PDA

View Full Version : [Berita] Dipaksa mengaku curi burung, pengamen disiksa polisi



AsLan
07-02-2013, 10:17 PM
Kasus kekerasan yang diduga dilakukan oleh oknum polisi terjadi di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Korbannya kali ini adalah seorang pengamen bernama Susanto (30).

Susanto yang setiap harinya mangkal di halte depan Kantor Agraria Wonogiri, dituduh ikut mencuri burung lovebird bersama teman - temanya. Anehnya, peristiwa ini terjadi di tahun 2011 silam.

"Saya dituduh ikut mencuri burung lovebird, padahal saya tidak ikut. Lagian kejadiannya sudah tahun 2011 lalu. Mengapa baru sekarang saya ditangkap dan dianiaya," ujar Susanto ketika ditemui wartawan, di RSUD Wonogiri, Kamis (7/2).

Menurut Susanto, tindak kekerasan itu dialaminya pada Senin, 4 Februari 2013 lalu. Saat itu, lanjut Susanto, dia bersama teman - temannya, sedang berada di halte Kantor Agraria.

"Saya tidak mengira, tiba-tiba ada beberapa polisi menarik tangan saya untuk naik ke mobil. Saya dibawa ke Mapolsek Selogiri, Wonogiri," tambahnya.

Saat sampai di Mapolsek, Susanto langsung dimasukkan ke ruang interogasi. Di ruangan tersebut tanpa banyak pertanyaan dia langsung dipukul dengan tongkat kayu hingga tak sadarkan diri.

Tak hanya dipukul, Susanto mengaku, sekujur tubuhnya juga menjadi sasaran tendangan oknum polisi. Beberapa anggota keluarga yang enggan disebutkan namanya mengatakan, Susanto juga disetrum listrik agar mengaku mencuri burung, saat dilakukan interogasi.

Kekerasan yang dialami Susanto tak hanya dilakukan sekali. Usai interogasi pertama dan setelah sadar, Susanto diberikan waktu istirahat beberapa saat dan kemudian dilakukan pemukulan kembali dalam interogasi selanjutnya.

"Saya dipaksa untuk mengaku, saya tetap tidak mengakui perbuatan tersebut, karena memang saya tidak melakukannya. Sampai malam saya diinterogasi, saat itu saya sudah tidak sadar karena dipukul terus," katanya.

Susanto mengatakan saat di Polsek dipertemukan dengan Totok dan Angga, teman - temannya, yang sudah ditangkap sebelumnya. Kepada polisi dirinya mengaku kenal dengan Angga karena sering ngamen bareng. Sedangkan Totok, Susanto mengaku tidak mengenalnya.

Karena tidak mengaku mencuri burung, malam itu usai interogasi polisi membawa Susanto ke Mapolres Wonogiri. Di Mapolres Wonogiri Susanto mengaku masih dinterogasi sampai hari Rabu. Namun tak seperti di Mapolsek Selogiri, di Mapolres dia tidak mengalami penyiksaan.

"Tak ada penyiksaan lagi. Hari Rabu saya diperbolehkan pulang karena polisi tidak menemukan bukti kalau saya mencuri burung," paparnya.

Pihak keluarga segera membawa Susanto ke RSUD Wonogiri, karena sepulang dari Mapolres, kondisinya lemas dan mengalami luka - luka. Selain itu, semenjak masih di Mapolres Susanto, menurut keluarganya ia juga mengalami pendarahan saat buang air kecil.

Tak hanya itu, jari kelingking kanan mengalami retak, sakit pada punggung dan kaki serta ada bekas luka cekikan leher.

Sementara itu Kepala Seksi Pelayanan Medik RSUD Wonogiri, Adhi Darma, membenarkan terdapat bekas luka hampir di sekujur tubuh Susanto, termasuk bekas cekikan. Menurut Adhi, dari hasil pemeriksaan, Susanto menderita patah tulang di bagian kelingking kanan.

"Untuk kencing darah, rumah sakit masih akan melakukan observasi, melalui rontgen kontra, apakah di sistem saluran kencing itu ada luka di sistem saluran kencing," kata Adhi

Adhi menambahkan, untuk luka bekas cekikan di leher, biasanya akan berdampak pada kerusakan di bagian tenggorokan dan tulang leher.

Sementara itu, Kapolres Wonogiri AKBP Tanti Septiyani saat akan dikonfirmasi, tidak ada di kantornya. Menurut petugas, Kapolres sedang mengikuti rapat bersama Kapolda Jawa Tengah di Semarang.

[lia]

jojox
08-02-2013, 03:22 AM
Visum dulu. Tanpa visum = hoax. Baru bawa ke Komnas HAM, suratin Kapolri Timur Pradopo dan SBY. Blow up di Media nasional dan internasional. Kudu punya facebook ma twitter dulu mas Susanto ini. Terus Bikin gerakan koin simpatik. kali aja bisa menggerakkan sesuatu. Formal apology off record, lah. Tapi tali asih bisa dinegosiasikan. Case closed.

:ngopi:

noodles maniac
08-02-2013, 05:11 AM
Dasar polisi Indonesia, gebuk dulu baru tanya ::doh::

Parah banget sampe bonyok gitu Susanto :bengkak:

Bener kata jojox, laporin aja ke Komnas HAM tuh :tunjuk:

jebret
08-02-2013, 09:00 AM
berapa sih harga seekor burung dibanding dengan seorang manusia, benar2 ga layak. menurut pengamatan gw, dulu berandalan berandalan satu sekolah banyak yg jadi polisi.jadi sifat berandalan dan kebodohannya masih dibawa bawa ;D serius, seleksi polisi seharusnya diperketaaaat banget sampai hanya pemuda-pemuda dengan mental sehat dan lurus saja yang bisa lulus. tapi kyknya mimpi banget ya ::arg!::

opi77
08-02-2013, 10:03 AM
bukannya dah biasa yah kaya gini...cerita polisi salah yangkap main gebuk dulu baru nanya...polisi masih sakit nich...mentalnya belum bener2 dari dulu..

deddy
08-02-2013, 10:22 AM
Nasib orang kecil selalu jadi korban, harus di usut tuntas ni...

lily
08-02-2013, 11:27 AM
Ya begitulah polisi , kadang maen fisik untuk mengungkap kebenaran.

Padahal belom tentu juga yang ditangkap adalah pelaku.

Soalnya seringnya yang ditangkap itu yang dicurigai melakukan tindak kejahatan. Tapi ya kalo disiksa gini , ya kebanyakan pasti mau ga mau ngaku aja.

Saya pernah baca di Jawa Pos , ada kasus seorang kakek udah ditahan bertaon - taon untuk kejahatan yang tidak pernah dia lakukan , kenapa bisa gitu ? Soalnya dia dipaksa mengaku dengan cara dihajar abis - abisan.

noodles maniac
08-02-2013, 11:48 AM
Habis nonton pilem Reservoir Dogs, ada adegan dimana polisi disiksa mpe berdarah-darah sama penjahat karena disuruh ngaku apa ada pengkhianatan atas perampokan yang telah mereka lakukan, salah seorang penjahat itu bilang...

"lu gebukin dia terus nanti dia bakal ngaku kalo dia yang bikin kebakaran di Chicago (Chicago Fire), dan itu gak ada gunanya. Mikir coy mikir!"

Adegan kekerasan gak menjamin seseorang bilang yang sejujurnya, tapi malah berbohong karena dia ketakutan/kesakitan [meditasi]

jebret
08-02-2013, 11:58 AM
makanya gw bilang polisi2 seperti itu kan polisi bodoh, karena sebelum masuk emang sudah bodoh. jadi tidak punya kemampuan intelektual yang memadai untuk menyelidiki kasus kejahatan, apalagi mereka di kejar deadline. akhirnya salah benar bukan masalah yang penting sudah ngaku. gw sendiri pernah punya teman polisi yg gemar maen hajar tahanan, katanya untuk pelampiasan. sick.

AsLan
08-02-2013, 01:02 PM
Teknik penyiksaan untuk pengakuan harusnya sudah ditinggalkan dari dulu karena gak efektif...

Tapi polisi yg ngejar target biasanya gak peduli, yg penting banyak kasus selesai, naik pangkat.

GiKu
08-02-2013, 01:09 PM
1 kasus kelar dapet poin
poin terkumpul dalam jumlah sekian, dapet kenaikan pangkat

bener gak ya ?
::bwekk::

opi77
08-02-2013, 02:10 PM
coba teknik kaya gini dipake buat para tersangka koruptor2 itu yah...gue rasa banyak yang bilank melanggar HAM...

ul.malik
08-02-2013, 03:09 PM
^
koruptor itu belum digebukin udah pura" sakit.
tar kalo digebukin pas interogasi bisa pura" mati kali. ::hihi::

eh... di Indonesia bisa ga sih minta pengacara untuk mendampingi tersangka.
misal kalo saya jadi tersangka, saya ga mau bicara sedikitpun sebelum Polisi menyediakan pengacara buat saya, yg gretongan juga gapapa.
kan kalo dipelem" luar negeri gitu. ::ungg::

noodles maniac
08-02-2013, 08:21 PM
1 kasus kelar dapet poin
poin terkumpul dalam jumlah sekian, dapet kenaikan pangkat

bener gak ya ?
::bwekk::

Kredit poin yah? udah kayak peneliti di litbang aja peneliti madya, peneliti ahli, etc

Lha kalo polisi-polisi ini apa? basic, expert, sama master interrogator gitu yak? yang master interrogator itu pasti dah kayak Cak Norris ;D

red>,<hair
08-02-2013, 11:16 PM
@ ul : mungkin bisa klo tersangkanya tau ttg haknya n tau musti d mana cari pengacaranya ;D

opi77
10-02-2013, 08:47 AM
Polisi indonesia mana peduli ama hak tersangka rakyat kecil..main tangkap gebuk baru nany2..coba tersangka orang berduit pasti perlakuannya beda..

Nasib jadi rakyat kecil...

Urzu 7
11-02-2013, 10:17 AM
Ngeliat pengamen gitu mindsetnya pulisi nganggep pasti maling juga
kalo ditanya mana ada maling ngaku
kalo mau ngaku yah pake kekerasan sekalian ngelepasin stress;D

jebret
11-02-2013, 10:26 AM
bisa juga dibalik, mana ada orang baek ngaku maling kalau nggak digebukin dulu ;D
teorinya kan aparat kita menganut asas praduga tak bersalah, kenyataannya...cuih

serendipity
11-02-2013, 11:00 AM
sebenernya polisi di luar juga gitu sih, tapi bedanya mereka udah meneliti dan udah ada bukti. jadi pas ditanya dan tetep gak ngaku ya gitu deh kejadiannya

Urzu 7
11-02-2013, 12:06 PM
Hanya Tuhan Yang Tahu
coba aja tuhan mau jadi saksi;D