PDA

View Full Version : Tentang Pencitraan



danalingga
06-11-2012, 02:39 PM
Sepemahaman saya saat ini istilah pencitraan jadi berkonotasi jelek
dalam politik.

Padahal kan politik memang sebuah kerja pencitraan.
Bagaimana citra seseorang di mata publik. Jadi pencitraan
sih harusnya normal normal saja dalam dunia politik dan tidak
jelek. Bahkan merupakan sebuah keniscayaan.

itsreza
06-11-2012, 02:52 PM
pencitraan itu bagus, bermakna positif. politisi memang butuh
membangun citra tertentu di depan publik untuk berhasil.

dianggap negatif karena penggunaan kata tersebut di media
masa untuk merujuk politisi yang lebih mementingkan citra
dibandingkan kinerja.

danalingga
06-11-2012, 03:29 PM
Nah, itu padahal kalopun melakukan pencitraan asal
kinerjanya sesuai atau paling tidak mendekati, yah harusnya
fine2 saja toh.

Kalo nggak melakukan pencitraan, yah mana mungkin dikenal secara
luas dan alhasih agak susah untuk terpilih dalam pertarungan
politik.

BundaNa
06-11-2012, 03:30 PM
memberikan kesan baik sama menjilat itu beda....kalo pencitraannya memberi kesan baik dengan kinerja yang baik, so what?

Ronggolawe
06-11-2012, 03:46 PM
itu sih awak media saja yang kurang kerjaan :)

Si Dahlan lagi buka pintu Tol, ada saja kameramen
yang ngikutin. Coba kalau diam-diam, lalu nanti be
ritanya muncul dari para pengemudi yang bercerita
tadi pintu tol dibuka pak Dahlan dan digratiskan, ma
ka akan lebih manis beritanya...

kalau sibuya sih, memang kemana-mana bawa media,
namanya juga ***** tampil yang selalu ingin eksis.

sekarang yang lagi gw prihatinin, media yang lebay
ngikuti Jokowi kemana-mana :)

purba
06-11-2012, 04:23 PM
Sepemahaman saya saat ini istilah pencitraan jadi berkonotasi jelek
dalam politik.

Namanya juga bahasa, sifatnya dinamis.



Padahal kan politik memang sebuah kerja pencitraan.

Bukan. Berpolitik itu bernegara. Bagaimana bernegara dgn baik agar tujuan negara tercapai.



Bagaimana citra seseorang di mata publik. Jadi pencitraan
sih harusnya normal normal saja dalam dunia politik dan tidak
jelek. Bahkan merupakan sebuah keniscayaan.

Pencitraan yg dipahami sekarang sebagai penipuan, seolah-olah berprestasi, padahal tidak.

:))

danalingga
06-11-2012, 04:45 PM
Bukan. Berpolitik itu bernegara. Bagaimana bernegara dgn baik agar tujuan negara tercapai.

Kalo soal politik aja lo pake pengertian yang baku dan bener Pur.
Tapi kalo pencitraan lo pake pengertian yang lain.
Dasar Purba. ::ngakak2::

---------- Post Merged at 04:45 PM ----------


Si Dahlan lagi buka pintu Tol, ada saja kameramen
yang ngikutin. Coba kalau diam-diam, lalu nanti be
ritanya muncul dari para pengemudi yang bercerita
tadi pintu tol dibuka pak Dahlan dan digratiskan, ma
ka akan lebih manis beritanya...

Iya lebih manis sih. Tapi dengan masuk media
efeknya jadi lebih luas. Memang ada yang nggak suka,
tapi sepertinya yang suka lebih banyak.

Jadi masih untung tuh kalo mau itung2 an.

ga_genah
06-11-2012, 05:49 PM
media skrg emang sedang lebay ::hihi::

Ronggolawe
06-11-2012, 06:05 PM
Iya lebih manis sih. Tapi dengan masuk media
efeknya jadi lebih luas. Memang ada yang nggak suka,
tapi sepertinya yang suka lebih banyak.

Jadi masih untung tuh kalo mau itung2 an.
gw takut tokoh-tokoh yang kita harapkan ini, keca
paian meladeni media yang tidak kenal waktu mengum
bar kelebay-annya :)

purba
06-11-2012, 10:06 PM
Kalo soal politik aja lo pake pengertian yang baku dan bener Pur.
Tapi kalo pencitraan lo pake pengertian yang lain.

Yah beda... Pernyataan "politik adalah kerja pencitraan" adalah pendapat ente, karena itu ane bantah. Sedangkan kata "pencitraan" yg berkonotasi negatif memang dipakai di media, bukan pendapat ane. Kalo gak suka dgn konotasi tsb, bisa saja pake kata lain misalnya "cari muka", sehingga kalimatnya "Dahlan Iskan sedang cari muka".

:))



Iya lebih manis sih. Tapi dengan masuk media
efeknya jadi lebih luas. Memang ada yang nggak suka,
tapi sepertinya yang suka lebih banyak.

Jadi masih untung tuh kalo mau itung2 an.

Dulu juga begitu, SBY menjadi presiden karena rakyatnya suka dgn pencitraan. Sekarang SBY disesalkan karena pencitraan tsb. Nanti DI jadi presiden karena rakyatnya banyak yg suka pencitraan. Kemudian DI disesalkan karena pencitraan tsb. Kok gak belajar dari pengalaman?

:))

danalingga
06-11-2012, 10:34 PM
gw takut tokoh-tokoh yang kita harapkan ini, keca
paian meladeni media yang tidak kenal waktu mengum
bar kelebay-annya :)

Berarti bagusnya sih medianya tidak usah dilayani.
Tapi nanti pasti muncul tuduhan negatif lagi,
nggak koperatif ama media, gimana dengan rakyat.

Negara serba salah memang. ;))

---------- Post Merged at 10:30 PM ----------


Yah beda... Pernyataan "politik adalah kerja pencitraan" adalah pendapat ente, karena itu ane bantah. Sedangkan kata "pencitraan" yg berkonotasi negatif memang dipakai di media, bukan pendapat ane. Kalo gak suka dgn konotasi tsb, bisa saja pake kata lain misalnya "cari muka", sehingga kalimatnya "Dahlan Iskan sedang cari muka".

Nah, kalo diganti dengan cari muka kan jelas tujuannya. Membantahnya pun lebih enak. :D

Tapi khusus thread ini saya pengen fokus ke pencitraan itu.
Dan saya berpendapat pencitraan sah sah saja dalam politik.
Bahkan bagus asal memang citra yang dibangun itu sesuai
dengan kinerjanya.

---------- Post Merged at 10:34 PM ----------


Dulu juga begitu, SBY menjadi presiden karena rakyatnya suka dgn pencitraan. Sekarang SBY disesalkan karena pencitraan tsb. Nanti DI jadi presiden karena rakyatnya banyak yg suka pencitraan. Kemudian DI disesalkan karena pencitraan tsb. Kok gak belajar dari pengalaman?

Kalo soal ini berarti rakyat tidak bisa melihat apakah kinerjanya sesuai dengan citra yang dibangun.
Jadi bukan salah politik pencitraannya. Toh semua saingan SBY juga saat itu juga membangun citra.

ndableg
07-11-2012, 04:25 AM
sekarang yang lagi gw prihatinin, media yang lebay
ngikuti Jokowi kemana-mana :)

Bener. Pertanyaan2nya nyebelin.

purba
07-11-2012, 08:18 AM
Kalo soal ini berarti rakyat tidak bisa melihat apakah kinerjanya sesuai dengan citra yang dibangun.
Jadi bukan salah politik pencitraannya. Toh semua saingan SBY juga saat itu juga membangun citra.

Gegara pencitraan, rakyat tertipu oleh SBY. Jadi pencitraan baik atau tidak? :))

---------- Post Merged at 08:18 AM ----------


gw takut tokoh-tokoh yang kita harapkan ini, keca
paian meladeni media yang tidak kenal waktu mengum
bar kelebay-annya :)

Media begitu karena pemirsa di rumah memang senang dgn berita pencitraan. Kok jadi media yg disalahkan? Kenapa bukan pemirsa di rumah? :))

cha_n
07-11-2012, 08:55 AM
kok pemirsa yang disalahkan ? makin aneh aja purba.

kalau dalam bisnis pencitraan itu mirip membangun branding.
apple punya branding position tertentu, kalau ada yang bilang apple bakal punya bayangan gedget mahal berkelas, gaul blablabla..
dalam politik kurasa ga beda jauh, sama2 jualan.
itu kalau emang niat "jualan"
dalam hal ini DI yang ngejar2 wartawan, yang lebai media napa dia yang dituduh mau jualan?

danalingga
07-11-2012, 09:40 AM
Gegara pencitraan, rakyat tertipu oleh SBY. Jadi pencitraan baik atau tidak?

Baik. Karena tanpa pencitraan malah tidak tahu sama sekali tentang kandidat.
Emang mau beli kucing dalam karung?

---------- Post Merged at 09:40 AM ----------

Btw, ini buat semua -- bukan purba saja.
Kalo boleh tahu pengen tahu apa ada pemilu
di negara mana saja yang tanpa pencitraan ya?

cha_n
07-11-2012, 09:45 AM
ya ga ada lah... obama ama roomney juga jualan program kerja dan mencitrakan diri mereka ke calon pemilih

danalingga
07-11-2012, 09:50 AM
Btw, tentang SBY.
Mungkin bagi kita pencitraannya
tidak sesuai dengan kinerja.
Tapi bagi sebagian orang mungkin
sudah sesuai. Contoh bagi guru,
citranya kan menaikkan gaji guru,
dah sesuai tuh. ;))

purba
07-11-2012, 06:56 PM
Baik. Karena tanpa pencitraan malah tidak tahu sama sekali tentang kandidat.
Emang mau beli kucing dalam karung?

Btw, ini buat semua -- bukan purba saja.
Kalo boleh tahu pengen tahu apa ada pemilu
di negara mana saja yang tanpa pencitraan ya?

Ane jadi pengen tanya, memangnya apa yg ente pahami sbg pencitraan?

Kalo ane begini. Pencitraan misalnya iklan Abu Rizal Bakri pake baju Jawa trus memberikan penghargaan kepada para dalang wayang kulit. Tujuannya utk memberikan citra atau kesan kepada masyarakat Jawa bahwa ARB perhatian dgn budaya Jawa meski ARB bukan orang Jawa.

Sedangkan debat calon gubernur DKI yg lalu, itu bukan pencitraan, tapi pemaparan visi misi mereka sbg calon gubernur DKI. Demikian juga debat Obama vs Roomney, mereka memaparkan program-program mereka jika terpilih menjadi presiden AS nanti. Jadi pemilu tidak identik dgn pencitraan.

Kalo ente TIDAK MAU membeli kucing dalam karung, JUSTRU ente harus menghindari pencitraan, bersamaan dgn itu beralih menilai program-program yg ditawarkan calon pejabat. Dan, pemaparan program dlm pemilu adalah bukan pencitraan.

:))

mbok jamu
07-11-2012, 07:13 PM
Baik. Karena tanpa pencitraan malah tidak tahu sama sekali tentang kandidat.
Emang mau beli kucing dalam karung?


Mas Lingga mau beli karungnya atau kucingnya?

Mbok pikir pencitraan itu bisa seperti beli kucing dalam karung sutra padahal kucingnya kurus kering dan budukan.

purba
07-11-2012, 07:16 PM
kok pemirsa yang disalahkan ? makin aneh aja purba.

Lha media membuat berita sesuai keinginan pemirsa. Kalo kagak, dapet duit dari mana? Ini Bambang Harimurti (direktur Tempo) lho yg bilang (dlm salah satu acara Sugeng Sarjadi setiap senin malam).

Jelaslah tingkah DI yg tidak biasa di kalangan pejabat akan menjadi berita menarik bagi rakyat Indonesia. Beda dgn Obama di AS yg rakyatnya terbiasa dgn budaya rasional dan egaliter. Seandainya Obama melakukan aksi seperti DI, tidak akan populer di mata rakyat AS.

:))

danalingga
07-11-2012, 09:13 PM
Ya kalo buat gue semua yang dilakukan
untuk agar masyarakat mengenalnya sebagai
sesuatu atau gambaran tertentu.

Jadi menjual visi misi juga adalah pencitraan.
Mencitrakan dirinya melalui visi misi itu.
Mencitrakan dirinya sebagai visi misi itu.
Mencitrakan bahwa dia akan bertindak
seperti yang ada dalam visi misi itu.

---------- Post Merged at 09:13 PM ----------


Mas Lingga mau beli karungnya atau kucingnya?

Mbok pikir pencitraan itu bisa seperti beli kucing dalam karung sutra padahal kucingnya kurus kering dan budukan.

Nah, itu mah bukan pencitran tapi pelebihan. ;))

purba
08-11-2012, 11:27 AM
Ya kalo buat gue semua yang dilakukan
untuk agar masyarakat mengenalnya sebagai
sesuatu atau gambaran tertentu.

Jadi menjual visi misi juga adalah pencitraan.
Mencitrakan dirinya melalui visi misi itu.
Mencitrakan dirinya sebagai visi misi itu.
Mencitrakan bahwa dia akan bertindak
seperti yang ada dalam visi misi itu.



Ini namanya hantam kromo. :))

Pencitraan adalah usaha utk memberi kesan tertentu pada pihak lain. Beda dgn pabrik kecap yg memperkenalkan produksi kecapnya lewat iklan di teve. Beda dgn calon yg memaparkan visi misinya dalam suatu pemilu. Kata kunci pencitraan adalah memberi kesan, misalnya memberi kesan merakyat, memberi kesan bersih, memberi kesan lezat, memberi kesan bonafide, memberi kesan kumuh, dll.

danalingga
08-11-2012, 11:45 AM
Hantam kromo kan kata lo Pur. :P

Gue sih lihat asal katanya citra = gambar = kesan (nih gue masukin biar lo senang).

Jadi pencitraan itu usah untuk memberikan gambaran atau kesan (bolehlah kita pake).

Oke kita ambil pengertian lo memberikaan kesan. Nah, emang lo kira memaparkan visi misi itu tidak memberikan kesan bagi yang mendengar?
Memberi kesan kalo orang tersebut adalah orang yang seperti visi misinya.

::hihi::

Nah kesan itu bisa sebenarnya atau palsu. Yang gue lihat lo mengasosiasikan pencitraan itu lebih kepada memberi kesan yang palsu.
Sedangkan gue melihat pencitraan itu semua yang memberi kesan entah itu asli atau palsu. Liat bedanya kan Pur?

purba
08-11-2012, 06:11 PM
Nah kesan itu bisa sebenarnya atau palsu. Yang gue lihat lo mengasosiasikan pencitraan itu lebih kepada memberi kesan yang palsu.
Sedangkan gue melihat pencitraan itu semua yang memberi kesan entah itu asli atau palsu. Liat bedanya kan Pur?

Ya gak juga. Ente mencampur-adukkan apa yg ane katakan ttg pencitraan. Ketika ane mengomentari DI, ane menggunakan kata pencitraan dgn konotasi yg berkembang sekarang, yaitu konotasi negatif. Kalo ente mau menyanggah, ente bisa bilang DI tidak melakukan pencitraan. Selesai. Artinya, baik ente maupun ane menggunakan konotasi yg sama cuman berbeda pendapat mengenai perangai DI tsb. Jadi fokusnya si DI, bukan kata pencitraannya.

Di topik ini ente malah hantam kromo bahwa semuanya adalah pencitraan. Pemaparan program dlm debat pemilu pun adalah pencitraan. Ya ane bantah karena secara bahasa itu gak tepat. Mosok orang memaparkan programnya disebut pencitraan? Atau pabrik yg mengiklankan produknya disebut pencitraan? Nanti orang mengumumkan anak hilang disebut pencitraan juga... Welehh...

:))

danalingga
08-11-2012, 08:26 PM
Ya gak juga. Ente mencampur-adukkan apa yg ane katakan ttg pencitraan. Ketika ane mengomentari DI, ane menggunakan kata pencitraan dgn konotasi yg berkembang sekarang, yaitu konotasi negatif. Kalo ente mau menyanggah, ente bisa bilang DI tidak melakukan pencitraan. Selesai. Artinya, baik ente maupun ane menggunakan konotasi yg sama cuman berbeda pendapat mengenai perangai DI tsb. Jadi fokusnya si DI, bukan kata pencitraannya.

Masalanya gue nggak peduli lo bilang DI apapun toh gue bukan bagian dari dia.
Jujur saja gue juga agak ragu sama DI karena ada seseorang anggota DPR yang
gue denger ganas dalam mengutip sana sini. Tapi sepertinya DI tidak akan berani
membukanya.

Yang gue peduli (dan pertanyakan) di thread ini apakah pengertian pencitraan
yang lo pake atau orang lain pake sudah betul. Jadi thread ini dibuat lebih
untuk mendiskusikan apakah pencitraan itu memang sebatas yang negatif saja atau
bisa juga positif.

Di sini gue mengajukan pendapat kalo pencitraan juga bisa positif.


Di topik ini ente malah hantam kromo bahwa semuanya adalah pencitraan. Pemaparan program dlm debat pemilu pun adalah pencitraan. Ya ane bantah karena secara bahasa itu gak tepat. Mosok orang memaparkan programnya disebut pencitraan? Atau pabrik yg mengiklankan produknya disebut pencitraan? Nanti orang mengumumkan anak hilang disebut pencitraan juga... Welehh...


Atau malah lo yang hantam kromo kalo pencitraan itu hanya negatif. :P

Gue sih berdasarkan KBBI aja sbb: link tentang citra (http://bahasa.cs.ui.ac.id/kbbi/kbbi.php?keyword=citra&varbidang=all&vardialek=all&varragam=all&varkelas=all&submit=tabel)

Gue kutipkan salah dua defenisinya:


Kelas Kata: kata benda
Ragam: Klasik
Definisi: gambaran yg dimiliki orang banyak mengenai pribadi, perusahaan, organisasi, atau produk

Noh, kecap berarti masuk tuh. ;))

Ini yang politik


citra politik ::
Bidang: Politik dan pemerintahan
Definisi: gambaran diri yg ingin diciptakan oleh seorang tokoh masyarakat



Note: Gue ngerti dan mafhum banyak orang memandang pencitraan itu negatif.
Cuman gue tidak mesti serta merta mengikuti defenisi orang banyak itu bukan?
Apalagi mesti ngikut defenisi lo Pur. :P

purba
09-11-2012, 04:31 PM
Ok jadi masalah bahasa. :))



Yang gue peduli (dan pertanyakan) di thread ini apakah pengertian pencitraan
yang lo pake atau orang lain pake sudah betul. Jadi thread ini dibuat lebih
untuk mendiskusikan apakah pencitraan itu memang sebatas yang negatif saja atau
bisa juga positif.

Di sini gue mengajukan pendapat kalo pencitraan juga bisa positif.

Neng.. yg namanya bahasa itu dinamis. Konotasi sebuah kata bisa berubah-ubah dengan berjalannya waktu. Ini sama saja dgn kata fundamentalis yg berkonotasi teroris. Jadi, konotasi apa yg sedang melekat pada suatu kata, itu tergantung konteksnya.

Ente bisa menyalahkan orang lain berbahasa ketika ada kesalahan tata bahasa. Sedangkan konotasi kagak bisa ente salahkan karena itu arti kata yg berkembang di dalam masyarakat. Lha orang bikin kamus saja harus survey arti kata apa saja yg berkembang dalam masyarakat, kok ente malah menyalahkan?

:))

danalingga
09-11-2012, 09:59 PM
^ yang menyalahkan siapa?

Gue kan niatnya mendiskusikan.

Lo aja yang GR Pur merasa disalahkan.

Dah jelas lo yang suka menyalahkan, kok malah gue yang dituduh.
Emang maling biasanya takut dimalingi sih. :))

purba
09-11-2012, 11:26 PM
^ yang menyalahkan siapa?

Gue kan niatnya mendiskusikan.

Lo aja yang GR Pur merasa disalahkan.

Dah jelas lo yang suka menyalahkan, kok malah gue yang dituduh.

Hmmm.. sudah gak ada argumen lagi ya? :))



Emang maling biasanya takut dimalingi sih. :))

Wuaduh... pengalaman pribadi nih? :))

--------------------------------------------------

Misalkan pencitraan 3 dimensi. Artinya apa? Usaha memberikan kesan 3 dimensi, padahal obyeknya 2 dimensi. Lha ini positif atau negatif? Obyek sebenarnya adalah 2 dimensi, tetapi diusahakan terlihat 3 dimensi.

Apa artinya pencitraan 3 dimensi kalo obyeknya juga 3 dimensi?

Nih contoh kesan 3 dimensi dari obyek 2 dimensi:

http://cdn.cambridgeincolour.com/images/tutorials/stereo_venus-plunge.gif

danalingga
10-11-2012, 07:55 AM
Iya, Pur nggak ada argumen lagi.
Lo menangdan benar Pur. :D

cha_n
10-11-2012, 08:14 AM
apa salahnya pencitraan ?
Gw ga bahas DI ya, ini secara umum (kalo purba biasanya tendensius k DI mulu jadi arah omongannya balik balik ke DI, udah cinta mati)

partai pencitraan , misal PDIP di branding sebagai partai wong cilik. tentu dia melakukan pencitraan gimana caranya dianggap sesuai branding yang dia harapkan.
dulu demokrat juga sama. anti korupsi, padahal korupsi.
normal aja sih namanya orang jualan.
apple jual gadget bilangnya gaya blablabla, orang kemakan, jadi mau beli dengan harga llebih. itungan ekonomis ga masuk, tapi itulah marketing.

sekarang mengharapkan pencitraan sesuai kenyataan, ya kawal terus kebijakannya, tagih janji2nya.
bukan malah menyalahkan pemirsa...

Yuki
10-11-2012, 01:55 PM
kalo yg saya tangkap begini, pencitraan menjadi negatif karena tidak berbanding lurus dengan hasil kinerjanya, hasilnya nol tapi yg ada nampang doang

rakyat itu pengennya ya kerja aja yg bener, gak usah pake pencitraan segala, tanpa ada pencitraan pun, jika kerjanya bener pasti namanya akan harum secara otomatis

gitu -_-

purba
10-11-2012, 04:44 PM
Iya, Pur nggak ada argumen lagi.
Lo menangdan benar Pur. :D

Ooh.. jadi ente melihat diskusi sbg urusan menang-kalah? ::takmungkin::

danalingga
10-11-2012, 07:40 PM
sekarang mengharapkan pencitraan sesuai kenyataan, ya kawal terus kebijakannya, tagih janji2nya.
bukan malah menyalahkan pemirsa...

Masalahnya kalo menurut purba pencitraan pasti palsu.
Tidak mungkin sesuai. Itu yang saya tangkap.

BundaNa
10-11-2012, 07:54 PM
kalo yg saya tangkap begini, pencitraan menjadi negatif karena tidak berbanding lurus dengan hasil kinerjanya, hasilnya nol tapi yg ada nampang doang

rakyat itu pengennya ya kerja aja yg bener, gak usah pake pencitraan segala, tanpa ada pencitraan pun, jika kerjanya bener pasti namanya akan harum secara otomatis

gitu -_-

rakyat tau darimana pemimpinnya kerja bener kalo gak dipublish?::hihi::

Yuki
10-11-2012, 11:45 PM
lho, dari hasil pembangunanlah, dari penegakan hukumlah

misal buat jalan yg bener, jangan bentar-bentar rusak, tambal sulam lalu rusak lagi, supremasi hukum adil ke segala golongan, jika ini bisa dicapai, rakyat langsung otomatis "makin sayang" ke pemimpin, tidak usah pencitraan lagi

purba
11-11-2012, 07:16 AM
partai pencitraan , misal PDIP di branding sebagai partai wong cilik. tentu dia melakukan pencitraan gimana caranya dianggap sesuai branding yang dia harapkan.
dulu demokrat juga sama. anti korupsi, padahal korupsi.
normal aja sih namanya orang jualan.
apple jual gadget bilangnya gaya blablabla, orang kemakan, jadi mau beli dengan harga llebih. itungan ekonomis ga masuk, tapi itulah marketing.

Nah dari situlah timbul konotasi negatif dari kata pencitraan.

PDIP mencitrakan diri sbg partai wong cilik, tapi kerjanya jual-jual BUMN. Kemudian Demokrat mencitrakan diri sebagai partai yg bersih dan santun, tapi kadernya urakan dan banyak yg terlibat korupsi. Apple mencitrakan diri sbg gadget berkelas, tetapi performance-nya gak lebih baik dari Samsung, dst. Ini semua membuat kata pencitraan berkonotasi negatif.

Kurang lebih sama dgn kata insya Allah yg juga berkonotasi negatif. Ketika orang berjanji, kemudian mengucapkan insya Allah, umumnya yg dijanjikan sudah memaklumi bahwa janjinya tidak akan dipenuhi. Ini karena terlalu seringnya orang berjanji disertai ucapan insya Allah kemudian tidak menepati janjinya itu. Padahal dlm ajaran Islam, mengucapkan insya Allah bernilai positif, tetapi konotasi kata insya Allah dlm masyarakat menjadi negatif.

Pencitraan positif adalah pencitraan yg memberikan kesan positif, misalnya yg dilakukan oleh Dahlan Iskan. Di mata banyak orang, DI adalah sosok problem solver, sebuah citra positif. Sedangkan pencitraan negatif adalah pencitraan yg memberikan kesan negatif, misalnya yg dilakukan media massa thd DPR dgn membeberkan gambar anggota DPR yg sedang tidur ketika sidang berlangsung, dst. Jadi pencitraan positif/negatif bukan yg cocok/tidak cocok dgn sebenarnya, tetapi yg memberi kesan positif/negatif.

:))

startsmart
13-11-2012, 01:01 AM
begitulah Pur.. makanya tdk heran ada kerbau bisa jadi pemimpin...

*Beginilah kalau kerbau di tempatkan bukan pada tempatnya, biasa di sawah sekarang di istana"

sebuah ungkapan yg muncul jika ada masalah di negara ini yg bergulis secara berlarut2 tanpa ada penyelesaian yg berarti (hampir semua masalah berakhir menggantung)

startsmart
13-11-2012, 01:27 AM
aku kutip dari FB spupuku..


Sihir dalam bahasa Arab tersusun dari huruf ر, ح, س (siin, kha, dan ra), yang secara bahasa bermakna segala sesuatu yang sebabnya nampak samar. Oleh karenanya kita mengenal istilah ‘waktu sahur’ yang memiliki akar kata yang sama, yaitu siin, kha dan ra, yang artinya waktu ketika segala sesuatu nampak samar dan “remang-remang”. Seorang pakar bahasa, Al- Azhari mengatakan, “Akar kata sihir maknanya adalah memalingkan sesuatu dari hakikatnya. Maka ketika ada seorang menampakkan keburukan dengan tampilan kebaikan dan menampilkan sesuatu dalam tampilan yang tidak senyatanya maka dikatakan dia telah menyihir sesuatu”.

kandalf
13-11-2012, 01:36 AM
Mau dong dikenalin ama sepupunya, Startsmart. :)

startsmart
13-11-2012, 01:54 AM
sepupuk gue cowok.. tapi aku tdk tertarik memperkenalkan.. entar makin ketahuan boroku.. :D

danalingga
13-11-2012, 01:52 PM
wah, baru tahu nih:


http://www.youtube.com/watch?v=ipsJ4nEbXbU&feature=g-logo-xit

Harusnya ini masuk pencitraan juga sih kalo menurutku.

purba
13-11-2012, 02:16 PM
begitulah Pur.. makanya tdk heran ada kerbau bisa jadi pemimpin...

*Beginilah kalau kerbau di tempatkan bukan pada tempatnya, biasa di sawah sekarang di istana"

sebuah ungkapan yg muncul jika ada masalah di negara ini yg bergulis secara berlarut2 tanpa ada penyelesaian yg berarti (hampir semua masalah berakhir menggantung)


Iya. Tapi TS meminta membahas pencitraan dari sudut pandang bahasa, bukan politik. Menurut ane, pencitraan positif adalah yg memberi kesan positif, sedangkan pencitraan negatif adalah yg memberi kesan negatif. Sama saja dgn pencitraan 3D adalah yg memberi kesan 3D dari obyek 2D, misalnya.

Tapi TS berpendapat bahwa pencitraan positif adalah kesesuaian antara yg diperlihatkan dan yg dikerjakan (bungkusnya gambar onta, dalemnye minyak onta), sedangkan pencitraan negatif adalah ketidaksesuaian antara yg diperlihatkan dan yg dikerjakan (bungkusnya gambar onta, dalemnya minyak babi).

:))

startsmart
14-11-2012, 01:10 AM
wah, baru tahu nih:


http://www.youtube.com/watch?v=ipsJ4nEbXbU&feature=g-logo-xit

Harusnya ini masuk pencitraan juga sih kalo menurutku.

ya tdklah... ini baru benar, untuk menujukkan ke masyarakat bahwa mereka kerja sesuai dengan janji mereka.. kalau pencitraan itu kalau belum terpilih... seperti Dahlan Iskan itu.. coba cek, apakah sebelum di kenal publik, apakah ia pernah melakukan hal2 seperti yg dilakukakannya belakangan ini? apakah jawa pos media yg kritis terhadap pejabat2 yg ada di pemerinathan baik pusat atau daerah?


kalau Ahok, saat masih dibelitung.. dia benar-benar turun dan peduli pada masyarakat.. karena dia konsisten.. tdk heran dia jadi terkenal karena langka... begitu juga dengan Jokowi...

danalingga
14-11-2012, 10:29 AM
Oh, baru tahu saya kalo pencitraan itu harus belon terpilih? ;))


Lah, itu DI dah terpilih jadi mentri kok. ::hihi::

---------- Post Merged at 10:29 AM ----------

Btw, star lo pake pengertian pencitraan yang mana sih? Kalo defenisi dari Purba atau saya:


Iya. Tapi TS meminta membahas pencitraan dari sudut pandang bahasa, bukan politik. Menurut ane, pencitraan positif adalah yg memberi kesan positif, sedangkan pencitraan negatif adalah yg memberi kesan negatif. Sama saja dgn pencitraan 3D adalah yg memberi kesan 3D dari obyek 2D, misalnya.

Tapi TS berpendapat bahwa pencitraan positif adalah kesesuaian antara yg diperlihatkan dan yg dikerjakan (bungkusnya gambar onta, dalemnye minyak onta), sedangkan pencitraan negatif adalah ketidaksesuaian antara yg diperlihatkan dan yg dikerjakan (bungkusnya gambar onta, dalemnya minyak babi).


Tetap masuk pencitraan sih gue bilang. Karena youtube tersebut memberikan kesan kalo Ahok terbuka (dengan mengapload ke Youtube) dan tidak korup (berdasarkan kontennya).

Nah, kesan ini bisa benar atau tidak sih persoalan lain lagi. Tapi mau nggak mau telah memberi kesan alias citra tertentu.

BundaNa
14-11-2012, 10:39 AM
^dan DI yang ngangkat menteri kan SBY...jadi jangan salahkan DI, salahkan yang nunjuk::hihi::

nah itu si Rhoma Irama (katanya) dicalonkan oleh banyak orang buat maju ke pilpres 2014, dia akibat apa ya? pencitraan? Hasil kerja dia cuma nyanyi sama dakwah gajebo aja kan?

ndableg
16-11-2012, 04:54 AM
wah, baru tahu nih:


http://www.youtube.com/watch?v=ipsJ4nEbXbU&feature=g-logo-xit

Harusnya ini masuk pencitraan juga sih kalo menurutku.

Menurutku ini hiburan. Ampir tiap hari tak tongkrongin tuh pemprov. hehe..
Masa bodoh.. mau pencitraan kek, mau apa kek.. perasaan ku telah terwakili oleh pak ahok.. Pengen rasanya bisa maki2 pejabat tukang ngibul..

danalingga
16-11-2012, 06:19 AM
^ wah, kalo soal terwakili sih sama Bleg, saya juga merasa terwakili. :D

startsmart
19-11-2012, 12:55 AM
seorang tokoh yg bekerja dengan tulus, iklas dan karena Tuhan Yg Maha Esa untuk masyarakat itu ibarat intan yg terpendam.. maka begitu bersihkan (dimediakan) maka cahanya (citranya) sangat sulit untuk ditutup-tutupi...

seperti Ahok dan Jokowi... banyak tokoh2 Jakarta, yg bersedia turun gunung membantu mereka karena mereka melihat track record keduanya benar-benar bukan sekedar omong kosong..

ndableg
20-11-2012, 02:42 AM
Pencitraan itu artinya akting..
Contoh aktor terkenal..

http://www.youtube.com/watch?v=QweAwAxo5is