PDA

View Full Version : Mobil murah di Indonesia



AsLan
31-10-2012, 03:53 AM
Pemerintah SBY kini sedang menghadapi desakan dari berbagai pihak, terutama pabrikan mobil, untuk mengeluarkan kebijaksanaan pemotongan pajak mobil dengan syarat2 tertentu.

Kalau akhirnya pemerintah mengeluarkan kebijakan ini maka bisa dipastikan penjualan mobil akan meningkat drastis.
Hal ini akan menjadi tantangan baru bagi Jokowi dalam usahanya untuk mengurai kemacetan di Jakarta.

Pada Indonesian Motor Show kemarin, beberapa pabrikan telah memperkenalkan mobil2 yg akan segera dirilis apabila pemerintah mau mengeluarkan kebijaksanaan pengurangan pajak ini.

Contohnya Toyota-Daihatsu akan segera mengeluarkan mobil kembar seharga 90an jt yaitu Agya dan Alya.

http://palembang.tribunnews.com/foto/berita/2012/9/19/COP.JPG

itsreza
31-10-2012, 11:02 AM
Jika pemerintah mengeluarkan kebijakan penurunan pajak kendaraan, berarti akan
bertentangan dengan kebijakan pemerintah saat ini yaitu meningkatkan pendapatan
negara dari pajak dan penghematan anggaran dengan pemotongan subsidi BBM.
Mobil murah dan pemilikan kendaraan seharusnya dibatasi.

danalingga
31-10-2012, 11:22 AM
Kebijakan pemerintah sering tabrakan nih.
Pantesan kagak beres2 negara ini.

Neptunus
31-10-2012, 12:10 PM
gw bilang sih ini politiknya para manufaktur mobil yg udah mapan. Gw malah kepikiran knapa pejabat ga bikin peraturan pemotongan pajak bwt manufaktur yg mau bikin angkot utk transportasi publik. Dan bwt manufaktur truk yg bersedia bwt truk murah namun ramah lingkungan dan bertenaga, biar ga deg2an pas nyupir di belakang truk pas tanjakan.

---------- Post Merged at 10:10 AM ----------

liat aja tuh India dgn seabrek mobil murah. Kemacetannya parahhh ::grrr::

BundaNa
31-10-2012, 02:12 PM
udah biar aja pajak mobil tetep mahal, trus pajaknya buat benerin transportasi umum....jadi Indonesia agak berkurang polusinya

Ronggolawe
31-10-2012, 02:17 PM
pengen beli T-Agya

opi77
31-10-2012, 02:32 PM
mobil baru yang kelas menengah aja tetep diserbu apalagi kalo ada mobil murah....bakal laris kaya kacang goreng dech...
trus kapan mo bebas macetnya???

itsreza
31-10-2012, 02:52 PM
Kebijakan pemerintah sering tabrakan nih.
Pantesan kagak beres2 negara ini.
kebijakan tabrakan hasil hubungan dari kementerian/lembaga yang harmonis.

tapi kalau semua beres, pemerintah ga kerja dong bro :cengir:

AsLan
31-10-2012, 04:00 PM
Kalo pemerintah tidak mau mengikuti desakan pabrikan besar, investasi asing bisa menurun, pertumbuhan ekonomi takkan secepat saat ini.

Jumlah mobil yg banyak akan mendorong perekonomian.

Masalah kemacetan adalah masalah lain, misalnya disitu ada faktor korupsi uang pajak kendaraan, ketidak mampuan pemerintah membebaskan lahan dari mafia tanah, korupsi proyek infrastruktur,
Tak ada angkutan massal yg manusiawi, dll.


Idealnya setiap keluarga punya 1 mobil, karena motor kurang manusiawi, terlalu banyak kecelakaan fatal.

youngblue
31-10-2012, 04:23 PM
Walah agya di medan bukan 90jt tapi otr 140 jt kalau awak mah pilih yaris kemana-mana .
Yaris di sini capat bonus 30jt price list 212jt jadi dadaripada agya bagusan yaris sekalian tinggal nambah sedikit.
Agya di grill depan lambang Toyota di ganti dg lambang garuda.
Kalau mesin agya cuma 3 silinder yg tentu cc nya kecil , cukup utk perjalanan dalam kota , tapi kalau sudah luar kota pasti ampun-ampun an.
sekarang saya sedang mempertimbangkan antara freed sama yaris yg kebetulan lagi dapat discount banyak , tapi yg lebih membingungkan di sini new crv sedang dpt discount 50jt dari price list ,... Makanya masih bingung buat regenerasi Mobil harian.

pasingsingan
31-10-2012, 04:29 PM
antisipasi harga BBM kedepan
sptnya segmen mobil 1500cc
bakalan seru persaingannya.

hallo, bgmn dng esemka? ;)

youngblue
31-10-2012, 04:32 PM
Wak pesing agya cuma 1000cc 3 silinder pesaingnya Honda brio , kalau yg 1500 an cc Toyota yaris bersaing sama Honda jazz

pasingsingan
31-10-2012, 04:35 PM
bentul blue

tapi produk kedua pabrikan yng ente sebut tuh klo bikin harga gak ada yng sopan
itu menurut ukuran kocek gw lho ya ;D

youngblue
31-10-2012, 04:43 PM
Kalau di medan lagi perang discount wak, kebetulan pasar Mobil lagi sepi maklum harga sawit ancur batubara pun rontok , tapi yg paling ampun di sini termasuk propinsi yg mematok pajak kendaraan yg tinggi.
Apalagi sekarang ada system progresif di pajaknya , kalau masih 1-4 Mobil masih termasuk wajar begitu masuk mobil ke 5 sudah ampun-ampunan....ckckckck

itsreza
31-10-2012, 04:44 PM
kalau mobil murah diproduksi dan dipasarkan produsen besar,
maka mobil nasional coba-coba - seperti saat ini - akan pupus

IMHO, pengadaan transportasi publik punya manfaat ekonomi
yang jauh lebih besar bila dibandingkan dengan penjualan mobil murah

pasingsingan
31-10-2012, 04:59 PM
@reza:

se-7
untuk kota2 besar (baca metropolitan)
spt jakarta, surabaya, medan dlsb
emang cocok dihadapi dng strategi pembenahan transportasi masal
krn jumlah kendaraan bermotornya dah jenuh n menimbulkan problem akut

tapi untuk daerah luar jawa umumnya, potensi pasarnya kan maseh tumbuh
dan cukup menggoda para produsen otomotif :D

danalingga
31-10-2012, 05:52 PM
Kalo pemerintah tidak mau mengikuti desakan pabrikan besar, investasi asing bisa menurun, pertumbuhan ekonomi takkan secepat saat ini.

Jumlah mobil yg banyak akan mendorong perekonomian.

Masalah kemacetan adalah masalah lain, misalnya disitu ada faktor korupsi uang pajak kendaraan, ketidak mampuan pemerintah membebaskan lahan dari mafia tanah, korupsi proyek infrastruktur,
Tak ada angkutan massal yg manusiawi, dll.


Idealnya setiap keluarga punya 1 mobil, karena motor kurang manusiawi, terlalu banyak kecelakaan fatal.

Alasan ini sama dengan mengapa pabrik rokok masih berjaya.
Emang nggak ada jalan lain apa? ;))

youngblue
31-10-2012, 11:25 PM
se-7
untuk kota2 besar (baca metropolitan)
spt jakarta, surabaya, medan dlsb
emang cocok dihadapi dng strategi pembenahan transportasi masal
krn jumlah kendaraan bermotornya dah jenuh n menimbulkan problem akut

betul wak pesing , kalau yg paling penting infrastruktur jalan harus di benahin , cem mana orang medan nggak punya mobil banyak , masak mau kondangan pakai mobil 4X4 dengan roda offroad , lah giliran mau ke kebun sawit masak pakai city car ....ckckckckc , kalau di rumah ada suami istri yg aktif dua-duanya mau nggak mau mobilnya harus punya 4 , cem mana jalan nggak macet ?

AsLan
31-10-2012, 11:45 PM
Alya-Agya bakal jadi 140jt kalau... pemerintah tidak memberi subsidi pajak kepada mobil ini.

etca
31-10-2012, 11:49 PM
Saya pesimis.
Ngenes.. terutama bwt manufakturnya.
Paling bakalan jadi project mercu suar doang.

itsreza
31-10-2012, 11:51 PM
keadaan yang dijelaskan om yb menunjukkan yang lebih dibutuhkan indonesia
itu infrastruktur, baik jalan, jembatan, telekomunikasi, listrik, air dll untuk
mendorong pertumbuhan ekonomi dari sisi produksi. mobil untuk penggunaan
pribadi mendorong pertumbuhan ekonomi dari konsumsi. tapi semakin banyak
mobil yang menggunakan bbm bersubsidi, biaya pemeliharaan jalan yang semakin
mahal, membuat belanja negara semakin besar semakin defisit. kerugian jangka
panjang kalau dibiarkan.


mobil murah itu potensi besar jelas potensi bisnis untuk produsen otomotif
multinasional, sedangkan produsen lokal, tanpa proteksi pemerintah, pastinya pasti mati.
melihat strategi pricing agya dan alya jelas ditujukan secara langsung untuk merespon
isu mobil nasional yang lagi naik daun, seperti mobil rakitan dari solo.

Neptunus
01-11-2012, 12:06 AM
meski gw suka ngikutin dunia otomotif, gw ga setuju peraturan ini diterapin. Lebih banyak mudharatnya. Kenapa insentifnya ga digunakan bwt produsen mobnas ya? ::ungg::

Ronggolawe
01-11-2012, 12:13 AM
soal mobil murah, gw setuju....
soal tuduhan mobil murah, pake BBM subsidi.. gw
ngga setuju...

mobil 1000cc dengan konsumsi 1:20, gw pikir cukup
pantas lah, untuk ukuran kota besar mengkonsumsi
5 liter Pertamax sehari...

tinggal sikap mental malu mengkonsumsi premium ber
subsidi saja yang harus di masyarakatkan bagi peng
guna mobil.

itsreza
01-11-2012, 12:19 AM
draft keppres nya ternyata udah ada, penyokong utama kementerian perindustrian -_-
sepertinya bakal dapet insentif, agya/alya akan menjadi mobil nasional Indonesia, menggantikan
xenia/avanza ::hohoho::

---------- Post Merged at 10:19 PM ----------

dengan asumsi subsidi bbm dikurangi atau dicabut secara keseluruhan/
tanpa ada batasan cc kendaraan, bolehlah. karena akan membuat konsumen
berpikir ulang biaya operasional kendaraan yang mahal. tapi dengan masih
adanya bbm bersubsidi, rasanya mengandalkan mental malu itu susah terjadi.

youngblue
01-11-2012, 12:35 AM
Alya-Agya bakal jadi 140jt kalau... pemerintah tidak memberi subsidi pajak kepada mobil ini.
mana ada agya kurang dari 100 jt slan , di medan agya 120-140jt sekarang pesan bayar 5 jt , bln 3 baru dapat barangnya ...kekekekekeke awak dah cek waktu pameran makanya awak lebih tertarik yaris yg lagi dapat discount 30 jt dariharga pricelist.

Saya pesimis.
Ngenes.. terutama bwt manufakturnya.
Paling bakalan jadi project mercu suar doang.
bo proyek bo lui loh.....

---------- Post Merged at 10:35 PM ----------


mobil murah itu potensi besar jelas potensi bisnis untuk produsen otomotif
multinasional, sedangkan produsen lokal, tanpa proteksi pemerintah, pastinya pasti mati.
melihat strategi pricing agya dan alya jelas ditujukan secara langsung untuk merespon
isu mobil nasional yang lagi naik daun, seperti mobil rakitan dari solo.

namanya indonesia raya ...wkwkwkw sebenarnya group ATPM di indonesia dan produsen mobil di kuasai beberapa korporasi besar saja , makanya kalau di bilang kartel juga bukan tapi kalau tidak di bilang kartel kok ya mereka-mereka saja penguasa pasar otomotif di negara ini.

agya di bilangnya proyek mobil nasional , sampai-sampai mengusung tanda burung garuda di depan grill menggantikan logo toyota yg 2 lingkaran itu ....ckckckckckckckc.


soal mobil murah, gw setuju....
soal tuduhan mobil murah, pake BBM subsidi.. gw
ngga setuju...

mobil 1000cc dengan konsumsi 1:20, gw pikir cukup
pantas lah, untuk ukuran kota besar mengkonsumsi
5 liter Pertamax sehari...

tinggal sikap mental malu mengkonsumsi premium ber
subsidi saja yang harus di masyarakatkan bagi peng
guna mobil
menurut gue mah kalau mau mobil murah dan di subsidi di sisi pajak janganlah mobil yg berbahan bakar BBM , kalau mobil non BBM boleh lah di kasih pengurangan pajak kalau perlu bebas pajak hahahahaha, ya paling tidak yg di beri pengurangan pajak utk mobil yg mengkonsumsi 1L utk 100km baru cocok rasa awak.
kalau pajak progresif terus terang awak keberatan , lah itu ndak mengurangi kemacetan , coba aja satu rumah punya mobil 100 cem mana mau pakai 100 mobil , paling yg keluar di jalan cuma 1 mobil saja lainnya parkir , toh mobil parkirpun pemerintah juga tetap terima pajak...hahahaha.

draft keppres nya ternyata udah ada, penyokong utama kementerian perindustrian
sepertinya bakal dapet insentif, agya/alya akan menjadi mobil nasional Indonesia, menggantikan
xenia/avanza


hahahaha .... kenapa harus punya astra yg di kasih subsidi ? , kenapa tidak mobil india yg mirip bajaj.... ccnya pun cuma 800cc cuma sebesar kereta moge.....wkwkwkw::hihi::::ngakak2::

Neptunus
02-11-2012, 03:59 PM
Kelanjutannya Esemka bakal gimana nih klo beneran jalan?

Wah klo cuma ganti lambang trus diembel2i mobnas, sama aja pembodohan publik. Kan tetep aja bayar lisensi produk ke Toyota ama Daihatsu ::grrr::

---------- Post Merged at 01:59 PM ----------

@Youngblue: harga OTR tiap daerah emang beda. Dan gw pernah baca majalah klo agya-ayla ini emang diposisikan di range harga kurang dari 100 jt. OTR di pulau jawa terutama

AsLan
02-11-2012, 11:38 PM
kalo diatas 100jt mah biasa2 aja, gak heboh...

berita ini kan sampe memukul perdagangan mobil bekas...