PDA

View Full Version : Evolusi Dipandang Dari Sisi Agama



Ray Surya
27-12-2011, 09:24 AM
Postingan Ray Surya dari Thread: Evolusi (http://www.kopimaya.com/forum/showthread.php?3359-Evolusi/page2)
saya split menjadi thread baru.untuk mewadahi diskusi mengenai teori evolusi dipandang dari segi agama.
Terimakasih.
rgds,
etca

Buat yg percaya Al Qur'an tolong dibaca dalil berikut:

QS. at-Tin (95) : 3

sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.



(QS. Ar Rahmaan, 55: 14-15)
Dia menciptakan manusia dari tanah kering seperti tembikar. Dan Dia menciptakan jin dari nyala api.



(QS. Al Baqarah, 2: 30-34)

Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi. Mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?" Tuhan berfirman: "Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui."

Dan dia mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda-benda) seluruhnya kemudian mengemukakannya kepada para malaikat lalu berfirman: "Sebutkanlah kepada-Ku nama benda-benda itu jika kamu memang orang-orang yang benar."

Mereka menjawab: "Mahasuci Engkau, tidak ada yang kami ketahui selain dari apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami; sesungguhnya Engkaulah yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana."

Allah berfirman: "Hai Adam, beritahukanlah kepada mereka nama-nama benda ini". Maka setelah diberitahukannya kepada mereka nama-nama benda itu, Allah berfirman: "Bukankah sudah Ku-katakan kepadamu bahwa sesungguhnya Aku mengetahui rahasia langit dan bumi dan mengetahui apa yang kamu lahirkan dan apa yang kamu sembunyikan?"

Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: "Sujudlah kamu kepada Adam." Maka, sujudlah mereka kecuali iblis; ia enggan dan takabur dan adalah ia termasuk golongan orang-orang yang kafir.


At Taghaabun 3
Dia menciptakan langit dan bumi dengan (tujuan) yang benar, Dia membentuk rupamu dan dibaguskan-Nya rupamu itu, dan hanya kepada-Nya-lah kembali (mu).


(QS. Al Hijr, 15: 26-27)
Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia (Adam) dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk. Dan Kami telah menciptakan jin sebelum (Adam) dari api yang sangat panas.

(QS. Al Hijr, 15: 28-29)
Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: "Sesungguhnya Aku akan menciptakan seorang manusia dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk. Maka apabila Aku telah menyempurnakan kejadiannya, dan telah meniupkan ke dalamnya ruh (ciptaan)-Ku, maka tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud."

(QS. Adz Dzaariyaat, 51: 56)
Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku.


(QS. An Nahl, 16: 68-69)
Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah: "Buatlah sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia. Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlan jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu)." Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan.

(QS. An Nuur, 24: 25)
Dan Allah telah menciptakan semua jenis hewan dari air, maka sebagian dari hewan itu ada yang berjalan di atas perutnya, dan sebagian berjalan dengan dua kaki, sedang sebagian (yang lain) berjalan dengan empat kaki. Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya, sesungguhnya Allah Mahakuasa atas segala sesuatu

(QS. Shaad, 38: 71-72)
(Ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada malaikat: "Sesungguhnya Aku akan menciptakan manusia dari tanah." Maka, apabila telah Kusempurnakan kejadiannya dan Kutiupkan kepadanya ruh (ciptaan)Ku; maka hendaklah kamu tersungkur dengan bersujud kepadanya".

(QS. Ali 'Imran, 3: 59)
Sesungguhnya misal (penciptaan) 'Isa di sisi Allah, adalah seperti (penciptaan) Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya: "Jadilah!" (seorang manusia), maka jadilah dia.


(QS. As Sajdah, 32: 7)
Yang menciptakan segala sesuatu yang dia ciptakan sebaik-baiknya dan Yang memulai penciptaan manusia dari tanah.

(QS. Al Infithaar, 82: 6-8)
Hai manusia, apakah yang telah memperdayakan kamu (berbuat durhaka) terhadap Tuhanmu yang Maha Pemurah Yang telah menciptakan kamu lalu menyempurnakan kejadianmu dan menjadikan (susunan tubuh) mu seimbang, dalam bentuk apa saja yang Dia kehendaki, Dia menyusun tubuhmu.

(QS. As Sajdah, 32: 7-9)
Yang membuat segala sesuatu yang Dia ciptakan sebaik-baiknya dan yang memulai penciptaan manusia dari tanah. Kemudian Dia menjadikan keturunannya dari sari pati air yang hina (air mani). Kemudian dia menyempurnakan dan meniupkan kedalam (tubuh) nya ruh (ciptaan)-Nya dan Dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati; (tetapi) kamu sedikit sekali bersyukur.

(QS. Az Zumar, 39: 6)
Dia menciptakan kamu dari seorang diri kemudian Dia jadikan (ja'ala) daripadanya isterinya dan Dia menurunkan untuk kamu delapan ekor yang berpasangan dari binatang ternak…

Ray Surya
27-12-2011, 09:31 AM
yang jelas jawabannya bukan mentok "karena takdir"
aku juga tahu semua itu terjadi atas izin Allah, tapi Allah juga ngasih kita otak buat berpikir, dan Allah menciptakan sesuatu ada kadarnya, ada aturannya, emangnya dia nyipta sesuatu asal2an? pasti ada alasannya dan kita tidak berpengetahuan kecuali sedikit.
nah dari yang sedikit itu, plus dikasih otak untuk berpikir, maka jangan nyerah jawab apa2 ke "itu karena takdir"
bisa2 ilmu kedokteran hilang dari kurikulum kalau semua orang sakit itu alasannya "karena takdir"
udah dikasih petunjuk berupa Kitab, jd jangan nebak2, bahkan manusia disuruh berilmu.


balik lagi ke masalah evolusi.
sekarang adanya perubahan2 genetika sedikit demi sedikit pada semua makhluk hidup itu namanya apa ya? (kalau bukan evolusi)
perubahan itu nyata lho ya, beneran ada.
itu namanya mutasi, ikan2 piaraan gw ada yg mutasi, ada yg hybrid... itu bukan evolusi, dikawin2 silang pun tetep jadinya ikan & tetap berdarah dingin

E = mc²
27-12-2011, 09:39 AM
Sebenarnya ini pojok Iptek Mon. kalau mau bahas dr segi agamanya, mending bikin tret baru aja di forum agama dengan judul "Evolusi dari sudut pandang Islam"

trims :)

Ronggolawe
27-12-2011, 09:44 AM
keknya post gw cocok tuh, untuk meng-konter taf-
siran atas dalil-dalil yang diajukan Ray Surya.

Emang disitu ada kalimat, Allah SWT menjadikan
manusia sim-salabim langsung jadi :)

Ray Surya
27-12-2011, 09:57 AM
Sebenarnya ini pojok Iptek Mon. kalau mau bahas dr segi agamanya, mending bikin tret baru aja di forum agama dengan judul "Evolusi dari sudut pandang Islam"

trims :)
soalnya satu2nya yg gw tau yg mengcounter 'teori evolusi' cuman 'penciptaan'. diciptakan, langsung terjadilah.


keknya post gw cocok tuh, untuk meng-konter taf-
siran atas dalil-dalil yang diajukan Ray Surya.

Emang disitu ada kalimat, Allah SWT menjadikan
manusia sim-salabim langsung jadi :)
bukan sim salabim tapi kun fayakun ("Jadilah, lalu terjadilah")

Dan Dialah yang menciptakan langit dan bumi dengan benar. Dan benarlah perkataan-Nya di waktu Dia mengatakan: "Jadilah, lalu terjadilah", dan di tangan-Nya-lah segala kekuasaan di waktu sangkakala ditiup. Dia mengetahui yang ghaib dan yang nampak. Dan Dialah yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui. (QS. Al An'aam, 6: 73)

Sesungguhnya perkataan Kami terhadap sesuatu apabila Kami menghendakinya, Kami hanya mengatakan kepadanya: "Jadilah", maka jadilah ia. (QS. An Nahl, 16: 40)

Dialah yang menghidupkan dan mematikan, maka apabila Dia menetapkan sesuatu urusan, Dia hanya berkata kepadanya: "Jadilah", maka jadilah ia. (QS. Al Mu'min, 40: 68)

E = mc²
27-12-2011, 10:22 AM
buat yg agama, saya nyomot dr blog orang (http://anclaus.blogspot.com/2010/07/evolusi-dalam-al-quran.html)


Sabtu, 03 Juli 2010
Evolusi Dalam Al Qur’an
Teori penciptaan yang diajukan oleh Harun Yahya memang terdengar innocent, seolah selaras dengan kandungan Al qur’an. Apalagi ayat yang dijadikan sandaran adalah ayat “Kun fayakun” yang memang terkesan menegaskan kekuasaan mutlak Allah dalam hal apapun.

Tetapi kalau ditelisik lebih dalam teori ini ternyata rapuh karena tidak mengandung rasionalitas yang ilmiah. Tidak ada alasan lain yang diajukan ketika menemui buntunya penjelasan kecuali kembali kepada ayat diatas. Orang-orang dibawa kepada pendapat: Allah menciptakan kita dengan penciptaan secara tiba-tiba. Tanpa diberi kesempatan untuk memahami proses dari itu semua. Bukankah Allah swt memerintahkan kita untuk mentadabburi alam sehingga kita bisa memahami rahasia kebesaran yang tersembunyi dibalik semuanya.

Lantas bagaimana dengan ayat-ayat dibawah ini yang menjelaskan proses penciptaan?

Tidak ada perdebatan antara kita( evolousionis muslim) dengan kalian (penolak teori evolusi) tentang kemutlakan kekuasaan Allah. Memang al qur’an tidak secara detail menceritakan proses penciptaan makhluk. Namun, Dalam al Qur an sendiri banyak ayat-ayat yang ternyata memiliki makna yang similar dengan teori evolusi. Tentang penciptaan makhluk hidup Allah swt berfirman :


Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, Kemudian kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman? ( Al anbiya 30)
والله خلق كل دابة من ماء فمنهم من يمشي علي بطنه ومنهم من يمشي علي رجلين ومنهم من يمشي علي أربع يخلق الله ما يشاء ان الله علي كل شيء قدير ( النور 45)

Dan Allah telah menciptakan semua jenis hewan dari air, maka sebagian dari hewan itu ada yang berjalan di atas perutnya dan sebagian berjalan dengan dua kaki sedang sebagian (yang lain) berjalan dengan empat kaki. Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya, sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu (An Nur 45)


a. Serangan terhadap ideologi-ideologi sesat
Sebenarnya yang coba untuk diruntuhkan Harun Yahya dan teman-teman adalah ideologi-ideologi filsafat yang telah terbukti salah. Marxisme, atheisme, materialisme, komunisme, fasisme, dan ideologi lainnya yang memang bertentangan dengan Al Qur’an. Mereka mencoba mencari akar dari itu semua, kemudian menyimpulkan bahwa semuanya berasal dari teori evolusi. Tidak bisa disalahkan seutuhnya karena kaitannya sangat erat. Namun untuk bersikap ekslusif terhadap teori ilmiah ini tentu saja berbahaya. Islam tidak pernah mengklaim kebenaran mutlak suatu teori ilmiah meskipun akhir-akhir ini banyak hal ilmiah yang ditemukan dari ayat-ayat alqur’an. Sedangkan yang mereka lakukan akan sangat berbahaya apabila ditemukan fakta tentang evolusi.

Seperti yang sudah terjadi pada agama kristen, permasalahan teori heliosentris pada akhirnya menimbulkan kekacauan besar dalam agama kristen sehingga menimbulkan kelompok-kelompok baru yang bertentangan dengan otoritas gereja katolik, bahkan kejadian ini memberikan ruang kepada para penganut atheis untuk bersuara menentang kemutlakan kekuasaan Tuhan dalam wadah wadah baru seperrti sekularism, liberalism, rasionalism, materialism, dan banyak lagi. Dalam hal ini, orang-orang yang tidak setuju dengan teori evolusi (terutama gerakan Harun Yahya) terlalu berani mengatasnamakan Tuhan untuk memvonis kafir orang yang masih berpendapat evolusi adalah kebenaran yang tertunda.

b. Kedangkalan Referensi dan Ketiadaan Solusi
Dalam disiplin teori ilmiah, apabila kita tidak sepakat dengan suatu teori maka kita harus mempunyai teori tandingan yang menjadi solusi. Agar permasalahan menemui titik terang.Akan sangat riskan menyalahkan salah suatu teori sementara kita tidak mempunyai solusi terhadap permasalahan. Hal ini hanya akan menimbulkan kerancuan dan kebingungan di kalangan khalayak.

c. Bahaya dari vonis kafir
Saat ini umat islam terpecah belah menjadi banyak golongan. dan yang memilukan tentu saja ada sebagian kelompok berani memvonis kafir kelompok yang lain karena alasan tertentu. Ini harus ditelaah labih jauh karena bagaimanapun kita adalah muslim. Apalagi dalam kasus ini kita memasuki ranah science yang merupakan ilmu pasti. berrbahaya bila mengatasnamakan islam untuk sesuatu yang belum jelas benar tidaknya, dan jangan sampai kejadian yang menimpa dunia kristen terulang untuk kedua kalinya


Saya tambahkan dr blog berbahasa Inggris (http://www.parvez-video.com/insight/islam/evolution_quran/index.asp) yg menyertakan dalil-dalil (yg saya ambilkan terjemahannya versi Departemen Agama)


21:30. Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?

20:53. Yang telah menjadikan bagimu bumi sebagai hamparan dan Yang telah menjadikan bagimu di bumi itu jalan-jalan, dan menurunkan dari langit air hujan. Maka Kami tumbuhkan dengan air hujan itu berjenis-jenis dari tumbuh-tumbuhan yang bermacam-macam.



Sudah jelas, untuk pembahasan dari agama, ini udah masuk ranah tafsir. udah bukan di tred ini lagi pembahasannya :)


PS: yg ini, split juga dong Ca. Tengkyu :)

---------- Post added at 10:22 AM ---------- Previous post was at 10:12 AM ----------

Nah pertanyaannya, jika memang diciptakan secara seketika, bagaimana membuktikan hal tsb?

spears
27-12-2011, 10:29 AM
Buat yg percaya Al Qur'an tolong dibaca dalil berikut:

QS. at-Tin (95) : 3

sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.



(QS. Ar Rahmaan, 55: 14-15)
Dia menciptakan manusia dari tanah kering seperti tembikar. Dan Dia menciptakan jin dari nyala api.



(QS. Al Baqarah, 2: 30-34)

Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi. Mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?" Tuhan berfirman: "Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui."

Dan dia mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda-benda) seluruhnya kemudian mengemukakannya kepada para malaikat lalu berfirman: "Sebutkanlah kepada-Ku nama benda-benda itu jika kamu memang orang-orang yang benar."

Mereka menjawab: "Mahasuci Engkau, tidak ada yang kami ketahui selain dari apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami; sesungguhnya Engkaulah yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana."

Allah berfirman: "Hai Adam, beritahukanlah kepada mereka nama-nama benda ini". Maka setelah diberitahukannya kepada mereka nama-nama benda itu, Allah berfirman: "Bukankah sudah Ku-katakan kepadamu bahwa sesungguhnya Aku mengetahui rahasia langit dan bumi dan mengetahui apa yang kamu lahirkan dan apa yang kamu sembunyikan?"

Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: "Sujudlah kamu kepada Adam." Maka, sujudlah mereka kecuali iblis; ia enggan dan takabur dan adalah ia termasuk golongan orang-orang yang kafir.


At Taghaabun 3
Dia menciptakan langit dan bumi dengan (tujuan) yang benar, Dia membentuk rupamu dan dibaguskan-Nya rupamu itu, dan hanya kepada-Nya-lah kembali (mu).


(QS. Al Hijr, 15: 26-27)
Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia (Adam) dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk. Dan Kami telah menciptakan jin sebelum (Adam) dari api yang sangat panas.

(QS. Al Hijr, 15: 28-29)
Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: "Sesungguhnya Aku akan menciptakan seorang manusia dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk. Maka apabila Aku telah menyempurnakan kejadiannya, dan telah meniupkan ke dalamnya ruh (ciptaan)-Ku, maka tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud."

(QS. Adz Dzaariyaat, 51: 56)
Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku.


(QS. An Nahl, 16: 68-69)
Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah: "Buatlah sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia. Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlan jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu)." Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan.

(QS. An Nuur, 24: 25)
Dan Allah telah menciptakan semua jenis hewan dari air, maka sebagian dari hewan itu ada yang berjalan di atas perutnya, dan sebagian berjalan dengan dua kaki, sedang sebagian (yang lain) berjalan dengan empat kaki. Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya, sesungguhnya Allah Mahakuasa atas segala sesuatu

(QS. Shaad, 38: 71-72)
(Ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada malaikat: "Sesungguhnya Aku akan menciptakan manusia dari tanah." Maka, apabila telah Kusempurnakan kejadiannya dan Kutiupkan kepadanya ruh (ciptaan)Ku; maka hendaklah kamu tersungkur dengan bersujud kepadanya".

(QS. Ali 'Imran, 3: 59)
Sesungguhnya misal (penciptaan) 'Isa di sisi Allah, adalah seperti (penciptaan) Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya: "Jadilah!" (seorang manusia), maka jadilah dia.


(QS. As Sajdah, 32: 7)
Yang menciptakan segala sesuatu yang dia ciptakan sebaik-baiknya dan Yang memulai penciptaan manusia dari tanah.

(QS. Al Infithaar, 82: 6-8)
Hai manusia, apakah yang telah memperdayakan kamu (berbuat durhaka) terhadap Tuhanmu yang Maha Pemurah Yang telah menciptakan kamu lalu menyempurnakan kejadianmu dan menjadikan (susunan tubuh) mu seimbang, dalam bentuk apa saja yang Dia kehendaki, Dia menyusun tubuhmu.

(QS. As Sajdah, 32: 7-9)
Yang membuat segala sesuatu yang Dia ciptakan sebaik-baiknya dan yang memulai penciptaan manusia dari tanah. Kemudian Dia menjadikan keturunannya dari sari pati air yang hina (air mani). Kemudian dia menyempurnakan dan meniupkan kedalam (tubuh) nya ruh (ciptaan)-Nya dan Dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati; (tetapi) kamu sedikit sekali bersyukur.

(QS. Az Zumar, 39: 6)
Dia menciptakan kamu dari seorang diri kemudian Dia jadikan (ja'ala) daripadanya isterinya dan Dia menurunkan untuk kamu delapan ekor yang berpasangan dari binatang ternak…

Sipp boss.udah gw baca dengan seksama :D thx button sent (ntar kalo ud di lappie ya) lanjut dong pencerahannya Ray :) really need it.


Btw, in the end of the day itu artinya adalah =ujung2nya :)) sejak kpn in the end of the day artinya surga neraka =))

Ray Surya
27-12-2011, 11:24 AM
Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman? (QS. Al Anbiyaa', 21: 30)

Dan Allah telah menciptakan semua jenis hewan dari air, maka sebagian dari hewan itu ada yang berjalan di atas perutnya dan sebagian berjalan dengan dua kaki, sedang sebagian (yang lain) berjalan dengan empat kaki. Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya, sesungguhnya Allah Mahakuasa atas segala sesuatu. (QS. An Nuur, 24: 45)

Ayat-ayat di bawah ini jelas menyatakan bahwa "setetes air" itu adalah air mani:

Dan bahwasanya Dialah yang menciptakan berpasang-pasangan laki-laki dan perempuan dari air mani, apabila dipancarkan (min nuthfatin idzaa tumnaa). Dan bahwasanya Dia-lah yang menetapkan kejadian yang lain (kebangkitan sesudah mati). (QS. An Najm, 53: 45-47)

Bukankah dia dahulu setetes mani yang ditumpahkan ke dalam rahim (nuthfatam mim maniyyiy yumnaa)…? (QS. Al Qiyaamah, 75: 37)

Maka hendaklah manusia memperhatikan dari apakah dia diciptakan? Dia diciptakan dari air yang terpancar (khuliqa mim maa-in dafiqin), yang keluar dari antara tulang sulbi dan tulang dada. (QS. Ath Thaariq, 86: 5-7)

Apakah kamu kafir kepada (Tuhan) yang menciptakan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, lalu Dia menjadikan kamu seorang laki-laki yang sempurna? (QS. Al Kahfi, 18: 37)

Hai manusia, jika kamu dalam keraguan tentang kebangkitan (dari kubur) maka (ketahuilah), sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna, agar Kami jelaskan kepada kamu dan Kami tetapkan dalam rahim, apa yang Kami kehendaki sampai waktu yang sudah ditentukan, kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi, kemudian (dengan berangsur-angsur) kamu sampailah kepada kedewasaan, dan di antara kamu ada yang diwafatkan dan (ada pula) di antara kamu yang dipanjangkan umurnya sampai pikun, supaya dia tidak mengetahui lagi sesuatu pun yang dahulunya telah diketahuinya. Dan kamu lihat bumi ini kering, kemudian apabila telah Kami turunkan air di atasnya, hiduplah bumi itu dan suburlah dan menumbuhkan berbagai macam tumbuh-tumbuhan yang indah. (QS. Al Hajj, 22: 5)

Dia-lah yang menciptakan kamu dari tanah kemudian dari setetes air mani, sesudah itu dari segumpal darah, kemudian dilahirkannya kamu sebagai seorang anak, kemudian (kamu dibiarkan hidup) supaya kamu sampai kepada masa (dewasa), kemudian (dibiarkan kamu hidup lagi) sampai tua, di antara kamu ada yang diwafatkan sebelum itu. (Kami perbuat demikian) supaya kamu sampai kepada ajal yang ditentukan dan supaya kamu memahami (nya). (QS. Al Mu'min, 40: 67)

tetep udah manteb

Sesungguhnya misal (penciptaan) 'Isa di sisi Allah, adalah seperti (penciptaan) Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya: "Jadilah!" (seorang manusia), maka jadilah dia. (QS. Ali 'Imran, 3: 59)

---------- Post added at 11:24 AM ---------- Previous post was at 11:16 AM ----------

20:53. Yang telah menjadikan bagimu bumi sebagai hamparan dan Yang telah menjadikan bagimu di bumi itu jalan-jalan, dan menurunkan dari langit air hujan. Maka Kami tumbuhkan dengan air hujan itu berjenis-jenis dari tumbuh-tumbuhan yang bermacam-macam.

itu maksudnya, hujan utk menyirami agar tumbuh/hidup

spears
27-12-2011, 01:18 PM
aduh salah klik thanks. harusnya bukan buat rumus. bisa di batalkan gak?

btw Ray, menurut kamu gimana soal proses penciptaan manusia, kan ada 2 disebutkan dlm Al-Quran :

1. manusia dari tanah
2. manusia dari segumpal darah (air mani)

BundaNa
27-12-2011, 01:26 PM
Gue dari tadi scroll up and down buat liat perbandingan, trus teori evolusinya mana? Buat membandingkan ayat2 yang diurai ray gitu. Jadi biar klop

E = mc²
27-12-2011, 01:30 PM
yg dibahas ray bukan teori evolusinya sepertinya, tepatnya teori penciptaannya. spesifiknya, penciptaan adamnya :D

spears
27-12-2011, 01:47 PM
enaknya judulnya diganti aja jadi teori penciptaan alam semesta. sip Mbah Pasing? lebih komprehensif deh

Ray Surya
27-12-2011, 02:05 PM
aduh salah klik thanks. harusnya bukan buat rumus. bisa di batalkan gak?

btw Ray, menurut kamu gimana soal proses penciptaan manusia, kan ada 2 disebutkan dlm Al-Quran :

1. manusia dari tanah
2. manusia dari segumpal darah (air mani)
yg dari tanah itu cuman Adam, Hawa adalah hasil kloning dari tulang rusuk kiri Adam
nah, anaknya Adam kan dari air mani (sperma ketemu sel telur).... dan seluruh anak cucu, keturunan Adam ya dari Sperma ketemu sel Telur. kecuali Isa AS.

Gue dari tadi scroll up and down buat liat perbandingan, trus teori evolusinya mana? Buat membandingkan ayat2 yang diurai ray gitu. Jadi biar klop
teori evolusinya ada di trid sebelah, ini trid counter teori evolusi


yg dibahas ray bukan teori evolusinya sepertinya, tepatnya teori penciptaannya. spesifiknya, penciptaan adamnya :D


(QS. Az Zumar, 39: 6)
Dia menciptakan kamu dari seorang diri kemudian Dia jadikan (ja'ala) daripadanya isterinya dan Dia menurunkan untuk kamu delapan ekor yang berpasangan dari binatang ternak…

tuh binatang ternak itu diturunin, diciptain udah begitu


(QS. An Nahl, 16: 68-69)
Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah: "Buatlah sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia. Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlan jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu)." Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan.

tuh, lebah diciptain dgn karakternya sekaligus, emangnya lebah ngarang2 sendiri karakternya?

Ronggolawe
27-12-2011, 07:06 PM
soalnya satu2nya yg gw tau yg mengcounter 'teori evolusi' cuman 'penciptaan'. diciptakan, langsung terjadilah.


bukan sim salabim tapi kun fayakun ("Jadilah, lalu terjadilah")

Dan Dialah yang menciptakan langit dan bumi dengan benar. Dan benarlah perkataan-Nya di waktu Dia mengatakan: "Jadilah, lalu terjadilah", dan di tangan-Nya-lah segala kekuasaan di waktu sangkakala ditiup. Dia mengetahui yang ghaib dan yang nampak. Dan Dialah yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui. (QS. Al An'aam, 6: 73)

Sesungguhnya perkataan Kami terhadap sesuatu apabila Kami menghendakinya, Kami hanya mengatakan kepadanya: "Jadilah", maka jadilah ia. (QS. An Nahl, 16: 40)

Dialah yang menghidupkan dan mematikan, maka apabila Dia menetapkan sesuatu urusan, Dia hanya berkata kepadanya: "Jadilah", maka jadilah ia. (QS. Al Mu'min, 40: 68)
kalau begitu, kenapa Allah ngga kun fa yakun saja,
sehingga kita ngga perlu menjalani proses kehidupan
dunia ini, langsung menuju Syurga?

atau menurut loe, Allah ngga konsisten :)

---------- Post added at 07:06 PM ---------- Previous post was at 07:01 PM ----------


yg dari tanah itu cuman Adam, Hawa adalah hasil kloning dari tulang rusuk kiri Adam
nah, anaknya Adam kan dari air mani (sperma ketemu sel telur).... dan seluruh anak cucu, keturunan Adam ya dari Sperma ketemu sel Telur. kecuali Isa AS.
hehehe... Israiliyat dong... minta dalil yang qath'i
dong :)



teori evolusinya ada di trid sebelah, ini trid counter teori evolusi
counter apanya? cuma penafsiran loe yang dipe-
ngaruhi Israiliyat terhadap ayat-ayat Al Quran.



tuh binatang ternak itu diturunin, diciptain udah begitu

tuh, lebah diciptain dgn karakternya sekaligus, emangnya lebah ngarang2 sendiri karakternya?
berarti Iblis membangkang karena karakternya
disetting begitu oleh Allah... katanya Allah Maha
Adil? :)

E = mc²
27-12-2011, 07:09 PM
ayat ini kok gak dibahas, Mon?


Dan Allah telah menciptakan semua jenis hewan dari air, maka sebagian dari hewan itu ada yang berjalan di atas perutnya dan sebagian berjalan dengan dua kaki sedang sebagian (yang lain) berjalan dengan empat kaki. Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya, sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu (An Nur 45)

Asum
27-12-2011, 07:11 PM
yg dibahas ray bukan teori evolusinya sepertinya, tepatnya teori penciptaannya. spesifiknya, penciptaan adamnya :D
Kalau sesuai kitab suci agama Islam, Allah SWT menciptakan manusia TANPA ada evolusi sesuai teori Darwin. Informasi tsb (soal penciptaan manusia) diperoleh dari ayat yang dikutip sdr Ray Surya di atas :


http://www.alquran-indonesia.com/images/alquran/s032/a007.png
QS 32:7. Yang membuat segala sesuatu yang Dia ciptakan sebaik-baiknya dan Yang memulai penciptaan manusia dari tanah.


http://www.alquran-indonesia.com/images/alquran/s032/a008.png
QS 32:8. Kemudian Dia menjadikan keturunannya dari saripati air yang hina.

Ayat tsb jelas mengatakan bahwa manusia diciptakan pertama kalinya dari tanah (Thin), dan selanjutnya dari dari air yang hina (ma'in mahiin). :)

Ronggolawe
27-12-2011, 07:15 PM
"memulai" itu, setahu gw bisa berupa meng-inisiasi
sebuah proses, dalam hal ini proses terbentuknya
carbon-based living being....

dan kalau kita membicarakan siklus karbon... itu me
libatkan tanah :)

ngga ada dalil qath'i bahwa manusia (adam) langsung
jadi...

Asum
27-12-2011, 07:25 PM
hehehe... Israiliyat dong... minta dalil yang qath'i
dong :)

Mungkin dalil ini yang akan digunakan oleh sdr Ray Surya :

http://www.alquran-indonesia.com/images/alquran/s004/a001.png
Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan dari padanya Allah menciptakan isterinya; dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu. (QS 4:1)

Menurut anda gimana ? :)

---------- Post added at 07:25 PM ---------- Previous post was at 07:21 PM ----------


"memulai" itu, setahu gw bisa berupa meng-inisiasi
sebuah proses, dalam hal ini proses terbentuknya
carbon-based living being....

dan kalau kita membicarakan siklus karbon... itu me
libatkan tanah :)

Sanggahan anda tsb baru sebatas teori, belum qoth'i :)


ngga ada dalil qath'i bahwa manusia (adam) langsung
jadi...
Yang qoth'i (pasti) itu dalil al-Qur'an. Dan ayat tsb jelas maksudnya. Sedangkan penjelasan tanah (thin) sudah dikutip sdr Ray Surya di atas.

:)

Ray Surya
27-12-2011, 07:37 PM
ayat ini kok gak dibahas, Mon?


Dan Allah telah menciptakan semua jenis hewan dari air, maka sebagian dari hewan itu ada yang berjalan di atas perutnya dan sebagian berjalan dengan dua kaki sedang sebagian (yang lain) berjalan dengan empat kaki. Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya, sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu (An Nur 45)
kan udah dijawab di atas, itu air adalah air mani bukan primordial soup

atau bisa juga diartikan:
manusia dari tanah
jin dari api
hewan dari air
malaikat dari cahaya

Ronggolawe
27-12-2011, 07:38 PM
Mungkin dalil ini yang akan digunakan oleh sdr Ray Surya :

http://www.alquran-indonesia.com/images/alquran/s004/a001.png
Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan dari padanya Allah menciptakan isterinya; dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu. (QS 4:1)

Menurut anda gimana ? :)[COLOR="Silver"]

menurut gw, bani Adam artinya keturunan Adam.
Bani Muhammad saja dalam waktu 1400 tahun te
lah dapat berjumlah jutaan orang yang kita tahu
bernasab hingga Ali-Fathimah.

Apalagi Adam yang hidup pada kisaran 6000-7000
tahun silam, apa sulitnya bagi seorang yang dika-
runia kalam illahi, yang sudah diajarkan langsung
oleh Allah untuk menguasai manusia, serta memu
tus semua bani-bani lain yang ada saat itu.

jadi, bani Adam, artinya semua manusia bersanad
ke Adam (mungkin juga Hawa, kalau kita meman-
dang kasus Mithocondria-Eve).



Sanggahan anda tsb baru sebatas teori, belum qoth'i :)
yang gw sanggah juga bukan sesuatu yang qath'i :)



Yang qoth'i (pasti) itu dalil al-Qur'an. Dan ayat tsb jelas maksudnya. Sedangkan penjelasan tanah (thin) sudah dikutip sdr Ray Surya di atas.

:)
yang qath'i itu ayat Al Quran nya. sedangkan taf-
sirannya bukan :)

Asum
27-12-2011, 07:56 PM
menurut gw, bani Adam artinya keturunan Adam.
Bani Muhammad saja dalam waktu 1400 tahun te
lah dapat berjumlah jutaan orang yang kita tahu
bernasab hingga Ali-Fathimah.

Apalagi Adam yang hidup pada kisaran 6000-7000
tahun silam, apa sulitnya bagi seorang yang dika-
runia kalam illahi, yang sudah diajarkan langsung
oleh Allah untuk menguasai manusia, serta memu
tus semua bani-bani lain yang ada saat itu.

jadi, bani Adam, artinya semua manusia bersanad
ke Adam (mungkin juga Hawa, kalau kita meman-
dang kasus Mithocondria-Eve).

Apa ya maksud dan hubungannya dengan ayat dia tas ? ::ungg::


yang gw sanggah juga bukan sesuatu yang qath'i :)

Benarkah ?


yang qath'i itu ayat Al Quran nya. sedangkan taf-
sirannya bukan :)
Tafsir itu penjelasan. Dan saya sekedar menyampaikan ayat dari Al-Qur'an yang memberikan informasi kepada saya dan anda bahwa Allah SWT memulai penciptaan manusia dari tanah (gak ada bilang2 soal karbon, dll). Dan selanjutnya, Allah SWT menginformasikan penciptaan selanjutnya dari air yang hina (ma'in mahiin).

Kalau anda membaca dalil berikut (yangd ikutip sdr Ray Surya di atas) :


(QS. Al Hijr, 15: 28-29)
Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: "Sesungguhnya Aku akan menciptakan seorang manusia dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk. Maka apabila Aku telah menyempurnakan kejadiannya, dan telah meniupkan ke dalamnya ruh (ciptaan)-Ku, maka tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud."

...

(QS. Shaad, 38: 71-72)
(Ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada malaikat: "Sesungguhnya Aku akan menciptakan manusia dari tanah." Maka, apabila telah Kusempurnakan kejadiannya dan Kutiupkan kepadanya ruh (ciptaan)Ku; maka hendaklah kamu tersungkur dengan bersujud kepadanya".

(QS. Ali 'Imran, 3: 59)
Sesungguhnya misal (penciptaan) 'Isa di sisi Allah, adalah seperti (penciptaan) Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya: "Jadilah!" (seorang manusia), maka jadilah dia.
Apakah ketika Allah SWt memisalkan penciptaan Adam dengan Isa tsb lewat persetubuhan ? TIDAK

Apakah melalui proses embrio dalam perut seorang perempuan (rahim) ? TIDAK

TETAPI, Allah menciptakannya Adam as langsung dari tanah yang dibentuk dan diberi ruh, sedangkan Isa as dari embrio dan diberi ruh, sebagaimana firman-Nya : "Jadilah!", maka jadilah dia.


Allahu A'lam

Ronggolawe
27-12-2011, 09:55 PM
Apa ya maksud dan hubungannya dengan ayat dia tas ?
gw cuma mau bilang, semua manusia tidak hanya
keturunan Adam, namun juga kakek lain selain A-
dam. Hanya saja nasab semua manusia berujung
pada Adam.



Tafsir itu penjelasan. Dan saya sekedar menyampaikan ayat dari Al-Qur'an yang memberikan informasi kepada saya dan anda bahwa Allah SWT memulai penciptaan manusia dari tanah (gak ada bilang2 soal karbon, dll). Dan selanjutnya, Allah SWT menginformasikan penciptaan selanjutnya dari air yang hina (ma'in mahiin).
kalau Allah menjelaskan memakai pengetahuan
Biologi mutakhir, ya ngga bakal mudeng orang-
orang Arab Baduy zaman itu :)

Kalau anda membaca dalil berikut (yangd ikutip sdr Ray Surya di atas) :




Kalau anda membaca dalil berikut (yang dikutip sdr Ray Surya di atas) :

Apakah ketika Allah SWt memisalkan penciptaan Adam dengan Isa tsb lewat persetubuhan ? TIDAK

Apakah melalui proses embrio dalam perut seorang perempuan (rahim) ? TIDAK

TETAPI, Allah menciptakannya Adam as langsung dari tanah yang dibentuk dan diberi ruh, sedangkan Isa as dari embrio dan diberi ruh, sebagaimana firman-Nya : "Jadilah!", maka jadilah dia.

Parthogenesis adalah sebuah fenomena kelahiran
tanpa fertilitasi seksual, jadi kehadiran Adam atau
pun Isa bisa dijelaskan secara ilmiah :)

Asum
27-12-2011, 10:50 PM
gw cuma mau bilang, semua manusia tidak hanya
keturunan Adam, namun juga kakek lain selain A-
dam. Hanya saja nasab semua manusia berujung
pada Adam.

Trus hubungannya dengan ayat QS 4:1 yang saya kutip apa ? :ngopi:


kalau Allah menjelaskan memakai pengetahuan
Biologi mutakhir, ya ngga bakal mudeng orang-
orang Arab Baduy zaman itu :)

Jadi menurut anda, firman Allah SWT dalam QS 32:7~8 tsb merupakan penjabaran yang sederhana dari ilmu Biologi mutakhir sebagaimana yang anda ketahui dengan pasti ?

Pada dasarnya, ini tergantung anda. Jika anda merasa bahwa firman Allah SWT dalam QS 32:7~8 yang menceritan kisah penciptaan manusia tsb belum jelas, maka disini anda membutuhkan penjelasan tambahan demi memuaskan keingintahuan anda. Namun sayang, argumen anda untuk menjawab asal usul manusia tsb masih berupa hipotesa. Dan sebuah hipotesa (yang belum terbukti kebenanrannya) tidak bisa dijadikan sumber rujukan yang pasti atau menyakinkan (qoth'i).

Sedangkan, bagi yang lain yang memahami informasi penciptaan manusia secara sederhana (karena Allah SWT ingin agar manusia mudah memahaminya), dan percaya bahwa manusia diciptakan dari tanah yang dibentuk secara sempurna menjadi seorang manusia kemudian ditiupkan ruh padanya sesuai dalil al-Qur'an di atas, maka hal tsb cukup jelas baginya dan tidaklah membutuhkan informasi/penjelasan tambahan (tafsir) untuk memahaminya lebih jauh.

Sama saja jika dikatakan bahwa : "si Fulan memulai membuat boneka dari tanah, kemudian yang lainnya dibuat dari kayu." <<<< kalimat ini jelas bagi yang memahaminya secara sederhana namun membutuhkan penjelasan tambahan bagi yang tidak memahaminya secara langsung informasi tsb.


Parthogenesis adalah sebuah fenomena kelahiran
tanpa fertilitasi seksual, jadi kehadiran Adam atau
pun Isa bisa dijelaskan secara ilmiah :)
Apakah ada manusia yang berkembang biak dengan cara Parthogenesis ? Lalu unsur apa saja yang harus ada dalam parthogenesis ? apakah bisa semut melahirkan gajah ?

Kalaulah hal tsb terjadi pada nabi Isa as, maka itu adalah mu'jizat Allah SWT bagi kelahiran Isa as, dimana beliau dilahirkan tanpa ada pertemuan sel telur dan sperma. Jika Nabi Isa as dapat tercipta begitu saja (tanpa ada proses pembuahan sel telur oleh sperma sebelumnya sebagaimana Sunnatullah) dalam kandungan Maryam as, maka seperti itulah Adam. Hanya saja dia (Adam as) tidak melalui proses kandungan dalam rahiim seorang ibu. dimana jika Allah SWT berfirman : "Jadilah!" (seorang manusia/embrio), maka jadilah dia.


Allahu A'lam

Ronggolawe
27-12-2011, 11:04 PM
Apakah ada manusia yang berkembang biak dengan cara Parthogenesis ? Lalu unsur apa saja yang harus ada dalam parthogenesis ? apakah bisa semut melahirkan gajah ?
Embrio Parthogenesi sudah ada kok, cuma karena
masalah etika saja, tidak diteruskan menjadi bayi.

Asum
27-12-2011, 11:23 PM
Embrio Parthogenesi sudah ada kok, cuma karena
masalah etika saja, tidak diteruskan menjadi bayi.
Ada begitu saja tanpa proses rekayasa genetika ?

Berarti saya sudah ketinggalan informasi jauuuh sekali

Btw, ini masih dalam konteks "Evolusi Dipandang Dari Sisi Agama" kan ? dan yang diangkat adalah bahasan asal-usul manusia (utamanya) ::ungg::

BundaNa
28-12-2011, 04:15 AM
Memang teori evolusi hanya membahas asal usul manusia?

Nanti ujung2nya menuduh teori ini menyimpulkan asal muasal manusia itu dari monyet lagi?

Asum
28-12-2011, 06:07 AM
Memang teori evolusi hanya membahas asal usul manusia?

Emangnya Bunda mau bahas evolusi apa ? bulan ? matahari ? ekonomi ? ::ungg::


Nanti ujung2nya menuduh teori ini menyimpulkan asal muasal manusia itu dari monyet lagi?
Jadi bukan ya ? seinget saya sih waktu SMP dan SMA diajarin klo manusia itu berasal dari monyet. Klo sekarang bhs nya diperhalus jadi manusia monyet, mungkin saja. tetep ada monyetnya. ::ngakak2::

btw, cobalah buktikan dengan mengambil spesies yang dekat dengan manusia (misal) sepertri orang-utan (kan ada kata "orang" nya tuh), dikarantina, dididik, dilatih sebagai suatu Mega proyek apakah bisa jadi manusia kelak ? <<<< ini seharusnya dari dulu dikerjain sebagai bentuk eksperimen atas hipotesa yang dibuat ... ::ungg::

Ronggolawe
28-12-2011, 06:15 AM
Emangnya Bunda mau bahas evolusi apa ? bulan ? matahari ? ekonomi ? ::ungg::


Jadi bukan ya ? seinget saya sih waktu SMP dan SMA diajarin klo manusia itu berasal dari monyet. Klo sekarang bhs nya diperhalus jadi manusia monyet, mungkin saja. tetep ada monyetnya. ::ngakak2::

btw, cobalah buktikan dengan mengambil spesies yang dekat dengan manusia (misal) sepertri orang-utan (kan ada kata "orang" nya tuh), dikarantina, dididik, dilatih sebagai suatu Mega proyek apakah bisa jadi manusia kelak ? <<<< ini seharusnya dari dulu dikerjain sebagai bentuk eksperimen atas hipotesa yang dibuat ... ::ungg::

IQRA' bro... IQRA'...
biar loe ngga salah memutuskan karena salah me
mahami :)

BundaNa
28-12-2011, 06:43 AM
Saya gak pernah nangkep omongan guru biologi sma sama dosen arkeologi juga dosen2 lain yang bilang bahwa teori evolusi menyimpulkan bahwa nenek moyang manusia itu monyet.

Kalau ada kesamaan struktur organ atau tulang, ya, meski gak sama banget. Tapi lalu gak gegabah bilang nenek moyang manusia itu monyet.

Saya inget banget ada gambar bagan dari dosen arkeologi tentang missing link, dan dia gak serta merta bilang, "bahwa diyakini oleh darwin bahwa monyet berevolusi jadi manusia."

Membahas evolusi apa? Nah tuh spears bisa jabarin, mungkin lebih klop membahas menciptaan alam semesta? Kalau udah begono, jangan masukin teori evolusi di sini, karena evolusi bukan penciptaan.

Asum
28-12-2011, 07:33 AM
IQRA' bro... IQRA'...
biar loe ngga salah memutuskan karena salah me
mahami :)
Salah memahami hasil hipotesa sih gpp. namanya juga baru sekedar hipotesa ::ngakak2::

Ray Surya
28-12-2011, 07:36 AM
@BundaNa

baca lagi donk, boss di ayat2 yg gw posting.
tentang Allah menciptakan hewan2 ternak untuk Adam & Allah juga menciptakan lebah dgn karakternya.
Allah juga menciptakan macam2 hewan dari air.
::doh::
::doh::
:facepalm:

pasingsingan
28-12-2011, 08:06 AM
pertanyaan retorik:

apakah kitab suci = sain?
apakah kitab suci harus sama/cocok dng sain?

Ronggolawe
28-12-2011, 08:22 AM
@BundaNa

baca lagi donk, boss di ayat2 yg gw posting.
tentang Allah menciptakan hewan2 ternak untuk Adam & Allah juga menciptakan lebah dgn karakternya.
Allah juga menciptakan macam2 hewan dari air.
::doh::
::doh::
:facepalm:
yang bilang Allah tidak menciptakan segala sesuatu
itu siapa bos? :)

persoalannya loe menafsirkan Allah menciptakan se
gala sesuatu sim salabim dalam terminologi waktu
manusia, sedangkan gw memahami Allah mencipta
kan dengan proses dalam terminologi waktu manu
sia.

BundaNa
28-12-2011, 08:36 AM
Gue gak ngingkarin ayat2 penciptaan, ray.

Tapi lu juga gak bisa tutup mata ada evolusi dalam species di dunia ini dalam rangka adaptasi dengan lingkungan.

Itu yang gue bilang. Kalau sudah menolak dan mengharamkan teori evolusi, ya repot. Dikasih penjelasan apapun juga hasilnya mentok. Karena lu pake teori pokoknya dengan berlindung pada dalil agama yang kamu pandang kaku.

Padahal Allah menyuruh kita untuk berpikir.

Asum
28-12-2011, 08:51 AM
pertanyaan retorik:

apakah kitab suci = sain?
apakah kitab suci harus sama/cocok dng sain?
yang mbah maksud sain atau sains atau science atau latinnya scientia itu apa padanannya dalam bhs Indoensia ?

Kalo sain yang dimaksud adalah pengetahuan ('ilmu), maka bisa dikatakan demikian. Karena dalam kitab suci agama Islam, ada yang berkaitan dengan pengetahuan ('ilmu) tentang hukum, sosial, sejarah, antariksa, dll secara umum seperti soal sian proses siang & malam, pergantian bulan. Tapi kalau yang dimaksud sain adalah sesuatu yang berkaitan dengan rumus-rumus matematika atau kimia, atau yang melibatkan percobaan di laboratorium, maka jawabannya sudah pasti : BUKAN

CMIIW

---------- Post added at 08:51 AM ---------- Previous post was at 08:40 AM ----------


Saya gak pernah nangkep omongan guru biologi sma sama dosen arkeologi juga dosen2 lain yang bilang bahwa teori evolusi menyimpulkan bahwa nenek moyang manusia itu monyet.

Kalau ada kesamaan struktur organ atau tulang, ya, meski gak sama banget. Tapi lalu gak gegabah bilang nenek moyang manusia itu monyet.

Saya inget banget ada gambar bagan dari dosen arkeologi tentang missing link, dan dia gak serta merta bilang, "bahwa diyakini oleh darwin bahwa monyet berevolusi jadi manusia."
...
Berarti, apa yang saya terima waktu dulu adalah informasi keliru, walau jelas ada bagan evolusinya. ::doh::
http://history1978.files.wordpress.com/2009/09/imaginative-of-homo-sapiens.gif


ya gpp lah, namanya juga baru hipotesa ...
http://www.funnycomicz.com/wp-content/uploads/2010/11/evolusi2.jpg
::ngakak2::

purba
28-12-2011, 11:22 AM
Jadi gimana nih? Bagaimana agama menjelaskan keragaman hayati? Gampang! Tuhan menciptakan manusia dari tanah kering, kemudian ditiupkan ruh.. fuihhh.. langsung tanah kering tadi bergerak-gerak membentuk tubuh manusia dan jadilah Adam yg masih planga-plongo. Trus tuhan kasih les privat pada Adam. Ini lho Dam.. pohon.. batu.. tombak.. dll. Akhirnya Adam tahu banyak hal, tapi masih kesepian karena cuman sendirian di surga. Tuhan gak tega, maka dibuatlah Hawa dengan bentuk dan rupa nan elok sehingga membuat libido Adam cenut-cenut dan bandul kopral naik-turun kalo ngelihat body Hawa nan aduhai. Singkat cerita (sensor maksudte), beranakpinaklah Adam dan Hawa memenuhi permukaan bumi dengan manusia-manusia yg berwarna-warni, ada yg item, putih, kuning, merah, coklat, sipit, pesek, mata belo, hidung betet, dst.

Kemudian tuhan menciptakan hewan dari air. Mula-mula hanya air, kemudian "kun fayakun", ada yg bergerak-gerak di dalam air, ternyata ikan boo... Lho.. lho.. lhoo.. ada yg merangkak ke darat.. ternyata buaya darat.. dst.

:))

sedgedjenar
28-12-2011, 12:02 PM
yang gak percaya teori evolusi tanyain aja
emangnye adam itu diturunkan dr surga gimana prosesnya ?
gedebuk jatuh dr langit atau gimana ?

::ngakak2:: ::ngakak2:: ::ngakak2::

BundaNa
28-12-2011, 12:25 PM
Gue kayaknya pernah baca buku bahwa adam tidak pernah keluar dari surga, ntar gue cari.

Kata kaum agamawan, evolusi menafikan Tuhan

pasingsingan
28-12-2011, 12:58 PM
yang mbah maksud sain atau sains atau science atau latinnya scientia itu apa padanannya dalam bhs Indoensia ?
Kalo sain yang dimaksud adalah pengetahuan ('ilmu), maka bisa dikatakan demikian. Karena dalam kitab suci agama Islam, ada yang berkaitan dengan pengetahuan ('ilmu) tentang hukum, sosial, sejarah, antariksa, dll secara umum seperti soal sian proses siang & malam, pergantian bulan. Tapi kalau yang dimaksud sain adalah sesuatu yang berkaitan dengan rumus-rumus matematika atau kimia, atau yang melibatkan percobaan di laboratorium, maka jawabannya sudah pasti : BUKAN
Jadi ente setuju klo kitab suci ente sama dengan ilmu pengetahuan ttg
hukum, sosial, sejarah, antariksa, dll secara umum seperti soal sian proses
siang & malam, pergantian bulan.
begitukah yng ente maksud? :-?

AsLan
28-12-2011, 05:59 PM
Jadi ente setuju klo kitab suci ente sama dengan ilmu pengetahuan ttg
hukum, sosial, sejarah, antariksa, dll secara umum seperti soal sian proses
siang & malam, pergantian bulan.
begitukah yng ente maksud? :-?


kitab suci bukan kitab science, tapi kitab suci bukan kitab bohong :ngopi:

kitab suci tidak menjelaskan segala hal, tapi ada hal2 yg dijelaskan di kitab suci. ::bye::

bundanya kasian banget deh... kena trik2 kotornya kaum evolusi.

perubahan dari monyet purba menjadi manusia itu sudah jelas teori evolusi, tapi karena hal ini sulit dibuktikan akhirnya banyak pengikut teori evolusi yang ngeles, dan bilang bahwa itu bukan teori evolusi.
trik yang sama dipake terus, kalo sudah kejepit disatu sudut mereka akan bilang bahwa teori itu bukan teori evolusi.

salah satu trik lain yg dipake adalah menyerang balik.
mereka melempar hipotesa, kalau hipotesa itu diuji dan tak terbukti maka mereka akan nanya balik "emangnya lu sendiri bisa jawab? mana teori ilmiah lo?"

orang beragama dituntut jujur, yang ya katakan ya yang tidak katakan tidak.

tidak boleh sebuah hipotesa yang belum terbukti kebenarannya disebut sebagai science.
science itu dari kata scio, yang artinya "know"
jadi kalo gak tahu jangan mengaku tahu, itulah kaum evolusi.

sayangnya orang mudah tertipu oleh penampilan, asal pake baju putih pasti dibilang suci, asal pake bahasa2 ilmiah dibilang science.

kebohongan2 inilah yang harus dilawan oleh orang beragama.

by the way, sebagai orang beragama yang menjujung kebenaran, semua penelitian yang sudah terbukti benar harus diterima.

pasingsingan
28-12-2011, 08:21 PM
@aslan:

sekedar mengingatkan

ketidakpuasan anda dng lwn pendapat anda dithread sebelah jgn dibw kemari
dan hindari statemen semacam ini

bundanya kasian banget deh... kena trik2 kotornya kaum evolusi.
ini dapat menimbulkan kesalah pahaman/ketersinggungan.


nah, ditopik ini
silakan anda mengemukakan pendapat ttg
"teori evolusi dipandang dari sudut agama"

tidak perlu argumentum ad hominem
dng mengatakan lwn diskusi spt misal: licik, bohong dlsb :D

AsLan
28-12-2011, 08:44 PM
ok sori.

ada baiknya disepakati dulu apa2 saja hipotesa yang diutarakan oleh kaum evolusi, supaya jangan ada lagi teknik2 ngeles yang tidak2.
lihat bundana sampai dibuat percaya bahwa teori evolusi tidak mengatakan bahwa big ape adalah nenek moyang manusia.

kalau terus menerus bgini bagaimana bisa diskusi ?

pasingsingan
28-12-2011, 08:54 PM
oke
itu tdk masalah
sampaikan saja dithread dimaksud
kurang tepat klo dipersoalkan disini.

purba
28-12-2011, 08:59 PM
Ane jugak lagi nungguin neh.. bijimane penjelasan dari kalangan agamawan atau dari sisi kitap suci mengenai keberagaman makhluk hidup?

:))

BundaNa
28-12-2011, 09:50 PM
Slan, gue udah seneng banget lo bisa diskusi tanpa kontrol emosi kayak yang lain. Gue tau lo cuman kelepasan aja.

Oke, menurut kaum evolusi, manusia dari monyet, itu kenapa agamawan menolak teori evolusi.

Kemudian teori ini berkembangm apdet deh seperti kata rumus.

Dan manusia asalnya dari monyet bukan lagi isu panasnya evolusi.

Lagipa, sebagai sesama penganut agama samawi, sudah jelas dibeirakan, manusia pertama kali diciptakan Tuhan itu adalah adam.

Gue jadi inget pertanyaan2 sebelumnya, gimane caranya adam turun ke bumi?
Adam wujudnya kayak gimana waktu itu?
Fosil adam diketemukan, gak?

Sehingga kaum agamawan yakin, emang teori evolusi salah.

Eh iya, nyomot pertanyaan thread sebelah. Kalau teori evolusi bohong, gimana Tuhan menciptakan alam raya dan isinya beserta species yang ada? Sim salabim atau pake proses?

---------- Post added at 09:50 PM ---------- Previous post was at 09:48 PM ----------

Kalau lu jawab lagi dengan kalimat itu takdir, mending tutup aja ini lapak. Karena muter2 aja di teori pokoknya.

Asum
29-12-2011, 08:08 AM
yang gak percaya teori evolusi tanyain aja
emangnye adam itu diturunkan dr surga gimana prosesnya ?
gedebuk jatuh dr langit atau gimana ?

::ngakak2:: ::ngakak2:: ::ngakak2::
Anda gak pernah baca soal kisah Adam di dalam Al-Qur'an ?

Kasihan sekali anda ini, padahal anda meyakini Al-Qur'an ada dalam dada anda. Tetapi 1 pun anda tidak mau berdalil dengan al-Quran dengan jelas ketika anda diminta selain hanya ikut kaum kafir tertawa, seolah agama hanya merupakan olok-olok ... ::grrr::


http://www.jkmhal.com/quran/images/20/20_123.png
Allah berfirman: "Turunlah kamu berdua dari surga bersama-sama, sebagian kamu menjadi musuh bagi sebagian yang lain. Maka jika datang kepadamu petunjuk daripada-Ku, lalu barangsiapa yang mengikut petunjuk-Ku, ia tidak akan sesat dan tidak akan celaka. (QS 20:123)


Dan ini bukan soal percaya atau tidak tentang teori evolusi. Lo mikir aja dikit lah, jika lo berbicara teori evolusi secara umum, maka saya termasuk yang percaya adanya evolusi makhluk. Tapi jika anda bertanya soal teori penciptaan manusia (teori evolusi manusia), maka karena lo nanya dalam perspektif agama, saya jawab sesuai dalil agama.


Pake dong otak lo buat mikir supaya terlihat cerdas, jangan cuman pake ilmu bathin doang. ::hihi::

sedgedjenar
29-12-2011, 08:42 AM
Anda gak pernah baca soal kisah Adam di dalam Al-Qur'an ?

Kasihan sekali anda ini, padahal anda meyakini Al-Qur'an ada dalam dada anda. Tetapi 1 pun anda tidak mau berdalil dengan al-Quran dengan jelas ketika anda diminta selain hanya ikut kaum kafir tertawa, seolah agama hanya merupakan olok-olok ... ::grrr::


http://www.jkmhal.com/quran/images/20/20_123.png
Allah berfirman: "Turunlah kamu berdua dari surga bersama-sama, sebagian kamu menjadi musuh bagi sebagian yang lain. Maka jika datang kepadamu petunjuk daripada-Ku, lalu barangsiapa yang mengikut petunjuk-Ku, ia tidak akan sesat dan tidak akan celaka. (QS 20:123)


Dan ini bukan soal percaya atau tidak tentang teori evolusi. Lo mikir aja dikit lah, jika lo berbicara teori evolusi secara umum, maka saya termasuk yang percaya adanya evolusi makhluk. Tapi jika anda bertanya soal teori penciptaan manusia (teori evolusi manusia), maka karena lo nanya dalam perspektif agama, saya jawab sesuai dalil agama.


Pake dong otak lo buat mikir supaya terlihat cerdas, jangan cuman pake ilmu bathin doang. ::hihi::

ya justru ini nanya pake otak mas
turun di ayat quran tsb, turun gimana maksudnya ? surga ada dimana ? kenapa koq dipake kata turun ?

Asum
29-12-2011, 08:47 AM
ya justru ini nanya pake otak mas
turun di ayat quran tsb, turun gimana maksudnya ? surga ada dimana ? kenapa koq dipake kata turun ?
Turun itu dimana-mana juga artinya bergerak dari atas ke bawah, gimana sih lo ... ada otak gak sih lo, mikir gak sih lo ? ::hihi::

jadi surga itu di atas bumi. soal dimana atas nya ? seberapa jauh jaraknya ... itu pembahasan lain.

pasingsingan
29-12-2011, 09:16 AM
to: Asum & Sedge

sekedar mengingatkan etika diskusi diKM

bantahlah/debatlah dng cara (perkataan/tulisan) yng baek
seranglah/tangkis dasar argumennya, bukan pribadinya.

sedgedjenar
29-12-2011, 10:14 AM
Turun itu dimana-mana juga artinya bergerak dari atas ke bawah, gimana sih lo ... ada otak gak sih lo, mikir gak sih lo ? ::hihi::

jadi surga itu di atas bumi. soal dimana atas nya ? seberapa jauh jaraknya ... itu pembahasan lain.

turun nya pake apa tuh ??
karena dalam islam ada istilah seseorang bisa turun derajat
dan itu menunjukkan atas dan bawah, tapi tidak menunjuk tempat

nah surga itu yang dimaksud apakah menunjuk tempat ?
kalo menunjuk tempat, turunnya pake apa ?

btw, anda menjawab itu berdasarkan tafsir siapa ? anda sendiri atau siapa ?

Asum
29-12-2011, 10:31 AM
turun nya pake apa tuh ??
karena dalam islam ada istilah seseorang bisa turun derajat
dan itu menunjukkan atas dan bawah, tapi tidak menunjuk tempat

Emangnya ayat tsb sedang berbicara soal derajat atau kedudukan atau pangkat seseorang apa ? ::oops::


nah surga itu yang dimaksud apakah menunjuk tempat ?

Ya iyalah ... masa lo gak baca ayat di atas dari ayat QS 20:117 ::hihi::

Coba baca firman Allah SWT dalam QS 2:35

Dan Kami berfirman: "Hai Adam, diamilah oleh kamu dan isterimu surga ini, dan makanlah makanan-makanannya yang banyak lagi baik dimana saja yang kamu sukai, dan janganlah kamu dekati pohon ini, yang menyebabkan kamu termasuk orang-orang yang zalim.



kalo menunjuk tempat, turunnya pake apa ?

Gak tau turunnya pake apa, apakah seperti turunnya isa atau seperti isra nya nabi saw. Allah SWT tidak memberikan informasi akan hal tsb, yang jelas Adam as turun dari tempat tinggal nya di jannah ke bumi.


btw, anda menjawab itu berdasarkan tafsir siapa ? anda sendiri atau siapa ?
Tafsir-tafsir ... apa sih yang lo tau soal tafsir. memahami kata "turun" dalam konteks kalimat (pembicaraan) saja gak mampu .. ::doh::

It semua ayat yang saya kutipkan, klo lo belum jelas barulah gua kasih penjelasan (tafsir)-nya ::hihi::

sedgedjenar
29-12-2011, 10:52 AM
Emangnya ayat tsb sedang berbicara soal derajat atau kedudukan atau pangkat seseorang apa ? ::oops::


Ya iyalah ... masa lo gak baca ayat di atas dari ayat QS 20:117 ::hihi::

Coba baca firman Allah SWT dalam QS 2:35

Dan Kami berfirman: "Hai Adam, diamilah oleh kamu dan isterimu surga ini, dan makanlah makanan-makanannya yang banyak lagi baik dimana saja yang kamu sukai, dan janganlah kamu dekati pohon ini, yang menyebabkan kamu termasuk orang-orang yang zalim.



Gak tau turunnya pake apa, apakah seperti turunnya isa atau seperti isra nya nabi saw. Allah SWT tidak memberikan informasi akan hal tsb, yang jelas Adam as turun dari tempat tinggal nya di jannah ke bumi.


Tafsir-tafsir ... apa sih yang lo tau soal tafsir. memahami kata "turun" dalam konteks kalimat (pembicaraan) saja gak mampu .. ::doh::

It semua ayat yang saya kutipkan, klo lo belum jelas barulah gua kasih penjelasan (tafsir)-nya ::hihi::

kembali lagi ke pertanyaan saya di halaman sebelumnya
tolong tanyain sama yang gak percaya evolusi
emangnye adam itu diturunkan dr surga gimana prosesnya ?
gedebuk jatuh dr langit atau gimana ?

sekian banyak kata2 dan muter, intinya jawabannya adalah : gak tau

Asum
29-12-2011, 11:18 AM
kembali lagi ke pertanyaan saya di halaman sebelumnya
tolong tanyain sama yang gak percaya evolusi
emangnye adam itu diturunkan dr surga gimana prosesnya ?
gedebuk jatuh dr langit atau gimana ?

sekian banyak kata2 dan muter, intinya jawabannya adalah : gak tau
Memang tidak tau, karena belum ada penjelasannya dalam al-Qur'an dan al-Hadits ... ::hihi::

Yang jelas adam diciptkakan oleh Allah SWT tanpa evolusi dari monyet, dia ditempatkan pertama kali di jannah, kemudian diturunkan ke bumi. :ngopi:

Masalah bagaimana cara turunnya, itu bukan inti dari masalah evolusi manusia ... ::ngakak2::

BundaNa
29-12-2011, 11:27 AM
banyak sih yang musti dijawab kalau yang merasa beragama sudah menolak teori evolusi:
(saya bertanya ini untuk kita sama2 paham, bukan saling tunjuk hidung bilang temannya kafir atau atheis ya)

-fosil Nabi Adam, sebagai manusia yang sempurna pertama di bumi...udah ketemu?

-kalau evolusi salah, keberagaman hayati dan species di dunia itu diciptakan langsung oleh Allah atau berproses?

-Ada jejak Nabi Adam dan Hawa ketika pertama kali mereka turun ke bumi?

hajime_saitoh
29-12-2011, 11:29 AM
-fosil Nabi Adam, sebagai manusia yang sempurna pertama di bumi...udah ketemu?

fosilnya gak ada bun.. secara para nabi kan jasadnya aan utuh walaupun mereka sudah meninggal...

danalingga
29-12-2011, 11:32 AM
fosilnya gak ada bun.. secara para nabi kan jasadnya aan utuh walaupun mereka sudah meninggal...

Berarti nggak bisa dibawa ke ranah Evolusi donk.

Btw, sepemahaman saya evolusi kan menjelaskan tentang keanekaragamaan hayati (mahluk hidup). Nah, kalo agama gimana menjelaskan soal itu?

BundaNa
29-12-2011, 11:34 AM
jasadnya utuh gimana? kalau utuh itu kan bisa jadi pembuktian bahwa memang dugaan kaum evolusi, yang menurut kalian salah besar, tentang monyet itu salah.

Nah, dimana jasadnya?

*awaskalaubilangdisurga*

Asum
29-12-2011, 11:37 AM
Berarti nggak bisa dibawa ke ranah Evolusi donk.

Yang sudah ada saja masih dalam taraf hipotesa kok ::hihi::


Btw, sepemahaman saya evolusi kan menjelaskan tentang keanekaragamaan hayati (mahluk hidup). Nah, kalo agama gimana menjelaskan soal itu?
Tidak ada, setahu saya. Kalo ada (semisal bahasan evolusi manusia dari monyet ke manusia modern) atau saya temukan dalilnya, ntar saya kasih tau.

danalingga
29-12-2011, 11:41 AM
Yang sudah ada saja masih dalam taraf hipotesa kok ::hihi::


Tidak ada, setahu saya. Kalo ada (semisal bahasan evolusi manusia dari monyet ke manusia modern) atau saya temukan dalilnya, ntar saya kasih tau.

Kalo baca di sini (http://www.kopimaya.com/forum/showthread.php?3359-Evolusi&p=114950#post114950) bukan sekedar hipotesa. Tapi kalo situ nganggapnya hanya hipotesa ya terserah. ;))

Oh, nggak ada ya. Ya udah, saya balik lagi ke evolusi kalo gitu. :))

hajime_saitoh
29-12-2011, 11:42 AM
jasadnya utuh gimana? kalau utuh itu kan bisa jadi pembuktian bahwa memang dugaan kaum evolusi, yang menurut kalian salah besar, tentang monyet itu salah.

Nah, dimana jasadnya?

wew jasadnya gak tau... secara beliau meninggal ribuan tahun yang lalu. entahlah kuburnannya di mana dn dilapisan tanah yang mana.. yang pastinya kuburannya ada di bumi bun bukan di surga.. surga khan belon buka sekarang :ngopi:

Asum
29-12-2011, 11:45 AM
Kalo baca di sini (http://www.kopimaya.com/forum/showthread.php?3359-Evolusi&p=114950#post114950) bukan sekedar hipotesa. Tapi kalo situ nganggapnya hanya hipotesa ya terserah. ;))

Kalau belum jelas buktinya setahu saya masih bisa disebut hipotesa, gak tau ya jika sudah ada yang meyakininya ... ::hihi::


Oh, nggak ada ya. Ya udah, saya balik lagi ke evolusi kalo gitu. :))
Silahkan, kalo di topik ini maka berkaitan dari sudut pandang kitab suci ya :)

Ronggolawe
29-12-2011, 01:22 PM
Allah berfirman: "Turunlah kamu berdua dari surga bersama-sama, sebagian kamu menjadi musuh bagi sebagian yang lain. Maka jika datang kepadamu petunjuk daripada-Ku, lalu barangsiapa yang mengikut petunjuk-Ku, ia tidak akan sesat dan tidak akan celaka. (QS 20:123)
setahu gw, dari semua riwayat yang gw baca, A
dam dan Hawa hidup bahagia sampai akhir hayat
mereka, ngga pernah bertengkar apalagi bermusu
han :)

---------- Post added at 01:22 PM ---------- Previous post was at 01:17 PM ----------


Memang tidak tau, karena belum ada penjelasannya dalam al-Qur'an dan al-Hadits ... ::hihi::

Yang jelas adam diciptkakan oleh Allah SWT tanpa evolusi dari monyet, dia ditempatkan pertama kali di jannah, kemudian diturunkan ke bumi. :ngopi:

Masalah bagaimana cara turunnya, itu bukan inti dari masalah evolusi manusia ... ::ngakak2::
Padahal Jannah itu artinya kebun (yang indah
dan nyaman)..... kalau melanggar aturan ya di
keluarkan dari kebun itu, lewat pintu gerbang
nya... :)

sedgedjenar
29-12-2011, 01:44 PM
setahu gw, dari semua riwayat yang gw baca, A
dam dan Hawa hidup bahagia sampai akhir hayat
mereka, ngga pernah bertengkar apalagi bermusu
han :)

ayat di atas itu sebagian kamu menjadi musuh sebagian yang lain itu merujuk kepada keturunan adam dan hawa

spears
29-12-2011, 03:15 PM
pertanyaan retorik:

apakah kitab suci = sain?
apakah kitab suci harus sama/cocok dng sain?

harus.pasti bisa.
cuman memng ditemukannya gak seketika mbah. begitu pemahaman saya.

dulu, org2 gak percaya bumi itu bulat, rotasi,revolusi, itu semua dijabarkan dlm Alquran, bahkan sblm teknologi ada.
jumlah lapisan2 dalam rahim. kehidupan semut, lebah, alam bawah laut semuanya udah ada di Alquran.
tapi baru beratus2 tahun kemudian, org2 kemudian bisa membuktikannya dan semua benar.

jadi, untuk hal2 yg dibilang gak make sense..mungkin saat ini aja nggak make sense nya. tp walahualam, dimasa depan ditemukan penjelasan ilmiahnya. dan saya yakin itu.
karena Allah menciptakan langit dan bumi ini sepaket ama hukum2nya. dan sekali lagi, semua hukum alam itu, kata Newton, bisa terjadi dengan izin Tuhan. Api bersifat membakar karena Tuhan mengijinkannya demikian. api nggak punya kekuasaan apa2 utk membakar jika tidak diizinkan Tuhan. spt cerita Nabi Ibrahim. yang ketika akan dilempar ke kobaran api, Allah menyeru Api supaya tidak membakar Ibrahim.

gw jadi kagum bgt ama Newton. bisa banget ya dia bikin teori "atas izin Tuhan itu". padahal dia nggak kenal islam.
tp mang bisa aja sih.
katanya Allah..kan semakin kita membaca alam, maka akan semakin ngeliat keberadaan Tuhan. (no matter apapun kepercayaannya)
AlQuran ga mungkin bohong. jadi pasti thats why Newton sama Einstein begitu percayanya sama "kekuatan dr luar" itu

---------- Post added at 03:15 PM ---------- Previous post was at 03:06 PM ----------

kalau sampai ada org yg mengaku beragama Islam, dan berkata Allah had nothing to do with science atau keaneka-ragaman kehidupan or asal muasal manusia.....ck ck ck.speechless.
makanya Cha_n kmrn yg bilang "nggak setuju kalo jawabannya cuman sampe Takdir Tuhan" ....astagfirullahaladziiimm *geleng2

apalagi sampai ada yg mengingkari keberadaan Tuhan atas nama ilmu pengetahuan.
oh em ji...

tapi biarlah. toh, nanti mereka akan sampai pada suatu saat dimana Allah menampakkan keberadaannya.
tapi apa daya, pada saat itu, mulut sudah tak mampu lagi berucap

*backsound ketika tangan dan kaki berkata by Bimbo

pasingsingan
29-12-2011, 03:17 PM
@spears:

pertanyaan lanjutannya
apakah anda setuju klo kitab suci anda sama dengan ilmu pengetahuan ttg
hukum, sosial, sejarah, antariksa, dll secara umum seperti soal sian proses
siang & malam, pergantian bulan.? (spt yng dimaksud Asum) :-w

Asum
29-12-2011, 03:34 PM
setahu gw, dari semua riwayat yang gw baca, A
dam dan Hawa hidup bahagia sampai akhir hayat
mereka, ngga pernah bertengkar apalagi bermusu
han :)

Subhanallah, begitu banyak bacaaan anda sehingga terluput untuk membaca tafsir ayat tsb :


قال اهبطا] أي آدم وحواء بما اشتملتما عليه من ذريتكما [منها] من الجنة [جميعا بعضكم] بعض الذرية [لبعض عدو] من ظلم بعضهم بعضا [فإما] فيه إدغام نون إن الشرطية في ما المزيدة [يأتينكم مني هدى فمن اتبع هداي] أي القرآن [فلا يضل] في الدنيا [ولا يشقى] في الآخرة


تفسير الجلالين
[Allah berfirman, "Turunlah kamu berdua] Adam dan Hawa berikut apa yang telah dikandung oleh kalian yaitu anak cucu kalian [daripadanya] dari surga [bersama-sama, sebagian kalian] sebagian keturunan kalian [menjadi musuh bagi sebagian yang lain] disebabkan sebagian dari mereka berbuat zalim terhadap sebagian yang lain. [Maka jika] lafal Imma ini asalnya terdiri dari In Syarthiyah yang diidgamkan kepada Ma Zaidah [jika datang kepada kalian petunjuk daripada-Ku maka barang siapa yang mengikuti petunjuk-Ku] yakni Alquran [maka ia tidak akan sesat] di dunia [dan tidak akan celaka] di akhirat nanti.

Tafsir Jalalain


Padahal Jannah itu artinya kebun (yang indah
dan nyaman)..... kalau melanggar aturan ya di
keluarkan dari kebun itu, lewat pintu gerbang
nya... :)
Betul, janah itu kebun, bsia juga artinya surga seperti dalam ayat :

Tidaklah sama penghuni-penghuni neraka dengan penghuni-penghuni jannah; penghuni-penghuni jannah itulah orang-orang yang beruntung. (QS 59:20)

:iamdead:

spears
29-12-2011, 03:49 PM
perubahan dari monyet purba menjadi manusia itu sudah jelas teori evolusi, tapi karena hal ini sulit dibuktikan akhirnya banyak pengikut teori evolusi yang ngeles, dan bilang bahwa itu bukan teori evolusi.
trik yang sama dipake terus, kalo sudah kejepit disatu sudut mereka akan bilang bahwa teori itu bukan teori evolusi.

salah satu trik lain yg dipake adalah menyerang balik.
mereka melempar hipotesa, kalau hipotesa itu diuji dan tak terbukti maka mereka akan nanya balik "emangnya lu sendiri bisa jawab? mana teori ilmiah lo?".

::ngakak2::::ngakak2:: emang

http://www.motifake.com/image/demotivational-poster/0903/epic-face-palm-face-palm-demotivational-poster-1236742013.jpg

---------- Post added at 03:49 PM ---------- Previous post was at 03:42 PM ----------


@spears:

pertanyaan lanjutannya
apakah anda setuju klo kitab suci anda sama dengan ilmu pengetahuan ttg
hukum, sosial, sejarah, antariksa, dll secara umum seperti soal sian proses
siang & malam, pergantian bulan.? (spt yng dimaksud Asum) :-w

sejauh ini, saya percaya kalau kitab suci itu mencakup semua hal ttg kehidupan manusia. diantara manusia dgn sesamanya, manusia dgn hewan/tumbuhan (lingkungannya),manusia dgn alam gaib, manusia dgn ekstraterrestrial, manusia dengan Tuhan.

coba, kitab mana lagi yg bs mengatur dengan demikian detil mengenai hukum dagang, hutang piutang,pernikahan, perceraian, waris, teknologi, biologi, fisika, kimia, dsb dll slain Al-Quran.
makanya Al-Quran itu dibilang mukjizatnya Nabi Muhammad.

Ummat nabi Muhammad sudah dianggap intelektual oleh Allah (imho)
makanya dikasih mukjizat Al Quran . sesuatu yg bisa dijelaskan, dibuktikan dan digali terus menerus..spt karakteristik manusia skrg yg maunya serba saintifik.

kalau umat2 jaman dulu, mukjizatnya mungkin masih berupa miracle.
krn pemahaman manusia pada zaman2 tersebut ya baru sampe kesitu.

Ronggolawe
29-12-2011, 04:07 PM
kalau sampai ada org yg mengaku beragama Islam, dan berkata Allah had nothing to do with science atau keaneka-ragaman kehidupan or asal muasal manusia.....ck ck ck.speechless.
apalagi sampai ada yg mengingkari keberadaan Tuhan atas nama ilmu pengetahuan.
oh em ji...
wakaka...
kemampuan Allah yang loe batasi cuma selevel
programer bahasa tingkat atas, sedangkan Allah
yang gw yakini kemampuannya melampaui progra
mer bahasa mesin.

Allah loe batasi tidak mampu menyusun aturan da
sar bagi alam, sehingga setiap saat Dia harus selalu
turun tangan, mengatur arah kehidupan. Padahal
Ia sesungguhnya telah menyusun seperangkat atu
ran dasar yang mampu mengatur seluruh persoalan
kompleks alam raya dan kehidupan.

mudah-mudahan loe mengerti analogi yang gw gu
nakan.

sedgedjenar
29-12-2011, 04:08 PM
sejauh ini, saya percaya kalau kitab suci itu mencakup semua hal ttg kehidupan manusia. diantara manusia dgn sesamanya, manusia dgn hewan/tumbuhan (lingkungannya),manusia dgn alam gaib, manusia dgn ekstraterrestrial, manusia dengan Tuhan.

coba, kitab mana lagi yg bs mengatur dengan demikian detil mengenai hukum dagang, hutang piutang,pernikahan, perceraian, waris, teknologi, biologi, fisika, kimia, dsb dll slain Al-Quran.
makanya Al-Quran itu dibilang mukjizatnya Nabi Muhammad.

Ummat nabi Muhammad sudah dianggap intelektual oleh Allah (imho)
makanya dikasih mukjizat Al Quran . sesuatu yg bisa dijelaskan, dibuktikan dan digali terus menerus..spt karakteristik manusia skrg yg maunya serba saintifik.

kalau umat2 jaman dulu, mukjizatnya mungkin masih berupa miracle.
krn pemahaman manusia pada zaman2 tersebut ya baru sampe kesitu.

di Quran dijelasin tentang ROH gak om ?

spears
29-12-2011, 04:54 PM
wakaka...
kemampuan Allah yang loe batasi cuma selevel
programer bahasa tingkat atas, sedangkan Allah
yang gw yakini kemampuannya melampaui progra
mer bahasa mesin.

Allah loe batasi tidak mampu menyusun aturan da
sar bagi alam, sehingga setiap saat Dia harus selalu
turun tangan, mengatur arah kehidupan. Padahal
Ia sesungguhnya telah menyusun seperangkat atu
ran dasar yang mampu mengatur seluruh persoalan
kompleks alam raya dan kehidupan.

mudah-mudahan loe mengerti analogi yang gw gu
nakan.

wkwkwkkw..parah lu bener2 parah.
justru gw dr awal blg Allah menciptakan dunia langit dan isinya sepaket ama HUKUM2nya..yg disebut Sunnatullah. read, would you??!!!

justru elu yg meragukan. nih gw quote kata2 lu ya diawal.


kalau begitu, kenapa Allah ngga kun fa yakun saja,
sehingga kita ngga perlu menjalani proses kehidupan
dunia ini, langsung menuju Syurga?


ya jelas dia gak mao kun fayakun.
buat apa Allah menciptakan rahim, kalau dia bisa kun fayakun nyiptain manusia??

buat apa Allah bilang "hai api, dinginlah agar kau tak membakar Ibrahim"
sementara dia berkuasa banget, kalau dia mau, dia langsung bisa mendinginkan api.

itu krn Allah saat menciptakan sesuatu sepaket ama hukum2nya, dan dia gak akan melanggar hukum yg dia buat sendiri.
makanya ada yg namanya Lauhil Mahfudz .

kalo loncat dr lantai 20 , hukum alamnya ya lu bakal mati.
biar lo puasa 7 tahun en bersedekah 100 milyar kemudian mohon sama Allah buat nyelametin elu...gak mungkin!!!!!!!
udah hukumnya lu bakal mati!!!


lo bisa hidup...asal..dengan izin Tuhan tentunya :P

---------- Post added at 04:54 PM ---------- Previous post was at 04:25 PM ----------

@segejener : ada dong. :D

sedgedjenar
29-12-2011, 05:12 PM
@segejener : ada dong. :D

dijelasin seprti apa roh itu om di quran ?
apa cuma "tidak ada pengetahuan roh melainkan sedikit" ?

spears
29-12-2011, 05:15 PM
@segejener : ada dong. :D

AsLan
29-12-2011, 06:39 PM
wakaka...
kemampuan Allah yang loe batasi cuma selevel
programer bahasa tingkat atas, sedangkan Allah
yang gw yakini kemampuannya melampaui progra
mer bahasa mesin.

Allah loe batasi tidak mampu menyusun aturan da
sar bagi alam, sehingga setiap saat Dia harus selalu
turun tangan, mengatur arah kehidupan. Padahal
Ia sesungguhnya telah menyusun seperangkat atu
ran dasar yang mampu mengatur seluruh persoalan
kompleks alam raya dan kehidupan.

mudah-mudahan loe mengerti analogi yang gw gu
nakan.

sebagian dari pandangan lu betul, Tuhan menciptakan mahluk hidup (dan alam) yg bisa berkembang dan bisa berusaha (berusaha untuk survive, berusaha untuk maju dll).
Tapi tidak ada bukti bahwa Tuhan menciptakan hanya 1 mahluk yg kemudian berkembang menjadi beraneka ragam mahluk lain.
Bisa saja Tuhan menciptakan banyak species, yang masing2 diberi kemampuan untuk memodifikasi tubuhnya melalui mutasi genetik agar bisa menyesuaikan diri dengan alam dan berhasil mempertahankan kelangsungan speciesnya.

Ini sebabnya Tuhan menyuruh nabi Nuh agar menyelamatkan tiap jenis mahluk hidup yg tak mampu hidup di air agar mereka tidak punah dari air bah.
Kalau 1 mahluk hidup bisa berkembang menjadi bermacam2 species maka tidak perlu meyelamatkan banyak species, cukup 1 saja, misalnya cukup nuh dan istrinya saja, nanti keturunan nuh bisa berevolusi menjadi singa, rajawali, rusa dll.

jadi kalau menurut logika saya, dan hasil fakta penelitian mengenai mutasi gen, mahluk hidup bisa bermutasi, misalnya agar bisa melawan penyakit atau kondisi alam.
hal ini singkron dengan hasil pengamatan biologi bahwa tiap mahluk hidup punya survival ability dan berusaha mempertahankan kelangsungan species masing2.

kalau mahluk hidup bermutasi sampai menjadi species lain, itu artinya mahluk hidup itu memunahkan jenisnya sendiri (atau menurunkan populasi), hal ini tidak terbukti di laboratorium dan tidak singkron dengan prinsip2 survival.

---------- Post added at 06:39 PM ---------- Previous post was at 06:34 PM ----------

o ya, jangan lupakan 1 hal, manusia bisa memodifikasi gen sampai suatu species benar2 menjadi species lain yang tidak bisa bereproduksi dengan species awal, ini bukan kejadian alami karena prinsip kelangsungan species yg alamiah tidak menghendaki hal semacam itu, tiap species ingin agar jenisnya survive dan terus berketurunan.

Ronggolawe
29-12-2011, 06:41 PM
wkwkwkkw..parah lu bener2 parah.
justru gw dr awal blg Allah menciptakan dunia langit dan isinya sepaket ama HUKUM2nya..yg disebut Sunnatullah. read, would you??!!!

justru elu yg meragukan. nih gw quote kata2 lu ya diawal.



ya jelas dia gak mao kun fayakun.
buat apa Allah menciptakan rahim, kalau dia bisa kun fayakun nyiptain manusia??

buat apa Allah bilang "hai api, dinginlah agar kau tak membakar Ibrahim"
sementara dia berkuasa banget, kalau dia mau, dia langsung bisa mendinginkan api.

itu krn Allah saat menciptakan sesuatu sepaket ama hukum2nya, dan dia gak akan melanggar hukum yg dia buat sendiri.
makanya ada yg namanya Lauhil Mahfudz .

kalo loncat dr lantai 20 , hukum alamnya ya lu bakal mati.
biar lo puasa 7 tahun en bersedekah 100 milyar kemudian mohon sama Allah buat nyelametin elu...gak mungkin!!!!!!!
udah hukumnya lu bakal mati!!!


lo bisa hidup...asal..dengan izin Tuhan tentunya :P

---------- Post added at 04:54 PM ---------- Previous post was at 04:25 PM ----------

@segejener : ada dong. :D
akhirnya loe akui sendiri, ada proses di situ, kun
fa yakun bukan loe ujug-ujug muncul di dunia,
lebih tegasnya, Adam bukan ujug-ujug jadi dari
tanah yang dibuat patung oleh Allah :)

loe ngomong soal rahim, terbentuknya rahim
pada mammalia, perlu proses.

AsLan
29-12-2011, 06:54 PM
akhirnya loe akui sendiri, ada proses di situ, kun
fa yakun bukan loe ujug-ujug muncul di dunia,
lebih tegasnya, Adam bukan ujug-ujug jadi dari
tanah yang dibuat patung oleh Allah :)

loe ngomong soal rahim, terbentuknya rahim
pada mammalia, perlu proses.

yang proses ada, yang langsung juga ada.
2-2 nya ada dan secara logika tidak bisa kita hilangkan salah satunya.

anggaplah teori big bang itu benar, tetap harus ada yg mengadakan materi awal atau energi awal, atau ledakan awal secara kun fa ya kun.

kita percaya manusia awal diciptakan secara mendadak, sama seperti cahaya, energi, materi awal diciptakan secara mendadak.

lalu tubuh keturunan manusia diciptakan secara proses, ruh nya diciptakan secara mendadak.

Yesus pernah menyembuhkan pengemis buta yg dari lahirnya buta, artinya matanya diciptakan secara langsung tanpa proses.

jadi Tuhan bisa melakukan keduanya.

pasingsingan
29-12-2011, 07:27 PM
@spears:

pertanyaan lanjutannya
apakah anda setuju klo kitab suci anda sama dengan ilmu pengetahuan ttg
hukum, sosial, sejarah, antariksa, dll secara umum seperti soal sian proses
siang & malam, pergantian bulan.? (spt yng dimaksud Asum) :-w

sejauh ini, saya percaya kalau kitab suci itu mencakup semua hal ttg kehidupan manusia. diantara manusia dgn sesamanya, manusia dgn hewan/tumbuhan (lingkungannya),manusia dgn alam gaib, manusia dgn ekstraterrestrial, manusia dengan Tuhan.
oleh karena mencakup :
- hubungan manusia, bolehkah kitab suci itu dibilang = kitab sosiologi?
- Manusia/hewan/tumbuhan, bolehkah kitab suci itu dibilang = kitab biologi?
- Dst, dsb?

Ronggolawe
29-12-2011, 09:16 PM
yang proses ada, yang langsung juga ada.
2-2 nya ada dan secara logika tidak bisa kita hilangkan salah satunya.

anggaplah teori big bang itu benar, tetap harus ada yg mengadakan materi awal atau energi awal, atau ledakan awal secara kun fa ya kun.

kita percaya manusia awal diciptakan secara mendadak, sama seperti cahaya, energi, materi awal diciptakan secara mendadak.

lalu tubuh keturunan manusia diciptakan secara proses, ruh nya diciptakan secara mendadak.

Yesus pernah menyembuhkan pengemis buta yg dari lahirnya buta, artinya matanya diciptakan secara langsung tanpa proses.

jadi Tuhan bisa melakukan keduanya.
Yang bilang tidak ada itu siapa?
Big Bang itu belum tentu awal dari segalanya.
Big Bang di semesta yang kita alami, boleh jadi
hanyalah ujung dari Big-Crunch di semesta yang
lebih tua, dari semesta dari kita.

Kenapa kita harus memperturutkan ego, bahwa
Tuhan dibatasi hanya mencipta satu alam semes
ta?

danalingga
29-12-2011, 11:21 PM
oleh karena mencakup :
- hubungan manusia, bolehkah kitab suci itu dibilang = kitab sosiologi?
- Manusia/hewan/tumbuhan, bolehkah kitab suci itu dibilang = kitab biologi?
- Dst, dsb?

Saya tambahain, berhubung mencakup segalanya tentang manusia maka bolehkah dibilang = kitab evolusi manusia?

spears
29-12-2011, 11:54 PM
akhirnya loe akui sendiri, ada proses di situ, kun
fa yakun bukan loe ujug-ujug muncul di dunia,
lebih tegasnya, Adam bukan ujug-ujug jadi dari
tanah yang dibuat patung oleh Allah :)

loe ngomong soal rahim, terbentuknya rahim
pada mammalia, perlu proses.

dan gw heran, yg lo masalahkan itu apa? jelas2 di awal postingan elu yg ragu.elu yg nanya kenapa semuanya gak serba kun fayakun.
gw bilang dr awal, semua butuh proses.
TAPI untuk hal2 yang memang butuh proses.

boleh2 saja dia menciptakan sesuatu suka2 dia.

liat contoh ayat2 mengenai penciptaan :

(QS. Al Hijr, 15: 28-29)
Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: "Sesungguhnya Aku akan menciptakan seorang manusia dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk. Maka apabila Aku telah menyempurnakan kejadiannya, dan telah meniupkan ke dalamnya ruh (ciptaan)-Ku, maka tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud."


Ayat yg lain :

“…Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari setetes mani yang bercampur… (QS 76:1);
QS Al Mu’minuun:014: “Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha Suci-lah Allah, Pencipta yang Paling Baik.“;


menurut gw, CMIIW, apabila Allah berfirman dengan menyebut dirinya "AKU" , maka keseluruhan kejadian adalah murni dr Dia. tanpa hukum alam.murni melalui kekuasaannya. untuk case penciptaan Adam, Allah pake bahasa Aku.

tapi, ketika menceritakan proses kelahiran/munculnya manusia melalui rahim manusia, Allah berfirman menggunakan "kami"
ini gw tangkep sebagai sebuah proses yg sudah menjadi ketetapan Allah.
Kami bukan berarti Tuhan ada banyak, tetapi lebih merujuk kepada Tuhan dan Hukum2nya.

ayat mengenai penciptaan Nabi Isa.
“Sesungguhnya perumpamaan (penciptaan) ‘Isa bagi Allah seperti penciptaan Adam. Dia menciptakannya dari tanah, kemudian Dia berkata kepadanya; “Jadilah!” Maka jadilah sesuatu itu”. (QS Ali ‘Imran: 59)

artinya walaupun Allah menciptakan para manusia melalui sebuah proses, tp khusus untuk Adam dan Isa, Allah menciptakannya dengan Kun Fayakun.
kenapa?
because He CAN :D

---------- Post added at 11:39 PM ---------- Previous post was at 11:24 PM ----------


oleh karena mencakup :
- hubungan manusia, bolehkah kitab suci itu dibilang = kitab sosiologi?
- Manusia/hewan/tumbuhan, bolehkah kitab suci itu dibilang = kitab biologi?
- Dst, dsb?



Om Pasing, sebenarnya maksud pertanyaan ini apa? gw nggak mau ya berbantah-bantahan untuk sesuatu yg bikin kita meragukan kebenaran Allah. sia2 itu namanya. kalo buat nambah pengetahuan sih ok2 aja. tp tentunya pengetahuan yg bermanfaat.
menurut pemahaman saya sendiri, "kitab suci" itu hanya label dr manusia aja.
semua yg Om Pasing bilang, imho, semuanya boleh2 saja. krn memang Al Quran mencakup semuanya itu. tp kalo Al Quran yg isinya begitu luas,mau kita kotak2an menjadi hanya ini saja, atau itu saja...kayaknya akal kita sendiri bakal menolak deh.
Al-Quran sendiri salah satu artinya adalah "pedoman"
jadi kalau mau dibilang pedoman biologi, pedoman fisika ya sah2 aja imho.

Dalam Al-Qur'an sendiri terdapat beberapa ayat yang menyertakan nama lain yang digunakan untuk merujuk kepada Al-Qur'an itu sendiri. Berikut adalah nama-nama tersebut dan ayat yang mencantumkannya:
Al-Kitab QS(2:2),QS (44:2)
Al-Furqan (pembeda benar salah): QS(25:1)
Adz-Dzikr (pemberi peringatan): QS(15:9)
Al-Mau'idhah (pelajaran/nasihat): QS(10:57)
Al-Hukm (peraturan/hukum): QS(13:37)
Al-Hikmah (kebijaksanaan): QS(17:39)
Asy-Syifa' (obat/penyembuh): QS(10:57), QS(17:82)
Al-Huda (petunjuk): QS(72:13), QS(9:33)
At-Tanzil (yang diturunkan): QS(26:192)
Ar-Rahmat (karunia): QS(27:77)
Ar-Ruh (ruh): QS(42:52)
Al-Bayan (penerang): QS(3:138)
Al-Kalam (ucapan/firman): QS(9:6)
Al-Busyra (kabar gembira): QS(16:102)
An-Nur (cahaya): QS(4:174)
Al-Basha'ir (pedoman): QS(45:20)
Al-Balagh (penyampaian/kabar) QS(14:52)
Al-Qaul (perkataan/ucapan) QS(28:51)

so, semua bisa Om :D

kecuali untuk yg dibilang Danalingga.
evolusi itu kan artinya perubahan. Allah dan hukum2nya itu nggak akan pernah berubah sampai kapanpun.
yang hak sudah ditetapkan, yg batil sudah ditentukan.
Kitab yg benar adalah Kitab yg bs diaplikasikan pada stiap masa.Kitab nggak perlu mengikuti perkembangan jaman. krn kebenaran akan selalu menjadi kebenaran, di musim apapun.
Jaman Nabi Adam mencuri itu dosa, sampai jamannya Om Pasing juga mencuri itu masih dosa.

---------- Post added at 11:54 PM ---------- Previous post was at 11:39 PM ----------


dijelasin seprti apa roh itu om di quran ?
apa cuma "tidak ada pengetahuan roh melainkan sedikit" ?

gw juga dulu2 mengartikan Ruh = Nyawa.
Ruh = Roh yg dimaksud dlm Bahasa Indonesia
padahal bisa jadi bukan demikian maksud sebenarnya.
mungkin pandangan Quraish Shihab ini bisa ngasih sedikit pencerahan. panjang euuuuuuuuuuuuuyyyyyyyyyyyyyyyy. ngos2aan gw bacanya.


Ya, Quraish Shihablah yang pertama kali memberikan keterangan yang berbeda tentang ayat tersebut. Memang secara umum beliau menjelaskan kata al-ruh dalam arti roh seperti yang dikatakan para penceramah. Tapi kemudia ia menambahkan penjelasan singkat yang menerangkan bahwa makna kata tersebut bisa saja Jibril, atau mungkin Al-Quran.

Kata ruh berasal dari akar kata r w h. Setidaknya terdapat 10 entri makna berkenaan dengan akar kata tersebut, dan berkorelasi dengan kata angin sepoi-sepoi, ringan, aktif, dan cepat. Kata ruh juga berhubungan dengan kata istirahat, dan bau, demikian pula dengan aktivitas bernafas. Makna umum yang dapat kita temukan pada kata-kata tadi adalah hubungan antara ruh dengan angin atau udara. Dalam hal ini, makna resmi kata tersebut yang berarti nyawa yang menggerakkan makhluk hidup, dapat dipahami secara intuitif sebagai udara yang menggerakkan jasad manusia. Karena udara tidak dapat dilihat, maka demikian pula ruh, yang hanya dapat dirasakan keberadaannya yang seperti angin itu.

Bahwa ruh selamanya tidak akan pernah dilihat dan dicerap secara empirik oleh manusia, dan hanya Tuhanlah yang mampu untuk menjelaskan hakekat dari ruh. Yang menjadi masalah kemudian, bagaimana menjelaskan hubungan antara Al-Quran atau Jibril dengan term ruh. Cara paling efektif dan tepat untuk mengetahuinya adalah dengan menganalisis penggunaan kata tersebut dalam Al-Quran. Dengan demikian, kita beralih dari pemahaman ruh dalam arti umum sebagaimana yang kita ketemukan dalam kamus, kepada pemahaman ruh sebagaimana digunakan dalam ayat-ayat Al-Quran yang kontekstual.

Dari empatbelas ayat yang mengandung kata ruh, empat diantaranya berkaitan dengan kata al-quds, suci, dan membentuk sebuah term baru bernama Ruh al-Quds. Tiga ayat diantaranya, 5:10, 2:253, 2:78, berhubungan dengan ihwal kerasulan Isa yang diperkuat dengan Ruh al-Quds. Namun pada ayat 4:171, Isa didefinisikan sebagai rasulullah, kalimat Tuhan yang disampaikan kepada Maryam, dan ruh dariNya. Dengan demikian, selain diperkuat oleh Ruh al-Quds, ternyata Isa sendiri memiliki ruh Tuhan. Keberadaan ruh Tuhan dalam diri Isa, sangat berkaitan dengan proses kelahirannya yang supranatural. Pada 19:17 dijelaskan bahwa Tuhan, dalam bentuk plural, mengirimkan kepada Maryam “ruh kami” yang tampak baginya seperti manusia sempurna. Dari pertemuan dengan “ruh kami”lah, kemudian Maryam mengandung Isa. Al-Quran sendiri menjelaskan secara unik kehamilan Maryam ini dengan menjelaskan bahwa ia adalah perempuan yang menjaga kemaluannya yang ditiupkan padanya sebagian dari “ruh kami”. Namun dua ayat yang menerangkan pernyataan unik ini memiliki dua objek yang berbeda. Yakni pada 66:12 objek peniupan ruh ber-gender maskulin, sedang pada 21:91, bergender feminin. Perbedaan gender ini dalam hemat saya merujuk baik kepada Maryam maupun Isa. Dengan kata lain, bukan hanya Isa saja yang mendapatkan “ruh kami”, tapi juga Maryam.

Ternyata, keberadaan ruh Tuhan dalam diri manusia bukanlah prerogatif Isa dan Maryam semata. Pada 32:9, 15:29, dan 38:72, juga diterangkan bahwa manusia pertama telah diisi oleh ruhNya. Dalam konteks ini, penyampaian ruh Tuhan kepada diri Adamlah yang membuat para malaikat sujud kepadanya. Sujudnya para malaikat kepada Adam, sangat berkaitan dengan ihwal pengajaran nama-nama yang disampaikan Tuhan kepadanya dalam 2:31. Pada ayat tersebut diterangkan bahwa Adam mampu dengan gemilang mengungguli para malaikat, karena mampu memberitakan nama-nama yang telah Tuhan ajarkan kepadanya. Keterangan yang terdapat pada ayat tersebut, memberikan petunjuk awal kepada kita, jika kata ruh ternyata berkaitan pula dengan ajaran-ajaran Tuhan.

Penyamaan ruh Tuhan, dengan ajaran-ajaran Tuhan diperkuat oleh perkataan Ya’qub kepada putra-putranya dalam 12:87 untuk tidak berputus asa dalam mencari Yusuf yang hilang. Pada ayat tersebut, Ya’qub mengatakan: “janganlah kalian berputus asa dari ruh Allah. Sungguh hanya kaum kafirlah yang putus asa dari ruh Allah”. Perkataan Ya’qub ini kemudian diperkuat pula oleh 58:22 yang menjelaskan bahwa orang-orang beriman tidak akan berkasih sayang kepada orang-orang yang menentang Allah dan RasulNya, meskipun mereka adalah sanak saudara mereka. Orang-orang beriman ini, menurut Allah, adalah mereka yang telah tercatat dalam qalb mereka iman, dan diperkuat dengan ruh dariNya. Tentu saja, ruh Tuhan, melebihi ajaran-ajaran Tuhan semata. Saya memberikan hipotesis, bahwa yang dimaksud oleh term tersebut adalah kemampuan untuk mengaplikasikan ajaran-ajaran Tuhan dalam tataran praktis. Yakni tatkala ajaran-ajaran tersebut telah mendarah daging dalam perilaku keseharian seseorang, maka yang bersangkutan tidak ubahnya mereka yang telah mendapat ruh Tuhan. Atau dalam bahasa yang lebih kasar, dirinya telah terasuki oleh segenap semangat moral dan tuntunan ilahiyah.

Resapan “semangat ketuhanan” dalam diri seseorang ini jelas bukan sebuah peristiwa yang subjektif. Dalam 16:102 diterangkan bahwa keteraturan susunan ayat-ayat Al-Quran dikarenakan ia dibawa oleh ruh al-Quds dari Tuhan kepada Nabi SAW. Disini kita menemukan bahwa tekstualitas Al-Quran berada di luar subjektivitas Muhammad SAW sebagai rasul yang menyampaikan ajaran-ajaran Tuhan. Pada seri ayat yang menerangkan tata laksana turunnya wahyu pada 42:51-2, dijelaskan bahwa wahyu itu sendiri adalah ruh yang menjadi cahaya bagi orang-orang yang dikehendaki oleh Tuhan. Dari pemaparan tersebut, kita sampai pada kesimpulan bahwa, kata ruh, dalam Al-Quran tidak dapat disamakan dengan kata roh dalam bahasa Indonesia. Ia bukanlah roh dalam arti nyawa sebagaimana dimaksud oleh para penceramah, akan tetapi suatu “semangat ilahiah” yang merasuki setiap perilaku seseorang. Meskipun seseorang dapat terasuki sepenuh hati oleh ruh Tuhan, akan tetapi apa yang ia perbuat tidaklah bersifat semena-mena dan subjektif, melainkan mengikuti kaedah-kaedah yang telah ditentukan oleh Tuhan. Meski demikian, penyampaian ruh Tuhan atas diri seseorang sepenuhnya bersifat subjektif bagi Tuhan. Dengan kata lain, hanya Tuhanlah yang berhak memberikan hadiah tersebut kepada seseorang.

Dari definisi tentang kata ruh dalam arti umum sebagaimana digunakan dalam Al-Quran, sekarang kita membahas mengenai kata al-ruh dalam arti khusus.

selengkapnya : http://pridityo.blogspot.com/2010/08/roh-ruh-dan-al-ruh-dalam-al-quran.html

danalingga
30-12-2011, 12:00 AM
Ah, saya sih cuma iseng mengkronfontir tentang statement "segalanya mengenai manusia", padahal Asum aja mengatakan di Quran (atau hadist?) tidak ada menerangkan tentang ke-anekaragaman hayati.

Nggak tahu kalo motivasi mbah Pasing.

spears
30-12-2011, 12:46 AM
gw nggak curiga sama motivasi mbah Pasing. gw nanya gitu krn gw beneran nanya. bukan kayak elu. kompor detected. ketauan kok mana kompor mana tukang minyak. kalo Asum mengatakan begitu, pasti ada dasarnya. dan kalo saya mengatakan begini juga itu atas dasar sepemahaman saya. dan itu gak mutlak. masih bisa berubah. gw mau berubah klo emang benar. tp satu hal yg harus gw yakini dulu, biar gw tau pembicaraan ini nggak sia2.
yaitu common ground nya. kalo Asum brpendapat begini, Aslan berpendapat begitu, asal common ground kita sama, bahwa segala sesuatunya berasal dan berkat campur tangan Tuhan, i would listen.

jadi lu gak usah coba2 mengadu domba. salah2 lu sendiri yg bakal di sate.

Asum
30-12-2011, 01:13 AM
..., padahal Asum aja mengatakan di Quran (atau hadist?) tidak ada menerangkan tentang ke-anekaragaman hayati.
...
Maksud saya, secara khusus memang tidak ada, misal kenapa muncul berbagai jenis ular, ikan, dll. Namun, secara umum atau sebagian ada, misal dalam QS 24:45


http://www.jkmhal.com/quran/images/24/24_45.png
Dan Allah telah menciptakan semua jenis dabbah dari air, maka sebagian dari dabbah itu ada yang berjalan di atas perutnya dan sebagian berjalan dengan dua kaki sedang sebagian (yang lain) berjalan dengan empat kaki. Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya, sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

Dan dabbah adalah hewan yang berjalan di atas bumi, tidak termasuk yang terbang. Informasi hewan yang terbang secara umum terdapat di QS 6:38 sbb :


http://www.jkmhal.com/quran/images/6/6_38.png
Dan tiadalah dabbah yang ada di bumi dan thoir yang terbang dengan kedua sayapnya, melainkan umat (juga) seperti kamu. Tiadalah Kami lupakan sesuatupun dalam Al-Kitab, kemudian kepada Tuhanlah mereka dikumpulkan.


Bicara soal keragaman hayati (makhluk hidup), dalam QS 6:38 di atas dikatakan mereka semua (baik dabbah dan thoir) adalah seperti umat manusia. Jika manusia memiliki keragaman jenis (ada negro, bule, asia), maka seperti itu pula dabbah dan thoir, karena manusia dijadikan berbangsa dan bersuku-suku, maka demikian juga dabbah dan thoir.

Allahu A'lam

btw, kadang manusia yang tidak memanfaatkan akalnya untuk berfikir disebut dabbah, seperti dalam QS 8:22


http://www.jkmhal.com/quran/images/8/8_22.png
Sesungguhnya seburuk-buruknya dabbah pada sisi Allah ialah; orang-orang yang pekak dan tuli yang tidak mengerti apa-apapun


Bahkan, yang tidak mau beriman pun disebut dabbah seperti dalam QS 8:55

:)>-

danalingga
30-12-2011, 01:51 AM
gw nggak curiga sama motivasi mbah Pasing. gw nanya gitu krn gw beneran nanya. bukan kayak elu. kompor detected. ketauan kok mana kompor mana tukang minyak. kalo Asum mengatakan begitu, pasti ada dasarnya. dan kalo saya mengatakan begini juga itu atas dasar sepemahaman saya. dan itu gak mutlak. masih bisa berubah. gw mau berubah klo emang benar. tp satu hal yg harus gw yakini dulu, biar gw tau pembicaraan ini nggak sia2.
yaitu common ground nya. kalo Asum brpendapat begini, Aslan berpendapat begitu, asal common ground kita sama, bahwa segala sesuatunya berasal dan berkat campur tangan Tuhan, i would listen.

jadi lu gak usah coba2 mengadu domba. salah2 lu sendiri yg bakal di sate.

Terserah lo dah, btw domba enak kok.

Ronggolawe
30-12-2011, 03:03 AM
dan gw heran, yg lo masalahkan itu apa? jelas2 di awal postingan elu yg ragu.elu yg nanya kenapa semuanya gak serba kun fayakun.
gw bilang dr awal, semua butuh proses.
TAPI untuk hal2 yang memang butuh proses.

boleh2 saja dia menciptakan sesuatu suka2 dia.

liat contoh ayat2 mengenai penciptaan :

(QS. Al Hijr, 15: 28-29)
Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: "Sesungguhnya Aku akan menciptakan seorang manusia dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk. Maka apabila Aku telah menyempurnakan kejadiannya, dan telah meniupkan ke dalamnya ruh (ciptaan)-Ku, maka tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud."

Allah itu Maha Adil, Sist... ngga pernah berlaku
suka-suka Dia :)

Kasihan dong Iblis kalau begitu, ujug-ujug diplot
jadi bad-guy :)


Ayat yg lain :

“…Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari setetes mani yang bercampur… (QS 76:1);
QS Al Mu’minuun:014: “Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha Suci-lah Allah, Pencipta yang Paling Baik.“;


menurut gw, CMIIW, apabila Allah berfirman dengan menyebut dirinya "AKU" , maka keseluruhan kejadian adalah murni dr Dia. tanpa hukum alam.murni melalui kekuasaannya. untuk case penciptaan Adam, Allah pake bahasa Aku.
kekeke..
kalau benar penafsiran loe begitu, kenapa ketika
si Adam tadi hendak dijadikan khalifah (dengan
bahasa Aku), kok malaikat protes? udah gitu
Allah masih nanggapin protes itu, harusnya kan
otomatis, programnya malaikat sudah over-ride
jadi ngga pake nanya lagi :)



tapi, ketika menceritakan proses kelahiran/munculnya manusia melalui rahim manusia, Allah berfirman menggunakan "kami"
ini gw tangkep sebagai sebuah proses yg sudah menjadi ketetapan Allah.
Kami bukan berarti Tuhan ada banyak, tetapi lebih merujuk kepada Tuhan dan Hukum2nya.
loe jadi kaya muslim lagi ngeles saat ditodong
non-muslim soal Kami, Sist :)



ayat mengenai penciptaan Nabi Isa.
“Sesungguhnya perumpamaan (penciptaan) ‘Isa bagi Allah seperti penciptaan Adam. Dia menciptakannya dari tanah, kemudian Dia berkata kepadanya; “Jadilah!” Maka jadilah sesuatu itu”. (QS Ali ‘Imran: 59)

artinya walaupun Allah menciptakan para manusia melalui sebuah proses, tp khusus untuk Adam dan Isa, Allah menciptakannya dengan Kun Fayakun.
kenapa?
because He CAN
gw cuma mau tanya, menurut loe Allah itu Maha
Adil ngga?
Kalau menurut loe Allah Maha Adil, kenapa cuma
Nabi Isa dan Adam yang begitu, kenapa ngga ma
nusia lain seperti itu :)

pasingsingan
30-12-2011, 08:29 AM
Om Pasing, sebenarnya maksud pertanyaan ini apa? gw nggak mau ya berbantah-bantahan untuk sesuatu yg bikin kita meragukan kebenaran Allah. sia2 itu namanya. kalo buat nambah pengetahuan sih ok2 aja. tp tentunya pengetahuan yg bermanfaat.
gak maksud apa2
sekedar mengkonfirmasi, mana tau saya salah memahami maksudnya
apakah spears setuju jika kitab sucinya disamakan dng kitab iptek spt
hukum, sosial, sejarah, antariksa, dll secara umum seperti soal sian proses
siang & malam, pergantian bulan.?


menurut pemahaman saya sendiri, "kitab suci" itu hanya label dr manusia aja.
semua yg Om Pasing bilang, imho, semuanya boleh2 saja. krn memang Al Quran mencakup semuanya itu. tp kalo Al Quran yg isinya begitu luas,mau kita kotak2an menjadi hanya ini saja, atau itu saja...kayaknya akal kita sendiri bakal menolak deh.
Al-Quran sendiri salah satu artinya adalah "pedoman"
jadi kalau mau dibilang pedoman biologi, pedoman fisika ya sah2 aja imho.
I like this

btw, mencakup semua hal itu apa = membahas segala hal? ;)

hajime_saitoh
30-12-2011, 09:19 AM
gw cuma mau tanya, menurut loe Allah itu Maha
Adil ngga?
Kalau menurut loe Allah Maha Adil, kenapa cuma
Nabi Isa dan Adam yang begitu, kenapa ngga ma
nusia lain seperti itu

menurut bro ronggo adil itu apa??? apakah anak yang SD ama anak SMU akan sama2 di kasih uang jajan 50.000 ama bokapnya.. kalo menurut bung ronggo adil itu semua harus sama, skalian aja semua manusia diciptakan sama mukanya jenis kelaminnya sama.,. dan semuanya sama gitu???

sedgedjenar
30-12-2011, 09:50 AM
gw cuma mau tanya, menurut loe Allah itu Maha
Adil ngga?
Kalau menurut loe Allah Maha Adil, kenapa cuma
Nabi Isa dan Adam yang begitu, kenapa ngga ma
nusia lain seperti itu :)

pertanyaannya jangan berat2 bro
ini jawaban adilnya, adil versi Allah
dan yang bisa jawab ya Allah

kalo mau jawabannya ya nanya ke Allah
sedangkan mereka boro2 nanya ke Allah, ketemu Allah aja masih nunggu ntar di akherat

jadi ente kudu sabar sampe mereka tiba di akherat dan ketemu Allah buat nanya

hajime_saitoh
30-12-2011, 09:52 AM
kalo mau jawabannya ya nanya ke Allah
sedangkan mereka boro2 nanya ke Allah, ketemu Allah aja masih nunggu ntar di akherat

ya udah kalo gitu yang bisa ketemu sama Allah azza wa jalla di dunia saja silahkan bertanya sama Allah aza wa jalla baru deh kasih tau kita2.. gmna....

spears
30-12-2011, 10:31 AM
Terserah lo dah, btw domba enak kok.

yasudah. piss to the world yow...klo begeto


gak maksud apa2
sekedar mengkonfirmasi, mana tau saya salah memahami maksudnya
apakah spears setuju jika kitab sucinya disamakan dng kitab iptek spt
hukum, sosial, sejarah, antariksa, dll secara umum seperti soal sian proses
siang & malam, pergantian bulan.?


I like this

btw, mencakup semua hal itu apa = membahas segala hal? ;)

iya. everything and anything (dasar2nya.klo penjelasannya hadist dan ijtihad para ulama. bukan begitu, Om?)



Allah itu Maha Adil, Sist... ngga pernah berlakusuka-suka Dia :)
Kasihan dong Iblis kalau begitu, ujug-ujug diplotjadi bad-guy :)
kekeke..kalau benar penafsiran loe begitu, kenapa ketikasi Adam tadi hendak dijadikan khalifah (dengan*bahasa Aku), kok malaikat protes? udah gituAllah masih nanggapin protes itu, harusnya kanotomatis, programnya malaikat sudah over-ridejadi ngga pake nanya lagi :)

loe jadi kaya muslim lagi ngeles saat ditodongnon-muslim soal Kami, Sist :)

gw cuma mau tanya, menurut loe Allah itu MahaAdil ngga?Kalau menurut loe Allah Maha Adil, kenapa cumaNabi Isa dan Adam yang begitu, kenapa ngga manusia lain seperti itu :)

hah? yakin lu Allah nggak berlaku suka2 dia? yakin? jadi kamu meragukan Kekuasaan Allah??pemilihan siapa yg jadi Nabi siapa yg jadi Rasul, menurut gw, suka2nya Dia. siapa yg masuk surga, siapa yg masuk Neraka juga suka2nya dia.dan gw nggak akan mempertanyakan kenapa dia memilih Nabi Muhammad yang jadi Rasul bukan Ronggolawe.dan itu beyond pemikiran dan akal kita sebagai manusia.

Gw yakin seyakin2nya kalo Allah itu Maha Adil.Lu enggak ya? Astagfirullah.
Tapi keadilan Allah itu belum tentu bias di cerna otak kita sbg manusia biasa.

Lu jgn menempatkan Allah , tindakan Allah itu seperti manusia dong. Apakah tindakan Allah harus berdasarkan hukum2 manusia yg lu yakini slama ini? Allah capek, Allah makan Allah tidur dan berpikir sebagaimana manusia?begitu??
Ya enggaklah.
Stop picturing Kemanusiaan sebagai Ketuhanan. Jangan terlalu GR lah jadi manusia.
atau lu mau melarang Allah utk bertindak mengenai sesuatu apabila hal2 itu tidak sesuai dgn hukum Alam?
Mumpung hari jumat..istigfaaarr gihhhh!

Lu nganggep apabila Allah hanya “Aku” maka dia tidak adil? Keadilan Allah hanya dia yang tahu. Kita bisa mengetahui cuman sedikit, atau kemudian hari, atau apabila Allah mengizinkan.Yang bisa kita lakukan hanya berprasangka baik kepada Allah.

Aneh rasanya, seorang Ronggolawe yg koar2 utk berprasangka baik kepada sesama manusia di FORUM GOSIP , ternyata NGGAK BISA BERPRASANGKA BAIK TERHADAP TUHANNYA SENDIRI.
Walah…untung gw ga pernah kemakan kata2nya dia. Ternyata aslinya begini.


Kisah Nabi Ibrahim mengenai Allah:
"Dan apabila aku sakit, Dialah Yang menyembuhkan aku". QS. Asy Syu'ara: 80.


Dalam ayat ini Nabi Ibrahim 'alaihissalam tidak mengatakan: "Dan jika Allah menjadikanku sakit", tetapi beliau berkata: "Dan apabila aku sakit, Dialah Yang menyembuhkan aku".

Knock!knock! prasangka baik itu namanyaaaa *:))

Soal mengapa Iblis Jahat, mengapa manusia tidak diciptakan seperti Adam dan Isa, itu salah satu bentuk rahasia Allah. Kita hanya dituntut untuk mengimaninya, bahwa hal-hal tersebut merupakan takdir Allah Ta'ala yang Maha Adil dan Maha Hakim (Bijaksana, meletakkan sesuatu pada tempatnya).


Selain itu Allah telah memberikan pengarahan kepada kita, untuk tidak memasukkan diri kita di dalam pertanyaaan-pertanyaan seperti ini dan hendaklah kita tunduk dan menyerahkan diri, tetapi tetap berusaha. Allah berfirman:

(لا يُسْأَلُ عَمَّا يَفْعَلُ وَهُمْ يُسْأَلُونَ) [الأنبياء:23]

Artinya: "Dia (Allah) tidak ditanya tentang apa yang diperbuat-Nya, dan merekalah yang akan ditanyai". QS. Al Anbiya': 23.



Ronggo, drpd lu mencari kelemahan Tuhan dgn bertanya2 sesuatu yg menjadi hak Allah, lebih baik elu prepare buat menjawab pertanyaan Tuhan nanti. Jangan sampai elu masuk ke golongan orang2 yang sombong. Naudzubillah .
:P

---------- Post added at 10:30 AM ---------- Previous post was at 10:21 AM ----------


pertanyaannya jangan berat2 bro
ini jawaban adilnya, adil versi Allah
dan yang bisa jawab ya Allah

kalo mau jawabannya ya nanya ke Allah
sedangkan mereka boro2 nanya ke Allah, ketemu Allah aja masih nunggu ntar di akherat

jadi ente kudu sabar sampe mereka tiba di akherat dan ketemu Allah buat nanya

ini org Islam bukan? kalau bukan..nggak usah diladeni.
kaing..kaing...guk..guk...woof..woof

---------- Post added at 10:31 AM ---------- Previous post was at 10:30 AM ----------


ya udah kalo gitu yang bisa ketemu sama allah azza wa jalla di dunia saja silahkan bertanya sama allah aza wa jalla baru deh kasih tau kita2.. Gmna....

ouch!!!
Jleb!!!
Jlebbbbbb!!!
That's hurt


:))

hajime_saitoh
30-12-2011, 10:32 AM
ini org Islam bukan? kalau bukan..nggak usah diladeni.
kaing..kaing...guk..guk...woof..woof

tau deh... kayaknya beliau orang kebathinan tarekat2 gitu deh

pasingsingan
30-12-2011, 10:46 AM
btw, mencakup semua hal itu apa = membahas segala hal? ;)

iya. everything and anything (dasar2nya.klo penjelasannya hadist dan ijtihad para ulama. bukan begitu, Om?)
klo spt itu pemahamannya
saya descending opinion aja deh

kawatirnya ntar ditanya ama si purba, misal
apakah di quran ada dijelaskan tatacara membuat obat panu kong?
apa gak klepek-klepek gw jawabnya (jadi bumerang)
:lololol:





---------- Post added at 11:46 AM ---------- Previous post was at 11:37 AM ----------

@hajime & spears:

tidak perlu anda prejudice spt itu dng lwn diskusi anda
jika sudah tidak menarik/stag untuk dilanjutkan
ya sebaiknya tdk perlu direply, drpd pada dipaksakan
tapi menjurus ke olok2 (argumentum ad hominem) :D

spears
30-12-2011, 10:56 AM
@ Mbah Pasing : menurut gw, mungkin ada mbah, dari kisahnya Nabi Ayub. cuman untuk teknisnya, para ahli kedokteran itu yg menemukan.

tapi kan ada ayat di dalam Al-Quran :

" Kemudian makanlah dari tiap-tiap macam buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan bagimu. Dan dari perut lebah itu keluar minuman (Madu) yang bermacam-macam warnanya, didalamnya ada obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda kebesaran Tuhan bagi orang yang memikirkan " (QS. An-Nahl : 69)


dan, as we know, madu skrg banyak dipake ma obat2 oles buat menyembuhkan panu, karena dikatakan ada kandungan tertentu didalam madu yang bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri dan jamur. ;)




---------- Post added at 10:56 AM ---------- Previous post was at 10:53 AM ----------

nggak mbah, bukan buat olok2. tapi org kaya gitu, pasti niatnya nanya juga cuman buat olok2.
bukan atas dasar kepingin tahu yg sebenernya bagaimana atau meluruskan kesalahpahaman dia .

dan mnurut gw, gak guna menjelaskan apapun utk org macam itu.
krn hari ini nanya, kita jawab. besok nanya lagi pertanyaan yg sama. useless lah.
mending kita mainin aja. :P


tapi yasudahlah, mohon maaf atas kata2 gw di forum ini ya mbah::maap::

hajime_saitoh
30-12-2011, 10:59 AM
mungkin ngak ada di al-Quran tentang obat panu namun ada di hadits.. yang tentang habatus sauda adalah obat segala macam penyakit kecuali kematian.... kata nabi Muhammad shallohu alaihi wa sallam

pasingsingan
30-12-2011, 12:27 PM
@hajime:
Klo tdk terdapat di qur'an hal spt yang saya ilustrasikan diatas, yo wis
jwbn anda itu sudah mencukupi, perkara itu ada dikitab anu dan anu, itu lain soal.

Maksud saya begini
ketika kitab suci dideclare sbg membahas segalanya
anything, everything (istilah spears).
maka ini bukan tanpa konsekwensi

Konsekwensinya adalah
Harus dapat menjawab/menjelaskan pertanyaan semacam ini
Misal: pertanyaan ini disodorkan oleh si purba
Menurut qur'an, manusia diciptakan dari tanah
sim salabim, abra kadabra … gubrak langsung jadi ataw bgmn?

Klo tdk dapat menjawab pertanyaan tsb
apa iya, purba bisa percaya begitu saja bhw quran mencakup/membahas segalanya?
ini aja dulu deh cluenya :mrgreen:

danalingga
30-12-2011, 12:39 PM
nggak mbah, bukan buat olok2. tapi org kaya gitu, pasti niatnya nanya juga cuman buat olok2.
bukan atas dasar kepingin tahu yg sebenernya bagaimana atau meluruskan kesalahpahaman dia .

dan mnurut gw, gak guna menjelaskan apapun utk org macam itu.
krn hari ini nanya, kita jawab. besok nanya lagi pertanyaan yg sama. useless lah.
mending kita mainin aja. :P


tapi yasudahlah, mohon maaf atas kata2 gw di forum ini ya mbah::maap::

Ini namanya berprasangka buruk. Kan bisa saja niatnya untuk memberi tahukan
bahwa ada kemungkinan lain (atau konsekuensi) tapi memancingnya dalam bentuk pertanyaan.

Nah, pertanyaan saya yang terakhir itu masuk kategori itu, dalam artian "apa benar Quran membahas segalanya". T
api keburu ditembak gitu, ya saya jadi nggak meneruskan dan mundur teratur.
Toh, akhirnya Mbah pasing ternyata sama motivasinya dengan saya.
Tapi ya mungkin saja memang cara bertanya saya yang salah, sehingga menimbulkan kesan negatif.

Sekedar uneg-uneg agar kedepannya kita dapat berdiskusi tanpa beban masa lalu. :D

spears
30-12-2011, 12:59 PM
@mbah pasing : gw masih yakin semua jawabannya ada dlm Al-Qur'an. Kalau soal yg panunya si Purba...eh maap..panu pertanyaan Purba, sudah terbukti ada di kasih tau obatnya di Al-Qur'an. :D

purba
30-12-2011, 01:08 PM
Mungkin lebih pas kalo mau mengklaim bahwa Quran berisi pokok-pokok segala hal, bukan berisi segala hal. Detil dari pokok-pokok tsb, serahkan saja pada akal. Bukankah Quran selalu menyuruh menggunakan akal? Dan, kalo ada masalah atau perbedaan dgn keputusan atau detil2 yg dihasilkan oleh akal tsb, maka kembalilah ke pokok-pokok tsb. (Tafsir bebas a la ateis pada An-Nisa 59)

:))

AsLan
30-12-2011, 01:52 PM
Mungkin lebih pas kalo mau mengklaim bahwa Quran berisi pokok-pokok segala hal, bukan berisi segala hal. Detil dari pokok-pokok tsb, serahkan saja pada akal. Bukankah Quran selalu menyuruh menggunakan akal? Dan, kalo ada masalah atau perbedaan dgn keputusan atau detil2 yg dihasilkan oleh akal tsb, maka kembalilah ke pokok-pokok tsb. (Tafsir bebas a la ateis pada An-Nisa 59)

:))


betul ! baru gw mau ngomong kayak gitu.

teori evolusi sebagai upaya manusia mencari kebenaran harus dihargai.

kita sebagai orang beragama akan menerima semua kebenaran.
Tapi dengan syarat hal itu sudah terbukti sebuah kebenaran, kalau masih berupa kira2 atau hipotesa ya jangan memaksa kita untuk mempercayainya.
itu sebabnya kita menerima gravitasi, astronomi dll (setelah hal itu terbukti kebenarannya)

itu sesuai dengan kitab suci yang menyuruh kita untuk selalu berlaku benar dan mengelola alam dengan baik.

pasingsingan
30-12-2011, 02:58 PM
@mbah pasing : gw masih yakin semua jawabannya ada dlm Al-Qur'an. Kalau soal yg panunya si Purba...eh maap..panu pertanyaan Purba, sudah terbukti ada di kasih tau obatnya di Al-Qur'an.
LOH, LAH iya
dlm konteks pertanyaan yng ini

Misal: pertanyaan ini disodorkan oleh si purba
Menurut qur'an, manusia diciptakan dari tanah
sim salabim, abra kadabra … gubrak langsung jadi ataw bgmn?
coba jawab/jelaskan
tuh mumpung purba lagi seliweran disini





weleh,
kok ilustrasi gw diatas lu plesetin jadi panunya si purba?
dasarr :gebuk:

spears
30-12-2011, 03:29 PM
Ah senangnya semua sudah sepakat :D

Soal penciptaan manusia sudah dibahas bukan? Adam ma Isa pake Kun Fayakun. Kalo yg lain pake proses biologi.

sedgedjenar
30-12-2011, 03:56 PM
Ah senangnya semua sudah sepakat :D

Soal penciptaan manusia sudah dibahas bukan? Adam ma Isa pake Kun Fayakun. Kalo yg lain pake proses biologi.


kata siapa semua sepakat ? main sepakat aje...

::ngakak2:: ::ngakak2::

penciptaan adam kaga kunfayakun
penciptaan isa, ane blm tau, blm nanya ke Mursyid nih

::hihi:: ::hihi::

pasingsingan
30-12-2011, 04:03 PM
wahaha ....
bisa aja neh sedge


dlm diskusi/debat spt ini
sebuah kesepakatan tdk selalu barti semuanya bersepakat pada satu hal
sepakat untuk tidak sepakat (tetap berpegang pada masing2 pendapatnya)
itu juga buah kesepakatan :D

cha_n
30-12-2011, 04:12 PM
kalau saya memahami Allah menciptakan sesuatu ga asal aja. ada hitungannya.
jadi ga asal kun fayakun. di dalamnya ada sistem.
dia pencipta sistem itu.
sains mempelajarinya. selama sains blm menemukan jawaban nya. kita cukup mengimaninya.
tapi ga berarti jadi orang pekak ga mau baca dan malas menggunakan otaknya

AsLan
30-12-2011, 06:36 PM
kalau saya memahami Allah menciptakan sesuatu ga asal aja. ada hitungannya.
jadi ga asal kun fayakun. di dalamnya ada sistem.
dia pencipta sistem itu.
sains mempelajarinya. selama sains blm menemukan jawaban nya. kita cukup mengimaninya.
tapi ga berarti jadi orang pekak ga mau baca dan malas menggunakan otaknya

Sains berusaha mengenal kebenaran, jadi nilai sains dibawah kebenaran.
Allah pencipta kebenaran, jadi semua kebenaran dibawah Allah.

Kalau Allah mencipta sesuatu langsung jadi dan mencipta yang lainnya dengan proses, bolehkah kita mempersalahkan Allah dan berkata "Allah, kamu gak boleh gitu dong, semuanya kan harus ada prosesnya..."

Setahu saya, hati2 dengan filosofi "semua pasti..."
misalnya kalimat "semua pasti melalui proses"
biasanya filosofi "semua pasti..." akan menuju self destruction"

Ini kisah sir Herbert Spencer, seorang filsuf besar yg sangat dihormati.


dalam suatu seminar, sir Herbert Spencer mengatakan "tidak ada yg absolute didunia ini"

lalu seorang pemuda berdiri dan bertanya, apakah anda yakin tidak ada yg absolut di dunia ini?
sir HS mengangguk dan berkata yakin

si pemuda itu bertanya lagi, apakah pendapat anda itu pasti absolut benar ?

kali ini sir HS tidak bisa tersenyum dan tidak bisa menjawab

kembali ke topik,

secara logika, tidak mungkin semua hal harus melalui proses, karena tetap harus ada sebab pertama yaitu Tuhan.

itu karena kita melihat bahwa alam semesta ini tidak punya logika yg cukup untuk memulai dirinya sendiri.
namun ada hal yang tidak butuh penyebab, yaitu Tuhan.

maka kalau yang satu butuh penyebab, yang satu tidak butuh penyebab, maka logikanya adalah yang butuh penyebab itu pasti disebabkan oleh yang tidak butuh penyebab, dengan kata lain alam semesta ini pasti diciptakan oleh sang pencipta.

saat Allah menciptakan alam semesta, alam tidak diciptakan dari yang lain karena yang lain itu belum ada.

saat itu sudah pasti kun fa ya kun, tidak ada logika lain yang bisa membantah hal ini.

lalu kalau Allah mencipta alam semesta dengan mendadak, tentu logikanya Allah juga bisa menciptakan hal lain secara mendadak.

Ronggolawe
30-12-2011, 07:08 PM
hah? yakin lu Allah nggak berlaku suka2 dia? yakin? jadi kamu meragukan Kekuasaan Allah? pemilihan siapa yg jadi Nabi siapa yg jadi Rasul, menurut gw, suka2nya Dia. siapa yg masuk surga, siapa yg masuk Neraka juga suka2nya dia.dan gw nggak akan mempertanyakan kenapa dia memilih Nabi Muhammad yang jadi Rasul bukan Ronggolawe.dan itu beyond pemikiran dan akal kita sebagai manusia.

justru loe yang menjadikan Allah sebagai zat yang
plin-plan :)

21/16
DAN TIDAKLAH KAMI CIPTAKAN LANGIT DAN BUMI DAN SEGALA YANG ADA DI ANTARA KEDUANYA DENGAN BERMAIN - MAIN .

44/38
DAN KAMI TIDAK MENCIPTAKAN LANGIT DAN BUMI DAN APA YANG ADA ANTARA KEDUANYA DENGAN BERMAIN - MAIN .

23/115
MAKA APAKAH KAMU MENGIRA , BAHWA SESUNGGUHNYA KAMI MENCIPTAKAN KAMU SECARA MAIN - MAIN ( SAJA ) , DAN BAHWA KAMU TIDAK AKAN DIKEMBALIKAN KEPADA KAMI ?
[/quote]

Gw yakin seyakin2nya kalo Allah itu Maha Adil.Lu enggak ya? Astagfirullah.
Tapi keadilan Allah itu belum tentu bias di cerna otak kita sbg manusia biasa.[/quote]
yang gw ragukan itu Allah versi loe yang loe definisi
kan sebagai zat yang plin-plan :)

kalau keadilan Allah tidak bisa dicerna oleh manusia
biasa, maka buat apa Allah menurunkan Alquran se
bagai pedoman bagi manusia, kalau keadilan yang
dikandung dalam Alquran tidak bisa dicerna oleh ma
nusia.



Lu jgn menempatkan Allah , tindakan Allah itu seperti manusia dong. Apakah tindakan Allah harus berdasarkan hukum2 manusia yg lu yakini slama ini?
loe lupa, Allah menurunkan hukum-hukumnya, Alam
mentaati hukum-hukum tersebut, termasuk dalam
proses evolusi :)


Allah capek, Allah makan Allah tidur dan berpikir sebagaimana manusia?begitu??

Ya enggaklah.
loe ngomong apa nih?
lagi ngigau?



Stop picturing Kemanusiaan sebagai Ketuhanan. Jangan terlalu GR lah jadi manusia.
atau lu mau melarang Allah utk bertindak mengenai sesuatu apabila hal2 itu tidak sesuai dgn hukum Alam?
Mumpung hari jumat..istigfaaarr gihhhh!

keknya loe yang harus istighfar karena telah
menjadikan Allah sebagai zat yang plin-plan :)

15/19
DAN KAMI TELAH MENGHAMPARKAN BUMI DAN MENJADIKAN PADANYA GUNUNG - GUNUNG DAN KAMI TUMBUHKAN PADANYA SEGALA SESUATU MENURUT UKURAN .

15/21
DAN TIDAK ADA SESUATUPUN MELAINKAN PADA SISI KAMI - LAH KHAZANAHNYA ; DAN KAMI TIDAK MENURUNKANNYA MELAINKAN DENGAN UKURAN YANG TERTENTU .

23/18
DAN KAMI TURUNKAN AIR DARI LANGIT MENURUT SUATU UKURAN ; LALU KAMI JADIKAN AIR ITU MENETAP DI BUMI , DAN SESUNGGUHNYA KAMI BENAR - BENAR BERKUASA MENGHILANGKANNYA .

25/2
YANG KEPUNYAAN - NYA - LAH KERAJAAN LANGIT DAN BUMI , DAN DIA TIDAK MEMPUNYAI ANAK , DAN TIDAK ADA SEKUTU BAGI - NYA DALAM KEKUASAAN ( NYA ) , DAN DIA TELAH MENCIPTAKAN SEGALA SESUATU , DAN DIA MENETAPKAN UKURAN - UKURANNYA DENGAN SERAPI - RAPINYA .

54/49
SESUNGGUHNYA KAMI MENCIPTAKAN SEGALA SESUATU MENURUT UKURAN .




Lu nganggep apabila Allah hanya “Aku” maka dia tidak adil? Keadilan Allah hanya dia yang tahu. Kita bisa mengetahui cuman sedikit, atau kemudian hari, atau apabila Allah mengizinkan.Yang bisa kita lakukan hanya berprasangka baik kepada Allah.
yang gw anggap ragukan itu tafsiran loe tentang
Allah saat saat IA menggunakan kata "Aku"



Aneh rasanya, seorang Ronggolawe yg koar2 utk berprasangka baik kepada sesama manusia di FORUM GOSIP , ternyata NGGAK BISA BERPRASANGKA BAIK TERHADAP TUHANNYA SENDIRI.
Walah…untung gw ga pernah kemakan kata2nya dia. Ternyata aslinya begini.
kekeke... loe ngga punya argumen yang logis, ya?



Kisah Nabi Ibrahim mengenai Allah:
"Dan apabila aku sakit, Dialah Yang menyembuhkan aku". QS. Asy Syu'ara: 80.


Dalam ayat ini Nabi Ibrahim 'alaihissalam tidak mengatakan: "Dan jika Allah menjadikanku sakit", tetapi beliau berkata: "Dan apabila aku sakit, Dialah Yang menyembuhkan aku".
loe ngomong apa nih? hubunganya dengan Allah
yang loe anggap plin-plan apa? :)



Knock!knock! prasangka baik itu namanyaaaa *:))

Soal mengapa Iblis Jahat, mengapa manusia tidak diciptakan seperti Adam dan Isa, itu salah satu bentuk rahasia Allah. Kita hanya dituntut untuk mengimaninya, bahwa hal-hal tersebut merupakan takdir Allah Ta'ala yang Maha Adil dan Maha Hakim (Bijaksana, meletakkan sesuatu pada tempatnya).
yakin loe itu rahasia Allah? dalil loe apa? :)

38/74
KECUALI IBLIS ; DIA MENYOMBONGKAN DIRI DAN ADALAH DIA TERMASUK ORANG - ORANG YANG KAFIR

semua manusia lahir dengan sifat sombong, tinggal
loe mau mengendalikan sifat sombong itu atau mau
ngikut Iblis yang memperturutkan kesombongan :)

Jadi masih rahasia ya? :)



Selain itu Allah telah memberikan pengarahan kepada kita, untuk tidak memasukkan diri kita di dalam pertanyaaan-pertanyaan seperti ini dan hendaklah kita tunduk dan menyerahkan diri, tetapi tetap berusaha. Allah berfirman:

(لا يُسْأَلُ عَمَّا يَفْعَلُ وَهُمْ يُسْأَلُونَ) [الأنبياء:23]

Artinya: "Dia (Allah) tidak ditanya tentang apa yang diperbuat-Nya, dan merekalah yang akan ditanyai". QS. Al Anbiya': 23.

kapan gw mempertanyakan Allah yang gw imani?
gw cuma mempertanyakan dasar loe menjadikan
Allah sebagai zat yang plin-plan :)



Ronggo, drpd lu mencari kelemahan Tuhan dgn bertanya2 sesuatu yg menjadi hak Allah, lebih baik elu prepare buat menjawab pertanyaan Tuhan nanti. Jangan sampai elu masuk ke golongan orang2 yang sombong. Naudzubillah .
:P
dah lah, loe belajar logika berfikir yang obyektif
dan jujur dulu, dah.... afala ta'qiluun?

Ronggolawe
30-12-2011, 07:14 PM
Sains berusaha mengenal kebenaran, jadi nilai sains dibawah kebenaran.
Allah pencipta kebenaran, jadi semua kebenaran dibawah Allah.

Kalau Allah mencipta sesuatu langsung jadi dan mencipta yang lainnya dengan proses, bolehkah kita mempersalahkan Allah dan berkata "Allah, kamu gak boleh gitu dong, semuanya kan harus ada prosesnya..."

Setahu saya, hati2 dengan filosofi "semua pasti..."
misalnya kalimat "semua pasti melalui proses"
biasanya filosofi "semua pasti..." akan menuju self destruction"

itu kan menurut loe, yang ngga ada buktinya:)

menurut loe kenapa Tuhan yang loe imani musti
mengorbankan putranya untuk menghapus dosa
manusia, kenapa ngga langsung dihapus saja?

bukannya dalam ajaran agama loe yang loe imani,
pengorbanan Yesus sang Putra, lebih besar nilai
nya dibandingkan penciptaan Adam atau kelahiran
Yesus itu sendiri :)

kenapa Tuhan loe memilih berproses dalam perkara
yang luar biasa itu? :)



secara logika, tidak mungkin semua hal harus melalui proses, karena tetap harus ada sebab pertama yaitu Tuhan.

itu karena kita melihat bahwa alam semesta ini tidak punya logika yg cukup untuk memulai dirinya sendiri.
namun ada hal yang tidak butuh penyebab, yaitu Tuhan.


loe tahu analogi yang "mendekati" Tuhan dalam per
samaan matematika? jawabnya "~"

silahkan loe melakukan operasi normal dengan "~"
hasilnya pasti error :)



maka kalau yang satu butuh penyebab, yang satu tidak butuh penyebab, maka logikanya adalah yang butuh penyebab itu pasti disebabkan oleh yang tidak butuh penyebab, dengan kata lain alam semesta ini pasti diciptakan oleh sang pencipta.

saat Allah menciptakan alam semesta, alam tidak diciptakan dari yang lain karena yang lain itu belum ada.

saat itu sudah pasti kun fa ya kun, tidak ada logika lain yang bisa membantah hal ini.

lalu kalau Allah mencipta alam semesta dengan mendadak, tentu logikanya Allah juga bisa menciptakan hal lain secara mendadak.
jadi, kamsud loe Allah cuma mampu bikin satu
alam semesta ya :)

sedgedjenar
30-12-2011, 07:59 PM
itu kan menurut loe, yang ngga ada buktinya:)

menurut loe kenapa Tuhan yang loe imani musti
mengorbankan putranya untuk menghapus dosa
manusia, kenapa ngga langsung dihapus saja?

bukannya dalam ajaran agama loe yang loe imani,
pengorbanan Yesus sang Putra, lebih besar nilai
nya dibandingkan penciptaan Adam atau kelahiran
Yesus itu sendiri :)

kenapa Tuhan loe memilih berproses dalam perkara
yang luar biasa itu? :)


di agama sebelum kristen, yaitu hindu dan buddha dikenal adanya karma
sekilas aja, karma itu buah perbuatan manusia di dunia

di agama selanjutnya, kristen, di ajarkan bahwa karma bisa dihapus
tapi istilah karma ini diganti dengan dosa (mungkin agar di agama selanjutnya mudah dilanjutkan pelajarannya, jadi istilahnya disamain dulu)
tapi pada kenyataannya dosa ini tidak dihapus, tapi hanya dipindahkan, alias pertanggungjawabannya dialihkan saja
yang bisa melakukan tugas 'penghapusan' ini cuma manusia selevel Yesus (level manusia yang sudah menjadi cermin Tuhan)
dalam islam manusia selevel yesus ini disebutkan, dengan mata-Mu aku melihat, dengan kaki-Mu aku berjalan, dengan lidah-Mu aku bicara

jadi turunnya agama dr awal sampai dengan islam itu ada benang merahnya, ada pembelajaran bagi manusia
pembelajaran apa ? pembelajaran kenal dengan Tuhan

Aku adalah khazanah tersembunyi, Aku ciptakan mahluk agar Aku dikenal

cha_n
31-12-2011, 10:03 AM
@aslan
coba lu baca ulang posting gw. ga ada nyebut pasti.
yang nambahin kata pasti itu lu sendiri. jangan sembarangan nambah kata2 orang dong.

kit bahas soal evolusi baca judulnya baik2. napa lu ngalor ngidul bahas soal ketuhanan dan asal mula tuhan ?

tuhan menciptakan alam dengan ritme. kita bisa mempelajari. itu kalau mau. kalau apa2 dihubungkan ke klenik ya gpp juga pilihan masing2
toh yang percaya ponari banyak. tapi jangan larang orang memilih jalur sains melalui kedokteran ketika ingin berobat.

dan biarlah sains mempelajari asal mula alam dengan perangkat yang dia miliki. ga semua orang memilih percaya sim salabim.

kun fayakun yang aku tahu sehubungan dengan penciptaan adalah bagaimana tuhan bisa menciptakan hitungan luar biasa untuk keberadaan alam semesta

analogi sedikit. ketika kita berdoa menjadi kaya, tidak berarti tuhan tiba2 menjatuhkan uang dari langit. kita tetap harus berproses mendapatkan uang itu. yang kita harapkan diberi tuhan adalah petunjuk atas pilihan proses yang terbaik untuk dapat harta yang berkah dan banyak. intinya ga ada yang sim salabim

BundaNa
31-12-2011, 10:50 AM
berhubung gue udah ketinggalan berhalaman2....

mau nanya dunk,

menurut Injil proses penciptaan gimana?

menurut Al qur'an keknya udah banyak neh disini

menurut al qur'an sama injil ada pertentangan gak mengenai penciptaan dan kisah adam ke bumi?

AsLan
31-12-2011, 12:09 PM
Kitab suci Kristen (juga yahudi dan islam) dengan jelas mengatakan bahwa manusia berbeda dari binatang, maka tidak mungkin manusia keturunan binatang.

Saat Tuhan mencipta binatang dan seluruh alam lainnya, Ia berkata bahwa semua itu baik adanya.
Tapi saat Tuhan mencipta manusia, Ia berkata bahwa ciptaan yang ini sangat baik.

Tubuh manusia terbuat dari debu dan abu, sama dengan mahluk hidup lainnya, tapi Tuhan menghembuskan nafasNya kepada manusia sehingga manusia hidup, hembusan nafas Tuhan tidak terjadi pada binatang.

Yang paling penting adalah, dikatakan di kitab suci bahwa manusia dicipta menurut PETA dan TELADAN Allah, artinya manusia merupakan gambaran dari Sang Pencipta itu sendiri, maka manusia punya sifat2 Tuhan yaitu Moral, Hukum dan Agama, hal ini tidak terjadi pada binatang.

Manusia juga berbeda dari binatang karena manusia diberi hak dan tugas yang berbeda yaitu untuk memiliki dan membudidayakan alam ciptaan Tuhan, manusia dicipta untuk menjadi wakil Tuhan dalam menguasai dan memerintah alam semesta.

Maka jangan heran kalau manusia terus maju dalam teknologi dan pengetahuan, sementara simpanse dari jaman purba sampai sekarang masih tetap sama.

---------- Post added at 12:06 PM ---------- Previous post was at 11:57 AM ----------


@aslan
coba lu baca ulang posting gw. ga ada nyebut pasti.
yang nambahin kata pasti itu lu sendiri. jangan sembarangan nambah kata2 orang dong.

kit bahas soal evolusi baca judulnya baik2. napa lu ngalor ngidul bahas soal ketuhanan dan asal mula tuhan ?

tuhan menciptakan alam dengan ritme. kita bisa mempelajari. itu kalau mau. kalau apa2 dihubungkan ke klenik ya gpp juga pilihan masing2
toh yang percaya ponari banyak. tapi jangan larang orang memilih jalur sains melalui kedokteran ketika ingin berobat.

dan biarlah sains mempelajari asal mula alam dengan perangkat yang dia miliki. ga semua orang memilih percaya sim salabim.

kun fayakun yang aku tahu sehubungan dengan penciptaan adalah bagaimana tuhan bisa menciptakan hitungan luar biasa untuk keberadaan alam semesta

analogi sedikit. ketika kita berdoa menjadi kaya, tidak berarti tuhan tiba2 menjatuhkan uang dari langit. kita tetap harus berproses mendapatkan uang itu. yang kita harapkan diberi tuhan adalah petunjuk atas pilihan proses yang terbaik untuk dapat harta yang berkah dan banyak. intinya ga ada yang sim salabim

trus kenapa dikau memastikan bahwa manusia pasti berasal dari proses evolusi binatang->manusia ?

kalau memang belum pasti dan belum terbukti, maka itu bukan science.

maka kalau ada orang yg tidak mau menerima hal2 yang belum pasti, orang tersebut jangan di judge sebagai orang yang tidak scientific.

sante aja dong sis. ::hihi::[COLOR="Silver"]

---------- Post added at 12:09 PM ---------- Previous post was at 12:06 PM ----------

cha_n
31-12-2011, 12:23 PM
lah yang ngomong gitu siapa?siapa yang pastikan? posisi ku juga bertanya dan sementara jawabannya yang paling mendekati ya evolusi.
yang aku simpulkan dari teman2 yang lebih percaya teori kreationis adalah tidak mau open mind ketika diberikan pengetahuan. lalu bolak balik nanya ga penting yang sudah dijelaskan sebelumnya.
intinya ga mau belajar. males baca apapun yang beda ama pendapatnya. diskusi dan sains mati untuk orang2 kayak gini.
mending lanjuti percaya klenik aja

lu baca posting gw *kalo mau
yang gw tahu sehubungan dengan mutasi gen. pelan2 tapi pasti ada mutasi perubahan dlsb. bayangkan proses jutaan tahun ada perubahan semacam itu.

dan tulis dengan jelas apa salahnya belajar evolusi dan masalah genetika dari sudut pandang agama kalau memang itu haram sampe2 orang yang belajar ini dihukumi kafir

AsLan
31-12-2011, 01:19 PM
lah yang ngomong gitu siapa?siapa yang pastikan? posisi ku juga bertanya dan sementara jawabannya yang paling mendekati ya evolusi.
yang aku simpulkan dari teman2 yang lebih percaya teori kreationis adalah tidak mau open mind ketika diberikan pengetahuan. lalu bolak balik nanya ga penting yang sudah dijelaskan sebelumnya.
intinya ga mau belajar. males baca apapun yang beda ama pendapatnya. diskusi dan sains mati untuk orang2 kayak gini.
mending lanjuti percaya klenik aja

lu baca posting gw *kalo mau
yang gw tahu sehubungan dengan mutasi gen. pelan2 tapi pasti ada mutasi perubahan dlsb. bayangkan proses jutaan tahun ada perubahan semacam itu.

dan tulis dengan jelas apa salahnya belajar evolusi dan masalah genetika dari sudut pandang agama kalau memang itu haram sampe2 orang yang belajar ini dihukumi kafir

wah gw gak ngerti deh kalo masalah kafir mengkafir kan, di gereja gw malah orang2 dianjurin belajar teori evolusi dan semua bantahannya.
mengenai mutasi gen, kan gw duah bilang berkali2 diulang2 bahwa mutasi gen itu science dan diterim baik oleh kristen.
yang gak diterima adalah hal2 yang gak terbukti seperti mutasi gen bertingkat2 sampai mengubah suatu species menjadi species lain, hal2 semacam ini kan sudah loncat dari yg terbukti kemudian mempercayai yang tak terbukti.

purba
31-12-2011, 02:45 PM
@AsLan cs

Tuhan meniupkan ruh pada manusia. Apakah pada hewan tidak? Jadi apa yg menghidupkan hewan?

Tuhan menciptakan manusia menurut rupa tuhan. Bukankah anatomi kera juga sama dengan manusia, hanya manusia lebih guantheng dan chuantik dibandingkan kera? Jadi menurut rupa siapa tuhan menciptakan kera?

Quran mengatakan hewan dicipakan dari air, bagaimana dengan Bible?

Adam dan Hawa berawal sekitar 7000an tahun yg lalu, sementara homo-erectus sudah ada jauh lebih dari itu, apakah homo-erectus masuk klasifikasi hewan? Atau Bible menolak eksistensi homo-erectus?

Spesies adalah istilah yg dibuat utk keperluan klasifikasi makhluk hidup. Apakah tuhan menciptakan spesies? Apakah dalam waktu bersamaan atau berbeda-beda?

Dinosaurus pernah menghuni Bumi. Bagaimana informasi terkait dinosaurus di dalam Bible, apakah ada? Apakah ente menerima eksistensi dinosaurus meski tidak disebutkan di dalam Bible?

Masih banyak lagi pertanyaan2 ttg keragaman hayati, tapi itu dulu deh... :))

AsLan
31-12-2011, 05:05 PM
tenang pur, gw berusaha jawab satu persatu.

Tuhan menghembuskan Roh kepada manusia, tapi tidak kepada hewan.
artinya hewan punya roh juga tapi bukan roh yang dihembus langsung dari Allah.

di kitab Ratapan yang diwahyukan lewat Salomo, disebut Roh manusia menuju ke atas, roh binatang menuju ke bawah, artinya ada perbedaan kualitas antara roh hewan dan manusia.


Manusia diciptakan menurut Rupa Tuhan, hal ini tidak merujuk rupa fisik karena Allah adalah Roh, jadi Roh manusia yg serupa dengan Tuhan.
Bentuk tubuh manusia, hewan, tumbuhan dan berbagai macam lainnya dicipta menurut kreatifitas Allah.

Mengenai penciptaan dari air sih tidak ada di bible, yang ada disinggung sedikit adalah tubuh manusia dicipta dari tanah, intinya setiap sell tubuh manusia itu 100% fisik, terbuat dari unsur2 yang sama dengan binatang, tumbuhan dll

Mengenai nenek moyang manusia, kita tidak percaya manusia berasal dari species lain selain manusia.
Manusia adalah keturunan sepasang manusia, Adam dan Hawa.

Istilah species memang dibuat dalam ilmu Taksonomi, kitab suci menggunakan istilah "jenis" di kitab kejadian tertulis Tuhan mencipta mahluk hidup menurut jenisnya masing2.
Apakah "jenis" ini sesuai dengan species ? bisa ya bisa tidak, tapi kita berusaha berkomunikasi dengan baik sehingga tidak apa2 untuk saling meminjam istilah.
Pada dasarnya kitab suci selaras dengan science koq, cuma pemahaman manusia yg sering kali kurang sehingga membuat pertentangan antara keduanya.

Kitab suci kristen ditulis dalam rentang waktu yang sangat lama, mungkin 3000 tahun lebih dari kitab tertua sampai itab termuda.
Kitab tertua, yaitu kitab Ayub pernah menyinggung dinoasurus yang namanya Bahemoth, silahkan di google sendiri karena saya tidak sempat riset, cuma seingat saya saja.
Kitab kejadian juga menulis tentang manusia2 raksasa yang tingginya lebih dari 3 meter dan berjari 6, inilah nenek moyang orang palestine yang kini sudah punah.

Asum
31-12-2011, 10:58 PM
...
teori evolusi sebagai upaya manusia mencari kebenaran harus dihargai.

Setuju !


kita sebagai orang beragama akan menerima semua kebenaran.
Tapi dengan syarat hal itu sudah terbukti sebuah kebenaran, kalau masih berupa kira2 atau hipotesa ya jangan memaksa kita untuk mempercayainya.
...
Setuju.

Sesuatu yang masih merupakan hipotesa (kesimpulan sementara berdasarkan data yang ada), maka belum mencapai tingkat kebenaran mutlak. Sedangkan apa yang tersurat dalam kitab suci secara jelas, maka ia mutlak benar.

Dalam Islam, ada kaidah fiqh yang berbunyi : Yang sudah yakin tidak bisa digantikan dengan yang masih merupakan dugaan/kira-kira.

Ronggolawe
31-12-2011, 11:06 PM
Setuju !


Setuju.

Sesuatu yang masih merupakan hipotesa (kesimpulan sementara berdasarkan data yang ada), maka belum mencapai tingkat kebenaran mutlak. Sedangkan apa yang tersurat dalam kitab suci secara jelas, maka ia mutlak benar.

Dalam Islam, ada kaidah fiqh yang berbunyi : Yang sudah yakin tidak bisa digantikan dengan yang masih merupakan dugaan/kira-kira.
Sejauh ini dalam science, yang mutlak itu C, nilai
kecepatan cahaya dalam ruang hampa :)

jadi diluar itu loe harus tolak dong, kalau loe kon
sisten :)

betewe, kalau Teori Evolusi statusnya kira-kira,
yang Teori/hukum yang sudah pasti apa dong?

Terus kalau Teori Evolusi memberi manfaat lewat
produk-produk turunan bidang genetika, pemulia
an, pemetaan DNA dll, maka hukum yang sudah
pasti itu memberi manfaat apa?

Asum
31-12-2011, 11:16 PM
Sejauh ini dalam science, yang mutlak itu C, nilai
kecepatan cahaya dalam ruang hampa :)

jadi diluar itu loe harus tolak dong, kalau loe kon
sisten :)

betewe, kalau Teori Evolusi statusnya kira-kira,
yang Teori/hukum yang sudah pasti apa dong?

Terus kalau Teori Evolusi memberi manfaat lewat
produk-produk turunan bidang genetika, pemulia
an, pemetaan DNA dll, maka hukum yang sudah
pasti itu memberi manfaat apa?
berat jenis baja, dalam ilmu teknik itu 7850 kg/m3 <<< dianggap sesuatu yang pasti saat ini. Dan semua fabrikan baja menggunakan faktor besaran tsb untuk menghitung berat profil baja per-m1.

Dalam perhitungan daya dukung tanah, ada sedikitnya 3 metode hitung yang ke-3 nya sama2 dijadikan rujukan dan walau hasilnya beda-beda. Saya diajarin untuk memilih angka daya dukung tanah yang terkecil, karena angka kecil akan membuat desain struktur lebih kuat dibanding dengan daya dukung besar yang akan membuat desain struktur lebih kecil
Yang lo jadiin pembanding apa ? <<< faktor desain bangunan yang aman

trus yang anda akan jadikan pembanding apa ?

Jika tidak ada pembanding, maka hasil yang diperolah adalah benar (dugaan kuat) <<< ini yang dipakai.

Ronggolawe
31-12-2011, 11:24 PM
berat jenis baja, dalam ilmu teknik itu 7850 kg/m3 <<< dianggap sesuatu yang pasti saat ini. Dan semua fabrikan baja menggunakan faktor besaran tsb untuk menghitung berat profil baja per-m1.

Dalam perhitungan daya dukung tanah, ada sedikitnya 3 metode hitung yang ke-3 nya sama2 dijadikan rujukan dan walau hasilnya beda-beda. Saya diajarin untuk memilih angka daya dukung tanah yang terkecil, karena angka kecil akan membuat desain struktur lebih kuat dibanding dengan daya dukung besar yang akan membuat desain struktur lebih kecil
Yang lo jadiin pembanding apa ? <<< faktor desain bangunan yang aman

keknya waktu SMA, loe pasti pernah belajar ten-
tang angka penting deh :)

dan seingat gw, digunakan istilah angka penting,
karena ada angka tidak penting, meski terhitung
dalam pengukuran....

jadi 7850kg/m^3 seberapa mutlak angka itu? :)




trus yang anda akan jadikan pembanding apa ?

Jika tidak ada pembanding, maka hasil yang diperolah adalah benar (dugaan kuat) <<< ini yang dipakai.
sekarang Teori Evolusi, mau loe bandingkan de
ngan apa? Teori Creationis yang cuma menunggu
Teori Evolusi melakukan revisi, lalu menyerangnya
sebagai kegagalan total Teori Evolusi? :)

Asum
31-12-2011, 11:38 PM
...jadi 7850kg/m^3 seberapa mutlak angka itu? :)

mutlak ya mutlak, gak ada tingkatannya. Soal angka dibelakang koma itu tidaklah penting, karena yang diambil adalah pembulatannya.

Yang jelas, lo buka tabel berat baja, semua mengambil faktor pengali ke angka tsb. Paling gampang lo buka table berat besi baja diameter 10mm. tanpa gua melihat tabel, gua tau berat per-m1 nya dengan faktor pengali 7850kg/m3.


sekarang Teori Evolusi, mau loe bandingkan de
ngan apa? Teori Creationis yang cuma menunggu
Teori Evolusi melakukan revisi, lalu menyerangnya
sebagai kegagalan total Teori Evolusi? :)
Klo lo mau bandingin teori evolusi Darwin (soal moyang manusia) dengan informasi al-Qur'an yang diyakini benar, ya menang al-Qur'an lah. Karena yang 1 sumber dan informasinya meyakinkan dan yang 1 sumber dan informasinya meragukan. Mana ada dalam dunia ini sesuatu yang sudah yakin benar digantikan dengan yang masih meragukan alias kira-kira ? ::ngakak2::

Soal keragaman hayati, al-Qur'an tidak menjelaskan secara detail soal pengelompokan hewan selain membagi kedalam 3 kategori, berjalan di atas 2 kaki, perut, dan 4 kaki. <<< ini menurut sains juga bener, hanya saja sains tidak mengelompokkan hewan dalam pembagian besar seperti itu, tapi pakai pembagian vertebrata dan avertebrata. <<< bertentangan tidak dengan al-Qur'an ? bertentangan ... tapi tidak terlarang.

Kenapa ? karena maslah pembagian kelompok tsb bukan merupakan sesuatu yang wajib, tetapi sekedar berita/informasi semata BUKAN untuk menetapkan hukum.

Saya kira jelaslah. Klo masih gak jelas, gua nyerah lah ... mungkin orang lain yg bisa ngasih penjelasan (tafsiran) ke elo, lebih baik dari gua.

Hadakallah.

Ronggolawe
31-12-2011, 11:43 PM
mutlak ya mutlak, gak ada tingkatannya. Soal angka dibelakang koma itu tidaklah penting, karena yang diambil adalah pembulatannya.

Yang jelas, lo buka tabel berat baja, semua mengambil faktor pengali ke angka tsb. Paling gampang lo buka table berat besi baja diameter 10mm. tanpa gua melihat tabel, gua tau berat per-m1 nya dengan faktor pengali 7850kg/m3.
yang penting loe sepakat, bahwa loe mempercayai
sesuatu yang belum mencapai tingkat kebenaran
mutlak :)

eh, mutlak itu ada tingkatnya atau tidak sih? kok
loe berubah-ubah :)




Soal keragaman hayati, al-Qur'an tidak menjelaskan secara detail soal pengelompokan hewan selain membagi kedalam 3 kategori, berjalan di atas 2 kaki, perut, dan 4 kaki. <<< ini menurut sains juga bener, hanya saja sains tidak mengelompokkan hewan dalam pembagian besar seperti itu, tapi pakai pembagian vertebrata dan avertebrata. <<< bertentangan tidak dengan al-Qur'an ? bertentangan ... tapi tidak terlarang.
masa sih? terus dekapoda, kaki seribu, ngga masuk
pengelompokan hewan ya? :)

Asum
31-12-2011, 11:51 PM
yang penting loe sepakat, bahwa loe mempercayai
sesuatu yang belum mencapai tingkat kebenaran
mutlak :)

eh, mutlak itu ada tingkatnya atau tidak sih? kok
loe berubah-ubah :)

Pernyataan gak berguna ... membuang2 waktu saja untuk dijawab. Apa yng lo bilang di atas soal C (nilai kecepatan cahaya) sebagai 1-1 nya mutlak saja sudah salah. Maka yang lainnya cuman basa-basi yang gak ada isi.

Pahamilah jawaban orang, jangan cuman pengen ngedebat doang. Semangatnya sih boleh, sayang gak didukung kemampuan berfikirnya.


masa sih? terus dekapoda, kaki seribu, ngga masuk
pengelompokan hewan ya? :)
Al-Qur'an menyebutknya dabbah. <<< lo search di internet arti dabbah. Baru lo komentar, oke.

Bhs gua "hewan", itu mengacu pada dabbah. Jadi tidak ada pertentangan sama sekali dengan keadaan keragaman hayati.

Ronggolawe
01-01-2012, 12:32 AM
Pernyataan gak berguna ... membuang2 waktu saja untuk dijawab. Apa yng lo bilang di atas soal C (nilai kecepatan cahaya) sebagai 1-1 nya mutlak saja sudah salah. Maka yang lainnya cuman basa-basi yang gak ada isi.

Pahamilah jawaban orang, jangan cuman pengen ngedebat doang. Semangatnya sih boleh, sayang gak didukung kemampuan berfikirnya.
santai bro, argumen gw kalau salah, loe bantah
pake argumen dong :)



Al-Qur'an menyebutknya dabbah. <<< lo search di internet arti dabbah. Baru lo komentar, oke.

Bhs gua "hewan", itu mengacu pada dabbah. Jadi tidak ada pertentangan sama sekali dengan keadaan keragaman hayati.
[/quote]
maksudnya, loe salah tafsir ya :)

purba
01-01-2012, 01:54 AM
tenang pur, gw berusaha jawab satu persatu.

Tuhan menghembuskan Roh kepada manusia, tapi tidak kepada hewan.
artinya hewan punya roh juga tapi bukan roh yang dihembus langsung dari Allah.

di kitab Ratapan yang diwahyukan lewat Salomo, disebut Roh manusia menuju ke atas, roh binatang menuju ke bawah, artinya ada perbedaan kualitas antara roh hewan dan manusia.

Manusia diciptakan menurut Rupa Tuhan, hal ini tidak merujuk rupa fisik karena Allah adalah Roh, jadi Roh manusia yg serupa dengan Tuhan.
Bentuk tubuh manusia, hewan, tumbuhan dan berbagai macam lainnya dicipta menurut kreatifitas Allah.


Ok, roh manusia serupa roh tuhan. Roh hewan tidak langsung dihembuskan, maksudnya apa? Tuhan menghembuskan roh kemana dulu sebelum ke hewan? Adakah sumber roh selain tuhan?



Mengenai nenek moyang manusia, kita tidak percaya manusia berasal dari species lain selain manusia.
Manusia adalah keturunan sepasang manusia, Adam dan Hawa.


Gw gak memaksa bahwa homo-erectus sbg nenek moyang manusia, tetapi apakah lo atau Bible bisa menerima keberadaan homo-erectus?



Istilah species memang dibuat dalam ilmu Taksonomi, kitab suci menggunakan istilah "jenis" di kitab kejadian tertulis Tuhan mencipta mahluk hidup menurut jenisnya masing2.
Apakah "jenis" ini sesuai dengan species ? bisa ya bisa tidak, tapi kita berusaha berkomunikasi dengan baik sehingga tidak apa2 untuk saling meminjam istilah.


Okelah, spesies di dalam biologi adalah jenis di dalam Bible. Tapi pertanyaannya, apakah tuhan menciptakan jenis2 tsb serentak atau dlm waktu yg berbeda2?



Kitab suci kristen ditulis dalam rentang waktu yang sangat lama, mungkin 3000 tahun lebih dari kitab tertua sampai itab termuda.
Kitab tertua, yaitu kitab Ayub pernah menyinggung dinoasurus yang namanya Bahemoth, silahkan di google sendiri karena saya tidak sempat riset, cuma seingat saya saja.
Kitab kejadian juga menulis tentang manusia2 raksasa yang tingginya lebih dari 3 meter dan berjari 6, inilah nenek moyang orang palestine yang kini sudah punah.

Adam muncul sekitar 7000an tahun silam. Tentunya tulang-belulang manusia2 raksasa nenek moyang palestine tdk sukar utk ditemukan, tapi tidak ada beritanya hingga sekarang?

Dinosaurus jauh lebih tua dari 7000an tahun, bagaimana Ayub mengenal dinosaurus? Atau Ayub sudah familiar dgn fosil dinosaurus ketika itu?

:))

BundaNa
01-01-2012, 10:27 PM
dinosausurus di jaman Nabi Ayyub?

spears
01-01-2012, 11:47 PM
Semakin gw baca, semakin ga yakin gw akan logika dan kemampuan berpikir si Ronggolawe.

@Asum dan Aslan : udahlah, ga usah diladeni org setress satu itu.
He's not even in your league (well, he's far above my league jg sih)

Masiiih aja maksain evolusi ada dlm Al-Quran. Pdhal dia ga punya bukti.ayat2nya jg pemahaman dia aja. Mbo ya di compare sama pendapat ulama.kalo dia yg ngomong mah, useless. Pengetahuan agama aja ga ada. Masih meragukan kekuasaan Tuhan lagi ::doh::

Gw mau like post nya Aslan n Asum tp mash pake hp.

Ronggolawe mah ga usah diajak ngomong (kata Asum kan juga dia debat ga jelas).
Soalnya Ronggolawe punya dendam pribadi ke gw, Asum sama Aslan.
Jadi pandangan dia dlm berargumen jd kabur. Nyuruh org belajar dulu,pdhal dia shalat aja bolong2 :))

Jadi inget katanya Sidharta Budha Gautama.
Org yg menanyakan pertanyaan yg "nggak penting" adalah ibarat org yang tertusuk panah beracun. Saat tertusuk, dia sibuk bertanya siapa yg memanah dia. Pdhal ada hal yg lebih penting utk dilakukan, yaitu mencabut dan mengobati racunnya.

Ketika dia sudah tau siapa yg memanah dia, hal itu sudah terlambat. Karena racunnya sudah menjalar dan tinggal menunggu kematian :(

Poor Ronggo.

---------- Post added at 11:47 PM ---------- Previous post was at 11:44 PM ----------

Btw, Ronggo . Gw mau jawab semua ke ababilan lu thd post-an gw sih. Tp males ah.
Kayaknya cara berpikir lu terlalu ruwet en sok canggih.
Gw sampe gak nangkep esensi apa2 dr postingan lu. Suwer. Gw bingung jdnya mau nimpalin apa.ga da isinya.

Ronggolawe
01-01-2012, 11:48 PM
Semakin gw baca, semakin ga yakin gw akan logika dan kemampuan berpikir si Ronggolawe.

@Asum dan Aslan : udahlah, ga usah diladeni org setress satu itu.
He's not even in your league (well, he's far above my league jg sih)

Masiiih aja maksain evolusi ada dlm Al-Quran. Pdhal dia ga punya bukti.ayat2nya jg pemahaman dia aja. Mbo ya di compare sama pendapat ulama.kalo dia yg ngomong mah, useless. Pengetahuan agama aja ga ada. Masih meragukan kekuasaan Tuhan lagi ::doh::

Gw mau like post nya Aslan n Asum tp mash pake hp.

Ronggolawe mah ga usah diajak ngomong (kata Asum kan juga dia debat ga jelas).
Soalnya Ronggolawe punya dendam pribadi ke gw, Asum sama Aslan.
Jadi pandangan dia dlm berargumen jd kabur. Nyuruh org belajar dulu,pdhal dia shalat aja bolong2 :))

Jadi inget katanya Sidharta Budha Gautama.
Org yg menanyakan pertanyaan yg "nggak penting" adalah ibarat org yang tertusuk panah beracun. Saat tertusuk, dia sibuk bertanya siapa yg memanah dia. Pdhal ada hal yg lebih penting utk dilakukan, yaitu mencabut dan mengobati racunnya.

Ketika dia sudah tau siapa yg memanah dia, hal itu sudah terlambat. Karena racunnya sudah menjalar dan tinggal menunggu kematian :(

Poor Ronggo.
loe ngemeng apa sih, Sist?
mau diskusi atau mau ngapain?

cuma mau ngingetin saja, barangkali loe lupa
kalau pesta tahun baru sudah selesai 24 jam
yang lalu :)

spears
01-01-2012, 11:51 PM
@mbah pasing :
Jgn bilang gw PA ya.
Liat aja sendiri. Bhs nya Ronggo ga da yg ngerti.
Dia sbnrnya mau nanya apa gak jelas.tp sibuk nyalah2in orang.pdhal logikanya dia gak ada yg ngerti or nyambung.

Dan jangan suruh gw nanggepin dia juga. Setres itu menular.gw ga mau deket2 org ky gini. Zen nya ga ada.


Ancur minah ::doh::

ndableg
01-01-2012, 11:54 PM
Hallooo...? Kenapa jadi personal attack ya? Ga usah dendam2an lah, cuman gara2 diskusi ginian aja.. Pake shalat bolong2 dibawa2 lah.. Biar orang menilai sendiri2 bu..

spears
01-01-2012, 11:55 PM
loe ngemeng apa sih, Sist?
mau diskusi atau mau ngapain?

Iya.gw maklum kok kalo lu ga ngerti. Memang blm saatnya lu ngerti.
Udah, ga usah terlalu dipikirin.

Ronggolawe
02-01-2012, 12:00 AM
Hallooo...? Kenapa jadi personal attack ya? Ga usah dendam2an lah, cuman gara2 diskusi ginian aja.. Pake shalat bolong2 dibawa2 lah.. Biar orang menilai sendiri2 bu..
hahaha... gw juga heran, Bro...
padahal gw merasa gw ngga punya stalker :)

spears
02-01-2012, 12:03 AM
Gw gak ngajak org menilai Ronggo. Itu penilaian gw sendiri kok thd dia. Memang org hipokrit bakal keliatan dgn sendirinya kok. Dulu dia paling nyinyir ama forgos. Eh ga taunya paling aktif komen di thread Cinta Laura :))

Gw gak mau ya disuruh dengerin org ky gitu. Gimana caranya blokir member c biar gw ga bs liat postingannya?

Thread yg berbobot ini rasanya rusak kl baca komen dia.

Awal2nya mau gw pake buat nanya2 soal Islam yg gw gak ngerti, eh suasananya jadi gak kondusif gara2 dia.

Lagian,tuh org apa ga ngerasa ya?
Perasaan dimana2 dah gw cuekin, ga pernah gw quote,eeeh masih aja quote2 gw.pdhal mls bgt ngobrol ama dia. Manggil2 gw sist lagi. Huh.

Ronggolawe
02-01-2012, 12:08 AM
Gw gak ngajak org menilai Ronggo. Itu penilaian gw sendiri kok thd dia. Memang org hipokrit bakal keliatan dgn sendirinya kok. Dulu dia paling nyinyir ama forgos. Eh ga taunya paling aktif komen di thread Cinta Laura :))

Gw gak mau ya disuruh dengerin org ky gitu. Gimana caranya blokir member c biar gw ga bs liat postingannya?

Thread yg berbobot ini rasanya rusak kl baca komen dia.

Awal2nya mau gw pake buat nanya2 soal Islam yg gw gak ngerti, eh suasananya jadi gak kondusif gara2 dia.

Lagian,tuh org apa ga ngerasa ya?
Perasaan dimana2 dah gw cuekin, ga pernah gw quote,eeeh masih aja quote2 gw.pdhal mls bgt ngobrol ama dia. Manggil2 gw sist lagi. Huh.
ya sudah, gw kembalikan saja kepada Admin dan
Moderator Forum ini, kalau memang gw dianggap
membuat suasana forum ini tidak kondusif, silah
kan hak akses gw dibatasi, entah di hapus total
atau post gw harus di-approve oleh moderator
sebelum di-publish.

Gw menerima dengan lapang dada.

spears
02-01-2012, 12:32 AM
Gak usah. Lo gw masukin ignore list gw aja. Jadi gw ga bs liat potingan lo.

---------- Post added at 12:21 AM ---------- Previous post was at 12:12 AM ----------


Pernyataan gak berguna ... membuang2 waktu saja untuk dijawab. Apa yng lo bilang di atas soal C (nilai kecepatan cahaya) sebagai 1-1 nya mutlak saja sudah salah. Maka yang lainnya cuman basa-basi yang gak ada isi.

Pahamilah jawaban orang, jangan cuman pengen ngedebat doang. Semangatnya sih boleh, sayang gak didukung kemampuan berfikirnya.




Hellow there my brow..
Speaking about pertanyaan nggak guna :D gw setuju bgt sama lo.
Gini ya kita luruskan dulu.
Kita yakin dan percaya bahwa Tuhan itu adalah Allah Yang Maha Kuasa dan Maha berkehendak.
Kita juga percaya akan Qadha dan Qadhar atau Takdir Allah yg tidak siapapun yg bisa menyegerakan atau memperlambat.
Kemudian, ada hal2 yg menjadi rahasia Allah dan kita tdk di beri pengetahuan melainkan sedikit.

Nah soal yg terakhir ini, Al-Quran aja sudah bilang begitu, eh masih ada aja yg ngerasa paling tau dan merasa semua pertanyaannya harus terjawab (jd inget lg cerita Budha sblmnya)

Mnurut gw, kalau memang meladeni org itu tdk berguna,lebih baik tinggalkan saja.

Karena Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam telah melarang dari hal tersebut. Dalam Ash-Shohihain dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda :
(Ini gw copas)


“Bacalah Al-Qur`an selama hati-hati kalian masih bersatu, maka jika kalian sudah berselisih maka berdirilah darinya”.

Dan dalam Al-Musnad dan Sunan Ibnu Majah –dan asalnya dalam Shohih Muslim- dari ‘Abdullah bin ‘Amr :

(nah..ini pas bgt nih sama keadaan kita saat ini. sama banget!!!)

“Sesungguhnya Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam pernah keluar sedangkan mereka (sebagian shahabat) sedang berselisih tentang taqdir, maka memerahlah wajah beliau bagaikan merahnya buah rumman karena marah, maka beliau bersabda : “Apakah dengan ini kalian diperintah?! Atau untuk inikah kalian diciptakan?! Kalian membenturkan sebagian Al-Qur’an dengan sebagiannya!! Karena inilah umat-umat sebelum kalian binasa”.

Bahkan telah datang hadits (yang menyatakan) bahwa perdebatan adalah termasuk dari siksaan Allah kepada sebuah ummat. Dalam Sunan At-Tirmidzy dan Ibnu Majah dari hadits Abu Umamah radhiallahu ‘anhu, beliau berkata : Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :


“Tidaklah sebuah kaum menjadi sesat setelah mereka dulunya berada di atas hidayah kecuali yang suka berdebat, kemudian beliau membaca (ayat) “Mereka tidak memberikan perumpamaan itu kepadamu melainkan dengan maksud membantah saja””.



Imam Ahmad rahimahullah berkata : “Pokok-pokok sunnah di sisi kami adalah berpegang teguh dengan apa yang para shahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam berada di atasnya dan mencontoh mereka. Meninggalkan semua bid’ah dan semua bid’ah adalah sesat. Meninggalkan permusuhan dan (meninggalkan) duduk bersama orang-orang yang memiliki hawa nafsu. Dan meninggalkan perselisihan, perdebatan dan permusuhan dalam agama”.





Dan menurut gw, cmiiw, orang tsb sudah masuk kategori dibawah ini :

Imam Malik rahimahullah pernah ditanya siapa ahli bid’ah itu. Maka beliau menjawab:


“Ahli Bid’ah adalah orang-orang yang berbicara tentang Nama-Nama Allah, Sifat-Sifat-Nya, Kalamullah, Ilmu-Nya, dan Taqdir Allah, dan mereka tidak diam dari perkara yang para shohabat dan tabiin diam darinya.”


----

Jadi, sesuai Sunnah Nabi SAW, sudah saatnya kita berdiri darinya. dosa ngeladenin org kaya gitu.

---------- Post added at 12:32 AM ---------- Previous post was at 12:21 AM ----------

kalau Al-Quran sendiri sudah bilang bahwa penciptaan Adam dan Isa adalah Kun Fayakun, maka yg masih mempertanyakan dan tdk meyakininya termasuk Bid'ah. begitu pemahaman saya. Astagfirullah. semoga Allah melindungi saya dari meragukan Al-Quran. Amin.

-----------


Ok. saya minta maaf apabila kta2 saya dianggap personal attack.
gw cuman gak mau kalo diskusi ini jadi ajang berbantah2an soal agama (thats why gw dulu ga mao masuk forum agama, krn gw menyangka isinya spt itu. salahkah???)

gw sendiri yakin kok, kalo Ronggolawe shalatnya nggak bolong2. heheheheeeeeeeee.

pasingsingan
02-01-2012, 06:56 AM
sudah ... sudah

kembali keleptop :gebuk:

"apakah teori evolusi bertentangan dng kitab suci"?

danalingga
02-01-2012, 08:18 AM
^

Setelah saya baca-baca, jadinya tergantung kepentingan Mbah. Yang tidak mengakui teori evolusi,
akan mengatakan bertentangan dengan memaparkan argumennya, yang
mengakui teori evolusi mengatakan sejalan dengan memaparkan argumennnya. ;))

Ini makin memperkuat asumsi saya bahwa kitab suci
itu memang pemahamannya unik buat masing-masing.
Sesuai kebutuhan.

spears
02-01-2012, 10:24 AM
klo gw berpegang teguh sama Al-Quran yg bilang "penciptaan Adam dan Isa itu adalah Kun Fayakun"
hal ini tidak ada pertentangan di kalangan ulama.
(kalo pertentangan di antara kita2 alias "orang awam" nggak diitung ya....)

hal tersebut lagian segitu jelasnya, bahkan imho , org yg nggak mendalami ilmu tafsir aja sudah tau artinya.

sedgedjenar
02-01-2012, 11:49 AM
sudah ... sudah

kembali keleptop :gebuk:

"apakah teori evolusi bertentangan dng kitab suci"?

kalo saya jawabnya, gak bertentangan
dulu saya juga berpendapat bertentangan

ternyata kitab suci itu bahasanya penuh muslihat (banyak kiasan)
jadinya saat itu saya salah memahami

::ngakak2::::ngakak2::

hajime_saitoh
02-01-2012, 11:52 AM
saya mah samiqna wa atoqna ama al-Quran aja dah.. kalo dikatakan bahwa Adam manusia pertma dan tidak berasal dari mahluk sebelumnya saya percaya dan saya mengiyakan saja.....

pasingsingan
02-01-2012, 02:55 PM
@hajime:

apakah di al-qur'an disebutkan/dijelaskan secara eksplisit bhw
Adam sbg manusia pertama dibumi?

AsLan
02-01-2012, 06:01 PM
Ok, roh manusia serupa roh tuhan. Roh hewan tidak langsung dihembuskan, maksudnya apa? Tuhan menghembuskan roh kemana dulu sebelum ke hewan? Adakah sumber roh selain tuhan?


Semua sumbernya dari Tuhan, meskipun itidak ada penjelasan mendalam mengenai efek hembusan nafas dari Tuhan tapi beberapa ayat mengatakan bahwa Roh manusia itu kekal, roh binatang tidak.



Gw gak memaksa bahwa homo-erectus sbg nenek moyang manusia, tetapi apakah lo atau Bible bisa menerima keberadaan homo-erectus?


homo erectus harus diuji dna, kalau dna nya identik dengan manusia maka itu adalah manusia, kalau tidak maka tidak ada hubungannya dengan manusia.



Okelah, spesies di dalam biologi adalah jenis di dalam Bible. Tapi pertanyaannya, apakah tuhan menciptakan jenis2 tsb serentak atau dlm waktu yg berbeda2?

Alkitab menceritakan, waktu yg berbeda antara tumbuhan, binatang, manusia.


Adam muncul sekitar 7000an tahun silam. Tentunya tulang-belulang manusia2 raksasa nenek moyang palestine tdk sukar utk ditemukan, tapi tidak ada beritanya hingga sekarang?

entah ya sudah ditemukan fosilnya atau belum, mungkin sudah tapi kita gak tahu atau memang belum karena fossil utuh sangat sulit ditemukan, biasanya tanah dan waktu akan menghancurkan semua.



Dinosaurus jauh lebih tua dari 7000an tahun, bagaimana Ayub mengenal dinosaurus? Atau Ayub sudah familiar dgn fosil dinosaurus ketika itu?

:))

yg pasti ayub tidak berbohong, dan tidak kenal fosil, tidak ada teori evolusi saat itu.
teori evolusi kan masih bisa di uji dan direvisi

---------- Post added at 06:01 PM ---------- Previous post was at 05:15 PM ----------


dinosausurus di jaman Nabi Ayyub?

http://www.mnh.si.edu/highlight/coelacanth/images/205871_fig_1_lg.jpgini fosil ikan coelacanth yg katanya hidup jutaan tahun yang lalu, namun belakangan ikan ini ditemukan hidup dijaman kita, jadi teori evolusi jangan dianggap bernilai lebih tinggi dari kitab suci karena teori ini meskipun mengusung nama science namun terus dirubah dan direvisi karena terus menerus terbukti salah

BundaNa
02-01-2012, 07:00 PM
saya bener2 nyimak tulisan2 disini lho, posisi saya NETRAL...karena buat saya gak ada salahnya membuka pikiran kita untuk segala teori dan keilmuwan, salah benernya kita punya hati nurani untuk menyaringnya dan cukup untuk kita tahu saja pengetahuan2 itu.

btw, kenapa ya udah displit personal attack masih berlaku....dengan bintang tamu yang seragam?::ungg::

kita sedang bicara tentang evolusi, kenapa begitu ditentang oleh kaum agamawan? dan kenapa evolusi dianggap gak sejalan dengan agama?

saya rasa bulak-balik mbah pasing bisa nyemprit, tapi emang personal attack itu hobi ya?

AsLan
02-01-2012, 07:20 PM
to Spears,

rasanya cukuplah jangan diperpanjang lagi keributan2 emosional di forum2 evolusi, thx kalo kamu selama ini sudah membela saya dari orang2 yg suka melempari saya dengan batu.
buat yang lain juga berhenti personal attacknya, termasuk menyindir2, menggunakan smilies2 tertawa yg digunakan untuk mengejek, merendahkan atau respon emosional lainnya.

back to topic
Mengenai teori evolusi, kenapa sangat ditentang oleh orang beragama ?

poin utama yang sangat ditentang oleh orang beragama adalah karena teori evolusi mengatakan bahwa manusia adalah keturunan monyet purba.

poin kedua yg sangat ditentang oleh agama adalah karena banyak teori2 evolusi yang tidak ada buktinya tapi dipercaya sebagai kebenaran.

kedua poin diatas sangat berhubungan, Science belum pernah berhasil membuktikan ada species lain yang bisa berubah menjadi manusia, tapi Teori Evolusi memaksa banyak ilmuwan dan dunia pendidikan untuk percaya bahwa manusia adalah keturunan monyet purba, atau big ape atau apapun istilahnya.

Ini adalah sebuah pemaksaan kepercayaan, sebuah pemaksaan Iman.

kalau hal2 lain yg sudah terbukti, tidak menjadi masalah bagi orang beragama, misalnya kemampuan mahluk hidup untuk bermutasi dalam mengatasi masalah lingkungan, yg sudah terbukti kita terima dengan baik.[COLOR="Silver"]

purba
02-01-2012, 07:30 PM
@AsLan

gw tanyanya apa, lo jawabnya kemana... :))

Jadi perbedaan hewan dan manusia menurut Bible: Roh hewan akhirnya musnah, sedangkan roh manusia kekal. Ini kan artinya hewan dan manusia terbedakan nanti di surga, bukan sekarang di dunia. Mengapa? Lha sekarang siapa yg bisa tahu roh hewan musnah dan roh manusia kekal kecuali penghuni surga. Jadi perbedaan hewan dan manusia adalah urusan penghuni surga, bukan penghuni bumi. Bagaimana si purba yg hidup di dunia bisa tahu bahwa AsLan manusia atau kadal kalo tolok ukurnya adalah kekal-tidaknya roh? Jadi, juga menurut Bible, bahkan AsLan pun tidak bisa membedakan mana hewan dan mana manusia karena itu baru bisa diketahui nanti setelah mati, apakah rohnya lenyap atau kekal.

Atas dasar apa Bible menuntut uji DNA pada homo-erectus utk menentukan apakah dia manusia atau bukan kalo tolok ukurnya adalah kekal-tidaknya roh? Lihat saja di surga, apakah roh homo-erectus ada di sana atau tidak. Jika tidak, maka benarlah homo-erectus bukan manusia. Bible tidak butuh uji DNA.

Juga, bukan itu pertanyaan yg gw minta, tetapi apakah Bible atau umat kristen seperti AsLan bisa menerima bahwa dulu ada makhluk hidup yg sekarang fosilnya disebut homo-erectus tidak peduli apakah dia manusia atau kadal sekalipun?

Juga, apakah Bible atau umat kristen seperti AsLan bisa menerima bahwa dulu ada makhluk hidup yg sekarang fosilnya disebut tyrannosaurus dan semacamnya?

Ok, pertanyaan gw yg lain mentah dengan sendirinya jika Bible menolak kemunculan Adam pada 7000an tahun silam. :))

sedgedjenar
02-01-2012, 10:02 PM
back to topic
Mengenai teori evolusi, kenapa sangat ditentang oleh orang beragama ?

poin utama yang sangat ditentang oleh orang beragama adalah karena teori evolusi mengatakan bahwa manusia adalah keturunan monyet purba.


masih inget jepang ?
bangsa taun 45 yg kate ? postur kecil mungil
lalu lihat bangsa jepang sekarang ? tinggi gede2, indonesia aja kalah

menurut saya itu sebuah evolusi, cuma dalam hitungan puluhan taun udah bisa mengubah postur/ ukuran tubuh

kalo melihat manusia sekarang dibanding simpanse jelas beda jauh
simpanse itu kalo seperti bangsa kate jepang yang tidak berevolusi, jadinya tetep seperti simpanse
nah kalo proses simpanse berevolusi yg memakan puliuhan ribu taun saya percaya hasilnya bisa jadi manusia

apalagi simpanse hidupnya berkelompok
kalo jaman dulu ada kelompok simpanse yg super cerdas, mungkin analogi dijaman sekarang mereka itu adalah kelompok iluminati
atau kelompok orang dengan kecerdasan yang diatas rata2
nah simpanse dengan kecerdasan diatas rata2 ini mungkin yang menjadi cikalbakal manusia

nah kalo ilmuninati ini nanti berevolusi jadi apa ya kira2?

aaaahh... nulis2 iluminati, kedetect deh, mereka bakal kasak-kusuk cari tau nih

::ngakak2:: ::ngakak2:: ::ngakak2::

pasingsingan
03-01-2012, 08:47 AM
kita sedang bicara tentang evolusi, kenapa begitu ditentang oleh kaum agamawan? dan kenapa evolusi dianggap gak sejalan dengan agama?
betul
justru itu yng ingin dicari kejelasannya ditopik ini
dibagian mananya dari teori evolusi yng ditentang kaum agamawan
klo dilapak sebelah, perdebatan/dasar argumen hrs sesuai kaidah ilmiah
klo disini, sejauh mana argumen keagamaan menyesuaikan posisinya?
saya berharap teman2 dapat membedakan nuansa bahasan sesuai lapaknya
meski dng obyek bahasan yng sama.




saya rasa bulak-balik mbah pasing bisa nyemprit, tapi emang personal attack itu hobi ya?
betul
saya baru sebatas mengingatkan dulu
agar diskusi/dialog/debat tetap tertib (sesuai aturan KM)
belum perlu tindakan lebih jauh lagi :mrgreen:

AsLan
03-01-2012, 01:31 PM
masih inget jepang ?
bangsa taun 45 yg kate ? postur kecil mungil
lalu lihat bangsa jepang sekarang ? tinggi gede2, indonesia aja kalah

menurut saya itu sebuah evolusi, cuma dalam hitungan puluhan taun udah bisa mengubah postur/ ukuran tubuh

kalo melihat manusia sekarang dibanding simpanse jelas beda jauh
simpanse itu kalo seperti bangsa kate jepang yang tidak berevolusi, jadinya tetep seperti simpanse
nah kalo proses simpanse berevolusi yg memakan puliuhan ribu taun saya percaya hasilnya bisa jadi manusia

apalagi simpanse hidupnya berkelompok
kalo jaman dulu ada kelompok simpanse yg super cerdas, mungkin analogi dijaman sekarang mereka itu adalah kelompok iluminati
atau kelompok orang dengan kecerdasan yang diatas rata2
nah simpanse dengan kecerdasan diatas rata2 ini mungkin yang menjadi cikalbakal manusia

nah kalo ilmuninati ini nanti berevolusi jadi apa ya kira2?

aaaahh... nulis2 iluminati, kedetect deh, mereka bakal kasak-kusuk cari tau nih

::ngakak2:: ::ngakak2:: ::ngakak2::

Cari 1 orang jepang yang masih kate lalu kawinkan dengan orang jepang yang sudah tinggi, mereka masih bisa menghasilkan keturunan karena keduanya tetap satu species.
Ini yang disebut mikro evolusi, Tuhan memberikan kemampuan bermutasi dan beradaptasi pada mahluk hidup untuk menyesuaikan diri pada lingkungan, tidak berarti manusia berasal dari simpanse.

Kalau mau bukti ilmiah, harus ada pengamatan perubahan dari simpanse ke manusia, kalau cuma kira2 atau mungkin2 sih bukan science, itu namanya hipotesa yang tidak terbukti.

---------- Post added at 01:26 PM ---------- Previous post was at 01:15 PM ----------


@AsLan

gw tanyanya apa, lo jawabnya kemana... :))

Jadi perbedaan hewan dan manusia menurut Bible: Roh hewan akhirnya musnah, sedangkan roh manusia kekal. Ini kan artinya hewan dan manusia terbedakan nanti di surga, bukan sekarang di dunia. Mengapa? Lha sekarang siapa yg bisa tahu roh hewan musnah dan roh manusia kekal kecuali penghuni surga. Jadi perbedaan hewan dan manusia adalah urusan penghuni surga, bukan penghuni bumi. Bagaimana si purba yg hidup di dunia bisa tahu bahwa AsLan manusia atau kadal kalo tolok ukurnya adalah kekal-tidaknya roh? Jadi, juga menurut Bible, bahkan AsLan pun tidak bisa membedakan mana hewan dan mana manusia karena itu baru bisa diketahui nanti setelah mati, apakah rohnya lenyap atau kekal.

Atas dasar apa Bible menuntut uji DNA pada homo-erectus utk menentukan apakah dia manusia atau bukan kalo tolok ukurnya adalah kekal-tidaknya roh? Lihat saja di surga, apakah roh homo-erectus ada di sana atau tidak. Jika tidak, maka benarlah homo-erectus bukan manusia. Bible tidak butuh uji DNA.

Juga, bukan itu pertanyaan yg gw minta, tetapi apakah Bible atau umat kristen seperti AsLan bisa menerima bahwa dulu ada makhluk hidup yg sekarang fosilnya disebut homo-erectus tidak peduli apakah dia manusia atau kadal sekalipun?

Juga, apakah Bible atau umat kristen seperti AsLan bisa menerima bahwa dulu ada makhluk hidup yg sekarang fosilnya disebut tyrannosaurus dan semacamnya?

Ok, pertanyaan gw yg lain mentah dengan sendirinya jika Bible menolak kemunculan Adam pada 7000an tahun silam. :))


Roh manusia dengan hewan itu berbeda, ini adalah salah satu perbedaan antara manusia dengan hewan, bukan satu-satunya perbedaan, harap dibedakan antara hal tersebut.
Memang perbedaan Roh sulit diterima oleh orang atheis, tapi hal tersebut di tulis di kitab suci sehingga hal tersebut adalah fakta kebenaran bagi orang beragama.

Itu sebabnya orang beragama bisa yakin bahwa manusia bukan keturunan hewan.

Lalu bagaimana menjelaskannya pada orang atheis ?
ya memang tidak mudah, tapi untuk orang2 atheis yang masih mau jujur pada kebenaran, berpeganglah pada fakta2 ilmiah, bukan pada hipotesa2 yg belum terbukti.

Jadi tunggu saja sampai suatu hari ada bukti suatu species hewan bisa berevolusi menjadi manusia, saat itu kamu bisa yakin bahwa manusia berasal dari hewan.
Sebelum hal itu terjadi, jangan percaya dongeng2 orang yg berjubah science tapi tanpa bukti.

Karena bukti adalah satu2nya cara mengeidentifikasi suatu kebenaran dalam dunia science.
Memang ada budaya science yg mau menerima "teori terbaik" sebagai kebenaran sementara sampai dibantah oleh teori lain,
nah budaya ini agak menyimpang dari kebenaran yang asli, ini hanya cara2 orang dunia untuk "menciptakan" kebenaran palsu yg terus berganti2,
meskipun itu adalah budaya dalam dunia science, itu bukan kebenaran murni, jangan memegang hal2 semcam itu sebagai kebenaran mutlak.

---------- Post added at 01:31 PM ---------- Previous post was at 01:26 PM ----------

Mengenai fosil atau bangkai atau kerangka hewan, itu adalah bukti ilmiah keberadaan mahluk tersebut.
Tidak mungkin ada fosil tanpa pernah ada mahluk hidupnya.

Jadi kita percaya banyak mahluk hidup yang sudah punah, sampai jaman sekarang pun tetap banyak binatang yg terancam kepunahan.

Itu semua bukan bukti manusia berasal dari salah satu hewan2 punah tersebut.

---------- Post added at 01:31 PM ---------- Previous post was at 01:31 PM ----------

Mengenai fosil atau bangkai atau kerangka hewan, itu adalah bukti ilmiah keberadaan mahluk tersebut.
Tidak mungkin ada fosil tanpa pernah ada mahluk hidupnya.

Jadi kita percaya banyak mahluk hidup yang sudah punah, sampai jaman sekarang pun tetap banyak binatang yg terancam kepunahan.

Itu semua bukan bukti manusia berasal dari salah satu hewan2 punah tersebut.

sedgedjenar
03-01-2012, 01:49 PM
Cari 1 orang jepang yang masih kate lalu kawinkan dengan orang jepang yang sudah tinggi, mereka masih bisa menghasilkan keturunan karena keduanya tetap satu species.
Ini yang disebut mikro evolusi, Tuhan memberikan kemampuan bermutasi dan beradaptasi pada mahluk hidup untuk menyesuaikan diri pada lingkungan, tidak berarti manusia berasal dari simpanse.

Kalau mau bukti ilmiah, harus ada pengamatan perubahan dari simpanse ke manusia, kalau cuma kira2 atau mungkin2 sih bukan science, itu namanya hipotesa yang tidak terbukti.


kalo mau bukti ya kudu past life regresi
atau anda sudah mencapai tingkatan "sangkan paraning dumadi"
sudah mengerti asal mulanya diri dan alam semesta dan sudah sampai ke tujuan dari penciptaan
nanti anda akan diperlihat asal muasalnya alam semesta beserta prithilannya
tapi sudahlah, nanti jadi OOT...

kalo saya pribadi teori evolusi ini bisa menjawab semua pertanyaan saya jaman dulu
antara lain :


apakah anak nabi adam incest ? (dulu saya pernah tanya ke agamawan, jawabnya jaman dulu blm berlaku hukum incest)
bagaimana asal muasal peradaban yang beraneka ragam dan manusia yg berbagai type kulit dan jenis ?



hal yang sama pernah ditanyain om purba kepada para agamawan tuh ya ?
dan sepertinya blm ada yang jawab
saya pengen jawab secara agama, tapi pandangan saya bersebrangan dengan agamawan lain
daripada korslet lagi seperti kasus melihat Allah, ya saya pasif aja... kali aja ada yg jawab lain jadi saya bisa nambah wawasan

AsLan
03-01-2012, 02:16 PM
Sadgedjenar yth,

Kesulitan membuktikan suatu hal tidak menjadi pembenaran untuk membuat hipotesa menjadi kebenaran.
Kamu boleh berhipotesa ada barang2 apa saja yg ada di tas saya sekarang misalnya ada buku diary karena saya orang yg suka mencatat segala sesuatu, ada uang karena saya butuh uang, ada ini itu, tapi selama tidak ada pembuktian langsung maka hipotesa mu tetap sebuah hipotesa, bisa benar bisa salah, jangan dimutlakkan menjadi kebenaran yg kemudian di imani.

Menganai anak nabi Adam,

Saat itu sudah pasti antar anak yg satu dan anak yang lain saling menikah.

Bukankah itu incest ? bukankah itu dilarang ?

Larangan nikah antar kerabat dekat baru diturunkan Allah ratusan atau ribuan tahun kemudian, saya lupa ayatnya, tapi ada.
Artinya sebelum larangan itu ada maka perkawinan antar saudara bukan hal terlarang, lagipula dimasa awal2 generasi belum banyak kode genetik yang rusak sehingga perkawinan antar saudara tidak beresiko enurunkan kelemahan genetik yang sama dari ayah dan ibu.

Di jaman sekarang, sebaiknya kita menikah dengan orang yg sangat jauh perkerabatannya, sehingga antar suami istri tidak menurukan kelemahan genetis yg sama, saling melengkapi.

Mengenai ragam etnis manusia, jangan dilihat dari Adam, karena ada air bah yg memusnahkan umat manusia, keberagaman etnis harus dimulai dari nabi Nuh yang memiliki tiga anak: Sem, Ham, Hamid.

Ditulis bahwa tiga anak Nuh berpencar keseluruh dunia dan memiliki keturunan masing2 dengan etnis masing2, itu sebabnya orang yahudi, arab dan sebagian asia disebut sebagai bangsa Semit karena mereka keturunan Sem.
Bangsa barat, negro dll merupakan keturunan anak yg lain, saya kurang ingat penjelasannya.

Yang pasti tiap etnis manusia berasal dari Adam dan Nuh, itu sebabnya meskipun etnisnya berbeda namun tetap manusia dan bisa kawin antar yg satu dengan yang lain.

sedgedjenar
03-01-2012, 02:34 PM
Sadgedjenar yth,

Kesulitan membuktikan suatu hal tidak menjadi pembenaran untuk membuat hipotesa menjadi kebenaran.
Kamu boleh berhipotesa ada barang2 apa saja yg ada di tas saya sekarang misalnya ada buku diary karena saya orang yg suka mencatat segala sesuatu, ada uang karena saya butuh uang, ada ini itu, tapi selama tidak ada pembuktian langsung maka hipotesa mu tetap sebuah hipotesa, bisa benar bisa salah, jangan dimutlakkan menjadi kebenaran yg kemudian di imani.

Menganai anak nabi Adam,

Saat itu sudah pasti antar anak yg satu dan anak yang lain saling menikah.

Bukankah itu incest ? bukankah itu dilarang ?

Larangan nikah antar kerabat dekat baru diturunkan Allah ratusan atau ribuan tahun kemudian, saya lupa ayatnya, tapi ada.
Artinya sebelum larangan itu ada maka perkawinan antar saudara bukan hal terlarang, lagipula dimasa awal2 generasi belum banyak kode genetik yang rusak sehingga perkawinan antar saudara tidak beresiko enurunkan kelemahan genetik yang sama dari ayah dan ibu.

Di jaman sekarang, sebaiknya kita menikah dengan orang yg sangat jauh perkerabatannya, sehingga antar suami istri tidak menurukan kelemahan genetis yg sama, saling melengkapi.

Mengenai ragam etnis manusia, jangan dilihat dari Adam, karena ada air bah yg memusnahkan umat manusia, keberagaman etnis harus dimulai dari nabi Nuh yang memiliki tiga anak: Sem, Ham, Hamid.

Ditulis bahwa tiga anak Nuh berpencar keseluruh dunia dan memiliki keturunan masing2 dengan etnis masing2, itu sebabnya orang yahudi, arab dan sebagian asia disebut sebagai bangsa Semit karena mereka keturunan Sem.
Bangsa barat, negro dll merupakan keturunan anak yg lain, saya kurang ingat penjelasannya.

Yang pasti tiap etnis manusia berasal dari Adam dan Nuh, itu sebabnya meskipun etnisnya berbeda namun tetap manusia dan bisa kawin antar yg satu dengan yang lain.

nah, anda jelasin panjang lebar gitu ada buktinya gak ?
misalnya etnis A itu turunan Nuh, terbukti dengan dna nya sama dengan Nabi Nuh karena tubuh nabi Nuh ditemukan ?
misalnya jaman dulu gen manusia itu bentuknya seperti ini, makanya diperbolehkan incest ?

spears
03-01-2012, 02:42 PM
ada org aneh. jelas2 thread ini sudah kondusif. perasaan dah ga da yg berantem lg. gw sm Ronngolawe jg peace2 aja. si Mbah Pasing jg nyantei. balik2 lagi dia nyindir2 gw. artinya nyindir juga hobby ya? ::ngakak2:: jangan terlalu sensi lah jd orang.
mendingan PA deh drpd sok2 nyindir.
udah, mau ngomong itu doang.
numpang lewaaat.. (pake nyindir juga aaahhh ikut2an doi ::hihi::)

---------- Post added at 02:42 PM ---------- Previous post was at 02:39 PM ----------

btw, mnurut gw, kalon perubahan postur mah bukan evolusi. itu tandanya gizinya udah bagus.
toh matanya tetep sipit. kulitnya tetep putih. rambutnya tetep item.
kecuali jepang keturunan bule.

pasingsingan
03-01-2012, 02:48 PM
halah,
ayo sudah sudah ... hush hus
gak perlu saling colek disini


mending lanjutin yng ini neh

manusia apa monyet apa manusia apa nyemot apa manusia apa munyuk apa .... :lololol:

AsLan
03-01-2012, 04:01 PM
nah, anda jelasin panjang lebar gitu ada buktinya gak ?
misalnya etnis A itu turunan Nuh, terbukti dengan dna nya sama dengan Nabi Nuh karena tubuh nabi Nuh ditemukan ?
misalnya jaman dulu gen manusia itu bentuknya seperti ini, makanya diperbolehkan incest ?


yang melarang inces itu agama om.
secara biologis mah inces boleh2 saja, tapi ada resiko kerabat dekat memiliki cacad genetik yg sama, ini fakta.

yang melarang free *** dan ganti2 pasangan juga agama om,
secara biologis free *** boleh2 saja, meskipun ada resiko penyebaran penyakit seksual.

mengenai bukti bahwa semua manusia adalah dari keturunan adam/nuh adalah kemampuan manusia untuk kawin dengan etnis apapun.
kalau manusia kawin dengan simpanse, tidak akan terjadi keturunan karena manusia dan simpanse beda nenek moyang. (tapi gak tau juga sih, ada yg mau coba? :) )

E = mc²
03-01-2012, 04:13 PM
kalau agama melarang incest, berarti dulu bagaimana caranya adam dan anaknya bisa berkembang biak dan menghasilkan keturunan? :ninja:

meliakh
03-01-2012, 04:27 PM
and noah... what happened after the flood?

Asum
03-01-2012, 06:29 PM
@Δx Δp ≥ ½ ħ dan meliakh,

baca tulisan AsLan di atas no #148 (http://www.kopimaya.com/forum/showthread.php?3361-Evolusi-Dipandang-Dari-Sisi-Agama&p=117200&viewfull=1#post117200)

Bukankah itu incest ? bukankah itu dilarang ?

Larangan nikah antar kerabat dekat baru diturunkan Allah ratusan atau ribuan tahun kemudian, saya lupa ayatnya, tapi ada.
Artinya sebelum larangan itu ada maka perkawinan antar saudara bukan hal terlarang, ...
sehingga anda tidak perlu lagi bertanya seperti di atas.

meliakh
03-01-2012, 06:42 PM
so god changed his mind?
katanya maha tahu?

E = mc²
03-01-2012, 06:43 PM
ratusan atau ribuan tahun kemudian? memangnya (kira-kira saja) tahun berapaan adam (dan nuh) turun ke bumi?

Ronggolawe
03-01-2012, 06:53 PM
@Δx Δp ≥ ½ ħ dan meliakh,

baca tulisan AsLan di atas no #148 (http://www.kopimaya.com/forum/showthread.php?3361-Evolusi-Dipandang-Dari-Sisi-Agama&p=117200&viewfull=1#post117200)

sehingga anda tidak perlu lagi bertanya seperti di atas.
padahal di Al Quran tidak ada cerita perkawinan
incest :)

Asum
03-01-2012, 07:01 PM
so god changed his mind?

Lebih tepatnya : the God changed his law

katanya maha tahu?
Karena maha tahu itulah maka tuhan merubah hukumnya demi kelangsungan hidup manusia. ::hihi::

---------- Post added at 06:58 PM ---------- Previous post was at 06:56 PM ----------


ratusan atau ribuan tahun kemudian? memangnya (kira-kira saja) tahun berapaan adam (dan nuh) turun ke bumi?
Itu biarlah AsLan yang menjawabnya karena anda bertanya berdasarkan uraian AsLan sesuai pemahaman agamanya.

---------- Post added at 07:01 PM ---------- Previous post was at 06:58 PM ----------


padahal di Al Quran tidak ada cerita perkawinan
incest :)
Dalam forum ini tidak khusus membahas dari sudut pandang agama Islam saja bukan ?

btw, sejak kapan Islam melarang incest ? jika tidak ada larangan maka hukumnya boleh ... <<< ini anda renungkan saja dulu sambil buka Al-Qur'an.


Dan kesempatan menjelaskan kelanjutannya ada pada AsLan :ngopi:

E = mc²
03-01-2012, 07:02 PM
kalau menurut om asum sendiri bagaimana? ::ungg::

Asum
03-01-2012, 07:04 PM
kalau menurut om asum sendiri bagaimana? ::ungg::
Nantilah ... floor ini bukan milik saya, dan sebaiknya sdr AsLan diberi kesempatan menjelaskannya dari sisi agama yang dianut/diyakininya.

Tidak perlu dibenturkan. :ngopi:

Ronggolawe
03-01-2012, 07:38 PM
Dalam forum ini tidak khusus membahas dari sudut pandang agama Islam saja bukan ?

Dan kesempatan menjelaskan kelanjutannya ada pada AsLan
gw cuma menyatakan, di dalam Al Quran tidak ada
kisah incest antar sesama putra-putri Adam AS.

Si Aslan mau ngomong apa dalam ajaran agamanya,
terserah dia. Tinggal loe sebagai muslim, tunjukkan
dalil kalau Adam AS mengawinkan incest sesama
putra-putrinya :)



btw, sejak kapan Islam melarang incest ? jika tidak ada larangan maka hukumnya boleh ... <<< ini anda renungkan saja dulu sambil buka Al-Qur'an.
menurut loe, munakahat itu Ibadah atau bukan?
setahu gw, tuntunan dalam Ibadah adalah ada
nya contoh.

Ada ngga nabi dalam sejarah ajaran Islam yang
mengajarkan perkawinan incest? :)

---------- Post added at 07:38 PM ---------- Previous post was at 07:33 PM ----------

kisah 2 putra Adam AS

5/27
CERITAKANLAH KEPADA MEREKA KISAH KEDUA PUTERA ADAM ( HABIL DAN QABIL ) MENURUT YANG SEBENARNYA , KETIKA KEDUANYA MEMPERSEMBAHKAN KORBAN , MAKA DITERIMA DARI SALAH SEORANG DARI MEREKA BERDUA ( HABIL ) DAN TIDAK DITERIMA DARI YANG LAIN ( QABIL ) : "AKU PASTI MEMBUNUHMU !" BERKATA HABIL : "SESUNGGUHNYA ALLAH HANYA MENERIMA ( KORBAN ) DARI ORANG - ORANG YANG BERTAKWA ".

Menurut yang sebenarnya... dan tidak ada cerita
soal perkawinan incest :)

Asum
03-01-2012, 07:49 PM
gw cuma menyatakan, di dalam Al Quran tidak ada
kisah incest antar sesama putra-putri Adam AS.

Apakah lo sudah membaca dengan teliti isi al-Qur'an ? atau itu cuman permainan perasaan lo saja ? ::ungg::

Belajar agama kok kira-kira, yang pasti-pasti aja deh ...


Si Aslan mau ngomong apa dalam ajaran agamanya,
terserah dia. Tinggal loe sebagai muslim, tunjukkan
dalil kalau Adam AS mengawinkan incest sesama
putra-putrinya :)

Sudahkah lo pahami ayat QS 4:1 ? ::ungg::


menurut loe, munakahat itu Ibadah atau bukan?
setahu gw, tuntunan dalam Ibadah adalah ada
nya contoh.

Ada ngga nabi dalam sejarah ajaran Islam yang
mengajarkan perkawinan incest? :)
nikah itu bisa ibadah dan bisa mu'amalah semata. Jika anda bertujuan memenuhi perintah agama, maka anda sedang beribadah. <<< ini bahasannya panjang lah. Saya yakin, nalar anda tidak mampu menjangkaunya, saran saya ... tanya di forum Agama Islam. Ramaikan forum Agama Islam, jangan hanya berargumen dengan kalimat "setahu gua" melulu, padahal banyak yang lo gak tau. ::doh::


btw, islam melarang incest kah ? sekali2 cobalah menjawab pertanyaan, jangan cuman nanya doang, katanya pinter dalam tafsir agama (walau buat konsumsi diri dan keluarganya) ::hihi::

Ronggolawe
03-01-2012, 07:56 PM
nikah itu bisa ibadah dan bisa mu'amalah semata. Jika anda bertujuan memenuhi perintah agama, maka anda sedang beribadah. <<< ini bahasannya panjang lah. Saya yakin, nalar anda tidak mampu menjangkaunya, saran saya ... tanya di forum Agama Islam. Ramaikan forum Agama Islam, jangan hanya berargumen dengan kalimat "setahu gua" melulu, padahal banyak yang lo gak tau.
kenapa loe ngga membuka ilmu di sana? kalau ca
ra dakwah loe menarik gw bersedia ikut meramai
kan :)



btw, islam melarang incest kah ? sekali2 cobalah menjawab pertanyaan, jangan cuman nanya doang, katanya pinter dalam tafsir agama (walau buat konsumsi diri dan keluarganya)
DIHARAMKAN ATAS KAMU ( MENGAWINI ) IBU - IBUMU ; ANAK - ANAKMU YANG PEREMPUAN ; SAUDARA - SAUDARAMU YANG PEREMPUAN ; SAUDARA - SAUDARA BAPAKMU YANG PEREMPUAN ; SAUDARA - SAUDARA IBUMU YANG PEREMPUAN ; ANAK - ANAK PEREMPUAN DARI SAUDARA - SAUDARAMU YANG LAKI - LAKI ; ANAK - ANAK PEREMPUAN DARI SAUDARA - SAUDARAMU YANG PEREMPUAN ; IBU - IBUMU YANG MENYUSUKAN KAMU ; SAUDARA PEREMPUAN SEPERSUSUAN ; IBU - IBU ISTERIMU ( MERTUA ) ; ANAK - ANAK ISTERIMU YANG DALAM PEMELIHARAANMU DARI ISTERI YANG TELAH KAMU CAMPURI , TETAPI JIKA KAMU BELUM CAMPUR DENGAN ISTERIMU ITU ( DAN SUDAH KAMU CERAIKAN ) , MAKA TIDAK BERDOSA KAMU MENGAWININYA ; ( DAN DIHARAMKAN BAGIMU ) ISTERI - ISTERI ANAK KANDUNGMU ( MENANTU ) ; DAN MENGHIMPUNKAN ( DALAM PERKAWINAN ) DUA PEREMPUAN YANG BERSAUDARA , KECUALI YANG TELAH TERJADI PADA MASA LAMPAU ; SESUNGGUHNYA ALLAH MAHA PENGAMPUN LAGI MAHA PENYAYANG .

gw menunggu tafsiran loe yang menyatakan ayat
tersebut tidak menunjukkan Islam melarang Incest :)

Asum
03-01-2012, 08:04 PM
...
DIHARAMKAN ATAS KAMU ( MENGAWINI ) IBU - IBUMU ; ANAK - ANAKMU YANG PEREMPUAN ; SAUDARA - SAUDARAMU YANG PEREMPUAN ; SAUDARA - SAUDARA BAPAKMU YANG PEREMPUAN ; SAUDARA - SAUDARA IBUMU YANG PEREMPUAN ; ANAK - ANAK PEREMPUAN DARI SAUDARA - SAUDARAMU YANG LAKI - LAKI ; ANAK - ANAK PEREMPUAN DARI SAUDARA - SAUDARAMU YANG PEREMPUAN ; IBU - IBUMU YANG MENYUSUKAN KAMU ; SAUDARA PEREMPUAN SEPERSUSUAN ; IBU - IBU ISTERIMU ( MERTUA ) ; ANAK - ANAK ISTERIMU YANG DALAM PEMELIHARAANMU DARI ISTERI YANG TELAH KAMU CAMPURI , TETAPI JIKA KAMU BELUM CAMPUR DENGAN ISTERIMU ITU ( DAN SUDAH KAMU CERAIKAN ) , MAKA TIDAK BERDOSA KAMU MENGAWININYA ; ( DAN DIHARAMKAN BAGIMU ) ISTERI - ISTERI ANAK KANDUNGMU ( MENANTU ) ; DAN MENGHIMPUNKAN ( DALAM PERKAWINAN ) DUA PEREMPUAN YANG BERSAUDARA , KECUALI YANG TELAH TERJADI PADA MASA LAMPAU ; SESUNGGUHNYA ALLAH MAHA PENGAMPUN LAGI MAHA PENYAYANG .

gw menunggu tafsiran loe yang menyatakan ayat
tersebut tidak menunjukkan Islam melarang Incest :)
Cantik, memang seharusnya lo bisa menunjukkan dalil ini. :ngopi:

btw, ayat ini turun sejak jaman nabi Adam kah ? ::oops::

Ronggolawe
03-01-2012, 08:06 PM
Cantik, memang seharusnya lo bisa menunjukkan dalil ini. :ngopi:

btw, ayat ini turun sejak jaman nabi Adam kah ? ::oops::
emangnya loe punya ayat Incest yang turun kepa
da Nabi Adam? :)

ah... loe punya dalil ngga, kalau Adam berniat
mengawinkan putra-putrinya secara incest? :)

Asum
03-01-2012, 08:15 PM
emangnya loe punya ayat Incest yang turun kepa
da Nabi Adam? :)

ah... loe punya dalil ngga, kalau Adam berniat
mengawinkan putra-putrinya secara incest? :)
ayat QS 4:1 lo gak baca apa ?

semua sumber hukum Islam itu diambil dari Al-Qur'an dan Al-Hadits. jadi apa yang dilarang / diperintahkan oleh Allah SWT dan Rasul-Nya saat itu dan selanjutnya kerjakan. Tidak ada suatu hukum sejak ditetapkan ditarik ke belakang untuk menghukumi perbuatan masa silam.

Semua hukum, berlaku sejak ditetapkan sampai kepada masa depan, tidak termasuk masa lampau.

So ... sejak masa / waktu belum turunnya ayat ayng lo copas, maka tidak ada ketentuan tsb. Kecuali lo bisa hadirkan dimari ayat atau hadits yang menyatakan bahwa incest dilarang sejak jaman Adam.


Btw, lo pikir anak-anak Nabi Adam as dikawinkan sama monyet atau manusia purba sehingga berkembang menjadi manusia modern seperti sekarang ... ? ::doh::

Ronggolawe
03-01-2012, 08:34 PM
ayat QS 4:1 lo gak baca apa ?

semua sumber hukum Islam itu diambil dari Al-Qur'an dan Al-Hadits. jadi apa yang dilarang / diperintahkan oleh Allah SWT dan Rasul-Nya saat itu dan selanjutnya kerjakan. Tidak ada suatu hukum sejak ditetapkan ditarik ke belakang untuk menghukumi perbuatan masa silam.

Semua hukum, berlaku sejak ditetapkan sampai kepada masa depan, tidak termasuk masa lampau.

So ... sejak masa / waktu belum turunnya ayat ayng lo copas, maka tidak ada ketentuan tsb. Kecuali lo bisa hadirkan dimari ayat atau hadits yang menyatakan bahwa incest dilarang sejak jaman Adam.


Btw, lo pikir anak-anak Nabi Adam as dikawinkan sama monyet atau manusia purba sehingga berkembang menjadi manusia modern seperti sekarang ... ? ::doh::
Yang pasti tidak ada berita Nabi Adam mengawin
kan incest putra-putrinya :)

kecuali mungkin... kabar israiliyat :)

Asum
03-01-2012, 08:39 PM
Yang pasti tidak ada berita Nabi Adam mengawin
kan incest putra-putrinya :)

kecuali mungkin... kabar israiliyat :)
Yang pasti tidak ada larangan incest sejak sebelum diturunkannya QS 4:23 ::bwekk::

Case closed ... ::hihi::

Ronggolawe
03-01-2012, 08:41 PM
Yang pasti tidak ada larangan incest sejak sebelum diturunkannya QS 4:23 ::bwekk::

Case closed ... ::hihi::
nabi mana yang Incest bro?
Nabi Loth dengan 2 putrinya?

Asum
03-01-2012, 08:49 PM
nabi mana yang Incest bro?
Nabi Loth dengan 2 putrinya?
Maksa lagi, ketiadaan informasi soal nabi mana atau umat mana dari turunan adam as yang masih incest tidak menutup hukum bolehnya incest diantara keturunan Nabi Adam as (emang semua turunan Adam as jadi Nabi semua ?) ::hihi::

Dan kalau incets dilarang sejak sebelum QS 4:23 turun, trus buat apa ayat tsb turun lagi ?

Sekedar mengingatkan hukum tsb ? trus sebelumnya larangan incest diayat mana disebutkan ? gak ada ? hukumnya boleh, SEBELUM QS 4:23 turun. Simple, lo tanya sama atheis soal keberlakuan hukum secara umum juga boleh, paling lo yang digoblok-goblokin ... ::hihi::

kalau hukum tidak ada (baik hukum positif, agama, adat), apa mungkin ada pelanggaran hukum ... ? ::ungg::

Ronggolawe
03-01-2012, 08:57 PM
Maksa lagi, ketiadaan informasi soal nabi mana atau umat mana dari turunan adam as yang masih incest tidak menutup hukum bolehnya incest diantara keturunan Nabi Adam as (emang semua turunan Adam as jadi Nabi semua ?) ::hihi::

sulit banget ngakuin keyakinan loe soal incest cu
ma kabar Israiliyat ya, bro :)



Dan kalau incets dilarang sejak sebelum QS 4:23 turun, trus buat apa ayat tsb turun lagi ?

Sekedar mengingatkan hukum tsb ? trus sebelumnya larangan incest diayat mana disebutkan ? gak ada ? hukumnya boleh, SEBELUM QS 4:23 turun. Simple, lo tanya sama atheis soal keberlakuan hukum secara umum juga boleh, paling lo yang digoblok-goblokin ... ::hihi::

kalau hukum tidak ada (baik hukum positif, agama, adat), apa mungkin ada pelanggaran hukum ... ? ::ungg::
Emangnya di Injil Isa, Allah ngga melarang makan
babi bro? Kok dilarang lagi oleh Al Quran?

Munakahat itu Ibadah, bro, kalau bukan, ngapain
Allah secara khusus mencarikan istri bagi Adam.
Kenapa pula Muhammad harus menikahi mantan
istri Zaid bin Haritsah, kalau bukan ada tuntunan
yang harus dicontoh oleh kita umatnya.

Jadi monggo, loe ajukan pernikahan Incest yang
dicontohkan Nabi/keluarga Nabi dari sumber Islam,
bukan Israiliyat.

sedgedjenar
03-01-2012, 08:58 PM
ooo baru tau gue nih
ternyata hukum dalam quran tidak berlaku surut ya ?

::ngakak2:: ::ngakak2:: ::ngakak2::

kalo surat al ikhlas gimana ya ?
kapan turunnya ?

katakanlah Allah itu ahad

apakah sebelum turun ayat quran itu Allah nya gak ahad ?
atau ada yg berlaku surut, ada juga yang nggak berlaku surut ?
aturannya gimana tuh ?

::doh::

Ronggolawe
03-01-2012, 09:01 PM
ooo baru tau gue nih
ternyata hukum dalam quran tidak berlaku surut ya ?

::ngakak2:: ::ngakak2:: ::ngakak2::

kalo surat al ikhlas gimana ya ?
kapan turunnya ?

katakanlah Allah itu ahad

apakah sebelum turun ayat quran itu Allah nya gak ahad ?
atau ada yg berlaku surut, ada juga yang nggak berlaku surut ?
aturannya gimana tuh ?

::doh::
ini cuma persoalan kepentingan saja, bro Jenar
seperti diungkap pada postingan Bro DanaLingga :)

sedgedjenar
03-01-2012, 09:20 PM
ini cuma persoalan kepentingan saja, bro Jenar
seperti diungkap pada postingan Bro DanaLingga :)

tunggu aja dia yang jawab bro
sapa tau kali ini tulisannya beneran berisi
jadi bisa nambah wawasan saya

:ngopi:

purba
03-01-2012, 10:07 PM
@AsLan cs

Sebenarnya masalahnya sederhana, kaum kitab suci cukup mengatakan kami mengimani bahwa manusia berawal dari Adam yg juga manusia seperti terlihat sekarang ini dan Adam diciptakan langsung oleh tuhan dari tanah. Titik. Jadi tidak perlu memaksakan diri utk mengatakan teori evolusi tidak benar dsb utk mendukung keimanan tsb. Sebab bagaimana jalur nenek moyang manusia terjelaskan dalam teori evolusi hanyalah masalah waktu. Juga bagaimana penjelasan awal mula kehidupan muncul adalah masalah waktu. Saintis sekarang sudah mampu membuat DNA sintetis dan sel sintetis. Sel sintetis tsb pun mampu membelah diri membentuk koloni. Artinya saintis sudah mampu menciptakan kehidupan, dimana bagi kaum kitab suci itu hanya bisa dilakukan oleh tuhan.

:))

pasingsingan
04-01-2012, 12:55 PM
@purba:
Yng menjadi kekawatiran (baca ketakutan) kaum agamawan
dlm hal ini yng menentang keras apapun hasil kerja iptek adalah
ketika hal tsb dianggap bersinggungan/menggerus apa yng disebut
sbg otoritas tuhan. Dng begitu doktrin2 kaku n pemahaman
kolot yng tak kenal kompromi akan berang/defense karenanya.

Padahal klo mao sedikit "open mind", terkadang itu hanya masalah
kesalah pahaman/ketidak mengertian belaka. Buah dari pemahaman
tak kritik (baca dogma/pemahaman sakralisasi) #-o

AsLan
04-01-2012, 06:50 PM
@AsLan cs

Sebenarnya masalahnya sederhana, kaum kitab suci cukup mengatakan kami mengimani bahwa manusia berawal dari Adam yg juga manusia seperti terlihat sekarang ini dan Adam diciptakan langsung oleh tuhan dari tanah. Titik. Jadi tidak perlu memaksakan diri utk mengatakan teori evolusi tidak benar dsb utk mendukung keimanan tsb. Sebab bagaimana jalur nenek moyang manusia terjelaskan dalam teori evolusi hanyalah masalah waktu. Juga bagaimana penjelasan awal mula kehidupan muncul adalah masalah waktu. Saintis sekarang sudah mampu membuat DNA sintetis dan sel sintetis. Sel sintetis tsb pun mampu membelah diri membentuk koloni. Artinya saintis sudah mampu menciptakan kehidupan, dimana bagi kaum kitab suci itu hanya bisa dilakukan oleh tuhan.

:))

kalau pembuktian hal2 tersebut memang "tinggal menunggu waktu" artinya kamu mengakui bahwa semua itu belum terbukti ?
percaya pada yg belum terbukti itu kan Iman, kamu beriman ? :))


Eh sekalian nanya buat yg muslim dong, ayat yang membatasi poligami hanya 4 istri itu diturunkan kapan ya ?
sebelum ayat itu datang bolehkah menikah lebih dari 4 istri ?

Ronggolawe
04-01-2012, 06:54 PM
kalau pembuktian hal2 tersebut memang "tinggal menunggu waktu" artinya kamu mengakui bahwa semua itu belum terbukti ?
percaya pada yg belum terbukti itu kan Iman, kamu beriman ? :))


Eh sekalian nanya buat yg muslim dong, ayat yang membatasi poligami hanya 4 istri itu diturunkan kapan ya ?
sebelum ayat itu datang bolehkah menikah lebih dari 4 istri ?
sebelum ayat itu datang, Daud AS dan Sulaiman AS
beristri puluhan, malah ada riwayat yang menyebut
kan ratusan :)

tetapi ngga ada tuh Nabi dalam Islam yang melaku-
kan Incest baik diri maupun keluarga nya :)

pasingsingan
04-01-2012, 07:24 PM
Eh sekalian nanya buat yg muslim dong, ayat yang membatasi poligami hanya 4 istri itu diturunkan kapan ya ?
sebelum ayat itu datang bolehkah menikah lebih dari 4 istri ?
yng kyk gini mending dibikinkan thread tersendiri sajalah
biar nanti direspon oleh rekan2 yng berminat
jgn menjadikan thread ini melebar gak karuan
dari evolusi menuju incest trus poligami trus apalagi? ::takmungkin::

AsLan
04-01-2012, 07:31 PM
yng kyk gini mending dibikinkan thread tersendiri sajalah
biar nanti direspon oleh rekan2 yng berminat
jgn menjadikan thread ini melebar gak karuan
dari evolusi menuju incest trus poligami trus apalagi? ::takmungkin::

oh tenang aja, gw punya maksud koq nanya itu.
sekarang sudah terjawab oleh ronggo bahwa suatu hukum baru berlaku setelah hukum itu diturunkan.

hal ini sudah menjawab pertanyaan semua orang tentang incest.

purba
04-01-2012, 11:12 PM
kalau pembuktian hal2 tersebut memang "tinggal menunggu waktu" artinya kamu mengakui bahwa semua itu belum terbukti ?
percaya pada yg belum terbukti itu kan Iman, kamu beriman ? :))


Simpanse memiliki sekitar 96% gen manusia. Itu bukti dengan tingkat evidensi tinggi bahwa manusia dan simpanse memiliki moyang yg sama. Masalahnya bukan lagi di situ, tetapi bagaimana dan kapan percabangan tersebut terjadi. Jadi sangat berbeda masalah yg dihadapi oleh evolusionis dan kalangan kitab suci. Evolusionis terus mencari mekanisme terbaik utk menjelaskan percabangan tsb, sementara kalangan kitab suci masih berkutat pada masalah manusia bukan dari kera, sebuah masalah yg sudah lama ditinggalkan oleh evolusionis dan bagi evolusionis itu sebenarnya bukan masalah lagi.

Cuman ada satu cara kalo kitab suci mau sejalan dgn sains: reinterpretasi. Dari sudut pandang ateis, kitab suci dihasilkan oleh orang-orang yg mempunyai visi jauh ke depan, sehingga mereka pun sadar bahwa suatu saat nanti isi kitab sucinya akan kadaluarsa. Karena itu tidak ada ancaman neraka utk reinterpretasi. Atau justru ada?

:))

Ronggolawe
05-01-2012, 01:39 AM
oh tenang aja, gw punya maksud koq nanya itu.
sekarang sudah terjawab oleh ronggo bahwa suatu hukum baru berlaku setelah hukum itu diturunkan.

hal ini sudah menjawab pertanyaan semua orang tentang incest.
hahaha.... bisa-bisanya loe nyatut gw :)
dan sampai sekarang si Asum ngga bisa ngasih
bukti, ada nabi dalam sejarah agama gw yang
melakukan incest atau membiarkan keluarganya
melakukan incest :)

---------- Post added at 01:39 AM ---------- Previous post was at 01:37 AM ----------


Simpanse memiliki sekitar 96% gen manusia. Itu bukti dengan tingkat evidensi tinggi bahwa manusia dan simpanse memiliki moyang yg sama. Masalahnya bukan lagi di situ, tetapi bagaimana dan kapan percabangan tersebut terjadi. Jadi sangat berbeda masalah yg dihadapi oleh evolusionis dan kalangan kitab suci. Evolusionis terus mencari mekanisme terbaik utk menjelaskan percabangan tsb, sementara kalangan kitab suci masih berkutat pada masalah manusia bukan dari kera, sebuah masalah yg sudah lama ditinggalkan oleh evolusionis dan bagi evolusionis itu sebenarnya bukan masalah lagi.

Cuman ada satu cara kalo kitab suci mau sejalan dgn sains: reinterpretasi. Dari sudut pandang ateis, kitab suci dihasilkan oleh orang-orang yg mempunyai visi jauh ke depan, sehingga mereka pun sadar bahwa suatu saat nanti isi kitab sucinya akan kadaluarsa. Karena itu tidak ada ancaman neraka utk reinterpretasi. Atau justru ada?

:))
soalnya alergi ngga jelas ama kera, Pur...
padahal dalam kitab suci pun, manusia yang ber
laku buruk, dikembaliin jadi kera :)

hajime_saitoh
05-01-2012, 09:08 AM
Simpanse memiliki sekitar 96% gen manusia. Itu bukti dengan tingkat evidensi tinggi bahwa manusia dan simpanse memiliki moyang yg sama. Masalahnya bukan lagi di situ, tetapi bagaimana dan kapan percabangan tersebut terjadi. Jadi sangat berbeda masalah yg dihadapi oleh evolusionis dan kalangan kitab suci. Evolusionis terus mencari mekanisme terbaik utk menjelaskan percabangan tsb, sementara kalangan kitab suci masih berkutat pada masalah manusia bukan dari kera, sebuah masalah yg sudah lama ditinggalkan oleh evolusionis dan bagi evolusionis itu sebenarnya bukan masalah lagi.

sbenarnya yang jadi masalah adalah, kedudukan Adam alaihissalam sebagai manusia pertama yang digugat oleh kaum evolusionis... karena dengan adanya teori evolusi maka akan ada manusia atau makhluk lain sebagai nenek moyang manusia.... so kita tinggal tunggu waktu untuk membuktikannya.... saja dah mana yang benar. apakah Adam alaihissalam adalah nenek moyang manusia atau kah makhluk lain nenek moyamg manusia...

sedgedjenar
05-01-2012, 09:21 AM
sbenarnya yang jadi masalah adalah, kedudukan Adam alaihissalam sebagai manusia pertama yang digugat oleh kaum evolusionis... karena dengan adanya teori evolusi maka akan ada manusia atau makhluk lain sebagai nenek moyang manusia.... so kita tinggal tunggu waktu untuk membuktikannya.... saja dah mana yang benar. apakah Adam alaihissalam adalah nenek moyang manusia atau kah makhluk lain nenek moyamg manusia...

emang di kitab suci disebut sebagai manusia pertama ?
bukannya sebagai khalifah yang pertama ?

AsLan
05-01-2012, 04:09 PM
Simpanse memiliki sekitar 96% gen manusia. Itu bukti dengan tingkat evidensi tinggi bahwa manusia dan simpanse memiliki moyang yg sama. Masalahnya bukan lagi di situ, tetapi bagaimana dan kapan percabangan tersebut terjadi. Jadi sangat berbeda masalah yg dihadapi oleh evolusionis dan kalangan kitab suci. Evolusionis terus mencari mekanisme terbaik utk menjelaskan percabangan tsb, sementara kalangan kitab suci masih berkutat pada masalah manusia bukan dari kera, sebuah masalah yg sudah lama ditinggalkan oleh evolusionis dan bagi evolusionis itu sebenarnya bukan masalah lagi.

Cuman ada satu cara kalo kitab suci mau sejalan dgn sains: reinterpretasi. Dari sudut pandang ateis, kitab suci dihasilkan oleh orang-orang yg mempunyai visi jauh ke depan, sehingga mereka pun sadar bahwa suatu saat nanti isi kitab sucinya akan kadaluarsa. Karena itu tidak ada ancaman neraka utk reinterpretasi. Atau justru ada?

:))

Dari yg pernah gw baca, secara genetis manusia lebih mirip dengan tikus daripada dengan simpanse, apa ya artinya ? ::hihi::

Asum
05-01-2012, 04:23 PM
Dari yg pernah gw baca, secara genetis manusia lebih mirip dengan tikus daripada dengan simpanse, apa ya artinya ? ::hihi::
Artinya teori Darwin perlu direvisi ulang sesuai info terakhir ...

Sumber :
Mengejutkan, Manusia Ternyata Hasil Evolusi Tikus (http://teknologi.inilah.com/read/detail/1769049/mengejutkan-manusia-ternyata-hasil-evolusi-tikus)
Fosil Mirip Tikus Bisa Ungkap Evolusi Manusia (http://teknologi.vivanews.com/news/read/243533-hewan-mirip-tikus-ini-ungkap-evolusi-mamalia)
http://media.vivanews.com/thumbs2/2011/08/26/121557_fosil-juramaia-sinensis--nenk-moyang-makhluk-eutheria_300_225.jpg
::doh::

Serenade
05-01-2012, 07:19 PM
Saintis sekarang sudah mampu membuat DNA sintetis dan sel sintetis. Sel sintetis tsb pun mampu membelah diri membentuk koloni. Artinya saintis sudah mampu menciptakan kehidupan, dimana bagi kaum kitab suci itu hanya bisa dilakukan oleh tuhan.

:))

Tolong kasih referensinya, Pak.

Kalo bisa yg bener sintetis alias yg beneran buat DNA dari sesuatu yg bukan berasal dari makhluk hidup.
Karena setau aku, yg ada aku pribadi golongkan sebagai rekayasa genetik. Rangkai DNA nya dipotong dari makhluk hidup sederhana kemudian dirangkai kembali.

danalingga
05-01-2012, 07:39 PM
Artinya teori Darwin perlu direvisi ulang sesuai info terakhir ...

Sumber :
Mengejutkan, Manusia Ternyata Hasil Evolusi Tikus (http://teknologi.inilah.com/read/detail/1769049/mengejutkan-manusia-ternyata-hasil-evolusi-tikus)
Fosil Mirip Tikus Bisa Ungkap Evolusi Manusia (http://teknologi.vivanews.com/news/read/243533-hewan-mirip-tikus-ini-ungkap-evolusi-mamalia)
http://media.vivanews.com/thumbs2/2011/08/26/121557_fosil-juramaia-sinensis--nenk-moyang-makhluk-eutheria_300_225.jpg
::doh::

Tenang aja, entar kalo dah dibuktikan melalui eksperiment (dan diakui "sidang ilmuwan") ya pasti di-revisi kok. Emang agama, nggak boleh direvisi? ;))

purba
05-01-2012, 09:57 PM
Tolong kasih referensinya, Pak.

Kalo bisa yg bener sintetis alias yg beneran buat DNA dari sesuatu yg bukan berasal dari makhluk hidup.
Karena setau aku, yg ada aku pribadi golongkan sebagai rekayasa genetik. Rangkai DNA nya dipotong dari makhluk hidup sederhana kemudian dirangkai kembali.

Coba cek di sini:

http://www.sciencemag.org/content/328/5981/958.full

Serenade
05-01-2012, 10:23 PM
Coba cek di sini:

http://www.sciencemag.org/content/328/5981/958.full

Makasih, berdasarkan tulisan di link tersebut aku bisa nyari lebih lanjut.

purba
05-01-2012, 10:30 PM
sbenarnya yang jadi masalah adalah, kedudukan Adam alaihissalam sebagai manusia pertama yang digugat oleh kaum evolusionis... karena dengan adanya teori evolusi maka akan ada manusia atau makhluk lain sebagai nenek moyang manusia.... so kita tinggal tunggu waktu untuk membuktikannya.... saja dah mana yang benar. apakah Adam alaihissalam adalah nenek moyang manusia atau kah makhluk lain nenek moyamg manusia...

Makanya ane tanya, wajah Adam seperti siapa? Apakah seperti Ariel Peterpan, Brad Pitt, Justin Bieber, Syahru Khan, dan semacamnya? Atau seperti simpanse, gorilla, atau - agak gantengan dikit - seperti avatar ane?

Sains sudah jelas mengakui bahwa moyang manusia adalah juga moyang kera yg kita lihat sekarang. Yg masih menjadi perdebatan saintifik adalah dimana dan kapan titik-titik cabang tsb bermunculan. Misalnya apakah kekerabatan manusia lebih dekat ke gorilla atau ke simpanse. Sedangkan gorilla dan simpanse mempunyai moyang yg sama dgn manusia sudah bukan lagi perdebatan.

:))

Asum
06-01-2012, 06:55 AM
Tenang aja, entar kalo dah dibuktikan melalui eksperiment (dan diakui "sidang ilmuwan") ya pasti di-revisi kok. Emang agama, nggak boleh direvisi? ;))
Sedangkan anggapan moyang semua mamalia dari tikus tsb juga bukan berdasarkan eskperimen, tapi berdasarkan dugaan semata dikarenakan dia diduga merupakan makhluk berplasenta pertama ::hihi::

Jadi, kaum saintis ternyata punya iman yang tidak perlu pembuktian. Pokoe manusia hasil evolusi dari makhluk lain. Bayangin aja, tikus merupakan moyang semua makhluk hidup berplasenta yang ada sampai hari ini. <<< gak perlu bukti eksperimen sudah keluar hipotesa, cuman karena sebuah temuan semata yang belum teruji.

Btw, ini kan forum agama ya ... seharusya kajiannya dari sisi agama, klo dari sisi sains kan sudah ada tempatnya.

danalingga
06-01-2012, 08:10 AM
^iya, bahasnya di forum ilmu pengetahuan harusnya biar dibahas ama yang sudah mengerti betul (lah saya sendiri cuma sekedar awam dalam hal tersebut). Btw, kalo saya sebagai awam simple sih melihatnya, diujinya berdasarkan metode ilmiah saja (oleh yang ahli tentuny), bukan masalah percaya tidak percaya.

doubtit
07-04-2012, 02:03 PM
berpikir tentang titik percabangan dari segi agama... hmmm... kl gini gimana?

jadi ditinjau dari sudut agama(agama anda masing2, baik pengikut Shoko Asahara maupun David Koreish), berapa tahun yg lalukah manusia pertama berada di bumi?

Ronggolawe
07-04-2012, 03:20 PM
berpikir tentang titik percabangan dari segi agama... hmmm... kl gini gimana?

jadi ditinjau dari sudut agama(agama anda masing2, baik pengikut Shoko Asahara maupun David Koreish), berapa tahun yg lalukah manusia pertama berada di bumi?

define Human (manusia)?

doubtit
07-04-2012, 08:53 PM
Pertanyaannya lebih kepada Adamism deh. Kapan Adam pertama kali di bumi?

hajime_saitoh
09-04-2012, 11:00 AM
Pertanyaannya lebih kepada Adamism deh. Kapan Adam pertama kali di bumi?

pada saat dia di usir keluar dari surga dan diperintahkan untuk pindah ke bumi..... :ngopi:

doubtit
12-04-2012, 10:57 AM
Berapa tahun dari saat ini? Berapa generasikah dari generasi sekarang?

BundaNa
12-04-2012, 11:05 AM
Pertanyaannya lebih kepada Adamism deh. Kapan Adam pertama kali di bumi?

OOT, ism artinya paham, orang yang mengikuti paham itu apa ya? coba tak gugling...Adaimsm maksudnya apa ya?

pasingsingan
12-04-2012, 11:33 AM
maksudnya dabit tuh
apapun yng dijadiken landasan keyakinan/paham
boleh dibilang "isme"

BundaNa
12-04-2012, 11:36 AM
^

gitu ya, mbah? ukelah silahkeun lanjutkan

red_pr!nce
19-08-2012, 01:36 PM
Bisa kok evolusi dan agama disatukan.

Wacananya begini: Tuhan menciptakan manusia melalui proses evolusi dari makhluk bersel satu hingga kini menjadi makhluk yang cerdas.

Bisa kan? :ngopi:

MK.Ultra
26-08-2012, 03:07 AM
baru selesai baca thread ini..ternyata udah lama ya.. ;)
mohon maaf bila lancang. ::maap::
mau tanya aja kepada para suhu, mengenai ayat ini :

Al Maa'idah 27.
Ceritakanlah kepada mereka kisah kedua putera Adam (Habil dan Qabil) menurut yang sebenarnya, ketika keduanya mempersembahkan korban, maka diterima dari salah seorang dari mereka berdua (Habil) dan tidak diterima dari yang lain (Qabil). Ia berkata (Qabil): "Aku pasti membunuhmu!." Berkata Habil: "Sesungguhnya Allah hanya menerima (korban) dari orang-orang yang bertakwa."


dan ada diceritakan pula mengenai Habil yg berkurban dari hewan gembalanya, dan Qabil yg dari hasil pertaniannya. (entah riwayat Israiliyat, entah dari hadits).#:-S
jika keturunan Adam ini telah mengenal Domestikasi,
lalu apakah keturunan Adam juga, yang hidup secara nomaden dan mendapatkan makanan dengan berburu sebagaimana dilukiskan dalam peninggalan arkeologi di Gua Chauvet di Prancis? ::ungg::

trimakasih sebelumnya. ::maap::



eh..maaf..saya lupa kalau ini thread Lintas Agama. ::oops::
saya bahas ayat yang dari Al-Qur'an dulu.

sedgedjenar
26-08-2012, 01:57 PM
Manusia mulai menetap ketika ilmu bercocok-tanamnya sudah maju. Sebelumnya mereka nomaden guna mencari lahan yg cocok untuk ditanami, setelah selesai lahannya ditinggal.

Jadi kisah adam itu kira-kira ya sesudan jaman nomaden kali yeeee

AsLan
26-08-2012, 05:48 PM
Adam dan hawa adalah manusia pertama dan nenek moyang dari semua manusia yg ada hingga sekarang.
Tidak ada manusia sebelum adam dan hawa.

Awal mula manusia bukan dari gua dan 0 teknologi.
Manusia sejak awal sudah dibekali dengan pengetahuan dasar seperti pengetahuan bahasa, membuat peralatan sederhana, pertanian dan beternak.

Namun ada saja keturunan adam yg terpisah dari peradaban dan terpaksa hidup di gua dengan segala keterbatasan.

Jadi konsep evolusi manusia itu hanya dongeng para atheis, yg dibungkus rapi seperti science, banyak orang tertipu hal2 itu.

MK.Ultra
26-08-2012, 06:34 PM
Manusia mulai menetap ketika ilmu bercocok-tanamnya sudah maju. Sebelumnya mereka nomaden guna mencari lahan yg cocok untuk ditanami, setelah selesai lahannya ditinggal.

Jadi kisah adam itu kira-kira ya sesudan jaman nomaden kali yeeee

begitulah yg ingin saya tanyakan.
:)


Adam dan hawa adalah manusia pertama dan nenek moyang dari semua manusia yg ada hingga sekarang.
Tidak ada manusia sebelum adam dan hawa.

Awal mula manusia bukan dari gua dan 0 teknologi.
Manusia sejak awal sudah dibekali dengan pengetahuan dasar seperti pengetahuan bahasa, membuat peralatan sederhana, pertanian dan beternak.

Namun ada saja keturunan adam yg terpisah dari peradaban dan terpaksa hidup di gua dengan segala keterbatasan.
Peradaban Manusia dalam mendomestifikasikan Hewan dan Tumbuhan baru ada +/- 10.000SM (dengan perhitungan waktu paruh Carbon-14 atas peninggalan archeologis alat2 pertanian tertua tidak pernah lebih dari 10.000 tahun sebelum masehi). (coba cek Wiki ataupun sumber lainnya.saya belum bisa post link:) )

sedangkan manusia telah pandai melukis sumber daya makanan hewani dan cara mendapatkannya (berburu) setidaknya pada kisaran 30.000SM seperti yang dilukiskan manusia2 yang hidup dalam goa Chauvet Prancis.



Jadi konsep evolusi manusia itu hanya dongeng para atheis, yg dibungkus rapi seperti science, banyak orang tertipu hal2 itu.

tak perlu jadi atheis untuk memahami teori evolusi. :)
karna kita takkan menafikan kuasa Tuhan pula dalam teori itu. Dia-lah Sang Perancang. :)

AsLan
26-08-2012, 07:39 PM
begitulah yg ingin saya tanyakan.
:)


Peradaban Manusia dalam mendomestifikasikan Hewan dan Tumbuhan baru ada +/- 10.000SM (dengan perhitungan waktu paruh Carbon-14 atas peninggalan archeologis alat2 pertanian tertua tidak pernah lebih dari 10.000 tahun sebelum masehi). (coba cek Wiki ataupun sumber lainnya.saya belum bisa post link:) )

sedangkan manusia telah pandai melukis sumber daya makanan hewani dan cara mendapatkannya (berburu) setidaknya pada kisaran 30.000SM seperti yang dilukiskan manusia2 yang hidup dalam goa Chauvet Prancis.




tak perlu jadi atheis untuk memahami teori evolusi. :)
karna kita takkan menafikan kuasa Tuhan pula dalam teori itu. Dia-lah Sang Perancang. :)

sebagai informasi... lukisan2 gua tidak bisa di test dengan radio carbon atau teknik radio dating lainnya, jadi jangan mudah percaya dongeng2 Evolusi.
kalo kamu ke museum disitu kamu bisa dengan mudah menemui "ilustrasi artist" yg dibuat dengan cara "mengira2 dan imajinasi"

tak perlu jadi atheis untuk memahami teori evolusi ? betul, hanya perlu jadi orang yg imannya mudah dibengkokkan.

Kuasa Tuhan dalam Teori Evolusi ? mimpi !
Teori ini menolak semua eviden yg mengarah kepada kemungkinan adanya "sang perancang".

Orang Indonesia saja yg seenaknya menggabung2kan antara teori evolusi dengan agama, sebuah penggabungan yg "maksa".

coba tanya penganut Teori Evolusi, apakah mereka setuju kalau "evolusi" itu diarahkan oleh "Perancang" ?
apakah mereka setuju alam semesta dan kehidupan didalamnya merupakan hasil rancangan ?

Kata2 anda tentang "Dia lah Sang Perancang" hanya sebuah tertawaan didunia Evolutionist.

Salam.

MK.Ultra
26-08-2012, 08:08 PM
sebagai informasi... lukisan2 gua tidak bisa di test dengan radio carbon atau teknik radio dating lainnya, jadi jangan mudah percaya dongeng2 Evolusi.
kalo kamu ke museum disitu kamu bisa dengan mudah menemui "ilustrasi artist" yg dibuat dengan cara "mengira2 dan imajinasi"

maaf, saya kurang menambahkan. :)
yang ditemukan di gua Chauvet (Lembah Ardeche, Prancis) tidak hanya lukisan, tapi ada juga artefak2 tulang belulang hewan seperti beruang paleolitikum, jejak kaki dan sisa perapian manusia prasejarah.
dari analisis perhitungan karbon terhadap artefak2 itulah didapat angka sekitar 30.000 SM mereka berasal.


tak perlu jadi atheis untuk memahami teori evolusi ? betul, hanya perlu jadi orang yg imannya mudah dibengkokkan.

Kuasa Tuhan dalam Teori Evolusi ? mimpi !
Teori ini menolak semua eviden yg mengarah kepada kemungkinan adanya "sang perancang".

Orang Indonesia saja yg seenaknya menggabung2kan antara teori evolusi dengan agama, sebuah penggabungan yg "maksa".

coba tanya penganut Teori Evolusi, apakah mereka setuju kalau "evolusi" itu diarahkan oleh "Perancang" ?
apakah mereka setuju alam semesta dan kehidupan didalamnya merupakan hasil rancangan ?

Kata2 anda tentang "Dia lah Sang Perancang" hanya sebuah tertawaan didunia Evolutionist.

Entahlah, saya belum bertemu evolusionis yang menertawakan konsep adanya Sang Perancang. kalau yg digabung dgn atheis mungkin banyak :)
Evolusi berteori BAGAIMANA, Agama berbicara MENGAPA.
Jadi, Teori evolusi tidak membantah pernyataan ‘tuhan menciptakan alam semesta dan makhluk hidup’.
Evolusi tidak menjawab dengan pasti MENGAPA evolusi berjalan dengan arah seperti saat ini.

Mungkin jika pertanyaannya : apakah evolusi bertentangan dengan penjelasan asal-usul makhluk hidup berdasarkan pengertian harfiah dari kitab suci. Jawabnya adalah: iya.
Namun, Pesan yg terkandung dalam kitab suci pun tidak serta merta gagal oleh bertentangannya pengertian harfiah penciptaan dan teori evolusi. :)

Teori evolusi TIDAK mampu membuktikan apakah alam semesta menjadi berbeda jika tuhan ada ataupun tidak ada. :)

Keyakinan saya selama ini :
Tidak ada alasan untuk mempercayai tuhan tidak berperan dalam proses evolusi. :)


Salam.

oh iya..salam kenal dari newbie ini.. ::maap::
:minum2:

AsLan
26-08-2012, 08:45 PM
Kalau belum bertemu Evolutionist yg mentertawakan adanya konsep Perancang Cerdas berarti anda belum lama berada di forum ini :)

Jaman sekarang scientist bisa dibagi 2, yaitu mereka yg menganut Evolusi dan mereka yg percaya adanya Perancang Cerdas, silahkan Googling "Intelegent Design"

Pandangan anda mengenai penggabungan Teori Evolusi dengan Agama sangat naif, sebuah pandangan yg ditendang oleh kaum Evolutionist dan ditolak oleh kelompok Intelegent Design.

Agama sudah jelas mengatakan bahwa manusia berasal dari 2 orang, yaitu Adam dan Hawa, literal dan sangat harafiah.
Kalau hal ini saja masih mau dipelintir, maka tidak ada salahnya memelintir ajaran lain yg juga jelas, misalnya dalam Islam diajarkan untuk Sholat 5 waktu, para penganut Islam Liberal mengatakan bahwa hal itu tidak perlu dimengerti secara harafiah, yg penting tunjukkan ketaatan pada Allah saja.

Teori Evolusi dibangun atas dasar beberapa hal yg benar dicampur dengan hal2 yg tidak benar.

Misalnya, MUTASI, hal itu adalah benar dan terbukti di laboratorium, namun kebenaran ini kemudian -ditambah- dengan cerita dongeng tentang kera purba yg mengalami banyak mutasi dan perlahan2 menjadi manusia, sebuah hal yg tidak pernah terbukti di laboratorium atau dalam pengamatan manusia.

Mengenai teknik penghitungan usia dengan Radio Isotop, hal ini juga merupakan campuran antara kebenaran dengan fiksi.
Waktu luruh isotop itu fakta, terbukti di laboratorium.

Namun saat digunakan untuk menghitung batuan atau fossil, digunakan asumsi2 yg lemah, misalnya saat fossil itu terbentuk maka saat itu jumlah daughter isotop diasumsikan sekian. Juga diasumsikan bahwa tingkat peluruhan isotop selalu sama, diasumsikan bahwa tidak ada kontaminasi isotop dst...

Pencampuran2 Fakta dengan Fiksi itu membutakan banyak orang sehingga banyak orang mulai meragukan apa yg dikatakan oleh Kitab Sucinya dan merasa bahwa Kitab Suci hanya kisah2 perumpamaan dan bisa diubah2.

Salam.

MK.Ultra
26-08-2012, 09:35 PM
Kalau belum bertemu Evolutionist yg mentertawakan adanya konsep Perancang Cerdas berarti anda belum lama berada di forum ini :)

Jaman sekarang scientist bisa dibagi 2, yaitu mereka yg menganut Evolusi dan mereka yg percaya adanya Perancang Cerdas, silahkan Googling "Intelegent Design"

Pandangan anda mengenai penggabungan Teori Evolusi dengan Agama sangat naif, sebuah pandangan yg ditendang oleh kaum Evolutionist dan ditolak oleh kelompok Intelegent Design.

my bad.
saya yg kurang bergaul, jadi belum ditertawakan. :D
tp, teori sendiri selalu berubah sebelum benar2 menjadi sebuah kebenaran..begitu pula dgn teori evolusi ini, yg sekarang adalah teori sintesa modern.


Agama sudah jelas mengatakan bahwa manusia berasal dari 2 orang, yaitu Adam dan Hawa, literal dan sangat harafiah.
Kalau hal ini saja masih mau dipelintir, maka tidak ada salahnya memelintir ajaran lain yg juga jelas, misalnya dalam Islam diajarkan untuk Sholat 5 waktu, para penganut Islam Liberal mengatakan bahwa hal itu tidak perlu dimengerti secara harafiah, yg penting tunjukkan ketaatan pada Allah saja.

Teori evolusi TIDAK menjelaskan asal-usul makhluk hidup (itu abiogenesis). :)
Teori evolusi menjelaskan keberagaman makhluk hidup, BUKAN asal-usulnya. :)

dalam agama yg saya anut, Islam. tidak ada ayat yang menunjukkan kata Adam sebagai manusia pertama. hanya khalifah pertama. CMIIW :)
tentu saja akan berbeda penafsiran dengan yg lain.
kebenaran dalam Kitab Suci itu mutlak, tapi tidak dengan penafsirannya. :)


Teori Evolusi dibangun atas dasar beberapa hal yg benar dicampur dengan hal2 yg tidak benar.

Misalnya, MUTASI, hal itu adalah benar dan terbukti di laboratorium, namun kebenaran ini kemudian -ditambah- dengan cerita dongeng tentang kera purba yg mengalami banyak mutasi dan perlahan2 menjadi manusia, sebuah hal yg tidak pernah terbukti di laboratorium atau dalam pengamatan manusia.

adanya common anchestor atau nenek moyang bersama juga berarti adanya keturunan bersama (common descend).

manusia BUKAN berasal dari monyet yang berarti juga monyet BUKAN nenek moyang manusia.

yang tepat adalah monyet dan manusia adalah common descend. :)


Mengenai teknik penghitungan usia dengan Radio Isotop, hal ini juga merupakan campuran antara kebenaran dengan fiksi.
Waktu luruh isotop itu fakta, terbukti di laboratorium.

Namun saat digunakan untuk menghitung batuan atau fossil, digunakan asumsi2 yg lemah, misalnya saat fossil itu terbentuk maka saat itu jumlah daughter isotop diasumsikan sekian. Juga diasumsikan bahwa tingkat peluruhan isotop selalu sama, diasumsikan bahwa tidak ada kontaminasi isotop dst...

itu demi pembuktian. :)
jika tidak ada pembuktian, maka teori bahkan tak bisa disebut teori, paling banter hanya berupa hipotesa. Teori adalah hipotesa yang sudah teruji.

Teori yang terbukti salah (termasuk karna pembuktian yg kurang akurat) akan digugurkan, sementara teori yang terbukti akan bertahan, dan makin berkembang seiring kemajuan pengetahuan.
Teori evolusi bisa bertahan dan makin berkembang seperti sekarang dengan melalui proses yang sama.

Itulah mengapa Kreasionisme bahkan bukan sebuah teori.



Pencampuran2 Fakta dengan Fiksi itu membutakan banyak orang sehingga banyak orang mulai meragukan apa yg dikatakan oleh Kitab Sucinya dan merasa bahwa Kitab Suci hanya kisah2 perumpamaan dan bisa diubah2.

Alhamdulillah, tidak pada saya. :)



Salam.

Salaam..
Maaf off dulu..ada acara.:)
insya Allah kapan2 bisa lanjut lagi.:)
Senang berdiskusi dgn Anda..saya yang newbie ini mohon bimbingannya.:)

red_pr!nce
26-08-2012, 09:57 PM
Kalau belum bertemu Evolutionist yg mentertawakan adanya konsep Perancang Cerdas berarti anda belum lama berada di forum ini :)

Jaman sekarang scientist bisa dibagi 2, yaitu mereka yg menganut Evolusi dan mereka yg percaya adanya Perancang Cerdas, silahkan Googling "Intelegent Design"

Pandangan anda mengenai penggabungan Teori Evolusi dengan Agama sangat naif, sebuah pandangan yg ditendang oleh kaum Evolutionist dan ditolak oleh kelompok Intelegent Design.

Agama sudah jelas mengatakan bahwa manusia berasal dari 2 orang, yaitu Adam dan Hawa, literal dan sangat harafiah.
Kalau hal ini saja masih mau dipelintir, maka tidak ada salahnya memelintir ajaran lain yg juga jelas, misalnya dalam Islam diajarkan untuk Sholat 5 waktu, para penganut Islam Liberal mengatakan bahwa hal itu tidak perlu dimengerti secara harafiah, yg penting tunjukkan ketaatan pada Allah saja.

Teori Evolusi dibangun atas dasar beberapa hal yg benar dicampur dengan hal2 yg tidak benar.

Misalnya, MUTASI, hal itu adalah benar dan terbukti di laboratorium, namun kebenaran ini kemudian -ditambah- dengan cerita dongeng tentang kera purba yg mengalami banyak mutasi dan perlahan2 menjadi manusia, sebuah hal yg tidak pernah terbukti di laboratorium atau dalam pengamatan manusia.

Mengenai teknik penghitungan usia dengan Radio Isotop, hal ini juga merupakan campuran antara kebenaran dengan fiksi.
Waktu luruh isotop itu fakta, terbukti di laboratorium.

Namun saat digunakan untuk menghitung batuan atau fossil, digunakan asumsi2 yg lemah, misalnya saat fossil itu terbentuk maka saat itu jumlah daughter isotop diasumsikan sekian. Juga diasumsikan bahwa tingkat peluruhan isotop selalu sama, diasumsikan bahwa tidak ada kontaminasi isotop dst...

Pencampuran2 Fakta dengan Fiksi itu membutakan banyak orang sehingga banyak orang mulai meragukan apa yg dikatakan oleh Kitab Sucinya dan merasa bahwa Kitab Suci hanya kisah2 perumpamaan dan bisa diubah2.

Salam.

Bagaimana apabila baik pandangan kaum Evolutionist maupun kaum Creationist hanyalah tafsir semata yang belum tentu benar? :)

Karena yang saya tahu, kitab suci agama manapun bisa ditafsirkan berbeda-beda bahkan oleh penganutnya sendiri. Maka itu banyak sekali mazhab yang tercipta dan berkembang di dunia ini. Ada mazhab yang amat sangat LITERAL, dan ada mazhab yang amat sangat LIBERAL. Semua itu berangkat dari sumber yang sama meskipun pemikiran menanggapinya berbeda-beda.

Kalau kitab suci agama saja bisa ditafsirkan berbeda-beda, logikanya, demikian pula dengan hukum Evolutionist sendiri.
Banyak orang yang percaya bahwa hukum Evolutionist menisbikan konsep penciptaan Tuhan seperti di Kitab Kejadian.
Banyak juga orang yang percaya bahwa hukum Evolutionist bisa menyertakan Tuhan dalam konsep penciptaannya.

Dan setahu saya (yang saya dapatkan dari guru agama Kristen saya sendiri), kitab suci adalah suatu pengungkapan iman, bukan buku sejarah. :D

AsLan
26-08-2012, 10:24 PM
my bad.
saya yg kurang bergaul, jadi belum ditertawakan. :D
tp, teori sendiri selalu berubah sebelum benar2 menjadi sebuah kebenaran..begitu pula dgn teori evolusi ini, yg sekarang adalah teori sintesa modern.


berarti anda mengakui bahwa Teori Evolusi bukan sebuah kebenaran, mengapa sebuah hal yg bukan kebenaran harus mempengaruhi anda dalam menafsirkan kitab suci ?




Teori evolusi TIDAK menjelaskan asal-usul makhluk hidup (itu abiogenesis). :)
Teori evolusi menjelaskan keberagaman makhluk hidup, BUKAN asal-usulnya. :)



yup, dan yg saya bantah bukan abiogenesis tapi Teori Evolusi.

Teori Evolusi mengatakan bahwa manusia berasal dari mahluk non-manusia as known as animal.



dalam agama yg saya anut, Islam. tidak ada ayat yang menunjukkan kata Adam sebagai manusia pertama. hanya khalifah pertama. CMIIW :)



Khalifah pertama. Selama Ribuan tahun sejak Muhammad yg disebut Khalifah pertama artinya adalah manusia pertama.
Tapi kemunculan Teori Evolusi membuat keyakinan sebagian orang menjadi goyah dan mengubah Adam bukan lagi menjadi manusia pertama.

Namun penafsiran ini artinya harus mengakui bahwa Adam dilahirkan oleh mahluk non-manusia.

Quran pernah menulis:

“Allah menciptakan Adam dari tanah,kemudian Allah berfirman,”Jadilah” maka jadilah ia”. (QS Al Imran 3;59)

Disini jelas Adam bukan dilahirkan tapi "dijadikan" langsung oleh Allah, Adam bukan lahir dari rahim binatang seperti penafsiran anda.





tentu saja akan berbeda penafsiran dengan yg lain.
kebenaran dalam Kitab Suci itu mutlak, tapi tidak dengan penafsirannya. :)



adanya common anchestor atau nenek moyang bersama juga berarti adanya keturunan bersama (common descend).

manusia BUKAN berasal dari monyet yang berarti juga monyet BUKAN nenek moyang manusia.

yang tepat adalah monyet dan manusia adalah common descend. :)



dan sayangnya saya tidak pernah mengatakan bahwa manusia itu keturunan monyet, saya katakan bahwa Teori Evolusi percaya bahwa manusia adalah keturunan big ape atau kera purba atau entah apa istilah canggihnya yg pasti saya tidak percaya manusia keturunan mahluk non-human.

kepercayaan saya sudah terbukti, berjuta2 manusia lahir dari rahim manusia.

bagi yg percaya manusia adalah keturunan mahluk non-manusia, silahkan buktikan hal itu di laboratorium, bagaimana manusia bisa lahir dari rahim binatang.



itu demi pembuktian. :)
jika tidak ada pembuktian, maka teori bahkan tak bisa disebut teori, paling banter hanya berupa hipotesa. Teori adalah hipotesa yang sudah teruji.


ya silahkan buktikan bahwa manusia lahir dari rahim binatang.




Teori yang terbukti salah (termasuk karna pembuktian yg kurang akurat) akan digugurkan, sementara teori yang terbukti akan bertahan, dan makin berkembang seiring kemajuan pengetahuan.
Teori evolusi bisa bertahan dan makin berkembang seperti sekarang dengan melalui proses yang sama.



Teori Evolusi sudah berkali2 terbukti salah, sebagian lagi tidak pernah terbukti, sebagian lagi dibuktikan dengan cara2 penipuan seperti memalsukan fossil dsb.



Itulah mengapa Kreasionisme bahkan bukan sebuah teori.


itu kata para penganut agama evolusi.




Alhamdulillah, tidak pada saya. :)




Salaam..
Maaf off dulu..ada acara.:)
insya Allah kapan2 bisa lanjut lagi.:)
Senang berdiskusi dgn Anda..saya yang newbie ini mohon bimbingannya.:)


salam.

---------- Post Merged at 09:24 PM ----------


Bagaimana apabila baik pandangan kaum Evolutionist maupun kaum Creationist hanyalah tafsir semata yang belum tentu benar? :)

Karena yang saya tahu, kitab suci agama manapun bisa ditafsirkan berbeda-beda bahkan oleh penganutnya sendiri. Maka itu banyak sekali mazhab yang tercipta dan berkembang di dunia ini. Ada mazhab yang amat sangat LITERAL, dan ada mazhab yang amat sangat LIBERAL. Semua itu berangkat dari sumber yang sama meskipun pemikiran menanggapinya berbeda-beda.

Kalau kitab suci agama saja bisa ditafsirkan berbeda-beda, logikanya, demikian pula dengan hukum Evolutionist sendiri.
Banyak orang yang percaya bahwa hukum Evolutionist menisbikan konsep penciptaan Tuhan seperti di Kitab Kejadian.
Banyak juga orang yang percaya bahwa hukum Evolutionist bisa menyertakan Tuhan dalam konsep penciptaannya.

Dan setahu saya (yang saya dapatkan dari guru agama Kristen saya sendiri), kitab suci adalah suatu pengungkapan iman, bukan buku sejarah. :D

Kitab Suci menceritakan Fakta.

Kalau Kitab Suci berkata bahwa manusia pertama Adalah Adam, maka itu fakta.

Kalau Fakta ini tidak dipercaya, maka fakta2 berikutnya juga tidak usah dipercaya, misalnya Kitab Suci berkata bahwa Yesus Adalah Anak Allah yg menjadi Manusia.

Kalau Adam dikatakan hanya sebuah simbol, maka Yesus, Daud, Abraham, Yakub dll juga kemungkinan hanya simbol, orang aslinya tidak pernah ada.

Maka itu bedanya orang yg percaya Kitab Suci dengan orang tidak percaya Kitab Suci.

Mengenai Teori Evolusi, saya membicarakan kebenaran dan kebohongan.

Hal2 yg terbukti dengan baik, misalnya Mutasi, Natural Selection, Variasi itu adalah fakta kebenaran, itu yg saya percaya.

Namun saat fakta2 itu kemudian diangkat kepada cerita dongeng tentang asal usul manusia yg dulunya berbulu, bungkuk, bertangan panjang dll, maaf kalau saya menolak.

Buktikan dulu, manusia dilahirkan oleh mahluk non manusia, bagaimana manusia pertama itu belajar bicara dan berpikir seperti manusia walaupun induknya adalah binatang.

Kalau hal itu terbukti, saya buang agama Kristen dan saya menjadi penganut Evolusi sejati.

Salam.

Geminga
27-08-2012, 03:13 PM
Teori Evolusi sudah berkali2 terbukti salah, sebagian lagi tidak pernah terbukti, sebagian lagi dibuktikan dengan cara2 penipuan seperti memalsukan fossil dsb.
Siapa yang membuktikan fosil tersebut salah? Orang evolusionis sendiri. Apakah dengan pembuktian pemalsuan itu, si ahli yang memalsukan menjadi murtad dari keyakinannya bahwa evolusi sebagai ranah sains? Sepertinya kakak tidak menangkap cerita utuh dibalik motif pemalsuan tersebut sehingga kakak melakukan generalisasi yang fatal. Maaf jika w terlihat menjudge ::maap::

purba
27-08-2012, 09:19 PM
Buset, semangat banget lu Lan... Utk membuktikan teori evolusi benar atau salah cukup melihat seberapa besar perubahan jumlah orang Kristen tiap tahun. Kalo orang Kristen bertambah, berarti teori evolusi menuju kehancuran. Tapi kalo orang Kristen berkurang, teori evolusi menuju kejayaan. ::ngakak2::

spears
30-08-2012, 12:51 AM
teori evolusi itu kayak gini lho, MK Ultra :

http://blogs.sundaymercury.net/weirdscience/evolution-1.jpg

dr gambar diatas dapat dikatakan bahwa teori evolusi ini menjelaskan asal usul manusia. itu teorinya Darwin lho.
kalo nggak percaya, coba dateng ke Trans Studio Bandung. masuk ke bagian pelajaran science.
nahh disono tuh dipajang nih gambar GEDE2. GEDEEEEEEEEEEE BANGEETTTTTTTTTT.
tak lupa dengan gambarnya si Darwin berikut dengan penjelasan teorinya.
(klo mo liat gbrnya, ada di thread KM goes to Bandung di Subforum AGENDA :D )

terus, teori tersebut juga sudah diverifikasi ama si Rumus (member KM) yg dengan asiknya bilang "evolution win, gw win..." di thread agenda tsb.

kesimpulannya apa?

kesimpulannya, si Rumus yg udah ceramah evolusi disini bolakbalik, membenarkan gambar tsb dan membenarkan bahwa teori evolusi itu menjelaskan asal-usul manusia ::ngakak2::

(pdhal seinget gw dulu dia juga sepemikiran ama si MK Ultra, klo evolusi itu bukan spt gbr tsb...tp ntah knp pas di trans studio itu, sepertinya nih anak labil?? buktinya bangga bgt tuh gbr ada disana ::hihi:: gak konsistennnn..)


klo bener dia menganggap bahwa evolusi BUKAN spt gbr tsb, harusnya dia protes ama yg punya Trans Studio, bukan malah bilang "i win..." ::hihi::::hihi::)


so, klo disini ada yg menganggap bahwa gbr tsb tdk menjelaskan EVOLUSI, silakan, yuk..demo ke Trans Studio, karena sudah melakukan kebohongan publik ::hihi::

andyamou
16-01-2013, 02:09 PM
sudah pernah baca buku "Ternyata Adam Tidak Pernah Dilahirkan" karya Agus Mustofa?
mungkin disana bisa memberi penerangan, bahwa memang adam berasal dari manusia purba yg dipilih Tuhan, dan surga yg d maksud hanyalah bukit semata.

TheCursed
16-01-2013, 03:38 PM
...

Kata kaum agamawan, evolusi menafikan Tuhan

Kalo kaum agamawan mau mendalami teori evolusi, bahkan di sanapun ada Alloh(bukan Tuhan).

Ada jutaan macam kombinasi acak yang mungkin terjadi dalam evolusi, dan entah bagaimana caranya, dari sekian kombinasi acak tadi, situasi lingkungannya terbangun untuk mendukung munculnya makhluk berbudaya bernama manusia.

It can go sideways, lho. Bayangkan kalo hasil kombinasi evolusi membuat manusia bertangan tiga...

Kalo aku, melihat keberadaan Alloh dari situ. Jalur evolusi, dengan asumsi evolusi manusia itu ada, se-akan di bimbing untuk menghasilkan makhluk berbudaya yang cocok dengan biosfer bumi.

---------- Post Merged at 03:38 PM ----------


...
Teori Evolusi mengatakan bahwa manusia berasal dari mahluk non-manusia as known as animal.
...


Dude, just because it's non-human doesn't mean it's an animal, ya know. That's species-ist. :D

BTW, gue, kalo ikut kategori, termasuk evolutionist yang percaya campur tangan 'Tuhan'.
So, feel free to laugh at me. :D

Ronggolawe
16-01-2013, 07:20 PM
yup...
terlalu ngga lucu kalau Tuhan main tanah liat literally

TheCursed
16-01-2013, 08:10 PM
somehow diskusi ini malah mengingatkan gue dengan Ezio dari Assassin Creed. :D
Dan Kara Thrace.

AsLan
16-01-2013, 09:37 PM
Kayaknya gw pernah bilang bahwa Iman orang beragama di uji saat menghadapi teori evolusi.

Begini...

Musa membelah laut, orang beragama percaya hal ini terjadi secara literal.

Tapi kepercayaan ini tidaklah berharga kalau tidak pernah diserang dan dipertahankan.

Kalau datang 30 juta scientist yg membuat berbagai macam argumen tentang ketidak mungkinan air laut dibelah oleh Musa atas kuasa Tuhan, maka saya yakin tinggal sedikit saja orang beragama yg masih percaya bahwa peristiwa itu terjadi secara literal.

Saya yakin bila frasa itu diserang, maka sebagian besar orang beragama akan melakukan kompromi, mereka akan mulai mengubah2 isi kitab sucinya agar lebih selaras dengan fakta2 saat ini, misalnya mungkin akan ada yg ber teori bahwa saat itu terjadi gempa yg membelah2 dasar laut atau memunculkan daratan bla..bla..bla...

Inti dari mengkompromikan isi kitab suci adalah: ketidak percayaan akan kuasa Tuhan.

Teori Evolusi membuat orang beragama meragukan, mampukah Tuhan menciptakan alam semesta dalam waktu 6 hari literal ?
Mampukah Tuhan menciptakan Adam tanpa Ayah dan Ibu ?

Orang yg beriman sejati menjawab dengan mantap: MAMPU !

Orang yg goyah akan mencari kompromi, entah bagaimana caranya supaya Kuasa Tuhan tidak terlihat terlalu mencolok, misalnya Tuhan menciptakan alam semesta ini sedikit demi sedikit selama milyaran tahun, manusia diciptakan pelan2 dari mahluk sederhana yg diperbaiki sana sini sampai bentuk yg lebih baik dan lebih kompleks seperti saat ini.

---------- Post Merged at 09:37 PM ----------

Teori Evolusi adalah PAHAM yg sangat kuat bercokol di dunia kita saat ini.

Bukan hanya orang beragama yg dibengkokkan oleh doktrin Evolusi, bahkan para ilmuwan yg bekerja jujur pun tidak luput dari serangan Paham ini.

Misalnya ada seorang Ilmuwan yg menemukan fosil bakteri kuno yg memiliki rantai DNA lengkap.

http://www.nature.com/nature/journal/v407/n6806/abs/407897a0.html

Penemuan ini mengindikasikan bahwa fosil bakteri yg lengkap seperti itu usianya tidak mungkin jutaan tahun.
Tapi setelah diuji dengan radiometrik dating usianya menunjukkan jutaan tahun.

Para ilmuwan langsung menyatakan bahwa fosil bakteri itu palsu atau terkontaminasi, mereka sama sekali tidak mau mempertanyakan kebenaran teori evolusi.

Banyak sekali hasil2 penelitian yg punya potensi membombardir teori evolusi, tapi semua penemuan2 tersebut selalu diserang dan dinyatakan sebagai eror.
Jadi teori evolusi bukan didirikan atas dasar Science.

Teori Evolusi didirikan atas dasar kepercayaan bahwa :kehidupan dan alam semesta tidak dirancang oleh Sang Perancang Cerdas, melainkan terjadi secara random dan perlahan2.

Atas dasar kepercayaan ini maka semua penelitian harus disesuaikan dengan dogma tersebut, bahwa mahluk hidup harus melalui proses jutaan tahun.

Itu juga sebabnya radiometrik dating di preset agar sesuai dengan Teori Evolusi, misalnya sebuah fosil yg menurut Teori ini berusia 3 juta tahun setelah dihitung dengan teknik radiometrik menunjukkan usia X tahun,
maka X ditentukan sebagai angka 3 juta.

Jadi bukan Science yg membuat Teori Evolusi, melainkan Teori Evolusi yg menentukan hasil2 penelitian science.

TheCursed
17-01-2013, 12:22 AM
meh.
buat gue sih, ujungnya, lakum dinukum waliyadin. terserah.
toh, kalo boleh disimpulkan, pada akhirnya sama percaya mengenai kekuasan sesuatu yang Devine yang terwujud dalam kemulian ciptaannya, yang namanya manusia.
yang kita debatkan panjang lebar di sini adalah 'bagaimana cara eksekusi' kekuasaan tersebut. Yang masing2 kubu, sebetulnya, masih bertopang pada asumsi.

AsLan
17-01-2013, 12:44 AM
bertopang pada kitab suci, bukan asumsi.

AsLan
27-01-2013, 11:39 PM
Kalo di Kristen sudah jelas tertulis, bukan asumsi...


Kisah Para Rasul 17:26
Dari satu orang saja Ia telah menjadikan semua bangsa dan umat manusia untuk mendiami seluruh muka bumi

Manusia berasal dari Adam, bukan dari hewan.

TheCursed
30-01-2013, 06:28 PM
kalo bukan asumsi. prove it. Give us Adam's grave and bones.

AsLan
30-01-2013, 08:43 PM
Manusia tersebar di seluruh dunia.

Manusia darimanapun bisa saling kawin dan menghasilkan keturunan, tiap manusia apapun warna kulitnya memiliki struktur DNA yg sama.

Itu bukti bahwa semua manusia berasal dari nenek moyang yg sama.

Orang Kristen, Yahudi dan Islam menyebut nenek moyang itu Adam dan Hawa.



Apakah manusia memiliki nenek moyang yg sama dengan Simpanse ?

Silahkan buktikan hal tersebut,
yah siapa tahu ada manusia yg bisa kawin dengan bangsa kera dan menghasilkan keturunan... ::hihi::

TheCursed
01-02-2013, 11:27 PM
Apakah manusia memiliki nenek moyang yg sama dengan Simpanse ?

Silahkan buktikan hal tersebut,
yah siapa tahu ada manusia yg bisa kawin dengan bangsa kera dan menghasilkan keturunan... ::hihi::

Pertanyaan di'jawab' dengan pertanyaan lain.
Tetap bukan jawaban pasti 'Ya' atau 'Tidak'. Makanya aku bilang 'Asumsi'.
Dan untuk pertanyaan kamu, aku, dengan berlapang dada menjawab: Tidak Tahu secara pasti. Tapi, sementara ini, aku asumsi-kan 'Tidak'.