PDA

View Full Version : Susu Formula dan Bakteri Sakazakii



Nharura
17-02-2011, 04:26 PM
Susu Formula yang Tercemar Bakteri Sakazakii
SABTU, 12 FEBRUARI 2011 23:14

Susu bayi yang terdeteksi bakteri sakazakii
JAKARTA, LINDO - Hasil penelitian Institut Pertanian Bogor (IPB) yang menyebutkan ada susu formula yang tercemar bakteri Sakazakii memantik keresahan di masyarakat, utamanya ibu-ibu. Lantas sebenarnya apa bakteri Sakazaki itu?

Enterobacter Sakazakii adalah bakteri gram negatif anaerob fakultatif berbentuk koliform atau kokoid. Pada 1980 bakteri ini dikukuhkan dalam genus enterobacter. Penyebutan itu diambil dari seorang bakteriolog Jepang bernama Riichi Sakazakii.

Bakteri ini dapat ditemukan di beberapa lingkungan industri makanan, seperti pabrik susu, coklat, kentang, sereal, dan pasta. Infeksi Sakazakii bisa menyebabkan radang selaput otak dan radang usus. Walau bakteri ini dapat menginfeksi pada segala usia, tapi risiko terbesar terkena adalah usia bayi.

Kelompok bayi berisiko tertinggi terinfeksi bakteri Sakazakii:

1. bayi baru lahir hingga berusia 28 hari
2. bayi dengan gangguan sistem tubuh
3. bayi dengan berat badan lahir rendah
4. bayi prematur dan bayi dari ibu pengidap HIV

Menurut pakar Laktasi, Utami Rusli, tercemarnya susu formula dari bakteri Sakazakii sudah sering terjadi. Di Inggris, Belanda, Amerika Serikat, dan Kanada, kasus ini bahkan terus meningkat.

"Bakteri ini ada di mana-mana," kata Utami.

Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih menjelaskan, karakter bakteri Sakazakii mudah mati. Lantaran itu kunci menghindari bakteri ini adalah saat membuat susu formula. Perhatikan kebersihan saat menyimpan dan membuat susu formula, baik itu dari orang yang membuat maupun tempat dan alat yang digunakan.

Berikut tips penyiapan susu formula yang baik:

1. Dianjurkan menggunakan air yang dimasak sampai mendidih. Biarkan air selama 10-15 menit agar suhunya turun menjadi 70 celsius.
2. Siapkan susu sebanyak yang bisa dihabiskan bayi. Sesuai takaran yang dianjurkan pada label.
3. Sisa susu yang telah dilarutkan harus dibuang setelah 2 jam.
4. Susu formula bukan produk steril dan dapat terkontaminasi kuman yang menyebabkan penyakit. (LI/MI)

sumber:http://www.liputan-indonesia.com/index.php?option=com_content&view=article&id=7450:susu-formula-yang-tercemar-bakteri-sakazakii&catid=35:last-24h-news

======================

Membaca ini,, dan menonton berita2 tentang tercemarnya susu Formula dengan Bakteri Sakazakki, jadi ngeri... padahal Ponakan2 dirumah, sering minum susu formula...:(

makanya pas Ipar saya melahirkan,, Dokter anaknya bilang pake Asi ajah,, sedangkan Susu Formula sekarng kita tidak bisa merspekulasi *kata tu dokter*,, benar-benar meresahkan seperti ini,, kok pemerintah seakan diam saja-_-

Kiva_Garuru
17-02-2011, 06:36 PM
Orang bijak bilang padaku...
Anak kambing minum susu kambing
Anak kuda minun susu kuda
Anak anjing minum susu anjing..
T
A
P
I
...... minum susu sapi...

hadeh hadeh hadeh....

:D :D

AsLan
17-02-2011, 07:25 PM
Udah diklarifikasi...

Ternyata penelitian tersebut dilakukan di tahun 2006. Waktu diadakan penelitian ulang di 2009 sudah tidak ada susu yang mengandung bakteri, penelitian pemerintah juga tidak menemukan adanya susu formula yang mengandung bakteri.

Nharura
17-02-2011, 07:41 PM
Published On: 17 February 2011
JAKARTA: Dekan Fakultas Kedokteran Hewan Institut Pertanian Bogor I Wayan Teguh Wibawan tetap menolak mengumumkan nama susu formula berbakteri Enterobacter sakazakii yang sempat dipublikasikan melalui website IPB pada 2008 lalu. Meskipun sejumlah anggota Komisi IX DPR RI terus mendesaknya dalam RDP hari ini.

Menurut anggota Komisi IX dari Fraksi PDIP Rieke Dyah Pitaloka tidak ada alasan bagi IPB untuk menutup-nutupi merek susu tercemar tersebut. Karena hal tersebut sudah sangat meresahkan masyarakat.

"Dibuka saja sekarang, apalagi sudah ada putusan MA jadi tidak ada alasan menolak," ujarnya dalam rapat dengar pendapat bersama IPB, Badan POM, dan Menkes di Gedung DPR RI, hari ini.
Namun Wayan tetap menolak mengumumkan hari ini, alasan utamanya karena hingga saat ini IPB belum menerima salinan resmi dan otentik putusan Mahkamah Agung yang mewajibkannya menyampaikan susu formula berbakteri.
"Saat ini tidak sebelum amar turun. Saya bukan ahli jadi tidak bisa mengungkapkan," katanya.
Pihak IPB, sambungnya baru akan merasa yakin dan percaya diri bila amar putusan yang asli dari MA telah diberikan kepada IPB.
"Saya seyogyanya akan sangat confident bila IPB sudah menerima amar putusan yang asli. Sampai amar putusan kami terima, baru akan mengambil sikap," katanya.
Namun menurut Rieke hal tersebut merupakan suatu hal yang tidak masuk akal. Pasalanya sudah sejak 26 April 2010 Mahkaman Agung telah mengeluarkan putusan di situs resmi MA
"Aneh IPB dan BPOM kalau tidak punya salinan yang otentik. Ini hanya persoalan keenganan membuka di publik. Ini bukan hanya pelanggaran MA dan konstitusi, tetapi juga penghinaan DPR," tegasnya. (Alp)

sumber:http://www.bisnis.com/umum/sosial/12893-ipb-ngotot-bungkam-soal-susu

kenapa yah.. kalau jelas2 itu emang berbahaya, tolong lah.. diberitahu kepada masyarakat,, masa iya, lembaga Independen gak terbuka sama kepentingan rakyat, apa karena takut akan "posisi" kepercayaan jika label susu itu diumumkan..

AsLan
17-02-2011, 09:02 PM
Baru tadi sore diumumkan bahwa penelitian susu itu sudah terlalu lama berlalu, yang sekarang tidak ada penemuan bakteri.

Nharura
17-02-2011, 10:43 PM
iyap um Aslan,, tapi kok begitu ya,, katanya krna emang penemuan bakteri itu tahun 2009,,trus taon 2010nya udah gak ada lagi,, tapi kok aneh sih ya.. si peneliti gak ngasih tahu khalayak umum... klw skrg katanya perusahaan susu formula itu sudah memperbaikinya dan tidak ditemukan again,, tapi mentri Kesehatan khan ada bilang, bhwa tidak ada satupun kasus mengenai bakteri sakazakii,, ternyta kemaren mlm pas nntn berita,, ada yang kena., dari dia bayi sampe umurnya udah gedean,, makannya cuman bubur halus aja, karena pencernaannya gak baik, dan sampe umur segitu gak bisa makan yang padat2... dan saat di periksa, dia terserang Virus bakteri Sakazekii itu,, tapi yang anehnya kok pada ditutup-tutupi ya..

ini ada lagi tambahan berita,,bahwa DPR akan panggil Rektor IPB... mudah2an si pemilik bangku panas, gak hanya "panas2 t*i kucing aja* buat nutupin kasus2 yang lebih besar lagi,, berharap ajah,, DPR dan pemerintah harus tuntaskan ini... malahan katanya dipasaran,, Susu Formula pembelian dari masyrk turun drastis,, klw begini..siapa yang mau disalahkan? klw pemerintah mencle2 seperti ini,, yahhh bakalan kea gini,, diam,nunggu situasi, lihat kanan kiri=> maksudnya melihat situasi aman atau tidak berkomentar, menurunkan popularitas atau tidak...


Liputan6.com, Jakarta: Pihak Institut Pertanian Bogor, Jawa Barat, enggan membeberkan nama-nama susu formula yang terkontaminasi. Lantaran itulah, pimpinan rapat dengar pendapat Komisi IX DPR RI Ahmad Nizar akan memanggil Rektor IPB Herry Suhardiyanto,
"Kita akan mengundang rektor sebagai orang yang tertinggi untuk datang ke sini (DPR) besok hari Senin jam 10 pagi," katanya menyikapi kesimpulan rapat dengar pendapat di Komisi IX DPR, Jakarta, Kamis (17/2).

Nantinya, imbuh Nizar, kedatangan Rektor IPB tersebut dengan sudah membawa surat putusan yang asli dari Mahkamah Agung. "Dalam pemanggilan hari Senin itu, Komisi IX juga turut mengundang Menteri Kesehatan dan Kepala BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan). Dan tidak lupa si penelitinya," tambah Nizar.

Sebelumnya, Dekan Fakultas Kedokteran Hewan IPB I Wayan Teguh Wibawan enggan mengungkapkan nama-nama susu formula yang terkontaminasi bakteri Enterobacter sakazakii. Menurut Teguh, memang benar dalam penelitian sebelumnya ditemukan bakteri E. sakazakii, namun dalam penelitian 2009 dan 2010 tidak ditemukan atau negatif.(CHR/ANS)

Nharura
17-02-2011, 10:44 PM
iyap um Aslan,, tapi kok begitu ya,, katanya krna emang penemuan bakteri itu tahun 2009,,trus taon 2010nya udah gak ada lagi,, tapi kok aneh sih ya.. si peneliti gak ngasih tahu khalayak umum... klw skrg katanya perusahaan susu formula itu sudah memperbaikinya dan tidak ditemukan again,, tapi mentri Kesehatan khan ada bilang, bhwa tidak ada satupun kasus mengenai bakteri sakazakii,, ternyta kemaren mlm pas nntn berita,, ada yang kena., dari dia bayi sampe umurnya udah gedean,, makannya cuman bubur halus aja, karena pencernaannya gak baik, dan sampe umur segitu gak bisa makan yang padat2... dan saat di periksa, dia terserang Virus bakteri Sakazekii itu,, tapi yang anehnya kok pada ditutup-tutupi ya..

ini ada lagi tambahan berita,,bahwa DPR akan panggil Rektor IPB... mudah2an si pemilik bangku panas, gak hanya "panas2 t*i kucing aja* buat nutupin kasus2 yang lebih besar lagi,, berharap ajah,, DPR dan pemerintah harus tuntaskan ini... malahan katanya dipasaran,, Susu Formula pembelian dari masyrk turun drastis,, klw begini..siapa yang mau disalahkan? klw pemerintah mencle2 seperti ini,, yahhh bakalan kea gini,, diam,nunggu situasi, lihat kanan kiri=> maksudnya melihat situasi aman atau tidak berkomentar, menurunkan popularitas atau tidak...


Liputan6.com, Jakarta: Pihak Institut Pertanian Bogor, Jawa Barat, enggan membeberkan nama-nama susu formula yang terkontaminasi. Lantaran itulah, pimpinan rapat dengar pendapat Komisi IX DPR RI Ahmad Nizar akan memanggil Rektor IPB Herry Suhardiyanto,
"Kita akan mengundang rektor sebagai orang yang tertinggi untuk datang ke sini (DPR) besok hari Senin jam 10 pagi," katanya menyikapi kesimpulan rapat dengar pendapat di Komisi IX DPR, Jakarta, Kamis (17/2).

Nantinya, imbuh Nizar, kedatangan Rektor IPB tersebut dengan sudah membawa surat putusan yang asli dari Mahkamah Agung. "Dalam pemanggilan hari Senin itu, Komisi IX juga turut mengundang Menteri Kesehatan dan Kepala BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan). Dan tidak lupa si penelitinya," tambah Nizar.

Sebelumnya, Dekan Fakultas Kedokteran Hewan IPB I Wayan Teguh Wibawan enggan mengungkapkan nama-nama susu formula yang terkontaminasi bakteri Enterobacter sakazakii. Menurut Teguh, memang benar dalam penelitian sebelumnya ditemukan bakteri E. sakazakii, namun dalam penelitian 2009 dan 2010 tidak ditemukan atau negatif.(CHR/ANS)

Agitho_Ryuki
18-02-2011, 02:00 PM
minumnya tahun 2006 dampaknya terasa tahun 2011.. masih masuk akal...

dewa_angin
18-02-2011, 07:07 PM
setahuku bakteri itu tidak terlalu berbahaya, kasus penyakit akibat bakteri itu juga sangat jarang, tidak lebih berbahaya dari bakteri-bakteri yang lain. Entah maksudnya apa nih beritanya dibuat heboh....

BundaNa
18-02-2011, 09:37 PM
kalau tercemari melamin? buat bayi dan balita kan gak bisa main2...sakit sekarang efeknya panjang

AsLan
21-02-2011, 04:35 AM
Masalah susu berbakteri:

1. Penelitian IPB dilakukan di tahun 2003 dan 2006
2. Bakteri yang ditemukan itu baru berkembang biak setelah diberi perlakuan khusus dilaboratorium, misalnya diberi tambahan protein, suhu ruangannya dijaga, diberi kelembaban dll
3. Pada tahun 2010 baru ada aturan bagi produsen susu untuk membatasi kandungan bakteri sakazaki, setelah ada aturan itu, tidak lagi ditemukan adanya susu yg mengandung bakteri.
4. Bakteri sakazaki tidak terlalu berbahaya bagi bayi yg sehat, apalagi bayi yg memperoleh ASI
5. Proses pembuatan susu dengan air panas membunuh bakteri
6. Penelitian IPB di tahun 2006 itu bukan untuk konsumsi publik dan hasilnya pun masih belum cukup kuat untuk menilai kinerja sebuah produsen susu, sehingga laporan tersebut masih mencantumkan kata "diduga"


Dari semua fakta2 diatas, maka masyarakat diharap tenang dan tidak membesar2kan masalah.

deddy
21-02-2011, 07:45 AM
Masyarakar malah dibikin bingung dengan berita yang simpang siur oleh pemerintah..... kalo gak gini bukan indonesia namanya.......

BundaNa
21-02-2011, 07:46 AM
nti ada berita baru yang menenggelamkan masalah ini heheehe

your_love
21-02-2011, 09:40 AM
Alhamdullilah. anak gue ASI sampai umur 3 tahun lebih

pasingsingan
21-02-2011, 12:16 PM
kenapa ini cumen diributin doang yak isunya
depkes dah sebutin daftar merek yng diduga tercemar blom? :(

Agitho_Ryuki
21-02-2011, 12:46 PM
hasil detail penelitiannya juga mana??

BundaNa
21-02-2011, 01:14 PM
kenapa ini cumen diributin doang yak isunya
depkes dah sebutin daftar merek yng diduga tercemar blom? :(

mana berani mereka...kan pabrik2 sufor itu banyak kasih keuntungan ke negara lewat pajak sama penyerapan tenaga kerja. Makanya saling lempar gak jelas

AsLan
21-02-2011, 02:14 PM
Pemerintah sudah bertindak benar.

Hasil penelitian TIDAK boleh dibuka kepada msyarakat karena :

1. Penelitian tersebut sudah terlalu lama berlalu
2. Penelitian terakhir menunjukkan TIDAK ADA susu formula yg tercemar bakteri

Memang benar ada pihak2 yg sedang ingin memperkeruh suasana dan menakut2i masyarakat dan berusaha memojokkan pemerintah.

Dalam hal ini saya mendukung pemerintah, mereka sudah bertindak benar. Badan POM dan YLKI sudah melakukan tugasnya dengan benar.

pasingsingan
21-02-2011, 09:23 PM
itulah refotnya bunda
terbukti perlindungan konsumen dinegeri ini maseh
dinomor duakan dari kepentingan lainnya :(

BundaNa
22-02-2011, 06:38 AM
intinya media yang "disalahkan" karena manas-manasin masyarakat...padahal kenapa tidak dibuka, ini loh sampel2nya...

Sorry Ted, yang jadi sampel penelitian kemudian, itu juga random. Jadi ada kemungkinan yang tidak diteliti itu tidak atau mengandung bakteri itu.

Memang benar bakterinya mbah sakazhakii itu gampang dimatikan dengan pemberian air panas sampai 70 derajat. Tapi sayangnya seperti kata Mbah Pasing, konsumen masih masyarakat kelas dua.

Ini bukan sekedar pencemaran bakteri. Kalau kita mau jujur memang pabrik susu menyerap tenaga kerja yang lumayan juga serta pemberi pajak paling tinggi, plussssssssssssss pemberi tips paling besar ke tenaga medis

AsLan
22-02-2011, 10:15 AM
Kan YLKI sudah turun tangan dan memberikan klarifikasi bahwa tidak ditemukan susu berbakteri jadi tidak ada yg bisa diumumkan.

Pemerintah tidak mengumumkan merk susu berbakteri karena pemerintah memang tidak pernah menemukan susu berbakteri, jadi apa yang mau diumumkan ?

IPB tidak mengumumkan karena penelitian mereka bukan untuk kepentingan publik tapi untuk laboratorium, jadi susu2 tersebut memang -sengaja- dibuat agar mudah ditumbuhi bakteri, untuk percobaan Lab, susu tersebut sengaja di taruh di ruangan khusus dengan kelembaban khusus, dengan suhu khusus dengan tambahan zat2 khusus agar bakteri2nya tumbuh.

Masalahnya percobaan2 laboratorium ini tiba2 dipelintir menjadi isu2 yg mencemaskan masyarakat.


Sekarang gampangnya aja, kalau mau menyelidiki susu berbakteri sangat mudah, buat saja susu dengan air higenis tapi tidak mendidih, lalu biarkan diruangan. Bandingkan dengan susu sapi yg tidak direbus, siapa yg lebih cepat basi.
Basi pada susu itu karena pertumbuhan bakteri.

Lagipula membuat susu itu pasti pakai air panas dan mematikan bakteri, kalau ada orang yg membuat susu dengan air biasa maka jangan buru2 menyalahkan susunya apabila terinfeksi bakteri, airnya pun pasti mengandung bakteri juga.

Jadi pabrik susu jangan disalahkan selama mereka tidak salah, apalagi pada tahun 2006 tidak ada aturan pembatasan jumlah bakteri sakazaki dalam susu, sekarang sudah ada peraturan itu dan produsen2 susu sudah mengikutinya.

AsLan
24-02-2011, 03:21 PM
Masalah susu formula berbakteri sudah dijelaskan oleh YLKI, BPOM, IPB, Dokter2 dan banyak lagi.

Tapi sampai sekarang banyak pihak yg tetap ngotot ingin menuduh pemerintah dan memaksa pengumuman merk susu.

Sepertinya masalah ini sudah menjadi urusan politik, ada pihak yg ingin membuat masyarakat resah dan menyalahkan pemerintah, mungkin ingin membuat kasus yg melemahkan pemerintah mirip seperti Ajinomoto di jaman Gus Dur.

eve
16-03-2011, 04:09 PM
aku masih ingat betul waktu ada wawancara ama ibu menkes, kok bisa2nya beliau bilang tidak tahu...
Kalau memang tidak ada ya bilang dengan tegas,
kata tidak tahu bisa terdengar tidak ingin tahu, jurang tanggap, tertekan, dan tidak cekatan...