Quote:
yang makmur itu segelintir banget. sedangkan mayoritas besar tuh bener2 hidupnya susah. dan ini susah bukan hanya miskin ekonomi aja ya, tapi bener2 sampe mo makan juga ga ada. distribusi makanan di negara itu sempat runtuh. ini berlangsung dari 90s loh - walo ironisnya yang muncul untuk mensupport distribusi ini adalah black market barang hasil selundupan, which is illegal. jadi dikatakan banyak rakyat yang malnutrisi, dan pertumbuhan mereka terbelakang baik fisik maupun mental. orang2 korut yang berhasil melarikan diri, biasa lewat china, banyak yang mengalami culture shock ngeliat makanan pokok mereka (jagung) yang susah payah dapetnya ternyata jadi makanan hewat piaraan di china. nasi itu ekslusif. kupikir kondisi mereka jauh lebih parah dari waktu jaman reformasi di indo dulu. bala bantuan yang dikirimkan ke korut semua masuk kocek kelas elit semua. boro2 menggulingkan regime, ato berwawasan ato beride untuk itu dimatikan dari awal. media tertutup, pemberontak tinggal didor. tapi di luar itu, mereka mempunyai prioritas paling basic yang masih blom terpenuhi (makanan) yang justru bahkan semakin melemahkan kondisi mereka.
Bukannya kelaparan ini sounds familiar? Di manaaa gitu? Indonesia kah? China kah? Afrika kah?