oh tenang aja, gw punya maksud koq nanya itu.
sekarang sudah terjawab oleh ronggo bahwa suatu hukum baru berlaku setelah hukum itu diturunkan.
hal ini sudah menjawab pertanyaan semua orang tentang incest.
Printable View
Simpanse memiliki sekitar 96% gen manusia. Itu bukti dengan tingkat evidensi tinggi bahwa manusia dan simpanse memiliki moyang yg sama. Masalahnya bukan lagi di situ, tetapi bagaimana dan kapan percabangan tersebut terjadi. Jadi sangat berbeda masalah yg dihadapi oleh evolusionis dan kalangan kitab suci. Evolusionis terus mencari mekanisme terbaik utk menjelaskan percabangan tsb, sementara kalangan kitab suci masih berkutat pada masalah manusia bukan dari kera, sebuah masalah yg sudah lama ditinggalkan oleh evolusionis dan bagi evolusionis itu sebenarnya bukan masalah lagi.
Cuman ada satu cara kalo kitab suci mau sejalan dgn sains: reinterpretasi. Dari sudut pandang ateis, kitab suci dihasilkan oleh orang-orang yg mempunyai visi jauh ke depan, sehingga mereka pun sadar bahwa suatu saat nanti isi kitab sucinya akan kadaluarsa. Karena itu tidak ada ancaman neraka utk reinterpretasi. Atau justru ada?
:))
hahaha.... bisa-bisanya loe nyatut gw :)
dan sampai sekarang si Asum ngga bisa ngasih
bukti, ada nabi dalam sejarah agama gw yang
melakukan incest atau membiarkan keluarganya
melakukan incest :)
---------- Post added at 01:39 AM ---------- Previous post was at 01:37 AM ----------
soalnya alergi ngga jelas ama kera, Pur...
padahal dalam kitab suci pun, manusia yang ber
laku buruk, dikembaliin jadi kera :)
sbenarnya yang jadi masalah adalah, kedudukan Adam alaihissalam sebagai manusia pertama yang digugat oleh kaum evolusionis... karena dengan adanya teori evolusi maka akan ada manusia atau makhluk lain sebagai nenek moyang manusia.... so kita tinggal tunggu waktu untuk membuktikannya.... saja dah mana yang benar. apakah Adam alaihissalam adalah nenek moyang manusia atau kah makhluk lain nenek moyamg manusia...Quote:
Simpanse memiliki sekitar 96% gen manusia. Itu bukti dengan tingkat evidensi tinggi bahwa manusia dan simpanse memiliki moyang yg sama. Masalahnya bukan lagi di situ, tetapi bagaimana dan kapan percabangan tersebut terjadi. Jadi sangat berbeda masalah yg dihadapi oleh evolusionis dan kalangan kitab suci. Evolusionis terus mencari mekanisme terbaik utk menjelaskan percabangan tsb, sementara kalangan kitab suci masih berkutat pada masalah manusia bukan dari kera, sebuah masalah yg sudah lama ditinggalkan oleh evolusionis dan bagi evolusionis itu sebenarnya bukan masalah lagi.
Artinya teori Darwin perlu direvisi ulang sesuai info terakhir ...
Sumber :
Mengejutkan, Manusia Ternyata Hasil Evolusi Tikus
Fosil Mirip Tikus Bisa Ungkap Evolusi Manusia
http://media.vivanews.com/thumbs2/20...ia_300_225.jpg
::doh::
Tolong kasih referensinya, Pak.
Kalo bisa yg bener sintetis alias yg beneran buat DNA dari sesuatu yg bukan berasal dari makhluk hidup.
Karena setau aku, yg ada aku pribadi golongkan sebagai rekayasa genetik. Rangkai DNA nya dipotong dari makhluk hidup sederhana kemudian dirangkai kembali.
Coba cek di sini:
http://www.sciencemag.org/content/328/5981/958.full
Makanya ane tanya, wajah Adam seperti siapa? Apakah seperti Ariel Peterpan, Brad Pitt, Justin Bieber, Syahru Khan, dan semacamnya? Atau seperti simpanse, gorilla, atau - agak gantengan dikit - seperti avatar ane?
Sains sudah jelas mengakui bahwa moyang manusia adalah juga moyang kera yg kita lihat sekarang. Yg masih menjadi perdebatan saintifik adalah dimana dan kapan titik-titik cabang tsb bermunculan. Misalnya apakah kekerabatan manusia lebih dekat ke gorilla atau ke simpanse. Sedangkan gorilla dan simpanse mempunyai moyang yg sama dgn manusia sudah bukan lagi perdebatan.
:))
Sedangkan anggapan moyang semua mamalia dari tikus tsb juga bukan berdasarkan eskperimen, tapi berdasarkan dugaan semata dikarenakan dia diduga merupakan makhluk berplasenta pertama ::hihi::
Jadi, kaum saintis ternyata punya iman yang tidak perlu pembuktian. Pokoe manusia hasil evolusi dari makhluk lain. Bayangin aja, tikus merupakan moyang semua makhluk hidup berplasenta yang ada sampai hari ini. <<< gak perlu bukti eksperimen sudah keluar hipotesa, cuman karena sebuah temuan semata yang belum teruji.
Btw, ini kan forum agama ya ... seharusya kajiannya dari sisi agama, klo dari sisi sains kan sudah ada tempatnya.
^iya, bahasnya di forum ilmu pengetahuan harusnya biar dibahas ama yang sudah mengerti betul (lah saya sendiri cuma sekedar awam dalam hal tersebut). Btw, kalo saya sebagai awam simple sih melihatnya, diujinya berdasarkan metode ilmiah saja (oleh yang ahli tentuny), bukan masalah percaya tidak percaya.
berpikir tentang titik percabangan dari segi agama... hmmm... kl gini gimana?
jadi ditinjau dari sudut agama(agama anda masing2, baik pengikut Shoko Asahara maupun David Koreish), berapa tahun yg lalukah manusia pertama berada di bumi?
Pertanyaannya lebih kepada Adamism deh. Kapan Adam pertama kali di bumi?
Berapa tahun dari saat ini? Berapa generasikah dari generasi sekarang?