PDA

View Full Version : Selamat Datang Manusia ke-7 Miliar!



spears
02-11-2011, 11:33 AM
VIVAnews - Tangisan pertama seorang bayi tepat hari ini, Senin 31 Oktober 2011 akan menggenapkan penduduk bumi menjadi tujuh miliar jiwa. Negara di berbagai belahan dunia menyambut dengan suka cita dengan menggelar pesta dan berbagai kado istimewa. Di lain sisi, masa depan suram mengintai anak manusia di muka bumi yang kian sesak.

Bila di Zambia, ada lomba lagu bertema 7 miliar; di Vietnam ada konser 7B: Counting On Each Other. Kalau pemerintah Rusia menyiapkan kado khusus untuk bayi ke-7 miliar, Pantai Gading menggelar sebuah acara komedi. Tapi, Sekjen PBB Ban Ki-moon, menyambutnya dengan muram.

"Siapapun yang lahir, dia akan lahir dalam dunia yang penuh kontradiksi. Banyak makanan, tapi miliaran orang kelaparan. Banyak yang hidup mewah, tapi masih banyak yang hidup tidak sejahtera," kata Ban.

Naik tiga kali lipat

Tibanya penduduk ke-7 miliar ke dunia adalah pertanda bahaya. PBB mencatat, bayi ke-6 miliar lahir pada 12 Oktober 1999 di Bosnia bernama Adnan Mevic. Hanya dalam waktu 12 tahun, penduduk bumi bertambah satu miliar orang. Warga dunia beranak pinak dan bertambah tiga kali lipat sejak 1945.

Kofi Annan, yang menjabat Sekjen PBB saat itu, salah satu orang yang menunggui di rumah sakit Sarajevo saat Mevic lahir. Sebelas tahun setelah kelahirannya, keluarga Mevic masih bergelut dalam kubangan kemiskinan.

Seperti dikutip dari laman Guardian, PBB mencatat, saat ini setiap menit ada 267 bayi lahir, 51 diantaranya lahir di India. Ban Ki-moon bahkan meramalkan India akan mengambilalih predikat negara dengan penduduk terbesar di dunia dari China pada 2025. Saat itu, penduduk India mencapai 1,5 miliar jiwa.

"Ini bukan soal angka, ini soal manusia. Ada tujuh miliar orang yang membutuhkan cukup makanan, energi, memperoleh kesempatan kerja dan pendidikan. Mereka butuh HAM dan kemerdekaan, bersuara, dan mengurus anak mereka dalam kedamaian dan keamanan," ujar Ban Ki-moon mengungkapkan kekhawatirannya.

Pertumbuhan populasi yang tak terkendali berarti makin keras upaya untuk memberi kemakmuran pada setiap jiwa. Negara berpenduduk besar akan bergulat mengatasi masalah kependudukan seperti urbanisasi, degradasi kualitas lingkungan, permintaan kesehatan, pendidikan dan layanan sosial lainnya.

Ban menekankan bahwa ekonomi global saat ini menyebabkan tekanan pengangguran, melebarnya kesenjangan sosial, dan munculnya kekuatan ekonomi baru.

Badan PBB untuk Kependudukan (UNFPA) menyebut, untuk negara dengan penduduk yang berkembang pesat, masalah lapangan kerja untuk generasi muda, kelaparan dan kekeringan akan menjadi hambatan paling nyata. Sementara, sebagian negara maju yang bergelimang kemapanan akan kehilangan produktivitas akibat pertumbuhan penduduk yang kian landai tak lagi menunjang pertumbuhan.

Siapa bayi ke-7 miliar?

Menurut PBB, bayi ke-7 miliar akan lahir di sebuah desa di Uttar Pradesh, India. Dari 51 kelahiran setiap menit di India, 11 diantaranya di Uttar Pradesh.

Namun, posisi kelahiran si bayi ke-7 miliar lahir masih menjadi teka-teki. Seperti dimuat dari Times of India, sejumlah organisasi mengklaim bahwa Pinky Pawar (25), warga desa Sunhaida di distrik Baghat akan menjadi ibu calon ibu anak ke-7 miliar. Sementara lainnya, menyatakan bayi itu akan lahir di sebuah desa dekat Lucknow. Sebuah tempat telah disiapkan menyambut kelahiran seorang bayi perempuan calon bayi ke-7 miliar.

Dengan jumlah penduduk sebesar itu, perhatian utama dunia adalah bagaimana menyediakan kebutuhan dasar yang mencukupi untuk tambahan 2-3 miliar jiwa penduduk dunia hingga 50 tahun mendatang.

Bank Dunia mencatat, kelangkaan makanan bergizi terjadi pada 925 juta orang di dunia sebagai akibat kenaikan harga pangan. Dan, yang paling merasakan kerasnya perjuangan bertahan hidup adalah mereka yang hidup di negara berkembang.

Tujuh Miliar Tindakan

Bertepatan dengan kelahiran manusia ke-7 miliar hari ini, PBB akan meluncurkan program bertajuk ‘7 Miliar Tindakan’ . Lewat aksi ini, setiap individu, organisasi dan perusahaan diminta untuk berbagi upaya untuk mencipta dunia agar menjadi tempat yang lebih baik bagi 7 miliar penghuninya. Dari sini, PBB memproritaskan penciptaan kelestarian lingkungan dan peningkatan kesejahteraan wanita di dalamnya.

Diperkirakan, jumlah penduduk dunia akan mencapai puncaknya pada pertengahan abad ke-21 dengan jumlah penduduk 9 hingga 10 miliar orang. Setelah itu, bersamaan dengan pembangunan ekonomi yang mapan dan merata, negara-negara dengan kelahiran tinggi akan mulai menurun.

Meksiko dan Bangladesh mulai mengalami perlambatan pertumbuhan sesuai dengan prediksi Amartya Sen dengan istilahnya, "pembangunan sebagai kebebasan". Thomas Malthus, di abad ke-19, memeringatkan, pertumbuhan penduduk pasti akan mengarah pada kelaparan. Baginya, kelahiran manusia adalah sesuatu yang kecil, tapi buruk.

Selamat datang penduduk bumi ke-7 miliar! (sj)

---------- Post added at 10:33 AM ---------- Previous post was at 10:32 AM ----------

http://sin.stb.s-msn.com/i/74/74497AC3A3B35F649158DC6687759.jpg

E = mc²
02-11-2011, 11:47 AM
welcome to the cruel world, Hon :D

beastmen85
02-11-2011, 12:08 PM
overpopulation, yg dibumi bukan cuman manusia ::hihi::
kok ga ada kejadian bombastis yg menewaskan 4miliar manusia ya? :lololol:
*berharap

ga pnting juga, mau bayi yg ke 7miliar, mau yg ke 8miliar juga...
heran dgn berita macam ini -_-

bradon heat
02-11-2011, 02:01 PM
^^^^ setidaknya dengan ini kita bisa tau populasi dunia ..
ya sebagai info saja ...

spears
02-11-2011, 02:10 PM
^bener sekali Bradon Heat. buat org kependudukan atau pemerhati lingkungan penting banget :D

anggap aja sekilas info

Joyko
02-11-2011, 04:56 PM
kalo di indonesia kalo lahir di perkampungan di kasih apa yah? raskin kali yah

Urzu 7
02-11-2011, 05:26 PM
Dapet oleh2 apa dari pbb?

surjadi05
02-11-2011, 05:56 PM
overpopulation, yg dibumi bukan cuman manusia ::hihi::
kok ga ada kejadian bombastis yg menewaskan 4miliar manusia ya? :lololol:
*berharap


ntar tahun depan kan udah 2012::hihi::::hihi::

AsLan
02-11-2011, 11:22 PM
Gw pernah baca artikel tentang demografi penduduk dan distribusi makanan.

Ternyata bumi kita menyediakan tempat dan makanan yg cukup untuk jumlah manusia yg sangat banyak.
Namun mengapa masih terjadi kelaparan ?

Kelaparan terjadi bukan karena bumi tidak mampu menyediakan makanan tapi karena distribusi yg tidak merata, terutama karena masalah politik.

Selain itu, kebiasaan makan daging juga bisa membuat orang lain kelaparan.
Untuk memelihara ternak seperti sapi dan ayam, dibutuhkan banyak karbohidrat seperti jagung dan beras.
Karbohidrat yg dipakai untuk melipat gandakan jumlah ternak ini membuat banyak orang tidak kebagian makanan.

Seandainya orang mau mengurangi konsumsi daging, maka distribusi makanan bisa lebih merata.

Mengenai teknologi pangan,
Negara2 maju seperti Amerika telah memiliki teknologi pertanian yg sangat canggih, jumlah panen yg dihasilkan perhektar sangat besar dan hanya membutuhkan tenaga manusia yg tidak terlalu banyak untuk mengerjakannya.
Dimasa depan, teknologi pangan akan semakin maju sehingga semakin meyakinkan bahwa bumi kita sebenarnya menyediakan cukup pangan bagi sipapun.

Jadi jangan menyalahkan bumi.
Orang kelaparan itu karena pemerintahnya korup dan jahat atau bodoh.

Contohnya Korea Utara dan Korea Selatan,
Korea Selatan tidak pernah mengalami kelaparan seperti yg sering dialami oleh Korea Utara, semua itu karena masalah politik, pemimpin yg terlalu menghamburkan dana untuk mesin2 perang akan membuat rakyatnya menderita, sekali lagi bukan salah bumi.

spears
02-11-2011, 11:38 PM
Gw pernah baca artikel tentang demografi penduduk dan distribusi makanan.

Ternyata bumi kita menyediakan tempat dan makanan yg cukup untuk jumlah manusia yg sangat banyak.
Namun mengapa masih terjadi kelaparan ?

Kelaparan terjadi bukan karena bumi tidak mampu menyediakan makanan tapi karena distribusi yg tidak merata, terutama karena masalah politik.

Selain itu, kebiasaan makan daging juga bisa membuat orang lain kelaparan.
Untuk memelihara ternak seperti sapi dan ayam, dibutuhkan banyak karbohidrat seperti jagung dan beras.
Karbohidrat yg dipakai untuk melipat gandakan jumlah ternak ini membuat banyak orang tidak kebagian makanan.

Seandainya orang mau mengurangi konsumsi daging, maka distribusi makanan bisa lebih merata.

Mengenai teknologi pangan,
Negara2 maju seperti Amerika telah memiliki teknologi pertanian yg sangat canggih, jumlah panen yg dihasilkan perhektar sangat besar dan hanya membutuhkan tenaga manusia yg tidak terlalu banyak untuk mengerjakannya.
Dimasa depan, teknologi pangan akan semakin maju sehingga semakin meyakinkan bahwa bumi kita sebenarnya menyediakan cukup pangan bagi sipapun.

Jadi jangan menyalahkan bumi.
Orang kelaparan itu karena pemerintahnya korup dan jahat atau bodoh.

Contohnya Korea Utara dan Korea Selatan,
Korea Selatan tidak pernah mengalami kelaparan seperti yg sering dialami oleh Korea Utara, semua itu karena masalah politik, pemimpin yg terlalu menghamburkan dana untuk mesin2 perang akan membuat rakyatnya menderita, sekali lagi bukan salah bumi.

jadi sbnrnya, org kelaparan itu krn kebiasaan mengkonsumsi daging krn politik, atau krn pemerintah yg jahat sih??::hohoho::


Mengenai teknologi pangan,
Negara2 maju seperti Amerika telah memiliki teknologi pertanian yg sangat canggih, jumlah panen yg dihasilkan perhektar sangat besar dan hanya membutuhkan tenaga manusia yg tidak terlalu banyak untuk mengerjakannya.
Dimasa depan, teknologi pangan akan semakin maju sehingga semakin meyakinkan bahwa bumi kita sebenarnya menyediakan cukup pangan bagi sipapun.

dimasa depan katamu??udah pernah ke masa depan ya mas??? ::hihi::
itu kan idealnya....tp liat apa yg terjadi dilapangan.

anggap aja kayak gini.
berdasarkan artikel disebutkan "bayi ke-6 miliar lahir pada 12 Oktober 1999 "
mungkin di suatu waktu di tahun 1928 ada yg berteori (anggap aja kakek buyutnya Aslan) "aahh...dimasa depan kita akan smakin canggih...kita gak akan kelaparan lagi.... ::cabul::"

dan BAM! taun 1999, masa depannya dr taun 1928 itu datang, dan manusia masih kelaparan ::bye::

AsLan
03-11-2011, 12:33 AM
Poinnya...

- Suply makanan -sebenarnya- cukup.
- Pertambahan penduduk diimbangi oleh peningkatan teknologi pangan, hal ini telah terbukti membantah teorinya *lupa yg mengatakan bahwa pertumbuhan penduduk melampaui pertumbuhan produksi pangan.
- Kelaparan diakibatkan oleh: Politik, Distribusi, Konsumsi daging

danalingga
03-11-2011, 06:47 AM
Yup, teknologi pangan memang semakin maju tapi harus dihitung juga apakah growth yang dihasilkan teknologi tersebut bisa mengimbangi growth manusianya (dan kebutuhan pangan mereka).

AsLan
03-11-2011, 09:56 AM
Yup, teknologi pangan memang semakin maju tapi harus dihitung juga apakah growth yang dihasilkan teknologi tersebut bisa mengimbangi growth manusianya (dan kebutuhan pangan mereka).

Sampai saat ini masih bisa.
Seandainya semua negara punya teknologi pertanian yg seperti Amerika, makanan akan berlimpah ruah.

Tapi masalah politik dan distribusi menjadi tantangan besar.
Saat di Afrika banyak orang kelaparan, dibelahan dunia lain makanan berlimpah (dan dijadikan makanan sapi)

danalingga
03-11-2011, 10:12 AM
^

Ada hitungan pastinya nggak Lan? Kalo kira-kira sih nggak valid.

spears
03-11-2011, 10:27 AM
gw setuju klo dikatakan penyebab kelaparan itu adalah distribusi pangan yang tidak merata.
tp kalo soal konsumsi daging itu kok gak masuk di akal gw yah? jangan menyalahkan rantai makanan dong.

spt katanya ban ki moon diatas :
"Siapapun yang lahir, dia akan lahir dalam dunia yang penuh kontradiksi. Banyak makanan, tapi miliaran orang kelaparan. Banyak yang hidup mewah, tapi masih banyak yang hidup tidak sejahtera," .

dan permasalahan bukan cuma di soal makanan aja. masalah pendidikan, kesempatan kerja, kualitas lingkungan dll itu apa bisa diselesaikan kalau kita pake caranya si aslan, menyuruh manusia berenti makan daging?wkwkwkkww..i dont think so. sebesar keinginan gw utk turut serta berpartisipasi menyelamatkan bumi, gw gak akan (mau) melepaskan privilege atau hak asasi gw buat makan daging. heheheeee. just my 2 cent. :D

E = mc²
03-11-2011, 11:17 AM
mengutip kata Mahatma Gandhi, "Bumi cukup untuk memenuhi kebutuhan manusia, tapi tidak dengan keserakahannya" ;D

ancuur
03-11-2011, 11:25 AM
Indonesia aja udah sepuluh taon lebih gak pernah sensus penduduk :piso:

7M ngitungnya gimana tuh :cilukba:

et dah
03-11-2011, 12:10 PM
emang aneh dari 7 miliar jiwa di bumi justin bieber bisa seterkenal kaya sekarang ::elaugh::

ancuur
03-11-2011, 12:16 PM
http://www.kopimaya.com/forum/image.php?u=286&dateline=1320293031

etty aja bisa nge TOP di KM X_X
(emang super aneh) ::arg!::

et dah
03-11-2011, 12:21 PM
http://i51.tinypic.com/1r9nwx.gif
kan jebolan rsj ...
pakde bagi cewe uzbek dong ::elaugh::

danalingga
03-11-2011, 12:21 PM
Kalo gue malah setuju sama Aslan soal tidak makan daging itu. Menjadi Vegetarian akan sangat membantu bumi (dalam hal mengurangi akibat buruk dari peternakan). Tapi ya itu, mau atau nggak manusianya.

spears
03-11-2011, 12:40 PM
^bagaimana kontribusinya terhadap bumi? sebutkan dan jelaskan.
kita tau kalo binatang beranak pinaknya lebih cepat dari manusia, dan umurnya juga lebih panjang dr manusia.
kalo tuh binatang2 gak dimakan...gimana dengan keseimbangan ekosistem?? :P ::doh::

oh iya, gw gak mau. Aslan ma Danal aja yg duluan ;D

---------- Post added at 11:40 AM ---------- Previous post was at 11:37 AM ----------


Indonesia aja udah sepuluh taon lebih gak pernah sensus penduduk :piso:

7M ngitungnya gimana tuh :cilukba:

pake link dr kaine kali oom, pbb nya ;D

ancuur
03-11-2011, 12:47 PM
kan jebolan rsj ...
pakde bagi cewe uzbek dong ::elaugh::

klo ce usbek..
minta kenalin sama guruh dong :P

http://4.bp.blogspot.com/_sIR_l7X0QMw/THB3qB3ZNFI/AAAAAAAAA30/iadPxKWbcMI/s1600/gambar_cewek_cantik_bikini.jpg

ini dari usbek X_X



pake link dr kaine kali oom, pbb nya ;D

pantesan.. dikira maen game insomania kali.. ::doh::

E = mc²
03-11-2011, 12:53 PM
^ yg jadi masalah itu bisnis peternakannya. tau sendiri kalo peternakan besar ngasih pakannya pake pakan manusia (beras, jagung, dan gandum) sbg pakan pokok utama--rumput susah didapat dalam skala besar. 30% seluruh daratan bumi diperuntukan hanya untuk menunjang bisnis peternakan.

Grain buat pakan ternak lebih banyak dibandingkan grain buat pakan manusia--itu kenapa manusia banyak yg kelaparan-- dan sebagainya dan sebagainya. belum masalah emisi yang dihasilkan

maen ke sini deh:
http://en.wikipedia.org/wiki/Environmental_effects_of_meat_production

atau coba tonton film Food, Inc; Earthlings; Forks Over Knives; dll.

ancuur
03-11-2011, 01:47 PM
Kalo gue malah setuju sama Aslan soal tidak makan daging itu. Menjadi Vegetarian akan sangat membantu bumi (dalam hal mengurangi akibat buruk dari peternakan). Tapi ya itu, mau atau nggak manusianya.

Vegetarian bukan saja membantu bumi.. tapi membantu pemerintah juga..

28 Persen Kebutuhan Konsumsi Daging Sapi Nasional Masih Impor

Setiap tahun, Indonesia memerlukan sebanyak 700 hinggga 800 ribu ekor sapi yang didatangkan dari Australia untuk memenuhi kebutuhan konsumsi daging. Sekitar 350 ribu ekor dalan bentuk sapi hidup, selebihnya dalam bentuk daging.

Demikian yang diungkapkan Direktur Budidaya Ternak Ruminansia dari Direktorat Jenderal Peternakaan Departemen Pertanian RI Ir Fauzi Luthan, usai menjadi pembicara kunci dalam Seminar Nasional ‘Peternakan dan Pemberdayaan Masyarakat Perdesaan,’ Kamis (8/11) dalam rangka Dies Natalis Ke-38 Fakultas Peternakan UGM.

Menurut Fauzi Luthan, saat ini Indonesia belum swasembada daging sapi karena 28 persen kebutuhan daging sapi masih impor dari Australia. Dirinya mengatakan, paling tidak untuk swasembada daging sapai minimal kebutuhan impor hanya 10 persen.

“Pemerintah sudah menargetkan tahun 2010 kita sudah swasembada daging sapi, dan program ini sudah dicanangkan sejak dua tahun lalu, dimulai dengan program reguler,” ujarnya.

Diakui Fauzan, kendala yang dihadapi dalam mencapai target swasembada daging sapi tersebut, kecilnya peningkatan kelahiran sapi induk. Di Indonesia menurut Fauzan tingkat kelahiran ternak sapi induk relatif masih sangat kecil, sekitar 15,8 persen dari 3, 1 juta ekor sapi induk yang ada

“Jika ini bisa kita tingkatkan sekitar 60-70 persen maka kebutuhan akan swasembada daging sapi akan segera tercapai, “ tegasnya.

Salah satu upaya yang akan dilakukan, kata Fauzan, diantaranya melakukan penyuluhan dan pembimbingan kepada peternak, menyiapkan inseminasi buatan yang lebih baik dan melakukana penangangan kesehatan terhadap gangguan reproduksi ternak.

“Yang terjadi selama ini, program inseminasi buatan yang dianggap kurang berhasil, padahal ternaknya yang kurang siap dengan adanya gangguan reproduksi,” katanya.

Maka dari itu, kata Fauzan, Deptan setidaknya masih membutuhkan sebanyak 10 ribu tenaga penyuluh pertanian kontrak termasuk di dalamnya tenaga peternakan yang difokuskan pada daerah sentra sapi potong dan sapi perah.

Lebih lanjut Fauzan menambahkan, ada 18 provinsi yang difokuskan, diantaranya Aceh, Sumut, Sumbar, Sumsel, Lampung, Jabar, Jateng, Jatim, Bali, NTB, NTT, Sulsel, Sultra, Sulteng, Kalsel dan Kalbar.

“Mulai tahun 2008 kita akan menerapkan program percepatan di daerah–daerah yang memiliki induk populasi ternak dalam jumlah besar, ini yang kita push (dorong) peningkatan kelahirannya dengan cara meningkatakan jumlah bantuan pejantan unggul, inseminasi buatan, dan penanganan kesehatan reproduksi,” tandasnya. (Humas UGM) sumber (http://www.ugm.ac.id/index.php?page=rilis&artikel=1008)

danalingga
03-11-2011, 01:51 PM
@Spears:

Noh dah dijawab dengan cukup diatas. *syukurlah, jadi nggak perlu ngubek-ngubek internet nyari data*

Btw, Saya dah pernah vegetarian dulu selama 6 bulan (kalo tidak salah), cuman saya belum kuat nahan nafsu makan enak, akhirnya jadi nggak vegetarian lagi. ;))

Tapi tetap saya usahakan mengurangi konsumsi daging dan mengganti dengan ikan. (tapi ini lebih kepada usaha untuk hidup sehat sih, bukan menyelamatkan bumi). :D

ancuur
03-11-2011, 02:13 PM
sebenernya sih Indonesia gak perlu repot2 klo para pejabatnya waras... lahan juga se abrek, iklim juga cukup menunjang.. gak ada banyak musim kyk di amerika atow eropa.. ::bwekk:: tapi pada kenyataannya, setiap lebaran.. penduduk jakarta selalu bertambah.. terus siapa yang mau bertani klo semua orang kampung pada hijrah ke jakarta X_X

note: aku jga gak suka daging.. tapi bukan vegetarian X_X

spears
03-11-2011, 03:48 PM
nah..klo itu saya setuju. mengurangi konsumsi daging. tp bukan berarti menghentikan. mengurangi beda sama berhenti. in my opinion, ide berhenti makan daging itu cumanlah usaha lain para green-er krn mereka sadar mereka ga (akan) bisa melawan industri. tho mnurut gw ga da efek apa2. (balik lg soal perkembangbiakan para binatang itu sendiri...;D )

gw speed reading yg dr oom ancuur itu lebih ke soal swasembada daging (ujung2nya kan pemenuhan konsumsi daging dlm negeri...cmiiw ya..jadi bukan ke efek ke bumi soal klo kita brhenti makan daging)
klo yg dr rumus, gw belom baca.

speaking of mengurangi konsumsi daging..
kan gw muslim, ga makan babi :P
jadinya gw sudah berkontribusi dooong dlm usaha mengurangi konsumsi daging :P

lanjuuuuuuuuuuttttttttttt

danalingga
03-11-2011, 03:54 PM
^
Yang article dan link rumus nggak dibaca?

ancuur
03-11-2011, 04:06 PM
gw klo baca yg panjang2.. cukup baca header, ujungnya dikit.. tengah sama akhirnya X_X

spears
03-11-2011, 04:20 PM
Nggak. Soalnya lg dijalan.pake hp. Lama. Coba dong dijabarkan aja disini...

ancuur
03-11-2011, 04:38 PM
tapi gw waktu masih di jepang dulu.. taon 90an udah ada tanaman yg gak pakai tanah.. (Hidroponik) di jepang sapi2nya malah di kasih makan apel, trs di kasih minum beer.. makanya daging sapi jepang matsuya itu mahalnya bukan maen ::arg!::

porcupine
03-11-2011, 05:58 PM
speaking of mengurangi konsumsi daging..
kan gw muslim, ga makan babi :P
jadinya gw sudah berkontribusi dooong dlm usaha mengurangi konsumsi daging :P



nah yg Hindu ngga makan Sapi
tinggal nyari agama lain yg ngga makan Ayam, ikan, domba ama kambing aja ::hihi::

AsLan
03-11-2011, 11:11 PM
Masalah Populasi manusia dan makanan itu gw baca di majalah national geographic, klo gak salah tahun 2005 atau lebih lama lagi.
Di situ juga gw baru ngeh tentang masalah daging.

Jagung --> Ayam --> Protein

Ayam mengubah karbohidrat menjadi protein, tapi dalam prosesnya banyak karbohidrat yg diubah menjadi tenaga, panas tubuh dan jadi kotoran.
Jadi kalori dari karbohidrat yg diumpankan pada Ayam tidak mungkin = Kalori yg dihasilkan dari daging ayam.

Semakin besar binatangnya, semakin tidak efisien.
Artinya makan ayam masih lebih baik daripada makan sapi.
Tapi yg terbaik adalah makan tanaman secara langsung.

Yuki
03-11-2011, 11:43 PM
tapi, jangan sampai menarik kesimpulan para manusia yg makan daging adalah para terdakwa dari permasalahan kelaparan ini, seolah-olah selalu saja saya melihat para manusia yg tergolong vegetarian ingin terlihat sebagai manusia golongan suci dan memandang rendah manusia yg memakan daging

jika semua manusia tidak memakan daging pun akan berdampak pada nasib para peternak dan akan menimbulkan masalah lain selain kelaparan

jangan mengambil solusi yg terlalu ekstrim untuk mengatasi suatu permasalahan, karena setiap permasalahan tidak berdiri sendiri, namun selalu bersinggungan dengan hal-hal lain yg tidak bisa dilewatkan begitu saja

silahkan saja yg mau hidup beraliran vegetarian jalani hidup dengan baik, jangan merasa sok suci dan malah merendahkan orang-orang yg tetap ingin makan daging

toh manusia sudah disetting sebagai omnivora

Richard Evans
04-11-2011, 01:22 AM
gw setuju klo dikatakan penyebab kelaparan itu adalah distribusi pangan yang tidak merata.
tp kalo soal konsumsi daging itu kok gak masuk di akal gw yah? jangan menyalahkan rantai makanan dong.

spt katanya ban ki moon diatas :
"Siapapun yang lahir, dia akan lahir dalam dunia yang penuh kontradiksi. Banyak makanan, tapi miliaran orang kelaparan. Banyak yang hidup mewah, tapi masih banyak yang hidup tidak sejahtera," .

dan permasalahan bukan cuma di soal makanan aja. masalah pendidikan, kesempatan kerja, kualitas lingkungan dll itu apa bisa diselesaikan kalau kita pake caranya si aslan, menyuruh manusia berenti makan daging?wkwkwkkww..i dont think so. sebesar keinginan gw utk turut serta berpartisipasi menyelamatkan bumi, gw gak akan (mau) melepaskan privilege atau hak asasi gw buat makan daging. heheheeee. just my 2 cent. :D

besok-besok otot saya menciut karena asupan daging saya sehari biasanya mencapai 1000gr ::doh::

AsLan
04-11-2011, 03:35 AM
besok-besok otot saya menciut karena asupan daging saya sehari biasanya mencapai 1000gr ::doh::



Kalo punya duit lebih, daripada makan banyak protein lebih baik mengkonsumsi Asam Amino.
Dengan cara ini kita meng short cut kebutuhan asam amino tanpa melalui protein.

Proses metabolisme Protein menjadi Asam Amino itu mengakibatkan banyak kerusakan oksidasi karena proses respirasi mitokondria.

http://www.impactaging.com/papers/v3/n5/full/100322.html

E = mc²
04-11-2011, 09:34 AM
Nggak. Soalnya lg dijalan.pake hp. Lama. Coba dong dijabarkan aja disini...

Intinya, industri peternakan merupakan penjahat utama dalam nmasalah lingkungan dan krisis pangan. Grain/biji2an untuk keperluan ternak jauh lebih besar drpd grain untuk manusia. Belum emisi dan kerusakan lingkungan yang diakibatkannya--gas yg dihasilkan hewan ternak meningkatkan efek pemanasan global lebih besar drpd industri. Hewan2 spt sapi+babi begitu rakus dalam mengkonsumsi makanan sehingga nyaris selama gak tidu mereka bisa makan terus.

dan jangan lupa, hewan2 tsb diberi aneka hormon dan suntikan bahan kimia... yang akan terendapkan saat dikonsumsi manusia :ninja:

Tonton film2 dokumenter yg saya rekomendasikan, dijamin kalo melihat makanan di meja, gak akan terlihat sama lagi :cengir: