View Full Version : Paus Benediktus XVI Akan Mengundurkan Diri dari Tahta Suci
opera
12-02-2013, 09:29 AM
Pope Benedict in shock resignation
Pope Benedict XVI is to resign at the end of this month in an entirely unexpected development, saying he is too old continue at the age of 85. He became Pope in 2005 following John Paul II's death.
Resignations from the papacy are not unknown, but this is the first in the modern era, which has been marked by pontiffs dying while in office. At 78, the former Cardinal Joseph Ratzinger was one of the oldest new popes in history when elected.
He took the helm as one of the fiercest storms the Catholic Church has faced in decades - the scandal of child *** abuse by priests - was breaking. In a statement, he said: "After having repeatedly examined my conscience before God, I have come to the certainty that my strengths, due to an advanced age, are no longer suited to an adequate exercise of the Petrine ministry...
"In today's world, subject to so many rapid changes and shaken by questions of deep relevance for the life of faith, in order to govern the bark of Saint Peter and proclaim the Gospel, both strength of mind and body are necessary, strength which in the last few months, has deteriorated in me to the extent that I have had to recognise my incapacity to adequately fulfil the ministry entrusted to me."
http://www.bbc.co.uk/news/world-21411304
Paus Benedict XVI Mundur Karena Sudah Tidak Kuat
Metrotvnews.com, Jakarta: Paus Benedict XVI menyatakan dirinya mundur karena sudah tidak memiliki kekuatan lagi untuk memenuhi tugas sebagai pemimpin tertinggi gereja katolik dunia. Di usianya 85 tahun, ia bahwa kekuatannya telah memburuk selama beberapa bulan terakhir. "Saya harus mengakui ketidakmampuan saya untuk memenuhi pelayanan dipercayakan kepada saya," kata Paus Benedict XVI dalam pernyataan resmi yang duikelurakan gereja vatikan di Roma, Senin (11/2).
"Karena alasan ini dan menyadari keseriusan untuk bertindak, maka dengan kebebasan penuh, saya menyatakan bahwa saya harus meninggalkan pelayanan Uskup Roma, Penerus Santo Petrus," kata Paus Benedict XVI.
Paus Benedict XVI yang memiliki nama asli Joseph Alois Ratzinger lahir 16 April 1927 di Bayern, Jerman, tercatat sebagai Paus tertua yang dilantik dalam 275 tahun terakhir sejak Paus Klemens XII (yang terpilih pada tahun 1730 pada umur 3 bulan lebih tua dari Ratzinger). Paus Benedict XVI merupakan Paus berdarah Jerman pertama sejak Paus Adrianus VI (1522-1523) yang dilahirkan di wilayah bagian Jerman Kuno yang sekarang menjadi bagian dari negara Belanda. Paus terakhir yang berasal dari Jerman Modern adalah Paus Viktor II yang meninggal pada tahun 1057. Benediktus XVI merupakan Paus Jerman kedelapan dalam sejarah sejak Paus berdarah Jerman pertama Paus Gregorius V.
Paus terakhir yang bergelar nama kepausan Benediktus, Paus Benediktus XV, bertugas sebagai dari 1914 hingga 1922 pada masa Perang Dunia I. Dia telah merupakan salah satu tokoh terpenting di Vatikan dan rekan dekat Yohanes Paulus II sebelum menjadi Paus. Dia juga memimpin pemakaman Yohanes Paulus II dan konklaf tahun 2005 yang memilihnya. Pada sede vacante terakhir, dia adalah pejabat dengan posisi tertinggi dalam Gereja Katolik Roma.
Paus Benedict XVI dianggap sebagai seorang tradisionalis — perlindungannya yang ketat terhadap prinsip-prinsip Kepausan. Dia adalah seorang pengkritik homoseksualitas, pernikahan kelamin sejenis, euthanasia, dan aborsi. Pada tahun 2009, Paus Benedict XVI sempat terpeleset dan jatuh di kamar tidurnya. Kecelakaan itu mengharuskannya untuk menjalani operasi di pergelangan tangannya yang patah.
http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/02/11/7/130317/Paus-Benedict-XVI-Mundur-Karena-Sudah-Tidak-Kuat
Dapatkah Paus Mengundurkan Diri?
oleh: Romo William P. Saunders *
Bapa Suci dapat mengundurkan diri jika ia menghendakinya. Kitab Hukum Kanonik menyatakan, “Apabila Paus mengundurkan diri dari jabatannya, maka untuk sahnya dituntut agar pengunduran diri itu terjadi dengan bebas dan dinyatakan semestinya, tetapi tidak dituntut bahwa harus diterima oleh siapa pun” (Kan 332 no 2). Namun demikian, jika seorang paus dipilih sebagai Penerus St Petrus, Gereja mengharapkan bahwa ia tetap mengemban jabatannya hingga akhir hayatnya.
Dalam kenyataannya, sepanjang sejarah Gereja, beberapa paus mengundurkan diri karena berbagai alasan, sementara beberapa lainnya diturunkan dari tahtanya karena berbagai alasan pula. Paus pertama yang mengundurkan diri adalah Paus St Pontianus yang dipilih sebagai Penerus St Petrus pada tanggal 21 Juli 230. Dalam masa penganiayaan umat Kristiani di bawah Kaisar Maximinus Thrax, St Pontianus dibuang ke Sardinia dan dijatuhi hukuman kerja paksa di tambang garam, di mana tak seorang pun diharapkan keluar dalam keadaan hidup dari sana. Sebab itu, ia mengundurkan diri sebagai paus pada tanggal 28 September 235 guna memungkinkan pemilihan seorang paus baru, St. Anterus, yang dapat menggembalakan Gereja. Paus St Pontianus wafat sebagai martir pada tahun 236 (atau 237), karena perlakuan keji terhadapnya atau karena suatu pukulan yang mematikan.
Di lain pihak, Paus St Silverius, yang dinobatkan sebagai paus pada tanggal 1 Juni 536, adalah paus pertama yang dipaksa turun tahta. Pada bulan Maret 537, Ratu Byzantine yang jahat - Theodora - memerintahkan agar Paus St Silverius ditangkap dan dibuang dari Roma karena tidak menyetujui para calon kafir yang diajukannya sebagai uskup. Ia dibuang ke pulau Palmaria di mana ia ditawan hingga akhir hayatnya pada tanggal 11 November 537. Karena Paus St Silverius dimaklumkan sebagai “diturunkan tahta,” para klerus dan rakyat Roma memilih Paus Vigilius yang dinobatkan pada tanggal 29 Maret 537, (ia disukai ratu).
Peristiwa serupa menimpa Paus St Martin I, yang dinobatkan sebagai paus pada bulan Juli 649. Paus St Martin menentang usaha Kaisar Byzantine untuk menyebarkan bidaah monoteletisme dan mengangkat uskup-uskup kafir. Kaisar memerintahkan agar St Martin diculik, dibawa ke Konstantinopel, diturunkan dari tahtanya, dijatuhi hukuman dan diasingkan. Paus St Martin wafat di Crimea pada tanggal 16 September 656 karena perlakuan keji dan terlantar. Paus St Martin I adalah paus terakhir yang wafat sebagai martir.
Paus Benediktus IX memiliki reputasi cemar karena memangku jabatan kepausan untuk tiga masa yang berbeda. Ia adalah kemenakan Paus Benediktus VIII (1012 - 1024) dan Paus Yohanes XIX (1024 - 1032), juga anggota salah satu keluarga yang amat berpengaruh. Setelah wafat Paus Yohanes XIX pada tahun 1032, ayah Benediktus, Alberic, menyuap, memanipulasi serta mengancam para klerus Roma agar memilih puteranya sebagai paus. Benediktus masih sangat muda, tanpa pengalaman dan sama sekali buta masalah gerejani. Sebagian besar ahli sejarah dengan sedih mencatat masa kepausan Benediktus IX sebagai titik terendah sepanjang sejarah para paus. Setelah berbagai macam persekongkolan yang memalukan, kaum klerus dan rakyat Roma memaksanya pergi, menurunkannya dari tahta dan memilih seorang paus, Sylvester III (nama aslinya Yohanes, Uskup Sabina).
Paus Sylvester III dinobatkan pada tanggal 20 Januari 1045. Tetapi, Benediktus dan bala tentaranya berhasil menggalang kekuatan dan mereka menurunkan Sylvester III dari tahta pada tanggal 10 Februari 1945; sebab itu, masa pontifikat Sylvester III hanya berlangsung selama 22 hari saja.
Jadi, coba terka, siapa yang menjadi paus lagi? Benediktus IX. Ia secara resmi dinobatkan kembali sebagai paus pada tanggal 10 April 1045. Namun demikian, ia mengundurkan diri 21 hari kemudian pada tanggal 1 Mei 1045. Tampaknya, Benediktus IX dijanjikan sejumlah besar uang dan seorang wanita untuk dinikahinya apabila ia mengundurkan diri dari jabatannya untuk Yohanes Gratian, seorang imam dari Gereja St Yohanes di Porta Latina. Yohanes Gratian dinobatkan sebagai paus pada tanggal 5 Mei 1045 sebagai Paus Gregorius VI.
Tetapi, janji kepada Benediktus IX diingkari, sehingga Benediktus IX menuntut tahtanya kembali. Raja Henry III dari Jerman, yang sangat ingin menata kembali Gereja, mengadakan Konsili Sutri pada tahun 1046 di mana ia mengundang Benediktus IX, Sylvester III dan Gregorius VI. Konsili diselenggarakan pada tanggal 20 Desember 1046. Hanya Sylvester III dan Gregorius VI yang muncul dalam konsili, tetapi ketiga-tiganya diturunkan dari tahta. (Sylvester dan Gregorius akhirnya meninggal dalam pembuangan). Pada tanggal 23 Desember, para klerus dan rakyat Roma memilih Paus Klemens II yang dinobatkan pada tanggal 25 Desember.
Paus Klemens II menobatkan Henry III sebagai Kaisar Roma yang Kudus. Ia juga menetapkan bahwa barangsiapa melakukan simoni (menjual jabatan-jabatan gerejani) akan dikenai ekskomunikasi. Setelah Henry III kembali ke Jerman, coba terka siapa yang muncul kembali untuk menuntut menjadi paus? Benediktus IX. Pada tanggal 9 Oktober 1047, Paus Klemens II wafat karena diracun, kemungkinan oleh orang-orang suruhan Benediktus IX. Lalu, Benediktus IX menobatkan dirinya sendiri sebagai paus pada tanggal 8 November 1047, secara teknis pontifikatnya yang ketiga kalinya. Lagi, Kaisar Henry III campur tangan, menurunkan Benediktus IX dari tahtanya untuk selamanya pada tanggal 17 Juli 1048. Pada hari itu juga Paus Damasus II dinobatkan sebagai paus.
Lalu, apa yang terjadi dengan Paus Benediktus IX, yang tiga kali menjadi paus? Ia mengasingkan diri ke Biara Grottaferrata, di mana ia menyesali segala dosa-dosanya, secara resmi mengundurkan diri sebagai paus dan melewatkan seluruh sisa hidupnya dengan bermati raga. Sementara kisah di atas terasa menyakitkan, kebajikan mulai bersemi. Para paus sesudahnya mengadakan banyak penyempurnaan dalam ketentuan menyangkut simoni dan disiplin klerus. Juga, pada tahun 1059, Paus Nikolaus II menetapkan proses pemilihan paus di mana para kardinal ditunjuk sebagai pemilih suksesi paus.
Paus lain yang mengundurkan diri adalah St Selestine V, yang dipilih sebagai paus pada tanggal 5 Juli 1294 dan dinobatkan pada tanggal 29 Agustus. St Selestine adalah seorang biarawan Benediktin yang menikmati hidup sebagai seorang pertapa dan terkenal karena spiritualitasnya. Guna mengakhiri jalan buntu Dewan Kardinal, ia dipilih sebagai paus meskipun usianya telah 84 tahun. Segera saja ia menjadi korban muslihat para kardinal dan kaum bangsawan. Ia mengundurkan diri pada tanggal 13 Desember 1924 dan kembali ke biaranya. Penerusnya, Paus Bonifasius VIII, memerintahkan agar St Selestine dipenjarakan, agar tak memungkinkan adanya usaha untuk menaikkannya ke tahta lagi. (Pastilah ia teringat akan kasus Benediktus IX.) Paus St Selestine wafat pada tanggal 19 Mei 1295. Walau St Selestine telah dikanonisasi sebagai orang kudus, Dante menempatkannya di Neraka dalam Komedi Ilahi sebagai tempat peristirahatannya.
Paus Gregorius XII (1406 - 1415) terpilih sebagai paus yang sah pada masa di mana ada dua paus tandingan: Paus Avignon - Benediktus XIII - yang didukung oleh raja Perancis; dan Paus Pisa - Yohanes XXIII - yang didukung oleh Konsili Pisa yang diselenggarakan oleh kaum pembelot. (Perlu diingat bahwa kedua nama yang disebut belakangan tersebut bukanlah paus yang sesungguhnya.) Pada akhirnya, dalam Konsili Konstans (yang merupakan konsili resmi), guna memulihkan Gereja, Paus Gregorius XII secara resmi mengundurkan diri, Benediktus XIII mengundurkan diri dan Yohanes XXIII dipaksa turun tahta; lalu dipilihlah Paus Martin V (1417 - 1431) sebagai penerus sah St Petrus, menggantikan Paus Gregorius XII.
Demikianlah, kita temukan berbagai kisah menarik sejarah kepausan, baik mengenai pengunduran diri maupun turun tahta. Ada banyak hal yang dapat kita pelajari dari kisah-kisah di atas: Pertama, jika seorang paus mengundurkan diri dari jabatannya, akan selalu timbul godaan untuk menantang kekuasaan paus yang baru. Kedua, dalam masa-masa modern, Gereja telah diberkati dengan para paus yang sungguh kudus, yang adalah pemimpin-pemimpin yang hebat. Ketiga, Gereja secara mantap telah menjadikan dirinya lebih bebas, lepas dari segala tipu-muslihat politik para pemimpin duniawi.
* Fr. Saunders is pastor of Our Lady of Hope Parish in Potomac Falls and a professor of catechetics and theology at Notre Dame Graduate School in Alexandria.
http://yesaya.indocell.net/id756.htm
serendipity
12-02-2013, 09:37 AM
bisa dimaklumi, umurnya emang udah terlalu tua :(
opera
12-02-2013, 09:49 AM
Pernyataan resminya
Dear Brothers,
I have convoked you to this Consistory, not only for the three canonisations, but also to communicate to you a decision of great importance for the life of the Church.
After having repeatedly examined my conscience before God, I have come to the certainty that my strengths, due to an advanced age, are no longer suited to an adequate exercise of the Petrine ministry.
I am well aware that this ministry, due to its essential spiritual nature, must be carried out not only with words and deeds, but no less with prayer and suffering.
However, in today's world, subject to so many rapid changes and shaken by questions of deep relevance for the life of faith, in order to steer the boat of Saint Peter and proclaim the Gospel, both strength of mind and body are necessary, strength which in the last few months, has deteriorated in me to the extent that I have had to recognise my incapacity to adequately fulfil the ministry entrusted to me.
For this reason, and well aware of the seriousness of this act, with full freedom I declare that I renounce the ministry of Bishop of Rome, Successor of Saint Peter, entrusted to me by the Cardinals on 19 April 2005, in such a way, that as from 28 February 2013, at 20:00 hours, the See of Rome, the See of Saint Peter, will be vacant and a Conclave to elect the new Supreme Pontiff will have to be convoked by those whose competence it is.
Dear Brothers, I thank you most sincerely for all the love and work with which you have supported me in my ministry and I ask pardon for all my defects.
And now, let us entrust the Holy Church to the care of Our Supreme Pastor, Our Lord Jesus Christ, and implore his holy Mother Mary, so that she may assist the Cardinal Fathers with her maternal solicitude, in electing a new Supreme Pontiff.
With regard to myself, I wish to also devotedly serve the Holy Church of God in the future through a life dedicated to prayer.
http://www.bbc.co.uk/news/world-europe-21412609
terjemahan dari http://indonesia.ucanews.com/2013/02/11/paus-benediktus-mengundurkan-diri-ini-pidato-selengkapnya/
Saudara (i) yang saya kasihi,
Saya menghimpun anda sekalian pada konsistori (pertemuan) ini bukan saja untuk tiga kanonisasi tapi juga untuk mengumumkan kepada anda semua akan keputusan yang sangat penting bagi kehidupan Gereja.
Setelah berulang kali memeriksa batin saya di hadapan Tuhan saya akhirnya sampai pada keyakinan bahwa kekuatan saya, yang karena usia yang semakin lanjut, tidak lagi cocok untuk menjalankan tugas pelayanan yang diwarikan oleh St Petrus ini.
Saya sangat sadar akan pelayanan ini, karena esensi spiritualnya, harus dijalankan bukan saja dengan kata-kata dan perbuatan, tapi juga dengan doa dan penderitaan.
Namun dalam zaman sekarang ini, yang selalu mengalami banyak perubahan dan ditantang oleh pertanyaan-pertanyaan yang sangat berkaitan dengan kehidupan iman, demi menjaga tahta Santo Petrus dan penyebaran Injil, baik kekuatan pikiran maupun fisik sangat diperlukan, kekuatan yang selama beberapa bulan terakhir dalam diri saya sudah melemah sehingga saya harus mengakui ketidakberdayaan saya untuk menjalankan misi yang dipercayakan kepada saya ini secara penuh.
Atas alasan itu dan sadar akan dampak serius dari keputusan ini, dengan kebebasan yang penuh saya mengumumkan bahwa saya tidak lagi melanjutkan pelayanan sebagai Uskup Roma, Pewaris Tahtas St Petrus, yang dipercayakan kepada saya oleh para Kardinal pada 19 April 2005, yang mana bahwa pada tanggal 28 Februari 2013, jam 20:00, Tahta Suci, Tahta Santo Petrus, akan kosong dan suatu Konklaf untuk memilih Paus baru akan dilaksanakan oleh mereka yang berkompeten.
Saudara (i) yang saya kasihi, saya mengucapkan terima kasih atas segala cinta dan kerja yang sudah kalian tunjukkan untuk mendukung saya dalam pelayanan saya dan saya meminta maaf atas segala kekurangan saya.
Dan sekarang, mari kita percayakan Gereja Kudus ini ke dalam penyelenggaraan Sang Gembala Utama, Tuhan Kita Yesus Kristus dan memohon kepada Bunda Maria, sehingga ia menuntun para Kardinal dengan semangat keibuannya, dalam memilih Paus yang baru. Mengenai diri saya, saya akan tetap mempersembahkan diri saya utuk pelayanan Gereja Kudus di masa mendatang melalui kehidupan yang khusus didedikasikan untuk berdoa.
Vatikan, 10 Februari 2013
Paus Benediktus XVI
Shaka_RDR
12-02-2013, 10:05 AM
eh, ada versi bahasa latinnya ? ;D
gw belajar latin dikit2, pengen tau aja surat resmi dalam bahasa latin bahasanya kaya apa. biasanya gw cuma baca 1-2 kalimat resmi doank.
opi77
12-02-2013, 10:14 AM
kaget gue dengernya...baru kali ini gue baca kalo bole mengundurkan diri dari tahta suci Vatican...
AsLan
12-02-2013, 10:22 AM
Sedikit bacaan dari Kitab Suci, ayat yg menjadi dasar bagi pengangkatan Paus.
Matius 16:13-20
Setelah Yesus tiba di daerah Kaisarea Filipi, Ia bertanya kepada murid-murid-Nya: "Kata orang, siapakah Anak Manusia itu?"
Jawab mereka: "Ada yang mengatakan: Yohanes Pembaptis, ada juga yang mengatakan: Elia dan ada pula yang mengatakan: Yeremia atau salah seorang dari para nabi."
Lalu Yesus bertanya kepada mereka: "Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?"
Maka jawab Simon Petrus: "Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!"
Kata Yesus kepadanya: "Berbahagialah engkau Simon bin Yunus sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan Bapa-Ku yang di sorga.
Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.
Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga."
Lalu Yesus melarang murid-murid-Nya supaya jangan memberitahukan kepada siapapun bahwa Ia Mesias.
Kristen Protestan tidak menyetujui ayat diatas sebagai dasar pengangkatan Paus,
argumennya adalah "Batu Karang" yg dimaksud di ayat tersebut bukanlah Petrus,
Menurut Protestan, "Batu Karang" disitu adalah pernyataan iman: "Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!"
Diatas pernyataan iman itulah gereja didirikan.
jojox
12-02-2013, 12:05 PM
Bapa suci Paus stress kali, ngeliat anak2nya kek kita disini nakal-nakal.
Semoga yang baru lebih gaul dan terbuka dengan isue same *** marriage dan abortion, 'blusukan' ke africa tengah dan daerah konflik,
merevitalisasi industri anggur, dan gak pelit keluarin funding buat kemanusiaan dan lingkungan. ::maap::
opi77
12-02-2013, 12:10 PM
kira2 yang mo gantiin dia sapa???
noodles maniac
12-02-2013, 02:29 PM
Pertama dalam sejarah yah? tadi gw sempet liat di tipi ::ungg::
Hotelier
12-02-2013, 02:37 PM
Pertama dalam sejarah yah? tadi gw sempet liat di tipi ::ungg::
Sebenarnya bukan pertama kalinya. Terakhir paus yg mengundurkan diri itu tahun 1400an. Kemarin lihat di BBC.
Kaget juga pas lihat di berita karena mendadak banget. Tapi semoga penggantinya lebih baik lagi, tetap megang nilai2 yg baik dan berani nentang yg ga bener.
noodles maniac
12-02-2013, 03:48 PM
Sebenarnya bukan pertama kalinya. Terakhir paus yg mengundurkan diri itu tahun 1400an. Kemarin lihat di BBC.
Kaget juga pas lihat di berita karena mendadak banget. Tapi semoga penggantinya lebih baik lagi, tetap megang nilai2 yg baik dan berani nentang yg ga bener.
Oh gitu ya? jadi ini kejadian pengunduran diri paus yang kedua kah? ::ungg::
Btw Adakah Paus yang pernah berkunjung ke Indonesia? :tanya:
^nudel
http://4.bp.blogspot.com/_19j87EQervM/TKVGwm0qaDI/AAAAAAAAFPg/rUc7rRgbz9w/s400/wojtyla.jpg
ada, Paus Yohanes Paulus II (almarhum) pada 1989 mengunjungi Jakarta, Jogjakarta, Flores (Maumere), Medan, dan Timor Timur.
Waktu itu Timtim masih menjadi bagian dari Indonesia. Kunjungan ke Flores paling heboh dan unik.
noodles maniac
12-02-2013, 04:10 PM
^nudel
ada, Paus Yohanes Paulus II (almarhum) pada 1989 mengunjungi Jakarta, Jogjakarta, Flores (Maumere), Medan, dan Timor Timur.
Waktu itu Timtim masih menjadi bagian dari Indonesia. Kunjungan ke Flores paling heboh dan unik.
Thanks for the info ca ::bye::
opera
12-02-2013, 05:04 PM
Calon kandidat pengganti menurut ABC :
Angelo Cardinal Scola, 71, Italy
http://a.abcnews.com/images/International/gty_angelo_scola_dm_130210_wb.jpg
Marc Cardinal Ouellet, 68, Canada
Peter Cardinal Turkson, 64, Ghana
http://a.abcnews.com/images/International/ap_peter_turkson_dm_130210_wb.jpg
Leonardo Cardinal Sandri, 69, Argentina
http://a.abcnews.com/images/International/ap_leonardo_sandri_dm_130210_wb.jpg
Angelo Cardinal Bagnasco, 70, Italy
Tarsicio Cardinal Bertone, 78, Italy
http://a.abcnews.com/images/International/gty_cardinal_tarcisio_bertone_dm_130210_wb.jpg
Timothy Cardinal Dolan, 63, New York
http://abcnews.go.com/International/pope-benedict-xvi-resignation-expert-picks-pontiff/story?id=18466161#
btw sepanjang sejarah keuskupan, yg menjadi Paus di Vatikan pernah ga sih orang negro?
Ronggolawe
12-02-2013, 05:13 PM
btw sepanjang sejarah keuskupan, yg menjadi Paus di Vatikan pernah ga sih orang negro?
ups, the word shoul be forbidden, Sist :)
Shaka_RDR
12-02-2013, 05:14 PM
cardinal indonesia ga pernah masuk "hitungan" yah ?
biasanya mereka pake tolok ukur apaan yah ?
ups, the word shoul be forbidden, Sist :)
weiits pardon me.. ::maap::
opera
12-02-2013, 05:40 PM
kebanyakan dari eropa, tapi pernah ada yang afrika dan asia
http://en.wikipedia.org/wiki/List_of_popes
penggantinya akan ditentukan pada Konklave Kepausan (pemilihan oleh Kardinal sedunia) paling lambat sebelum akhir Maret 2013.
akhir maret dah paskah
jojox
12-02-2013, 05:41 PM
African Italian dung jadinya ? xixixix...kayak Balotelli ?
wah keren banget tuh, paus paling gaul, maen bola, mangku wanita, hajar Al-qaeda ama Mel Gibson ::ngakak2::
ndugu
12-02-2013, 10:43 PM
katanya paus terakhir yang pernah mengundurkan diri itu terjadinya 600 taon yang lalu, jadi memang rada unusual dan unexpected saat paus ini mengundurkan diri. tapi waktu dulu dia terpilih, kan sudah ada pemahaman umum bahwa paus yang ini gak akan lama, karena waktu dia dulu terpilih, umurnya udah tua (late 70s?), asumsinya umur dah ga panjang lagi ::elaugh:: cuman yang ga disangka tuh pengunduran dirinya.
kolegaku sampe bergosip, ini paus mungkin ada skandal :cengir:
tapi saya harap paus yang selanjutnya akan lebih terbuka nih :mikir: ato paling ngga memperbaiki sedikit image gereja katolik yang sekarang ternoda dengan skandal ini itu :cengir:
noodles maniac
13-02-2013, 09:09 AM
African Italian dung jadinya ? xixixix...kayak Balotelli ?
wah keren banget tuh, paus paling gaul, maen bola, mangku wanita, hajar Al-qaeda ama Mel Gibson ::ngakak2::
Oh yeah? dan ketika semua orang curcol ke dia maka dia naik ke atas balkon dan buka kaos trus bilang...
"WHY ALWAYS ME?" ;D
kandalf
13-02-2013, 09:22 AM
Semoga yang baru lebih gaul dan terbuka dengan isue same *** marriage dan abortion,
Untuk isu pernikahan sesama jenis, menurut gue hak para pendeta katolik untuk menolak menikahkan.
Kalau aborsi, gue sebenarnya gak setuju dengan pandangan sekaku Katolik tetapi selama tidak ada yang dirugikan (misal tidak ada ibu yang nyawanya terancam karena dokter menolak aborsi) maka sah-sah aja menurut gue.
BundaNa
13-02-2013, 09:57 AM
kenapa calonnya usianya pada sepuh semua ya?
opera
13-02-2013, 10:38 AM
frater > romo > uskup > kardinal > paus
masing masing level harus dilewati sekian tahun
porcupine
13-02-2013, 10:54 AM
^ Level ;D
serasa maen RPG ::ngakak2::
AsLan
13-02-2013, 12:43 PM
Kondom juga dilarang oleh katolik...
serendipity
13-02-2013, 01:03 PM
Bapa suci Paus stress kali, ngeliat anak2nya kek kita disini nakal-nakal.
Semoga yang baru lebih gaul dan terbuka dengan isue same *** marriage dan abortion, 'blusukan' ke africa tengah dan daerah konflik,
merevitalisasi industri anggur, dan gak pelit keluarin funding buat kemanusiaan dan lingkungan. ::maap::
gw rasa gak bisa untuk isu sesama jenis, karna ini masalah prinsip dari ajarannya. blusukan ke daerah2 afrika ya semoga aja, seharusnya yang dipilih agak bisa melakukan aktifitas ke luar negeri.. funding buat kemanusiaan setau gw sih udah cukup banyak dikasih ke daerah miskin dan terpencil
opi77
13-02-2013, 01:14 PM
frater > romo > uskup > kardinal > paus
masing masing level harus dilewati sekian tahun
pantes jadi calon2nya udah tua semua...
ndugu
13-02-2013, 11:01 PM
mengenai gay marriage, that's pushing it :cengir: ini isu yang sangat mendasar yang jelas2 gereja katolik tidak akan menyetujuinya. mungkin bbrp ratus taon lagi :cengir:
begitu juga dengan aborsi, although, mungkin definisinya bisa dilonggarkan sedikit. itu perlu dilihat nanti untuk perkembangannya.
Kondom juga dilarang oleh katolik...
nah, posisi gereja katolik mengenai ini nih yang menurutku silly. ::arg!:: sama skali ngga sesuai jaman
serendipity
14-02-2013, 01:33 PM
TEMPO.CO, Vatikan -Paus Benediktus XVI tampil di hadapan publik untuk pertama kalinya sejak pengumuman pengunduran dirinya sebagai pemimpin tertinggi umat Katolik sedunia. Dalam audiensi mingguan pada Rabu, 13 Februari 2013, yang dihadiri ribuan jemaat di Vatikan itu, Paus mengutarakan alasan dibalik keputusannya.
Dalam kesempatan itu, Paus berusia 85 tahun itu mengatakan pengunduran dirinya adalah 'untuk kebaikan gereja'. Namun, dia tidak merinci lebih jauh kebaikan apa yang dimaksudnya.
Di awal audiensinya, pria bernama asli Joseph Ratzinger itu mengulangi lagi alasan pengunduran dirinya sebagaimana disampaikan oleh kardinal Vatikan pada Senin lalu. Alasan itu adalah bahwa dirinya benar-benar tidak punya kekuatan untuk melanjutkan tugas kepausan. "Aku melakukan ini dengan kebebasan penuh untuk kebaikan bagi gereja," kata Paus.
Dia juga meminta umat Katholik untuk terus berdoa bagi Paus baru dan gereja. Paus ke-265 dalam seharah gereja Katholik itu menyampaikan terima kasih pada jemaat untuk cinta dan doa mereka.
Sebagaimana diumumkan pada Senin lalu, pria asal Jerman ini akan mundur sebagai Paus pada tanggal 28 Februari mendatang pukul 19.00 waktu setempat. Untuk menggantikan posisinya, pemilihan Paus baru akan dilakukan sidang konklaf yang akan dilakukan pada pertengah Maret mendatang.
sumber tempo
Urzu 7
14-02-2013, 01:52 PM
Kriteria milihnya begimana yah? Apa cuma diopyok seperti arisan
Ronggolawe
14-02-2013, 02:29 PM
ya ngga lah...
Dewan Kardinal ini kan masing-masing anggotanya
sudah merintis karir benar-benar dari bawah, jadi
gw rasa pertimbangannya dalam memilih salah se
orang dari mereka sebagai Pope benar-benar per
timbangan yang sangat matang.
Apalagi Pope sekarang jauh dari tarik ulur kekuat
an politik kekuasaan dan uang.
Parameswara Li
14-02-2013, 03:11 PM
Sebenarnya bukan pertama kalinya. Terakhir paus yg mengundurkan diri itu tahun 1400an. Kemarin lihat di BBC.
Kalau pengunduran diri tahun 1415 itu beda masalah. Waktu itu (1378-1417) ada perpecahan dalam Gereja Katolik Roma. Waktu itu ada 2 Paus yaitu Gregorius XII yang berkedudukan di Roma dan Benediktus XIII yang berkedudukan di Avignon. Keduanya sama-sama mengklaim diri sebagai Paus dan lawannya sebagai Anti-Paus. Benediktus XIII ini bukan Paus Benediktus XIII yang bertahta tahun 1724-1730. Tahun 1415 keduanya sepakat untuk sama-sama mengundurkan diri dan diadakan pemilihan Paus baru untuk menyatukan kedua kubu. Namun setelah Gregorius XII mengundurkan diri, ternyata Benediktus XIII menolak untuk mengundurkan diri. Konsili kemudian memilih Paus baru yaitu Martinus V. Benediktus XIII ini kemudian dianggap sebagai pemecah belah dan dikucilkan dari gereja Katolik. Saat ini Benediktus XIII dari kubu Avignon ini secara resmi dianggap sebagai Anti-Paus.
Oh gitu ya? jadi ini kejadian pengunduran diri paus yang kedua kah? ::ungg::
Bukan yang kedua. Sebelum itu ada Paus Pontianus, Marcellinus, Liberius, Yohannes XVIII, Benediktus IX, Gregorius VI dan Celestinus V yang mengundurkan diri.
noodles maniac
14-02-2013, 07:19 PM
Thanks for the explanation, welcome back li ::bye:: :minum2:
opi77
14-02-2013, 11:26 PM
Beliau mundur tgl 28 feb..sidang konklaf pertengahan maret...jadi selama beberapa minggu yang gantiin beliau sapa???..ada wakilnya gak sich??
AsLan
14-02-2013, 11:34 PM
ya ngga lah...
Dewan Kardinal ini kan masing-masing anggotanya
sudah merintis karir benar-benar dari bawah, jadi
gw rasa pertimbangannya dalam memilih salah se
orang dari mereka sebagai Pope benar-benar per
timbangan yang sangat matang.
Apalagi Pope sekarang jauh dari tarik ulur kekuat
an politik kekuasaan dan uang.
Berita terakhir yg gw baca kayaknya sedang terjadi "perang" perebutan tahta di Vatican...
Pemimpin Takhta Suci Vatikan Paus Benediktus XVI telah mengumumkan mundur dari jabatannya akhir bulan telah dipaksa untuk meninggalkan apartemennya di Kota Vatikan.
Sejumlah pejabat senior Vatikan mengungkapkan tekanan itu muncul lantaran ada kekhawatiran Paus Benediktus bisa mencampuri urusan penggantinya nanti. Mereka mengungkapkan sejumlah kardinal sudah menyampaikan isyarat itu langsung terhadap Paus Benediktus, seperti dilansir surat kabar the Daily Mail, Kamis (14/2).
Pihak Vatikan menyatakan Paus baru bakal dipilih sebelum akhir Maret (perayaan Paskah). Sebanyak 117 kardinal dari seluruh dunia berkumpul di Vatikan untuk menentukan pemimpin baru umat Katolik sejagat baru.
Salah satu figur mendesak Paus Benediktus XVI segera meninggalkan Vatikan, menurut koran Corriere della Sera, adalah Uskup Agung Rino Fisichella. Padahal, Paus Benediktus XVI pada 2010 menunjuk dia memimpin sebuah dewan bertugas pengaruh Katolik di negara-negara mayoritas pemeluk agama itu.
Jurnal National Catholic Reporter juga melaporkan soal tekanan buat mengasingkan Paus Benediktus XVI dari Vatikan.
Suasana dalam Vatikan kian panas setelah Georg Ratzinger, kakak kandung Paus Benediktus bernama asli Joseph Ratzinger, mengatakan Paus Benediktus siap memberi saran jika pemimpin baru nantinya memerlukan.
Namun, komentar ini disanggah oleh beberapa pejabat Vatikan. Menurut mereka, Paus Benediktus tidak punya urusan lagi setelah paus baru terpilih.
Selentingan beredar ada dua kubu berebut pengaruh dalam pemilihan paus baru.
[fas]
ndugu
14-02-2013, 11:52 PM
mengenai dia direncanakan diasingkan ato didesak turun, kupikir ngga juga
kayanya saya pernah baca di mana gitu, katanya paus benedict ini dulu2 (sebelum jadi paus) udah pernah ditanyai mengenai pendapatnya mengenai paus sebagai pemimpin seumur hidup, dan dia waktu itu merasa tidak harus begitu. dia terbuka dengan ide bahwa paus juga bisa mengundurkan diri kalo dirasakan tidak mampu lagi menjalankan tugasnya. dan kalo ternyata dia menjadi paus dan mengakhirinya seperti ini, it shouldnt come as a 'surprise'.
AsLan
17-02-2013, 09:32 PM
Benediktus XVI menguasai sepuluh bahasa dunia termasuk Inggris, Italia, Prancis, Jerman, Spanyol, Portugis, hingga latin klasik.
wah gak kalah sama Paus Yohanes Paulus II yg katanya menguasai 12 bahasa.
nodivine
18-02-2013, 12:55 AM
buset..penggantinya juga mayan tua tua juga ya?
perasaan dulu Paus Yohanes Paulus masih 40 tahunan pas jadi paus? CMIIW..
noodles maniac
18-02-2013, 07:47 AM
OOT dikiiiiit... kalo di pilem "Angel and Demon" yang diangkat dari karyanya Dan Brown itu juga tentang kardinal-kardinal yang dibunuh karena mereka kandidat Paus kan yah? ::ungg::
kandalf
18-02-2013, 11:33 AM
Yup. Mereka kandidat Paus.
Dan yang diselamatkan terakhir yang jadi Paus baru, memakai nama Lukas, sesuai dengan nama Saint yang dari tabib.
opi77
22-02-2013, 04:53 PM
benarkah Paus Bendiktus mundur gara2 skandal??
Vatikan, - Paus Benediktus XVI telah mengumumkan pengunduran dirinya. Beredar kabar, pengunduran diri itu terjadi setelah tim investigasi internal Vatikan memberitahu Paus tentang adanya seks gay, pemerasan dan korupsi di Vatikan.
Sebuah tim yang terdiri dari tiga kardinal telah diminta Benediktus untuk menyelidiki tuduhan tentang tentang penyelewengan keuangan, kronisme, dan korupsi yang terungkap dalam apa yang disebut sebagai VatiLeaks.
Pada 17 Desember 2012 lalu, tim kardinal tersebut menyerahkan dua bundel berkas kepada Benediktus. Bundel berkas tersebut hampir setebal 300 halaman, yang berisi "peta rincian kejahatan dan ikan busuk" di dalam Vatikan.
"Di hari itulah, dengan berkas-berkas di mejanya, Benediktus XVI mengambil keputusan yang telah begitu lama dia renungkan," demikian diberitakan surat kabar Italia, La Repubblica seperti dilansir News.com.au, Jumat (22/2/2013).
Harian La Repubblica mengutip seorang pria yang digambarkan "sangat dekat" dengan para penulis laporan tersebut. Dikatakannya, para kardinal itu telah menemukan sebuah jaringan gay bawah tanah, yang para anggotanya mengadakan pertemuan seks di beberapa tempat di Roma dan Vatikan. Ini menjadikan mereka rentan terhadap pemerasan.
Laporan rahasia itu juga menyelidiki sejumlah dugaan transaksi di Institute for Religious Works (IOR), bank Vatikan yang pemimpinnya baru ditunjuk pekan lalu, setelah mengalami kekosongan selama 9 bulan.
Menurut La Repubblica, Benediktus akan menyerahkan berkas rahasia itu kepada penggantinya nanti. Dengan harapan, penggantinya akan cukup "kuat, muda, dan suci" untuk mengambil tindakan yang diperlukan.
Juru bicara Vatikan, Federico Lombardi menolak untuk berkomentar mengenai pemberitaan tersebut. Dirinya menolak untuk "meladeni fantasi dan opini".
"Jangan mengharapkan komentar atau sanggahan dari apa yang telah dikatakan tentang isu itu," cetusnya.
source:detik.com
AsLan
23-02-2013, 12:59 PM
Ada yg gak logis...
yg melakukan kejahatan kan orang lain, koq paus yg mundur?
gogon
23-02-2013, 05:04 PM
hoax? kata fan page fb gereja katolik.
https://m.facebook.com/gerejakatolik?refid=13&_ft_=qid.5848069523390838777%3Amf_story_key.-1189714762528508827
https://m.facebook.com/photo.php?fbid=10151749059559638&id=91119074637&set=a.99350589637.111403.91119074637&refid=17
Ronggolawe
23-02-2013, 06:27 PM
OOT dikiiiiit... kalo di pilem "Angel and Demon" yang diangkat dari karyanya Dan Brown itu juga tentang kardinal-kardinal yang dibunuh karena mereka kandidat Paus kan yah? ::ungg::
semua kardinal adalah kandidat Paus...
tinggal ngetop atau tidak saja :)
opi77
23-02-2013, 10:03 PM
Iya sich gak logis alasannha...harusnya dia mencoba untuk bersihin itu semua...
danalingga
23-02-2013, 11:43 PM
Kalo menurutku logis saja sih alasannya yg ini:
Menurut La Repubblica, Benediktus akan menyerahkan berkas rahasia itu kepada penggantinya nanti. Dengan harapan, penggantinya akan cukup "kuat, muda, dan suci" untuk mengambil tindakan yang diperlukan.
opi77
24-02-2013, 11:30 PM
Kenapa bukan dia yang melakukan tindakan yang diperlukan itu..
AsLan
24-02-2013, 11:50 PM
Sejak Dan Brown mendapat keuntungan besar dari cerita2 fiktif tentang gereja katolik, kini banyak orang sadar bahwa gereja ini sangat menarik perhatian orang, terutama apabila dibumbui dengan skandal.
maka banyak orang mencoba menjual gereja katolik lagi berulang2 dengan resep yg sama.
ndableg
24-02-2013, 11:53 PM
Kerajaan roma juga cerita lama lah lan
danalingga
25-02-2013, 08:02 AM
Kenapa bukan dia yang melakukan tindakan yang diperlukan itu..
karena dia merasa tidak:
cukup "kuat, muda, dan suci" untuk mengambil tindakan yang diperlukan.
Parameswara Li
25-02-2013, 05:00 PM
buset..penggantinya juga mayan tua tua juga ya?
perasaan dulu Paus Yohanes Paulus masih 40 tahunan pas jadi paus? CMIIW..
Karol Józef Wojtyła sudah berumur 58 tahun waktu diangkat menjadi Paus tahun 1978. Memang termasuk muda untuk ukuran sekarang. Paus sebelumnya yaitu Albino Luciani berumur 66 waktu menjadi Paus di tahun yang sama.
ndugu
14-03-2013, 02:43 AM
aha, asap putih sudah muncul
paus baru udah dipilih :cengir:
cepet juga ya? kukira bakal lebih lama loh. prasaan paus yang kemaren kayanya proses pemilihannya lebih lama deh? ato cuman feeling saya ya :cengir:
noodles maniac
14-03-2013, 07:20 AM
Jadi siapa nama paus yang baru? ::ungg::
opi77
14-03-2013, 08:01 AM
Selamat atas terpilihnya Paus baru...kira2 dia bakal pale gelar apaan yah..
Ronggolawe
14-03-2013, 08:05 AM
Fransiskus I
opera
14-03-2013, 09:04 AM
http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/13/5066641p.jpg
VATIKAN - Asap putih baru saja mengepul dari cerobong asap khusus Kapel Sistina, Vatikan, Rabu (13/3/2013) malam. Seperti dilaporkan oleh CNN dan BBC, asap putih ini menandakan Paus baru sudah terpilih, mengepul sekitar pukul 19.00 waktu setempat.
http://gdb.voanews.com/2908C5E9-E4E4-4F21-9B86-A41A4785F75A_w640_r1_s.jpg
Dengan telah mengepulnya asap putih ini, berarti pengganti Paus Emeritus Benediktus XVI sudah terpilih melalui empat pemungutan suara sejak Selasa (12/3/2013). Dalam tradisi konklaf, hasil pemungutan suara para kardinal pemilih hanya bisa diketahui dari asap yang keluar dari cerobong Kapel Sistina.
Asap hitam menandakan Paus baru belum terpilih, sementara asap putih diiringi dentang lonceng St Peter menandakan Paus baru telah terpilih. Belum ada keterangan resmi dari hasil pemungutan suara para kardinal dalam konklaf.
Dari siaran langsung melalui situs BBC, ribuan
warga di lapangan Basilica yang dua hari ini
memantau langsung pelaksanaan konklaf terlihat bersorak girang menyambut kepulan asap putih dari Kapel Sistina.Dentang lonceng St Peter pun terdengar memastikan terpilihnya Paus baru ini.
Konklaf yang dimulai Selasa (12/3/2013) digelar untuk memilih Paus Baru, seiring pengunduran diri Paus Benediktus XVI pada 28 Februari 2013. Pemungutan suara perdana, Selasa (12/3/2013) petang belum mendapatkan minimal 77 dukungan untuk satu kandidat. Demikian pula dua pemungutan suara pada Rabu (13/3/2013). Namun, penantian 1,2 miliar umat Katholik sedunia terjawab oleh pemungutan suara keempat, Rabu (13/3/2013) petang waktu setempat.
http://m.kompas.com/news/read/2013/03/14/0113138
Kardinal Argentina, Paus Baru Terpilih
http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/14/0510297-paus-francis-p.jpg
Kardinal Argentina Jorge Bergoglio, terpilih menjadi paus ke-266, Rabu (13/3/2013). Ia memilih menggunakan gelar Paus Francis.
VATIKAN - Konklaf memilih Kardinal Argentina Jorge Mario Bergoglio menjadi Paus ke-266 menggantikan Paus Benediktus XVI. Pengumuman nama Paus baru ini disampaikan dari balkon St Petrus, Rabu (13/3/2013) pukul 20.12 waktu setempat.
Jorge Mario Bergoglio, SJ yang lahir pada 17
Desember 1936 adalah Kardinal Argentina Gereja Katolik Roma. Dia telah menjabat sebagai Uskup Agung Buenos Aires sejak 1998. Dia diangkat menjadi kardinal pada 2001. Konklaf di Kapel Sistina, Rabu (13/3/2013), memilihnya menjadi Paus ke-266.
Bergoglio memilih Francis untuk nama baru Paus. Dia adalah Paus pertama yang berasal dari kawasan Amerika Selatan.
http://m.kompas.com/news/read/2013/03/14/0221549
Profil Paus Francis
Paus Francis melambaikan tangan di balkon
Basilica Santo Petrus setelah terpilih menjadi paus ke-266, Rabu (13/3/2013).
VATIKAN - Paus Francis lahir dengan nama Jorge Mario Borgoglio pada 17 Desember 1936. Dia adalah Paus ke-266, menggantikan Paus Benediktus XVI yang mengundurkan diri pada 28 Februari 2013. Paus Francis terpilih dalam pemungutan suara hari kedua konklaf, Rabu (13/3/2013) sekitar pukul 19.00 waktu setempat.
Sebelumnya, Paus Francis adalah Uskup Agung
Buenos Aires, Argentina, untuk periode 1998 sampai 2012. Dia mengundurkan diri dari jabatan tersebut karena pertimbangan usia. Paus Francis dipromosikan menjadi kardinal pada 2001.
Bergoglio adalah anak pertama dari lima
bersaudara. Dia adalah pemegang gelar master di bidang kimia dari Universitas Buenos Aires. Alih- alih meneruskan keahliannya itu, Bergoglio
memilih bergabung ke seminari di Villa Devoto dan masuk ke Society of Jesus pada 1958.
Memegang gelar di bidang filsafat dari Colegio
Máximo San José di San Miguel, Bergoglio sempat mengajar studi literatur dan psikologi di Colegio de la Inmaculada di Santa Fe, Buenos Aires. Sesudah itu, dia belajar filsafat dan teologi di Faculty of San Miguel, seminari di San Miguel. Dia kemudian mengajar di seminari ini sampai mendapat gelar profesor. Pelayanan gereja Bergoglio dimulai pada 1973. Pada 1980, dia menjadi rektor seminari San Miguel hingga 1986. Gelar doktoralnya diraih di Jerman.
Saat menjadi kardinal, Bergoglio dikenal sebagai sosok yang rendah hati, konservatif, dan memiliki komitmen kuat terhadap keadilan sosial. Gaya hidup sederhana menguatkan kerendahhatiannya. Dia tinggal di apartemen kecil, alih-alih menempati kediaman resmi uskup. Bergoglio diketahui juga menolak menggunakan sopir dan limusin, bahkan dikabarkan dia memasak makanannya sendiri.
Saat Paus Paulus II meninggal, Bergoglio masuk
menjadi kandidat paus baru. Dia sudah menjadi kardinal pemilih dalam konklaf 2005, yang akhirnya memilih Paus Benediktus XVI.
Pilihan nama dan sikap
Francis, yang dipilihnya sebagai nama pasca-
terpilih sebagai Paus, merujuk kepada Francis Xavier, pendiri Society of Jesus. Paus Francis adalah Paus pertama dari ordo Jesuit, selain Paus pertama dari luar Eropa dan berasal dari kawasan di luar Eropa, di era modern.
Namun, seperti dikutip CNN, pakar soal Vatikan, John Allen, berpendapat, nama Francis ini merujuk kepada salah satu tokoh yang paling dihormati di gereja Katolik, St Fransiskus dari Asisi. Menurut Allen, pilihan nama ini sangat menakjubkan. Dalam gereja Katolik, tambah dia, ada beberapa sosok yang menjadi acuan utama, dan St Francis adalah salah satunya.
Nama Francis, lanjut Allen, juga menjadi lambang untuk kemiskinan, kerendahhatian,
kesederhanaan, dan pembangunan kembali gereja Katolik. "Paus baru mengirimkan sinyal bahwa ini tidak akan 'menjadi sesuatu yang biasa saja'," kata dia.
Paus Francis selama ini dikenal sebagai sosok konservatif. Beberapa pandangannya mencakup penentangan atas praktik aborsi dan homoseksualitas. Meski menyatakan menghormati gay dan lesbian sebagai individu, dia menentang keras undang-undang yang dirilis pada 2010 di Argentina yang melegalkan perkimpoian sesama jenis. Sebaliknya, Paus Francis juga dikenal sebagai sosok yang sangat memiliki kepedulian sosial, termasuk mengkritisi masalah perbedaan kelas sosial kaya dan miskin.
http://m.kompas.com/news/read/2013/03/14/03382520
Kingform
14-03-2013, 10:18 AM
selamat atas terpilihnya paus baru :senang:
AsLan
14-03-2013, 10:32 AM
Wah bagus !
terpilih sosok yg sederhana dan konsevatif.
tadinya gw kuatir paus baru lebih flexible terhadap berbagai isu.
opi77
14-03-2013, 10:36 AM
Paus Fransiskus 1....
ndugu
14-03-2013, 11:09 AM
Wah bagus !
terpilih sosok yg sederhana dan konsevatif.
tadinya gw kuatir paus baru lebih flexible terhadap berbagai isu.
:lololol:
untuk urusan itu, menurutku gereja katolik masih panjang jalannya deh untuk sampe ke isu gay ato aborsi
itu isu yang cukup fundamental untuk gereja katolik. ngga akan berubah deh posisinya, sama skali ngga dalam jangka waktu deket (if ever). apalagi kardinal2 yang dipilih oleh paus john paul dan benedict rata2 beraliran konservatif. jadi udah sevisi deh mereka rata2 :cengir: pengaruh 2 paus sebelumnya masih kerasa sampe ke paus yang ini
sebenarnya saya rada berharap paus yang kepilih tuh mereka yang lebih terbuka dan berpengalaman dengan urusan menjembatani hubungan interfaith seperti ke islam. kan ada bbrp kardinal yang katanya mempunyai background itu. :mikir:
---------- Post Merged at 11:09 PM ----------
sejak terpilihnya paus ini, saya jadi baca2 artikel mengenainya.
ternyata cukup menarik cerita mengenai paus fransiskus ini dengan sejarah dictatorship di argentina sekian dekad yang lalu.
Parameswara Li
14-03-2013, 04:35 PM
Ada yg gak logis...
yg melakukan kejahatan kan orang lain, koq paus yg mundur?
Kalau menurut saya sih cukup logis bila ada komandan yang mundur sebagai pertanggungjawaban moral atas ulah anak buahnya. Mungkin di Indonesia tidak logis karena tidak mungkin ada pejabat yang mundur walau apapun yang terjadi pada lembaga yang dipimpinnya, tapi di tempat lain kulturnya bisa berbeda.
Fransiskus I
Paus Fransiskus 1....
Vatikan sudah mengklarifikasikan bahwa nama resmi Paus adalah Fransiskus, bukan "Fransiskus I". Jurubicara Vatikan menyatakan bahwa nama tersebut baru akan menjadi Fransiskus I bila ada Paus berikutnya yang menggunakan nama Fransiskus II. Dan saya rasa kemungkinan itu masih lama sekali.
ndugu
15-03-2013, 12:08 AM
http://news.yahoo.com/pope-francis-humility-stops-hotel-pay-bill-145111023.html
Francis considers social outreach, rather than doctrinal battles, to be the essential business of the church.
ini bener. kupikir ini yang seharusnya menjadi esensi gereja (ato agama in general). keliatannya paus yang ini jenis yang pragmatic. semoga aja ke depannya tetep demikian.
ini dari pagi, artikel2 yang dikeluarkan semua rata2 memuji2 paus francis sebagai orang yang rendah hati dan down to earth :cengir:
AsLan
15-03-2013, 01:17 AM
yang suka perang doctrin itu kan orang protestan, orang katolik mah emang dasarnya agak menjauhi doktrin2 kitab suci.
padahal doktrin itu baik, cuma kelakuan orang yg memperdebatkannya itu yg kadang2 membuatnya jadi kelihatan buruk.
bagaimanapun setiap tindakan manusia pasti didasari atas isi hatinya, isi hatinya dibentuk oleh doktrin yg dipercayainya.
ndugu
15-03-2013, 01:25 AM
ngga kebalik ya? ::elaugh:: saya justru ngerasa katolik yang paling kaku dengan doktrin2an :cengir: sangat kaku saat menginterpretasikan kitab dan tradisi dibandingkan kristen2 yang laen
AsLan
15-03-2013, 01:36 AM
maksudnya kristen protestan aliran Reformed lebih ketat dari katolik, kristen protestan karismatik lebih bebas dari katolik.
ndugu
15-03-2013, 01:40 AM
lebih ketat dari aspek apa tuh?
saya kurang ngikutin jenis2 protestan ::elaugh:: kebanyakan :cengir:
AsLan
15-03-2013, 01:55 AM
kristen reformed itu apapun yg ditulis kitab suci pasti bener, yg bersebrangan sama kitab suci pasti salah, misalnya dalam kasus evolusi.
Contohnya gw,
kristen karismatik itu tergantung perasaannya, perasaannya bilang A ya pasti A yg bener karena mereka kira perasaan mereka dituntun oleh Tuhan, atau minimal perasaan si pendeta dituntun oleh Tuhan langsung.
Contohnya Milnalev...
katolik memang ketat dalam beberapa hal, tapi secara umum orang2 katolik lebih fleksible, misalnya mereka boleh pegang dupa, sembayang orang mati dll
kebanyakan juga gak pernah memusingkan masalah doktrin kitab suci seperti Doktrin Allah Tritunggal, Doktrin Kristus, Doktrin Keselamatan, Doktrin Manusia dll, bagi mereka yg terpenting adalah mengasihi sesama manusia.
Contohnya etca :)
ndugu
15-03-2013, 02:21 AM
loh, emangnya etca katolik ya? :cengir:
dan aslan blom pernah ketemu katolik yang fanatik ya :cengir:
dominasi kristen kan banyak sekali slan. dan yang kamu list mungkin yang memang kaku2 juga kali ya. dari segi perilaku umat dalam dunia perkatolikan, memang kesannya agak2 santai dibandingkan beberapa aliran protestan yang terkesan fanatik, at least di indonesia. itu masalahnya dengan kitab suci, intepretasi setiap orang bisa berbeda, makanya jadi banyak alirannya. jadi in a way, sistem hierarki-nya katolik ada baiknya, dalam aspek bahwa katolik mempunyai pandangan yang terstandarisasi. sedangkan masalah terbesarnya, jadinya kaku dan ngga ngikut jaman, dan tidak semua umat akan mempunyai pandangan yang sama atopun setuju dengan beberapa ajaran ato arahan gereja.
jadi buatku sih, urusan perilaku umat itu lebih ke intepretasi umat sendiri, ato intepretasi gerejanya, yang lalu berimbas ke perilaku umat sebagai korban pencucian otak oleh gerejanya. either you are in or out. :cengir: tapi tentu aja juga ada protestan2 yang santai aja kok, saya banyak ketemu yang gitu. sama halnya banyak katolik yang santai juga dalam menerima ajaran gerejanya :cengir: dan justru protestan yang kesanku sangat fleksibel dalam mengintepretasikan kitab, ntah ke arah lebih longgar maupun lebih ketat. sedangkan katolik kan sangat kaku dengan intepretasinya, strukturnya, berat tradisinya, liturginya, studi teologinya, hierarkinya. dari segi itu buatku sangat doctrinal, sometimes can be very overwhelming. yang paling kaku dan terasa impactnya mungkin ke orang2 dalaman gereja sendiri ya (bruder, pastor, suster, uskup, dll). sedangkan umat, well, apakah umat secara kaku pasti mengikuti semuanya, well, some yes some no. :cengir:
ndugu
15-03-2013, 05:26 AM
http://news.yahoo.com/inside-conclave-extra-omnes-habemus-papam-191821377.html
artikel ini cukup menarik :mrgreen:
a little glimpse of what's happening saat conclave ini berlangsung. padahal katanya kardinal2nya pake sumpah rahasia, bahwa apa yang terjadi di dalam conclave ini tidak akan dibeberkan. tapi kok bisa sedetail ini ya ceritanya :cengir: so much for an oath :cengir:
tapi ga papa, tetep sangat menarik ngikutin prosesnya, dan mengenali sedikit lebih jauh karakter beberapa kardinal maupun paus baru ini. kebetulan kemaren itu saya sempat streaming langsung saat berita paus baru terpilih, tapi waktu itu masih blom tau kardinal mana yang terpilih. sampe akhirnya paus baru nongol di balkon. jadi artikel ini cukup menarik karena melihat cerita ini dari perspektif yang satunya lagi (ie. dari sisi gereja)
here you go:
:mrgreen:
VATICAN CITY (AP) — Three rounds of ballots had been cast with no winner, but it was becoming clear which way this conclave was headed.
When the cardinals broke for lunch, Sean O'Malley of Boston sat down next to his Argentine friend, Jorge Bergoglio.
"He seemed very weighed down by what was happening," O'Malley said.
Hours later, the Buenos Aires archbishop would step before the frenzied masses packed into St. Peter's Square as Francis, the first pope from the Americas.
Cardinals take an oath of secrecy when they enter a conclave, promising never to reveal what goes on inside. But as is customary, the cardinals involved share memories of their experience.
___
It began Tuesday afternoon with a procession.
Reciting a hypnotic Gregorian chant, the 115 princes of the church, dressed in red robes over white lace tunics, filed two by two into the frescoed masterpiece that is the Sistine Chapel and took their seats at four rows of tables. One used a wheelchair and was helped to his place by his colleagues.
Then each man moved to the front and took an oath not to reveal what was about to occur: "we promise and swear not to break this secret in any way, either during or after the election of the new pontiff."
With a cry of "extra omnes" — "all out" — the massive double doors swung shut, the key was turned and the conclave was under way.
___
No matter how beautiful the chapel, Chicago Cardinal Francis George said, the acoustics aren't great.
The presiding cardinal, Giovanni Battista Re, had to explain each step in the ritual twice, once to each side of the room.
Other than that, there was only silence.
"The conclave is a very prayerful experience," O'Malley said. "It's like a retreat."
Each man wrote a few words in Latin on a piece of paper: "I elect as supreme pontiff..." followed by a name.
One by one, they held the paper aloft, placed it on a gold-and-silver saucer at the front of the room, and tipped it into an urn.
And then the tallying began, with three cardinals — known as scrutineers — reading out the name on each slip.
When they finished counting, it was clear the field remained wide open, said Cardinal Sean Brady, leader of the church in Ireland.
"There were a number of candidates," he said.
A cardinal threaded the ballots together and put them in a stove.
Outside in St. Peter's Square, as black smoke billowed from the chimney, the cheering crowd fell silent and began to thin.
___
On Wednesday morning, the cardinals filed in again and repeated the ritual of voting.
Each man filled out his ballot and walked to the front of the room.
"When you walk up with the ballot in your hand and stand before the image of the Last Judgment, that is a great responsibility," O'Malley said.
There were two votes before lunch, and the field was narrowing.
But the smoke was black again, and the crowd was again disappointed.
This time, however, they didn't leave the square.
___
At lunch, O'Malley sat down besides Bergoglio.
"He is very approachable, very friendly," he said. "He has a good sense of humor, he is very quick and a joy to be with."
But with the vote going his way, Bergoglio was uncharacteristically somber.
___
In the first afternoon ballot, the cardinals were getting close to a decision. But not quite.
They started over, and the scrutineers read out the names.
And it began to dawn on the men that their work was done.
"It was very moving as the names were sounding out," Brady said. "Bergoglio, Bergoglio, and suddenly the magic number of 77 was reached."
The cardinals applauded at 77, and again once the tally was complete.
"I don't think there was a dry eye in the house," said Cardinal Timothy Dolan of New York.
___
A cardinal asked Bergoglio whether he accepted the papacy.
"I am a sinner, but as this office has been given to me, I accept," he said, according to three French cardinals.
Bergoglio announced the name he would assume — Francis — and went to change into the papal robes in the Room of the Tears, so named because many have wept at the enormity of the task they face.
When Francis returned to the chapel, "his first action was to go to a cardinal in a wheelchair and go to the back of the chapel to greet him," Brady said.
Aides brought in a platform with a white chair for Francis to sit on as the cardinals came one by one to pay their respects.
The pope declined, Dolan said.
"He met with us on our own level," Dolan said.
Dolan said he felt a strange emotion as he kissed the pope's ring.
"It's very difficult to explain," Dolan said. "You obviously get to know your brother cardinal. But all of a sudden the identity is different."
___
It was time to face the public.
More than 100,000 people had jammed into the square, and Francis prepared to greet them from the balcony.
Vatican workers lined up to shake his hand, but Francis was worried about a delay, Dolan said.
There were too many people outside waiting in the rain, and he didn't want to keep them.
As Francis stepped out on the balcony, cardinals rushed to the windows to look out over the crowd.
It was nighttime, and George expected a "sea of umbrellas."
Instead, he saw flashing lights of cameras across the square.
"It looked like jewels," George said.
The crowd jumped up and down, poking umbrellas in the air.
Strangers embraced.
___
After the address, a car came to take the new pope to dinner, and buses for the rest of the cardinals.
The car returned empty.
"As the last bus pulls up, guess who walked out," Dolan said.
Francis had dinner with the others.
They toasted him, "then he toasted us and said, 'May God forgive you for what you've done,'" Dolan said.
By the time the night was over, cardinals said, the new pope seemed comfortable in his new robes.
"Last night, I think there was a peace in his heart," O'Malley said, "that God's will had been accomplished in his life."
noodles maniac
19-03-2013, 07:04 PM
Paus yang baru maen twitter juga gak? ada yang tau twitter nya apa? ::hihi::
ndugu
19-03-2013, 09:55 PM
kayanya paus ada deh twitter resminya
kemaren sempat baca di berita, tapi ga inget :cengir:
ndugu
20-03-2013, 08:39 AM
http://news.yahoo.com/blogs/lookout/pope-call-thought-prank-141456036.html
Pope Francis is known for his informal style. This has charmed the masses, but doesn’t work so well over the phone.
According to a story in the Daily Mail, the pontiff rang a Vatican receptionist directly, which is apparently a papal no-no. The disbelieving man thought the call was a prank, and said, “Oh, yes? And I’m Napoleon.”
Luckily, Francis has the patience of a saint, and he convinced the man he was the real deal.
The pope wanted to be connected with Adolfo Nicolas, the superior general of his old Jesuit order, according to the Mail.
He told the disbeliever, “I really am Pope Francis. Do not worry, Andreas, just connect me with Father General, I would like to thank him for the charming letter.”
The receptionist realized his error, because who else talks like that?
A Vatican expert explained that the pope doesn’t usually make his own calls—that's done through a secretary. But the humble man hailing from Argentina, known for cooking his own food, living in his own apartment and riding the bus to work, has other ideas.
Once selected as pope, Francis notably skipped the papal limo, choosing instead to ride the bus with the cardinals. And on his way to the Mass that established him as head of the Roman Catholic Church, the pope frequently got out of his car to greet the crowds, kiss babies and, in one instance, bless a disabled man.
His humility may serve him well as he addresses a church torn by the sexual abuse of children and rumored Vatican corruption.
His modesty was in full display when, at his first dinner after the election, he told the gathered cardinals, “May god forgive you” for choosing me. The disarming comment, as New York's Archbishop Cardinal Timothy Dolan later described it, “brought the house down.
ini lucu juga
saya sampe ketawa baca brita ini :cengir:
si paus telpon, trus nyambung ke resepsionis. si resepsionisnya ga percaya kalo ini beneren paus, dan jawabnya rada2 sarkastik pula "o ya? dan saya adalah napoleon" :lololol: :lololol: :lololol: poor guy :cengir:
semakin saya baca brita mengenai paus francis ini, actually the more i like this dude :cengir: ada2 aja cerita lucunya. very down to earth too :cengir:
opi77
20-03-2013, 09:07 AM
Paus yang baru ini lebih membumi dan lebih out of the box gak kaku ama aturan dan protokoler2 resmi Vatikan..
opera
20-03-2013, 09:08 AM
fenomena "blusukan" sampe vatikan juga ternyata
hemmm paus yang "blusukan"
opi77
20-03-2013, 09:28 AM
Emank sudah seharusnya pemimpin itu membumi dan dekat dengan rakyatnya bukan..
Powered by vBulletin® Version 4.2.5 Copyright © 2026 vBulletin Solutions Inc. All rights reserved.