^ gw biasanya pg cuman ngeteh manis tok ;D jarang makan
Printable View
^ gw biasanya pg cuman ngeteh manis tok ;D jarang makan
Nah nah bener banget tuh cherry, gw juga pernah denger soal ini...beneran gak sih? gw termasup orang yang kalo abis makan suka minum teh anget tanpa gula, nikmat soalnya...Quote:
Originally Posted by cherrychan
apalagi di rm padang. kalo makan ditempat kan dikasih teh anget yg katanya bagus buat ngelunturin lemak/kolestrol yg ada di santan n lauk berkuah kental khas padang.
Saya kalo di restoran2 selalu pesen teh hangat. Perut jadi ga eneg kalo makan yang berat2. Bukannya orang kalo tea time ada camilannya yah? Kalo orang barat pake kue dan cookies kalo disini pake pisang goreng.
Nah iya kan? gak gw doang yang merasa nikmat kalo habis makan minum teh tawar anget...
Kayaknya perlu summon si brondong heat nih kemarih...:ketok:
tau ocha gak? teh jepang
http://1.bp.blogspot.com/_plTlWFl2NC...n6d1o1_500.jpg
kemasan praktisnya kek begini
Spoiler for teh ocha ala indonesia:
Tadi pagi minum teh rempah, dari teh tong tji biasa dicampur kayu manis dan cengkeh. Uenakkk :D
BundaNa: teh ocha kemasan botol itu saya udah pernah nyoba, ga suka. weird tasting en ga kaya teh.
klo ocha teh hijau sama kayak matcha ga? ada dijual loh, en bubuknya cuma perlu sedikit aja buat menghasilkan rasa teh yang enak. tapi kudu hati2 jangan langsung pake aer panas, bisa ngegumpal.
Ocha beda jauh sama Matcha...
Bikinnya aja beda, Matcha ga boleh sama sekali kena matahari, abis itu masih harus disteam and giling alus jadi bubuk...
Seduhnya juga beda kan, Ocha sama kaya teh biasa seduhnya...
Matcha kan kaya seduh kopi, diaduk segala...
Yang jelas rasanya itu jauh...
Gue yang biasa minum teh pait aja, sekali minum Matcha kaget... ::ngakak2::
@B4rain: gwe juga gak doyan yang kemasan, aneh
lebih suka teh secang *rasa tradisional jawa
http://4.bp.blogspot.com/-bjpf84-6FE...600/secang.jpg
bentuknya begini:
http://mahkotadewa.net/kesehatan/images/secang.jpg
Iya setuju, Oolong tuh salah satu jenis teh yang bisa menetralisir makanan dan denger2 rahasia orang jepang awet muda juga::hihi::
klo mirai ocha, itu emang ocha tapi imho gula nya kebanyakan, saya kebiasaan minum ocha tawar soalnya, pake teapot lbh nikmat wkwkwk
and yes, matcha lbh dahsyat rasanya wkwkwk
saya dulu pernah minum teh tubruk merek nya Ken Tea, ueank, sayang ga ngerti carinya.......
Matcha emang rasanya mengejutkan, tapi relaxing ::cabul::
Ada yg pernah nyobain teh Goalpara? Kayaknya enak dari baunya.
Goalpara mah tanya ama bradon heat aja,
Dia pasti pernah jajal.
Tadi gw lemes + lafer + ngantukkk di jam 20.00,
Lalu mampir ke dunkin donat, krn itu counter terdekat sambil nunggu installasi.
Gw beli ice green tea + apa tuh yg kek burger+ minta yg byk sayur.
Bujug langsung melek n seger +,
pdhl green tea-nya perasaan ga pekat2 amat.
Baru kali ini minum green teanya dunkin.
ya memang lebih baik minum green tea atau kopi di dunkin
daripada minum air mineral, harganya hampir sama -_-
heeh...rugi bandar kalo minum air putih di resto ato cafe gitu -_-
Nih satu lagi khasiat unik Teh Oolong.. aku mau sharing aja secara teh Oolong ini banyak manfaatnya
Anda tentunya sudah pernah mendengar mengenai teh Oolong, bukan? walaupun belum banyak dikenal seperti teh hijau dan teh hitam, teh Oolong merupakan salah satu jenis minuman kaya manfaat dengan rasa yang nikmat. Sejarah teh Oolong bermula sejak 400 tahun lalu pada jaman Dinasti Ming, dimana seorang petani teh bernama Wu Liang tidak sengaja menjemur daun teh hasil petikannya di luar selama berhari-hari. Ia pun terkejut saat mendapati daun-daun teh tersebut telah teroksidasi oleh matahari dan memberikan cita rasa yang nikmat saat diseduh. Teh itu pun diberi nama “Teh Wu Liang” yang kemudian lebih dikenal sebagai “Teh Oolong”.
Berasal dari satu spesies tumbuhan Camellia Sinensis, teh Oolong pada dasarnya dihasilkan dari jenis daun teh yang sama dengan teh hijau dan teh hitam. Namun yang membedakan teh Oolong dengan teh jenis lainnya adalah proses pembuatan serta pengeringannya. Teh hijau diperoleh dengan cara pemanasan untuk mengoksidasi daun. Setelah dikeringkan, daun-daun teh hijau tersebut lalu digulung dengan maksud memecah struktur sel di dalamnya.
Berbeda dengan teh hijau, pada proses pembuatan teh Oolong, daun teh yang telah dipetik akan dijemur di bawah matahari dalam kondisi kelembaban dan temperatur tertentu untuk memungkinkan terjadinya oksidasi. Namun, proses oksidasi ini hanya dilakukan setengah jalan atau biasa disebut semi-fermentasi, dimana kondisi daun teh berwarna 30% merah dan 70% berwarna hijau. Hal inilah yang justru memberi teh Oolong manfaat lebih, bahkan dianggap yang terbaik dari jenis fermentasi teh lain. Setelah proses semi-fermentasi, tahap berikutnya yang dilakukan adalah chaoqing, dimana daun teh akan dikeringkan lagi dalam wadah yang panas dan kering, lalu diakhiri dengan proses menggulung daun teh untuk memberikan aroma tajam yang khas dari teh Oolong.
Cita rasa Teh Oolong dapat dibilang cukup unik. Setelah diseduh dengan baik, Teh Oolong pada awalnya akan terasa pahit, tetapi kemudian akan meninggalkan sedikit rasa manis setelah diminum. Tidak hanya memiliki rasa dan aroma yang nikmat, teh Oolong juga kaya akan manfaat. Kandungan antioksidan yang tinggi dari proses setengah oksidasi memberi khasiat pada teh Oolong dalam mempercepat metabolisme dalam tubuh, sehingga mereka yang rutin mengkonsumsi teh Oolong akan mengalami pembakaran kalori lebih cepat, yang tentunya membantu dalam proses penurunan berat badan.
Teh Oolong juga sangat bermanfaat untuk dikonsumsi penderita diabetes. Sebuah penelitian gabungan dari Jepang, Taiwan, dan Amerika Serikat menemukan bahwa konsumsi teh Oolong secara teratur dapat menurunkan tingkat plasma glukosa pasien diabetes tipe 2. Khasiat lain dari teh Oolong adalah memperlancar pencernaan, menangkal radikal bebas, serta memberi rasa rileks yang dapat mengurangi tingkat stres.
Oleh karena itu, bagi Anda yang ingin mendapatkan cita rasa teh nikmat sekaligus berbagai manfaat bagi kesehatan tubuh, mulailah mengkonsumsi teh Oolong secara teratur. Karena terbuat dari bahan-bahan alami, teh Oolong pun cocok dikonsumsi di berbagai kalangan usia untuk kualitas hidup yang lebih baik. (adv)
:ngopi::ngopi::ngopi:
Abis nyobain teh Goalpara. Rasanya enak euy, seperti teh vanillanya poci tapi yg ini lebih berasa tehnya. Baunya khas teh2 di warung makan padang. Pas diminum abis beraktivitas. 7/10
^teh poci vanilla...ini juga aku suka. anehnya, terkadang gw kayak bisa ngerasakan rasa agar-agar dalam tehnya::hihi::
iya teh Oolong emang enak panas atau dingin.. kalo aku suka nya yang dingin. Nih ada bacaan menarik tentang manfaat teh Oolong
VIVAlife - Siapa yang tidak suka minum teh, salah satu minuman kaya manfaat ini. Sebagai minuman yang baik bagi kesehatan, teh hadir dengan beragam jenisnya, mulai dari teh hijau yang dikenal sebagai minuman kaya antioksidan dan diyakini mampu mencegah kanker, hingga teh oolong yang tak kalah banyak manfaatnya.
Apa itu teh oolong? Oolong merupakan salah satu jenis teh yang berasal dari Cina, nama oolong sendiri diambil dari sebuah nama pria Cina yakni Wu Long atau Oolong.
Teh oolong dibuat dengan cara fermentasi, setelah daun teh dipetik, lalu dijemur di bawah sinar matahari dan dikeringkan di dalam ruangan dengan kelembapan tertentu untuk dilakukan oksidasi. Proses oksidasi ini hanya dilakukan setengah jalan, karena okidasi sempurna menjadikan teh berwarna hitam.
Setelah dihentikan proses oksidasinya, dauh teh kemudian digosokan berulangkali hal ini dilakukan untuk mendapatkan citarasa serta aroma yang baik, karena teh oolong tidak dibuat untuk pecah, sehingga sebagian struktur sel daun masih relatif menyatu. Terakhir daun teh tersebut dikeringkan kembali dengan arang. Proses inilah yang membedakan tiap-tiap jenis teh sehingga memiliki manfaat yang berbeda walaupun dari daun teh yang sama.
Dalam proses fermentasi yang unik, enzim dalam daun teh menghasilkan bahan-bahan baru diantaranya kalsium, tembaga, kalium, zat besi dan beberapa vitamin seperti vitamin A, B, C, E dan K serta polifenol yang berfungsi sebagai anti oksidan. Polifenol yang terkandung dalam teh oolong memiliki efek antioksidan yang menekan aksi oksigen yang berbahaya, dan melindungi tubuh Anda dari oksidasi.
Manfaat polifenol dalam teh oolong
Akumulasi berlebihan dari oksigen aktif dalam tubuh Anda dapat menyebabkan gejala penuaan, pembuluh darah, seperti sclerosis arteri, diabetes, stroke otak, dan infark miokard.
Penelitian terbaru juga menunjukkan bahwa sel-sel kanker muncul sebagai akibat dari perubahan DNA normal yang diserang oleh oksigen aktif. Oksigen aktif berbahaya dapat hilang karena tubuh manusia menghasilkan SOD atau enzim (superoxide dismutase). Polifenol dalam teh oolong membantu kesempurnaan kerja enzim superxide dismutase (SOD) sehingga mencegah oksidasi dalam tubuh Anda. Selain itu teh ini juga berkhasiat menyingkirkan radikal bebas, karena kandungan polifenolnya memiliki daya antioksidan 100 kali lebih besar dari vitamin C.
Kandungan polifenol dalam teh mampu melawan mikroba jahat agar memperkuat tubuh sehingga tidak mudah sakit. Tak hanya itu, dengan mengkonsumsi teh oolong maka baik mengurangi faktor risiko terkena obesitas atau kegemukan yang mengontrol metabolism lemak tubuh. Obesitas merupakan salah satu penyebab munculnya penyakit diabetes tipe 2, sehingga dengan mengkonsumsi teh oolong secara rutin maka kadar gula dalam darah dapat dikendalikan.
Ada baiknya setiap hari di rumah Anda selalu tersedia teh oolong agar dapat dikonsumsi kapan saja, dan dimana saja, karena teh oolong merupakan salah satu minuman yang mudah ditemukan karena kaya polifenol.
Jadi sudahkah Anda minum teh oolong setiap hari? (web)
:ngopi::ngopi:
nih ada satu brand teh ready to drink baru dari Suntory Garuda namanya MYTEA dia jenisnya teh Oolong.. simak deh
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA --
Teh Oolong merupakan salah satu jenis teh hasil proses oksidasi yang telah mendunia karena memiliki cita rasa yang berbeda dari teh lainnya seperti teh putih atau teh hitam. Lebih dari sekedar rasa, Teh Oolong memiliki khasiat yang sangat baik bagi tubuh dan telah terbukti secara medis.“Perbedaan proses oksidasi dari Teh Oolong membuatnya memiliki rasa dan aroma yang sangat khas. Teh Oolong diolah dari 3 pucuk daun teh secara khusus dan merupakan hasil setengah oksidasi sehingga menciptakan cita rasa berbeda dengan teh jenis lainnya,'' ujar Ratna Somantri, salah satu ahli teh di Indonesia.
Menurut Ratna, sejarah Teh Oolong ini pun sebenarnya telah dimulai dari lebih dari 1.000 tahun yang lalu. Diakui Ratna, Teh Oolong memang belum sepopuler teh lainnya
Di Indonesia, Teh Oolong ini diproduksi oleh Santory Garuda. Untuk mengenalkan minuman ini, Santory Garuda mengadakan acara memperkenalkan Teh Oolong ini kepada masyarakat umum yang digelar Kamis (16/5). Acara yang diberinama “A Guilt Free Session with Oolong Tea” mengupas tuntas segala sesuatu mengenai Teh Oolong, mulai dari sejarah dan proses pembuatan hingga seluruh khasiat yang terdapat di dalam Teh Oolong ini bersama dengan para ahlinya. “Dengan diselenggarakannya acara ini, kami mengharapkan agar para peserta dapat mengenal Teh Oolong secara lebih jauh lagi dan mencoba khasiatnya secara langsung. Teh Oolong menjadi spesial, karena manfaatnya yang luar biasa namun sayangnya belum dikenal luas oleh masyarakat,” ujar Erwin Panigoro, Marketing Manager dari Suntory Garuda Beverage Indonesia. Ia juga menambahkan bahwa fokus Suntory Garuda di Indonesia adalah pada minuman berbasis teh, yang notabene memang cocok dengan karakteristik orang Indonesia yang menyukai teh.
Salah satu narasumber yang hadir pada acara tersebut adalah Emilia E Achmadi, ahli gizi. Ia mengatakan Teh Oolong menjadi hal yang sangat spesial bagi dirinya. ''Karena teh ini telah diperkenalkan oleh Nenek saya, sejak saya masih muda. Teh Oolong sebenarnya dapat membantu gaya hidup seseorang agar menjadi lebih sehat, namun ternyata masih banyak yang belum mengetahui jenis teh ini termasuk cara mengkonsumsinya, kapan dikonsumsinya serta berapa banyak takaran sebaiknya digunakan,'' ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa saat ini, sebagian besar masyarakat Indonesia, terutama para pekerja kantoran mempunyai gaya hidup yang tidak seimbang, dan cenderung mengkonsumsi apa saja yang ingin mereka konsumsi tanpa memikirkan efek jangka panjang. Oleh karena itu, Teh Oolong dapat menjadi salah satu cara untuk membantu menyeimbangkan gaya hidup tersebut, karena khasiat alaminya yang luar biasa dan sudah terbukti secara medis.
yang ini ya....
http://www.inglesnosupermercado.com....%A3-gelado.jpg
Gampang gak sih nyarinya? maklum udah lama gak ke supermarket, seringnya nitip :cengir:
Bukan yang itu gan, jadi bentuknya ready to drink gitu.. di botol plastik :D enak deh rasanya, sambil makan/nyemil enak ::hihi::
Lagi nyari matcha bubuk (ceritanya pengen bikin green tea ice blend sendiri :D), merk apa ya n harganya berapaan?
Tadi dah ke supermarket besar lalu bingung...takut salah beli, pengen beli matcha bubuk malah kebeli green tea celup ::grrr::
Halo semuanya ::bye::pada masih ingat gue gak?
Akhirnya bisa log in lagi setelah sibuk + lupa password ::arg!::::arg!::
Minum teh apa sekarang?
Kemarin2 lagi getol minum teh Long Zhu (baca: lung cu) atau Bahasa Inggrisnya: Dragon Pearl. Teh ini berasal dari China, tepatnya Fu Jian (Hokkian). Jadi daun teh hijau digulung bersama bunga melati membentuk bola-bola seperti pearl. Yang bikin unik, penggulungan teh dan melati ini hanya bisa dilakukan dengan tangan (hand-rolled). Wanginya sedap banget, apalagi dengan tambahan visual saat mutiara2 tersebut diseduh dan pelan2 kita lihat bulatan2 tersebut terbuka.
Salah satu teh favorit gw :ngopi:
Pernah nyobain teh tarik tapi tehnya pakai teh mawar (bukan teh hitam original)?
Dulu pernah beli yg Prendjak aroma mawar, terus dicampur susu, dikocok2 (gantinya ditarik2), disuguhin dingin2... enak ::cabul::
[MENTION=565]silverjade[/MENTION]: kemaren sempet beli matcha bubuk sih buat bikin kue
perkilonya emang cukup mahal, 600 ribu
tapi ga butuh sampe perkilo kan?
ada dijual yg kecilnya, per 50 gr, jadi 30 ribu
Hujan gerimis begini enak banget minum teh anget :minum:
Masih inget lahh :) btw [MENTION=1721]TeaLover[/MENTION] sama [MENTION=256]MoodPecker[/MENTION] itu bukan orang yang sama kan? ;DQuote:
Originally Posted by Moodpecker
---------- Post Merged at 05:41 PM ----------
Ah jadi penasaran nih, gambarnya dong [MENTION=1721]TeaLover[/MENTION]
::nopichoax::
Mungkinkah hobi bisa membawa rezeki?
Beberapa hari yg lalu ada yg hubungin gw lewat e-mail, ceritanya dia baca2 blog gw tentang teh, dan tertarik dengan beberapa jenis teh yang gw ulas. Dia tanya bisa beli di mana. Gw jawab aja beberapa memang tidak dijual di pasaran, kebetulan aja kadang suka kebagian dari teman/dapat kenalan dari gathering teh lalu bisa akses beli jenis2 teh langka tertentu. Lalu gw sadar masih ada stok teh2 tersebut beberapa ratus gram. Gw pun tawarin, gimana kalau beli sama gw aja? Dia pun setuju dan beli beberapa ratus gram teh dari gw. Gw ambil untung dikit. Lumayan :)
Mungkin agak nyerempet dari tema teh ya... kalau gw jualan teh gitu, ada prospeknya gak ya? (konsep: loose tea/bukan celup, dan tehnya adalah teh dari kebun2 nusantara yg sebenarnya berkualitas tapi lebih sering diekspor daripada dijual di pasar lokal)
Bisa banget!!! serius :)
Gak harus menjadi seorang tea conossieur -maapin kalo salah nulisnya :P- tapi dengan yang lu lakuin itu bisa lho jadi peluang usaha tuh, entah jadi konsultan teh, distributor/retailer teh-teh tertentu/spesifik ato mungkin lu udah punya planning untuk bikin kafe buat kongkow and ngeteh :-/
Paket pengiriman pertama gw lakukan kemarin :D
Masih mikir2 mau jualan teh atau gak. Teman gw malah ngebet banget nyuruh2 gw jualan. Pengen sih jualan teh, tapi apa bisa kayak kopi ya larisnya...
lakukan dari yg paling gampang dulu
peluang itu nanti bisa diliat ke depannya
kalo maju, ya terusin...
kan katanya mau ngabisin stock teh dulu kan?
kalo takut nyisa banyak, mungkin bisa buka usaha pemesanan teh tertentu yg susah didapetin secara umum
jadi mereka tinggal pesen ke moodpecker
wah asik hobi minum teh bisa membawa rezeki
untuk mengurangi risiko, mulai dengan lebih baik
dengan inventory minimum, tes pasar, sambil cari
pembeli prospektif lain yang mau beli dalam jumlah
besar atau pesan berulang.
@porcelain: memang rencana mainnya ke arah teh yg susah didapatin di pasaran, kesulitannya yaitu di modal sih. Kemarin sempat kontak sebuah kebun teh di daerah Gunung Arjuna, kaget gw begitu dengar minimum ordernya harus 2 ton teh. Selain duitnya dari mana, gw juga mau simpan di mana teh sebanyak 2000 kg :D. Tapi beruntung juga sebuah kebun di daerah Jawa Tengah ada yg kasih minimum order 20 kg.
@cherry: mungkin gw perlu liat brand2 teh yg sukses dan gw ATM (amati tiru modifikasi) ya metode marketingnya, soalnya masih belum kepikiran market dan cara marketingnya ::arg!::
@reza: iya mainnya inventory minimum dulu, masih nyari2 kebun yg mau kasih beli tehnya dalam stok kecil (umumnya mereka maunya 100-2000 kg). Mereka gak mau jual dalam jual kecil karena biasanya teh mereka itu diekspor (seperti di postingan2 sebelumnya, jadi teh Indonesia banyak yg berkualitas tapi diekspor semua, yg jelek/kualitas terendah dijual di Indonesia).
@nudel: pemesanan kedua uda masuk aja nih, berangkat dari... seperti biasa suka nulis2 teh (kadang foto2in perangkat teh + daun teh dan gw upload ke Insta juga ::hihi::). Kali ini teman waktu kuliah yg kebetulan ngebaca blog gw sih.
iya memang susah kalo harus stok banyak
makanya harus cari yg bisa order kecil sih
lebih enak kalo punya kenalan temen atau orang dalam yg bisa kasih keringanan