PDA

View Full Version : 493 rb sarjana udah gak dibutuhin di Indon, lu masih mau nambahin jumlahnya?



Ray Surya
07-07-2012, 04:55 PM
Lulus dari perguruan tinggi tak ada jaminan seseorang langsung memperoleh pekerjaan. Kementerian UKM dan Koperasi merilis setidaknya ada 493.000 sarjana lulusan perguruan tinggi yang mengganggur.

"Ada 493 ribu sarjana yang menggangur. Meskipun 6,3 persen jumlah pengganguran kita masih lebih baik dengan Amerika (US)," ungkap Menteri UKM dan Koperasi, Syarif Hasan saat Peluncuran Buku kracking Entrepreneurs di Gedung WTC, Jakarta, Kamis (5/7/2012).

Syarief menjelaskan, untuk mengurangi jumlah pengangguran khususnya mereka yang berpendidikan sarjana. Menurutnya, mereka harus merubah pola pikir tidak hanya menjadi pekerja tetapi menjadi pembuat kerja atau entrepreneur. Syarief juga menjelaskan pemerintah sangat berkomitmen menciptakan entrepreneur baru di Indonesia.

"Sekarang ini entrepreneur itu adalah strategi prioritas untuk menjadi bangsa yang semakin maju," sebutnya.

Syarief menilai, dahulu jumlah penduduk yang memilih menjadi pengusaha dan berhasil sangat rendah. Saat ini menurutnya, jumlah masyarakat yang memilih menjadi pengusaha dan berhasil meningkat menjadi 1,56 persen dari jumlah penduduk Indonesia.

"Sebanyak 0,18 persen sangat sekali sedikit karena bagitu banyak peluang yang luar biasa. Tidak dalam begitu lama rasionya meningkat 1,56 persen," katanya.
http://finance.detik.com/read/2012/07/05/122510/1958279/4/kasihan-ada-493000-sarjana-menganggur-di-indonesia

-----------------------
nah, cara jadi pengusaha: ngelamar kerja susah diterima... terpaksa jualan kali aja jadi lebih kaya drpd temannya yg lebih pinter jadi pegawai :D

ul.malik
07-07-2012, 05:06 PM
untung saya bukan sarjana, jadi masih dibutuhkan.
:manis:

itsreza
07-07-2012, 06:15 PM
yang harus diusahakan pemerintah it selain mendorong terciptanya kewirausahaan baru
adalah bagaimana bisa mengangkat usaha skala mikro dan kecil ke skala menengah
kurikulum juga diperbaharui, mata kuliah bisnis dan kewirausahaan sekarang mulai
diperkenalkan di fakultas teknis di beberapa universitas. bahkan diberikan tugas akhir
bertema kewirausahaan, dengan demikian lulusan teknis pun memiliki orientasi bisnis.

Yuki
07-07-2012, 06:24 PM
pembuat kerja?

ok

give me at least one hundred million rupiahs, I will start

Einhalt Stratos
07-07-2012, 08:51 PM
Kita... punya 8 juta lebih sarjana? ;D

Dan memang masi lebi mending jualan koq, kalau ada modal.

cha_n
07-07-2012, 09:41 PM
pembuat kerja?

ok

give me at least one hundred million rupiahs, I will start


sebenarnya ga usah 100jt, pengalamanku 3 juta aja cukup buat ngasih lapangan pekerjaan yang cukup panjang buat 5-7 orang tenaga kerja (syarat dan ketentuan berlaku)
bahkan kalau lagi untung tanpa modal bisa kasih lapangan pekerjaan untuk jumlah orang yang sama.

wirausahawan modal awalnya sebenarnya ide, duit insyaallah datang sendiri.
kalau blom pernah wirausaha jangan pernah pinjam duit ke bank, dan biasanya bank juga ga akan ngasih.
mending coba dulu dari yang kecil.

dulu awal merintis pake modal sendiri, kecil tapi dipelihara terus, diputar lagi.

harapannya sih pemerintah tidak mempersulit usaha kecil untuk maju, misal memberikan jaminan keamanan, mempermudah urusan hukum, tidak memungut pungutan yang memberatkan dst

Alethia
07-07-2012, 09:56 PM
kadang2, bagi kebanyakan orang, justru perlu sekolah dulu, ngebabu jadi karyawan dl, setelah dapet ilmu, kekebalan mental..baru next time ya jadi pengusaha..tapi kadang there is no next time, orang2 terlanjur tenggelam dalam rutinitas, boro2 mulai usaha, lah mau makan, kasih makan anak bini aja masih belepotan...

AsLan
08-07-2012, 01:15 AM
Kerja jangan terlalu milih2, banyak sarjana nganggur karena berpikir terlalu tinggi, padahal banyak lulusan SMK bisa dapet kerja dengan gampang.

BundaNa
08-07-2012, 09:59 AM
itu karena sarjana merasa kalau udah sarjana maka kerjaan akan dateng sendiri, dan sekarang rata2 nunggu lowongan CPNS, jadi lapangan kerja yang dianggap bukan job anak sarjana, ditolak mereka. Maunya duduk di kantoran ato minimal yang pake dasi gitu::hihi::

win66ih
08-07-2012, 11:15 AM
Kerja jangan terlalu milih2, banyak sarjana nganggur karena berpikir terlalu tinggi, padahal banyak lulusan SMK bisa dapet kerja dengan gampang.

+1

Orang jaman sekarang mikirnya cari duit sih. Bukan cari kerja.
Kalopun ada, sekarang orang malah mau nyari kerja sesuai bidang/hobi/interestnya. Sayang banget.

tsu
08-07-2012, 11:53 AM
pembuat kerja?

ok

give me at least one hundred million rupiahs, I will start

no, bikin kerjaan nggak perlu modal
yang perlu keikhlasan.... dan networking ;)

klo dibilang ratusan ribu sarjana udah ga dibutuhin, karena mereka menurunkan derajatnya sendiri menjadi pekerja bukan pendobrak
dan.... emang, mindset nya adalah cari duit dan cari kantor, karena ortu kebanyakan masih melihat anaknya kerja itu = kantor
padahal banyak sektor informal yang bisa hasilin duit banyak
buka website tentang cara pasang hijab aja hasilnya jutaan tuh perbulan ;D

cha_n
08-07-2012, 01:45 PM
bener tsu. kadang kasian sama suamiku sering dianggap ga punya kerjaan karena ga kerja kantoran, padahal kita punya banyak karyawan (ortu udah tahu) tetep aja ga dianggap soalnya ortu tahunya dia sering di rumah. pengangguran :D

BundaNa
08-07-2012, 02:05 PM
satu lagi, jarang bgt pada mencintai yg dia dpt, maunya mendapatkan yg dia cintai. akibatnya cuma nunggu, ga mau move on

tsu
08-07-2012, 03:30 PM
bener tsu. kadang kasian sama suamiku sering dianggap ga punya kerjaan karena ga kerja kantoran, padahal kita punya banyak karyawan (ortu udah tahu) tetep aja ga dianggap soalnya ortu tahunya dia sering di rumah. pengangguran :D

makanya, klo saya sih liat dari income, bukan kesibukan
biar mantu nya ga ngantor, tapi klo tajir (dan halal), sama aja kan ? :D

itsreza
08-07-2012, 06:00 PM
mayoritas orang masih melihat dari kegiatan harian, jadi ga ke kantor dianggap ga kerja.
teman saya punya beberapa jenis usaha, karyawannya puluhan, dia kelola bersama istrinya.
tapi tetep aja dia bekerja kantor setiap hari untuk status sosial, biar terlihat baik oleh tetangga :D

Zhazha
08-07-2012, 07:10 PM
bener tsu. kadang kasian sama suamiku sering dianggap ga punya kerjaan karena ga kerja kantoran, padahal kita punya banyak karyawan (ortu udah tahu) tetep aja ga dianggap soalnya ortu tahunya dia sering di rumah. pengangguran :D
habis kedua meltua Um David PNS dan cukses dalam kalil meleka sebagai PNS :)
tapi kata ayah, sehalusnya Ubuntu sudah sangat mudah diopelasikan, udah sama cepelti Windows :)

TheCursed
08-07-2012, 10:30 PM
eh heh heh...
Alhamdulillah sekarang udah ketemu panggilan batin gue: ngajar.
Lucunya, yang bikin gue bisa berkarir bidang ini adalah sertifikasi professional gue. Gelar sarjana nggak di anggep(IPK lulus cuma pas nyangkut doang). ;D

Tapi, lucunya lagi, kalo mau naik pangkat di bidang ini, gue harus ngelengkapin gelar sarjana gue...
piye tho iki, logic-nya kok muter... ::grrr::

AsLan
08-07-2012, 10:45 PM
Banyak orang cuma mikir nyari duit cepat,
buktinya banyak orang gak mau ikut UN, gak mau ilmunya di test secara benar, maunya asal lulus langsung kerja dapet duit.

Ray Surya
08-07-2012, 11:51 PM
Kalopun ada, sekarang orang malah mau nyari kerja sesuai bidang/hobi/interestnya. Sayang banget.

kenapa sayang banget kalo kerja sesuai hobby? ::ungg::

spears
09-07-2012, 12:00 AM
^iya. kan malah bagus. klo org kerja sesuai hobby itu bs lebih ikhlas ngerjainnya

win66ih
09-07-2012, 12:31 AM
^Gue malah kebalikannya, kak spirs dan kak Ray ;D

Gue suka nulis. Terus gue kerja jadi penulis.
Dalam perjalanannya, ternyata gue hampir gak mungkin menulis sesuatu seperti yang gue inginkan (atau gue/mereka butuhkan) Needs some effort, but in the end it's not worth it.
Gue nulis flowery dikit salah, inspiring dikit jadinya nggak sesuai, Klien gak suka, klien minta revisi, klien ganti perspektif, klien gak puas (padahal gue udah pede banget). Ini di luar guenya yang emang rada sucks ;D

In the end gue malah bisa jadi tidak menganggap hasil tulisan gue sebagai anak gue sendiri karena emang gak pure dari gue, banyak campur tangan di dalamnya. Awalnya ikhlas, tapi batu yang ditetesin air lama2 bisa bolong juga kan.

Gue takutnya gue bisa sangat membenci menulis.

Makanya akhirnya gue memutuskan untuk tidak berkarir di bidang tulis menulis. Kalopun harus kecewa biar gue yang perbaikin sendiri dulu deh. Orang lain belakangan aja. Hobby itu.... orang lain belum tentu tau seberapa besar passion kita di dalamnya, how much effort we put into it, people can judge me, but not my passion.

I don't wanna kill my passion or trade it with money, akhirnya sekarang nulis udah full jadi hobby. Kerjaannya udah nggak nulis lagi.

Yah mungkin bagi gue itu adalah semacam prinsip do what you love and love what you do. :D

(Ini juga semacam inspirasi dari kamerad KM yang kuliah arsitek, kerja advertising, design, film, tapi passionnya illustration. Dan dia cukup berhasil di bidang illustration tersebut, at least di mata gue. You know who you are, mate)

Kalo bicara masalah karirnya, bener yang dibilang Aslan. Males banget liat orang pada males sekolah. Street smart gak salah, tapi street smart kalo lo bukan gladstone duck ya mau apaan? Ga ada karir yang instan, dalam artian gini kali ya, emangnya orang pada tau kalo dulu bob sadino jualan telor door to door sebelum jadi orang kayak sekarang? Kebanyakan orang zaman sekarang mah lebih milih jadi social climber dibandingin career climber. Yang penting koneksi, terus lancar dah.

Tapi itu ya menurut gue aja sih ;D

Ray Surya
09-07-2012, 12:53 AM
oooh, lah itu hobby nulisnya ditekan ama orang lain sih..

kalo gak diatur tulisannya kan enjoy

TheCursed
09-07-2012, 03:03 AM
Banyak orang cuma mikir nyari duit cepat,
buktinya banyak orang gak mau ikut UN, gak mau ilmunya di test secara benar, maunya asal lulus langsung kerja dapet duit.

Ain't that the truth, brother.
Sekian ribu itu, ada yang Sarjana, dan ada yang 'Sarjana'.
Honestly, yang sering gue temuin banyakan 'Sarjana'. Makanya jumlahnya bisa sampe ratus ribuan. Soalnya buat jadi 'Sarjana', nggak susah2 amat.

Sementara Sarjana, setau gue, jumlahnya masih kurang. Banget.
Di kantor gue sendiri, sering banget komentar 'Kita kurang orang, yah' keluar.

etca
09-07-2012, 03:18 AM
^Gue malah kebalikannya, kak spirs dan kak Ray ;D

I don't wanna kill my passion or trade it with money, akhirnya sekarang nulis udah full jadi hobby. Kerjaannya udah nggak nulis lagi.
senada ama win66ih,
buat nulis, gw cuma full hobby meski banyak yang nyuruh serius sejak bertahun2 yang lalu.

pekerjaan sekarang juga masih nyerempet ama hobby sih.
tapi so far masih enjoy karena obyeknya selalu berubah2.

beastmen85
09-07-2012, 10:30 AM
gw jg kek winggah.
sebelumnya gw jd graphic designer...
tp krn alasan yg sama gw jd males... bnyk tuntutan ini itu dr klien, skrg cm jd hobby doang.
sekedar orat oret.

tp eke bkn sarjana sih ::hihi::