kenapa jam 3.30 disebut sebagai setengah empat? bukan setengah tiga ato tiga setengah? padahal kan 3.30 ga ada bilangan 4-nya.
ato, kenapa hari sabtu malam disebut malam minggu? padahal blom hari minggu?
Printable View
kenapa jam 3.30 disebut sebagai setengah empat? bukan setengah tiga ato tiga setengah? padahal kan 3.30 ga ada bilangan 4-nya.
ato, kenapa hari sabtu malam disebut malam minggu? padahal blom hari minggu?
malam minggu tidak berarti minggu malam. itu merupakan singkatan dari malam (menjelang hari) minggu.
christmas eve kan juga gak berarti malam tanggal 25-nya? :D
kalau 3.30 dikatakan setengah empat karena kebiasaan melihat jam analog yg pake jarum itu. angka 3.30 menempatkan posisi jarum pendek berada diantara angka 3 dan 4. seolah-seolah "setengah perjalanan jarum dari 3 menuju 4"
case closed? ;D
not yet!
"eve" itu memang artinya malam sebelumnya. christmas eve dan christmas night, adalah 2 hari yang berbeda, tapi menggunakan 2 kata yang berbeda, sehingga perbedaannya jelas.
sedangkan malam minggu dan minggu malem, that's questionable :cengir:
posisi jarum jam yang disebutkan di atas rada unacceptable. kalo ngikut alasan itu, 3.30 bisa disebut stengah enam, karena "seolah2 dua stengah jam menuju jam 6".
would you call 3.5 kg sebagai stengah empat kg? :cengir:
3:30 = setengah (jam lagi untuk ke jam) 4
malam minggu = malam yang panjang malam yang asyik buat pacaran. pacar baru - baru kenalan - kenal di jalan jendral sudirman
(jamal mirdad - sedap betul)
---------- Post added at 10:07 AM ---------- Previous post was at 09:59 AM ----------
btw malam minggu = malam menuju ke hari minggu (besoknya)
dan kalo ikut tanggalan Hijriyah, permulaan hari baru itu dimulai ketika masuk waktu maghrib, bukan di jam 00:00
jadi mungkin saja ada korelasinya. tapi bisa juga cuman kebetulan.
sabtu malam = malam (menjelang) minggu
Nafsu banget pengen menutup utas. =))
Bahasa Melayu setahuku memang doyan menghilangkan kata-kata.
Paling gampang: "Saya adalah guru" menjadi "Saya guru".
Kadang kala hal seperti ini membuat kerancuan dalam pelajaran Bahasa. Misalnya Guru Bahasa Indonesiaku dulu bersikukuh bahwa "Saya guru" memiliki predikat kata benda dan pola kalimat subyek-predikat.
biarin ndugu sama rumus berdiskusi aja dah ;D
^^
@kandalf: kayak abis makan pecel lele di warung tenda
Mba Penjual: tadi makannya pake apa mas?
Mas Pembeli : saya lele ... ehh ;D
buat kalian yang mengatakan waktu A (menuju / menjelang / sebelum) waktu B, saya ngerasa alasannya rada meragukan. kalo demikian, kita bisa dengan gampang mengganti kata2 itu dengan lawan katanya, misalnya waktu A (setelah) waktu B, dan maknanya akan sama skali berubah.
padahal, sabtu malem yang disebut sebagai malam minggu ini, resminya kan blom memasuki minggu. sehingga, secara teknisnya kata "minggu" sama skali tidak mempunyai tempat dalam phrase ini - dengan asumsi dasar hari minggu dimulai jam 00.00 ya.
KECUALI, asumsi dasarnya itu dimulai pas maghrib seperti quote gogon
tapi, itu tidak menjelaskan kenapa 3.30 disebut stengah empat. lagi2, 4 sama skali tidak mempunyai kedudukan di sini karena secara resmi jam 4 belum dimulai.Quote:
dan kalo ikut tanggalan Hijriyah, permulaan hari baru itu dimulai ketika masuk waktu maghrib, bukan di jam 00:00
jadi mungkin saja ada korelasinya. tapi bisa juga cuman kebetulan.
orang melayu selalu melihat jauh ke depan gu...
jadi belum terjadi pun dipakai dalam penjelasannya ;))
bukan cuma melayu kok...
orang jerman juga make istilah serupa
yang konyol itu kadang klo denger orang nyebut 7.45 jadi "setengah delapan lebih 15' ga efisien banget ;DQuote:
7.30 = halb acht ( half eight )
bukannya jadi delapan kurang seperempat yah?
kalau di jawa nyebut 03.30 panjang banget malah. ini terkhusus dari anak muda ngomong ke orang tua
jadi kudu menggunakan bahasa jawa krama inggil
jadinya : tiga langkung tigang doso menit. ;D
yang nyabelin kalau 2:15,
ada orang nyebutnya : jam setengah satu kurang lima belas menit :))
ternyata banyak yang kaya gini juga ya :lololol: :lololol:
kalo semua kaya gini.. masa sih tiap kalo nyebut jam, harus pake kalkulator dulu :cengir:
ga praktis sama skali mah. ngomong jam aja musti mikir sepanjang itu ::elaugh::
Karna kita orang ambisius (positip thinkg) jadi kita yakin bahwa jam 3.30 (setengah 4)!
Sama kayak kita melihat air yg 1/2 gelas,kalo orang positif thinking akan melihat sebagai setengah penuh bukan setengah kosong.....
Bagi yg tidak mengerti tolong jgn dibahas post ini karna yg menulis lagi setrezzz::maap::::arg!::::arg!::::doh:::iamdead:
^
^
tanya jam atau tanya gelas nih? :))
ndugu: "yank.. ketemuan dunk..."Quote:
Originally Posted by ndugu
yayank: "seppp... jam setengeh empat yah..."
ndugu: "kenapa mesti setengah empat.. kan gak ada bilangan 4 nya.." ::doh::
yayank: "ini mau ketemuan apa bahas angka...???.." (rada sedikit kesal...)
ndugu: "hehhee.. cuma kepengen tau aja yank.. jgn marah duoong.." (merayu...)
yayank: "ya sudah.. klo gak suka setengah empat.. kita ketemu malem minggu aja yah...!!" (kesal)
ndugu: "haaa... kan masih hari sabtu malem.. kenapa malem minggu?.." (bingung...)
yayank: "mau ketemuan gak nih... ??? trendnya kan malem minggu tauKK !!" (kesel banget..)
ndugu: "iyaa.. iyaa.. sorry sayang.. aku cuma lagi BT aja!!.." (langsung bikin trit :nunjuk: tanya jam )
yayank: "trs ada apa lagi nih......." (napsu besar.. campur kesal)
ndugu: "i miss u beb... sampai nanti sabtu malem yah..." ::cabul::
pertanyaan yg sgt sulit ;D