PDA

View Full Version : Perang Libya



AsLan
26-08-2011, 02:45 AM
Kelihatannya Kaddafi sudah diujung tanduk, sebentar lagi dia akan kalah dan harus turun tahta.

Lalu bagaimana dengan nasih Libya pasca Kaddafi ?

Meskipun Amerika dan Eropa adalah kekuatan utama dibalik jatuhnya Kadafi, tapi kemungkinan negara2 Arab lah yg akan masuk kesana dan membantu peralihan kekuasaan dan sistim politik.

Para politikus Belanda sudah memperingatkan agar Belanda tidak ikut campur terlalu jauh kedalam peralihan kekuasaan di Libya, hal ini terutama untuk mencegah timbulnya kebencian dan kecurigaan dunia Arab terhadap aksi negara barat di Timur Tengah, berikut ini adalah pendapat para politikus Belanda :

Sekarang, saat kejatuhan rezim Gaddafi hampir jadi kenyataan, dunia sudah memikirkan fase selanjutnya. Menjatuhkan diktator adalah langkah pertama, namun pengalaman mengajarkan, jauh lebih sulit membangun demokrasi setelah kejatuhan sang diktator. Belanda tidak boleh terlalu ikut campur dalam pembentukan Libia “baru.” Demikian pendapat para politisi dan ahli.

Situasi di Libia berbeda dengan misalnya di Mesir. Di Mesir, Belanda sudah membangun kontak dengan organisasi atau aktivis selama bertahun-tahun. “Sedangkan di Libia, kami harus mulai dari nol,” kata anggota Europarlemen liberal Hans van Baalen. Ia – atas nama Uni Eropa – terlibat erat dalam proses demokratisasi Eropa Timur. Van Baalen juga mengikuti perkembangan Mesir.

Van Baalen menyatakan, “Di Yunani sudah ada partai-partai dengan sejarah panjang. Sedangkan di Libia tidak, jadi partai-partai harus mulai dibangun dari awal. Itu butuh waktu. Tentu saja pemilu akan digelar, dan akhirnya undang-undang dasar harus dibuat. Prospek untuk negara Libia yang sekuler terlihat bagus.”

Menahan diri
Dunia barat harusnya mulai menahan diri, kata Van Baalen: “Sekarang semua tergantung pada Dewan Sementara dan para pemberontak yang nantinya membentuk pemerintahan. Mereka harus legitim, juga di dunia Arab.”

Menurut Van Baalen, negara tetangga Mesir bisa berperan besar, misalnya dengan melatih anggota polisi. Selain itu Cina dan Rusia juga harus dilibatkan dalam masa depan Libia.

Ikut campur Eropa saat ini tidak diinginkan, kata historikus dan jurnalis Gerbert van der Aa, "Eropa pernah sekali mengambil langkah yang salah, yaitu pada kemerdekaan Libya 1951.
Waktu itu PBB terlibat dalam pembentukan pemerintahan Libia yang baru merdeka dari koloni Italia. Raja Idriss dipilih sebagai kepala negara, padahal ia cuma punya pendukung di Libia timur, dan akhirnya juga terbukti bahwa ia korup. Karena itulah negara ini mulai runtuh. Jadi saya pikir, rakyat Libia harus menyelesaikan masalah mereka sendiri.”

et dah
26-08-2011, 03:05 AM
http://28.media.tumblr.com/tumblr_lqhs5fL0kz1qz6f9yo1_500.jpg

ancuur
26-08-2011, 04:10 AM
kliatan modelnya kyk Sadam Husein lagi nih ::bwekk::

Yuki
26-08-2011, 04:57 AM
pemimpin yg hanya memperkaya diri dan keluarganya saja serta lupa akan amanat yg diembannya

lebih kasihan rakyatnya, negara ancur lebur (u-nya satu), sedikitnya butuh waktu 3 - 5 tahun untuk pulih, itupun dengan catatan semua pihak tidak terlalu berbeda pendapat dan tidak korup

ancuur
26-08-2011, 05:07 AM
pemimpin yg hanya memperkaya diri dan keluarganya saja serta lupa akan amanat yg diembannya

lebih kasihan rakyatnya, negara ancur lebur (u-nya satu), sedikitnya butuh waktu 3 - 5 tahun untuk pulih, itupun dengan catatan semua pihak tidak terlalu berbeda pendapat dan tidak korup

iya negara ancuur X_X

Kingform
26-08-2011, 05:53 AM
kualat itu Gaddafi. dulu dia jadi penguasa juga lewat pemberontakan kan?

ancuur
26-08-2011, 05:58 AM
kualat itu Gaddafi. dulu dia jadi penguasa juga lewat pemberontakan kan?

iya dia kena karma... klo ketemu pasti di hakimi rakyatnya (bakalan lebih sadis dari hukuman) ::oops::

opera
26-08-2011, 06:23 AM
kayaknya dia lebih milih bunuh diri daripada dihakimi rakyatnya...

E = mc²
26-08-2011, 11:04 AM
org yg egomaniak spt itu kayaknya terlalu gengsi buat bunuh diri. paling pura2 bunuh diri, sebar info sesat, lalu kabur gondol harta. kayak hitler :-"

Urzu 7
26-08-2011, 12:13 PM
Pertanyaan masih ada yang ngebackup ghadafi ato ga. Kalo masih ada yah episode selanjutnya bakal tayang

AsLan
26-08-2011, 02:14 PM
Dengan jatuhnya Kadafi maka kontrak2 pertambangan minyak di Libya juga akan berubah.

Dimasa Kadafi, kontrak tambang minyak didominasi perusahaan China dan Rusia, namun kini Rusia dan China terancam sulit berbisnis di Libya karena pihak pemberontak lebih dekat dengan Amerika dan Eropa.

Namun pihak pemberontak berjanji akan menghormati semua kontrak2 kerjasama pertambangan dengan China dan Rusia yg dibuat dimasa Kadafi, meskipun kemungkinan besar takkan ada perpanjangan kontrak setelah masa perjanjian berakhir.

Urzu 7
26-08-2011, 02:34 PM
Ya udah sedot yg banyak sebelum masa kontrak berakhir;D

kyuman
27-08-2011, 01:00 AM
^manknya bisa bro..??;D

nick naylor
27-08-2011, 04:54 PM
Izin sedot gan.

AsLan
28-08-2011, 03:06 PM
Masalah minyak dan sumberdaya alam, selama ini sistimnya adalah bagi hasil antara negara penguasa dengan perusahaan penambangan.

Kwik Kian Gie pernah bilang, kalau indonesia mau menjaga hasil tambangnya agar tidak bagi hasil dengan asing, maka Indonesia harus mampu menambang itu semua.
Tapi masalahnya sebelum indonesia mampu menambangnya, rakyat sudah kelaparan dan butuh makan sehingga mau tidak mau harus bekerja sama bagi hasil dengan asing sambil pelan2 menguasai teknologi pertambangan.

AsLan
30-08-2011, 08:34 PM
KEKEJAMAN dan kebrutalan keluarga Khadafy satu per satu terungkap. Seorang pengasuh anak yang bekerja untuk salah seorang putra Khadafy mengisahkan bagaimana ia diguyur air mendidih oleh menantu perempuan Khadafy hanya karena ia menolak memukul cucu sang tiran.

Sekujur tubuh Shweyga Mullah kini penuh luka dan koreng. Ia diduga telah disiksa oleh istri Hannibal Khadafy, yaitu Aline Skaf, seorang mantan model. Mullah ditemukan tergolek di sebuah ruangan di salah satu vila mewah keluarga Khadafy di tepi pantai Tripoli barat.

Warga Etiopia itu hanya bisa duduk lunglai di kasur di lantai, ketika dia menceritakan kisahnya dengan tenang kepada wartawan CNN, Dan Rivers, Minggu (29/8/2011). Mullah (30) datang dari negara asalnya untuk bekerja sebagai pengasuh bagi putri dan putra pasangan Hanibal dan Aline tahun lalu. Awalnya baik-baik saja, kata Mullah, tetapi setelah enam bulan penyiksaan itu dimulai.

Dia menjelaskan, Aline begitu marah ketika putrinya tidak berhenti menangis dan Mullah menolak untuk memukul anak itu. "Dia menyeret saya ke kamar mandi. Dia mengikat tangan saya ke punggung saya dan mengikat kaki saya. Dia menyumpal mulut saya, dan mulai menuangkan air mendidih ke kepala saya."

Tak lama setelah penyiksaan itu, "Ada belatung keluar dari kepala saya karena ia menyembunyikan saya, dan tidak ada orang yang menengok saya." Dan Rivers mengatakan, ketika ia berjalan ke ruangan tempat Mullah tidur, ia mengira perempuan itu mengenakan topi dan sesuatu di wajahnya. Belakangan barulah Rivers sadar bahwa seluruh kulit kepala dan wajah perempuan itu penuh luka merah dan koreng. Luka-luka itu membentuk mozaik tambal sulam aneh di wajahnya.

"Dada, badan, dan kaki semuanya belang-belang karena bekas luka—beberapa luka lama, beberapa masih merah, basah, dan berair. Saat ia berbicara, cairan bening mengalir dari salah satu luka terbuka di kepalanya," tulis Rivers.

Seorang penjaga pernah membawa Mullah ke rumah sakit. Luka-lukanya pun diobati. Namun, ketika Aline tahu hal itu, si penjaga diancam akan dihukum penjara jika ia berani untuk membantu perempuan itu lagi.

"Ketika dia melakukan semua ini pada saya, selama tiga hari dia tidak mengizinkan saya tidur," kata Mullah. "Saya berada di luar rumah di udara dingin, tanpa makanan. Dia bilang pada staf, 'Jika ada yang memberi makanan, saya akan melakukan hal yang sama kepada kalian'. Saya tidak punya air minum, tidak ada apa-apa." Mullah menuturkan, dia dipaksa untuk menonton anjing-anjing makan, sedangkan dirinya dibiarkan kelaparan.

Mullah disiksa dua kali. Siksaan terakhir terjadi tiga bulan lalu. Ia mengatakan, ia ingin sekali ke rumah sakit untuk berobat, tetapi tidak bisa karena keluarga Khadafy tidak membayar "satu sen pun" gajinya selama ia bekerja untuk mereka.

Seorang rekannya, pria Banglades yang tidak mau disebutkan namanya, mengatakan, ia juga secara rutin dipukuli dan disayat dengan pisau. Dia membenarkan kisah Mullah dan mengatakan, anjing keluarga Khadafy diperlakukan jauh lebih baik ketimbang para staf yang bekerja kepada mereka.

CNN mengunjungi rumah pantai yang mewah dalam sebuah kompleks yang dimiliki keluarga Khadafy itu, Minggu. Rumah pertama tampaknya sebuah kondominium buat "berpesta" yang dilengkapi sebuah pintu besar dan mengesankan tampilan yang modern dengan kamar bernuansa hitam-putih. Meski telah dijarah para pemberontak, rumah itu masih tampak spektakuler, dengan panorama ke arah laut.

Bekas botol-botol wiski Johnnie Walker Blue Label Scotch dan kotak-kotak sampanye Laurent Perrier berserakan di lantai. Sebuah tempat tidur bundar menjadi pusat kamar tidur utama. Kamar mandi utama dilengkapi sebuah bak jacuzzi yang dilapisi bunga plastik putih. Di luar, ada bak mandi air panas, bar, dan area barbekyu yang menyatu dengan pantai pribadi.

Sebuah vila lain punya grand piano dan peralatan stereo mahal. Di sampingnya ada kolam renang besar dan kompleks diving, sebuah gym, serta ruang steam dan sauna yang terbuat dari marmer putih.

Para pemberontak terlihat membagi botol-botol sampanye Cristal dan St Emilion Bordeaux yang bernilai ratusan dollar.


http://assets.kompas.com/data/photo/2011/08/30/1028388620X310.jpg

hajime_saitoh
31-08-2011, 08:27 PM
Dengan jatuhnya Kadafi maka kontrak2 pertambangan minyak di Libya juga akan berubah.

Dimasa Kadafi, kontrak tambang minyak didominasi perusahaan China dan Rusia, namun kini Rusia dan China terancam sulit berbisnis di Libya karena pihak pemberontak lebih dekat dengan Amerika dan Eropa.

Namun pihak pemberontak berjanji akan menghormati semua kontrak2 kerjasama pertambangan dengan China dan Rusia yg dibuat dimasa Kadafi, meskipun kemungkinan besar takkan ada perpanjangan kontrak setelah masa perjanjian berakhir.

siapa bilang khadafi dah jatuh.. berita yang kita terima adalah hasil dari bidikan CNN dan media barat yang mengklaim khadafi telah kalah.. bokap saya selalu update berita perang libya lewat internet melalui para wartawan independen. dan dari berita yang saya dengar bahwa pasukan pemberontak malah terjebak di tripoli... khadafi dan pasukannya juga sudah merubah taktik perangnya tidak lg menggunakan pasukan besar dan kendaraan lapis baja. tapi dengan membagi pasukannya menjadi kesatuan2 kecil untuk menghindari gempuran jet2 NATO... dan dari informasi yang saya terima ternyata kebanyakan pemberontak merupakan dropan dari negara2 luar bukan lah aseli warga Libya.. sapa bilang khadafi gak peduli rakyatnya. terbukti rakyat Libya masih pro khadafi dan liga afrika aja masih mendukung khadafi karena banyaknya jasa khadafi buat Libya.. ntar wa mintain link video beritanya dari bokap wa

AsLan
01-09-2011, 03:54 AM
Kabar terakhir memang mengatakan bahwa keadaan berbalik koq, ternyata perlawanan dari tentara kadafi masih sengit.
Kan memang kita dengar berita2 yg up to date, bisa berubah setiap saat.

Sama seperti waktu kita dengar berita tsunami aceh, awalnya dikatakan ada puluhan korban jiwa, lalu jadi ratusan dst...

BundaNa
01-09-2011, 01:29 PM
jadi masih berlangsung perang Libya? Saya bukan penggemar Kadhafi dan berharap yang terbaik buat Libya...artinya kadhafi boleh jatuh, rezimnya boleh hancur, tetapi Libya tidak boleh lagi seperti Afganistan atau Irak yang makin hancur lebur pasca turunnya sang rezim

AsLan
01-09-2011, 07:45 PM
Kemungkinan besar Libya takkan jatuh berantakan seperti Iraq dan Afganistan.
Masalah utama di Iraq dan Afganistan adalah keberadaan kelompok2 garis keras yg terus menerus berperang tanpa akhir dan membuat rakyat menderita.

Libya tanpa Kadafi mungkin akan menjadi negara yg aman dan makmur, tergantung bagaimana penguasa baru membagi kekayaan alamnya.
Yang pasti selama ditangan Kadafi, hanya keluarganya dan ally nya yg makmur, rakyat tidak kebagian sumber daya apa2.

Mesir tanpa Mubaraq tetap aman terkendali, semoga dihari2 berikutnya rakyat Mesir bisa kebagian hasil kekayaan alam negara itu, bukan hanya berhenti ditangan keluarga penguasa.

ishaputra
03-09-2011, 10:01 AM
Meskipun Amerika dan Eropa adalah kekuatan utama dibalik jatuhnya Kadafi, tapi kemungkinan negara2 Arab lah yg akan masuk kesana dan membantu peralihan kekuasaan dan sistim politik.

Idealnya, rakyat Libya harus bangkit dan mengelola negara mereka sendiri secara demokratis. Simpel sebenarnya, tapi apa iya rakyat Libya kepikiran sampe ke situ?

Jangan sampe, tumbang satu diktator, muncul diktator yang lain.

AsLan
03-09-2011, 11:31 AM
Kelihatannya tidak mungkin rakyat Libya mau diperintah oleh ditaktor baru.
Kemungkinan besar mereka akan memilih jalan demokrasi.

ndableg
03-09-2011, 05:29 PM
http://www.youtube.com/watch?v=GuqZfaj34nc


http://www.youtube.com/watch?v=uUeNBy3FjRM

Inilah orang2 yg kalian bela sbg pengganti pemerintahan kadafi

http://www.youtube.com/watch?v=547j6BUvLw8
Dalam video mereka mempertontonkan mayat terbakar dari tentara libya, termasuk jantung gosong.


http://www.youtube.com/watch?v=8vSERvS0oe4
Orang yg diwawancara tsb adalah tentara bayaran dari mesir (mercenary) spt halnya para tentara swasta dari organisasi AL QAEDA!

Jadi silakan membela al qaeda, jangan kritik islam kalo libya nanti jadi negara dipimpin model taliban.

Inilah Libya dibawah qadaffi

http://www.youtube.com/watch?v=XorKTwkFPDU

Propaganda vs propaganda

doraemon20
03-09-2011, 10:44 PM
ayoooo.... siapa yang mau jadi saudaranya Khadafi...? unjuk tangan ...!!! ::hihi:: ::hihi:: ::hihi:: ;D %heh

keremus
12-09-2011, 12:13 AM
Sudah antri perusahaan minyak raksasa mengkapling Libya.
Dari mulut harimau ke lubang buaya. Nasib. Selama sebuah
negara tergantung pada negara2 kuat, selalu ada harga.

Saya tidak tahu apa ada negara yang ketika terdapat konflik
internal, dicampuri (dibantu -eufemistik) negara lain, lalu pada
akhirnya mendongkel negara yang membantunya.

Ilustrasinya, rakyat Libya yang memenangi perang, mengelola
negaranya sendiri dan pelan-pelan ataupun lekas, menendang
negara2 pembantunya dulu ( NATO, AS..)

AsLan
12-09-2011, 01:28 AM
Rasanya yg namanya perusahaan tambang itu memang lintas negara, jadi hasil tambang itu pembagian antar perusahaan dengan negara.
Gak ada hasil tambang atau minyak yg diambil begitu saja tanpa perjanjian pembagian hasil.

Indonesia sampai sekarang masih terus berharap agar perusahaan2 penambangan asing mau masuk dan menambang disini, selain dapet bagian juga membuka lapangan kerja.

Selain masalah bagi hasil, di negara2 tertentu ada masalah politik, misalnya pemerintah Kadafi mengkapling tambang2 yg "gemuk" untuk perusahaan China dan Rusia, wilayah tambang yg "kurus2" dijual ke negara barat.

Beberapa hari yg lalu ada peta kontrak pertambangan Libya dimuat di Kompas, isinya ya perusahaan2 manca negara.

cikosenzki
13-09-2011, 04:13 PM
tinggal 1 kota lagi !!! menyerah atao dibantai massal !! Jndralmya da kabur.

pasingsingan
13-09-2011, 04:33 PM
Indonesia sampai sekarang masih terus berharap agar perusahaan2 penambangan asing mau masuk dan menambang disini, selain dapet bagian juga membuka lapangan kerja.
lapangan kerja?
itu alasan ke-21 deh kyknya
yng jelas investasi pihak asing diperlukan, khususnya
untuk eksplorasi lahan baru, krn high risk n gambling
apa lagi cadangan kita yng tersisa kebanyakan berada
di marginal zone (deep water/laut dalam).
Nota bene memerlukan biaya 3x lipat dibanding
eksplorasi onshore.


Selain masalah bagi hasil, di negara2 tertentu ada masalah politik, misalnya pemerintah Kadafi mengkapling tambang2 yg "gemuk" untuk perusahaan China dan Rusia, wilayah tambang yg "kurus2" dijual ke negara barat.
betul
ini murni pengaruh/hubungan politik yng disukai Khadafi
krn sekutunya yng dari timur itu lebih ngerti maunya Khadafy
dlm arti tidak suka campur urusan dlm negeri Libya, yng plenting dpt minyak
beda dng yng dari barat, pengennya dpt minyak jg, tapi hobinya reseh n recokin
urusan dlm negeri orang.

cikosenzki
15-09-2011, 11:28 PM
1 anak kadhafi da ada di nigeria tahanan rumah gi minta suaka. Kmungkinan mereka akan menyeberang k sebelah selatan nigria hanya 1 negra itu yg memberikan jaminan , kadafi berkali2 minta kunjungan k turki tp slalu dtolak

BundaNa
16-09-2011, 08:51 PM
minyak segalanya ya? Barat aja mau ikut campur kalau ada harganya di sana...mohon mangap...buat saya gak mingkum banget NATO atau AS dan sekutunya gak menta harga ini ke pemberontak yang lagi mencuci gudang Khadafi dan loyalisnya

TheCursed
17-09-2011, 03:33 PM
minyak segalanya ya? Barat aja mau ikut campur kalau ada harganya di sana...mohon mangap...buat saya gak mingkum banget NATO atau AS dan sekutunya gak menta harga ini ke pemberontak yang lagi mencuci gudang Khadafi dan loyalisnya

Kadang, harganya nggak harus Harta sa-klek gitu. Gimana kalo nanti setelah pemerintah baru udah berdiri, mereka bakalan minta ijin bangun base di sana ? :)
Kadang bayaran yang di minta dalam bentuk investasi jangka panjang. :D

BundaNa
19-09-2011, 09:13 AM
tapi tetep harus ada bayarannya kan? mungkin kagak harus minyak...pangkalan militer maybe...yah pokoke ada harganya

danalingga
19-09-2011, 12:15 PM
Yeah, tidak ada free launch di dunia ini. :D

AsLan
19-09-2011, 04:24 PM
Minimal sekarang rakyat Libya bisa bernegosiasi dengan barat,
dibanding dulu yg cuma bisa nurut seenaknya pak Kadafi aja.

Sudahlah, kita berharap Libya bisa berkembang menjadi negara maju dan modern.

Ronggolawe
19-09-2011, 04:50 PM
Minimal sekarang rakyat Libya bisa bernegosiasi dengan barat,
dibanding dulu yg cuma bisa nurut seenaknya pak Kadafi aja.

Sudahlah, kita berharap Libya bisa berkembang menjadi negara maju dan modern.
yup setuju, kaya Iraq dan Afganistan :)

TheCursed
19-09-2011, 07:09 PM
Yeah, tidak ada free launch di dunia ini. :D

Free launch ?
beneran free launch ? Ada gitu launch yang gratisan ?
Kali Lunch, sih, sebenernya masih mungkin dapet gratisan. ::ngakak2::

TheCursed
19-09-2011, 07:11 PM
yup setuju, kaya Iraq dan Afganistan :)

ini sarcasm kan ? ;D

AsLan
19-09-2011, 07:30 PM
Iraq dan Afganistan seharusnya bisa makmur dan damai, tapi sayangnya disana ada kelompok2 yg terus meneror rakyat, hampir tiap bulan ada bom meledak di wilayah sipil, bahkan masjid2 pun jadi sasaran bom bunuh diri.

Ronggolawe
19-09-2011, 07:31 PM
Free launch ?
beneran free launch ? Ada gitu launch yang gratisan ?
Kali Lunch, sih, sebenernya masih mungkin dapet gratisan. ::ngakak2::
setahu gw, PHP dan Linux itu benar-benar gratis.

Ronggolawe
19-09-2011, 07:35 PM
Iraq dan Afganistan seharusnya bisa makmur dan damai, tapi sayangnya disana ada kelompok2 yg terus meneror rakyat, hampir tiap bulan ada bom meledak di wilayah sipil, bahkan masjid2 pun jadi sasaran bom bunuh diri.
ya iyalah, utusan dari Indonesia Timur saja dahulu
begitu merdeka sudah langsung pasang badan guna
menolak Piagam Jakarta. Coba saja loe pikir, kalau
saat itu utusan dari Indonesia Tengah-Barat tidak
mengalah, apa jadinya negeri ini.


daridulumayoritasdimintamengalahterus :)

AsLan
19-09-2011, 07:55 PM
Benar salah tidak ditentukan dari mayoritas atau minoritas bung.

Jangan kira mayoritas pasti benar.

Ronggolawe
19-09-2011, 08:06 PM
Benar salah tidak ditentukan dari mayoritas atau minoritas bung.

Jangan kira mayoritas pasti benar.
siapa yang ngomong benar-salah?
Ini soal memaksakan kehendak diri kepada pihak
lain yang memang berbeda.

ini tentang slogan "kamu ikut saya, atau jadi musuh
saya?"

AsLan
19-09-2011, 08:30 PM
Kalo soal maksa memaksa sudah tentu mayoritas selalu menang.

Tapi karena ada unsur benar-salah maka Minoritas juga bisa menang karena berada dipihak yg benar.

Ronggolawe
19-09-2011, 08:43 PM
Kalo soal maksa memaksa sudah tentu mayoritas selalu menang.

Tapi karena ada unsur benar-salah maka Minoritas juga bisa menang karena berada dipihak yg benar.
ya dah apa kata loe dah, yang penting Minyak
Libya sudah dikapling-kapling ama penguasa
mayoritas di Dunia :)

echo_velasco
20-09-2011, 12:59 AM
ya semoga aja peperangan di Libya segera berakhir, dan Libya dipimpin oleh pemimpin yg peduli terhadap kesejahteraan rakyatnya, sehingga Libya bisa menjadi negara maju, dan rakyat Libya tidak menjadi korban untuk kedua kalinya dari kepentingan bisnis negara-negara penguasa di dunia..

ndableg
14-10-2011, 06:16 AM
Memang kalo sumbernya CNN atau Fox news, ato bahkan Al Jazirah, kita taunya Qadaffi itu jelek dan buruk. Tapi coba tanya mbah google, apa itu Great Man-Made River, dan kembali ke sini dgn jawaban, apakah Qadaffi diktator lebih jahat, korup, dan pembunuh dari suharto, saddam hussein, hitler, dll.


http://www.youtube.com/watch?v=CXXkrhTBQRY

http://www.youtube.com/watch?v=OL9JCG2N2GU&feature=related

AsLan
26-10-2011, 12:19 AM
intinya sekarang rakyat libya bahagia atas kematian kadafi.

http://assets.kompas.com/data/photo/2011/10/20/2122405620X310.jpg

KOMPAS.com — Berita mengenai tertangkapnya Moammar Khadafy di Sirte pada Kamis (20/10/2011) sudah membuat keriaan warga merebak di Tripoli. Meski informasi ini belum bisa terkonfirmasi secara resmi, suara terompet dan rentetan tembakan ke udara justru sudah menggema di ibu kota Libya tersebut. "Ini kemenangan paling besar bagi rakyat Libya," kata Menteri Informasi Libya Mahmoud Shammam.

BundaNa
26-10-2011, 09:56 AM
kemaren2 aps Saddam Husein mati tingkah polah orang Irak juga kayak begitu...setelah itu? Anda tau sendiri situasinya

TheCursed
26-10-2011, 02:33 PM
kemaren2 aps Saddam Husein mati tingkah polah orang Irak juga kayak begitu...setelah itu? Anda tau sendiri situasinya

Emang iya. Yang ini, Libya juga kayaknya bakalan 11 - 12 sama waktu Saddam mati.
Tapi lagi, at least they had the chance for a change. If they didn't take it, or use it well, it's their own loss.
Tidak akan berubah nasib suatu kaum sebelum mereka sendiri mengubahnya.

BundaNa
26-10-2011, 04:28 PM
saya sih gak merasa perlu membahas lagi Khadafi, toh dia sudah tewas. Yang mengerikan justru euforia itu. Setelah kegembiraan itu, lalu apa?

ancuur
26-10-2011, 04:57 PM
Kemerdekaan memang harus di bayar mahal.. gak tau apa lagi setelah ini.. palingan perang saudara lagi ::doh::

itsreza
26-10-2011, 07:27 PM
Euforia yang diperlihatkan di media massa itu kan gambaran sebagian masyarakat saja, yang mungkin pihak oposisi pemerintahan Khadafi ketika berkuasa. Sehingga, setelah ini belum tentu Libya merdeka dan hidup damai.

Libya selesai, misi selanjutnya -> Suriah

BundaNa
27-10-2011, 10:47 AM
bukannya Iran? Kemaren nonton metro, target Amrik dan NATO setelah itu Iran

TheCursed
29-10-2011, 01:27 PM
bukannya Iran? Kemaren nonton metro, target Amrik dan NATO setelah itu Iran

Then again, kalo pemerintah Iran yang ada sekarang bisa ganti pake pemilu biasa dan masa jabatannya di batasi(i.e. 2 kali terpilih), dan nggak berkuasa selama puluhan tahun sampe anak-cucu-pembantu-selingkuhan jadi mentri semua, serta sebagian besar rakyatnya terpuaskan... yang pengen ngobok2(gue ngga' ngelimit cuman pemerintah US dan kroni-nya ) juga bakalan kerepotan.

ndableg
29-10-2011, 04:10 PM
kemaren2 aps Saddam Husein mati tingkah polah orang Irak juga kayak begitu...setelah itu? Anda tau sendiri situasinya

Biasa, kalo orang bikin pilem itu ada cut ada editing, dan orang musti percaya.. wong judulnya berita..

cikosenzki
29-10-2011, 09:19 PM
abis ini suriah !! , iran kayanya bakal ksulitan slama china masih ada perjanjian dengan iran , bakal dihalang halangi di dk pbb. Tapi kalo iran ngotot mau bikin nuklir untuk bela diri mereka , china akan menyerahkan iran hidup2 sebagai korban untuk dibantai di dunia internasional (lepas tangan). Ada traktat perjanjian dengan israel , china tidak akan membantu musuh2 israel dlm mengembangkan snjata pmusnah massal , dan memberikan teknologi scr tidak langsung. Suriah mah mungkin bakal dilepasin china , scr nga langsung terjadi pembantaian trus mnerus, minyak suriah bisa didapet /diteruskan lagi kontraknya(syarat lepas tangan, sm sperti libia)

BundaNa
31-10-2011, 10:40 AM
kemaren itu saddam mati juga gara2 isu senjata pemusnah massal...itu udah kebukti kagak? buat bikin perang, yang punya modal bisa bikin akal2an lah...sudah dibuktikan di Irak dan Libya

TheCursed
22-11-2011, 07:44 PM
kemaren itu saddam mati juga gara2 isu senjata pemusnah massal...itu udah kebukti kagak? buat bikin perang, yang punya modal bisa bikin akal2an lah...sudah dibuktikan di Irak dan Libya

Hah. Caranya Saddam mati sih karena Qisash atas kelakuannya dia terhadap orang2 Kurdi.
Amerika itu sih cuma jalannya Alloh aja. Kalo soal matinya sendiri, itu udah wajibnya kan ?
Kalo caranya rezim Khadafi jatoh, sih, gue nggak tau itu qisash atau ujian. Tapi jujur aja, gue nggak percaya sama 'kelurusan' mereka yang berkuasa absolut, di era ini, lebih dari 20 tahun.

Lillahita'ala. Insya Alloh, Alloh akan bantu.
Lihat Bosnia. Lihat Ambon.
Now, lihat Saddam's Iraq. See the difference ?

ndableg
23-11-2011, 03:37 AM
Yg dianggap berkuasa absolut itu spt apa sih? Apa sudah mengerti sistem pemerintahan di libya era qadaffi? Coba, qadaffi waktu itu raja, presiden ato apa ya?
Ada yg bisa jelaskan apa itu Jamahiriya?

BundaNa
23-11-2011, 10:20 AM
haduh, saya iin gak bela Khadaffi sama Saddam. Jelas mereka diktator. Tetapi buat saya cara2 orang2 di luar negera itu masuk buat menyerang juga bukan menghargai kedaulatan rakyat yang bersangkutan plus juga mereka juga membuat orang sipil mati. Masak negara agresor kayak begitu dibela juga

ndableg
23-11-2011, 04:42 PM
Now, lihat Saddam's Iraq. See the difference ?
yea yea.. i can see the differences

http://www.youtube.com/watch?v=ohS_Ibzjdu4

---------- Post added at 04:42 PM ---------- Previous post was at 04:38 PM ----------

gara2

http://www.youtube.com/watch?v=xJAhSe4Ulj0
LIES!

danalingga
23-11-2011, 06:56 PM
Mungkin gini, seandainya kemarin itu Soeharto dibela tentara sehingga alih-alih turun, malah demonstran (para mahasiswa) dibantai tentara apa kita tetap menolak campur tangan asing?

Kalo saya sendiri sih belum bisa bersikap, antara masih ingin menolak (karena alasan harga diri), tapi kasian juga ama yang dibantai.

BundaNa
23-11-2011, 06:58 PM
yang jadi pembicaraan saya, kalau kamu pake analogi suharto, setelah suharto mundur atau tewas gitu, trus pasukan asing malah merengsek menguasai semua aspek kehidupan Indonesia gimana? Pada akhirnya sipil Indonesia tewas karena "kesalahan" sasaran si pasukan asing, trus gimana? masih mau dibela itu pasukan asingnya?

AsLan
23-11-2011, 07:02 PM
Pasukan amerika sudah dari dulu mau keluar dari iraq, tapi pemerintah iraq nya yang masih butuh pasukan asing karena extrimis syiah dan sunni masih terus saling membunuhi warga sipil.

BundaNa
23-11-2011, 07:05 PM
nah itu...legitimasi merasa diri paling penting, padahal pasukan amerika juga suka "salah sasaran"

danalingga
23-11-2011, 07:30 PM
yang jadi pembicaraan saya, kalau kamu pake analogi suharto, setelah suharto mundur atau tewas gitu, trus pasukan asing malah merengsek menguasai semua aspek kehidupan Indonesia gimana? Pada akhirnya sipil Indonesia tewas karena "kesalahan" sasaran si pasukan asing, trus gimana? masih mau dibela itu pasukan asingnya?

Yah, tergantunglah. Kalo menguntungkan ya dibiarin, kalo merugikan ya diperangi. Kalo kalah, ya harapkan lagi bantuan asing yang lain. :))

Atau bunda memilih untuk membiarkan saja rakyat mati ditembaki?

BundaNa
24-11-2011, 11:52 AM
pada akhirnya juga rakyat sipil ditembak mati. Saya memilih meminimalisir, kalau memang harus ada segelintir orang mati. Daripada demi segelintir orang kemudian, satu negara mati semua karena pihak yang kita harapkan bantuan malah nembakin dengan alasan salah sasaran

danalingga
24-11-2011, 12:38 PM
^kalo itu saya setuju dan sepemikiran.

Btw, saya percaya kok tidak ada "free launch" di dunia ini, jadi pasti ikut campur negara asing itu ada harganya. Sekarang sih tinggal yang bersangkutan saja yang hitung untung ruginya soal ikut campur negara asing ini.

ndableg
24-11-2011, 04:44 PM
^kalo itu saya setuju dan sepemikiran.

Btw, saya percaya kok tidak ada "free launch" di dunia ini, jadi pasti ikut campur negara asing itu ada harganya. Sekarang sih tinggal yang bersangkutan saja yang hitung untung ruginya soal ikut campur negara asing ini.

Ya kalo mau diatur2 bule silakan.. kenapa juga dulu ampe merdeka..
Kalo campur tangan asing hanya sebagai klien, dalam arti hubungan dagang, jadi partner dagang.. ya boleh2 aja.. tapi diatur2 bule mau?
Memang diatur bule bisa menguntungkan, karena elu ga perlu ngapa2in, biar mereka atur, kite bisa makan, mewah2, gaya2, tapi bulenya... tetep lebih kaya dari lu.

---------- Post added at 04:44 PM ---------- Previous post was at 04:25 PM ----------


Mungkin gini, seandainya kemarin itu Soeharto dibela tentara sehingga alih-alih turun, malah demonstran (para mahasiswa) dibantai tentara apa kita tetap menolak campur tangan asing?

Pertama, yakin campur tangan gara2 rakyat dibantai tentara? Itu syria ud bantai2 kagak dicampur2in. Sedangkan Libya yg belum terbukti langsung dibombardir, bahkan tanpa mendengarkan penjelasan apa pun.


Kalo saya sendiri sih belum bisa bersikap, antara masih ingin menolak (karena alasan harga diri), tapi kasian juga ama yang dibantai.

Apa iya musti ada campur tangan asing? Itu yg musti dipertanyakan. Apa bukan justru karena campur tangan asing terjadi pembantaian?

Bayangkan ada demonstrasi di sebuah kampung di aceh ratusan orang berdemo, sekedar ikut2an kota2 yg lain, tiba2 dari kerumunan sipil ada orang nembak2 ke arah pasukan anti huruhara yg berjaga2. Katakanlah anggota GAM yg menyusup. apa yg tentara lakukan? Terbirit2?
Lalu mainstream media memblow up berita ini seakan2 tentara membantai sipil tanpa menceritakan latar belakang, malah langsung menjelek2an SBY telah membantai sipil di Aceh. Mungkin bisa saja SBY telpon ke gubernur aceh utk segera menghentikan tembak menembak.. tapi tentara ditembaki bisa diperintah berhenti nembak? Di wawancarai lah tokoh GAM, rakyat di kampung GAM dan kampung GAM jadi kampung media. Diputer berulang2 di mainstream media, tiap 10 menit. Percayalah kita bahwa SBY pembunuh diktator absolute yg sadis.

Ini gak terjadi di indonesia jelas.. apalagi pada SBY.. secara beliau adalah babu barat.

AsLan
24-11-2011, 08:11 PM
Indonesia bukan babu barat.

Indonesia cuma tidak memusuhi barat, sehingga tidak dimusuhi juga oleh barat.

ndableg
25-11-2011, 01:57 AM
Ah mosok banyak utang ma mereka mau musuhin.. gak relepan..
Banyak utang jadi budak, baru relepan..

danalingga
25-11-2011, 06:10 AM
Ya kalo mau diatur2 bule silakan.. kenapa juga dulu ampe merdeka..
Kalo campur tangan asing hanya sebagai klien, dalam arti hubungan dagang, jadi partner dagang.. ya boleh2 aja.. tapi diatur2 bule mau?
Memang diatur bule bisa menguntungkan, karena elu ga perlu ngapa2in, biar mereka atur, kite bisa makan, mewah2, gaya2, tapi bulenya... tetep lebih kaya dari lu.

---------- Post added at 04:44 PM ---------- Previous post was at 04:25 PM ----------



Pertama, yakin campur tangan gara2 rakyat dibantai tentara? Itu syria ud bantai2 kagak dicampur2in. Sedangkan Libya yg belum terbukti langsung dibombardir, bahkan tanpa mendengarkan penjelasan apa pun.



Apa iya musti ada campur tangan asing? Itu yg musti dipertanyakan. Apa bukan justru karena campur tangan asing terjadi pembantaian?

Bayangkan ada demonstrasi di sebuah kampung di aceh ratusan orang berdemo, sekedar ikut2an kota2 yg lain, tiba2 dari kerumunan sipil ada orang nembak2 ke arah pasukan anti huruhara yg berjaga2. Katakanlah anggota GAM yg menyusup. apa yg tentara lakukan? Terbirit2?
Lalu mainstream media memblow up berita ini seakan2 tentara membantai sipil tanpa menceritakan latar belakang, malah langsung menjelek2an SBY telah membantai sipil di Aceh. Mungkin bisa saja SBY telpon ke gubernur aceh utk segera menghentikan tembak menembak.. tapi tentara ditembaki bisa diperintah berhenti nembak? Di wawancarai lah tokoh GAM, rakyat di kampung GAM dan kampung GAM jadi kampung media. Diputer berulang2 di mainstream media, tiap 10 menit. Percayalah kita bahwa SBY pembunuh diktator absolute yg sadis.

Ini gak terjadi di indonesia jelas.. apalagi pada SBY.. secara beliau adalah babu barat.

Lah, terus bagaimana jika beneran tentara yang menembak, bukan GAM? Dan SBY merestuinya.

purba
25-11-2011, 07:07 AM
Masih ada saja yg percaya campur tangan Barat sbg aksi demokrasi. Barat di Libya jelas karena minyak. Contoh yg tdk ada minyaknya: Bosnia. Barat ogah2an di situ. Hare gene masih percaya "malaikat"? Mendingan ke laut saja, mancing putri duyung... :))

Libya termasuk negara yg HDI (Human Development Index)-nya tinggi. Lebih tinggi dari Indonesia dan satu2nya yg tertinggi di Afrika. Artinya kualitas manusia Libya berada di atas kualitas manusia Indonesia secara rata2. Artinya juga individu Libya lebih senang dan lebih makmur dari pada individu Indonesia. Dengan intervensi Barat, bisa2 HDI Libya turun.

Barat (Amrikiyah) di Papua tetap saja HDI rakyat Papua sebatas koteka, gak makmur2.

danalingga
25-11-2011, 07:16 AM
@Purba

Gue nggak percaya kalo campur tangan itu gara-gara demokrasi. Tapi juga nggak percaya HDI tinggin mencerminkan rakyatnya makmur dan bahagia. Ingat jaman Soeharto bro, HDI Indonesia sih pasti tinggi. ;))

Oh iya, saya juga nggak percaya negara asing itu ujug-ujug ingin langsung menyerang. Pasti ada yang nego tuh ama negara asing -- kalo kasus Libya sih sepertinya di-nego ama orang atasnya oposisi (pemberontak).

purba
25-11-2011, 09:46 AM
@Purba

Gue nggak percaya kalo campur tangan itu gara-gara demokrasi. Tapi juga nggak percaya HDI tinggin mencerminkan rakyatnya makmur dan bahagia. Ingat jaman Soeharto bro, HDI Indonesia sih pasti tinggi. ;))


Eh, HDI justru dikembangkan oleh ekonom dari negara miskin utk mengubah penilaian kemakmuran secara nasional menjadi secara individu. Memang rumusannya tidak ada yg sempurna utk menggambarkan tingkat kemakmuran suatu bangsa, tetapi tetap lebih baik dari pada tidak ada indeks sama sekali.

Jaman Soeharto? HDI Indonesia tinggi? Tinggi dari mana? Dari langit... :)) Tetep rendah. Coba ente googling HDI tahun 1995an.



Oh iya, saya juga nggak percaya negara asing itu ujug-ujug ingin langsung menyerang. Pasti ada yang nego tuh ama negara asing -- kalo kasus Libya sih sepertinya di-nego ama orang atasnya oposisi (pemberontak).

Ya iyalah, gak ada yg ujug2, kecuali tuhan, ujug2 ada. :))

AsLan
25-11-2011, 10:50 AM
Gw juga gak percaya aksi militer barat untuk demokrasi, tapi juga bukan karena minyak.
Buktinya banyak negara2 yg punya minyak toh gak diserang oleh barat.

Barat menyerang negara2 yg memusuhi mereka, itu alasannya.

BundaNa
25-11-2011, 03:57 PM
Irak awalnya bukan musuh Amrik loh, malah anak emas. Sampe Irak gak mau dengr tetep menginvasi Kuwait. Berhubung Amrik lebih diuntungkan sama Kuwait dan Arab, Irak lah yang dimusuhi. Jadi Irak awalnya juga tidak memusuhi Amrik. Tapi AMrik memusuhi karena Irak (atau Saddam?) sudah tidak lagi menguntungkan AMrik

Jadi menurut saya ini masih urusan untung rugi lah buat Amrik

ndableg
25-11-2011, 06:43 PM
Lah, terus bagaimana jika beneran tentara yang menembak, bukan GAM? Dan SBY merestuinya.

Musti ente dateng ke sana, tanya2in tuh orang2nya..

Ato coba denger pembelaan orang2 sekitarnya, perhatikan cara hidupnya, cara bicaranya, argumen2nya thd isu2nya, dengarkan pihak netral spt rusia, china, ato tetangga2 mereka negara2 afrika. Banyak sumber lah kop. Ada internet buat apa? Itu kalo elu ga mau jadi korban methode hypnotis pengulang2an berita ala mainstream media berbudget dan rating tinggi.. hayo tidur.. tidur.. badan anda terasa lemah.. tidur tidur.. maka anda tertidur...

---------- Post added at 06:35 PM ---------- Previous post was at 06:33 PM ----------


Masih ada saja yg percaya campur tangan Barat sbg aksi demokrasi. Barat di Libya jelas karena minyak. Contoh yg tdk ada minyaknya: Bosnia. Barat ogah2an di situ. Hare gene masih percaya "malaikat"? Mendingan ke laut saja, mancing putri duyung... :))

Libya termasuk negara yg HDI (Human Development Index)-nya tinggi. Lebih tinggi dari Indonesia dan satu2nya yg tertinggi di Afrika. Artinya kualitas manusia Libya berada di atas kualitas manusia Indonesia secara rata2. Artinya juga individu Libya lebih senang dan lebih makmur dari pada individu Indonesia. Dengan intervensi Barat, bisa2 HDI Libya turun.

Barat (Amrikiyah) di Papua tetap saja HDI rakyat Papua sebatas koteka, gak makmur2.

Kali ini gw bener2 cinta lu pur.. ::hohoho::

---------- Post added at 06:43 PM ---------- Previous post was at 06:35 PM ----------


Gw juga gak percaya aksi militer barat untuk demokrasi, tapi juga bukan karena minyak.
Buktinya banyak negara2 yg punya minyak toh gak diserang oleh barat.

Barat menyerang negara2 yg memusuhi mereka, itu alasannya.

Memang bukan karena minyak.. Tapi karena bully, Aslan..
Gw sebagai jagoan ud bikin aturan, elu musti nurutin aturan2 gw. Ga bisa lu punya pikiran berbeda, karena elu harus bertekuk lutut dibawah aturan2 gw. Elu mbandel, ya gw acak2 rumah lu.

Dan ini jamannya DECEPTION.. artinye.. elu2 taunya gw alim, padahal lu ga tau kejadian2 apa yg sudah gw rancang.. Supermen itu musti selalu keliatan jagoan dan dibutuhkan, kalo dunia aman, supermen ga punya kerjaan. Bahkan ente ga sadar kalo jadi budak sponsor2 supermen. Coba berapa kali ente denger berita ttg demonstrasi besar2an di kota2 besar berbulan2 di amerika, dibandingkan dgn demonstrasi di sebuah daerah di timur libya? Makanya media itu jadi senjata ampuh.

purba
27-11-2011, 01:23 AM
Gw juga gak percaya aksi militer barat untuk demokrasi, tapi juga bukan karena minyak.
Buktinya banyak negara2 yg punya minyak toh gak diserang oleh barat.

Barat menyerang negara2 yg memusuhi mereka, itu alasannya.

Ngapain ujug2 memusuhi Barat, Lan? Kalo bukan karena minyak? (lebih umum: sumber daya alam) :))

BundaNa
27-11-2011, 12:12 PM
gak ada lah ujug2 memusuhi kalau bukan berdasarkan kepentingan. Kalau Saddam, Khadaffi dll itu memusuhi Barat atau sebaliknya, karena kepentingan mereka saling bertabrakan. jadi ada yang harus dimusnahkan salah satunya, supaya kepentingan mereka jalan. That's it, entah itu minyak, SDM, jualan politik dll

AsLan
27-11-2011, 01:46 PM
Ngapain ujug2 memusuhi Barat, Lan? Kalo bukan karena minyak? (lebih umum: sumber daya alam) :))


terlalu sempit kalo bilang semua konflik pasti karena minyak atau sda.

purba
27-11-2011, 05:08 PM
terlalu sempit kalo bilang semua konflik pasti karena minyak atau sda.

Ya memang gak melulu minyak, tapi gak ada yg ujug2 memusuhi Barat kalo gak ada sebab2nya. Ngapain sih Amrik di Timteng kalo bukan karena minyak dan ngapain Freeport di Papua kalo bukan barang tambang, tembaga, emas, perak? Apa karena Yerusalem mau direbut Palestina, sehingga Amrik bercokol di Timteng?

Mengapa minyak sangat penting? Sumber energi boo... Kalo gak ada energi, manusia gak hidup. Makanya di topik sebelah gw sempet iseng2 nanya kenapa gak nyembah matahari aja, dst, karena begitu pentingnya energi bagi manusia dan matahari adalah sumber energi utama bagi manusia. Sekali kita menguasai sumber energi, seketika itu juga kita menguasai dunia alias bisa atur2 orang lain sesuai kepentingan kita.

pasingsingan
28-11-2011, 10:08 AM
kesimpulannya:

harus berusaha kuasai matahari yak pur?

ogah, klo gw mending carrefour lebih lengkap


[kabur = mode : ON]

TheCursed
28-11-2011, 03:46 PM
gak ada lah ujug2 memusuhi kalau bukan berdasarkan kepentingan. Kalau Saddam, Khadaffi dll itu memusuhi Barat atau sebaliknya, karena kepentingan mereka saling bertabrakan. jadi ada yang harus dimusnahkan salah satunya, supaya kepentingan mereka jalan. That's it, entah itu minyak, SDM, jualan politik dll

Now, You are talking.
Dan mengingat 'kepentingan', ini artinya bukan cerita sinetron 'si jahat menindas si baik', yah. :D

Amerika dan sekutunya masuk ke Libya(atau negara manapun) karena mau mendukung gerakan demokratisasi ? Das ist Bull Scheise.
Tapi Crew-nya Khadafi sendiri suci-putih-bersih ? Nggak juga.
Amerika bukan 'The Empire' dan Khadafi juga bukan 'Ewoks'.

CNN & FOX bohong ? nggak juga. China dan Russia mengecam operasi Amerika karena alasan altruistik ? Juga nggak sepenuhnya.
The name of The Game is Half-Truth and Information Distortion. And it's a lot more destructive than just pure lies.

langkah yang paling bagus buat masyarakat Libya adalah, IMHO, kayak yang pernah di singgung salah satu crew di sini, numpang aja di wave yang di buat oleh 'American Force' yang katanya mau 'mendemokratisasikan' Libya, untuk mencapai kemerdekaan yang beneran. Setelah tercapai, tendang lagi Amerika-nya. Tapi, buat bergerak kayak gini, emang susah, sebab butuh sebagian besar tokoh kunci Libya yang terlibat murni bercita-cita untuk kemakmuran fisik, mental dan spriritual Libya. Atau, minimum, bebas dari Khadafi DAN Amerika.

Dan omong2 soal energi alternatif(i.e. matahari), nggak kebayang perekonomian Tim-Teng yang tergantung dari jualan minyak(bukan minyak yang itu ;D ), kalau tipe energi ini mulai di aplikasikan secara besar2an.

BundaNa
28-11-2011, 07:09 PM
saya gak pernah bela Khadafi. CUma yang sudah2, setiap apsukan Barat masup katanya bantu yang tertindas, hasilnya mereka sendiri suka ikut2an ngabisin orang sipil...itu yang saya gak suka. Apa bedanya ditindas si lalim sama dibantu si pembantai? Hasilnya sama2 mengenaskan buat orang sipil.

Sekarang liat aja, orang Libya mulai gontok2an urusan bagi kekuasaan, dan pasukan asing pun punya legitimasi buat bertahan di sana dengan dalih keamanan

purba
28-11-2011, 07:31 PM
kesimpulannya:

harus berusaha kuasai matahari yak pur?

ogah, klo gw mending carrefour lebih lengkap


[kabur = mode : ON]

Tua2 usil... :kabur: