GiKu
22-03-2013, 04:53 PM
Di sebuah rumah makan kecil dengan suasana lingkungan yang hening dan romantis.
Tersebutlah Kong Surjadi dan Lily, sepasang suami isteri yang masing-masing berusia lebih dari 50 tahun sedang dengan khitmad merayakan Hari Pernikahannya yang ke 30 tahun.
Tiba-tiba ada seorang bidadari cilik menjelma di atas sebuah meja makan dan berkata: Kalian berdua benar-benar adalah suami isteri teladan. Untuk memuji cinta kasih kekal abadi yang kalian jalin selama puluhan tahun ini, aku akan membantu kalian mewujudkan masing-masing satu harapan.
Lily: Wah, kalau begitu aku ingin sekali berkeliling dunia dengan suamiku yang tercinta!
Bidadari cilik itu mengayunkan pentungan magisnya. Sejenak kemudian, terdengar hembusan angin tiba. 2 lembar tiket kapal pesiar mewah segera muncul di tangannya.
Sesudah berpikir sejenak, giliran Kong Sur berkata: Oow.. berkeliling dunia sudah tentu merupakan suatu hal yang romantis. Tetapi kesempatan ini baru sekali ini dijumpai, maka itu isteriku yang tercinta, aku di sini minta maaf kepada dirimu, harapanku adalah supaya bisa memiliki isteri muda yang cantik yang berusia lebih muda 30 tahun daripada diriku.
Baik Lily maupun si bidadari cilik merasa sangat sedih, namun harapan tetap adalah harapan yang tak bisa diubah lagi.
Kemudian bidadari cilik tersebut mengayun-ayunkan pentungan magisnya.
Setelah suara hembusan angin berlalu, Lily menangis sambil menatap wajah seorang kakek berusia 86 tahun.
Tersebutlah Kong Surjadi dan Lily, sepasang suami isteri yang masing-masing berusia lebih dari 50 tahun sedang dengan khitmad merayakan Hari Pernikahannya yang ke 30 tahun.
Tiba-tiba ada seorang bidadari cilik menjelma di atas sebuah meja makan dan berkata: Kalian berdua benar-benar adalah suami isteri teladan. Untuk memuji cinta kasih kekal abadi yang kalian jalin selama puluhan tahun ini, aku akan membantu kalian mewujudkan masing-masing satu harapan.
Lily: Wah, kalau begitu aku ingin sekali berkeliling dunia dengan suamiku yang tercinta!
Bidadari cilik itu mengayunkan pentungan magisnya. Sejenak kemudian, terdengar hembusan angin tiba. 2 lembar tiket kapal pesiar mewah segera muncul di tangannya.
Sesudah berpikir sejenak, giliran Kong Sur berkata: Oow.. berkeliling dunia sudah tentu merupakan suatu hal yang romantis. Tetapi kesempatan ini baru sekali ini dijumpai, maka itu isteriku yang tercinta, aku di sini minta maaf kepada dirimu, harapanku adalah supaya bisa memiliki isteri muda yang cantik yang berusia lebih muda 30 tahun daripada diriku.
Baik Lily maupun si bidadari cilik merasa sangat sedih, namun harapan tetap adalah harapan yang tak bisa diubah lagi.
Kemudian bidadari cilik tersebut mengayun-ayunkan pentungan magisnya.
Setelah suara hembusan angin berlalu, Lily menangis sambil menatap wajah seorang kakek berusia 86 tahun.