Ada ndak?
Sebenarnya dalam Islam tidak boleh tapi banyak oknum *ustadz* dan *kyai* yang praktek perdukunan... bagaimana dengan agama lain??
(sebelum komment minta sumbangan ampas kopinya dunk... ;;) )
Printable View
Ada ndak?
Sebenarnya dalam Islam tidak boleh tapi banyak oknum *ustadz* dan *kyai* yang praktek perdukunan... bagaimana dengan agama lain??
(sebelum komment minta sumbangan ampas kopinya dunk... ;;) )
ya yang jelas agamanya (bukan agama ktp) para dukun memperbolehkan perdukunan....
kalau hindu, gmn sih? :ninja:
*gak ngerti ttg agama hindu
Perlu definisi dulu deh keknya...
Kalau definisi yang saya tau:
Agama = (Sansekerta) kitab yang berisi tuntunan/tradisi dalam hidup berketuhanan. Misalnya Sutrapitaka, Shakta-Agama, Shaiva-agama dan sejenisnya. Namun dalam Bahasa Indonesia sudah mengalami perluasan arti dan mencakup segala kepercayaan dan tuntunan berketuhanan.
Perdukunan = Kegiatan yang berhubungan dengan komunikasi dan kerjasama dengan kekuatan yang dipercaya berada di luar alam yang wajar...
Kalau definisinya begitu... ya semua tradisi ketuhanan mengharuskan perdukunan... karena tuhan sendiri adalah konsep tentang sesuatu di luar dinamika alami yang bisa kita cerap.
:luck: hihihihi...
Agama Yunani Kuno memiliki praktek perdukunan. Dukunnya dijuluki... Oracle.
Sebenarnya, apa definisi dukun itu?
1. mengetahui hal-hal gaib (bisa meramal masa depan? bisa melihat jin?);
2. bisa menyembuhkan dengan metode gaib?
Emang apa bedanya dukun dgn penyihir? Bukankah yg dituduhkan itu lebih kepada ilmu2 sihir (ilmu hitam)?
Keknya dukun itu lebih ke arah dokter tanpa ijasah. Ato bahkan lebih dari itu. Istilahnya orang pintar lah.. macam penasehat2 raja.
Dalam Agama Kristen, perdukunan itu sangat dilarang.
Tapi di kitab Perjanjian lama ada kisah Saul yg menemui dukun.
Ceritanya saat itu nabi Samuel sudah wafat, namun raja Saul masih ingin meminta nasihat darinya, maka ia berusaha memanggil arwah Samuel...
(sebagai info, menurut ahli tafsir kitab, arwah yg dipanggil itu bukan benar2 arwah Samuel melainkan iblis yg menyamar)
1 Samuel 28:5 Ketika Saul melihat tentara Filistin itu, maka takutlah ia dan hatinya sangat gemetar.
28:6 Dan Saul bertanya kepada TUHAN, tetapi TUHAN tidak menjawab dia, baik dengan mimpi, baik dengan Urim, baik dengan perantaraan para nabi.
28:7 Lalu berkatalah Saul kepada para pegawainya: "Carilah bagiku seorang perempuan yang sanggup memanggil arwah; maka aku hendak pergi kepadanya dan meminta petunjuk kepadanya." Para pegawainya menjawab dia: "Di En-Dor ada seorang perempuan yang sanggup memanggil arwah."
28:8 Lalu menyamarlah Saul, ia mengenakan pakaian lain dan pergilah ia dengan dua orang. Ketika mereka pada waktu malam sampai kepada perempuan itu, berkatalah Saul: "Cobalah engkau menenung bagiku dengan perantaraan arwah, dan panggillah supaya muncul kepadaku orang yang akan kusebut kepadamu."
28:9 Tetapi perempuan itu menjawabnya: "Tentu engkau mengetahui apa yang diperbuat Saul, bahwa ia telah melenyapkan dari dalam negeri para pemanggil arwah dan roh peramal. Mengapa engkau memasang jerat terhadap nyawaku untuk membunuh aku?"
28:10 Lalu bersumpahlah Saul kepadanya demi TUHAN, katanya: "Demi TUHAN yang hidup, tidak akan ada kesalahan tertimpa kepadamu karena perkara ini."
28:11 Sesudah itu bertanyalah perempuan itu: "Siapakah yang harus kupanggil supaya muncul kepadamu?" Jawabnya: "Panggillah Samuel supaya muncul kepadaku."
28:12 Ketika perempuan itu melihat Samuel, berteriaklah ia dengan suara nyaring. Lalu perempuan itu berkata kepada Saul, demikian: "Mengapa engkau menipu aku? Engkau sendirilah Saul!"
28:13 Maka berbicaralah raja kepadanya: "Janganlah takut; tetapi apakah yang kaulihat?" Perempuan itu menjawab Saul: "Aku melihat sesuatu yang ilahi muncul dari dalam bumi."
28:14 Kemudian bertanyalah ia kepada perempuan itu: "Bagaimana rupanya?" Jawabnya: "Ada seorang tua muncul, berselubungkan jubah." Maka tahulah Saul, bahwa itulah Samuel, lalu berlututlah ia dengan mukanya sampai ke tanah dan sujud menyembah.
28:15 Sesudah itu berbicaralah Samuel kepada Saul: "Mengapa engkau mengganggu aku dengan memanggil aku muncul?" Kata Saul: "Aku sangat dalam keadaan terjepit: orang Filistin berperang melawan aku, dan Allah telah undur dari padaku. Ia tidak menjawab aku lagi, baik dengan perantaraan nabi maupun dengan mimpi. Sebab itu aku memanggil engkau, supaya engkau memberitahukan kepadaku, apa yang harus kuperbuat."
28:16 Lalu berbicaralah Samuel: "Mengapa engkau bertanya kepadaku, padahal TUHAN telah undur dari padamu dan telah menjadi musuhmu?
28:17 TUHAN telah melakukan kepadamu seperti yang difirmankan-Nya dengan perantaraanku, yakni TUHAN telah mengoyakkan kerajaan dari tanganmu dan telah memberikannya kepada orang lain, kepada Daud.
28:18 Karena engkau tidak mendengarkan suara TUHAN dan tidak melaksanakan murka-Nya yang bernyala-nyala itu atas Amalek, itulah sebabnya TUHAN melakukan hal itu kepadamu pada hari ini.
28:19 Juga orang Israel bersama-sama dengan engkau akan diserahkan TUHAN ke dalam tangan orang Filistin, dan besok engkau serta anak-anakmu sudah ada bersama-sama dengan daku. Juga tentara Israel akan diserahkan TUHAN ke dalam tangan orang Filistin."
28:20 Pada saat itu juga rebahlah Saul memanjang ke tanah sebab ia sangat ketakutan oleh karena perkataan Samuel itu. Juga tidak ada lagi kekuatannya, karena sehari semalam itu ia tidak makan apa-apa.
Kenapa perlu dibahas definisinya dulu? Karena pertanyaan ini rentan untuk sampai pada : "agama-ku benar, agama-mu cuma sihir dan perdukunan"
Karena hampir semua agama berisi ramalan masa depan, keajaiban yang dilakukan para nabi-nya, dan hal-hal lain yang di luar nalar manusia.
Apa bedanya antara seorang yang datang pada seorang Sunan untuk minta didoakan peruntungannya dengan orang yang datang pada seorang Shaman untuk kepentingan yang sama?
Bedanya tergantung kita berpihak pada siapa
wah-wah.. maksudku di agama yang diakui negara kita.. yaitu Islam, Katolik, Kristen, Hindu dan Budha... :D
Sama saja... kita perlu jelas tentang praktek perdukunannya, misalnya:
- Rukyah? Bekam? Katanya praktek Nabi dalam Islam...
- Exorcism - ini ada dalam Rituale Romanum di Agama Katolik, dus praktek agama yang sah...
- Mantra dalam tradisi Hindu Tantra?
Masuk dalam perdukunan-kah?
Atau dalam praktek agama-agama dari Tiongkok yang meskipun belum diakui secara legal, tapi secara de facto sudah diakui... ada misalnya Feng-Shui dan Hong-Shui...
Kalau pengobatan, ada istilahnya tersendiri yaitu tabib.
Matius 9:12 Yesus mendengarnya dan berkata: "Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit.
Pengobatan dalam agama tidak bisa disebut perdukunan karena sumber kuasanya dari asal yg sah (dalam Islam dari Allah)
Yang disebut perdukunan itu kalau sumber kuasanya dari sumber yg tidak sah (Syaiton, ilah atau pura2 dari Allah namun bila diselidiki lebih jauh bukan dari Nya)
dalam benakku perdukunan itu adalah...
1. Pelet...
2. Kekebalan tubuh...
3. Meramal (include: perhitungan weton, shio, zodiak, de el el...)
4. Lakon-lakon agar supaya dikabulkan keinginannya dalam hal ini semacam mandi bunga lah, atau nyebur diri ke kali lah de el el....
5. dan banyak lagi...
dari wikipedia
Quote:
Dukun adalah orang yg mengobati, menolong orang sakit, memberi jampi-jampi seperti mantra, guna-guna, dan lain sebagainya[1] yang terdapat di Asia tenggara seperti di Indonesia, Malaysia[2], Brunei dan Singapura
Dukun sangat kental dengan tradisi kebudayaan Jawa sebagai penolong orang sakit atau tabib, perantara dunia nyata dengan dunia gaib, dan juga dipakai sebagai simbol adat pada setiap upacara tradisional[rujukan?]. Perdukunan sangat erat dengan kepercayaan akan para leluhur seperti animisme dan dinamisme di Indonesia, seperti dalam tradisi Jawa, Sunda, Madura dan Dayak.
dari wikipedia juga
Quote:
Perdukunan adalah istilah menghina yang digunakan untuk menggambarkan promosi dari terbukti atau praktik medis penipuan. Random House Dictionary menjelaskan "dukun" sebagai pura-pura "curang atau bodoh keterampilan medis" atau "orang yang berpura-pura, profesional atau umum, untuk memiliki keterampilan, pengetahuan, atau kualifikasi, padahal dia tidak memiliki; seorang penipu."[
ada dukun urut, dukun beranak, dukun patah tulang, dll yg praktiknya dalam bidang medis dan tidak memakai jasa jin
ada juga dukun supranatural yg katanya bisa meneropong masa depan, bisa menjadi perantara antara manusia dan jin, memperbaiki aura, dll yang spesialisasinya bertema hal-hal ghaib
kita tahu bahwa yang ghaib itu hanya Allh SWT yang mengetahuinya
btw, sebenernya si TS mau ambil jurusan apa ?
aku juga malah jadi bingung...
mending jadi dukun sunat aja Kop
cuma modal silet doang
perdukunan adalah ilmu hitam
dan agama adalah ilmu putih
:cilukba:
masing masing saling bersebrangan
tidak ada yg memperbolehkan untuk di mix
dan manusia adalah si pendekar yang kdg kdg walau tanpa seijin gurunya, melakukan banyak penyelewengan atas dalil nafsu, kepentingan dan keserahakan