PDA

View Full Version : Kebijakan Gurbernur DKI yg baru



AsLan
24-09-2012, 09:06 AM
Mari kita bahas kebijakan2 Jokowi.

Berita pertama yg kita dengar saat ini adalah Jokowi hendak mengucurkan 1,2 trilyun untuk membangun Stadion baru di Jakarta, khusus untuk PERSIJA.

bagaimana pendapat anda ?

opera
24-09-2012, 09:44 AM
semoga aja pembangunan stadion diikuti dengan prestasi yang baik dan pendukung yang gak alay + brutal

Urzu 7
24-09-2012, 09:57 AM
Mari kita bahas kebijakan2 Jokowi.

Berita pertama yg kita dengar saat ini adalah Jokowi hendak mengucurkan 1,2 trilyun untuk membangun Stadion baru di Jakarta, khusus untuk PERSIJA.

bagaimana pendapat anda ?
Nda penting sih, kalo bikin yah ga usah khusus persija karena bikin ngiri klub2 laen.. Bikin stadion internasional aja siapa tau ntar jadi tuan rumah piala dunia

Neptunus
24-09-2012, 11:54 AM
beneran itu lan? ada linknya? yg gw denger sih program pertama yg bkl jalan itu program kartu sehat

BundaNa
24-09-2012, 11:57 AM
gwe belum denger apa2 tentang kebijakan Jokowi. Dia belum disahkan oleh KPUD, blunder kalo langsung bikin kebijakan yang ga dia janjikan pas pemilukada

hktoyshop
24-09-2012, 12:06 PM
menurut ane sih gan.. itu bagus.. tapi apa gak mending di urusin dulu tu warga miskinnya.. jangan ngliat yang kayak dulu.. tapi liat yang miskin.. liat yang ada di di pinggiran jalan..liat yang ada di kolong jembatan.. trus para penganggurran di jakarta kan banyak bgt tu ea ... di benahin dulu yang kayak gt.. baru yang mewah mewah di benahin lagi...

Ronggolawe
24-09-2012, 12:08 PM
bikin stadion perlu waktu setidaknya 3 tahun, ber
arti 400M pertahun.. cukup kecil itu... apalagi sta
dion berguna bukan saja buat Persija, tapi juga bu
at wisata olahraga bagi puluhan ribu warga setiap
akhir pekan.

kandalf
24-09-2012, 12:10 PM
Gue pernah dengar pas kampanye tetapi tidak untuk kebijakan.

Stadion baru untuk Persija seingatku emang ada tuntutan untuk itu karena di Menteng mau digusur dan di Lebak Bulus juga konon akan digusur untuk stasiun MRT.

spears
24-09-2012, 02:09 PM
just For information ya..

program 100 hari pertama Jokowi-Ahok itu :

- memberikan kartu sehat dan kartu pintar bagi warga jakarta
- memperbanyak armada busway
- membenahi satu-dua kampung
-mempercepat proyek BKT dan BKB (lupa ini kayaknya yg rencana jangka menengah)
-pengerukan sungai (lupa ini kayaknya yg rencana jangka menengah)


Klo yg soal stadion itu blm denger saya :d

kandalf
24-09-2012, 02:14 PM
gak pernah percaya program 100 hari. %hmm
gue lebih percaya program 6 bulan.

spears
24-09-2012, 02:26 PM
Spt katanya Jokowi, klo blm dilakukan jgn dikomen dulu.
Kecuali klau sudah berjalan, atau sudah ada hasilnya, baru komen :p

AsLan
24-09-2012, 10:29 PM
http://www.tempo.co/read/news/2012/09/23/099431370/Jokowi-Janji-Bangun-Stadion-untuk-Persija

itsreza
25-09-2012, 12:30 AM
bangun stadion baru di Jakarta kan bukan program Jokowi aja.
kandidat gubernur lain pun punya program yang sama. itu karena
memang pemprov DKI punya program relokasi stadion lebak bulus
yang akan dijadikan terminal MRT, yang direncanakan sebagai
pengganti itu stadion taman BMW.

etca
25-09-2012, 12:34 AM
Ituuuuuu terminal pulo gadung yang kelak direlokasi ke Pulo Gebang kok berasa nyempil yak?
Programnya Foke kan?
gw binun tuh ama aksesnya kalau suatu saat udah bener2 dioperasikan.
kecuali kalau mau dibikin jalan baru/ jalan lama dibikin satu arah.

itsreza
25-09-2012, 12:47 AM
relokasi terminal itu juga bukan program Foke sendiri kok cak, itu kan
daerah yang nantinya mau dibuat terminal MRT, yang direncanakan
bersama antara pemerintah daerah dan pusat.

ndableg
25-09-2012, 02:46 AM
Ud tunggu sabar dulu lah.. orangnya masih di solo gitu..

etca
25-09-2012, 05:49 AM
keknya orangnya nanti meresmikan pembukaan pagelaran SIPA dulu kok di Solo tanggal 28 ::hihi::
*OOT

GiKu
25-09-2012, 09:59 AM
Ituuuuuu terminal pulo gadung yang kelak direlokasi ke Pulo Gebang kok berasa nyempil yak?
Programnya Foke kan?
gw binun tuh ama aksesnya kalau suatu saat udah bener2 dioperasikan.
kecuali kalau mau dibikin jalan baru/ jalan lama dibikin satu arah.

pintu terminal langsung mengahadap ke jalan tol
dekat dg stasiun juga
mau ke jl raya bekasi ud ada jalan baru
jl IGNR sepertinya akan dilebarkan

jadi, itu terminal strategis banget
bangunannya juga WOW
itu menurut pendapat gw juga orang2 yg mengusulkan dan mendesainnya ::hihi::

spears
17-10-2012, 11:34 AM
Konsep Jokowi-Ahok: Sopir Bus akan Seperti Pilot

Jakarta Jokowi-Ahok membawa angin segar bagi sopir angkutan umum bus. Pemimpin baru Jakarta itu berpendapat, sopir bus harus mendapat perlakuan yang baik. Sistem kerja sopir bus akan seperti pilot.

"Sistemnya seperti pilot, landing 4 kali harus istirahat. Jadi tidak perlu ada setoran. Itu yang diharapkan dapat mengurangi kecelakaan," kata Ahok di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Senin (15/10/2012).

Selain itu, sopir akan digaji Rp 3,5 juta sampai dengan Rp 5 juta/bulan, dihitung berdasar kilometer. Dengan sistem seperti pilot dan ada gaji, maka tidak perlu mengejar setoran sehingga membuat para sopir mengemudi kebut-kebutan dan ugal-ugalan.

"Itu yang diharapkan dapat mengurangi kecelakaan," sambung Ahok.

Selain itu nantinya angkutan umum akan ditata supaya tidak mengetem yang memicu kemacetan lalu lintas. "Itu yang menjadi awal dari bus rapid transit yang akan ada di Jakarta. Bus yang kecil dan TransJakarta akan digabungkan, termasuk jalurnya. Dalam 3 bulan inilah," janji Ahok.

Untuk masalah perumahan, warga perlu mendapat jaminan. Karena itu Jokowi-Ahok akan menggelar bedah kampung. Pembangunan rusun atau apartemen sederhana terpadu akan dimulai.

"Nantinya rumah sewa itu tidak boleh disewakan lagi. Jadi harus pakai nomor urut bawa," sambung mantan bupati Belitung Timur ini.

Ahok juga mengaku Jokowi sudah memintanya menangani masalah banjir. Untuk itu dia akan meminta laporan seberapa besar kesiapan Dinas Pekerjaan Umum menghadapi musim penghujan.

"Saya ditugaskan memeriksa secara keuangan. Nanti kita akan pelajari," ujar eks anggota DPR dari Golkar ini yang kini politisi Gerindra tersebut.

(vit/nrl)



---------

:jempol:


btw, gw juga ngerasa, klo kemacetan itu kebanyakan disebabkan oleh angkot2 yang ngetem.
mudah2an ya sukses rencananya ::hohoho::

itsreza
17-10-2012, 11:47 AM
kalau mau macam itu angkutan umum harus berbadan hukum biar gampang diatur, ga bisa pemilikan perorangan.
para pemilik perorangan kan pasti ga mau rugi harus membayar supir dengan gaji minimum + variabel kenaikan,
kalau trayek sepi mereka akan rugi. kopaja dan bus besar itu sih bisa, metromini ga jelas. yang lebih sulit mungkin
mengatur moda transportasi mikro seperti angkot, mungkin butuh wadah khusus pemilik angkot seperti koperasi.

GiKu
17-10-2012, 11:50 AM
seperti di trit sebelah

kalo gw sopirnya, gw akan masuk tol dalam kota dan muter lebih dari 100 laps
trus pulang n laporan ke pak mandor
gak perlu kejar setoran, yg penting angka di odometer nambah banyak
::hihi::

itsreza
17-10-2012, 11:52 AM
^^
class! ;D

MoodPecker
17-10-2012, 12:05 PM
seperti di trit sebelah

kalo gw sopirnya, gw akan masuk tol dalam kota dan muter lebih dari 100 laps
trus pulang n laporan ke pak mandor
gak perlu kejar setoran, yg penting angka di odometer nambah banyak
::hihi::

Kalau gitu mah setiap kebijakan pasti selalu ada 'celahnya' ::doh::

GiKu
17-10-2012, 12:11 PM
^
pastinya begitu
tinggal dipilih kebijakan yg banyak manfaat untuk orang banyak dan minim negatifnya

spears
17-10-2012, 04:26 PM
gw yakin sopir2 angkot tsb lebih punya integritas dr tipenya Giku.


btw, klo Ahok mau ngeluarin kebijakan kayak gitu, pasti udah dipikirin juga lah bentuk pengawasannya. mudah2an aja timses nya Jokowi Ahok baca thread ini ::hihi:: biar buat bahan masukan.

itsreza
17-10-2012, 04:46 PM
buat konsep memang jauh lebih mudah dibandingkan dengan pelaksanaan dan pengawasan

etca
17-10-2012, 04:51 PM
buat konsep memang jauh lebih mudah dibandingkan dengan pelaksanaan dan pengawasan
plus dibarengi cara bicara yang menyakinkan... . ;D

well, setidaknya memang tiap sisi harus dipertimbangkan celah2nya.
kupikir karena mereka sering terjun langsung ke bawah, pasti juga ngeh cara berpikir mereka.
sekaligus pikiran curang2nya, jadi mogamoga aja bisa diantisipasi.

etca
17-10-2012, 05:08 PM
Kena Macet 2 Jam dari Kemayoran-Kp Melayu, Jokowi Tak Sempat Ganti Baju

Jakarta Gubernur DKI Jakarta Jokowi masih berbatik ria saat berkunjung ke terminal Kampung Melayu, Jaktim. Batik yang dia kenakan masih sama seperti yang dikenakannya saat mendampingi Presiden SBY membuka Trade Expo di Kemayoran, Jakpus. Jokowi mengaku dia tak sempat ganti baju.

"Saya itu ke sini 2 jam kena macet, langsung dari presiden. Gimana mau ganti bajunya?" kata Jokowi di terminal Kampung Melayu, Jaktim, Rabu (17/10/2012).

Jokowi pun tampak cuek mesti berbatik ria. Dia sempat berbicang dengan sopir dan sejumlah pengguna angkutan umum. Jokowi mengkritisi soal sistem transportasi di Jakarta yang perlu perubahan total.

Dalam kunjungan ini, Jokowi mengaku banyak mendapatkan fakta seputar kondisi di lapangan. Angkutan umum di Jakarta sangat mengkhawatirkan, seperti adanya Kopaja yang berumur 30 tahun dan tidak dilengkapi spidometer.

"Artinya mobil itu sudah nggak layak. Rem nggak jelas, speedometernya nggak ada. Coba ini di ibu kota negara. Sehingga perlu ada peremajaan total. Nggak tahu itu pakai pola subsidi atau pola hibah," jelasnya.

Jokowi mewanti-wanti kepada Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono agar segera membuat perbaikan sistem transportasi.

"Semuanya perlu ditata. Semua transportasi sistem harus ditata. Manajemen internal dibangun, sistem dibangun lagi. Masyarakat terlayani, masyarakat senang. Yang penting itulah. Tugas besar yang harus kita lakukan," tutur Jokowi.

saus (http://news.detik.com/read/2012/10/17/143632/2065074/10/kena-macet-2-jam-dari-kemayoran-kp-melayu-jokowi-tak-sempat-ganti-baju?991104topnews)



gw mah ga menyoroti soal ganti bajunya, ga penting banget :lololol:
lebih pada peremajaan transportasi publik,
kalau gw lihatlihat yah, mikrolet yang model kijang/panther udah diganti GrandMax
trus angkot model koasi (L300) juga udah mulai diremajakan.
kalau yang metromini, kopaja emang ga ada yg baru yah? ;D

oiaaa jadi keinget beberapa waktu naik buswe,
berhubung ga dapat tempat duduk saya dengan cueknya duduk deprok di depan tangga.
nah itu kali pertama duduk cuek lesehan, tau ga?
di sana rasanyooo serasa naik bajaj cyynnnnnnn..
bergetar semua badan pas di gronjalan :lololol:

ndugu
17-10-2012, 07:35 PM
baru dilantik, udah semangat ya dengan rencana ini itu :mrgreen: semoga bisa direalisasikan seperti ide2nya
jakarta memang lama memerlukan sistem yang lebih baik


Untuk masalah perumahan, warga perlu mendapat jaminan. Karena itu Jokowi-Ahok akan menggelar bedah kampung. Pembangunan rusun atau apartemen sederhana terpadu akan dimulai.
saya harap ini juga direalisasikan. dengan jumlah penduduk yang sangat banyak, memang diperlukan rumah susun
sejauh ini jakarta terlalu spread-ed, sangat horizontal, dan semakin jauh manusia dari tujuannya, semakin banyak orang di jalanan
dan semoga daerah2 slum / kampung bisa mendapatkan tempat hidup yang lebih layak dan teratur, dan affordable



gw mah ga menyoroti soal ganti bajunya, ga penting banget :lololol:
lebih pada peremajaan transportasi publik,

:cengir:
bener
seperti thread ray surya
titelnya sensasional
isinya something else :cengir:


oiaaa jadi keinget beberapa waktu naik buswe,
berhubung ga dapat tempat duduk saya dengan cueknya duduk deprok di depan tangga.
nah itu kali pertama duduk cuek lesehan, tau ga?
di sana rasanyooo serasa naik bajaj cyynnnnnnn..
bergetar semua badan pas di gronjalan :lololol:
well, kalo mau dirapiin nih sistem transportasi, gaya naik kendaraan umum gini harusnya juga dilarang nih (untuk alasan keselamatan) :cengir:

AsLan
17-10-2012, 10:43 PM
kalau mau macam itu angkutan umum harus berbadan hukum biar gampang diatur, ga bisa pemilikan perorangan.
para pemilik perorangan kan pasti ga mau rugi harus membayar supir dengan gaji minimum + variabel kenaikan,
kalau trayek sepi mereka akan rugi. kopaja dan bus besar itu sih bisa, metromini ga jelas. yang lebih sulit mungkin
mengatur moda transportasi mikro seperti angkot, mungkin butuh wadah khusus pemilik angkot seperti koperasi.

ini sedang dibahas hari-hari ini.
katanya angkutan umum di jakarta sudah bukan jamannya lagi dimiliki oleh perorangan tapi harus oleh badan hukum atau oleh pemerintah daerah dan menjadi layanan publik.

perorangan yg memiliki angkutan umum didesak untuk bergabung dalam sebuah badan hukum atau diancam pembatalan ijin trayek.

---------- Post Merged at 09:43 PM ----------

Waktu di Amerika gw liat supir bisnya kerja dengan disiplin, gak ngejar setoran.

pernah gw diwilayah terpencil pun tetap ada bus yg datang dan gw sendirian didalam bus, gak pake ngetem nunggu2 penumpang lain...

itsreza
17-10-2012, 11:01 PM
^^
moda mikro macam angkot/bajaj itu masih perorangan. kalau bis mayoritas udah
berbadan hukum, kecuali metromini. makanya metromini terancam dihapus

Jangankan di amerika, beberapa perusahaan bis antar kota dengan layanan shuttle
pun udah lama pakai sistem gaji. Saya sering naik bogor-jakarta, kadang penumpang
cuma 5 orang tapi setiap tetap berangkat sesuai jadwal, per 30 menit.

spears
17-10-2012, 11:25 PM
^artinya teori Giku terpatahkan ya.
Buktinya Reza masih merasakan sopir yg brtanggung jwb, pdhal udh nggak pake sistem setoran.



Btw, bener nggak sih, transportasi di jkt ini dikuasain ama prusahaan Sutiyoso? Macam bajaj, damri, bis, metromini, busway dll?

opi77
18-10-2012, 09:28 AM
semoga aja gak semangat anget2 tae ayam...hehehehhe..
dari tgl 15 ampe kemaren berita isinya Pak Jokowi mulu...gila kalah gubernur yang lainnya...lagi jadi headlie news Pak Jokowi....
yang gue apresiasi sich dia mo bermacet2 ria dan gak pake pengawalan...thats awesome...

itsreza
18-10-2012, 10:00 AM
^artinya teori Giku terpatahkan ya.
Buktinya Reza masih merasakan sopir yg brtanggung jwb, pdhal udh nggak pake sistem setoran.

ngga juga. terkadang supir bis pilih masuk tol ketika jalan arteri macet,
padahal masih titik tunggu penumpang. setelah ada nomor pengaduan,
dan check point dari perusahaan, para supir lebih bertanggungjawab.

GiKu
18-10-2012, 10:13 AM
^artinya teori Giku terpatahkan ya.
Buktinya Reza masih merasakan sopir yg brtanggung jwb, pdhal udh nggak pake sistem setoran.



Btw, bener nggak sih, transportasi di jkt ini dikuasain ama prusahaan Sutiyoso? Macam bajaj, damri, bis, metromini, busway dll?

itu yg bayar gajinya si sopir perusahaan besar

angkot/metro mini/kopaja milik perorangan

spears
18-10-2012, 11:09 AM
Penghematan ala Jokowi-Basuki



JAKARTA, KOMPAS.com Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menyatakan akan melakukan penghematan APBD DKI Jakarta. Dia menjanjikan penghematan hingga 20 persen dalam RAPBD 2013.

Menurut pria yang akrab disapa Ahok itu, hal tersebut sesuai dengan instruksi Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. Penghematan, transparansi, standar pelayanan minimum yang jelas, dan pelayanan publik.

"Jadi, kalau bicara penghematan termasuk ruangan. Pak Gubernur tidak mau ada ruangan yang kosong. Semua harus diukur berapa orang kerjanya, kapasitas ruangan kerjanya butuh berapa besar," terang Basuki seusai berkeliling Gedung G Pemda, Rabu (17/10/2012).

Menurut dia, tanah di kantor Pemprov DKI Jakarta termasuk paling mahal. Sebab bersebelahan dengan Kantor Wakil Presiden, dan dekat Istana.

"Jadi, ini tanah mahal. Jadi, setiap SKPD harus sadar berkantor di tanah yang per meternya paling mahal di seluruh Indonesia. Jadi, kita harus melakukan penghematan," ucap Basuki.

Ia juga menjelaskan bagaimana skema kartu pintar dan kartu sehat yang digadang-gadang selama kampanye. Ia menjelaskan, nantinya kartu ini akan diberikan kepada rakyat yang tidak mampu dengan sistem elektronik yang terhubung dengan bank.

Diharapkan nantinya kartu sehat dan kartu pintar bisa disatukan dan akan menjadi JAKCARD, yakni kartu yang bisa digunakan untuk berbagai transaksi yang akan memudahkan masyarakat Jakarta.

Untuk skema pelayanan kesehatan, Basuki mengatakan, nantinya Pemprov DKI Jakarta akan melakukan kerja sama dengan fakultas kedokteran yang ada di Jakarta untuk melakukan koas di wilayah Jakarta. Mereka itu yang akan menemui langsung masyarakat miskin yang nantinya akan membantu puskesmas yang ada di pelosok-pelosok daerah Jakarta.

Selain itu, Basuki mengatakan, nantinya semua biaya berobat akan digratiskan, dan semua akan dirujuk ke puskesmas. Dengan begitu, diharapkan semua warga Jakarta akan berobat ke puskemas.

Berita terkait lainnya dapat diikuti di Topik: 100 HARI JOKOWI-BASUKI.


betul..betul..manfaatkan ruangan yg ada.::ungg::
semoga JAKCard segera terlaksana. pasti masyarakat yg membutuhkan akan merasa sangat terbantu



Jokowi Anggap Proyek MRT Kemahalan


JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menyatakan Pemprov DKI Jakarta perlu mengkaji ulang keberadaan MRT di Jakarta. Selain dianggap tak jauh beda dengan KRL yang sudah ada, dana untuk proyek tersebut pun dianggap kemahalan.

Saat ini, kata pria yang akrab disapa Ahok tersebut, pihaknya akan mempertanyakan kembali kepada pengembang dan Dishub DKI mengenai masterplan MRT yang dinilai akan membantu mengurai kemacetan di Jakarta.

"MRT sedang kita minta paparan lagi apakah mau ditunda atau tidak karena gubernur keberatan dengan harganya yang sangat mahal," kata Ahok di Balai Kota Jakarta, Rabu (17/10/2012).

Menurutnya, dengan dana yang sebegitu besar, lebih baik mengembangkan dan memperbaiki BRT, atau Bus Rapid Transit yang sudah ada.

Padahal, menurut Direktur Utama MRT Tribudi, proyek MRT merupakan proyek nasional yang jika dihentikan harus ada persetujuan dan keputusan dari pemerintah pusat.

"Jadi soal pergantian gubernur, saya berharap proyek MRT tetap berjalan karena merupakan proyek nasional. Jadi kalaupun dihentikan itu tidak semena-mena, karena harus melalui persetujuan dari Kementerian Keuangan dan Kementerian Koordinator Perekonomian. Karena dari awal proyek ini dijalankan berdasarkan Surat Keputusan menteri di tahun 2005," ungkap Tribudi.

Berita terkait lainnya dapat diikuti di Topik: 100 HARI JOKOWI-BASUKI.

nah, akhirnya terjadi juga.
kita lihat aja, apakah Jokowi-Basuki bisa berhasil melawan pengusaha2 kelas mahal::ungg::




:cheerleader: tetap semangat buat Jokowi dan basuki. Rakyat Indonesia mendukung!

Neptunus
18-10-2012, 11:24 AM
ga heran klo Faisal Basri bilang kebijakan jaman Sutiyoso sesat. Gila bener proyek MRT makan duit segitu ::grrr::

jojox
18-10-2012, 02:44 PM
geli jug ey....
Gubernur baru angkat2 Gong. Kebijakan humas dan protokuler sepertinya akan di evaluasi lagi. ::ngakak2::

opi77
18-10-2012, 04:17 PM
gila gajinya sopir gede amat....kalo gak salah sopir busway cuma dpat 2,5jt/bulan bukan??...
MRT perlu kok tapi yah jangan kelewatan mahal banget...itu sama aja menguras duit rakyat...
sumpah kocak kemaren liat gubernur baru pindahin gong...hahahaha

etca
18-10-2012, 04:31 PM
Youtubenya dongggg
acara apaan siy angkat2 mindahin gong segala?
yakin itu gong?
bukan kendang? gong itu gede lohh.. butuh 2 orang buat angkat gong ;D

waks!!
18-10-2012, 04:54 PM
jadi penasaran jd googling beritanya...
cuma ngegeser doang kok..berdua ma mendag

etca
18-10-2012, 05:02 PM
hayahhhh gur geser tho ::doh::

ndableg
18-10-2012, 05:08 PM
Gebrakan ahok di kantor!

http://www.youtube.com/watch?v=LH_rYlxZLB4
Ternyata ga cuman gubernurnya aja yg mantab, wagubnya galak coy!

Sori panjang2 neh..

http://www.youtube.com/watch?v=hH9G_XfyVoM

Yg unik dari channel PemprovDKI (http://www.youtube.com/user/PemprovDKI) ini, sudah semenjak 2011 terdaptar di youtube, tapi baru2 ini aja tiap hari ada video. Jadi silakan subscribe dan pantau pemprov DKI di channel ini.

nodivine
18-10-2012, 07:27 PM
bagus pak...
kalo gini kan ketauan sapa karyawan yang beneran kerja ama yang cuma ngasal, dateng, males malesan.

sekalian mustinya nanti disidaknya pas libur lebaran tuh, biasa kan banyak yang suka liburnya di-panjang panjangin

ndugu
18-10-2012, 07:49 PM
menarik ya videonya
panjang, blom sempat nonton semuanya
tapi saya suka beberapa konsepnya

wah, saya jadi merasa ikut merasa ada harapan nih :cengir:

ndableg
18-10-2012, 08:20 PM
ya iyalah... ndugu... wake up!:cengir:

ndugu
18-10-2012, 08:25 PM
haha, udah bangun kok bleg :cengir:
tapi seriously, saya seneng ngeliat brita positif kaya gini
sudah saatnya. semoga jakarta bisa jauh lebih baik
ntar saya cek video2 di channel itu deh :mrgreen: baru tau saya ada channel ginian
thanks bleg :cengir:

AsLan
18-10-2012, 10:34 PM
gak kuat nonton video di internet...

opi77
19-10-2012, 08:49 AM
gue sich berharap gak cuma pas awal2nya aja yah...
beritanya ampir tiap hari masuk headline news...emank sich gayanya beda lebih deket ke masyarakat bawah dan gak risik bergaul ama mreka..gue salut banget beda ama gubernur sebelumnya...hehehehe..

purba
19-10-2012, 11:06 AM
Kartu Sehat?
Bagaimana konsepnya?
Apakah setiap warga Jakarta mendapatkan Kartu Sehat?
Atau yg miskin saja?
Apa batasan miskin di Jakarta?
Bagaimana mendata penduduk miskin di Jakarta?
Berapa biaya yg harus dikeluarkan utk pendataan tsb?
Berapa biaya pembuatan Kartu Sehat?
Berapa lama program tsb hendak dicapai?
Utk berobat di puskesmas saja?
Bagaimana kualitas pelayanan puskesmas?
Apakah dgn Kartu Sehat pelayanan puskesmas menjadi bertaraf internasional?
Bagaimana dgn e-ktp?
Mengapa tidak di-integrasi-kan saja dgn e-ktp?

Yg ane setuju dgn program Jokowi-Ahok adalah pengerukan sungai dan kanal, MRT, rumah susun, ... Dan jangan lupa maintenance...

spears
19-10-2012, 11:18 AM
kartu sehat kan kata si Ahok (di artikel depan, ama di debat Metro Tv kmaren...nggak nnton yaa) utk semua penduduk JKT. mau kaya atau miskin terserah. semua org butuh sehat. nah..kartu sehatnya ini utk semua kalangan, mau kaya miskin tua muda jelek cakep asalkan rela dirawat inap di ruang kelas tiga.

http://www.jpnn.com/read/2012/10/18/143856/Bulan-Depan,-Kartu-Jakarta-Sehat-Bisa-Digunakan-

GiKu
19-10-2012, 11:26 AM
urusan kartu sehat kok membingungkan ya
kmaren bilang untuk semua warga jakarta
trus ganti jadi warga miskin aja
sekarang semua warga jakarta lagi

yg bener yg mana

btw, puskesmas2 di jakarta sudah mulei direnovasi
jadi bagus n sekelas rumah sakit
bisa rawat inap juga

cha_n
19-10-2012, 11:29 AM
seneng ngelihatnya, paling ngga ketahuan tiap hari pimpinan ngapain aja, mikirin masyarakatnya ga? atau cuman keluyuran jalan2 buat kepentingan pribadi

BundaNa
19-10-2012, 11:32 AM
^udah kerasa aura bekerjanya...start yang bagus

spears
19-10-2012, 11:38 AM
urusan kartu sehat kok membingungkan ya
kmaren bilang untuk semua warga jakarta
trus ganti jadi warga miskin aja
sekarang semua warga jakarta lagi

yg bener yg mana

btw, puskesmas2 di jakarta sudah mulei direnovasi
jadi bagus n sekelas rumah sakit
bisa rawat inap juga

kok bingung sih??
perasaan semanjak debat di Metro kmrn si Ahok sudah bilang, kalau kartu sehat itu untuk semua warga jkt. mo kaya or miskin.
yg mana lagi sih yg bingungin elo?
gw jadi bingung deh kenapa lo bingung.
udah crystal clear gitu kok

GiKu
19-10-2012, 11:41 AM
^
loe sendiri yg templok di halaman sebelumnya
dibaca apa cuma templok doang?

pasti loe baca doong



Ia juga menjelaskan bagaimana skema kartu pintar dan kartu sehat yang digadang-gadang selama kampanye. Ia menjelaskan, nantinya kartu ini akan diberikan kepada rakyat yang tidak mampu dengan sistem elektronik yang terhubung dengan bank.

ndugu
19-10-2012, 12:11 PM
waduh, gimana sih ini semua :cengir:
coba nonton deh video di atas, ada dijelasin tuh sama si ahok :cengir:

(bleg, saya nonton tuh kedua2 videonya full, hampir dua jem-an. dan beberapa video laen yang lebih pendek di channelnya :cengir: besok2 saya lanjutin deh nonton video2 laennya )

saya masi blom familiar sekali dengan rencana mereka mengenai kartu pinter dan kartu sehat. tapi kedengarannya memang kartu sehat itu kalo bukan untuk semua ya untuk yang miskin. dan kartu pinter itu untuk yang miskin, supaya bisa ngecover hal2 tertentu (ada di sebutin di video kedua). dan kartu pinter dan kartu sehat ini akan di-link. kartu sehat kedengarannya bisa dipake untuk kelas2 perawatan berbeda (i think? saya kurang ngerti sistem kesehatan di jakarta gimana), cuman kedengarannya tuh dari kartu sehat bisa ketauan pemakainya biasa menggunakan jenis perawatan kelas apa, dan dari situ akan dicross check dengan pantas ngga pantasnya kartu pinter. tentu saja saya pikir bukan hanya itu sebagai indikatornya ya, terlalu simpel, kupikir masih ada faktor2 laen yang akan dipertimbangkan.

i can't help to compare kalo seandainya sistem itu diterapkan di negara laen, bisa2 pemerintah didemo karena melanggar personal privasi :cengir: tapi saya mengerti jokowi/ahok ini berusaha untuk mengintegrasikan sistem2nya, walo itu juga berarti resiko breach info akan sangat besar. cuman kupikir kemungkinan untuk diterapkan di indo/jakarta ada, memandang demand maupun awareness akan proteksi info pribadi tidak segede negara laen. ::mikir::

yang buatku menarik juga mengenai perumahan penduduk. dari deskripsinya, konsepnya agak mirip dengan konsep perumahan pemerintah di singapur. di mana dibangun rumah2 susun, dengan pasar, perdagangan, hal2 yang berhubungan dengan kebutuhan hidup rakyat, transportasi, dll dipertimbangkan dan dibangun di bawah/sekitarnya. kuingat pemerintah singapur saat itu memikirkan untuk menyediakan tempat hidup beserta fasilitas kebutuhan hidup dan tempat rekreasi yang layak dan bersih dan teratur. jadi seperti membangun komunitas, biarpun dalam bentuk apartmen. tentu detailnya tidak akan persis sama kalo diterapkan di jakarta, tapi kupikir konsepnya mirip, dan bagus kalo bisa 'membersihkan' dan memberikan tempat yang layak untuk kampung kumuh / slum yang selama ini cukup bertebaran di jakarta.

tentu aja itu semua masih ide dan konsep dan kedengarannya juga masih di tahap perencanaan. saya harap dan akan tunggu apakah mereka bisa merealisasikannya :mrgreen:

opi77
19-10-2012, 01:29 PM
gak kuat nonton videonya...baru cum nonton part 1 aja...tapi bagus kok konsep2nya..janga same cuma hanya konsep harus di laksanakan..
kalo yang terbak buat Jakarta harusnya didukung oleh semua warga Jakarta..

ndugu
19-10-2012, 01:37 PM
iyah
tapi dari video sih keliatannya memang akan ditindakin
tuh si ahok udah ngasi2 deadline ini itu tadi ke staff2nya. sepertinya memang lagi dikejar
kedengarannya rencananya memang sudah ada, bisa diliat paparannya rencananya cukup sistematis
cuman perlu difollow up nanti2nya apakah terjadi, dan seberapa jauh yang terealisasi :mrgreen:

itsreza
19-10-2012, 02:17 PM
apa bedanya jamkesda dengan kartu sehat? pada prinsipnya sama aja kan?
bedanya cuma gubernur baru, kartu baru, nama program baru

GiKu
19-10-2012, 02:31 PM
jampersal juga gak ngetop

cha_n
19-10-2012, 02:35 PM
aku cuman nonton 20 menit vidionya (mau ujian woi, ga konsen hehehehe)
tapi sepertinya sangat bagus, dalam artian paling ngga dia punya konsep, dia deliver ke bawahannya (dan dengan video itu ketahuan, masyarakat tahu, apa aja konsep dan apa langkah2 yang mau dia lakukan), trus jelas, ada kerjaan tuh orang2.
kalau ntar ada langkah yang belom dilaksanakan, telat atau malah ga dijalankan sama sekali, masyarakat bisa langsung tanya "katanya mau ini, mau itu, manaaaa?"
transparansi kerjanya udah ada.
perkara pro kontra kebijakan, gw bilang sih pasti ada lahhhhhhhhh ada yang bilang kebijakan x itu ga efektif, tapi ada yang mendukung juga.
kalau semua pro kontra cuman dipusingin, malah ga ada yang jalan. jadi bagi gw sih, bagus2 aja dia udah ada konsep, perkara ntar ada perbaikan, dimana2 itu hal wajar. yang penting jalan. jangan cuman ide doang, ga ada implementasi

cha_n
19-10-2012, 02:38 PM
apa bedanya jamkesda dengan kartu sehat? pada prinsipnya sama aja kan?
bedanya cuma gubernur baru, kartu baru, nama program baru

jamkesda itu program nasional.
sebenarnya semua pemda tuh udah dikasih duit buat kesehatan masyarakatnya, kalau ga salah 100jt atau 200jt per KK (ga bisa diuangkan, untuk sakit aja)
jadi harusnya semua masyarakat yang tidak mampu itu dapat layanan kesehatan cmiiw

itsreza
19-10-2012, 02:43 PM
jamkesda approval nya kan oleh dinkes masing2 pemda.
itu kartu sehat memang anggaranya bukan dari jamkes ya?

cha_n
19-10-2012, 03:17 PM
iya persetujuan pemda, tapi dana dari pusat.
ga tau deh bedanya ama kartu sehat

etca
19-10-2012, 05:04 PM
Hari Keempat Jokowi
Jokowi-Ahok Ingin DKI Punya 3 Jalur Monorel dalam 3 Tahun

http://images.detik.com/customthumb/2012/10/19/10/145056_monorelskema.jpg?w=460

Jakarta Pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) dan Basuki Tjahja Purnama (Ahok) menargetkan DKI Jakarta mempunyai 3 jalur monorel dalam 3 tahun ke depan.

Hal ini disampaikan oleh Ahok saat ditemui usai rapat dengan PT Adhi Karya Tbk di Balai Kota, Jakarta, Jumat (19/10/2012).

"Diharapkan Jakarta 3 tahun ke depan sudah ada monorel sampai 3 jalur, jadi muterlah," kata Ahok.

Ahok mengatakan, dalam pertemuan dengan Adhi Karya, dibicarakan mengenai komitmen Menteri BUMN Dahlan Iskan untuk membantu Jokowi untuk menjadi Gubernur sukses di Jakarta.

"Jadi komitmen itu untuk memanggil semua perusahaan BUMN untuk meneruskan program monorel, tentu desainnya sudah diubah. Berhenti di tempat-tempat yang ekonomis," cetus Ahok.

Menurut Ahok, jika monorel bisa direalisasikan, maka kemacetan di Jakarta bisa diurai. Biaya pembangunan monorel ini bisa mencapai Rp 11,5 triliun dan diharapkan ada jaminan bank BUMN. Memang rencananya Adhi Karya akan membangun kembali proyek monorel di Jakarta yang sempat terbengkalai bertahun-tahun.

"Intinya, Adhi Karya ini ditugaskan sama Menteri BUMN untuk menjadi pemimpin konsorsium untuk membangun monorel. Supaya Jakarta punya monorel," tegas Ahok. Tiang-tiang pancang yang sudah ada saat ini, ujar Ahok, akan digunakan.

Saat ini, proyek monorel akan segera dikaji dari segi hukumnya. Ahok mengatakan, Pemprov DKI butuh membuat kajian selama 3 bulan.

"Kita minta Asisten Pembangunan untuk 3 bulan tata ruang cek, 3 jalur di mana saja? Saya lagi kaji, tapi yang pasti Cawang-Ancol, Kampung Melayu lewat Tanah Abang," tegas Ahok.

Saat ini, Ahok mengatakan semangat untuk membuat monorel sudah ada. Kemudian semuanya akan menggunakan produk dalam negeri. Soal pembagian saham, Ahok mengatakan, untuk proyek MRT ini, Pemprov DKI juga akan menggerakkan BUMD-nya.

saus (http://news.detik.com/read/2012/10/19/144802/2067225/10/jokowi-ahok-ingin-dki-punya-3-jalur-monorel-dalam-3-tahun?nd771108bcj)


Jokowi Jadi Penentu Pemenang Tender Terowongan MRT Jakarta


Jakarta Pihak PT Mass Rapid Transit Jakarta (MRTJ) selaku pelaksana proyek MRT menegaskan belum memberikan calon pemenang kontraktor sipil pengerjaan proyek MRT termasuk untuk pengerjaan 3 seksi bawah tanah. Pihak manajemen menegaskan bahwa hal itu menjadi kewenangan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi).

Kepala Biro Humas PT MRT Jakarta Manpala Rega Chandra Gupta Sitorus mengatakan, sampai saat ini PT MRT Jakarta masih belum memberikan usulan calon pemenang tender kontraktor sipil. Hal ini karena sampai dengan kemarin, pihaknya belum menerima persetujuan/concurrence dari JICA sebagai pihak yang memberi pinjaman proyek MRT.

"Kami masih menunggu arahan dari Pemprov DKI untuk memberikan paparan mengenai proyek dan progress MRT Jakarta terutama mengenai biaya proyek yang dianggap terlalu mahal oleh MTI (masyarakat transportasi Indonesia). Hal ini penting karena pada akhirnya Gubernur-lah yang akan menetapkan pemenang," kata Gupta kepada detikFinance, Jumat (19/10/2012)

Diberitakan sebelumnya PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta dan Pemerintah Kota Provinsi DKI Jakarta telah menetapkan nominasi 2 konsorsium yang akan mengerjakan pembangunan jalur terowongan bawah tanah MRT Jakarta. Dua konsorsium ini disaring dari 5 konsorsium sebelumnya yang sudah dinyatakan lolos prakualifikasi.

Ada dua calon konsorsium untuk jadi nominasi pengerjaan proyek jalur bawah tanah yaitu Obayashi bersama Wijaya Karya (Wika) dan Sumitomo bersama Hutama Karya (HK). Proyek pengerjaan jalur bawah tanah disinyalir akan menghabiskan biaya Rp 4-4,5 triliun mencakup 3 paket.

Secara total jumlah paket proyek MRT Jakarta yang ditawarkan pada calon konsorsium berjumlah 8 paket yang mencakup 3 paket proyek bawah tanah, 3 paket proyek layang, 1 paket penyediaan kereta, dan 1 paket penyediaan sistem.

"Ada 3 paket jalur underground (bawah tanah) sudah ada calon konsorsiumnya yaitu dari pihak Jepang dan BUMN. Ada 2 calon konsorsium yang sudah kita lakukan cek dan ricek baik dalam segi administrasi maupun kelayakan, dan ada 1 konsorsium yang menangkan 2 paket," kata Direktur Utama PT MRT Jakarta Tribudi Rahardjo saat konferensi pers di Balai Kota Jakarta, Jumat (28/9/2012).

saus (http://news.detik.com/read/2012/10/19/142300/2067175/10/jokowi-jadi-penentu-pemenang-tender-terowongan-mrt-jakarta?nd771108bcj)



Huah benar2 sprint yah...
sebenarnya dana MRT itu sudah ada belum?
yang kemarin2 mandeg karena apa sih?

itsreza
19-10-2012, 05:34 PM
di berita dana udah ada loan dari jepang. lama karena proses perencanaan
dan penyiapannya memang panjang, butuh waktu dan biaya besar
buat proyek besar cem ini, siapin FS biasanya butuh waktu 5 sampai 10 taun.
ditambah birokrasi indonesia yang panjang dan lama cem choki choki

GiKu
19-10-2012, 05:36 PM
sepertinya yg kmaren karena investornya batal

purba
19-10-2012, 05:41 PM
Bagi yg bisa nonton video Jokowi-Ahok mbok ya diringkaskan di sini. Apa saja isi video tsb. Misalnya, bagaimana implementasi Kartu Sehat dan Kartu Pintar tsb. Maklum internet di Indonesia lemot. Mungkin web resmi (bukan blog dan semacamnya) yg memaparkan program Jokowi-Ahok juga bagus di-link di sini. Kalo dari debat2 di teve, ane masih lihat Foke dan Faisal Basri yg sepertinya mengetahui dgn baik problem2 Jakarta dan punya program yg terukur utk menyelesaikannya.

Seandainya Kartu Sehat utk seluruh warga Jakarta dan utk mendapatkan akses gratis pelayanan kesehatan kelas-3, ya sudah diumumkan saja bahwa pelayanan kesehatan kelas-3 utk seluruh warga Jakarta digratiskan, tidak perlu kartu2an segala, cukup KTP yg menunjukkan bahwa calon pasien adalah warga Jakarta. Lha ini kan lebih menghemat APBD. Bikin kartu kan gak murah, butuh biaya besar.

:))

cha_n
19-10-2012, 05:46 PM
yang mrt itu bakal dapet pinjaman dari bank bumn, trus yang ngerjain juga bumn semacam adhikarya dst, jadi sebenarnya bisa dilakukan, sebelumnya mandeg gara2 birokrasi berbelit (fauzi bowo ga setuju proyek mrt/monorel), dan ga ada provokatornya (yang biasa dikatain carmuk dan pencitraan)

itsreza
20-10-2012, 12:04 AM
iya yang mau melanjutkan pekerjaan konstruksi monorel itu bumn, adhi karya dan bank bumn yang kasih pembiayaan,
itu karena disuruh DI, coba dibiarin pemprov DKI yang tangani, ga akan beres-beres karena ga mau juga ganti rugi senilai
yang diminta swasta. rencana baru monorel digabung elevated BRT. kalau MRT pakai loan jepang, bunga nya lebih rendah

AsLan
20-10-2012, 12:57 AM
wih kalo tanah abang dilewat monorel pasti mantep banget, arus keluar masuk barang dan orang jadi lancar, perdagangan makin lancar....

tanah abang, mangga dua, senen, tanjung priok harus punya akses yg bagus.

ndableg
20-10-2012, 02:20 AM
Seandainya Kartu Sehat utk seluruh warga Jakarta dan utk mendapatkan akses gratis pelayanan kesehatan kelas-3, ya sudah diumumkan saja bahwa pelayanan kesehatan kelas-3 utk seluruh warga Jakarta digratiskan, tidak perlu kartu2an segala, cukup KTP yg menunjukkan bahwa calon pasien adalah warga Jakarta. Lha ini kan lebih menghemat APBD. Bikin kartu kan gak murah, butuh biaya besar.

:))

Gw jg masih penasaran gimana pelaksanaannya pur. Katanya duitnya ada, jadi entah gimana trik2nya nanti. Jelas tujuannya cuman buat warga miskin, tapi kayaknya emang tidak dibikin batas siapa yg miskin itu, jadi mereka bebaskan siapa saja boleh ambil kalo tau malu. Misalnya orang kaya daftar kartu sehat, kalo mau masuk kelas 3 ya silakan. Kalo KTP kan semua orang HARUS punya KTP. Kalo kartu2 laen yg mau aja. Jadi dipantau aja..

Ngetawainnya nanti aja kalo gagal.

Video itu bukan ttg program, ada jg, cuman kebanyakan liat gayanya ahok jadi boss di kantor.

ndableg
20-10-2012, 02:24 AM
Huah benar2 sprint yah...
sebenarnya dana MRT itu sudah ada belum?
yang kemarin2 mandeg karena apa sih?

Katanya ud disediakan dana 600 milyar taunya pemborong minta 900 milyar, jadinya mandeg. Kata ahok, ud terlanjur teken sama itu pemborong... pt apaaa gituh...

ndableg
20-10-2012, 02:32 AM
waduh, gimana sih ini semua :cengir:
coba nonton deh video di atas, ada dijelasin tuh sama si ahok :cengir:

(bleg, saya nonton tuh kedua2 videonya full, hampir dua jem-an. dan beberapa video laen yang lebih pendek di channelnya :cengir: besok2 saya lanjutin deh nonton video2 laennya )

Hayoh! Pe-er!! :cengir:


cuman kedengarannya tuh dari kartu sehat bisa ketauan pemakainya biasa menggunakan jenis perawatan kelas apa, dan dari situ akan dicross check dengan pantas ngga pantasnya kartu pinter. tentu saja saya pikir bukan hanya itu sebagai indikatornya ya, terlalu simpel, kupikir masih ada faktor2 laen yang akan dipertimbangkan.

Gw rasa ngecek2 begitu malah ngabisin waktu. Gw belum denger sih kalo akan ada cek2an masalah mampu ga mampunya. Yg saya denger ahok bilang kalo orang mampu mau dilayani di kelas dua ya silakan.

ndugu
20-10-2012, 05:01 AM
3 taun mo bikin 3 monorail? kupikir itu target yang sangat ambisius. bisa ya? emang sudah sejauh apa tahap planing dan konstruksinya? di amrik mo perpanjang line subway beberapa stasiun aja makan ntah brapa taon. tapi memang kondisi pasti beda. apa kalo ngebangun sistem di atas tanah bisa lebih cepet ya? kan katanya ada underground juga.

kuatirnya nih gara2 demi ngebut mo bikin, tapi ga dilakukan dengen bener. ini transportasi masa, keselamatan ga boleh dikorbankan tuh.


Gw rasa ngecek2 begitu malah ngabisin waktu. Gw belum denger sih kalo akan ada cek2an masalah mampu ga mampunya. Yg saya denger ahok bilang kalo orang mampu mau dilayani di kelas dua ya silakan.
kesanku sih mereka mo bikin sistem elektronik. jadi bukan manual ngecek satu2 gitu. kan bisa dibikin databasenya. in fact, kesanku justru mereka mo mendata info pribadi setiap warga, dimulai dari kesehatan dulu. kalo udah kaya gini, sangat memungkinkan mereka juga mengambil info2 lain (selain tentang kesehatan) penduduk. cukup ambisius kupikir. pemerintah amrik (biasanya demokrat) sempat ada wacana ingin melakukan hal seperti ini, tapi masih ga mampu karena terlalu banyak tentangan dari warga karena dianggap melanggar privasi, ato kuatir pencurian identitas. tentu saja iklim indo dan amrik beda ya, mentalitas warga juga berbeda. kalo indo ingin melakukan hal seperti ini, maka saat2 ini timing yang bagus, sebelum warga mulai bermentalitas ingin proteksi info pribadi :cengir:

purba: videonya nunjukin si ahok lagi galak2an, pokoknya pasang imej galak dulu dari awal perkenalan. katanya mau nangkep tuh lurah2 ato pns2 yang bolos dan ga disiplin :cengir: jadi sengaja dia mengambil peran 'bad cop', dan gubernur berperan 'good cop'. :cengir:

danalingga
20-10-2012, 05:32 AM
Kalo nggak salah untuk kartu sehat itu pake prasangka baik,
dalam artian siapapun minta boleh -- tidak dicek dia beneran
miskin atau tidak. Pembatasannnya ya itu, hanya ditanggung
untuk kelas II (seperti kata ndableg). Asumsinya orang kaya
nggak bakal mau dirawat di kelas II.

itsreza
20-10-2012, 10:12 AM
3 taun mo bikin 3 monorail? kupikir itu target yang sangat ambisius. bisa ya? emang sudah sejauh apa tahap planing dan konstruksinya? di amrik mo perpanjang line subway beberapa stasiun aja makan ntah brapa taon. tapi memang kondisi pasti beda. apa kalo ngebangun sistem di atas tanah bisa lebih cepet ya? kan katanya ada underground juga.

kuatirnya nih gara2 demi ngebut mo bikin, tapi ga dilakukan dengen bener. ini transportasi masa, keselamatan ga boleh dikorbankan tuh.
Ambisius karena disokong pemerintah pusat. perencanaannya udah lebih dari 10 tahun dan layak secara komersial, apalagi dengan asumsi
traffic yang baru. Durasi konstruksi 3-5 tahun itu standar dan wajar untuk infrastruktur publik, pun ada standar-standar yang harus dipenuhi
kontraktor. Andai pada waktu awal pemenang konsesi itu memenuhi kewajiban, maka pada tahun 2006 Jakarta sudah punya monorail. Kalau
penasaran, bisa googling alasan kenapa monorail Jakarta mangkrak begitu lama.

Ini mungkin beda kasus dengan di Amerika yang melakukan ekstension, karena sistem yang ada sudah berjalan maka konstruksi jalur baru
harus menghindari terganggunya operasional yang ada. Mungkin lho, karena perencanaan di US sih saya ga tau. Tahap perencanaan sih umum
dimana pun lama untuk memastikan semua aspek layak, daripada akhirnya infrastruktur terbangun namun tidak terpakai.

Pada permukaan dan di atas permukaan lebih cepat, mudah, dan murah dibandingkan underground. Beda, yang punya jalur elevated- underground
itu MRT sedangkan jalur monorail semua dibangun diatas permukaan tanah.

startsmart
20-10-2012, 07:19 PM
Jokowi Perintahkan Rusun Marunda Diperbaiki

JAKARTA, KOMPAS.com — Setelah meninjau keadaan Kampung Bambu Kuning, di Marunda, Jakarta Utara, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo meninjau keadaan Rusun Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Marunda. Jokowi mengaku prihatin melihat keadaan rusunawa yang sudah tidak terawat.

"Saya selalu datang ke tempat yang ada masalahnya, yang tadi juga ada masalah, yang di Bambu Kuning, di sini juga ada 26 blok yang 19 blok-nya belum terisi, padahal sudah dari tahun 2007," kata Jokowi di Rusunawa Marunda, Jakarta Utara, Kamis (18/10/2012).

Setelah Jokowi meninjau rusunawa itu, ia menemukan banyak sekali permasalahan-permasalahan simpel yang selalu terjadi di rusunawa itu.

"Jendela-jendelanya sudah banyak yang copot, pintunya copot karena enggak dipakai, wah banyak sekali," kata Jokowi.

Jokowi yang datang meninjau didampingi oleh Kepala Dinas Perumahan DKI Novizal dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum DKI Ery Basworo mengimbau kepada dinas terkait untuk segera memperbaiki rusunawa itu. Tampak beberapa kali Jokowi berbincang dengan Novizal dalam tinjauan itu.

"Saya sudah perintahkan ini segera semuanya diperbaiki, kemudian masyarakat yang berpenghasilan rendah dapat segera masuk sini," kata Jokowi.

Masyarakat yang dapat menempati Rusunawa pun, dikatakan oleh Jokowi, sebaiknya diberikan subsidi penuh.

"Segera masyarakat nempatin di sini. Kalau perlu diberikan subsidi penuh sehingga semuanya berbondong-bondong ke sini, entah digratisin dulu tiga tahun atau lima tahun enggak apa-apa, yang penting penuh dulu. Daripada itu coba uang negara, uang rakyat, tapi pintunya enggak ada, catnya mengelupas semua, udah lima tahun enggak dipakai," kata Jokowi.

Sementara itu, saat ditanyakan terkait anggaran yang akan dipergunakan untuk pembiayaan perbaikan Rusunawa Marunda, Jokowi mengatakan, perbaikan itu membutuhkan dana yang tidak besar.

"Kalau hanya untuk mengecat ya murah, hanya perbaikan yang bocor-bocor itu murah. Memang yang diperlukan adalah hanya controlling," ujar Jokowi.

Sebelum meninjau keadaan Rusunawa Marunda, Jokowi sempat pula mengunjungi Pesantren Nur At Tauhid, yang berada tidak jauh dari Rusunawa itu. Di sana, ia juga mengaku prihatin melihat kondisi Kampung Bambu Kuning yang dalam keadaan kumuh dengan sampah yang masih berserakan.

"Makanya, saya ajak ke sini untuk melihat kok ya masih ada tempat-tempat seperti ini di Jakarta," kata Jokowi.

===============================


mulai terlihat sekarang kan, siapa yg sebenarnya kafir siapa yg justru Islami... ::hihi::



mudah2an kader-kader partai Islam itu segera sadar, kalau mereka sedang di pimpin oleh ustad2 kafir... yg menjual ayat dan mengeksplotasi mereka demi uang dan jabatan...

purba
20-10-2012, 08:10 PM
Gw jg masih penasaran gimana pelaksanaannya pur. Katanya duitnya ada, jadi entah gimana trik2nya nanti. Jelas tujuannya cuman buat warga miskin, tapi kayaknya emang tidak dibikin batas siapa yg miskin itu, jadi mereka bebaskan siapa saja boleh ambil kalo tau malu. Misalnya orang kaya daftar kartu sehat, kalo mau masuk kelas 3 ya silakan. Kalo KTP kan semua orang HARUS punya KTP. Kalo kartu2 laen yg mau aja. Jadi dipantau aja..


Kalo gak ada batasan, buat apa dibikin kartu? Kartu dibuat utk pembeda antara yg satu dgn yg lain. Nah, padahal selama kampanye, Jokowi-Ahok mengumbar Kartu Sehat. Tapi warga Jakarta sendiri sampe sekarang gak ngerti gimana konsepnya. Ini yg ane bilang bahwa warga lebih kesengsem dgn "atraksi"nya, bukan program2 atau ide2nya. Bahkan, web yg berisi penjelasan pun tak ada.

Mudah2an perilaku sosial seperti ini bagian dari evolusi rakyat Indonesia menuju kematangan. Dulu, diiming2i uang, dipilihlah orang tsb jadi pejabat. Sekarang diiming2i citra yg merakyat, dipilihlah orang tsb jadi pejabat. Mudah2an ke depan yg dipilih adalah mereka2 yg memang punya kompetensi dan konsep2 yg realistis.

:))

tukang gorengan
20-10-2012, 08:32 PM
wih kalo tanah abang dilewat monorel pasti mantep banget, arus keluar masuk barang dan orang jadi lancar, perdagangan makin lancar....

tanah abang, mangga dua, senen, tanjung priok harus punya akses yg bagus.
mangga besar sama pangeran jayakarta lewat monorel tidak om aslan ?..... kalau jualan gorengan di dalam gerbong monorel boleh tidak??

opi77
21-10-2012, 10:14 AM
^^^...
kalo itu terjadi kayanyan cuma Indonesia aja...

spears
21-10-2012, 06:39 PM
^
loe sendiri yg templok di halaman sebelumnya
dibaca apa cuma templok doang?

pasti loe baca doong



Ya tapi kan di artikel terbaru, si Ahok udah klarifikasi klo itu buat semua warga jkt mau kaya or miskin terserah yg penting mau di kelas 3. Lo dong yang baca.
Klo wartawan kan ada aja yg salah kutip.

Misalnya Ahok bilang : "kartu ini utk semua warga jkt. Mau kaya atau miskin. Tp orang kaya pasti nggak mau masuk kelas 3. Jadi kartu ini bs lebih efektif digunakan oleh org2 yang tidak mampu.."

Sama wartawan di kutip seperti ini : "kartu sehat ditujukan untuk warga Jakarta yg tidak mampu.."


Nah,makanya harus update. Ngerti???

ndableg
21-10-2012, 08:17 PM
Kalo gak ada batasan, buat apa dibikin kartu? Kartu dibuat utk pembeda antara yg satu dgn yg lain. Nah, padahal selama kampanye, Jokowi-Ahok mengumbar Kartu Sehat. Tapi warga Jakarta sendiri sampe sekarang gak ngerti gimana konsepnya. Ini yg ane bilang bahwa warga lebih kesengsem dgn "atraksi"nya, bukan program2 atau ide2nya. Bahkan, web yg berisi penjelasan pun tak ada.

Coba ente yg aktip.. T'rus bagi2 infonya. Mosok orang di jakarta tanya sama orang di belanda tentang konsep pemerintahan di jakarta. Orang menikmati atraksi, mosok elu ngedumel doang di pojokan.. :))


Mudah2an perilaku sosial seperti ini bagian dari evolusi rakyat Indonesia menuju kematangan. Dulu, diiming2i uang, dipilihlah orang tsb jadi pejabat. Sekarang diiming2i citra yg merakyat, dipilihlah orang tsb jadi pejabat. Mudah2an ke depan yg dipilih adalah mereka2 yg memang punya kompetensi dan konsep2 yg realistis.

Betull. supaya realistis harus dicoba pur.. ga ada itu cuman modal cengangas cengenges t'rus berhasil.. Ada proses.

Kayaknya ada yg siap2 ketawa kalo jokowi gagal neh.. ;))
Bukan ngetawain jokowi sih.. ngetawain orang2 yg punya harapan..

ndableg
21-10-2012, 08:33 PM
mangga besar sama pangeran jayakarta lewat monorel tidak om aslan ?..... kalau jualan gorengan di dalam gerbong monorel boleh tidak??

Seharusnya sih ga boleh.. ntar bau gerbongnye.

tuscany
21-10-2012, 09:24 PM
Monorel bikin kantin aja di dalam kayak kereta eksekutif ::hihi:: atau vending machine gitu.

AsLan
21-10-2012, 09:39 PM
jual gorengan di gerbong kereta, bakalan banyak korban kesirem minyak panas ::hihi::

purba
21-10-2012, 10:30 PM
Coba ente yg aktip.. T'rus bagi2 infonya. Mosok orang di jakarta tanya sama orang di belanda tentang konsep pemerintahan di jakarta. Orang menikmati atraksi, mosok elu ngedumel doang di pojokan..

Lha kog malah gw yg musti aktif? Elu2 pada yg kesengsem sama Jokowi malah kagak tau program Kartu Sehat-nya kayak apa. Jadi apa dasarnya elu2 pada bilang Jokowi problem solver?



Betull. supaya realistis harus dicoba pur.. ga ada itu cuman modal cengangas cengenges t'rus berhasil.. Ada proses.

Mau dicoba gimana, lha konsepnya aja kagak jelas?



Kayaknya ada yg siap2 ketawa kalo jokowi gagal neh.. ;))
Bukan ngetawain jokowi sih.. ngetawain orang2 yg punya harapan..

Kasihanlah kalo orang2 yg punya harapan diketawain.. :))

Neptunus
21-10-2012, 10:37 PM
Vending machine gorengan? Ide brilliannnn!!! ::hohoho::

GiKu
22-10-2012, 10:29 AM
masih pada binun urusan kertu sehat
ada yg binun kenapa gak digabung sama ektp
ada yg binun kenapa kudu pake kertu segala kalo tujuannya untuk semua warga

tunggu spirs yg menjelaskan
sepertinya dia punya info banyak

spears
22-10-2012, 12:02 PM
begini ya..
menurut sumber info terpercaya gw..
perbedaan mendasar mengenai Jamkesda dan Kartu Sehat adalah kemudahannya.
utk dpt Jamkesda, harus ngurus surat keterangan kismin dari RT RW Lurah dll dsb (nah biasanya kebiasaan di negara kita ini, ngurus2 begituan suka ribet, dicurigain pura2 miskin dan takutnya ada transaksi2 gelap yg tdk jelas)

smentara Kartu Sehat diberikan kpd siapa aja asal mau ditempatkan di kls 3 (Jokowi say and i quote : "siapa saja boleh, warga tidak mampu, warga biasa, konglomerat juga kalau tidak malu tidak apa-apa.." kmudian dilain kesempatan Ahok say and i quote : "sasarannya memang warga tidak mampu, masa iya sih konglomerat mau satu ruangan 7 orang. yang kita cover sbnrnya warga miskin dan warga yang jatuh miskin. kan byk kejadian orang kaya yg tiba2 bangkrut, hartanya jadi jaminan trus jatuh sakit nggak punya biaya, mereka juga kita pikirkan.." )

klo soal knp nggak diintegrasikan dengan E-KTP...gw juga kurang tau
tapi menurut opini gw sendiri sih..kartu sehat ini kan nanti fungsinya sama dengan kartu pintar (sepertinya jadi 1).. nah, klo terintegrasi dgn KTP, anak2 SD ama SMP itu kan belom bisa punya KTP, makanya Kartu Sehat dan KTP tidak dijadikan satu.

:D demikian
silahken ditambahin.

danalingga
22-10-2012, 12:10 PM
klo soal knp nggak diintegrasikan dengan E-KTP...gw juga kurang tau
tapi menurut opini gw sendiri sih..kartu sehat ini kan nanti fungsinya sama dengan kartu pintar (sepertinya jadi 1).. nah, klo terintegrasi dgn KTP, anak2 SD ama SMP itu kan belom bisa punya KTP, makanya Kartu Sehat dan KTP tidak dijadikan satu.

Kalo di integrasikan jadinya baru tahun depan -- itupun kalo jadi. ;))

Lagian kan nggak semua punya ktp. Kalo suruh ngurus ktp dulu, keburu mati entar.

itsreza
22-10-2012, 12:15 PM
eKTP program nasional, Kartu Sehat program daerah
sebetulnya bisa disatukan, tapi rasanya sih tetap dipisah.

etca
22-10-2012, 12:22 PM
Seriusly gw baru pegang kartu jamkesda punya orang,
keknya langsung dapat deh.. sekalian urus eKTP dulu.
berlaku 2 tahun ya rupanya? trus yang bikin eneg, dalam satu wadah plastik kecil itu
di belakangnya ada terselip kartu nama salah satu anggota komisi C DPRD dari parpol PAN
pemilu tahun 2014 biar pada nyoblos PAN rupanya ::doh::

purba
22-10-2012, 06:08 PM
smentara Kartu Sehat diberikan kpd siapa aja asal mau ditempatkan di kls 3 (Jokowi say and i quote : "siapa saja boleh, warga tidak mampu, warga biasa, konglomerat juga kalau tidak malu tidak apa-apa.." kmudian dilain kesempatan Ahok say and i quote : "sasarannya memang warga tidak mampu, masa iya sih konglomerat mau satu ruangan 7 orang. yang kita cover sbnrnya warga miskin dan warga yang jatuh miskin. kan byk kejadian orang kaya yg tiba2 bangkrut, hartanya jadi jaminan trus jatuh sakit nggak punya biaya, mereka juga kita pikirkan.."

Kalo begitu, gak perlu pake kartu, tapi umumkan saja bahwa pelayanan rumkit kelas 3 gratis bagi warga DKI. Jadi yg kaya pun kalo mau silakan, tapi mosok yg kaya mau di kls 3, begitu kan?

Buat anak kecil yg belum punya KTP, pake KK (Kartu Keluarga).

:))

GiKu
22-10-2012, 06:21 PM
^
sederhana
tapi itu solusi untuk pembiayaan berobat
bukan program kerja

Neptunus
22-10-2012, 06:27 PM
loh pake kartu kan biar bisa terpantau melalui sistem. Jadi bisa tercatat rapi dan transparan siapa aja yg pake, RS nya, waktunya, dsb

Yah silahkan aja underestimate. Belum apa2 kog udh nyinyir X_X

itsreza
22-10-2012, 09:25 PM
apa bedanya fungsi kartu dibawah ini dengan kartu sehat?
http://3.bp.blogspot.com/-nw_Fcnm-IiI/T5kpb7oN8II/AAAAAAAAAfw/SCbSeoVfhIo/s1600/kartu+jamkesda.JPG

danalingga
22-10-2012, 10:02 PM
^ bedanya sih (janjinya) mendapatkannya dan memakainya lebih gampang.
Nah ini masih harus dibuktikan.

Kalo fungsi lainnya sih sama saja.

spears
22-10-2012, 10:46 PM
Purba nggak usah diladenin lah. Yg lain dah pada ngerti cuman dia aja yg masih belum ngerti2. Heran deh. Tuh udah dijelasin juga ama Neptunus. Makanya jgn kebanyakan mikir aneh2. Kualat kan ama Tuhan. Jadi korslet, nggak ngerti2.

---------- Post Merged at 09:46 PM ----------

Anak tk, sd ama smp kok disuruh bawa KK kemana2. Logika macam apa itu?


NEXT!!

ndableg
22-10-2012, 11:58 PM
Lha kog malah gw yg musti aktif? Elu2 pada yg kesengsem sama Jokowi malah kagak tau program Kartu Sehat-nya kayak apa.

Gw bantuin dah... anak pinter...
https://www.google.nl/search?q=konsep+karjas&oq=konsep+karjas&sugexp=chrome,mod=0&sourceid=chrome&ie=UTF-8#hl=en&sclient=psy-ab&q=konsep+kartu+jakarta+sehat&oq=konsep+kartu+jakarta+sehat&gs_l=serp.3..33i29.5386.7320.0.9066.16.15.0.1.1.0. 116.1162.13j2.15.0.les%3B..0.0...1c.1.uNnMen4bgvA&pbx=1&bav=on.2,or.r_gc.r_pw.r_qf.&fp=2d99481a745e4aad&bpcl=35466521&biw=1680&bih=949

startsmart
23-10-2012, 12:02 AM
aku suka kata2 Ahok di Youtube, bahwa ia pada dasarnya adalah pribadi yg pembosan, jika masalah sudah selesai, maka ia akan pergi dengan sendirinya.

Jika Jokowi dan Ahok berhasil mengatasi maslaah2 utama Jakarta, dan Ahok punya peranan penting dalam perubahan itu, aku yakin ia punya peluang menjadi pemimpin di negeri ini.

Seorang muslim yg beriman tdk akan melihat kekafiran seseorang dari agama yg tertera yang ada di KTPnya, tetapi dari prilaku orang tersebut...

ndableg
23-10-2012, 12:02 AM
begini ya..
menurut sumber info terpercaya gw..
perbedaan mendasar mengenai Jamkesda dan Kartu Sehat adalah kemudahannya.
utk dpt Jamkesda, harus ngurus surat keterangan kismin dari RT RW Lurah dll dsb (nah biasanya kebiasaan di negara kita ini, ngurus2 begituan suka ribet, dicurigain pura2 miskin dan takutnya ada transaksi2 gelap yg tdk jelas)

smentara Kartu Sehat diberikan kpd siapa aja asal mau ditempatkan di kls 3 (Jokowi say and i quote : "siapa saja boleh, warga tidak mampu, warga biasa, konglomerat juga kalau tidak malu tidak apa-apa.." kmudian dilain kesempatan Ahok say and i quote : "sasarannya memang warga tidak mampu, masa iya sih konglomerat mau satu ruangan 7 orang. yang kita cover sbnrnya warga miskin dan warga yang jatuh miskin. kan byk kejadian orang kaya yg tiba2 bangkrut, hartanya jadi jaminan trus jatuh sakit nggak punya biaya, mereka juga kita pikirkan.." )

klo soal knp nggak diintegrasikan dengan E-KTP...gw juga kurang tau
tapi menurut opini gw sendiri sih..kartu sehat ini kan nanti fungsinya sama dengan kartu pintar (sepertinya jadi 1).. nah, klo terintegrasi dgn KTP, anak2 SD ama SMP itu kan belom bisa punya KTP, makanya Kartu Sehat dan KTP tidak dijadikan satu.

:D demikian
silahken ditambahin.

Sekedar tambahan, denger2, ketika orang dateng ke rumah sakit kelas 3, yg ga punya karjas, di kasih dari rumah sakit.

jojox
23-10-2012, 12:20 PM
yep, same s8 different days,

yang beda adalah; quality deliverables.
setiap kebijakan dlm bentuk program/kegiatan yg niscaya diapresiasi itu yg membuahkan output-impact-outcome jelas dan nyata. itu kuncinya disitu.
Jadi, gak cuman administratif SPJ pelaksanaan program kegiatan dinas doang, disini rationale-nya Jokowi sampe efek dan dampak ke publik langsung.
Korupsi di input anggaran di DKI ngeri, indeks persepsi korupsi mayan tinggi lho dibanding daerah lain. Logikanya, kalao output/outcomenya ditingkatkan,
berarti efisiensi birokrasi bisa digenjot. Simplenya, korupsi gede di negara ini selalu akan bisa dimaafkan, tpi paling nggak kualitas pelayanan publik
yah sesuai SPM swasta, ISO, SNI,minimal semua pengadaan KW1 lah, bukan aspal. Pencapaian pelayanan publik yang mendekati "standard" inilah yang baru layak disebut prestasi.

Pola pikirnya ala jokowi ini masalahnya nyampe gak dari eselon kepala sampe staff di setiap dinas/SKPD ?
soalnya, kalo mau beresin SDM birokratnya susah dan hampir tidak mungkin, jadi cuman bisa memegang akuntabilitas dan keluaran program.
So, aslinya, jangan berharap banyak dari birokrat, ada pelaksanaan dan outputnya aja sudah...maturnuwun.
:ngopi:

BundaNa
23-10-2012, 12:23 PM
Kalo begitu, gak perlu pake kartu, tapi umumkan saja bahwa pelayanan rumkit kelas 3 gratis bagi warga DKI. Jadi yg kaya pun kalo mau silakan, tapi mosok yg kaya mau di kls 3, begitu kan?

Buat anak kecil yg belum punya KTP, pake KK (Kartu Keluarga).

:))

di kota gwe begitu, cukup nyodorin KK buat anak2 dan KTP buat yang berusia diatas 17 tahun buat dapet pelayanan kesehatan gratis

purba
23-10-2012, 03:32 PM
^
sederhana
tapi itu solusi untuk pembiayaan berobat
bukan program kerja

Jadi program kerja-nya gimana?

:))

GiKu
23-10-2012, 03:40 PM
program kerjanya adalah pengadaan kartu sehat

purba
23-10-2012, 04:02 PM
loh pake kartu kan biar bisa terpantau melalui sistem. Jadi bisa tercatat rapi dan transparan siapa aja yg pake, RS nya, waktunya, dsb


Lha pake KTP apa gak terpantau dan gak transparan? KTP kan kartu juga. Bikin kartu baru malah jadi banyak kartu dan banyak ID, akhirnya pencatatan malah jadi berantakan.

:))

---------- Post Merged at 02:47 PM ----------


Gw bantuin dah... anak pinter...
https://www.google.nl/search?q=konsep+karjas&oq=konsep+karjas&sugexp=chrome,mod=0&sourceid=chrome&ie=UTF-8#hl=en&sclient=psy-ab&q=konsep+kartu+jakarta+sehat&oq=konsep+kartu+jakarta+sehat&gs_l=serp.3..33i29.5386.7320.0.9066.16.15.0.1.1.0. 116.1162.13j2.15.0.les%3B..0.0...1c.1.uNnMen4bgvA&pbx=1&bav=on.2,or.r_gc.r_pw.r_qf.&fp=2d99481a745e4aad&bpcl=35466521&biw=1680&bih=949

Busettt... Kebisaan lu cuman ngasih link youtube, link google? Trus orang lu suruh baca sendiri. Lu sendiri gimana, paham gak konsep Kartu Sehat-nya Jokowi-Ahok? Kan lu sendiri yg bilang Jokowi-Ahok problem solver?

:))

---------- Post Merged at 03:02 PM ----------


di kota gwe begitu, cukup nyodorin KK buat anak2 dan KTP buat yang berusia diatas 17 tahun buat dapet pelayanan kesehatan gratis

Nah nih ada contohnya yg cuman pake KTP dan KK doang utk pelayanan kesehatan. :jempol:

BundaNa
23-10-2012, 07:00 PM
tapi ga mpe ke sekolah gratis. kalo mau sekolah gretong ya masuk aja ke sd-smp negeri, otomatis gretong, kecuali RSBI

cha_n
23-10-2012, 07:56 PM
ektp baru launching tahun depan itu pun blm ada jaminan langsung bisa dipakai seluruh tempat.
data pada ektp (pada kartu) hanya data id, nama dan sidik jari. kalau data lain terkait kesehatan blm ada, blm terintegrasi.
bagus aja kartu sehat dibuat, ini lebih ke pencatatan dari masing2 daerah dulu untuk kesehatan warga. ke depannya kalau ektp udah ada bisa integrasi data nya. ntar id kartu sehat pakailah id yang sama dengan ektp supaya gampang integrasi nya.

startsmart
23-10-2012, 10:13 PM
menurutku, Jokowi tdk perlu menolong warga yg tetap ngotot tinggal di daratan sungai yg kering.

orang bodoh wajib di tolong, tapi tdk untuk orang to l o l.

catatan kaki :
(bodoh = orang yg belum paham/belum mengerti)
(To l o l = orang yg sudah tahu dan sudah paham tapi tdk mau tahu)

ndableg
23-10-2012, 11:25 PM
Busettt... Kebisaan lu cuman ngasih link youtube, link google? Trus orang lu suruh baca sendiri. Lu sendiri gimana, paham gak konsep Kartu Sehat-nya Jokowi-Ahok? Kan lu sendiri yg bilang Jokowi-Ahok problem solver?

Kalo lu orang arab kagak bisa bahasa indonesia, gw jelasih dah! :))

Ya lu liat aja berita waktu jokowi di solo, waktu ahok di belitung.. Mereka memecahkan masalah2 daerah gak? Kalo enggak, gw akui gw salah.

ndableg
23-10-2012, 11:33 PM
Mendingan lu tunggu aja taun depan. Pancingan2 lu ga ngepek. Gw tanggapin jg ga ngepek.

BundaNa
24-10-2012, 03:53 PM
Yang penting Jokowi bisa pangkas birokrasi yang terlalu panjang, biar lebih mudah semuanya...kartu2 itu mudah2an nanti memangkas jalur birokrasi itu. Kalau di DKI mungkin susah kalo mesti ngajuin KK ato KTP karena lausnya wilayah dan data yang belum lengkap.

danalingga
24-10-2012, 04:43 PM
^ gampang sih bund, asal berani bayar mahal. ;))

BundaNa
24-10-2012, 04:53 PM
berarti yang mesti ditindak pertama kali, pangkas birokrasi yang berbelit::hihi::

waks!!
24-10-2012, 06:24 PM
sidak jokowi
lucu liat tampang2 paniknya


http://youtu.be/gGG9Kx8e4hA

purba
24-10-2012, 07:19 PM
Justru bikin kartu baru malah butuh ngumpulin data baru. Ini ane bilang malah nambahin kerjaan dan biaya baru. Sudah pasti kartu sehat hanya utk warga DKI. Nah gimana membuktikan bahwa yg memohon kartu adalah warga DKI? Kalo gak pake bukti, bisa2 warga Depok, Bekasi, Tanggerang, dll, dgn leluasa memohon kartu sehat tsb. Berarti harus pake bukti. Buktinya apa? KTP dan KK.

Kalo ada warga DKI yg belum punya KTP atau belum punya KK, maka dengan adanya program pelayanan kesehatan kelas 3 gratis, malah terdorong utk segera mengurus KTP dan KK tsb, agar bisa mengakses pelayanan gratis tsb. Dengan meningkatnya pembuatan KTP dan KK, maka lurah dan camat pun jadi bekerja, pengumpulan data warga DKI pun terbantu.

:))

cha_n
24-10-2012, 07:27 PM
ya iyalah musti ngumpulin data baru,, data kesehatan kan blm ada. ektp doang datanya terbatas, ga mencakup data kesehatan warga.

purba
24-10-2012, 09:59 PM
ya iyalah musti ngumpulin data baru,, data kesehatan kan blm ada. ektp doang datanya terbatas, ga mencakup data kesehatan warga.

Ane gak ngomongin e-KTP, kan belon jadi. Tapi KTP yg biasa ente bawa kemana2 setiap hari. Nah itu udah cukup buat dijadikan bukti bahwa ybs adalah warga DKI, sehingga dapat mengakses pelayanan kesehatan kelas 3 secara gratis.

Kalo Jokowi-Ahok pengen tahu gimana distribusi penyakit warga DKI, ini bisa minta rumah sakit-rumah sakit ataupun puskesmas2 yg ada di Jakarta utk menyediakan data tsb. Jadi meningkatkan kinerja sistem yg sudah ada, bukan membuat sistem baru dari nol. Itu sama saja pemborosan.

startsmart
24-10-2012, 11:29 PM
Ane gak ngomongin e-KTP, kan belon jadi. Tapi KTP yg biasa ente bawa kemana2 setiap hari. Nah itu udah cukup buat dijadikan bukti bahwa ybs adalah warga DKI, sehingga dapat mengakses pelayanan kesehatan kelas 3 secara gratis.

Kalo Jokowi-Ahok pengen tahu gimana distribusi penyakit warga DKI, ini bisa minta rumah sakit-rumah sakit ataupun puskesmas2 yg ada di Jakarta utk menyediakan data tsb. Jadi meningkatkan kinerja sistem yg sudah ada, bukan membuat sistem baru dari nol. Itu sama saja pemborosan.
jokowi dan ahok juga tdk sebodoh itu, Pur..
hanya saja mereka terpaksa bawa2 contoh2 kartu dalam kampanye kan adalah bagian dari alat kampanye.. suapaya orang ngeh aja bahwa dng kartu itu mereka bisa berobat dan sekolah gratis., dan ketika sekarang mereka jadi gubernur, ya nanti kan di hitung berapa biaya pembuatan kartu, dan bagaimana aplikasinya di lapangan, aku yakin, apa yg kamu kritisi saat ini, kemungkini sangat mungkin lebih digunakan yaitu cukup bawa KTP DKI Jakarta, tanpa lagi harus buat kartu baru untuk penghematan... wong Ahok aja ruangannya mau diperkecil untuk efisiensi... Ahok itu cerdas kok.. dia tahulah... bagaimana yg baik untuk masyarakat jakarta

Kingform
25-10-2012, 12:22 AM
emang semua penduduk jakarta punya ktp jakarta ya?

startsmart
25-10-2012, 01:00 AM
emang semua penduduk jakarta punya ktp jakarta ya?
lah, kalau urusan ini ya gampang, seperti kata purba.. yang tdk punya KTP jakarta ya tinggal buat KTP dan KK baru.. dan tentu saja jika orang keluarahan mempersulit.. lapor Ahok dan Jokowi.. biar di tendang ke pedalaman...

aku aja sempat berpikri untuk ganti KTP dari depok ke Jakarta.. cuma karena tinggalnya di depok (20 meter dari jakarta) makanya sulit juga.. lagi pula, di depok juga sudah baik pemerintahannya... walikota peduli kok dengan kesehatan warganya.

danalingga
25-10-2012, 08:29 AM
Nah, itu yang gue bilang. Orang dah sakit, disuruh buat KTP dan KK dulu ya keburu mati. ::hihi::

BundaNa
25-10-2012, 11:30 AM
^ya dari sekarang bikin dong::hihi:: kan palingan sehari jadi itu KTP kalo KK emang makan waktu seminggu

Sebenernya program pelayanan kesehatan dan pendidikan gretong dari Jokowi bagus...semestinya setiap daerah dua pelayanan harusnya emang gretong, APBNnya kan mengistruksikan hal itu.

Justru yang agak merepotkan adalah pelayanan tenaga medisnya...mereka bisa sigap gak sama yang dapet gretongan gitu? Juga sekolah gretong, bener sama gubernurnya udah digretongin itu sekolah2 negeri...tapi masih aja minta sumbangan itu sekolahnya....mafia kayak2 begitu yang mesti diberantas oleh semua kepala daerah

porcupine
25-10-2012, 12:08 PM
Nah, itu yang gue bilang. Orang dah sakit, disuruh buat KTP dan KK dulu ya keburu mati. ::hihi::

mental gini nih yang harus dikikis ;D baru mau mati baru kelabakan ::ngakak2::

danalingga
25-10-2012, 12:38 PM
Berarti perlu progam pembuatan ktp bebas birokrasi dan gratis. ;))

Nah, makin panjang urusannya nih. ::hihi::

ndableg
25-10-2012, 03:52 PM
Makanya karjas disediakan di puskesmas. Jadi ga perlu ke kelurahan, rt dlsbgnya.

ndableg
25-10-2012, 04:01 PM
Ane gak ngomongin e-KTP, kan belon jadi. Tapi KTP yg biasa ente bawa kemana2 setiap hari. Nah itu udah cukup buat dijadikan bukti bahwa ybs adalah warga DKI, sehingga dapat mengakses pelayanan kesehatan kelas 3 secara gratis.

Kalo Jokowi-Ahok pengen tahu gimana distribusi penyakit warga DKI, ini bisa minta rumah sakit-rumah sakit ataupun puskesmas2 yg ada di Jakarta utk menyediakan data tsb. Jadi meningkatkan kinerja sistem yg sudah ada, bukan membuat sistem baru dari nol. Itu sama saja pemborosan.

Apa bedanya minta data2 ke rumah2 sakit/puskesmas2 secara manual dgn meminta data2 melalui kartu? Pemborosan? Bener nih cuman ini argumen lu? Bikin kartu = pemborosan?

Kan kartu yg lama ga dibikin lagih.. artinya impas..

GiKu
25-10-2012, 04:31 PM
di belakang bikin kertu itulah yg butuh dana besar

untuk administrasi pajak kendaraan bermotor are DKI saja butuh 2 data center (termasuk isinya, sistem, konsultan, vendor2, programmer, maintenance, dll)

ndableg
25-10-2012, 05:11 PM
Ya dana tentu besar, tapi apakah tidak sebesar sistem yg lama? Kalo dana besar lebih banyak manfaatnya ya ga besar lagi lah. Yg pemborosan itu kan dana besar tapi hasil nggak ada.

GiKu
25-10-2012, 05:58 PM
pajak kendaraan bermotor = duit
duitnya bisa dialokasikan untuk bikin sistem IT untuk keperluan PKB tsb

hal yg sama juga boleh diterapkan untuk mengelola data penduduk, dengan jumlah data dan item2 yg jauh lebih banyak dibanding PKB
semoga bikin kartu gak perlu bayar kayak pajak tahunan kendaraan
:)

BundaNa
25-10-2012, 06:08 PM
gak bisa kartu satu untuk semua ya? biar irit ongkos gitu...

ndableg
25-10-2012, 06:13 PM
Ya kaya dikomputer kita ada folder images, ada folder documents, ada folder movies. Bisa aja kalo semua dijadikan satu folder, tapi apa itu membantu kerja kita?

GiKu
25-10-2012, 06:14 PM
balik lagi ke usulan penggunaan eKTP atau KK atau Kartu Pelajar atau kartu identitas rumah sakit
itu hanya solusi pemanfaatan kartu identitas untuk multifungsi
sedangkan program kerjanya adalah pengadaan kartu sehat

GiKu
25-10-2012, 06:15 PM
Ya kaya dikomputer kita ada folder images, ada folder documents, ada folder movies. Bisa aja kalo semua dijadikan satu folder, tapi apa itu membantu
kerja kita?

analoginya hampir tepat

yg enak 1 HD dipakai untuk aneka kebutuhan penyimpanan
pemisahannya menggunakan folder

BundaNa
25-10-2012, 06:19 PM
Ya kaya dikomputer kita ada folder images, ada folder documents, ada folder movies. Bisa aja kalo semua dijadikan satu folder, tapi apa itu membantu kerja kita?

lho kan gpp satu kartu...toh semua warga Jakarta dapet 2 pelayanan gretong itu...jadi kalo 1 kartu pan cukup untuk disodorkan ke pelayanan kesehatan dan pendidikan

ndableg
25-10-2012, 06:22 PM
Kalo gw liat fungsi karjas itu lebih mirip2 sistem asuransi, di mana yg bayar premi nya itu pemda. Jadi yg punya asuransi aja yg dapet jaminan. Saratnya, ya mendaptar. Tandanya terdaptar, ya kartu itu. Kalo untuk orang mampu tentunya pemda mengharapkan bayar sendiri, dan tentunya perusahaan asuransi akan menawarkan kelas dua ke atas.

ndableg
25-10-2012, 06:24 PM
lho kan gpp satu kartu...toh semua warga Jakarta dapet 2 pelayanan gretong itu...jadi kalo 1 kartu pan cukup untuk disodorkan ke pelayanan kesehatan dan pendidikan

Tujuannya bukan semua, tapi yg tidak mampu. Kalo rumah di real estate minta gretongan, ya kelewatan dong.

BundaNa
25-10-2012, 06:25 PM
^lho, gwe baca tautan dari spears ya....kartu sehat diberikan pada semua warga jakarta yang mau ditempatkan di pelayanan kelas 3....brarti semua kan? kalau pendidikan gretong juga begitu kan? selama sekolahnya emang subsidi pemerintah

ndableg
25-10-2012, 06:28 PM
yah kalo orang kaya masih mau di kelas 3 silakan.. tapi tidak ditujukan buat semua. Apa semua orang maunya kelas 3?

Ini kan upaya mencegah orang susah yg tidak dilayani ketika tidak ada pembayaran. Emang ada sih orang2 yg bokis gitu.. Tapi ga semua.

GiKu
25-10-2012, 06:34 PM
kalo orang kaya gak mau di kelas 3 ya ga masalah
ambil aja haknya, trus nambah biaya biar di kelas 2 atau kelas 1
cuma beda harga kamar aja, biaya obat dan dokternya udah ditanggung pemda
::hihi::

BundaNa
25-10-2012, 06:37 PM
^ini kenapa berasa kayak askes ya? naikin kelas trus tambah biaya::hihi:: gak bisa tau Gik kalau jamkesda, kalau gak mau ya angus haknya

GiKu
25-10-2012, 06:41 PM
iya jadi mirip askes

tapi sepertinya kita masih bebas mau berasumsi seperti apa program kartu sehat itu
sebelum program dijalankan, memang butuh masukan2 kritis/nyinyir untuk keperluan brainstorming
kemudian lakukan simulasi dan ulangi langkah sebelumnya kalo hasilnya gak memuaskan

Ronggolawe
25-10-2012, 06:43 PM
Bagi gw kebijakan yang paling signifikan dari Jokowi
adalah kesungguhannya untuk turun langsung, dan
itu terbukti bikin keder birokrat se-jakarta...

Sidak nge-blusuk ke kantor camat, lurah, puskes
mas, pasar-pasar dll... benar-benar mendatangkan
azab bagi para birokrat malas....

apalagi kalau pas sidak di kelurahan, ada warga yang
ngelapor barusan di pungli.... bisa mampus tuh pega
wai yang mungli...

soal konsep di atas kertas, ngga usah ditanyakan, Ja
karta punya bersungai-sungai blue print yang siap un
tuk dijalankan... tapi belum ada Gubernur yang sung
guh-sungguh mau bertungkus lumus menjalankan dan
melakukan kontrol ketat pelaksanaannya...

Mudah-mudahan Jokowi bisa konsisten menjalankan
program-programnya :)

ndableg
25-10-2012, 08:18 PM
Denger2 nanti mereka pake CCTV di kantor2 pemda sampe tingkat kelurahan dan akan bisa diakses online.. hehehe.. ada hiburan baru nih..

cha_n
25-10-2012, 08:37 PM
bundana, info dari teman2 dirjen adminduk untuk ektp cuma data kependudukan aja.
yang jadi satu itu nanti id nya.
untuk pengumpulan data kesehatan ntar ditangani kementerian kesehatan. tapi ya ga tau kapan beres. sekarang pun sistem dari depkes baru dibangun.
nah seperti kata jokowi, nunggu ini itu, ya kelamaan. kalau ada yang sakit ga bisa nunggu.
baguslah daerah buat dulu. ntar baru integrasi datanya. memungkinkan kok insyaallah.

masalah kita karena otonomi adalah soal penanganan kesehatan gini emang ga bisa terintegrasi langsung. lihat aja jamkesda walau dan pusat tapi yang distribusi tetap masing2 daerah.

begitu sekilas info

danalingga
25-10-2012, 11:39 PM
kalo orang kaya gak mau di kelas 3 ya ga masalah
ambil aja haknya, trus nambah biaya biar di kelas 2 atau kelas 1
cuma beda harga kamar aja, biaya obat dan dokternya udah ditanggung pemda
::hihi::

Kalo naik kelas, sepertinya otomatis hangus pertanggungannya.

Ronggolawe
26-10-2012, 01:23 AM
http://sosbud.kompasiana.com/2012/10/25/jokowi-jangan-ada-lagi-loket-loket-di-kelurahan-504229.html


Beliau menjelaskan visi dan misinya, terutama yang terkait dengan pelayanan kepada masyarakat. Pak Jokowi meminta anak buahnya mencontoh pelayanan yang terbuka seperti yang dilakukan oleh Bank. Tidak ada lagi loket loket yang menurut beliau itu adalah warisan zaman Belanda. Loket adalah pembatasan, jarak yang diciptakan oleh si kolonial kepada rakyat jajahannya.

Lebih lanjut Pak Gubernur menegaskan bahwa :

Ke depan, tata ruang di kelurahan, kecamatan, walikota, semua wilayah, bupati, semuanya tempat pelayanan itu kayak bank, terbuka. Tempat duduknya yang dilayani justru harus enak. Tolong Pak Lurah, Bu Lurah, Pak Camat dan Bu Camat, beritahu mereka, kalau masyarakat datang, beri ucapan selamat pagi. Kalau siang, selamat siang. Ini melayani.

ndugu
26-10-2012, 04:02 AM
bukannya bank biasanya justru ada loket2nya juga ya, trus ada pembatas kaca yang biasa tahan peluru, karena kuatir perampok bank :cengir:

ndableg
26-10-2012, 04:04 AM
Itu mah jaman dulu kali nggu.. Jaman koboi..
Lagian orang ngerampok bank jaman sekarang mana nemu duit? Apalagi emas. Palingan kartu semua.

Sekarang perampoknya lari ke atm.

ndugu
26-10-2012, 04:08 AM
lah, orang setor duit tunai ke mana emangnya? kan dibawa ke bank? ::elaugh::

Ronggolawe
26-10-2012, 06:44 AM
bukannya bank biasanya justru ada loket2nya juga ya, trus ada pembatas kaca yang biasa tahan peluru, karena kuatir perampok bank :cengir:
di Indonesia ngga ada Bank yang kaya gitu :)

http://1.bp.blogspot.com/_WU0_5xa6pDc/SxVgv6_CwtI/AAAAAAAAAGk/r04-HzlxAok/s1600/Teller.jpg

http://jbi.sch.id/foto_berita/47teller%20bri%20cabang%20jatinegara.jpg

purba
26-10-2012, 08:50 AM
Nah, itu yang gue bilang. Orang dah sakit, disuruh buat KTP dan KK dulu ya keburu mati. ::hihi::

Sama aja. Kalo orang sakit disuruh buat Kartu Sehat dulu ya keburu mampus... :))

purba
26-10-2012, 09:35 AM
bundana, info dari teman2 dirjen adminduk untuk ektp cuma data kependudukan aja.
yang jadi satu itu nanti id nya.
untuk pengumpulan data kesehatan ntar ditangani kementerian kesehatan. tapi ya ga tau kapan beres. sekarang pun sistem dari depkes baru dibangun.
nah seperti kata jokowi, nunggu ini itu, ya kelamaan. kalau ada yang sakit ga bisa nunggu.
baguslah daerah buat dulu. ntar baru integrasi datanya. memungkinkan kok insyaallah.


Lha emang kalo mo berobat gratis nunggu data kesehatan dulu? Ya keburu mampus donk?

Okelah Jokowi mau membuat database kesehatan warga Jakarta yg terpisah dari Kementerian Kesehatan, tapi itu bukan berarti Kartu Sehat diberikan setelah database tsb tersedia. Makanya Kartu Sehat itu utk apa? Kalo sekedar berobat gratis di kelas 3, cukup KTP yg sudah ada. Sementara pendataan kesehatan warga Jakarta bisa lewat pemberdayaan rumah sakit dan puskesmas yg sudah ada.

Sudahlah, Kartu Sehat sebenarnya cuman alat kampanye saja. Ini salah satu trik kampanye utk memikat calon pemilih. Kalo cuman dibilang pengobatan gratis, itu sudah biasa dan gak kelihatan rupanya kayak apa. Tapi kalo pake kartu, nah jadi kelihatan deh program pengobatan gratis tsb.

:))

cha_n
26-10-2012, 09:59 AM
ya minimal sebagai sosialisi pengobatan gratis itu ada.
jangan salah lho, informasi sebenarnya berobat itu gratis, bahwa pemerintah pusat udah menganggarkan uang untuk pengobatan gratis itu tidak tersosialisasi dengan baik. banyak dinkes2 di berbagai daerah mempersulit.
paling ngga di jakarta udah ga ada alasan mempersulit.

Gw sih ga ngarep orang yang baru bisa duduk disuruh berlari lah. paling tidak udah ada usahanya. ada good will dari pimpinannya itu udah sangat bagus. pelan2 diperbaiki sistemnya.

karena kerjaan gw menilai pelaksanaan tata kelola pemerintahan (terutama bidang IT) gw bisa bilang, untuk keberhasilan daerah di negara kita, porsi goodwill pimpinan daerah porsinya amat gede.
seperti kata om ronggo, blue print paling udah beronggok onggok dibuat (gw menyaksikan sendiri berbagai daerah dengan puluhan roadmap, blueprint dan sodara2nya)
yang kagak ada itu komitmen buat menjalankannya.

kita saksikan saja, gimana jokowi ahok ke depan. apa cuman anget2 tahi ayam atau beneran komitmen bekerja keras buat jakarta.

danalingga
26-10-2012, 01:34 PM
Sama aja. Kalo orang sakit disuruh buat Kartu Sehat dulu ya keburu mampus... :))

Bedalah. Kan janjinya kartu sehat gampang ngambilnya.
Nggak perlu macam2. Kalo KTP Jakarta kan kita dah tahu sama tahu.
Apa lo nggak tahu susahnya kalo nggak bayar?

danalingga
26-10-2012, 02:22 PM
Ok, baru kepikiran nih.

Mungkin memang lebih bagus kalo semua keperluan satu kartu
saja untuk semua urusan. Misalnya memakai e-ktp dah cukup.
Tapi dibawah 17 tahun kan masih belum cukup umur untuk punya
e-ktp. Dan kalo disuruh bawa2 kk tiap hari, takutnya kk nya hilang.
Kecuali boleh cuma pake photokopiannya saja.

Dan gue percaya masih ada masalah2 lain lagi jika memaksakan
menggunakan e-ktp saja. Tapi kalo ditanya masalahnya apa gue
juga nggak tahu, ini cuma feeling gue saja berdasarkan pengalaman
akan birokrasi negara ini. Sehingga masih akan butuh usaha lebih keras
untuk menerapkannnya dibandingkan dengan menggunakan kartu sehat.

Di sisi lain, seharusnya kan ini dibandingkan dengan sistem yang lama
(jamkesmas/jamkesda). Nah, bedanya yang aku lihat adalah untuk jamkesmas/
jamkesda harus di-urus tiap kali sakit (CMIIW). Jadi misalnya 10 kali sakit berbeda
dalam 1 bulan, harus ngurus 10 kali. Nah, kalo kartu sehat kan cukup ngurus
sekali seumur hidup. Begitu sakit cukup tunjukkan kartu sehat nya.

ndableg
26-10-2012, 06:33 PM
lah, orang setor duit tunai ke mana emangnya? kan dibawa ke bank? ::elaugh::

Eh.. emang belon ada atm yg bisa buat nyetor sekalian?

ndableg
26-10-2012, 06:38 PM
Dan gue percaya masih ada masalah2 lain lagi jika memaksakan
menggunakan e-ktp saja.

Betul, karena memang kegunaan kartu beda2. Bahkan gw punya 3 kartu hanya utk satu bank. Satu utk ngepin, satu untuk nabung, satu utk perusahaan. Itu semua sengaja dipisah utk urusan yg berbeda. Gw jg maunya satu, lebih praktis, tapi tidak terorganisir.

Seharusnya yg programmer mengerti itu.

Ngapain dengerin purba. Dia kan lagi datang bulan.::hihi::

purba
26-10-2012, 09:16 PM
Ok, baru kepikiran nih.

Mungkin memang lebih bagus kalo semua keperluan satu kartu
saja untuk semua urusan. Misalnya memakai e-ktp dah cukup.
Tapi dibawah 17 tahun kan masih belum cukup umur untuk punya
e-ktp. Dan kalo disuruh bawa2 kk tiap hari, takutnya kk nya hilang.
Kecuali boleh cuma pake photokopiannya saja.

Ya kalo anak2 kan dianterin orang tuanya kalo ke rumah sakit. Lagian Kartu Sehat-nya Jokowi masih dalam wilayah pelayanan publik DKI, ya wajar saja pake KTP (bukan e-KTP, kan belon jadi) atau KK.

Makanya ane tanya, apa fungsi Kartu Sehat Jokowi tsb? Apakah sbg tanda warga miskin? Atau apa? Kan gak ada yg bisa menjelaskan dgn pasti. Semuanya menerka-nerka. Kalo sebagai tanda warga miskin, bolehlah kartu tsb. Tapi kalo miskin kaya sama saja, apa artinya kartu tsb?



Dan gue percaya masih ada masalah2 lain lagi jika memaksakan
menggunakan e-ktp saja. Tapi kalo ditanya masalahnya apa gue
juga nggak tahu, ini cuma feeling gue saja berdasarkan pengalaman
akan birokrasi negara ini. Sehingga masih akan butuh usaha lebih keras
untuk menerapkannnya dibandingkan dengan menggunakan kartu sehat.

Emangnya Jokowi ngebagiin kartu sehat langsung dia sendiri blusukan ke kampung2? Kan kagak, pasti pake kepanjangan tangannya gubernur, yaitu walikota, camat, lurah, rw, dan rt. Lha itu kan birokrasi.



Di sisi lain, seharusnya kan ini dibandingkan dengan sistem yang lama
(jamkesmas/jamkesda). Nah, bedanya yang aku lihat adalah untuk jamkesmas/
jamkesda harus di-urus tiap kali sakit (CMIIW). Jadi misalnya 10 kali sakit berbeda
dalam 1 bulan, harus ngurus 10 kali. Nah, kalo kartu sehat kan cukup ngurus
sekali seumur hidup. Begitu sakit cukup tunjukkan kartu sehat nya.

Yah... jamkesda-nya aja yg dijadikan seumur hidup.

danalingga
26-10-2012, 09:46 PM
Kan gue dah ngomong pur sebelumnya,
janjinya bakal lebih mudah.
Tinggal ditunggu saja apa janjinya terbukti.

Kalo ngomong sekarang sih, cuma menduga2.

ndableg
27-10-2012, 12:57 AM
Betul.. tunggu bulan depan katanya tuh..
Tapi kalo mau jadi penerawang sih silakan.. yg punya indera ketujuh.. ::hihi::

ndableg
27-10-2012, 01:25 AM
http://www.youtube.com/watch?v=5gTVMVNM2MU

cha_n
27-10-2012, 08:15 AM
kayak ngomongin pepesan kosong

BundaNa
27-10-2012, 11:10 AM
sebenernya yang disukai dari Jokowi-Ahok itu kan cara berkomunikasi mereka yang luwes dan terbuka...jadi coba aja diliat ke depannya, dengan sistem komunikasi seperti itu jalan gak semua janji kampanye mereka....

purba
27-10-2012, 11:27 AM
Kan gue dah ngomong pur sebelumnya,
janjinya bakal lebih mudah.
Tinggal ditunggu saja apa janjinya terbukti.

Kalo ngomong sekarang sih, cuma menduga2.

Kalo tunggu, emang tinggal tunggu, lha Jokowi sudah jadi gubernur, tinggal tunggu janji kampanyenya saja. Ini semua orang juga tahu.

Tapi apa yg bisa dilakukan di KM.com adalah mengobrolkan/mendiskusikan/memperdebatkan suatu idea. Di KM.com orang cuman bisa ngomong doang alias menulis pendapatnya doang alias cuman bisa teori doang karena memang itu yg bisa dilakukan di KM.com. Meskipun begitu, bukan berarti mengerjakan hal yg sia-sia. Kalo pada tataran idea saja sudah tidak jelas, apalagi pada tataran prakteknya.

Lihat judul topiknya: Kebijakan Gubernur DKI yg baru. Lha apa isinya? Ya mendiskusikan atau mengobrolkan atau memperdebatkan kebijakan2 gubernur yg baru tsb. Jadi ini bukan pepesan kosong atau menduga2 doang, tapi memang tuntutan topiknya seperti itu. Kalo gak ada yg ngomong, ya kosong nih topik. Trus buat apa bikin topik?

::doh:: ::ngakak2::

danalingga
27-10-2012, 12:37 PM
^ Gue kan khusus menyoroti kartu sehat janjinya lebih mudah.

Otomatis harus nunggu, mosok dibilang sama saja ternyata.
Sedangkan belum dilakukan. Yo Piye?

::ngakak2::

cha_n
27-10-2012, 01:16 PM
lah lu aneh pur, gubernur baru udah papar idenya. perkara ada yang ga ngerti ya itu balik ke masing2. kalau minta buktinya. ya buktinya tunggu aja tanggal mainnya. ngapain lu heboh gimana implementasinya, liat ntar aja

mbok jamu
27-10-2012, 01:22 PM
seperti di trit sebelah

kalo gw sopirnya, gw akan masuk tol dalam kota dan muter lebih dari 100 laps
trus pulang n laporan ke pak mandor
gak perlu kejar setoran, yg penting angka di odometer nambah banyak
::hihi::

Di kampung mbok juga supirnya tidak kejar setoran tapi di dalam tiap bis ada mesin untuk kartu/karcis masuk bis yg mencatat jumlah penumpang dan di tiap setopan bis ada nomor telfon yg bisa dihubungi kalau mau melaporkan kelakuan-kelakuan supir yg tidak mau mengambil penumpang, tidak sopan kepada penumpang, ngebut atau ngecengin penumpang cewe sambil nyetir.

AsLan
27-10-2012, 01:24 PM
Di kampung mbok juga supirnya tidak kejar setoran tapi di dalam tiap bis ada mesin untuk kartu/karcis masuk bis yg mencatat jumlah penumpang dan di tiap setopan bis ada nomor telfon yg bisa dihubungi kalau mau melaporkan kelakuan-kelakuan supir yg tidak mau mengambil penumpang, tidak sopan kepada penumpang, ngebut atau ngecengin penumpang cewe sambil nyetir.

si mbok cemburu ya kalo supirnya ngecengin cewek sambil nyetir ? ::hihi::

GiKu
29-10-2012, 11:17 AM
kayak bis RMB waktu awal2 dulu
penumpang nyemplungin duitnya ke kotak di samping supir

tapi kasian si sopirnya, dia jadi buka jasa penukaran uang kecil untuk penumpang gak gak ada uang pas

BundaNa
29-10-2012, 12:44 PM
^itu kenapa lebih efektif karcis terusan, gak ribet nyari kembalian