Klasifikasi Bahasa-Bahasa Minnan
Klasifikasi Bahasa-Bahasa Minnan
http://i877.photobucket.com/albums/a...an/Bn-lm-g.jpg
Bahasa Hokkian/Hokkien
Secara umum biasanya orang menganggap istilah Istilah Minnan. Namun secara teknis bahasa Hokkian hanya salah satu anggota dari bahasa-bahasa Minnan.
Bahasa Hokkian terdiri dari 3 dialek besar :
* Zuánziū (Chinchew / Quanzhou) (泉州)
* Êbbńg (Amoy / Xiamen) (廈門)
* Ziāngziū (Changchew / Zhangzhou) (漳州)
Karena Xiamen/Amoy adalah kota utama di bagian selatan propinsi Fujian maka dialek Xiamen dianggap sebagai dialek yang paling penting. Kota Xiamen dan dialek Xiamen berperan besar dalam sejarah kontemporer Zhongguo, khususnya dalam hubungan Zhongguo dengan negara-negara barat. Dialek Xiamen adalah dialek yang paling sering dipelajari oleh orang Barat di paruh kedua abad ke 19 (setelah berakhirnya Perang Candu) sampai dengan awal abad ke 20 (sebelum Perang Dunia I).
Variasi-variasi dialek yang diucapkan di Taiwan tidak berbeda jauh dengan ketiga dialek utama di Fujian Selatan. Biasanya merupakan turunan atau campuran dari ketiga dialek tersebut dengan beberapa modifikasi. Demikian juga dengan dialek-dialek yang diucapkan keturunan Fujian di Asia Tenggara
Bahasa Teochew/Chaozhou [潮州話/潮州话]
Bahasa Teochew/Chaozhou [潮州話/潮州话]
Karena merupakan salah satu anggota kelompok bahasa-bahasa Minnan. Bahasa ini dimengerti (intelligible) oleh penutur Bahasa Hokkian (yang juga merupakan anggota bahasa-bahasa Minnan), demikian juga sebaliknya. Namun tentu saja ada banyak perbedaannya.
Secara Umum Bahasa Chaozhou terbagi dalam 3 kelompok besar :
Kelompok Chaozhou, yang dituturkan Chaozhou (潮州), Shantou (汕头), Jieyang (揭阳), Chenghai (澄海), Nan'ao (南澳) and Raoping (饶平)
Kelompok Chaopu (潮普片), yang dituturkan di Chaoyang (潮阳), Puning (普宁), Huilai (惠来)
Kelompok Hailufeng (海陆丰片), yang dituturkan di Shanwei (汕尾), Lufeng (陆丰) and Haifeng (海丰)
Munculnya Bahasa Chaozhou
Bahasa Chaozhou modern berasal dari Bahasa Minnan kuno. Antara abad ke 9 sampai dengan abad ke 15, sekelompok penutur bahasa-bahasa Min dari Fujian berpindah ke daerah pesisir Guangdong yang sekarang dikenal sebagai Chaoshan (潮汕). Migrasi ini kemungkinan besar adalah akibat padatnya populasi di Fujian. Karena isolasi geografis dan "kepungan" dari penutur bahasa-bahasa Yue maka perlahan dialek ini berkembang menjadi bahasa tersendiri.
Dengan maraknya migrasi ke Asia Tenggara maka bahasa inipun juga tersebar ke seluruh negara-negara Asia Tenggara. Negara Asia Tenggara yang saat ini paling banyak didiami oleh penutur Bahasa Chaozhou adalah Thailand.