Arafah merupakan sebuah lembah yang terletak di antara Muzdalifah dan Thaif. Terbentang mulai dari perbatasan kawasan Arafah sampai di gunung yang dinamakan Jabal Arafah. Yang mengelilingi lembah ini mulai dari arah timur berbentuk seperti setengah lingkaran.
Secara Syar’ie, wukuf itu berdiam diri di padang Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah dimulai sejak tergelincirnya matahari (setelah jam 12 siang) waktu dzhuhur hingga waktu maghrib dengan tata cara yang telah ditentukan
Wukuf adalah puncak dari sekian banyak rangkaian ibadah haji.
Sesuai dengan namanya bahwa wukuf adalah berdiam, berkontemplasi, bertafakkur, dan bertadabbur. Berdiam di sini bertujuan untuk mengenal dan membaca diri. Mengenal diri mengandung implikasi logis bahwa ibadah haji itu bermakna juga mengenal Allah. Tidak ada hal yang lebih tinggi dari mengenal Allah. Jika ibadah haji adalah salah satu rukun Islam yang paling tinggi derajatnya, maka wukuf menempati derajat yang paling tinggi dari sekian banyak aktifitas ibadah haji.