
JAKARTA, KOMPAS.com — Polri membenarkan adanya penangkapan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Bambang Widjojanto oleh penyidik Bareskrim Polri.
Hal itu dibenarkan oleh Kepala Divisi Humas Polri Irjen Ronny Sompie saat jumpa pers di Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat (23/1/2015).
"Bareskrim telah melakukan upaya penangkapan terhadap tersangka BW," kata Ronny.
Ronny menjelaskan bahwa kasus yang menjerat Bambang terkait sengketa pilkada di Mahkamah Konstitusi.
duh cicak lawan gerombolan buaya ::arg!::::arg!::
---------- Post Merged at 11:20 AM ----------
sengketa pilkada mk yg ditangani bambang sapa ya? si akil bukan?::ungg::
Cicak lawan seluruh isi kebun binatang (buaya, banteng) ;D
Bisa2 nanti ada kasus kaya antasari.
twitter lagi rame banget nih.
Sementara itu...ada yg masih blm bisa move on dengan ngetwit, semua karena salah pilih presiden
Yg gw sayangkan kenapa si bambang yg ditangkap, bukan si samad ::kesal::
gokil nih indonesia sekarang
kayaknya jokowi masih nunggu petunjuk dari ibu megawati :ngopi:
apa yg disampaikan istana nanti kayaknya itu pasti petunjuk dr megawati
---------- Post Merged at 02:11 PM ----------
imho, soal bambang tetep harus di proses hukum mau itu nanti bener bersalah atau ngga
#MasihMendingSBY #TinggalBikinLagu
Emang kasusnya si bambang apaan sih? kalo sengketa pilkada kok saya nda ingat perannya si bambang? Ya ampun...padahal dia ini the real ketua KPK loh.
---------- Post Merged at 06:31 PM ----------
This is crazy. Semua berita di kompas online mengenai penangkapan BW tidak bisa diakses. Kalo berita lain bisa. Ada yang mengalami hal yang sama?
Mulai dari tadi malem sih berita BG di kompas udah nggak bisa saya akses. Masih berpositif thinking sumtin wrong with the network. Kalo sekarang kayanya saya udah masuk mode teori konspirasi ::elaugh::
berita di detik.com hari ini semua soal penangkapan BW...
Mana nih antek-antek Jokowi? Ngumpet di ketiak emak Mega? ::hihi::
Sudah diingatkan jangan mengajukan BG utk Kapolri...
Sudah pemilihannya tidak konsisten dengan pemilihan menteri sebelumnya...
Sudah pemilihannya tidak mengikuti UU yg berlaku...
Sudah banyak orang yg memperingatkan jangan mengajukan BG...
Apa karena kupingnya kesumpel kotoran karena sering blusukan keluar masuk comberan?
Apa karena merasa dipilih 1000% rakyat?
Kasihan Jokowi... ::nangis::
Dipilih oleh 50% lebih dikit rakyat Indonesia yg tidak menggunakan rasionya...
Akhirnya hanya jadi bahan olok-olok di media sosial...
Apalagi yg mau ente belain dari sesembahan kalian, wahai antek-antek Jokowi?
::ngakak2::
JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Bambang Widjojanto ditetapkan sebagai tersangka oleh Polri dalam kasus dugaan menyuruh memberikan keterangan palsu dalam sidang sengketa Pilkada Kotawaringin Barat di Mahkamah Konstitusi pada 2010.
Pada 2010 silam, Kotawaringin Barat melaksanakan pilkada untuk memilih calon bupati dan wakil bupati Kotawaringin Barat. Dalam pilkada tersebut, terdapat dua calon, yakni pasangan nomor urut satu atas nama H Sugianto dan H Eko Soemarno serta pasangan nomor urut dua atas nama H Ujang Iskandar dan Bambang Purwanto.
Hasil pilkada tersebut memutuskan bahwa pasangan nomor urut satu memenangi pilkada dengan memperoleh 67.199 suara, sementara pasangan nomor urut dua hanya memperoleh 55.281 suara. Pasangan nomor urut dua tidak terima atas hasil pilkada tersebut dan melakukan gugatan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) ke Mahkamah Konstitusi.
Permohonan gugatan tersebut didaftarkan pada 16 Juni 2010. Berdasarkan putusan sidang sengketa Pilkada Kotawaringin Barat tahun 2010 Nomor 45/PHPU.D-VIII/2010 yang diterima Kompas.com dari Pusat Pelayanan Informasi dan Dokumentasi Mahkamah Konstitusi, diketahui bahwa Bambang Widjojanto yang saat itu masih berprofesi sebagai pengacara menjadi kuasa hukum pasangan nomor urut dua, yakni Ujang Iskandar dan Bambang Purwanto.
Pasangan nomor urut dua ini keberatan terhadap keputusan KPU Kabupaten Kotawaringin Barat yang menetapkan pasangan nomor urut satu menjadi calon terpilih dalam Pilkada Kotawaringin Barat 2010. Menurut keduanya, pasangan nomor urut satu melakukan banyak pelanggaran dan tindak kecurangan yang sistematis, terstruktur, dan masif, di antaranya ancaman kekerasan dan politik uang.
Dalam perjalanan sidang di MK, pemohon, yakni pasangan nomor urut dua, menghadirkan sebanyak 68 saksi untuk menguatkan tuduhan yang disangkakan kepada pasangan nomor urut satu. Dari keterangan 68 saksi dan bukti-bukti yang dibeberkan oleh pemohon, Mahkamah Konstitusi kala itu meyakini adanya pelanggaran-pelanggaran yang terjadi yang dilakukan oleh pasangan calon nomor urut satu.
Pelanggaran itu berupa praktik politik uang yang meluas, yaitu terjadi pada semua kecamatan se-Kabupaten Kotawaringin Barat.
"Dalil-dalil bantahan termohon tidak didukung oleh bukti-bukti yang meyakinkan Mahkamah," ucap hakim Mahkamah kala itu.
Mahkamah Konstitusi yang saat itu masih diketuai oleh Mahfud MD memutuskan untuk mengabulkan permohonan pasangan nomor urut satu untuk seluruhnya dan mendiskualifikasi pasangan calon nomor urut satu atas nama H Sugianto dan H Eko Soemarno sebagai pemenang Pilkada Kabupaten Kotawaringin Barat.
Penulis: Fathur Rochman
Gw juga bingung ini si bambang sebagai pengacara, kok bisa kena tuduhan bersaksi palsu ::kesal::
Bambang Widjojanto disinyalir menjadi menjadi
pengarah gaya para saksi palsu, Kong :)
Itu yang nggugat mantan suaminya Ussy.
#ndakpentingsih
Menggugat kok sekarang, kentara banget padahal kasusnya kapan dan udah lama selesai. Kali ini Jokowi ndak bisa ngelak-ngelak lagi pake middle way. Pilihannya cuma kiri atau kanan. Rakyat lebi percaya KPK dari pada siapa pun. Btw, yang politisi kotor keliatan banget yah gegara kasus BG ini. Salut saya kalo masih ada yang mau daptar jadi pimpinan KPK setelah ini. Potensi kriminalisasinya makin hari makin besar.
kekeke...
Pimpinan KPK nya sendiri yang main-main di pusaran
arus politis :)
lapor 2015 (apapun motif nya) ditangani 2015 itu hal
yang wajar....
lapor 2008 ditangani 2015 apa wajar? :)
Kapan majunya indonesia ini? Kirain bakal sama2 membangun, malah ribut2 lagi mirip jaman sby dulu. SBY ud jendral, lah jokowi orang kampung makin susah.
Mangkanya lo sebagai rakyat pilih presiden dg rasional. ::bwekk::
Jangan cuman modal blusukan, lo anggap tuh orang udeh kapabel utk jadi presiden. Ini Indonesia mas.... ::hihi::
---------- Post Merged at 06:13 AM ----------
http://www.tempo.co/read/news/2015/01/23/063637107/Pelapor-Bambang-KPK-dan-Isu-Potong-Jari-Aktivis
::ngakak2::Quote:
...Nama Sugianto sempat mencuat saat terjadi kasus penyiksaan investigator lingkungan hidup Faith Doherty dari Environmental Investigation Agency, London dan Ruwidrijanto, anggota lembaga swadaya masyarakat Telapak Indonesia. Sugianto juga diduga memiliki kaitan dengan penyiksaan Abi Kusno Nachran, wartawan tabloid Lintas Khatulistiwa. Abi ternyata masih kakek Sugianto.
Penyiksaan yang diterima Faith Doherty waktu itu cukup kejam. Empat jari tangan kirinya terpotong, menyisakan hanya jempol. Sedangkan Abi Kusno Nachran, jari di tangan kanannya utuh, tapi sekujur lengannya menyimpan bekas luka. Abi menyebut dua nama yang bertanggung jawab atas kekerasan itu: Sg dan AR (Baca:Pelapor Bambang KPK Klaim Korban Pilkada Kobar )...
---------- Post Merged at 06:17 AM ----------
Dasar cekak... ::hihi::
BG sudah dinilai merah oleh KPK dan PPATK sewaktu mo dijadiin menteri oleh Jokowi.
Para penggiat anti-korupsi sudah wanti-wanti Jokowi supaya jgn ajukan BG.
Kok KPK dibilang ikut-ikutan politik?
Cekak...cekak... ::ngakak2::
Yang ada di foto di Reuters ini,
http://s3.reutersmedia.net/resources...=LYNXMPEB0M0H6
http://in.reuters.com/article/2015/0...0KW0OU20150123
mereka justru sebagian besar adalah pemilih Jokowi.
Di depannya, sejam setelah foto tersebut diambil, salah satu bikin tulisan menggunakan lakban merah putih.
"PRESIDEN MANA
#RELAWANJKW
#SAVEKPK"
Tapi setelah maghrib, microphone-nya lebih banyak dipakai oleh sayap FPI. ::hihi::
Gak apa-apa sih..
Trus ada PMKRI datang, saya FPI-nya melipir.
Tapi sayap FPI semalam sempat berjanji, kalau Om BW dalam waktu 1x24 jam tidak dibebaskan, FPI akan demo besar-besaran hari Sabtu dan Senin.
Tapi Om BW sudah dilepaskan, ditangguhkan penahanannya tadi pagi sebelum Shubuh.
---------- Post Merged at 08:47 AM ----------
Tapi semalam banyak yang galau, nyeri dada karena dulu milih Jokowi. ::ngakak2::
^
uhuk!
cie cie cieee adminjulnya KM yang masuk tipi dan reuters ::hihi::
#OOT
ya iyalah...
Kalau kemarin pilpres kita milih Prabowo, ngga bakal
kaya begini jadinya....
karena negara langsung Bubrah ketika ARB jadi Menteri
UTAMA :)