Sebenarnya wajar sih PKS ke Foke.
Mereka kan nyari yang bisa di-nego.
Lah, itu Jokowi kan terkenal susah di-nego,
bahkan PDI saja nggak bisa me-nego dia
(kasus mal di solo).
Printable View
Sebenarnya wajar sih PKS ke Foke.
Mereka kan nyari yang bisa di-nego.
Lah, itu Jokowi kan terkenal susah di-nego,
bahkan PDI saja nggak bisa me-nego dia
(kasus mal di solo).
Hari ini Kompas nyindir PKS...
Soalnya di Solo PKS itu pendukung Jokowi.
Bukannya PKS itu udah jadi "teman tapi mesra"-nya Demokrat yak? Meski "bandel" toh Demokrat gak berani usir PKS dr koalisi. Dan demokrat adalah basis utama Foke
Eh, bukan nya buat ngibangin dg PDIP dan gerindra? ::ungg::
untuk ngimbangi suara Golkar di Sekber yang dike
tuai Aburizal Bakrie...
orang main bola musti pake peraturan sepak bola, orang main politik juga pake jurus2 politik, mau berharap apa lagi dari parpol ?
namanya juga parpol.
^
sarap
masa semua kandidat mau ditusbol
^
isinya keluarga semua ya
:ngopi:
Kalau menurut Jokowi sendiri tidak demikian.
Sumber : http://news.detik.com/read/2012/08/1...alisi-simbolisQuote:
Di sebuah media dikabarkan PKS minta jatah tiga kepala dinas?
Enggak ada, dengan saya enggak bicara itu, hanya bicara masalah visi Jakarta ini ke depan seperti apa. Itu juga belum rampung karena saya ada acara, Ustad Luthfi (Luthfi Hasan Ishaaq, Presiden PKS) juga ada acara, jadi baru silaturahmi saja, kok.
Wah makin byk gosip nggak berdasar nih. Lama2 taro aja di forgos nih thread ;D
Enihow, best of luck buat pasangan Jokowi^^v
Siapapun yg terpilih, smoga bs membawa Jakarta ke tempat yg lebih baik.
^masalahnya PKS punya simpatisan yg lumayan militan, kalo yg elitnya bilang merapat ke Foke, maka yang 11% kemaren bisa lari ke Foke. Jokowi masih menang di swing voters, mereka yg kemaren di putaran pertama ga nyoblos bisa aja nyoblos Jokowi kalo Jokowi terlalu dibikin jelek oleh geng Foke
Anas Akui Dukungan PKS ke Foke tak Gratis
Sabtu, 11 Agustus 2012, 19:03 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Dukungan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) kepada calon gubernur dan calon wakil gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo dan Nachrowi Ramli, membuat Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum sumringah. Anas pun mengapresiasi dukungan PKS yang diperoleh pasangan Foke-Nara melalui proses yang cukup panjang.
Anas menjelaskan, di atas kertas dan dilihat dari berbagai pendekatan, maka memang lebih mudah bagi Foke-Nara untuk mendapatkan dukungan dari PKS. "Pertimbangannya, yang paling tahu tentu sahabat PKS sendiri. Tapi lepas dari apa pun pasti ini kami syukuri dan kami sambut sangat baik. Karena kami yakini ini jadi tambahan energi yang luar biasa penting," tutur Anas di Bandara Ir Juanda, Surabaya, Sabtu (11/8).
Mantan Ketua Umum HMI itu tak menyangkal adanya kontrak politik yang dilakukan dengan PKS. Ia hanya mengatakan, kalau proses yang berlangsung merupakan Pemilukada di DKI Jakarta. Sehingga, konteks dukungan yang diberikan PKS saat ini dilihat sebagai kompetisi politik di ibu kota. "Tentu ada maknanya bagi politik nasional. Tapi Pemilukada DKI adalah Pemilukada DKI. Meskipun punya warna bagi politik nasional," jelas mantan anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU). Ditanya mengenai apakah adanya mahar yang diminta PKS, Anas langsung berkilah. "Puasa.. Puasa.." pungkas dia.
http://www.republika.co.id/berita/me...oke-tak-gratis
^iya yah, dia aja jadi ketua di demokrat aja ga gratis -_-
pertanyaan tsb dijawab dengan "puasa"Quote:
Ditanya mengenai apakah adanya mahar yang diminta PKS, Anas langsung berkilah. "Puasa.. Puasa.." pungkas dia.
hmmm... seperti sebuah dosa, kira2 apa tuh maharnya sampe gak boleh dikatakan dibulan puasa ?
^
hmmm.... mencurigakan ....
^maksudnya..ini bulan puasa, jd jgn negatif thingking mulu wartawan..begitu lho.
Gw ini warga solo, sedikit kasih testimonial lah.
Dr bbrp walikota yg berkiprah di solo. Yg paling banyak tingkah y jokowi ini.
Semenjak dia jd walikota, solo jd rame bgt...bentar" ada festifal ini itu.....solo jd maju bgt. Jadi ada mall, hotel, festifal. Semua kena dampaknya.
Ada plus dan minus. Tp ujung"nya all is well.
Yg penting beliau ga korup macam politikus di ibukota. Orangnya santun. Pernah main futsal ama gw jg di Coppa Futsal.
Gw harap jakarta bisa lebih baik jk memang takdir mengijinkan beliau berkiprah di ibukota. hehehehe.....
Malah ada yang bilang kalo Jokowi pernah ikutan uji nyali trans TV, bener gak sih? apa HOAX? ::ungg::
Pemimpin yang baik harus bisa membawa perubahan menjadi lebih baik.
Dpt dr bbm :
Numpang repost ya >Oleh: Pakde Kartono | 11 August 2012 | 21:25 WIB
Saya tertawa geli menyaksikan tingkah laku parpol dan cagubnya yg kalah dlm putaran 1 pilkada DKI. Saat kampanye putaran 1, cagub2 dr Golkar, PPP dan PKS menjelek2an gubernur incumben Fauzi Bowo, yg mnrt mrk tlh gagal total dlm memimpin DKI Jakarta selama 5 thn ini, shgg jgn sampai terpilih lagi untuk 5 tahun ke depan. Alex Noerdin (Partai Golkar dan PPP) dan Hidayat Nur Wahid (PKS) menjanjikan Jkt lbh baik, dan hampir di setiap kesempatan menyerang Foke yang mereka anggap gagal di banyak sisi pembangunan Jkt. Saat ini, ketiga partai tsb menjilat ludahnya sndr, mrk ramai2 mendukung Foke. Mrk lupa dengan kegagalan2 Foke di 5 tahun kemarin, mrk hanya ingat bhw jika Foke menang, posisi2 kepala dinas strategis dan walikota2 strategis akan diisi kader2 dr partai mrk. Foke sdh menjual posisi2 strategis tsb, gayung bersambut, partai2 yg kalah di pilkada putaran 1 membeli jualan foke, dan membayarnya dgn dukungan di pilkada putaran 2. Mengapa mrk tak memilih utk mendukung Jokowi? Jawabannya anda sudah tahu, Jokowi tak mau menjual atau menjanjikan jabatan2 strategis kepada siapapun. Jokowi punya prinsip, jika ia terpilih sbg gubernur DKI Jkt 2012-2017, ia adl gubernurnya warga Jkt, bkn gubernurnya PDIP dan Gerindra. Hal ini sdh di buktikan dirinya sbg walikota solo, ia adl walikota warga solo, bkn walikotanya PDIP. Ini baru negarawan.
Sungguh mubazir uang, waktu dan tenaga yang dikeluarkan oleh Alex Noerdin-Nono Sampono dan Hidayat Nur Hidayat-Didik Rachbini utk ikut dlm pemilihan gubernur tahap 1 kemarin. Kalau mau jujur, tak ada kans mrk utk menang. Kedua pasangan ini tak cukup kharismatik utk memimpin Jkt. Mengapa partai Golkar, PPP dan PKS tak mendukung pasangan Foke-Nara dari awal saja?
Saatnya warga Jkt bangkit bersatu menentukan pilihannya demi Jkt Baru, sekaligus mempermalukan pimpinan2 parpol yg plintat-plintut, yg tdk pernah memikirkan kesejahteraan rakyat. Jgn mau dibohongi. Bravo Jokowi-Ahok.
Masih lama nih putaran 2? Kayaknya Foke duang yg sibuk bermanuver ya? ;))
Anaknya ra's aka dukung jokowi, foke kudu didukung sama betmen dulu baru bs menang ;D
xixiixixixixi
http://a3.sphotos.ak.fbcdn.net/hphot...77193952_n.jpg
^ kalo iya cuman momen itu doang::hihi::
btw...
kayaknya Jokowi sudah menang di dunia maya ya ?
kalo gw liat forum2 atau komen2 di news site rata2 pada mendukung jokowi, kalo ada berita yg menyerang jokowi biasanya netter langsung rame membela.
kira2 kekuatan internet cukup significant dijadikan patokan gak ya ? kalo di luar negri kan internet kuat banget, kalo gak salah dulu Obama sudah banyak didukung di internet sebelum memastikan kemenangan di real.
^nggak juga. dulu Amien Rais menang terus di voting2 koran, majalah ama tv.
kenyataannya, pengguna media, spt internet atau elektronik itu rata2 educated.
smentara, (katanya) di Indonesia ini wong cilik lebih byk daripada org2 yg melek media.
kalo media kayak tv, koran, majalah sih gak usah dipikirin, mereka itu kan disetir oleh pemiliknya yg rata2 berkepentingan di dunia politik.
internet lain lagi, disini gak ada penguasa yg menyetir pendapat orang, ada loh fenomena rame di internet yg mempengaruhi dunia real seperti kasus Prita vs RS Omni, Briptu Norman, Video Ariel-Luna, Keong Racun...