PDA

View Full Version : [Tanya] Pembagian uang dan porsinya



alistiq
16-10-2012, 02:25 AM
Saya bingung mau disimpan dimana nih pertanyaan. Buat momod, silahkan dipindah ke tempat seharusnya :D

Saya mau tanya, uang yang kita miliki itu sebaiknya pembagiannya kemana saja dan berapa porsi idealnya secara ekonomi?

Misalnya nih pembagiannya adalah, berapa yang disimpan, diinvestasikan, dan dibayarkan hutang, atau jika mungkin ada varibel lain?

itsreza
16-10-2012, 08:49 AM
berapa besar porsi tergantung kebutuhan dan tujuan masing-masing. yang jelas coba bayar kewajiban
dan pengeluaran rutin terlebih dahulu sebelum yang lain. besaran awal membantu fleksibilitas perencanaan,
karena tentunya tujuan harus sesuai dengan pendapatan :)

versi para perencanaan keuangan pribadi, investasi atau tabungan termasuk kewajiban, jadi bukan sisa
dari pengeluaran. variabel lain yang belum disebutkan diatas: tujuan/target, pengeluaran rutin, asuransi,
dana pensiun, dana darurat, pajak, donasi/sedekah.

heihachiro
16-10-2012, 11:01 AM
...

versi para perencanaan keuangan pribadi, investasi atau tabungan termasuk kewajiban, jadi bukan sisa
dari pengeluaran. variabel lain yang belum disebutkan diatas: tujuan/target, pengeluaran rutin, asuransi,
dana pensiun, dana darurat, pajak, donasi/sedekah.

ini bener banget, kalo konsultan perencana keuangan pribadi pasti bilang kalo tabungan itu kewajiban. Jadi harus ditetapkan berapa persen dulu untuk ditabung, bukan ada sisa baru ditabung

alistiq
20-10-2012, 04:10 AM
Pengeluaran rutin seperti pembayaran hutang dan keperluan sehari-hari sih mungkin bisa diprediksikan.

Mana yang lebih besar porsinya antara membayar hutang dan berinvestasi?

itsreza
20-10-2012, 09:04 AM
Relatif, proporsi antara tabungan, investasi, dan pengeluaran rutin itu dipengaruhi pendapatan.
semakin besar pendapatan biasanya. persentase konsumsi/pengeluaran rutin semakin kecil
ke pedapatan.

Berapapun penghasilannya hal terpenting bayar kewajiban (hutang) dulu baru investasi, paling
ga perhitungkan pokok pembayaran. Kenapa, karena investasi biasanya butuh tempo tertentu
untuk cair sedangkan pembayaran hutang tempo udah jelas,

Jangan menyepelekan pengeluaran rutin dan hutang, contohnya kalau di perusahaan, bisa dituntut
pailit kalau gagal bayar hutang ke setidaknya dua kreditor. Di personal finance, gagal bayar mungkin
akan dikejar collector :cengir:

coba tanya pendapat tsu, beliau kan banker

alistiq
23-10-2012, 05:26 AM
saya nge klik thanks kok gak ada perubahan ya?