PDA

View Full Version : Setelah Gatotkaca, Nakula dan Sadewa pun Jadi Sasaran Amukan Warga



cikosenzki
19-09-2011, 05:04 PM
Metrotvnews.com, Purwakarta: Masyarakat Peduli
Purwakarta masih terus menghancurkan sejumlah
patung di Purwakarta, Jawa Barat. Adapun patung-
patung yang menjadi sasaran warga hingga Ahad
(18/9) siang yakni Gatot Kaca, Semar, Bima, Nakula,
Sadewa, dan Kiai Sateng. Warga terus merusak dengan kampak dan palu
hingga patung jatuh. Mereka kemudian menginjak
patung hingga hancur berkeping-keping. Kerumunan warga membuat sejumlah jalur utama
di Purwakarta mencekam dan macet. Lebih dari 300
polisi dibantu TNI dan Angkatan Muda Siliwangi. Diduga, warga tak senang dengan keberadaan
patung-patung pewayangan itu. Purwakarta dikenal
dengan identitas sebagai kota santri. Sementara
patung-patung itu tak sesuai dengan identitas
tersebut. Kapolres Purwakarta Ajun Komisaris Besar Polisi
Bahtiar turun tangan mengamankan aksi
pengrusakan itu. Namun, pihaknya belum
menetapkan pelaku yang meprovokasi aksi itu.(RRN) http://www.metrotvnews.com/inde x_2011.php/
read/newsvideo/2011/ 09/18/136165/Setelah-
Gatotkaca- Nakula-dan-Sadewa-pun-Jadi-Sasa ran-
Amukan-Warga

cikosenzki
19-09-2011, 05:05 PM
mantap ,luar biasa , tak terkalahkan , luar biasa .... Mencengangkan, tak bisa diungkapkan dengan kata2.

nerissa
19-09-2011, 05:10 PM
bukannya para wali dulu menyebarkan Islam dengan memakai tokoh2 pewayangan sebagai peraga?
eh ga tau jugalah

patung2 itu emang cenderung mengarah ke cerita2 dalam agama Hindu kali ya
ya..ancurin dah

Ronggolawe
19-09-2011, 05:17 PM
kalau untuk Jawa Barat, barangkali kalau dibuat
Patung Golek dari Tokoh Wayang, gw yakin masya-
rakat Purwakarta tidak akan protes.

Masalahnya, pematungnya terlalu terpaku pada
gaya patung greeco-roman, jadi tidak mencermin-
kan budaya Indonesia :)

opera
19-09-2011, 05:18 PM
patungnya kayak apa sih?? ada yang bisa post??

E = mc²
19-09-2011, 05:25 PM
^ di vedo metrotv ada videonya

http://www.metrotvnews.com/read/newsvideo/2011/09/18/136158/Gatot-Kaca-di-Purwakarta-Dirobohkan-dan-Dibakar

DH1M4Z
19-09-2011, 05:37 PM
Sebelum patung dibuat dan didirikan masyarakat purwkarta sudah beramai-ramai menolak
tapi Bupati tetap meneruskan pembangunannya.

DH1M4Z
19-09-2011, 05:59 PM
mungkin ini yang luput dari pemberitaan media massa :

sumber dari beberapa postingan di forum dan blog




Di awal menjabat sebagai Bupati, H.M Dedi Mulyadi, SH mengalami benturan dengan sebagian kaum Ulama dan umat muslim Purwakarta dikarenakan ucapan dan perbuatannnya yang kontroversial. Dimulai dari pemuatan foto dirinya sendiri di Buku Tahlil dan di Kitab suci Al Qour’an. Kemudian perkataannya di dalam pengajian dan ceramah rutin di Pendopo Pemkab Purwakarta, yang mengatakan bahwa suara seruling jauh lebih indah dari pembacaan ayat suci Al Qur’an.






Patung budha dan Candi Borobudur....itu sih lain ceritanya bung…! Itu memang warisan budaya.....Nah di Purwakarta.....dari mana ceritanya. lagipula menurut org PWK tempo dulu, wilayah PWk itu tidak termasuk dalam tatar pasundan...coba baca sejarahnya....apakah ada tempat atau tanda petilasan dari para raja pajajaran. gak ada kan?...... PWK itu sunda pinggiran..

Bicara masalah warisan budaya...harus jelas asal muasalnya. nah kalo patung2 yang ada di pwk, maksud dan tujuannya apa? seharusnya di setiap patung itu, ada penjelasan nama tokoh dan apa tujuan dibuatnya patung tersebut......? sehinga tidak terjadi miss understanding. jangan cuma alasan klasik yaitu "SENI".

menurut warta yang beredar, bupati kita ini ingin menunjukan bahwa, ia adalah tokoh/pemimpin yang dimaksud oleh Prabu Siliwangi (Sri Baduga Maharaja, red) dalam UGA Siliwangi. ia berkeyakinan penuh, bahwa pwk merupakan simbol kebangkitan pajajaran tempo dulu, makanya ia mencoba menciptakan simbol-simbol pajajaran,seperti patung kujang, patung kiansantang, gapura melati dll. semua itu, menurut dia, merupakan identitas pajajaran.

padahal, jika ingin mewujudkan makna yang tersirat dan tersurat dlm uga siliwangi itu, tidak mesti dengan cara membangun patung dimana2. cukup menunjukan dengan menjadi pemimpin yang adil, bijak, dan merakyat, saya yakin PWK karta raharja akan terwujud.

Selain itu, dalam suatu pemerintahan logo atau lambang itu juga hanya satu. dan itupun tertuang dalam perda. coba kita tengok, lambang kujang ngagoler dengan moto digjaya pwk itu logo apa? hingga kini blm ada penjelasannya. jadi mana logo pwk yng benar ?...

saya sebagai masyarakat pwk hanya berharap, ia cepat menyadari bahwa kondisi pwk skrg jauh berbeda. jangan sampai, sesuatu yg ia ciptkan akan membawa petaka bagi dirinya sendiri. terus terang, tadinya banyak yang simpati terhadap Bupati kita ini, tapi skrg berbalik arah. ini merupakan simbol-simbol kehancuran bagi dirinya. sbg contoh, sudah ada yang berani menentang secara terbuka dengan cara membakar salah satu patung karyanya.






Penghancuran Patung Wayang di Purwakarta, jika dilihat dari kronologis kisruhnya tampaknya lebih kepada sengketa kebijakan Pemda Purwakarta yang tidak melibatkan masyarakat sehingga menimbulkan polemik berkepanjangan mulai dari APBD, Lokasi, sampai pada pelaksanaan pembangunannya. Sebab selain Patung Wayang, masyarakat Purwakarta juga menilai negatif kebijakan Pemda tentang Batik Kahuripan yang hendak dilestarikan karena dinilai tidak mencerminkan dua kalimat Syahadat dan tidak bernuansa Islami (http://dpdpanpurwakarta.blogspot.com/2010/09/sidang-lanjutan-kasus-patung-bima.html).

Padahal, jika menurut info-purwakarta, motif batik Kahuripan yang hendak dilestarikan oleh Pemda Purwakarta salah satunya adalah mencerminkan dua kalimat Syahadat yaitu pada bentuk dua pilar yang ada (http://info-purwakarta.blogspot.com/2010/06/batik-kahuripan-salah-satu-ciri-khas.html).

Nampaknya, Kisruh yang terjadi di Purwakarta tidak bisa dilihat dari permukaan saja, tetapi harus ditilik lebih jauh daripada hanya sekedar mengambil kesimpulan dari apa yang telah terjadi.



media massa...? jarang yang memberitakan secara mendalam, biasanya cuma di permukaan yang kira2 menguntungkan itulah yang diberitakan.

saya pikir, motifnya lebih ke politik.

DH1M4Z
19-09-2011, 06:00 PM
---dobel posting----

AsLan
19-09-2011, 07:22 PM
Apakah patung bertentangan dengan agama Islam ?

(di Kitab suci Kristen pun ada ayat yg melarang membuat patung, tapi ayat berikutnya berbunyi "dan menyembahnya"
Jadi bikin patung asal bukan buat disembah gak papa.)

Ronggolawe
19-09-2011, 07:30 PM
Apakah patung bertentangan dengan agama Islam ?


yang pasti Muhammad SAW menghancurkan semua
patung yang ditemuinya.



(di Kitab suci Kristen pun ada ayat yg melarang membuat patung, tapi ayat berikutnya berbunyi "dan menyembahnya"
Jadi bikin patung asal bukan buat disembah gak papa.)
awalnya sih begitu, cuma sebagai pajangan, lama-
lama karena iseng, akhirnya disembah deh :)

AsLan
19-09-2011, 07:32 PM
http://batamku.info/wp-content/uploads/2010/12/5cc6821cc0datang.jpg.jpg

Ini patung yg sudah lama, ada yg nyembah ?

cikosenzki
19-09-2011, 07:38 PM
sudah terbukti dan benar apa yg dikatakan bush mereka golongan ini mau meniadakan kebudayaan dan peradaban dunia kembali ke abad ke 7 di mana tak ada musik, patung dan lukisan.

Di afghanistan semua toko2 laggu musik dibom , kebudayaan adalah hal yang anti bagi mereka.

Mereka lupa suatu hal !! Tv , komputer ... Juga bisa menayangkan gambar dan rupa ciptaan allah padahal dilarang , apakah penduduk indnesia memuja tv , kalo iya ditunggu pengeboman stasiun tv.


Borobudur uda pernah dibom tahun 85 ama seseorang yang dijadikan panutan mereka .... Sri baginda abu bakar basyir .... Yahhh dia aktor intelektual d blakang pengeboman candi borobudur

Ronggolawe
19-09-2011, 07:40 PM
http://batamku.info/wp-content/uploads/2010/12/5cc6821cc0datang.jpg.jpg

Ini patung yg sudah lama, ada yg nyembah ?
Lama atau sebentar itu relatif bung. Dari zaman
Ibrahim menghancurkan Patung Berhala, hingga
Penyembahan berhala berlangsung di kota Mekkah,
tepat di seputaran Ka'bah yang dibangun sendiri
oleh Ibrahim dan Ismail, berlangsung lebih dari
1500 tahun.

Degradasi dan Penggerusan iman itu berlangsung
sedikit demi sedikit secara perlahan-lahan. Dan
Umat Islam berhak mencegah itu sejak dini, Hak
yang dilindungi oleh Undang-Undang Dasar 1945.

sekarang saja, baru 30-40 tahun berdiri, Patung
dan Bundaran HI sudah menjadi Simbol yang kuat
dikalangan demonstran, siapa yang tahu apa yang
akan terjadi 300-400 tahun yang akan datang.

Ronggolawe
19-09-2011, 07:45 PM
sudah terbukti dan benar apa yg dikatakan bush mereka golongan ini mau meniadakan kebudayaan dan peradaban dunia kembali ke abad ke 7 di mana tak ada musik, patung dan lukisan.
ah, loe terlalu dangkal memandang persoalan.



Di afghanistan semua toko2 laggu musik dibom , kebudayaan adalah hal yang anti bagi mereka.
kebudayaan yang mana dulu?



Mereka lupa suatu hal !! Tv , komputer ... Juga bisa menayangkan gambar dan rupa ciptaan allah padahal dilarang , apakah penduduk indnesia memuja tv , kalo iya ditunggu pengeboman stasiun tv.
yee, loe kemana saja?
Apa loe ngga nyadar, berapa banyak pemerhati
pendidikan dan sosiolog yang menyuarakan TV
lewat tayangan-tayangan yang tidak bermutu
telah melemahkan tingkat produktivitas masya-
rakat, dan melemahkan potensi generasi depan
bangsa.



Borobudur uda pernah dibom tahun 85 ama seseorang yang dijadikan panutan mereka .... Sri baginda abu bakar basyir .... Yahhh dia aktor intelektual d blakang pengeboman candi borobudur
kata loe :)
Bukan Keputusan Pengadilan yang Resmi.

cikosenzki
19-09-2011, 07:46 PM
agama boleh2 aja tapi jangan terlalu pakem ama kitab .... Musti didesuaikan ama keadaan ...


Zaman dulu cewe muslim pake zilbab knapa ??? Karena debu2 ganas... Kalo badai , lalu banyak pemerkosa .... Jadi mereka diperintahkan mnutup muka mereka

AsLan
19-09-2011, 07:49 PM
Degradasi dan Penggerusan iman itu berlangsung
sedikit demi sedikit secara perlahan-lahan. Dan
Umat Islam berhak mencegah itu sejak dini, Hak
yang dilindungi oleh Undang-Undang Dasar 1945.

wkwkwkw patung itu penggerusan iman ya ? baru tau...

Nih patung yg berdiri di Tajikistan, negara yg 98% nya muslim Sunni.
http://farm3.static.flickr.com/2229/1571775230_539774a05b_z.jpg
ibnu sina (Avicenna) adalah orang yang pertama kali menulis buku biologi tentang anatomi manusia, dan juga penulis buku al-qanun (Canon), yang jadi rujukan dunia medis eropa abad pertengahan.


Kalo mau imannya gak tergerus itu pendidikan agamanya diarahkan ke jalan yg bener, bukan patungnya yg diancurin.

Ronggolawe
19-09-2011, 08:04 PM
agama boleh2 aja tapi jangan terlalu pakem ama kitab .... Musti didesuaikan ama keadaan ...


Zaman dulu cewe muslim pake zilbab knapa ??? Karena debu2 ganas... Kalo badai , lalu banyak pemerkosa .... Jadi mereka diperintahkan mnutup muka mereka
wah, loe mulai gaya-gayaan mau mengubah ajaran
agama nih :)

Ronggolawe
19-09-2011, 08:06 PM
wkwkwkw patung itu penggerusan iman ya ? baru tau...

Nih patung yg berdiri di Tajikistan, negara yg 98% nya muslim Sunni.
http://farm3.static.flickr.com/2229/1571775230_539774a05b_z.jpg
ibnu sina (Avicenna) adalah orang yang pertama kali menulis buku biologi tentang anatomi manusia, dan juga penulis buku al-qanun (Canon), yang jadi rujukan dunia medis eropa abad pertengahan.


Kalo mau imannya gak tergerus itu pendidikan agamanya diarahkan ke jalan yg bener, bukan patungnya yg diancurin.
sejak kapan Indonesia harus ngikut Tanjikistan? :)

cikosenzki
19-09-2011, 08:08 PM
wah, loe mulai gaya-gayaan mau mengubah ajaran
agama nih :)

Sesautu musti pake logika , dan nalar . Zaman dah berubah jauh .. Kalo ada larangan nga boleh buat patung karena jaman dahilu itu penyembahan berhala ada d mana2

Ronggolawe
19-09-2011, 08:09 PM
Sesautu musti pake logika , dan nalar . Zaman dah berubah jauh .. Kalo ada larangan nga boleh buat patung karena jaman dahilu itu penyembahan berhala ada d mana2
loe siapa sih, kok berani-beraninya loe ngajarin
orang untuk mengubah-ubah ajaran agamanya?

diskusi yang benar lah, jangan melanggar UUD 1945

beastmen85
19-09-2011, 11:11 PM
udah sampe bosen berita kek gini, masyarakat terlalu lebay seh ::oops::

DH1M4Z
19-09-2011, 11:21 PM
Ini kok malah menyangkut teknis keagamaan sih?

kalau mau bicara teknis, bisa posting di dialog antar agama / keyakinan.

Sebenarnya masalahnya jelas :
- Bupati H.M Dedi Mulyadi, SH membuat program bikin patung terutama tokoh wayang seperti gatotkaca , bima, semar, dll (yang sebenarnya lebih popular di jawa tengah) dengan alasan melestarikan budaya purwakarta (?).
- Kebijakan tersebut diprotes masyarakat purwakarta, karena dari dulu kota purwakarta sudah mendapat julukan kota santri. sehingga tidak pas jika di kota tersebut banyak patung bertebaran, mengingat dalam Islam keberadaan patung-patung sebisa mungkin dihindari. Dana untuk pembangunan patung sebaiknya digunakan untuk hal lain yang lebih produktif.
- Namun Bupati tidak mengindahkan keberatan masyarakat dan tetap meneruskan pembangunan patung. Masyarakat marah dan menghancurkan patung tersebut.

Sebenarnya ini masalah internal antara warga / masyarakat Purwakarta dengan Bupati.

pasingsingan
19-09-2011, 11:31 PM
mingkun penghancuran patung itu tak lebih hanya sebagai pelampiasan atau
bentuk perlawanan thd sikap arogansi oknum penguasa setempat yak MAZ? :-?

aya_muaya
19-09-2011, 11:41 PM
padahal udah habis berapa juta buat bangun tuh patung?

DH1M4Z
19-09-2011, 11:46 PM
saya pikir demikian mbah... :mrgreen: lha harusnya program pembangunan tuh dirumuskan dan dijalankan dengan persetujuan warga masyarakat.

Pernah dapat cerita dari Kepala Desa pas jaman saya KKN dulu , kebetulan Desa tersebut di pinggir kota. Oleh Pemda desa tersebut mendapat bantuan bibit kayu keras / kayu hutan macam : trembesu, bawangan, dan lainnya. Kepala Desa ngedumel ".. lah memang desa ini mau dijadikan hutan lagi apa? ". "Saya suruh warga ambil bibit itu tapi pada gak mau, katanya buat apa ? ". ::elaugh::
Coba dikasih bibit karet / sawit. Pasti dalam sekejap langsung habis.

pasingsingan
19-09-2011, 11:57 PM
yayaya
sptnya dlm rangka pencarian atribut/lambang/simbol/kebanggaan kota PWT
spt klo Surabaya dng relief/patung ikan sura n buaya
sidoarjo ikan bandeng n udang ... dst ... dlsb

sygnya hal tsb tdk mulus/mendapat persetujuan stake holder (warga kota PWT)
sehingga terjadi kesalah pahaman yng berujung pada mubazirnya dana masyarakat jg
itulah akibat dari kemacetan komunikasi yng berbuah pemaksaan kehendak ::takmungkin::

cikosenzki
20-09-2011, 07:40 AM
MUI Kecam Aksi Perusakan Patung di
Purwakarta MUI Kecam Aksi Perusakan Patung di Purwakarta sumber: http://news.okezone.com/read/20 11/09/19/337/504088/mui-kecam-a ksi-
perusakan-patung-di-purwaka rta JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengecam
aksi perusakan patung di Purwarkarta, Jawa Barat,
kemarin. Menurut Ketua MUI Amidhan, alasan syirik
yang diduga melatari aksi perusakan sangat tidak
tepat. "Itu gak boleh, itu namanya kebablasan. Apalagi
kalau patung itu sudah menjadi cagar budaya,"
katanya saat berbincang dengan okezone, Senin
(19/8/2011). Menurutnya, patung yang dianggap syirik adalah
patung yang disimpan di dalam rumah untuk tujuan
persembahan. "Sebenarnya syirik itu bagi siapa saja
yang memelihara atau menyimpan patung-patung
yang terkait dengan ritual, ibadah, yang berkaitan
dengan magis atau kekuatan, itu baru namanya syirik," jelasnya. Karena itu dia menyayangkan kejadian ini.
Menurutnya, dalam Islam memang tidak
diperbolehkan memiliki patung-patung, namun jika
itu dibangun pemerintah dan sudah dijadikan cagar
budaya maka perusakan tidak boleh dilakukan. "Untuk Islam memang tak boleh memiliki patung-
patung seperti itu, tapi kan negara kita negara
Pancasila. Tidak sepatutnya itu dilakukan, apalagi
kalau itu sudah menjadi cagar budaya milik
pemerintah kemudian dirusak," katanya. Karena itu, lanjutnya, alasan syirik dalam perusakan
patung-patung ini sangat tidak masuk akal."Nah,
kalau dikatakan menimbulkan syirik, syirik dari
mananya? syirik kan kalau disimpan dirumah, kalau
di tempat umum untuk apa?" jelasnya. Kemarin massa gabungan sejumlah Ormas Islam
dan pesantren merobohkan patung di Jalan Baru,
Perempatan Comro, serta Pertigaan Bunder,
Purwakarta. Aksi tersebut merupakan akumulasi
kekesalan terhadap Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi
yang selama ini dinilai bandel membangun patung, meski berkali-kali telah diingatkan.
(ful)

cikosenzki
20-09-2011, 07:42 AM
Menurutnya, dalam Islam memang tidak
diperbolehkan memiliki patung-patung, namun jika itu dibangun pemerintah dan sudah dijadikan cagar
budaya maka perusakan tidak boleh dilakukan.
"Untuk Islam memang tak boleh memiliki patung-
patung seperti itu, tapi kan negara kita negara
Pancasila. Tidak sepatutnya itu dilakukan, apalagi
kalau itu sudah menjadi cagar budaya milik pemerintah kemudian dirusak,"






Masalhnya yg ngerusak mereka nga ngakuin kalo mereka tinggal di indo, jangankan gitu kmaren 1 sekola hormat bendera pun kagak ada yg mau ampe dipaksa 1 brigade kpolisian. Pancasila ?? Ahh bagi anggapan mereka gimana yahh .... (sering 2 liat forum arrahmah de biar tau pola pikir mereka) , perjuangan mereka cuman 1 mengganti negara republik indo menjadi negara lain .

cikosenzki
20-09-2011, 07:43 AM
loe siapa sih, kok berani-beraninya loe ngajarin
orang untuk mengubah-ubah ajaran agamanya?

diskusi yang benar lah, jangan melanggar UUD 1945

Oooooh orang kaya kamu tahu juga uud 45
Terkesima ....

Ronggolawe
20-09-2011, 08:07 AM
Menurutnya, dalam Islam memang tidak
diperbolehkan memiliki patung-patung, namun jika itu dibangun pemerintah dan sudah dijadikan cagar
budaya maka perusakan tidak boleh dilakukan.
"Untuk Islam memang tak boleh memiliki patung-
patung seperti itu, tapi kan negara kita negara
Pancasila. Tidak sepatutnya itu dilakukan, apalagi
kalau itu sudah menjadi cagar budaya milik pemerintah kemudian dirusak,"
CAGAR BUDAYA? :) :) :)
Baru dibangun kok Cagar Budaya :)



Masalhnya yg ngerusak mereka nga ngakuin kalo mereka tinggal di indo, jangankan gitu kmaren 1 sekola hormat bendera pun kagak ada yg mau ampe dipaksa 1 brigade kpolisian. Pancasila ?? Ahh bagi anggapan mereka gimana yahh .... (sering 2 liat forum arrahmah de biar tau pola pikir mereka) ,
mana dasar hukumnya bahwa HORMAT BENDERA
itu WAJIB bagi Warga Negara RI?

loe diskusi ngabur-ngabur sana sini, tetap saja
ngga didukung data dan fakta, udah dari dulu
gaya diskusi loe cuma modal benci belaka :)



perjuangan mereka cuman 1 mengganti negara republik indo menjadi negara lain .
Negara Kesatuan Republik Indonesia tertuang dalam
UUD 1945 Pasal 1 ayat 1. Pasal ini termasuk pasal
yang boleh/dapat diAmandemen. Artinya, apa yang
loe anggap perkara terlarang (mengganti bentuk
negara) sesungguhnya dibolehkan oleh Peraturan
Perundangan itu sendiri.

Ronggolawe
20-09-2011, 08:08 AM
Oooooh orang kaya kamu tahu juga uud 45
Terkesima ....
Sebagai warga negara yang baik, gw membekali
diri dengan pengetahuan perundang-undangan
yang baik.

Jadi ngga cuma ngebacot berlandaskan kekesalan
belaka, ala abg-ababil :)

etca
20-09-2011, 09:04 AM
Di Solo Patung Pandawa 5 fine2 aja.. malah menjadikan Solo menjadi lebih berpamor
tuw napa seh orang2 di kota lain protes yak? ;D

http://www.rejomakmur.com/v 2/img/ARTIFICIAL/PATUNG ICON/PATUNG TUGU-SOLO BARU/solo-baru1-(41).jpg


foto di atas salah satu dari pandawa 5 yang ada di sekeliling air mancur tersebut, di kawasan Solo Baru.


ini ada lagi tapi yang paling kiri ga kefutu ;D
http://img152.imageshack.us/img152/8914/s5020703os5.jpg

Pandawa Lima Jadikan Solo Baru Berpamor

Kawasan Solo Baru (Soba) merupakan wujud pemekaran dari kota Solo. Solo Baru selain sebagai salah satu kota satelit dari Kota Surakarta juga merupakan kawasan pemukiman bagi para pekerja, atau pelaku kegiatan ekonomi di kawasan Kota Surakarta. Meskipun termasuk dalam wilayah Kabupaten Sukoharjo tetapi secara ekonomi dan politis Solo Baru lebih dekat ke Kota Surakarta.

Luas wilayah kota Solo beserta wilayah-wilayah kota penyangganya saat ini sekitar 150 km² dengan jumlah penduduknya sekitar 1 juta jiwa. Solo Baru juga merupakan kawasan pemukiman elit. Di Solo Baru juga banyak terdapat perumahan sedang dan mewah. Di kawasan ini juga terdapat pusat ritail Carrefour, RS Dr Oen, hotel berbintang Grand Soba, gedung Wisma Boga, waterbom Pandawa serta arena futsal.

Pandawa waterbom merupakan arena rekreasi air terbesar di Jawa Tengah dan Yogyakarta. Sehingga banyak menyedot pendatang untuk meramaikan kota Solo. Di Solo Baru terdapat taman kota bernama Bundaran Pandawa. Disebut demikian karena di sini berdiri patung-patung tokoh pewayangan laskar Pandawa, yakni Puntadewa, Arjuna, Werkudara, Nakula dan Sadewa. Serta satu patung surealis yang menggambarkan kegagahan tokoh Gatotkaca. Inilah patung-patung yang membuat Solo Baru makin berpamor.

saus kecap (http://www.cybernews.tv//view/video/30221/pandawa-lima-jadikan-solo-baru-berpamor)

heihachiro
20-09-2011, 09:44 AM
^ foto malem2nya keren \m/
*lospokus :P

cikosenzki
20-09-2011, 10:33 AM
CAGAR BUDAYA? :) :) :)
Baru dibangun kok Cagar Budaya :)


mana dasar hukumnya bahwa HORMAT BENDERA
itu WAJIB bagi Warga Negara RI?

Waaah kalo gitu , kurang ajar sekali mereka brigade kepolisian memaksa anak2 sekola hormat bendera sampai memaksa, ditunggu laporan keberatannya ...

Tuntuut dong kepolisian RI dan negara ... Yang memaksakan kehendak. Katamu kan nga ada hukumnya berarti negara dan kpolisian telah berbuat jauh



Negara Kesatuan Republik Indonesia tertuang dalam
UUD 1945 Pasal 1 ayat 1. Pasal ini termasuk pasal
yang boleh/dapat diAmandemen. Artinya, apa yang
loe anggap perkara terlarang (mengganti bentuk
negara) sesungguhnya dibolehkan oleh Peraturan
Perundangan itu sendiri.

ohhh , kalo gitu perjuangan kahar muzakar pemimpin dii /Tii dibenarkan doong... Mau menganti pancasila ...

DH1M4Z
20-09-2011, 02:08 PM
yayaya
sptnya dlm rangka pencarian atribut/lambang/simbol/kebanggaan kota PWT
spt klo Surabaya dng relief/patung ikan sura n buaya
sidoarjo ikan bandeng n udang ... dst ... dlsb

sygnya hal tsb tdk mulus/mendapat persetujuan stake holder (warga kota PWT)
sehingga terjadi kesalah pahaman yng berujung pada mubazirnya dana masyarakat jg
itulah akibat dari kemacetan komunikasi yng berbuah pemaksaan kehendak ::takmungkin::

Bentul KOP, akar permasalahannya sudah jelas kok...
jadi apa yang mesti diributkan?


::doh::

Ronggolawe
20-09-2011, 04:44 PM
Di Solo Patung Pandawa 5 fine2 aja.. malah menjadikan Solo menjadi lebih berpamor
tuw napa seh orang2 di kota lain protes yak?
Apa yang bagus untuk Kota Solo, belum tentu bagus
bagi kota yang lain Tca, as simple as that.

Dikampung gw, orang dibawain kerbau akan bangga
setengah mati, tetapi pak SBY justru merasa terhina
karena dibawain kerbau.

Ronggolawe
20-09-2011, 04:46 PM
Waaah kalo gitu , kurang ajar sekali mereka brigade kepolisian memaksa anak2 sekola hormat bendera sampai memaksa, ditunggu laporan keberatannya ...

Tuntuut dong kepolisian RI dan negara ... Yang memaksakan kehendak. Katamu kan nga ada hukumnya berarti negara dan kpolisian telah berbuat jauh
gw ngga perlu lapor ama loe soal itu :)



ohhh , kalo gitu perjuangan kahar muzakar pemimpin dii /Tii dibenarkan doong... Mau menganti pancasila ...
berarti benar loe musti baca-baca lagi tentang hukum
ketatanegaraan di Indonesia, biar bisa diskusi dengan
data dan fakta serta pemahaman yang benar, bukan
dengan ngotot doang :)

hajime_saitoh
29-09-2011, 10:33 AM
Hukum Gambar dan Patung dalam Islam

Buletin Da’wah Al Wala’ wal Bara’

Islam tegak untuk menyeru seluruh manusia agar beribadah kepada Allah semata dan meninggalkan peribadahan kepada selain Allah, baik berupa para wali atau orang-orang shalih, yang biasanya diabadikan dalam bentuk patung-patung, arca-arca, gambar-gambar, kuburan-kuburan, kubah-kubah atau yang lainnya yang akan mengantarkan kepada kesyirikan.

Seruan Islam ini ada sejak dahulu, sejak Allah mengutus para Rasul untuk memberikan petunjuk kepada manusia.

Allah berfirman:

وَلَقَدْ بَعَثْنَا فِي كُلِّ أُمِّةٍ رَسُولاً أَنِ اعْبُدُوا اللهَ وَاجْتَنِبُوا الطَاغُوتَ

“Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Rasul pada tiap-tiap ummat (untuk menyerukan): “Sembahlah Allah saja dan jauhilah thaghut itu.” (An-Nahl:36)

Thaghut adalah segala sesuatu yang diibadahi selain Allah dalam keadaan ridha. Sungguh telah ada penyebutan patung-patung ini di dalam surat Nuuh. Dan dalil terkuat yang menunjukkan bahwa patung-patung ini adalah penggambaran untuk mewakili orang-orang shalih adalah hadits yang disebutkan oleh Al-Bukhari dari Ibnu ‘Abbas ketika menafsirkan firman Allah Ta’ala:

“Dan mereka berkata: “Janganlah sekali-kali kalian meninggalkan (penyembahan) tuhan-tuhan kalian dan jangan pula sekali-kali kalian meninggalkan (penyembahan) Wadd, Suwaa’, Yaghuuts, Ya’uuq dan Nasr.” Dan sesudahnya mereka telah menyesatkan kebanyakan (manusia).” (Nuuh:23-24)

Beliau (Ibnu ‘Abbas) mengatakan: “Ini adalah nama-nama orang-orang shalih dari kaum Nuh. Ketika mereka meninggal, syaithan membisikkan pada kaum mereka agar mendirikan patung-patung di majelis-majelis yang biasa digunakan oleh orang-orang shalih tersebut dan agar menamakan patung-patung tersebut dengan nama-nama mereka. Maka kaum itu pun melakukannya dan ketika itu patung-patung tersebut belum disembah, sampai ketika generasi itu telah tiada dan ilmu telah dihapus, patung-patung itu pun disembah.”

Kisah ini menunjukkan bahwa sebab peribadahan kepada selain Allah adalah patung-patung yang digambarkan sebagai perlambang para pemimpin.

Patung dan Gambar Menyebabkan Kesyirikan

Mayoritas orang beranggapan bahwa patung-patung tersebut terlebih lagi gambar-gambar telah menjadi perkara yang halal karena tidak adanya orang yang menyembah/mengibadahi gambar-gambar dan patung-patung tersebut pada saat sekarang ini.

Anggapan mereka ini tertolak dari beberapa sisi:

1. Bahwasanya peribadahan terhadap patung-patung dan gambar-gambar senantiasa ada pada zaman ini. Kita lihat patung Nabi ‘Isa dan Ibunya, Maryam, diibadahi di gereja-gereja, sampai-sampai mereka ruku’ (membungkuk) kepada salib!!

Bahkan ada semacam papan hias bergambar ‘Isa dan Maryam yang dijual dengan harga yang sangat mahal dan digantungkan di rumah-rumah agar bisa diibadahi dan diagungkan.

2. Patung-patung para pemimpin di negara-negara yang maju secara material namun terbelakang secara spiritual, orang-orang membuka tutup kepala mereka untuk patung-patung tersebut dan membungkukkan badan ketika melewatinya. Di antara contohnya, seperti patung George Washington di Amerika Serikat, Napoleon di Perancis, Lenin dan Stalin di Rusia, serta patung-patung lain yang diletakkan di jalan-jalan, di mana orang-orang ruku’/membungkuk ketika melewatinya.

Gagasan tentang patung ini menjalar ke sebagian negara-negara Arab. Mereka membebek orang-orang kafir dengan membangun patung-patung di jalan-jalan mereka. Dan patung-patung ini terus-menerus dibuat dan dipasang di negara-negara Arab dan negara-negara Islam lainnya. Wallaahul Musta’aan.

Maka wajib mengalihkan dana pembuatan patung ini untuk membangun masjid-masjid, sekolah, rumah sakit dan lembaga-lembaga sosial sehingga manfaatnya lebih terasa dan tidak menjadi masalah bila menamakan bangunan-bangunan tersebut dengan nama para pemimpin itu.

3. Sesungguhnya patung-patung ini nantinya setelah berlalu masa yang panjang, manusia akan membungkukkan kepala, mengagungkannya dan menyembahnya. Sebagaimana yang terjadi di Eropa, Turki dan negera-negera yang lainnya. Dan kaum Nuh telah mendahului mereka dalam perkara itu dengan mendirikan patung-patung para pemimpin mereka, kemudian mengagungkan dan menyembahnya. Waspadalah wahai kaum muslimin dari hal-hal yang akan mengantarkan kepada kesyirikan!!

4. Sungguh Rasulullah telah memerintahkan ‘Ali bin Abi Thalib dengan sabdanya: “Jangan engkau biarkan sebuah patung pun kecuali engkau hancurkan dan jangan pula engkau biarkan kuburan yang ditinggikan kecuali engkau ratakan (dengan tanah).” (HR. Muslim)

Dan dalam suatu riwayat: “Dan jangan engkau biarkan sebuah gambar pun kecuali engkau hapus.” (HR. Muslim)

hajime_saitoh
29-09-2011, 10:34 AM
Bahaya Gambar dan Patung

Islam tidaklah mengharamkan sesuatu kecuali padanya ada bahaya yang mengancam agama, akhlak dan harta manusia. Orang Islam yang sejati adalah orang yang tanpa berfikir panjang langsung menerima perintah Allah dan Rasul-Nya meskipun belum mengerti sebab atau alasan perintah tersebut.

Islam melarang patung dan gambar karena banyak mendatangkan bahaya di antaranya:.

1. Merusak ‘aqidah dan peribadahan.

Contohnya: orang Kristen menyembah patung ‘Isa dan Bunda Maria serta salib. Orang Eropa dan Rusia menyembah patung pemimpin mereka, menghormati dan mengagungkannya.

Orang-orang Islam telah meniru orang Eropa dalam membuat patung pemimpin mereka baik di negeri Islam Arab maupun bukan Arab. Para ahli thariqat dan tasawwuf (kaum shufi) membuat pula gambar guru-guru mereka yang diletakkan di muka mereka pada waktu shalat dengan maksud supaya lebih semangat dalam beribadah ketika melihat gambar-gambar tersebut. Ini adalah perbuatan bid’ah dan mengantarkan kepada kesyirikan. Bahkan kalau sampai meminta bantuan kepada patung atau gambar tersebut untuk mengkhusyu’kan shalatnya atau berdo’a kepadanya dan lain-lainnya maka ini adalah kesyirikan yang nyata. (Lihat sejarah kaum Nabi Nuh)

2. Merusak akhlak generasi muda.

Kita saksikan di jalan-jalan utama terpampang gambar-gambar telanjang yang memang sangat digandrungi oleh mereka sehingga dengan sembunyi atau terang-terangan mereka berbuat keji yang merusakkan akhlak mereka. Mereka sudah tidak lagi mau memikirkan agama, negara, jiwa kesucian, kehormatan dan jihad pun sudah luntur dari diri mereka.

Demikianlah gambar-gambar itu menghias poster-poster, majalah, surat kabar dan buku iklan bahkan di pakaian pun terdapat gambar porno, belum lagi apa yang disebut blue-film.

3. Membelanjakan harta di dalam kebathilan.

Patung-patung tersebut dibuat dengan biaya mahal sampai jutaan rupiah, dan banyak orang yang membelinya untuk digantung di dinding rumah, demikian pula lukisan-lukisan orang tua yang sudah meninggal dibuat dengan biaya yang tidak sedikit, yang tentunya tidak bermanfaat sedikit pun bagi keluarganya yang sudah meninggal tersebut. Tetapi apabila dishadaqahkan dengan niat agar pahalanya sampai kepada yang meninggal dunia tentu akan bermanfaat baginya.

Gambar dan Patung Keduanya Haram

Sebagian orang menyangka bahwa hukum haram itu untuk patung saja seperti yang terdapat pada zaman jahiliyyah, tidak mencakup hukum gambar. Pendapat ini asing sekali karena seolah-olah ia belum pernah membaca nash-nash yang mengharamkan gambar, seperti di bawah ini:

1. Dari ‘A`isyah bahwasannya ia membeli bantal kecil yang ada gambar-gambarnya. Ketika Rasulullah melihatnya beliau berdiri di pintu tidak mau masuk. Maka ‘A`isyah mengetahui ada tanda kebencian di muka Rasulullah. Lalu ia pun berkata: “Ya Rasulullah, aku bertaubat kepada Allah dan Rasul-Nya, dosa apakah yang telah kuperbuat?” Rasulullah menjawab: “Bagaimana halnya bantal itu?” ‘A`isyah menjawab: “Saya membelinya agar engkau duduk dan bersandar di atasnya.” Kata Rasulullah: “Sesungguhnya orang-orang yang membuat gambar-gambar ini akan disiksa pada hari kiamat dan akan dikatakan kepada mereka: “Hidupkanlah gambar-gambar yang kalian buat itu!” Kemudian beliau bersabda: “Sesungguhnya rumah yang ada gambar-gambar (yang bernyawa -pent) di dalamnya tidak akan dimasuki malaikat.” (Muttafaqun ‘alaih)

2. Sabda Rasulullah pula: “Manusia yang paling pedih siksanya di hari kiamat ialah yang meniru ciptaan Allah. Sedangkan para pelukis dan penggambar adalah orang-orang yang meniru ciptaan Allah.” (Muttafaqun ‘alaih)

3. “Bahwasannya Nabi ketika melihat gambar-gambar di rumah, beliau tidak mau masuk sebelum gambar itu dihapus.” (HR. Al-Bukhariy)

Gambar dan Patung yang Diperbolehkan

1. Diperbolehkan gambar dan patung pohon, bintang, matahari, bulan, gunung-gunung, batu, laut, sungai, pemandangan yang indah atau tempat-tempat suci seperti Ka’bah, Madinah dan Masjidil Aqsha serta masjid-masjid yang lain, bila kesemuanya itu kosong dari gambar manusia atau hewan dan segala sesuatu yang mempunyai ruh.

Dalil dalam masalah ini adalah ucapan Ibnu ‘Abbas: “Bila engkau harus menggambar atau membuat patung maka buatlah (gambar) pohon dan apa-apa yang tidak mempunyai ruh.” (HR. Al-Bukhariy)

2. Gambar dan foto pada kartu identitas atau pasport, SIM dan perkara-perkara darurat lainnya. Hal ini diperbolehkan karena merupakan masalah darurat (suatu keharusan/keterpaksaan/sesuatu yang tidak dapat dihindari).

3. Pemotretan gambar pelaku kriminal seperti pembunuh, pencuri dan lainnya untuk membantu penangkapannya agar dapat ditegakkan hukum qishash atas mereka. Demikian pula diperbolehkan untuk kepentingan ilmiyyah seperti kedokteran dan lainnya.

4. Diperbolehkan bagi anak-anak perempuan untuk bermain dengan boneka dari kain perca yang berbentuk bayi kecil, sehingga anak-anak itu bisa memakaikan baju padanya, memandikan atau menidurkannya.

Hal ini dapat menjadikan anak-anak ini belajar mendidik dan memelihara anak-anak setelah nantinya mereka menjadi ibu. Sedangkan dalil dalam permasalahan ini adalah ucapan ‘A`isyah:

“Aku bermain-main boneka di sisi Nabi.” (HR. Al-Bukhariy)

Tetapi, tidak diperkenankan membeli boneka-boneka asing/luar negeri bagi anak-anak terlebih lagi boneka-boneka perempuan yang nampak wajahnya dan terlihat tubuhnya (terbuka auratnya) karena anak-anak perempuan akan menirunya sehingga nanti akan merusak masyarakat dengan cara berpakaian yang seperti itu. Selain itu dengan membeli boneka-boneka import ini hanya akan mengalirkan uang ke negeri-negeri asing dan Yahudi.

5. Diperbolehkan gambar yang dipotong kepalanya sehingga tidak menggambarkan makhluk bernyawa lagi tetapi seperti benda mati. Malaikat Jibril berkata kepada Rasulullah mengenai gambar: “Perintahkanlah orang untuk memotong kepala gambar itu.”

Wallaahu A’lam. Diringkas dari kitab Kaifa Nurabbii Aulaadanaa dan Taujiihaat Islaamiyyah li Ishlaahil Fard wal Mujtama’ dengan beberapa perubahan.

hajime_saitoh
29-09-2011, 10:37 AM
Bahaya Gambar dan Patung

Islam tidaklah mengharamkan sesuatu kecuali padanya ada bahaya yang mengancam agama, akhlak dan harta manusia. Orang Islam yang sejati adalah orang yang tanpa berfikir panjang langsung menerima perintah Allah dan Rasul-Nya meskipun belum mengerti sebab atau alasan perintah tersebut.

Islam melarang patung dan gambar karena banyak mendatangkan bahaya di antaranya:.

1. Merusak ‘aqidah dan peribadahan.

Contohnya: orang Kristen menyembah patung ‘Isa dan Bunda Maria serta salib. Orang Eropa dan Rusia menyembah patung pemimpin mereka, menghormati dan mengagungkannya.

Orang-orang Islam telah meniru orang Eropa dalam membuat patung pemimpin mereka baik di negeri Islam Arab maupun bukan Arab. Para ahli thariqat dan tasawwuf (kaum shufi) membuat pula gambar guru-guru mereka yang diletakkan di muka mereka pada waktu shalat dengan maksud supaya lebih semangat dalam beribadah ketika melihat gambar-gambar tersebut. Ini adalah perbuatan bid’ah dan mengantarkan kepada kesyirikan. Bahkan kalau sampai meminta bantuan kepada patung atau gambar tersebut untuk mengkhusyu’kan shalatnya atau berdo’a kepadanya dan lain-lainnya maka ini adalah kesyirikan yang nyata. (Lihat sejarah kaum Nabi Nuh)

2. Merusak akhlak generasi muda.

Kita saksikan di jalan-jalan utama terpampang gambar-gambar telanjang yang memang sangat digandrungi oleh mereka sehingga dengan sembunyi atau terang-terangan mereka berbuat keji yang merusakkan akhlak mereka. Mereka sudah tidak lagi mau memikirkan agama, negara, jiwa kesucian, kehormatan dan jihad pun sudah luntur dari diri mereka.

Demikianlah gambar-gambar itu menghias poster-poster, majalah, surat kabar dan buku iklan bahkan di pakaian pun terdapat gambar porno, belum lagi apa yang disebut blue-film.

3. Membelanjakan harta di dalam kebathilan.

Patung-patung tersebut dibuat dengan biaya mahal sampai jutaan rupiah, dan banyak orang yang membelinya untuk digantung di dinding rumah, demikian pula lukisan-lukisan orang tua yang sudah meninggal dibuat dengan biaya yang tidak sedikit, yang tentunya tidak bermanfaat sedikit pun bagi keluarganya yang sudah meninggal tersebut. Tetapi apabila dishadaqahkan dengan niat agar pahalanya sampai kepada yang meninggal dunia tentu akan bermanfaat baginya.

Gambar dan Patung Keduanya Haram

Sebagian orang menyangka bahwa hukum haram itu untuk patung saja seperti yang terdapat pada zaman jahiliyyah, tidak mencakup hukum gambar. Pendapat ini asing sekali karena seolah-olah ia belum pernah membaca nash-nash yang mengharamkan gambar, seperti di bawah ini:

1. Dari ‘A`isyah bahwasannya ia membeli bantal kecil yang ada gambar-gambarnya. Ketika Rasulullah melihatnya beliau berdiri di pintu tidak mau masuk. Maka ‘A`isyah mengetahui ada tanda kebencian di muka Rasulullah. Lalu ia pun berkata: “Ya Rasulullah, aku bertaubat kepada Allah dan Rasul-Nya, dosa apakah yang telah kuperbuat?” Rasulullah menjawab: “Bagaimana halnya bantal itu?” ‘A`isyah menjawab: “Saya membelinya agar engkau duduk dan bersandar di atasnya.” Kata Rasulullah: “Sesungguhnya orang-orang yang membuat gambar-gambar ini akan disiksa pada hari kiamat dan akan dikatakan kepada mereka: “Hidupkanlah gambar-gambar yang kalian buat itu!” Kemudian beliau bersabda: “Sesungguhnya rumah yang ada gambar-gambar (yang bernyawa -pent) di dalamnya tidak akan dimasuki malaikat.” (Muttafaqun ‘alaih)

2. Sabda Rasulullah pula: “Manusia yang paling pedih siksanya di hari kiamat ialah yang meniru ciptaan Allah. Sedangkan para pelukis dan penggambar adalah orang-orang yang meniru ciptaan Allah.” (Muttafaqun ‘alaih)

3. “Bahwasannya Nabi ketika melihat gambar-gambar di rumah, beliau tidak mau masuk sebelum gambar itu dihapus.” (HR. Al-Bukhariy)

Gambar dan Patung yang Diperbolehkan

1. Diperbolehkan gambar dan patung pohon, bintang, matahari, bulan, gunung-gunung, batu, laut, sungai, pemandangan yang indah atau tempat-tempat suci seperti Ka’bah, Madinah dan Masjidil Aqsha serta masjid-masjid yang lain, bila kesemuanya itu kosong dari gambar manusia atau hewan dan segala sesuatu yang mempunyai ruh.

Dalil dalam masalah ini adalah ucapan Ibnu ‘Abbas: “Bila engkau harus menggambar atau membuat patung maka buatlah (gambar) pohon dan apa-apa yang tidak mempunyai ruh.” (HR. Al-Bukhariy)

2. Gambar dan foto pada kartu identitas atau pasport, SIM dan perkara-perkara darurat lainnya. Hal ini diperbolehkan karena merupakan masalah darurat (suatu keharusan/keterpaksaan/sesuatu yang tidak dapat dihindari).

3. Pemotretan gambar pelaku kriminal seperti pembunuh, pencuri dan lainnya untuk membantu penangkapannya agar dapat ditegakkan hukum qishash atas mereka. Demikian pula diperbolehkan untuk kepentingan ilmiyyah seperti kedokteran dan lainnya.

4. Diperbolehkan bagi anak-anak perempuan untuk bermain dengan boneka dari kain perca yang berbentuk bayi kecil, sehingga anak-anak itu bisa memakaikan baju padanya, memandikan atau menidurkannya.

Hal ini dapat menjadikan anak-anak ini belajar mendidik dan memelihara anak-anak setelah nantinya mereka menjadi ibu. Sedangkan dalil dalam permasalahan ini adalah ucapan ‘A`isyah:

“Aku bermain-main boneka di sisi Nabi.” (HR. Al-Bukhariy)

Tetapi, tidak diperkenankan membeli boneka-boneka asing/luar negeri bagi anak-anak terlebih lagi boneka-boneka perempuan yang nampak wajahnya dan terlihat tubuhnya (terbuka auratnya) karena anak-anak perempuan akan menirunya sehingga nanti akan merusak masyarakat dengan cara berpakaian yang seperti itu. Selain itu dengan membeli boneka-boneka import ini hanya akan mengalirkan uang ke negeri-negeri asing dan Yahudi.

5. Diperbolehkan gambar yang dipotong kepalanya sehingga tidak menggambarkan makhluk bernyawa lagi tetapi seperti benda mati. Malaikat Jibril berkata kepada Rasulullah mengenai gambar: “Perintahkanlah orang untuk memotong kepala gambar itu.”

Wallaahu A’lam. Diringkas dari kitab Kaifa Nurabbii Aulaadanaa dan Taujiihaat Islaamiyyah li Ishlaahil Fard wal Mujtama’ dengan beberapa perubahan.

pasingsingan
29-09-2011, 10:43 AM
jime:

klo patung tokoh fiksi, misal
semar, donal bebek, tom&jerry
dibuat dng maksud sbg monumen
atau atribut/tanda pengenal.
Boleh gak menurut pemahaman ente? :-?

purba
29-09-2011, 11:27 AM
Kalo nyembah patung kotak berwarna hitam gimana, boleh gak?

:))

deddy
29-09-2011, 11:33 AM
Apa yang bagus untuk Kota Solo, belum tentu bagus
bagi kota yang lain Tca, as simple as that.

Dikampung gw, orang dibawain kerbau akan bangga
setengah mati, tetapi pak SBY justru merasa terhina
karena dibawain kerbau.

ya liat situasinya donk bung .... kalo bawanya kerbau sambil demo ,,,mungkin sby akan tersenggung tapi kalo bawa kerbau kerumahnya untuk dipotong pd waktu idul adha nanti pastinya tidak akan terhina .... ::hohoho::::hohoho::

ndableg
29-09-2011, 05:50 PM
Huu.. beraninya ama patung!

TheCursed
29-09-2011, 06:45 PM
Metrotvnews.com, Purwakarta: Masyarakat Peduli
Purwakarta masih terus menghancurkan sejumlah
patung di Purwakarta, Jawa Barat. Adapun patung-
patung yang menjadi sasaran warga hingga Ahad
(18/9) siang yakni Gatot Kaca, Semar, Bima, Nakula,
Sadewa, dan Kiai Sateng. Warga terus merusak dengan kampak dan palu
hingga patung jatuh. Mereka kemudian menginjak
patung hingga hancur berkeping-keping. Kerumunan warga membuat sejumlah jalur utama
di Purwakarta mencekam dan macet. Lebih dari 300
polisi dibantu TNI dan Angkatan Muda Siliwangi. Diduga, warga tak senang dengan keberadaan
patung-patung pewayangan itu. Purwakarta dikenal
dengan identitas sebagai kota santri. Sementara
patung-patung itu tak sesuai dengan identitas
tersebut. Kapolres Purwakarta Ajun Komisaris Besar Polisi
Bahtiar turun tangan mengamankan aksi
pengrusakan itu. Namun, pihaknya belum
menetapkan pelaku yang meprovokasi aksi itu.(RRN) http://www.metrotvnews.com/inde x_2011.php/
read/newsvideo/2011/ 09/18/136165/Setelah-
Gatotkaca- Nakula-dan-Sadewa-pun-Jadi-Sasa ran-
Amukan-Warga

What ever the reason, siapa suruh bikin proyek nggak sosialisasi dulu. ::ngakak2::

pasingsingan
29-09-2011, 09:26 PM
What ever the reason, siapa suruh bikin proyek nggak sosialisasi dulu. ::ngakak2::
I like this ::up::

substansinya kena banget

cikosenzki
30-09-2011, 04:09 PM
dhuahahahhahah .... Hahahah
Gua ketwa aja ama mereka yang mau kekep membabi buta mnerima,Membenarkan tapi nga dicerna.

islam radikal di indo sebenernya radikal banci ... Masih pergi ke bioskop , masih denger musik , masih punya lukisan /majalah d rumah mereka.
masih punya barbie anak2 mereka. Punya boneka yg persis dengan mahluk hidup

Ayo kita Bandingkan dengan afganistan 12 tahun yg lalu sblum USA masuk.
surganya para kaum radikal. Di sana tak ada yg namanya bioskop (bioskop dilarang krn memuat gambar dan sesautu yg mempunyai ruh, tak ada TV,DVD.tak ada yg namanya music , music dilarang keras. ... Lukisan2 dibakar. Cewe2 nga bole sekolah.patung2 budha dibom(si abb mau nyamain si ledakin borobudur)


Tapi setelah amerika masuk mereka datng membebaskan mereka para rakyat yang dibelenggu.
Rakyat afghan tidak suka dengan taliban, tapi mereka juga nga suka dengan AS. Meski mereka berterima kasih dengan as yg membebaskan mereka.

cikosenzki
30-09-2011, 04:13 PM
agama itu pisau bermata 2 bisa jadi buruk di orang yg pikirannya idiot , bisa jadi berguna kalo digunakan orang bijaksana.


Kalo orang yahdi ngambil dr kitab mereka .
Semua bangsa selain yahudi itu kafir .... bukan manusia , boro2 mereka mau brunding d camp david. Ktmu / jabat tangan aja nga mau , toh yg di depan gua hewan rendahan

cikosenzki
30-09-2011, 04:20 PM
Amerika menguasai afganistan 4 bulan lewat peperangan , CHINA cuman butuh waktu 2 minggu untuk masuk ke pelosok2! Ketika amerika datang k afghan.

Barang2 China TV,DVD,Monitor, audio system china menyebar seantero afghanistan dalam hitungan hari ...sampe begitu luar biasanya orang beli TV antri .... (kaya beli kacang)

pasingsingan
30-09-2011, 05:11 PM
@atasku:
eni orang salah nenggak minuman apa yak?
kok trus kotbah ttg radikalisme vs afghanistan?

coba balik lagi ke soal kebijakan walkot pwt
yng ngebangun patung pake dana APBD trus
diprotes ama warganya.

klo gatel tuk bahas2 aspek agamanya
coba elo berpartisisapi diforum INI (http://www.kopimaya.com/forum/forumdisplay.php?50-Dialog-Lintas-Agama-dan-Keyakinan)
gemanak :D

AsLan
30-09-2011, 05:47 PM
Masalahnya warga yg protes mungkin bukan mayoritas, cuma sekelompok orang yg bersuara nyaring.

Suara nyaring dan tindakan heboh tidak membuktikan mereka adalah mayoritas.

Pembom bunuh diri suaranya sangat nyaring dan meramaikan media massa,
tapi meskipun heboh sebenarnya dia hanya sempilan ekstrimis yg bertentangan dengan kebanyakan orang.

Hati2 dengan kelompok2 massa yg suka mencatut nama "mayoritas"

Ronggolawe
30-09-2011, 06:04 PM
kalau yang mencatut nama "minoritas"?

DH1M4Z
30-09-2011, 06:06 PM
memang ada baiknya bos aslan ke lokasi kejadian , interview dengan beberapa warga secara acak,
agar ketauan yang protes itu benar2 mewakili mayoritas atau nggak ? :mrgreen:

ndableg
30-09-2011, 06:20 PM
http://www.youtube.com/watch?v=7s-4iSMVMPE
Gile seru juga.

Merobohkan patung sebenernya ga masalah sih. Cuman kenapa caranya selalu begitu ya? Kayak filem2 sejarah abad pertengahan. Sadarkah mereka bahwa, patung tidak bisa membalas? Pake mukul2 patung segala.. Minta dibilang apa?

Kalo memang mayoritas, kenapa ga lewat dprd ato kelurahan? Biar mereka pesen buldozer, jadi ngerobohin patung juga, kasih kerjaan buat kuli2 bangunan juga. Jangan kebiasaan dilestarikan lah cara2 begitu.. memalukan!

ndugu
30-09-2011, 08:37 PM
Wah, iya tuh, seru amat. Baru liat videonya ndableg. Lol. Kok dipukul2 gitu. Yang sistematis dikit donk, diiket2 pake tali dulu, baru rame2 nariknya. Ini kok pake mukul2 primitif gitu :cengir:

Saya masi ga ngerti kenapa ditolak sama warga. Bukankah ini tokoh2 fiktif? Harusnnya orang2 tau donk? Saya justru merasa sayang loh, patung2nya keliatan bagus dan khas indo.

Ot dikit, yang di foto malem di solo itu bagus amat ca, dramatis juga, ada air mancurnya sgala :cengir: bagus loh.

purba
30-09-2011, 10:39 PM
Kalo alasannya buang2 duit, ngancurin patung2 yg udah dibuat malah bikin duit tambah abis. Lebih bisa diterima alasan buang2 duit kalo protesnya sebelum patung dibangun. Atau ketika patung akan sedang dibangun, segera dihalang2i. Jadi alasan ngancurin patung sebenarnya tetap pada keyakinan sebagian muslim tsb, syirik, dsb lah. Gak perlulah dibelok2kan jadi alasan buang2 duit. Bilang aja patung semar.. syirik... Gak usah malu2. :))

Utk ke depannya, mungkin pemda perlu juga mempertimbangkan utk membuat patung2 yg bukan seperti makhluk hidup, tetapi berupa bentuk2 geometris seperti kubus item, setengah bola hijau atau emas, silinder ramping dan tinggi yg atasnya lancip, atau lubang elips yg diisi batu item. :))

DH1M4Z
30-09-2011, 11:50 PM
Lha ini masalah identitas kop. Kalau protes bulan juli 2010 udah pada ramai2 protes.
Purwakarta dikenal sebagai kota santri. Jadi santri dan kyai bejibun di sono. Lha ini bupati ngasih buah tangan ke santri ama tuh kyai2 berupa patung! Lha.. Mana pernah hubungan antara kyai dan santridengan patung romantis?
Kan namanya pemborosan kan? Membangun apa yg gak diperlukan.

Sama aja walikota new york bangun patung osama bin laden di seputar ground zero sana. Ahahahaha....

ndugu
30-09-2011, 11:54 PM
dhimaz: analoginya beda dan ga pas ah ::elaugh:: lagian emang disembah gitu?

DH1M4Z
01-10-2011, 12:14 AM
Bukan masalah disembah atau tidak kop. Tidak sesuai identitas aja.
Masa kyai sebagai penjaga akidah umat dikasih kenang kenangan patung. Ahahaha...

ndugu
01-10-2011, 12:18 AM
budaya dan agama tidak bisa jalan seiring? ::elaugh::

DH1M4Z
01-10-2011, 02:22 AM
Tentang budaya dan agama bisa dilihat kiprah Wali Songo waktu menyiarkan agama Islam di Jawa kop..

Kalau yang ini saya pikir, lebih ke masalah identitas dan program / proyek pembangunan tanpa sosialiasi dan masukan dari berbagai pihak.

ndableg
01-10-2011, 03:10 AM
Ini kok malah menyangkut teknis keagamaan sih?

kalau mau bicara teknis, bisa posting di dialog antar agama / keyakinan.

Sebenarnya masalahnya jelas :
- Bupati H.M Dedi Mulyadi, SH membuat program bikin patung terutama tokoh wayang seperti gatotkaca , bima, semar, dll (yang sebenarnya lebih popular di jawa tengah) dengan alasan melestarikan budaya purwakarta (?).
- Kebijakan tersebut diprotes masyarakat purwakarta, karena dari dulu kota purwakarta sudah mendapat julukan kota santri. sehingga tidak pas jika di kota tersebut banyak patung bertebaran, mengingat dalam Islam keberadaan patung-patung sebisa mungkin dihindari. Dana untuk pembangunan patung sebaiknya digunakan untuk hal lain yang lebih produktif.
- Namun Bupati tidak mengindahkan keberatan masyarakat dan tetap meneruskan pembangunan patung. Masyarakat marah dan menghancurkan patung tersebut.

Sebenarnya ini masalah internal antara warga / masyarakat Purwakarta dengan Bupati.

Ternyata Dhimas sudah menjelaskan dengan cukup jelas. Wayang bukan budaya purwakarta. Mgk wayang golek? Jadi sebenernya emang ga pas aja membangun patung wayang di purwakarta.
Ud jelas sapa yg salah. Bupati bikin ulah.. kok bisa jadi bupati?

ndugu
01-10-2011, 03:33 AM
cuman, apakah itu justifikasi masyarakat harus rusuh2 dan memukul2 dan menghancurkannya? saya bahkan liat di video ada api juga (brarti ada yang mo bakar2). kan bahaya tuh.

bener. kedengarannya memang salah di bupati karena tidak mendengar keberatan masyarakat. rakyat sendiri tidak setuju karena duitnya tidak dipergunakan untuk hal2 yang lebih produktif, ato misalnya membangun sarana apa yang lebih berguna. jadi menurutku kesalahannya ada di pengalokasian dana ke sesuatu ga berguna. kupikir rakyat bisa mengambil contoh ini sebagai track record bupati ini, dan kasus ini bisa menjadi pertimbangan di saat pemilihan bupati selanjutnya.

jadi kalo murni melihat dari kasus penggunaan dana di tempat yang salah, saya tidak merasa ini cukup untuk menjustifikasikan kerusuhan2 ato perusakan 'sesuatu-yang-sudah-kepalang-dibangun' di atas. setidaknya wujud dana yang disia2kan masi ada di dalam bentuk patung - yang tidak berguna selain mungkin mempercantik kota. maka apa yang purba bilang di bawah ini ada benernya, sudah sia2 duitnya dipake ke sesuatu yang ga berguna, semakin sia2 lagi duitnya karena penghancurannya. :cengir:


Kalo alasannya buang2 duit, ngancurin patung2 yg udah dibuat malah bikin duit tambah abis.

ndableg
01-10-2011, 04:38 AM
Ya biasanya sih ada provokasi. Lagian kalo orang kerja, kuliah, sibuk ngapain sih mukul2 patung..

deddy
01-10-2011, 10:34 AM
ada dalangnya ..... setahuku rakyat purwakarta gak sebrutal itu deh ...