PDA

View Full Version : Annisa Tewas, Dewan Akan Panggil IDI dan RS



spears
12-02-2013, 02:05 PM
TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Komisi Kesehatan Dewan Perwakilan Rakyat, Poempida Hidayatullah, berencana memanggil pengelola Rumah Sakit Atma Jaya Jakarta untuk meminta keterangan terkait meninggalnya mahasiswi Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, Annisa Azward. Poempida menilai Atmajaya yang berlokasi di Pluit berlaku komersil dalam melayani pasien.

"Peran rumah sakit Atmajaya lebih komersial daripada mementingkan kepentingan sosial," kata Poempida ketika dihubungi, Senin, 11 Februari 2013.

Annisa Azward, 20 tahun, meloncat dari angkot U10 jurusan Sunter-Kali Pasir, Rabu lalu. Diduga korban ketakutan karena mengira akan dibawa kabur oleh sopir angkot. Saat itu korban yang merupakan mahasiswi semester IV Universitas Indonesia Depok ini mengaku salah naik angkot U10 ke arah Kalipasir, bukan ke arah Sunter yang biasanya dinaiki. Karena itu, ia meminta turun dan berencana putar-balik menggunakan angkot serupa ke arah Sunter.

Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Atma Jaya. Karena alasan biaya, akhirnya dia dipindahkan ke RS Koja. Selama dirawat, pada Kamis lalu, 7 Februari 2013, korban mengeluhkan sakit di bagian kepala sebelah kanan akibat benturan cukup keras dengan aspal jalan. Annisa akhirnya meninggal. Jenazah Annisa diterbangkan ke Bukittinggi.

Menurut Poempida, seharusnya pertolongan awal dapat dilakukan oleh rumah sakit mana pun tanpa harus memikirkan administrasi biaya, jika memang situasinya darurat. "Sifatnya kan hanya pertolongan pertama, jika kemudian perawatan selanjutnya dapat diarahkan kepada RS yang memang menjadi tanggung jawab pemerintah," kata politikus Partai Golkar ini.

Poempida berencana meminta Komisi Kesehatan DPR memanggil Kementerian Kesehatan, Ikatan Dokter Indonesia, dan RS Atmajaya tersebut untuk dmintai keterangan. Setelah mendengarkan, Komisi Kesehatan akan menentukan sikap selanjutnya.


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi Komisi IX DPR (Kesehatan dan Ketenagakerjaan) Poempida Hidayatullah, mempertanyakan sikap pihak RS Atmajaya Pluit yang menolak mahasiswi UI Annisa Azward (20).

Annisa melompat dari angkutan kota (angkot) karena takut jadi korban penculikan. Mahasiswi Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, loncat dari angkot U10 di kawasan Jembatan Lima, Jakarta Barat. Keputusan melompat diambil karena Annisa merasa takut dan menduga akan diculik.

Diberitakan sebelumnya, Anisa ditolak oleh RS Atmajaya Pluit, karena tidak bisa membayar uang muka sebesar Rp 12 juta. Dia lantas dipindah ke RS Koja, Jakarta Utara, dan mengembuskan napas terakhirnya di sana.


Dua polisi, sopir bajaj, dan sopir angkot yang dinaiki Icha kemudian membawanya ke RS Pluit, tapi pihak rumah sakit tidak mau melakukan tindakan operasi, karena pihak keluarga tidak memiliki dana Rp 12 juta saat itu, seperti yang diminta pihak rumah sakit. Icha akhirnya dibawa ke RS Koja.

http://megapolitan.kompas.com/read/2013/02/10/10313328/Kronologi.Loncatnya.Annisa.dari.Angkot


========================


iyah setuju!
panggil!
hajar!
BURN!!! baby BURN!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!


kurang ajar bgt RS komersil ga berperikemanusiaan gitu mending di :beliz3:

noodles maniac
12-02-2013, 02:49 PM
Menurut Poempida, seharusnya pertolongan awal dapat dilakukan oleh rumah sakit mana pun tanpa harus memikirkan administrasi biaya, jika memang situasinya darurat. "Sifatnya kan hanya pertolongan pertama, jika kemudian perawatan selanjutnya dapat diarahkan kepada RS yang memang menjadi tanggung jawab pemerintah," kata politikus Partai Golkar ini.

Poempida berencana meminta Komisi Kesehatan DPR memanggil Kementerian Kesehatan, Ikatan Dokter Indonesia, dan RS Atmajaya tersebut untuk dmintai keterangan. Setelah mendengarkan, Komisi Kesehatan akan menentukan sikap selanjutnya.

Kurang ajar banget yah RS nya ::grrr::

opi77
12-02-2013, 04:34 PM
RS swasta gak heran kok...heheheheh....

AsLan
12-02-2013, 06:44 PM
Kayaknya cerita yg sebenarnya gak seperti yg diberitakan di koran2 deh...

RS tersebut sudah memberikan pertolongan pertama, si korban juga sudah sadar dan membaik.

ini fotonya:

http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcR281fquSKNGaK8sUL8ftUArJlnqZSaf Fs3D-ZDSF5RsjQlDNWnfg&t=1

tapi beberapa hari kemudian kondisinya memburuk dan akhirnya meninggal dunia.

Jadi masalah pertolongan pertama dan masalah administrasi, RS Atmajaya tidak boleh disalahkan.

Cobalah merunut kemasalah awalnya yaitu kenapa si korban sampe nekad loncat dari angkot, apa yg terjadi di angkot itu ? itu lah yg perlu dipersoalkan,

jangan buru2 bakar rumah sakit.

Shaka_RDR
12-02-2013, 07:05 PM
betul.
katanya RS atmajaya mereka memang minta deposit 12jt, tapi klo ga mampu silahkan tulis berapa mampunya sekarang lalu nanti sisanya akan diambil dari sumbangan2 pihak ke 3.
tapi keluarganya yg ngotot minta pindah RS, dan atmajaya pun sudah nawarin dokter utk mengawal di ambulance sampai ke RS baru.

spears
12-02-2013, 07:09 PM
Ya krn pemberitaan media semuanya begitu. Salah sendiri RSnya ga mengklarifikasi (jangan2 bener makanya ga diklarifikasi) :))


Apapun yg trjadi,akan diketahui stlah pihak RS Atmajaya memenuhi panggilan DPR.

Untuk sementara ini, krn ga ada keterangan resmi dr RS maka kita tetap akan mengambil sikap mosi tidak percaya + bernrgatif thingking


(Masa iya sekelas tempo bisa salah?heuheuheu...lagian ini ada di hampir seluruh surat kabar nasional lhoooo....oooooo....)

Shaka_RDR
12-02-2013, 07:22 PM
mereka klarifikasi dan itu juga di kompas. masalahnya orang2 "seneng" liat berita begini, sampe berita klarifikasi pun dilewatkan begitu saja.


http://megapolitan.kompas.com/read/2013/02/12/00263237/RS.Atmajaya.Keluarga.Minta.Icha.Dipindahkan?utm_so urce=WP&utm_medium=Ktpidx&utm_campaign=Keamanan%20Angkutan%20Umum



dan bahkan RS pluit sampe jadi korban... media kadang2 suka nulis seenak udhelnya dewe :

http://www.tribunnews.com/2013/02/11/klarifikasi-rs-pluit-terkait-pemberitaan-annisa-azward

mbok jamu
12-02-2013, 07:41 PM
Seharusnya Tempo ndak menulis penilaian anggota DPR yang memperkeruh suasana itu:


"Peran rumah sakit Atmajaya lebih komersial daripada mementingkan kepentingan sosial," kata Poempida ketika dihubungi, Senin, 11 Februari 2013.

Dan supaya menulis lebih jelas:


Karena alasan biaya, akhirnya dia dipindahkan ke RS Koja.

Jadi karena alasan biaya, tapi SIAPA yang memutuskan untuk memindahkan Annisa ke RS Koja? Bisa saja keluarga pasien sendiri yang membuat keputusan tsb. Kalau keluarga pasien sudah memutuskan, pihak RS ndak bisa melarang apalagi kalau kondisi pasien (seperti) sudah membaik.

Istri Liam Neeson juga meninggal karena jatuh dan kepalanya terbentur keras waktu latihan ski. Tim paramedis yang menangani pertama kali ndak melihat gejala tsb, malah diminta pergi karena kondisi istrinya (seperti) membaik. Besoknya dia mengeluh kepalanya sakit, dilarikan ke rumah sakit, ndak lama kemudian meninggal. Tim paramedis itu ndak bisa disalahkan karena pasien (dan keluarganya) sendiri yang memutuskan.

jebret
12-02-2013, 07:43 PM
media merasa perlu tokoh antagonis supaya menarik, biasa sih yg begitu2. Buat pelajaran supaya kita ga cepat menyimpulkan apa2 sebelum ketemu semua fakta.

serendipity
12-02-2013, 08:09 PM
Gak bisa sepihak gitu juga sih nyalahin rumah sakit, toh si Annisa emang udah agak baikan pas di Atma jaya.. Masa iya kalo ada kasus kaya gini apa-apa langsung nyalahin rumah sakit.

Kalo media yang ngasih berita lebih baik jangan langsung ditelen telak-telak ;D

opi77
12-02-2013, 09:39 PM
Media juga salah sich cuma liat dari satu sisi aja...tapi bagus lah RS atma jaya udah bikin klarifikasi kasus ini..

AsLan
12-02-2013, 10:14 PM
Tapi DPR melihat bola salju sudah menggelinding, banyak masyarakat sudah marah pada RS tsb maka mereka langsung bikin aksi untuk menaikkan popularitas diri dengan cara memanggil RS yg bersangkutan.

Coba kalo kasus ini gak di blow up media massa, mana mau mereka repot2 ?
kejadian orang meninggal di RS itu banyak loh, apa mau dipanggil 1-1 ke DPR semua ?

ketauan lah cuma mau bikin pencitraan...

spears
12-02-2013, 11:57 PM
mmaasssaaakkk siihhh...

ohh sudah ada klarifikasi tooh ;;)

tp kok klo menurut kluarga begini ya kejadiannya :

http://id.berita.yahoo.com/dimintai-rp-12-juta-di-rs-atmajaya-annisa-080640014.html

bah..bah..bah..
pinter bgt ngelesnya...
harusnya tuh pasien dioperasi aja dulu, kalau memang butuh operasi.
bukannya nyuruh isi formulir trus minta2 secepatnya kasih kabar buat ngasih 12juta ::doh::::doh:: plak plak plakk
dan klo liat komen2 masy ttg artikel di yahoo itu..nih RS ud terkenal juga ya...(terkenal karena....tiiiitt...sensor....fill in the blanks)


from : http://news.detik.com/read/2013/02/11/181944/2167143/10/penjelasan-rs-atma-jaya-pluit-soal-penanganan-medis-mahasiswi-ui


Udah mati aja baru bilang sebenernya bisa nego. Waktu masih idup ngotot minta uang muka 12juta. Emang binatang ekonomi lu.....

ho oh ya...!



yasudah...."biarlah kita serahkan pada hukum yang berlaku" (kata2 favorit di aktualita)
moga2 di omelin en di damprat Jokowi en Ahok nih RS klo emang terbukti

:beliz3:

---------- Post Merged at 10:57 PM ----------




Kalo media yang ngasih berita lebih baik jangan langsung ditelen telak-telak ;D

okesip.
baiklah.
kalo begitu, berita klarifikasi dr atma yang dimuat kompas berdasarkan saran saudari, maka tidak akan langsung aku telan telak-telak.

hmmmm..memang harus di teliti lebih jauh lagi pernyataan itu. mencurigakan. kesannya pencitraan. ini pasti konspirasi wahyudi.

jojox
13-02-2013, 12:47 AM
oooalah, masih hidup toh pas jatuh dari angkot?

kasihan banget kematiannya cuman dibikin komoditas ngerumpi dan pencitraan.

pdahal katanya Cum Laude, betul gak tuh?

danalingga
13-02-2013, 04:14 AM
Emang orang2 Indonesia itu terlalu reaktif,
belon tahu sebenarnya gimana dah marah2 duluan.
Bagus kalo nggak salah sasaran, lah kalo salah,
kan kasian.

noodles maniac
13-02-2013, 08:39 AM
oooalah, masih hidup toh pas jatuh dari angkot?

kasihan banget kematiannya cuman dibikin komoditas ngerumpi dan pencitraan.

pdahal katanya Cum Laude, betul gak tuh?

Bukan cum laude nya, tapi kalo liat di tipi nih cewek cakep bro ::cabul::



yasudah...."biarlah kita serahkan pada hukum yang berlaku" (kata2 favorit di aktualita)
moga2 di omelin en di damprat Jokowi en Ahok nih RS klo emang terbukti

:beliz3:

Gak berlaku untuk akang Abraham Samad di KPK ya neng? :evilgrin:




hmmmm..memang harus di teliti lebih jauh lagi pernyataan itu. mencurigakan. kesannya pencitraan. ini pasti konspirasi wahyudi.

Ya tuhan...:lololol: maapin Marwan yah... *ehhh ;D

opera
13-02-2013, 09:06 AM
kebanyakan lebih suka disuguhi berita... rakyat kecil yang teraniaya
media lebih untung menghadirkan berita tsb

Shaka_RDR
13-02-2013, 10:14 AM
semua fokusnya pada nyalahin RS atmajaya, pada kepikiran ga sih klo ada kemungkinan RS koja salah menangani yg malah membuat anak ini meninggal ?

ga langsung operasi dan malah minta 12jt dengan cara berbelit2 ? suree... RS atmajaya perlu dipertanyakan soal hal ini.

tapi soal penyebab kematian ? karena telat (tidak di) operasi di RS atmajaya atau karena kesalahan RS koja ?


jangan lupa bahasa medis itu biasanya menakutkan. gw sendiri "divonis" punya tumor di tangan kanan gw. tapi bagi orang2 yg kenal gw bakalan bilang "ya elah, begituan koq dibilang tumor" dan beberapa temen gw yg dokter juga bilang "secara teknis itu tumor, tapi u know lah... itu sih cuma daging yg tumbuh berlebih doank".

nah, ada yg bisa yakin klo penggumpalan darah di otak (catet : gw tau, otak itu vital) itu kritikal banget? seberapa kritikal ? apa aja yg dilakukan RS koja mengenai "kondisi kritikal" tersebut?




Emang orang2 Indonesia itu terlalu reaktif,
belon tahu sebenarnya gimana dah marah2 duluan.
Bagus kalo nggak salah sasaran, lah kalo salah,
kan kasian.


ga cuma kasian, tapi menyebar fitnah. dan fitnah itu lebih kejam dari fitness ::hihi::

AsLan
13-02-2013, 10:20 AM
Sekarang kalo dilihat dari pihak rumah sakit...

Setiap kali operasi musti bayar dokter, perawat, obat, peralatan dll sebesar 8jt, selain itu masih ada biaya listrik, karyawan, bunga bank, peralatan dll
anggaplah dari 12 jt itu dia cuma untung sedikit untuk melanjutkan biaya operasional.

Datang 1 orang pasien yg gak bayar, rugi 12jt, datang lagi 1 pasien yg gak bayar, rugi lagi 12jt... dst.

Karena semua orang sakit mengaku tak mampu, maka dalam sehari RS rugi 240juta, lalu...

kira2 berapa lama rumah sakit itu bisa beroperasi ?

Setelah semua RS di indonesia bangkrut, orang sakit mau dibawa kemana ?

kupo
13-02-2013, 10:31 AM
idealnya semua orang ditanggung jaminan kesehatan seperti di negara maju, jadi RS tidak rugi dan pasien mendapat perawatan yang layak.. jaman sekarang kalau sakit biayanya emang muahal banget ::grrr::

---------- Post Merged at 09:31 AM ----------


kebanyakan lebih suka disuguhi berita... rakyat kecil yang teraniaya
media lebih untung menghadirkan berita tsb
iya benar, kelihatannya media lebih mementingkan beritanya laku, nurunin berita yang bombastis... ga peduli urusan lain... gampang kalau salah tinggal diralat belakangan pakai tulisan di kolom yg kecil... ::grrr::

spears
13-02-2013, 10:48 AM
Sekarang kalo dilihat dari pihak rumah sakit...

Setiap kali operasi musti bayar dokter, perawat, obat, peralatan dll sebesar 8jt, selain itu masih ada biaya listrik, karyawan, bunga bank, peralatan dll
anggaplah dari 12 jt itu dia cuma untung sedikit untuk melanjutkan biaya operasional.

Datang 1 orang pasien yg gak bayar, rugi 12jt, datang lagi 1 pasien yg gak bayar, rugi lagi 12jt... dst.

Karena semua orang sakit mengaku tak mampu, maka dalam sehari RS rugi 240juta, lalu...

kira2 berapa lama rumah sakit itu bisa beroperasi ?

Setelah semua RS di indonesia bangkrut, orang sakit mau dibawa kemana ?

^belom pernah denger CSR RS ya? artinya lo sendiri ga baca artikel yg lo kasih ::hihi:: pembelaan buta kah??::doh::

---------- Post Merged at 09:48 AM ----------





Ya tuhan...:lololol: maapin Marwan yah... *ehhh ;D

::ngakak2::::ngakak2::

kupo
13-02-2013, 10:55 AM
CSR RS itu apakah? artikel yang mana? ...
apakah maksudnya semacam jamsostek?

deddy
13-02-2013, 10:59 AM
iyalah coba aja di klarifikasi Bpk Dewan yang terhormat, biar kebenaran akan terungkap....

jebret
13-02-2013, 11:04 AM
CSR RS itu apakah? artikel yang mana? ...
apakah maksudnya semacam jamsostek?

corporate social responsibility/tanggung jawab sosial perusahaan. gw juga nyari2 artikel lu kup. tapi ga nemu, mungkin bukan lu kali maksudnya

serendipity
13-02-2013, 11:09 AM
eh bener gak sih kalo ada kartu kesehatan dari jakarta itu langsung gratis beneran? kok dia gak pake kartu itu?


setau gw ya emang semua rumah sakit sistemnya ngasih DP duluan, dan emang suka gak suka ya gitu.. Gw juga pas masih kecil dan miskin ditolak ama rumah sakit, kebetulan deket rumah ada rumah sakit yang agak baikan mau menerima gw yang miskin saat itu :)

CSR rumah sakit maksudnya ada kebijakan dari rumah sakit kalo ada pasien miskin, bisa ditutupin biayanya. Dan biasanya biaya buat yang miskin ini diambil dari keuntungan yang didapatkan dari kaum horang kayah... Yang istilahnya saling membantu.

@nudel.. marwan.. hello :cengir:

kupo
13-02-2013, 11:22 AM
corporate social responsibility/tanggung jawab sosial perusahaan. gw juga nyari2 artikel lu kup. tapi ga nemu, mungkin bukan lu kali maksudnya

ooo ... makanya gak nyambung ... :D


eh bener gak sih kalo ada kartu kesehatan dari jakarta itu langsung gratis beneran? kok dia gak pake kartu itu?

CSR rumah sakit maksudnya ada kebijakan dari rumah sakit kalo ada pasien miskin, bisa ditutupin biayanya. Dan biasanya biaya buat yang miskin ini diambil dari keuntungan yang didapatkan dari kaum horang kayah... Yang istilahnya saling membantu.

kartu jakarta sehat bukannya harus punya KTP jakarta ya? mungkin si korban ga punya KTP jakarta. :mikir:

Shaka_RDR
13-02-2013, 11:22 AM
artikel gw kali yah maksudnya ?

CSR nya bukannya udah dijelasin yah ? tulis berapa yang sanggup dibayar, sisanya ntar ditutup dari biaya pihak ke 3. keluarganya sendiri ga kasih jawaban OK dan malah minta dipindahkan ke RS koja.

kalau keluarganya jawab ok dan mengisi form, apakah si korban bisa diselamatkan ? who knows ?

gw sendiri ga tau apa yg sebenernya terjadi, tapi klo melihat apa kata si RS, koq kayanya mereka malah lebih ga ribet soal menangani pasien miskin yah ? biasanya perlu surat segala macam dari kelurahan, kecamatan dll. yang ini cukup isi form, bayar semampunya doank.

btw, kartu jakarta sehat bukannya untuk keluarga jakarta ga mampu ? anak ini kan asli bukit tinggi.

serendipity
13-02-2013, 11:26 AM
^ kupo and shaka

gw baru tau dari sodara gw kartu jakarta sehat bisa dipake semua kalangan dari yang miskin ampe kaya. Ini kan termasuk janjinya jokowi

tapi emang bener sih syarat utamanya harus punya KTP Jakarta. Kalo gak punya ya secepetnya dibikin deh

opi77
13-02-2013, 11:29 AM
keluarga mana mau disalahin..paling gampang kan emank nyalahin RS...hehehehe..

Kartu Jakarta sehat itu berlaku buat semua RS atau cuma RS pemerintah aja sich??

Shaka_RDR
13-02-2013, 11:30 AM
kalau begitu sih tetep aja anak ini ga bakalan bisa dapet KTP jakarta (legally loh ya).

yg gw tau dia ngekost, bukan tinggal sama paman & bibinya.
syarat utk bikin KTP jakarta kan tercatat didalam Kartu Keluarga. kalau anak kost kaga bisa dicatatkan ke dalam KK paman dan bibinya. karena klo misalnya bisa, gw udah bikin KTP jakarta dari dulu2 (secara legal, klo nembak sih pasti ada aja caranya). gw ada keluarga di jakarta walaupun gw ngekost.

kupo
13-02-2013, 11:33 AM
artikel gw kali yah maksudnya ?

CSR nya bukannya udah dijelasin yah ? tulis berapa yang sanggup dibayar, sisanya ntar ditutup dari biaya pihak ke 3. keluarganya sendiri ga kasih jawaban OK dan malah minta dipindahkan ke RS koja.

kalau keluarganya jawab ok dan mengisi form, apakah si korban bisa diselamatkan ? who knows ?

gw sendiri ga tau apa yg sebenernya terjadi, tapi klo melihat apa kata si RS, koq kayanya mereka malah lebih ga ribet soal menangani pasien miskin yah ? biasanya perlu surat segala macam dari kelurahan, kecamatan dll. yang ini cukup isi form, bayar semampunya doank.

btw, kartu jakarta sehat bukannya untuk keluarga jakarta ga mampu ? anak ini kan asli bukit tinggi.

iya, kalau baca dari artikel yg itu sih, kelihatannya cukup simpel, mungkin dari pihak keluarganya yg merasa ga nyaman aja di rs atma jaya karena lokasi jauh dari rumah ..


^ kupo and shaka

gw baru tau dari sodara gw kartu jakarta sehat bisa dipake semua kalangan dari yang miskin ampe kaya. Ini kan termasuk janjinya jokowi

tapi emang bener sih syarat utamanya harus punya KTP Jakarta. Kalo gak punya ya secepetnya dibikin deh
entar saya bikin kalau udah ada kartu jogja sehat.... nunggu jokowi pindah jogja dulu.. ::hihi::

Shaka_RDR
13-02-2013, 11:44 AM
ah, spears sudah update postingannya. rupanya yang dimaksud adalah si aslan, bukan kupo ;D

tapi aslan ada benernya juga, ga semua orang dateng ngaku miskin trus langsung bisa dilayanin. harus ada paperwork juga lah...
lagian yang dari atmajaya ini "terlihat" ga ribet. isi form n bayar semampunya doank. klo keluarganya bergerak cepat, ga sampai 5 menit beres harusnya.


ga mungkin semua orang dateng tanpa ada paperwork langsung dilayanin. CSR sih CSR, tapi dana nya kan tetep limited.

danalingga
13-02-2013, 12:23 PM
Kalo kartu sehat janjinya sih semua yang datang ya dilayani,
nggak peduli miskin atau kaya selama mau ditempatkan di kelas 3.

Tapi kalo harus KTP Jakarta ya memang almarhum tidak termasuk jadinya.

---------- Post Merged at 11:23 AM ----------


kebanyakan lebih suka disuguhi berita... rakyat kecil yang teraniaya
media lebih untung menghadirkan berita tsb

Soale butuh musuh bersama.
Begitu ada sasaran yang pas -- institusi dan lebih kaya --
langsung deh dihajar. ::hihi::

opi77
13-02-2013, 12:40 PM
media kalo nurunin berita nyalahin keluarga korban gak bakalan laku yang ada malah di caci maki tuch medianya...heheheheh...

Shaka_RDR
13-02-2013, 07:05 PM
http://megapolitan.kompas.com/read/2013/02/13/17251029/Keluarga.Annisa.Tidak.Salahkan.Rumah.Sakit?utm_sou rce=WP&utm_medium=box&utm_campaign=Kknwp




Keluarga almarhumah Anissa Azward, mahasiswi Universitas Indonesia yang tewas setelah melompat dari angkutan kota menyatakan, mereka tidak pernah menyalahkan atau mengalami penolakan rumah sakit tertentu.
"Sampai sekarang saya masih bingung, dari mana media mendapat informasi seperti itu. Kami tidak pernah mengalami penolakan, apalagi mempersalahkan rumah sakit," ujar Wendi Bahar, paman Anissa, saat ditemui Kompas.com di kediamannya, Jalan Pademangan IV RT 11 RW 01, Pademangan Timur, Jakarta Utara, Rabu (13/2/2013).
Wendi menjelaskan, dialah yang mengurus segala keperluan dan pembiayaan keponakannya selama berada di RS Atmajaya, Pluit, dan di RS Koja. Pemindahan dari RS Atmajaya ke RS Koja dilakukan atas pilihan keluarga dengan mempertimbangkan biaya perawatan.
"Kalau di rumah sakit pemerintah kan kami bisa dapat keringanan. Kalau di rumah sakit swasta, kami ngerti kalau semua prosedurnya membutuhkan biaya," ujar Wendi.
Wendi menjelaskan, selama dirawat di RS Atmajaya, ia telah membayar biaya yang cukup besar dalam waktu satu hari. Ongkos tersebut meliputi biaya CT Scan sebesar Rp 875.000, deposit ruang bangsal perawatan Rp 1 juta, dan uang obat-obatan.
"Semuanya mendadak, dalam waktu singkat saya harus keluarkan biaya segitu. Makanya, saya pikir lebih baik pindah ke rumah sakit pemerintah," tutur Wendi.
Ia membantah ada penolakan dari dari RS Atmajaya. Keputusan untuk memindahkan Anissa ke RS Koja juga didasarkan pertimbangan bahwa Wendi memiliki kerabat seorang dokter yang bekerja di rumah sakit tersebut. Karena itu, ia berharap kematian keluarganya tidak lagi dikait-kaitkan dengan penolakan rumah sakit.
Icha adalah mahasiswi semester IV Fakultas Ilmu Keperawatan UI asal Bukit Tinggi, Sumatera Barat. Menurut rekannya, saat liburan ia kerap berkunjung ke rumah pamannya di Pademangan, Jakarta Utara.
Pada Rabu lalu, ia melakukan kebiasaannya itu. Menumpang KRL dari Depok, Icha kemudian turun di Stasiun Jakarta Kota untuk kemudian melanjutkan perjalanan ke Pademangan dengaan menumpang angkot.
Ia kemudian menumpang angkot U10 jurusan Angke-Sunter yang dikemudikan Jamal bin Jamsuri (37). Setelah penumpang lain turun, Icha kemudian dibawa ke arah yang berlawanan dengan lokasi tujuannya.
Hal itu menimbulkan ketakutan pada mahasiswi tersebut. Ia sempat meminta diturunkan, namun Jamal mengatakan akan mengantarnya ke tempat tujuannya. Karena ketakutan, Icha kemudian memutuskan untuk melompat dari angkot saat kendaraan itu melaju dari arah Jembatan Lima menuju Kota. Akibatnya, ia terluka parah di bagian kepala yang kemudian berujung pada kematiannya.





nah keluarga sudah klarifikasi sendiri.
masih mau mengatakan klo RS atmajaya bersalah ?
atau malah mau bilang ada konspirasi ? ada ancaman dan intimidasi dari rumah sakit ?

noodles maniac
13-02-2013, 08:38 PM
Jad udah clear kalo keluarganya Anissa yang meinta pindah ya.. ini gara-gara pernyataan dari anggota DPR itu tuh, bikin keruh suasana aja :kesal2:

lily
13-02-2013, 10:07 PM
mo sharing pengalaman pribadi ya...

saya pernah bawa O ke RS jam 1 pagi...

udah keadaan panik , diminta uang 5 juta sebagai deposit.

saya bilang kalo sekarang saya ga bawa apa - apa , dan anak saya harus masuk ICU sekarang juga.

susternya kayanya masi bimbang gimana ya...

saya bilang mau saya bayar 2 kali lipat juga bisa , tapi besok pagi. sekarang anak saya harus masuk ICU.

baru susternya gerak , sedia room ICU ama room tidur buat saya dan anak saya.

jadi saran saya... gertak aja tuh suster bilang mo bayar 2 kali lipat , pasti segera dikasi tindakan dan disediain kamar.

pasien sakit itu yang utama ya diurus dulu , bukan kita ga mampu bayar , kita pasti mengusahakan uang itu ada , tapi mana yang mendesak itu yang dikerjain dulu.

BTT , soal Anissa ini... sebenernya dia ini paranoid mau diculik ato emang mau diculik sih ? ::ungg::

noodles maniac
14-02-2013, 04:54 AM
Dini hari di tahun 2008, gw lagi dirawat di ICU RSCM.

Ada korban kecelakaan yang masih fresh. Harus segera masup ICU. At least harus bayar DP gw lupa berapa Rp. 1,5 juta apa ya? ::ungg::

Gw sempet denger perdebatan antara suster muda dan suster tua

Suster muda : mbak, gimana ini? pasiennya gawat banget harus segera masup ICU

Suster tua : ya syarat administrasinya begitu, dia harus bayar DP nya dulu baru kita tangani

Suster muda : tapi kan urgent mbak, gimana kalo saya bayarin dulu?

Suster tua : ya kalo kamu mo talangin dulu silahkan, tapi apa nanti setiap ada kejadian kayak begini kamu mo talangin dulu, hah?

Suster muda : *speechless...

opi77
14-02-2013, 05:11 AM
Berarti masalah ini clear donk..

lily
14-02-2013, 09:43 AM
Dini hari di tahun 2008, gw lagi dirawat di ICU RSCM.

Ada korban kecelakaan yang masih fresh. Harus segera masup ICU. At least harus bayar DP gw lupa berapa Rp. 1,5 juta apa ya? ::ungg::

Gw sempet denger perdebatan antara suster muda dan suster tua

Suster muda : mbak, gimana ini? pasiennya gawat banget harus segera masup ICU

Suster tua : ya syarat administrasinya begitu, dia harus bayar DP nya dulu baru kita tangani

Suster muda : tapi kan urgent mbak, gimana kalo saya bayarin dulu?

Suster tua : ya kalo kamu mo talangin dulu silahkan, tapi apa nanti setiap ada kejadian kayak begini kamu mo talangin dulu, hah?

Suster muda : *speechless...

bener kan , banyak case begini...

apalagi kalo pas kita dateng dalam kondisi ga keliatan kalo kita mampu bayar... misal rambut acak - acakan , pake kaos oblong , celana pendek , sandal jepit , and no ID card.

udah tinggal cara kita ngomong aja , bisa meyakinkan susternya enggak.

danalingga
14-02-2013, 10:08 AM
Kalo RSCM sih jangan ditanya.
Dah terkenal lelet. Entah kalo sekarang
sudah ada perbaikan.

---------- Post Merged at 09:08 AM ----------

Kalo RSCM sih jangan ditanya.
Dah terkenal lelet. Entah kalo sekarang
sudah ada perbaikan.

Shaka_RDR
14-02-2013, 10:49 AM
wah iya klo RSCM sih.
nyokap temen baru kena stroke minggu lalu, dibawa ke royal taruma didiagnosa kena demam berdarah ::grrr:: (gw bingung, nih rumah sakit ga kenal penyakit lain apa yah ? 5 dari 5 kenalan gw yg masuk sana didiagnosa demam berdarah semua).
karena ga yakin dengan diagnosa royal taruma, dibawa ke RSCM. disana ruang ICUnya ampuuunnnn deh ::doh::
pasien di jejerin kaya jualan ikan, 3 jenazah dibiarkan begitu aja, ada pasien dateng dengan tangan buntung dan berdarah2 dibiarkan begitu saja.... dan kamar semua full, dari VIP sampe kelas 3, dengan waiting list 40 orang ::grrr:: pizza hut aja kaga pernah gw temuin waiting list 40 orang, koq bisa ye rumah sakit antri panjang begitu.

karena trauma makanya nyokap temen gw dibawa lagi ke husada deh.

jebret
14-02-2013, 11:54 AM
Jad udah clear kalo keluarganya Anissa yang meinta pindah ya.. ini gara-gara pernyataan dari anggota DPR itu tuh, bikin keruh suasana aja :kesal2:
biasa lah orang cari muka, kasus sebenarnya aj dia gak tau


http://megapolitan.kompas.com/read/2013/02/13/17251029/Keluarga.Annisa.Tidak.Salahkan.Rumah.Sakit?utm_sou rce=WP&utm_medium=box&utm_campaign=Kknwp






nah keluarga sudah klarifikasi sendiri.
masih mau mengatakan klo RS atmajaya bersalah ?
atau malah mau bilang ada konspirasi ? ada ancaman dan intimidasi dari rumah sakit ?

sukur deh kalau sudah clear, jadinya kita kan ga perlu bakarrr tu rs ;D

kupo
14-02-2013, 12:01 PM
jadi sudah jelas rumah sakit ga salah... pertanyaannya sekarang, siapa yang harus dibakar....??
keluarga korban yang mindahin korban, sopir angkot yang ga mau brenti, anggota DPR yg asal ngomong, atau wartawan yg blow up berita sembarangan tanpa recheck... ::grrr::

spears
14-02-2013, 12:04 PM
biasa lah orang cari muka, kasus sebenarnya aj dia gak tau



sukur deh kalau sudah clear, jadinya kita kan ga perlu bakarrr tu rs ;D::ngakak2::::ngakak2:: ^ada yg sentimen pribadi nih? gara2 apakah??ehem..ga perlu dimention (
kan sudah dibilang ini konspirasi wahyudi )


::oops::


nah gitu dong ada klarifikasi. bagus deh. jadi kan clear.

tapi sayang ya..klarifikasinya nggak di blow up ::takmungkin::


::hihi::

case closed

---------- Post Merged at 11:04 AM ----------

(back sound song; uang...lagi lagi uang.....)

#kode

jebret
14-02-2013, 12:08 PM
ya ampun, gw ga ada sentimen sm siapa2. jangan berprasangka buruk dong ::grrr::
kasus ini kn bisa jadi pelajaran supaya kita jangan cepat ambil kesimpulan dulu, itu saja.

spears
14-02-2013, 12:15 PM
pelajaran :

wajar dong berprasangka, khan belom ada klarifikasi.
kalau sudah ada klarifikasi, harus di recheck lagi
kalau semua sudah klarifikasi...baruuu deh kita percaya ..


ahh..kalian...pd bilang "jgn berasumsi duluan"
ga usah gw jembrengin deh topik2 yg lo lo pada berasumsi duluan....

ini mah sudah nature alami manusia...kalau manusia pasti akan berasumsi (yg ga berasumsi artinya ga waras)

coba diinget2 lagi kebelakang
kalo ada golongan tertentu yg kalian "ga suka" dan ada threadnya, kalian pasti sudah berasumsi duluan.

okeh ya gw catetin satu2 disini yang bilang "JANGAN BERPRASANGKA BURUK DAN BERASUMSI DULUAN"

kita lihat nanti di thread2 mendatang.

lagian, keadilan itu justru datang dari asumsi lho. asumsi yang karenanya diadakan penelusuran lebih lanjut.

serendipity
14-02-2013, 12:32 PM
wah iya klo RSCM sih.
nyokap temen baru kena stroke minggu lalu, dibawa ke royal taruma didiagnosa kena demam berdarah ::grrr:: (gw bingung, nih rumah sakit ga kenal penyakit lain apa yah ? 5 dari 5 kenalan gw yg masuk sana didiagnosa demam berdarah semua).
karena ga yakin dengan diagnosa royal taruma, dibawa ke RSCM. disana ruang ICUnya ampuuunnnn deh ::doh::
pasien di jejerin kaya jualan ikan, 3 jenazah dibiarkan begitu aja, ada pasien dateng dengan tangan buntung dan berdarah2 dibiarkan begitu saja.... dan kamar semua full, dari VIP sampe kelas 3, dengan waiting list 40 orang ::grrr:: pizza hut aja kaga pernah gw temuin waiting list 40 orang, koq bisa ye rumah sakit antri panjang begitu.

karena trauma makanya nyokap temen gw dibawa lagi ke husada deh.

RSCM jadi rumah sakit favorit di Jakarta karna selain dokternya pada TOP. konon katanya berpengalaman dan tangan dingin.. harganya juga relatif murah... tapi ya gitu deh resikonya ngantri kamar udah kaya apaan tau
mau masuk kamar ke RSCM harus di booking jauh2 hari ;D

opi77
14-02-2013, 01:07 PM
RSCM sixh dari dulu dah terkenal soal pelayanannya yang agak2 ribet..gak ada duit yah gak akan dilayanin..padahal tuch RS pemerintah yah..

AsLan
14-02-2013, 01:19 PM
Gak mungkin RS bisa jalan kalo gak ada duitnya.
Dokternya mau dibayar pake daun?

Pengobatan gratis pun sebenarnya bayar juga, dibayar oleh pembayar pajak.

jebret
14-02-2013, 01:22 PM
ga heran di luar negeri pajaknya tinggi, sesuai juga dengan pelayanan kesehatannya

opi77
14-02-2013, 01:26 PM
Gak masalah sich soal duit tapi bukannya harus melayanin pasien dulu yah..masa orang yang udah sekarat dibiarin aja mati cuma gara2 urusan administrasi???

lily
14-02-2013, 01:35 PM
Gak mungkin RS bisa jalan kalo gak ada duitnya.
Dokternya mau dibayar pake daun?

Pengobatan gratis pun sebenarnya bayar juga, dibayar oleh pembayar pajak.

Iya di gereja saya , ada RS cuci darah gratis untuk masyarakat tidak mampu. Dananya dari sumbangan jemaat.

jebret
14-02-2013, 02:44 PM
Gak masalah sich soal duit tapi bukannya harus melayanin pasien dulu yah..masa orang yang udah sekarat dibiarin aja mati cuma gara2 urusan administrasi???
kalau orang sekarat di depan mata, ya wajiblah dibantu segera.

Shaka_RDR
14-02-2013, 02:44 PM
hah ? mau masuk RSCM harus booking kamar jauh2 hari ?????

masa kudu bilang "pak booking kamar satu, kayanya saya mau kecelakaan/tifus/diare/demam berdarah/stroke/serangan jantung di tanggal sekian bulan depan " ::ngakak2::

hotel aja ga separah itu ;D

jebret
14-02-2013, 03:00 PM
gitu ya? biasanya masuk rs itu kan siapa cepat dia dapat

Urzu 7
14-02-2013, 03:15 PM
Book dulu bayaran belakangan bisa?

lily
14-02-2013, 03:22 PM
gitu ya? biasanya masuk rs itu kan siapa cepat dia dapat

Nah biasanya kan siapa cepat , dia dapat ya...

Tapi kenapa ya , saya beberapa kali ke RS , sampe sana , mo booking kamar , selalu dibilang sisa kelas VIP or VVIP ?

Ini beneran ga sih ? Ato cuma trik pemasaran ? Seakan kita ga punya pilihan untuk ambil kelas lebi murah.

kupo
14-02-2013, 03:36 PM
^^ sama di jogja juga begitu, selalu penuh. kesimpulannya bisnis rumah sakit ga ada sepinya. menguntungkan :D

hotel aja masih ada sepinya...

lily
14-02-2013, 03:51 PM
di Surabaya , RS ada yang ada hotelnya di top floor ::hihi::

RS itu selalu rame ya , ga pernah sepi kayanya...

ga tau lagi sih kalo ada yang sepi juga , cuma kan semisal lairan , tiap hari selalu ada yang lairan.

belom yang accident dll...

noodles maniac
14-02-2013, 07:29 PM
hah ? mau masuk RSCM harus booking kamar jauh2 hari ?????

masa kudu bilang "pak booking kamar satu, kayanya saya mau kecelakaan/tifus/diare/demam berdarah/stroke/serangan jantung di tanggal sekian bulan depan " ::ngakak2::

hotel aja ga separah itu ;D

It's true, gw pernah sakit dan rawat inap di RSCM. Kalo soal pelayanan yah jangan tanya lah, emang top markotop, RS pendidikan tempat prakteknya anak-anak kedokteran UI gitu lho. Gw berobat dari awal di RSCM hingga akhirnya perlu tindakan ops dan dirawat disana, nah proses booking kamar itu yang melakukan adalah dokter, bukan gw ato keluarga gw! Ketika gw udah harus move and stay di bangsal RSCM (Lina) udah sering gw liat pasien-pasien yang baru dateng dari berbagai macam daerah di luar Jakarta bahkan dari luar Jawa untuk bisa dapet kamar di Lina namun berujung kekecewaan dan kemarahan. Mereka belom tentu dapet kamar kalo gak ada rekomendasi dari dokter RSCM.

lily
14-02-2013, 07:33 PM
harga disana lebi mahal ya del dari RS lain di Jakarta ?

Ronggolawe
14-02-2013, 07:40 PM
It's true, gw pernah sakit dan rawat inap di RSCM. Kalo soal pelayanan yah jangan tanya lah, emang top markotop, RS pendidikan tempat prakteknya anak-anak kedokteran UI gitu lho. Gw berobat dari awal di RSCM hingga akhirnya perlu tindakan ops dan dirawat disana, nah proses booking kamar itu yang melakukan adalah dokter, bukan gw ato keluarga gw! Ketika gw udah harus move and stay di bangsal RSCM (Lina) udah sering gw liat pasien-pasien yang baru dateng dari berbagai macam daerah di luar Jakarta bahkan dari luar Jawa untuk bisa dapet kamar di Lina namun berujung kekecewaan dan kemarahan. Mereka belom tentu dapet kamar kalo gak ada rekomendasi dari dokter RSCM.

dont worry lah...
Ahok kan janji mau potong anggaran ampe 250M
untuk bangun gedung rawat inap di berbagai RS
pemerintah.

noodles maniac
14-02-2013, 08:41 PM
harga disana lebi mahal ya del dari RS lain di Jakarta ?

Gw tahun 2008 itu periksa gak pake jaminan apa-apa (umum), biaya RS dan rawat inap disana menurut gw gak mahal-mahal banget. Fasilitas dan sanitasinya juga bagus kok. Ini gw bandingin sama RS Fatmawati tempat gw rawat inap tahun kemaren dan rawat jalan sekarang yah, bwehhh beda banget.

lily
14-02-2013, 08:46 PM
Kalo gitu , RSCM cuma susah di pemesanan kamar ya , ga ada masalah ama deposito dll ya.

Thanks del ::maap::

opi77
14-02-2013, 11:18 PM
Bagus dech RSCM udah banyak berubah..perasaan dulu udah horor duluan kalo denger soal RSCM..

noodles maniac
14-02-2013, 11:23 PM
Bagus dech RSCM udah banyak berubah..perasaan dulu udah horor duluan kalo denger soal RSCM..

Gw masih inget kandalf yang mengunjungi gw di Lina RSCM kurang lebih pernah bilang begini...

"Ini RS kok gak seperti yang gw bayangkan yah...bau obat-obatan yang menyengat, cat temboknya udah luntur, lampunya gelap/temaram...bla3x yada3x"

kebanyakan nonton pilem ;D

opi77
14-02-2013, 11:47 PM
Selain soal horor gitu..juga sering denger dulu kasus pasiennya yang diterlantarkan ama dokter2 RSCM gara yah soal biaya..tapi kalo sekarang udah gak gitu lagi yah bagus donk..

Shaka_RDR
15-02-2013, 10:16 AM
klo soal ditelantarkan karena ga ada biaya gw ga tau.
tapi klo ditelantarkan karena semuanya terlalu sibuk.... itu ada di postingan gw tuh. temen gw yg liat sendiri.

horror banget 3 jenazah di ICU dibiarin gitu aja. orang dengan jari buntung berdarah2 (kena rantai sepeda katanya) juga ga diladenin ::doh::

---------- Post Merged at 09:16 AM ----------

klo soal ditelantarkan karena ga ada biaya gw ga tau.
tapi klo ditelantarkan karena semuanya terlalu sibuk.... itu ada di postingan gw tuh. temen gw yg liat sendiri.

horror banget 3 jenazah di ICU dibiarin gitu aja. orang dengan jari buntung berdarah2 (kena rantai sepeda katanya) juga ga diladenin ::doh::

opi77
15-02-2013, 11:14 AM
gue cuma sekali masuk kekamar jenazahnya RSCM...gila bau banget ampe muntah2 gue disitu...

lily
15-02-2013, 11:26 AM
Ngapain kakak di kamar jenazah ?

Horor...

opi77
15-02-2013, 11:54 AM
waktu itu rumah lagi di renovasi trus ada tukang yang kesetrum listrik..dibawa ke RS terdekat ternyata dah meninggal disuruh bawa ke RSCM buat di otopsi...makanya pergilah kekamar mayat RSCM yang horor itu..tapi akhirnya gak jadi di otopsi soalnya keluargnya gak mo di otopsi..

---------- Post Merged at 10:54 AM ----------

waktu itu rumah lagi di renovasi trus ada tukang yang kesetrum listrik..dibawa ke RS terdekat ternyata dah meninggal disuruh bawa ke RSCM buat di otopsi...makanya pergilah kekamar mayat RSCM yang horor itu..tapi akhirnya gak jadi di otopsi soalnya keluargnya gak mo di otopsi..

mbok jamu
15-02-2013, 08:24 PM
Otopsi itu bukannya untuk mencari cause of death? Kalau sudah mati kesetrum kenapa harus otopsi? ::grrr::

opi77
15-02-2013, 09:31 PM
Gak tau mbok..soalnya waktu dari rs disuruhnya begitu..yah ngikutin aja

noodles maniac
16-02-2013, 07:13 AM
Otopsi itu bukannya untuk mencari cause of death? Kalau sudah mati kesetrum kenapa harus otopsi?

Untuk diketahui penyebab lain kematian kali, mbok. Prosedurnya mungkin begitu ::ungg::

etca
16-02-2013, 07:28 AM
sori kalau OOT, itu si annisa jatuh dari angkotnya pagi, siang, sore atau malam?
kan dia bilang ketakutan kalau diapa2in ama si sopir, makanya buru2 turun.
emang posisi lagi sendirian di angkot ya?

etca
16-02-2013, 07:31 AM
Gak tau mbok..soalnya waktu dari rs disuruhnya begitu..yah ngikutin aja
ah ini mah juga buat 'kelinci' percobaan para ko as keknya. ::doh::

bukannya ada opsi ya? mau diotopsi atau enggak.
waktu temen ada yg kecelakaan trus sempat dirawat sehari lalu meninggal.
keluarganya tidak mengijinkan diotopsi. dan minta langsung dibawa ke maumere
*gw lupalupa inget sih.

noodles maniac
16-02-2013, 07:51 AM
sori kalau OOT, itu si annisa jatuh dari angkotnya pagi, siang, sore atau malam?
kan dia bilang ketakutan kalau diapa2in ama si sopir, makanya buru2 turun.
emang posisi lagi sendirian di angkot ya?

Gw nonton di tipi, kejadiannya malem, dia dari kampusnya di Depok naik kereta sampe Kota trus naek angkot, nah pas di angkot U10 itu dia sendirian di angkot, jalannya kenceng, gak lewat jalan yang biasa dilewatin malah si supir katanya bersedia nganterin itu cewek, lalu si cewek nelpon tantenya dan kata tantenya suruh loncat, trus loncat deh...-_-



Annisa Azward, 20 tahun, meloncat dari angkot U10 jurusan Sunter-Kali Pasir, Rabu lalu. Diduga korban ketakutan karena mengira akan dibawa kabur oleh sopir angkot. Saat itu korban yang merupakan mahasiswi semester IV Universitas Indonesia Depok ini mengaku salah naik angkot U10 ke arah Kalipasir, bukan ke arah Sunter yang biasanya dinaiki. Karena itu, ia meminta turun dan berencana putar-balik menggunakan angkot serupa ke arah Sunter.

etca
16-02-2013, 08:14 AM
walahhhh...
thx infonya nudel.

tantenya pasti nyesel banget ya suruh loncat gitu

AsLan
16-02-2013, 12:30 PM
Si tante juga ngomongnya kan atas data2 yg dikasi oleh korban...

Urzu 7
16-02-2013, 01:17 PM
Tantenya kebanyakan nonton film eksyen

opi77
17-02-2013, 01:19 AM
ah ini mah juga buat 'kelinci' percobaan para ko as keknya. ::doh::

bukannya ada opsi ya? mau diotopsi atau enggak.
waktu temen ada yg kecelakaan trus sempat dirawat sehari lalu meninggal.
keluarganya tidak mengijinkan diotopsi. dan minta langsung dibawa ke maumere
*gw lupalupa inget sih.

Waktu itu pihak RS udah manggil polisi trus ama polisi dan pihak RS disuruh ke RSCM buat diotopsi tapi akhirnya pihak keluarganya gak setuju diotopsi jadi dibawa pulank trus dikuburin dikampungnya...rumah gue lumayan rame polisi plus garis tkp segala...hehehehe..