PDA

View Full Version : Keterlibatan Ikhwanul Muslimin di Lapangan Tahrir



senosukekitagawa
08-03-2011, 05:48 PM
faktor penyebabnya :

mungkin salah satunya adalah
kemiskinan yg tak kunjung berkesudahan
mungkin juga Otoritarianisme pemimpinya
yang sudah cukup lama berkuasa
mungkin juga himpitan ekonomi dll..

syarat-syarat keberhasilannya :

belajar dari revolusi Mesir
salah satu syarat yg dimiliki adalah
kekuatan jaringan yg ternyata
membuktikan bahwa Moslem Brotherhood
mampu membolisasai 25% dari 80 jt penduduk Mesir
untuk turun berdemontrasi
walaupun dilapangan demontrasi
yg terjadi tidak mengatasnamakan MB

silahken yg lain menambahkan.....

*sory kalo sotoy....:mrgreen:

kandalf
08-03-2011, 06:16 PM
yg ternyata
membuktikan bahwa Moslem Brotherhood
mampu membolisasai 25% dari 80 jt penduduk Mesir
untuk turun berdemontrasi
walaupun dilapangan demontrasi
yg terjadi tidak mengatasnamakan MB


Ikhwanul Muslimin memobilisasi 25% dari 80 juta rakyat Mesir dalam demonstrasi kemaren?:mikirgaruk:

Setahuku IM gak berani mengklaim demonstrasi kemarin adalah hasil karya mereka. Justru mereka bersikap menunggu kepastian dan baru setelah yakin bergabung. :D

http://www.eramuslim.com/berita/dunia/ikhwan-kami-tidak-terlibat-dalam-demo-di-tahrir-square.htm

Kembali ke topik,
kekuatan jaringan memang perlu.

Juga harus bisa menarik sekutu dari pihak lawan.

Ngomong2, kenapa junta Myanmar masih bisa mempertahankan kekuasaannya yah?

senosukekitagawa
09-03-2011, 10:51 AM
Ikhwanul Muslimin memobilisasi 25% dari 80 juta rakyat Mesir dalam demonstrasi kemaren?:mikirgaruk:

Setahuku IM gak berani mengklaim demonstrasi kemarin adalah hasil karya mereka. Justru mereka bersikap menunggu kepastian dan baru setelah yakin bergabung. :D

sebetulnya info ini untuk kalangan terbatas om saya kutip sedikit disini,
pemberitaan di media bagian dari siyasah agar MB tidak jadi sasaran tembak.
bahkan para korban tewas bentrok kebanyakan anggota MB.

kandalf
09-03-2011, 01:13 PM
Saya jadi semakin penasaran neh...

Berhubung demonstrasinya udah selesai, jadi mestinya gak apa-apa kalau diungkap, kan?


Pertanyaanku sederhana:
Apakah Ikhwanul Muslimin memprakarsai demonstrasi lalu?
Sejauh yang kutahu, IM ikut tetapi tidak memprakarsai.

Benar, yang tertembak adalah aktivis IM. Benar beberapa aktivis IM ditahan. Benar, rezim Mubarak menuding IM berada di belakang.
Tapi yang demonstrasi gak cuma IM tetapi Koptik dan Nasionalis.

Lagipula,
seminggu sebelum demonstrasi, IM menyatakan tidak akan ikut demonstrasi. Hanya satu wakil dari IM, Muhammad al-Beltagui, yang menyatakan akan ikut.
Apakah pernyataan ini kamuflase atau IM berubah pikiran setelah demonstrasinya ternyata besar dan generasi mudanya ikut? Kalau yang pertama, berarti mereka tidak bisa dipercaya walau ente pakai embel-embel siyasah.

Selain itu,
demonstrasi ini awalnya kan diorganisir melalui fan page facebook yang dikelola oleh nickname El-Shaheed (yang salah satunya terungkap adalah Wael Ghonim sementara yang satu lagi tidak mau diungkap). Wael Ghonim bukan IM (entah dengan El-Shaheed yang satu lagi).

kandalf
09-03-2011, 03:05 PM
Bila di tahun 1998 Indonesia memiliki 4 mahasiswa Trisakti dan 1 mahasiswa Sanata Dharma, maka Mesir memiliki Khalid Muhammad Said (Khaleed Mohammed Said).

Di awal Juni 2010, Khalid dipukul di depan umum hingga tewas. Terprovokasi dengan foto mengerikan yang mereka lihat, dua fesbuker membuat page "We Are All Khaled Said" dan berlindung di balik nama El-Shaheed. Halaman ini kemudian disukai banyak fesbuker Mesir dan alih-alih dari sekedar protes tentang kebrutalan polisi, halaman ini merembet ke hal-hal lain yang berbau anti kebijakan Mubarak.

Terinspirasi dari peristiwa di Tunisia, menginspirasi mereka untuk membuat demonstrasi serupa di Mesir. Tanggal demonstrasi sengaja ditetapkan di tanggal Hari Polisi Nasional Mesir, yakni 25 Januari. Mereka juga meminta para fans untuk membuat ajakan secara tradisional misalnya dengan membuat selebaran. Ikhwanul Muslimin menolak bergabung tetapi hanya satu yang secara terbuka mengatakan akan ikut.

Pemerintah Mubarak sudah mulai mengendus-endus siapakah ElShaheed ini. Di tanggal 27, dua hari setelah demonstrasi awal, Pemerintah Mubarak menahan salah seorang dari mereka, yakni Wael Ghonim. Namun Wael dan kawannya sudah membuat rencana darurat yakni dengan menyerahkan kedudukannya pada Nadine Wahab agar halaman fesbuk tetap berjalan normal.

Karena menangkap ElShaheed ternyata tidak menyurutkan demonstrasi, Pemerintah Mubarak akhirnya memutuskan internet.

senosukekitagawa
09-03-2011, 04:43 PM
gw baru nyadar neeh kund, ternyata dibuatin TS tersendiri. :D

kandalf
09-03-2011, 05:07 PM
Aku dan Kund sepakat, sebaiknya buat utas tersendiri.. :D

Tadi aku meramban ke sana-kemari. (bukannya kerja malah meramban internet =)) ).

Jadi pada tanggal 6 April 2008, sekelompok pemuda dari berbagai ormas yang saling bertentangan di antaranya dari kalangan pemuda Ikhwanul Muslimin, berdemonstrasi. Setelah demonstrasi tersebut, kumpulan pemuda ini masih saling berkomunikasi (dan berdebat =)) ) melalui grup facebook yang dinamakan April 6 Youth Movement.

Nah, para aktivis fesbuker ini juga aktif di 'We Are All Khaled Said' dan sepakat untuk berdemonstrasi di Hari Polisi Nasional. Belajar dari kegagalan yang lalu-lalu, para aktivis fesbuker ini berkumpul di rumah ibunda Ziad al-Alimi. Ziad al-Alimi sendiri seorang pendukung ElBaradei (bukan dari IM).

Salah satu agenda rencana mereka adalah memecah kekuatan polisi di Kairo sehingga mereka tidak bisa menghalangi demonstran. Mereka merencanakan 20 demonstrasi terpisah di tempat yang berbeda dan merahasiakan satu lokasi demonstrasi untuk berkumpul.

Nah, di Hari-H, seperti rencana, para polisi terbagi menghadapi demonstrasi yang terpencar-pencar. Tetapi berkat dukungan dari para fesbuker dan selebaran-selebaran ajakan sebelumnya, warga juga bergabung sehingga masing-masing massa kuat untuk menghadapi barisan polisi walau ada beberapa yang berhasil dihalangi polisi (ironisnya, yang berhasil dihalangi polisi adalah barisan demonstrasi dari masjid). Akhirnya demonstrasi bergabung di Lapangan Tahrir.

Nah,
tadi waktu meramban-ramban, aku menemukan beberapa artikel yang mengatakan bahwa Ikhwanul Muslimin di Mesir itu sekarang sudah tidak satu suara. Generasi mudanya berbeda dengan generasi tua. Mungkin itu juga yang menjelaskan mengapa secara formal Ikhwanul Muslimin di minggu sebelumnya mengatakan tidak akan ikut demonstrasi tetapi ada IM yang ikut demonstrasi.