PDA

View Full Version : LP vs N5M



E = mc˛
14-04-2011, 10:57 AM
Tetralogi Laskar Pelangi (Andrea Hirata) sudah menjadi ikon (dan legenda) dunia perbukuan (dan perfilman) Indonesia. Novel Indonesia terlaris sepanjang masa ini memang mempunyai "pesona kuat". Gak diperlu diceritakan lagi lah yah, isinya tentang apa. Toh yg belum baca novelnya pasti sudah menonton filmnya.

Ketika tetralogi LP tamat (Laskar pelangi, Sang Pemimpi, Edensor, dan Maryamah Karpov) tamat, banyak yang pesimis bahwa tak akan ada lagi karya yang sefenomenal itu. Namun, pada tahun 2009 muncul kejutan serupa. Meski belum segegap gempita LP, tapi sang fenomena baru, Negeri Lima Menara (http://id.wikipedia.org/wiki/Negeri_5_Menara) (Ahmad Fuadi), mengalami kesuksesan nyaris serupa. Sehingga kemudian N5M dijadikan sebuah trilogi. Baru dua buku yang sudah keluar, yang berjudul Ranah 3 Warna (http://id.wikipedia.org/wiki/Ranah_3_Warna) (2011). Buku ketiga masih menyusul.

Baik LP maupun N5M memiliki tema yang pararel--anak kampung yang mencoba meraih mimpi dengan segala keterbatasannya, berusaha menjadi "orang" hingga pergi ke luar negeri. Kedua-duanya sama "terinspirasi" dr kehidupan penulisya saat masih kecil. Dan konon, N5M juga akan dibuatkan filmnya.

So, kepa kopiers disini, apakah sudah membaca kedua buku ini? (LP dan N5M). Saya sendiri sudah membaca tetralogi LP dan baru baca satu buku N5M (buku kedua, R3W ketinggalan di Bandung :(), dan sejauh ini, lebih menyukai N5M. Apalagi penutup tertralogi LP yang sangat mengecewakan.

Halah, terllau banyak ngomong, silakan dishare pengalamannya

PS: ada yg udah baca R3W? sebagus N5M gak? :D
PPS: bagaimana jika R3W dijadikan "book of the month" perdana forum ini? Biar saya semanget bacanya. Di GR udah ketinggalan :D

tezar
14-04-2011, 11:03 AM
udah baca semua :)
saya juga kepikiran, N5M mengikuti LP
terus R3W mengikuti SP, tapi dengan gaya penulisan yang berbeda, AH dengan sastra belitongnya, dan AF dengan gaya "reportase khas Tempo" halaghhhh

E = mc˛
14-04-2011, 11:12 AM
pas saya baca N5M juga kebayang, kok mirip-mirip LP. cuman yah itu, yg satu pengaruh melayunya kental, yang satu khas reportase wartawan :D

Tezar suka yg mana? :D

DH1M4Z
14-04-2011, 12:14 PM
Eh.... Novel (dua judul dalam satu buku) Padang Bulan dan Cinta Dalam Gelas kan masih melanjutkan cerita Ikal dalam menggapai mimpinya?

Oh yah.. gaya penulisan novelnya beda. Kalau Andrea Hirata dengan gaya trance sedangkan Anwar Fuadi lebih terstruktur. Kadang di novel Hirata kita akan menemukan sebuah kelucuan yang tak terduga, sedangkan Fuadi lebih menyoroti gaya dan tingkah yang lucu dalam keseharian.

Kalau Ranah 3 Warna, belum baca . demikian juga Padang Bulan dan Cinta dalam Gelas karena banyak hal yang harus dipertimbangkan, ehehehe..

kandalf
14-04-2011, 05:50 PM
Saya malah belum pernah baca Laskar Pelangi maupun Sang Pencerah.. ha ha ha ha..
Yang kubaca malah Negeri Lima Menara.

Tapi yang kusuka dari baik dari N5M maupun sekuelnya adalah tagline-nya yang catchy. (Aduh.. kok aku gak bisa menemukan padanan Indonesianya yah?)
Man Jadda Wajadda.
Man Shabara Shafira.

E = mc˛
14-04-2011, 07:05 PM
@Dimas: saya juga gak baca spinnoff LP ituh. heuheu entah kenapa, males ::elaugh::

@kandalf: iyah, taglinenya keren. Tapi sebenernya, apa dg masang tagline seperti itu, bisa-bisa "membatasi" target pembelinya?

Sauron
14-04-2011, 08:18 PM
Saya malah belum pernah baca Laskar Pelangi maupun Sang Pencerah.. ha ha ha ha..
Yang kubaca malah Negeri Lima Menara.

Tapi yang kusuka dari baik dari N5M maupun sekuelnya adalah tagline-nya yang catchy. (Aduh.. kok aku gak bisa menemukan padanan Indonesianya yah?)
Man Jadda Wajadda.
Man Shabara Shafira.

LP udah baca. N5M belum. :))

Itu cuman peribahasa arab kan kop?

tezar
15-04-2011, 10:39 PM
@einstein: secara umum suka seri LP (-MK) tapi ada momen yang bikin aku 'sukses terharu' di R3W.

E = mc˛
15-04-2011, 10:53 PM
^ Hihi.. ternyata bukan saya ajah yg merasa sebal dg MK ::elaugh::

sebagai penutup tetralogi yg begitu populer dan dinanti, MK jauh dr ekspektasi... :(

wuih.. jd penasaran dg R3W :(