no, not just metro tv.. basically any tv/media NOT OWNED by bakrie & MNC
lembaga survei yang hasilnya menangkan jokowi kredibel & sudah "pemain lama", lembaganya tvone 3, dan cuma 2 yang punya website, dan dari 2 itu 1 pake wordpress....
Printable View
dua2nya klaim menang...keliatan banget dua2nya gak ada yang mo ngalah atau nahan diri dulu..
yah, musti nunggu tanggal 22 deh. sama2 klaim kemenangan sih....
jangan2 ntar bakal rusuh gara2 ga ada yg terima kekalahan
Asyik jokowi menang quickcount aja rupiah menguat 11,500 moga2 ntar jokowi jadi presiden 3 tahun dollar jadi 3000 lagi ::hihi::
^ aaamiinn! :)
quikkon sudah kebablasan
rakyat mendapat tontonan Tamaan Kanak-kanak ::hihi::
biar ga pada ribut, hitung C1 sendiri aja untuk 478.828 TPS
scan2an form C1 sebagian sudah dan semua akan di upload di http://pilpres2014.kpu.go.id/index.php dalam bentuk JPGE
total ada 4 halaman pada masing2 TPS untuk form C1, dan semuanya discan dan diupload di web KPU itu
sampe nama petugas dan masing2 saksi capres juga ada disitu
semoga kita lebih percaya si C1 ini
JAKARTA, KOMPAS.com — Calon wakil presiden Jusuf Kalla menyampaikan rencananya untuk menyumbangkan dana kampanye yang berasal dari sumbangan masyarakat. Ia merasa ada baiknya sisa sumbangan itu dialokasikan untuk membantu kesulitan rakyat Palestina dan rakyat di dalam negeri.
"Insya Allah, setelah selesai proses ini, kami akan membantu. Bukan hanya Palestina, di Indonesia juga banyak masalah, banyaknya penderitaan," kata JK di kediamannya di Jalan Brawijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (10/7/2014).
JK mengungkapkan, dirinya sangat prihatin dengan kondisi masyarakat Palestina. Kekerasan di sana, ia sebut, terus terjadi sejak lama tanpa pernah ada jaminan kedamaian yang konkret.
Sejalan dengan itu, kata JK, pihaknya semakin yakin membuka Kedutaan Besar Indonesia di Palestina. Tujuannya supaya dapat berperan lebih jauh dalam upaya mewujudkan perdamaian.
"Kita mengharapkan mereka bisa berdamai. Kalau kami menang, kami akan buka kedutaan di Palestina agar bisa lebih mudah," pungkasnya.
Nilai dana sumbangan dari masyarakat mencapai puluhan miliar. Semua sumbangan itu masuk melalui rekening yang dibuka resmi oleh Joko Widodo-JK dan laporan penggunaannya akan dibuat serinci mungkin.
Editor: Ana Shofiana Syatiri
Penulis:Indra Akuntono
Tapi jelas loh ditulis di website KPU kalo C1 bukan hasil final, melainkan rapat pleno di tiap tingkatan. Jangan tanya apa maksudnya kalo ternyata berbeda hasilnya, daku juga nggak ngerti. Lagian, yang bisa dimanipulasi juga adalah sebelum C1 diupload. Ini celah besar untuk daerah-daerah terpencil yang perlu waktu beberapa hari untuk bisa sampe ke wilayah lain, scan dan upload C1.
Jumat, 11 Juli 2014
Golkar Siap Dukung Pemerintah Terpilih
Jumat, 11 Juli 2014 | 19:24
Agung Laksono
Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Golkar Agung Laksono menyatakan partainya siap mendukung pemerintah yang terpilih pada Pilpres 2014.
Pilpres yang digelar pada 9 Juli lalu diikuti dua pasangan capres-cawapres, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK). Berdasarkan hasil hitung cepat Lembaga Survei Saiful Mujani Research Center (SMRC), pasangan Jokowi-JK mengantongi 52,91 persen suara, sedangkan Prabowo-Hatta meraih 47,09 persen.
"Kan, sekarang belum tahu pemerintahnya (yang terpilih) siapa. Kalau Pak Jokowi dan Pak Jusuf Kalla yang menang, tentu pemerintahan Pak Jokowi yang kita dukung. Saya kira begitu," kata Agung di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Jumat (11/7).
Selain itu, lanjut Agung, terbuka peluang bagi Partai Golkar untuk mengubah haluan politiknya. "Memang bisa berubah karena kemungkinan itu ada dalam politik. Kemungkinan itu terbuka," ujarnya.
bye bye ical::hihi::
Gw lama ga ke facebook, begitu liat fb kaget gw.. kayak di hutan... serem. Ga nyangka, kawan2 di jkt banyak bener yg prabowo fans. Sptnya fitnah itu ud biasa. Dan pilpres berakhir, fitnah dan saling serangnya jalan terus.
Emang KM paling adem dah..
Tapi kalo mao fitnah prabowo kan bisa juga.
Kalo teori konspirasi itu biasanya yg jadi 'korban' adalah yang kuat atau berkuasa, karena konspirasi sendiri baru bisa dilakukan oleh orang/organisasi yang kuat dan berkuasa.
Kalo baru kena 'teori' dikit aja ud kehilangan pengikut, gimana mau berkonspirasi? Nanti kalo ud jd presiden baru deh bisa di-teori konspirasi-kan.
Awas tanda2 BOCORRR...!
C1 Janggal: Prabowo-Hatta 814 Suara, Jokowi-JK 366, Kok Jumlah Suara Sah 380?
http://nasional.kompas.com/read/2014....Suara.Sah.380.
"Real Count PKS Diduga Palsu"
http://www.republika.co.id/berita/pe...s-diduga-palsu
:ngopi:
---------- Post Merged at 12:19 AM ----------
Double posting.
di sini udah pada dewasa ya, wa yakin juga bijak pahami karakter orang
https://fbcdn-sphotos-d-a.akamaihd.n...30517614_n.jpg
youtubenya (sori, coba attach youtube gagal terus):
http://www.youtube.com/watch?v=fDJPB...ature=youtu.be
Mirip2 purba.
Seorang bapak makan di rumah makan Padang dng 10 orang anggota keluarganya. Selesai makan, si bapak manggil pelayan, mau bayar. Bapak : "...udaaa...mau bayar....berapa nih semuaaa...!!". gak sampai 30 detik, si uda sdh ngasi perincian, yg membuat si bapak kagum sekali. Bapak : "...waahhh...cepet sekali ngitungnya, daaa..!". Uda :.." ini quick count...pakk...kalo real count nanti di kasir......!!=D =))
Sorry mod, ga tahan ::hihi::
Jelaslah Jakarta banyak yg dukung Prabowo. Ini masalah rasionalitas. Tapi yg pake rasio di Indonesia adalah minoritas. Gw salut dgn konsultan kampanye Jokowi, mengedepankan blusukan, dan memang itu yg diharapkan mayoritas rakyat Indonesia, mereka butuh blusukan. Pencitraan Prabowo hanya menutupi citra SBY yg gak tegas, tapi ternyata bukan itu yg diinginan mayoritas rakyat Indonesia, tetapi blusukan.
Kita lihat saja ketika Jokowi sudah jadi presiden nanti, apa ada kemajuan buat Indonesia? Selamat menikmati blusukan. ::ngakak2::
apa yang salah dari blusukan ya? kamu prefer pemimpin yang menerapkan kebijakan sesuai pemahaman sepihak aja? kebijakan yang sering tidak sesuai dengan kenyataan lapangan?
pencitraan prabowo: naek kuda, pura pura siap kalah, pura pura sabar, pura pura nasionalis, pura pura demokratis, pura pura pluralis, pura pura ga pernah nyacatin presiden lain
Kayaknya baru kali ini ya hasil quick count dipermasalahkan bgt ;D
RRI Diminta KPI Hentikan Siaran "Quick Count"
situs Antaranews.com
Hasil hitung cepat pemilu legislatif 2014 yang dilakukan RRI. Hasil hitung cepat tersebut dipublikasikan di situs Antaranews.com
Senin, 14 Juli 2014 | 21:21 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com - Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) menerima imbauan dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) untuk menghentikan siaran tentang quick count atau hitung cepat Pemilu Presiden 2014.
"Ada imbauan dari KPI supaya lembaga penyiaran, termasuk RRI, untuk tidak menyiarkan hasil quick count pilpres ini," kata Direktur Utama RRI Niken Widiastuti ketika dihubungi, Senin (14/7/2014) malam.
Niken menjelaskan, imbauan itu dilayangkan kepada RRI pada 11 Juli 2014 atau dua hari setelah pemungutan suara. KPI menilai bahwa LPP RRI perlu menjaga kondisi selama pemilu presiden yang penuh dengan tensi tinggi.
"Imbauan itu diberikan dengan alasan untuk menjaga kondusivitas. Kita juga sudah berikan informasi ke masyarakat untuk tunggu hasil resmi KPU 22 Juli nanti," kata Niken.
Niken menekankan, RRI hanya menayangkan hitung cepat selama dua hari, yakni 9 dan 10 Juli. Setelah itu, RRI menghentikannya.
Terkait dengan dihapusnya akun Twitter hitung cepat RRI, @qcrri, Niken mengaku belum mengetahuinya. "Saya baru selesai rapat, belum tahu soal akun itu dihapus," ujarnya.
Sebagaimana sejumlah lembaga survei, LPP RRI melakukan hitung cepat dalam Pilpres 2014. Hasil hitung cepat RRI mencatat pasangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla unggul dengan perolehan 52,49 persen suara, sedangkan Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa mendapatkan 47,51 persen suara.
Bukan kali ini saja RRI melakukan hitung cepat. Pada Pemilu Legislatif 2014, RRI juga melakukan hal yang sama. Hasil hitung cepat tersebut mendekati hasil resmi dari rekapitulasi oleh Komisi Pemilihan Umum.
Niken menjelaskan, RRI melakukan hitung cepat berdasarkan metodologi yang dapat dipertanggungjawabkan.
"Metodologi kami sudah ilmiah dan bisa dipertanggungjawabkan, yang melakukan itu pusat penelitian dan pengembangan pendidikan dan pengembangan (Puslitbang diklat) RRI, jadi teman-teman di situ sehari-harinya meneliti. Mereka lakukan audience research, penelitian khalayak, meneliti opini masyarakat juga, jadi kita sudah membuat penelitian-penelitian yang banyak," kata Niken.
Niken mengatakan, sumber daya di RRI bukan sebatas reporter atau penyiar. Puslitbang Diklat RRI diisi oleh orang-orang ahli dan kompeten di bidangnya.
L'Chaim ! :minum2: Jokowi !!!
Jokowi kerja hampir 2thn, jakarta tetep macettttt, prabowo cuma ngomong 15 menit, jakarta langsung sepi :D memang luar biasa ...
Mangsudnya gimana tuh kong?
gw menagih janji-janji cewek cewek ababil ini ::ngakak2::
https://fbcdn-sphotos-b-a.akamaihd.n...02161610_n.jpg
^ ada yg ngerangkum lebih lengkap lagi lho. nih linknya: http://m.kompasiana.com/post/read/66...rame-rame.html ;D