View Full Version : Emakemak Ngamuk ke Polisi
Berita lagi hangat jadi viral nih.. ::doh:: kaco banget ;D
Video seorang ibu yang mengamuk dan merobek baju polisi jadi viral
https://www.youtube.com/watch?v=BbDENKEFi3w
Satu pagi di Jatinegara, Jakarta Timur, di tengah kemacetan, seorang ibu marah kepada seorang polisi, menarik bajunya hingga robek dan memukulnya sehingga telepon selulernya jatuh. Itulah cuplikan video yang diunggah korps lalu lintas Polri di akun Instagram dengan ribuan komentar.
"Seorang wanita saat mengendarai mobil hendak ditilang oleh petugas, kemudian langsung turun memaki dan melakukan serangan terhadap Aiptu Sutisna," tulis Korlantas di akun Instagram mereka.
"Seolah-olah penegak hukum tidak ada harganya di mata masyarakat," kata salah seorang pengguna. "Sampai segitunya, padahal kan polisi cuma menjalankan tugas...Tingkah kaya gak (tidak) punya etika," kata yang lain.
Humas Polda Metro Jaya Argo Yuwono mengatakan Aiptu Sutisna telah melaporkan ibu tersebut ke Polres Jakarta Timur untuk diproses lebih lanjut.
"Untung pak polisinya gak ikutan emosi dan bersikap kasar ke ibunya...salut utk pak polisi," tulis pengguna lain setelah menyaksikan video yang ditonton hampir 200.000 kali ini.
Perempuan yang bernama Dora Natalia, melalui akun Facebook yang baru dibuatnya, menulis, "Lagi pusing...teman-teman kalau perlu ke sini aja. Akun lama dah tak blokir (sudah saya blokir), byk (banyak) yang ngotori."
Kritikan juga banyak muncul melalui akun Facebook perempuan yang disebut sejumlah laporan bekerja di Mahkamah Agung itu.
Polisi yang menyerang warga?
http://ichef-1.bbci.co.uk/news/624/cpsprodpb/EDF3/production/_92951906_pol1.jpg
Dugaan penyerangan aparat polisi oleh warga tidak hanya terjadi di Jatinegara.
Humas Polda Metro Jaya mengatakan salah satu contoh penyerangan polisi oleh warga adalah saat terjadi demonstrasi besar menuntut penangkapan gubernur nonaktif Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, pada tanggal 4 November lalu.
"Saat itu ada empat orang yang menyerang polisi....dan kasusnya masih dalam proses," kata Argo.
Namun dari berbagai komentar melalui Instagram Korlantas, ada juga yang mempertanyakan apakah bila polisi yang melakukan tindak kekerasan juga diproses oleh pihak berwajib.
Argo Yuwono mengatakan penyerangan oleh warga dan juga kasus kekerasan oleh polisi terhadap anggota masyarakat selalu ada setiap bulannya.
"Mereka yang melanggar disiplin dalam tugas setiap bulan ada laporannya...ada polisi yang menendang, menampar orang...mungkin karena capai berdiri di jalan kepanasan, kehujanan," kata Argo kepada BBC Indonesia tanpa merinci lebih lanjut jumlah kasus serangan terhadap polisi ataupun oleh polisi ini.
Dia menyebutkan ancaman polisi yang melakukan kekerasan terhadap anggota masyarakat adalah ditahan di sel khusus selama maksimal 21 hari.
"Masyarakat yang melapor dapat mengikuti sampai mana proses laporan mereka terhadap polisi yang melakukan tindak kekerasna ini," tambah Argo.
Namun di luar serangan di tempat umum termasuk di jalan raya, Argo menyebutkan yang paling banyak kasusnya adalah polisi pengguna narkoba.
https://www.youtube.com/watch?v=V5lfQhFbFKY
Hasil Kesabarannya Saat Dimaki Ibu Pegawai MA Aiptu Sutisna Dapat Penghargaan Dari Kapolda.
mbok jamu
15-12-2016, 03:35 PM
What can I say.
What goes around comes around. Polisi Indonesia memang sudah ndak punya wibawa lagi di mata masyarakat.
Di Bandung, polisi ndak sopan sama simbok padahal kalau menutup jalan untuk komendannya seharusnya minta maaf.
surjadi05
15-12-2016, 05:16 PM
benerr mbok, cuma kali ini si emak2 nya berani karena merasa staff MK atau MA ya?
kalo emak2 biasa palingan ngoceh2 doank ::doh::
---------- Post Merged at 04:16 PM ----------
benerr mbok, cuma kali ini si emak2 nya berani karena merasa staff MK atau MA ya?
kalo emak2 biasa palingan ngoceh2 doank ::doh::
mbok jamu
15-12-2016, 06:28 PM
Kalau si emak yang salah sepantesnya ngaku salah, bukan malah menyerang pak polisi.
Kalau simbok yang jadi polisi, si emak sudah mbok borgol ke tiang listrik. :cengir:
surjadi05
16-12-2016, 01:16 AM
Di indo mah sering mbok, yg salah lebih galak ::doh::
ndugu
16-12-2016, 01:41 AM
jadi si ibu2 itu ditilang karena apa sih? ::elaugh:: ga nonton video kedua sampe abis. dan tadi cuman bilang ditilang aja
Di indo mah sering mbok, yg salah lebih galak ::doh::
ini bener nih ::elaugh:: kadang yang salah malah lebih galak
dulu pernah saya ketemu orang naik motor yang ngelawan arus dan nyenggol sepeda saya dan bikin saya jatuh sampe tengah jalan. padahal jalanan lagi rame, untung mobil lain sempat stop, kalo ga udah kelindes ::elaugh:: masi shock di tengah jalan, eh si pembawa motor itu malah marah2 ke saya. lah, dia yang melanggar lalu lintas kok saya yang kena ::elaugh::
surjadi05
16-12-2016, 02:14 AM
Ada 2 versi yg gw baca, yg satu bilang si ibu menwrobos busway koridor, yg satu lagi karna si ibu kesal ada plokis tapi ga ngatur lalu lintas ( ini versi adeknya)
So me prefer d 1st one ::ngopi::
Matsugawa Dana
16-12-2016, 06:32 AM
http://i443.photobucket.com/albums/qq156/Matsugawa_Dana/15442149_1190054441102829_3284040322399678705_n_zp seboagkli.jpg (http://s443.photobucket.com/user/Matsugawa_Dana/media/15442149_1190054441102829_3284040322399678705_n_zp seboagkli.jpg.html)
ndableg
16-12-2016, 04:08 PM
jadi si ibu2 itu ditilang karena apa sih? ::elaugh:: ga nonton video kedua sampe abis. dan tadi cuman bilang ditilang aja
ini bener nih ::elaugh:: kadang yang salah malah lebih galak
dulu pernah saya ketemu orang naik motor yang ngelawan arus dan nyenggol sepeda saya dan bikin saya jatuh sampe tengah jalan. padahal jalanan lagi rame, untung mobil lain sempat stop, kalo ga udah kelindes ::elaugh:: masi shock di tengah jalan, eh si pembawa motor itu malah marah2 ke saya. lah, dia yang melanggar lalu lintas kok saya yang kena ::elaugh::
Mgk karena dasarnya orang indonesia pemalu, krn banyak belajar, jadi marah plus galak untuk menghilangkan rasa malu. Entah kenapa menjadi superior itu penting bangeet.
Bi4rain
16-12-2016, 09:54 PM
daripada takut power emak2, saya lebih takut power netizen. tepatnya lagi, trolling netizen yang suka cyber bullying.
Bu dora aja sampai bikin status bahwa sanksi sosial lebih mengerikan, plus mengucapkan maaf. Tetap aja dihajar sama massa, bully via keyboard.
pasingsingan
16-12-2016, 10:58 PM
emak-emak klo ngamuk suka main cakar
emak-emak = tukang cakar?
:run:
tuscany
17-12-2016, 11:49 AM
daripada takut power emak2, saya lebih takut power netizen. tepatnya lagi, trolling netizen yang suka cyber bullying.
Bu dora aja sampai bikin status bahwa sanksi sosial lebih mengerikan, plus mengucapkan maaf. Tetap aja dihajar sama massa, bully via keyboard.
Berlaku hanya untuk mereka yang aktif di medsos. Non netizen itu kayak mahluk planet lain. Modibully sekenceng apapun gak ngaruh ::elaugh::
surjadi05
17-12-2016, 04:54 PM
Iya kalo gw dibully kayak aapun mungk8n ga tahu ::hihi::
mbok jamu
17-12-2016, 06:00 PM
Kasihan juga sih kalau Kong Sur kena stroke.
udah maaf-maafan tuh
Dora Natalia Minta Maaf: Cium Tangan Aiptu Sutisna, Menangis dan Surat Damai
https://akcdn.detik.net.id/community/media/visual/2016/12/16/418767b3-0f52-4710-a26d-711dd9547618_169.jpg?w=780&q=90
Dora Natalia Singarimbun mencium tangan Aiptu Sutisna. Ia menangis menyesal telah memaki dan mencakar polisi itu. Bagai gayung bersambut, Aiptu Sutisna berlapang dada memaafkan kekhilafan Dora, ini kisahnya:
Dora yang bagai hilang ditelan bumi itu akhirnya muncul ke publik setelah insiden pencakaran Aiptu Sutisna di Jalan Jatinegara Barat, Jatinegara, Jakarta Timur pada Selasa 13 Desember 2016.
Tiga hari setelah kejadian itu, Dora menyambangi Aiptu Sutisna pada Jumat 16 Desember pagi. Perempuan yang bekerja sebagai pegawai Mahkamah Agung (MA) itu ditemani orang tuanya yang datang dari Sumatera Utara, adiknya, Desi Singarimbun serta suami adiknya. Dora yang mengenakan kerudung warna ungu itu menjabat tangan Aiptu Sutisna dan mengakui kesalahannya.
Aiptu Sutisna dengan berbesar hati memaafkan perempuan lulusan S2 ini. Kesepakatan damai itu pun tak hanya dilakukan secara lisan, namun juga lewat tulisan. Di atas secarik kertas bermaterai, keduanya sepakat untuk berdamai dan saling memaafkan secara lahir dan batin.
saus (https://news.detik.com/berita/d-3373771/dora-natalia-minta-maaf-cium-tangan-aiptu-sutisna-menangis-dan-surat-damai)
Casanova Love
19-12-2016, 11:21 AM
Jiaaaah ndak mendidik... maaf lalu ngendap aja dah kasusnya.
Kapan org belajar??
surjadi05
19-12-2016, 12:41 PM
Wkkk salah satu kejelekan orang indo, terlalu pemaaf
mobyokuzan
19-12-2016, 01:22 PM
gw rasa sdh cukup.
dia sdh kena hukum, bukan sangsi pidana, tapi sangsi sosial...
buat ulah dikiranya bisa bebas dgn statusnya yg katanya pegawai mahkamah agung, tapi jgn harap bisa hidup tenang kalo sdh masuk medsos, dia pasti nanggung malu utk beberapa saat kedepan, aibnya banyak dijadikan buah bibir dimana mana termasuk dilingkungan kerja dia ::hihi::
---------- Post Merged at 12:22 PM ----------
Wkkk salah satu kejelekan orang indo, terlalu pemaaf
waduh ini yg buat gw rada bingung, kalo pemaaf dibilang jelek, berarti baiknya gmn dong kong ? ;D
surjadi05
19-12-2016, 01:58 PM
Ada kata2 TERLALU nya loh mob, seperti kata ormas2 soal permintaan maaf ahok, dimaapkan tapi hukum jalan terus, kayak kasus gw staff gw nyikat duit gw, udah masuk ke jaksa mau ke pengadilan, eh emaknya tahu bonyok lagi ke batam, tiap hari nyamperin rumah gw, nangis2 berlutut di depan bonyok minta dimaafkan anaknya dan dicabut tuntutannya, akhirnya bonyok kasian minta gw cabut, terpaksa gw cabut deh ::doh::
---------- Post Merged at 12:58 PM ----------
gw rasa sdh cukup.
dia sdh kena hukum, bukan sangsi pidana, tapi sangsi sosial...
buat ulah dikiranya bisa bebas dgn statusnya yg katanya pegawai mahkamah agung, tapi jgn harap bisa hidup tenang kalo sdh masuk medsos, dia pasti nanggung malu utk beberapa saat kedepan, aibnya banyak dijadikan buah bibir dimana mana termasuk dilingkungan kerja
Yakin dia "mabok" dibully sosmed? Sapa tahu malah suka kayak fa, ad ::ngopi::
mobyokuzan
19-12-2016, 02:45 PM
lah kongsur gmn sih, kan si dora sendiri yg nulis kalo accont facebooknya diblokir krn pusing banyak yg ngotori.
kalo dia ga mabok dibully krn apa dia pusing2 sampe nutup FB segala :D
Casanova Love
19-12-2016, 03:24 PM
Bukan ke dora-nya, tp ke orang-orang lain yg nantinya mgkn akan mlakukan tindakan dora-alike.
Banyak org yg takut skali ama polisi, mana berani bgitu sama polisi. Mreka skalipun ngga suka, stidaknya masih tau norma shg pasrah aja sama polisi.
Ehhh ini ada ibu-ibu entah knapa apa krn mrasa kerja di instansi besar berani main fisik ama polisi, eeeh minta maaf aja lolos sudah.
Tidak memenuhi rasa keadilan masyarakat yg telah tabah menahan diri saat menghadapi polisi.
ndableg
20-12-2016, 12:43 AM
Ya dibilang takut sama polisi juga ga bener juga sih. Jangan sampe orang takut sama polisi, justru kalo ada apa2 polisi yg dicari.
Mindset takut sama polisi itu adalah mindset yg dibuat jaman orba. Jadi musti dihapus pikiran polisi harus ditakuti, baik bg masyarakat atau dikepolisian sendiri.
Seharusnya, polisi bukan militer. Di kebanyakan negara, polisi dibawah mendagri.
Kalo tindakan dora-alike, ya jangan dikhususkan utk polisi saja. Polisi juga manusia, jadi sebaiknya hormati semua orang yg melakukan pekerjaannya. Menilang juga tugas polisi, jadi hormati polisi dalam menilang. Kalo mau protes, ya protes ke dpr.
Casanova Love
20-12-2016, 09:49 AM
Maunya sih gitu om,
Tp kbanyakan oknum polisi yg saya hadapi itu mindset-nya bukan membina mlainkan operasi tangkap tangan dari balik pepohonan.
surjadi05
20-12-2016, 02:25 PM
lah kongsur gmn sih, kan si dora sendiri yg nulis kalo accont facebooknya diblokir krn pusing banyak yg ngotori.
kalo dia ga mabok dibully krn apa dia pusing2 sampe nutup FB segala :D
Hihihi gw kan ga tahu fb nya dia tutup mob, yg gw tahu terakhir di koran dia ada pasang status di fb, habis pulang kantor dia nyambi jadi sopir grab atau uber yah, karna gajinya 12 juta ga cukup ::ngopi::
surjadi05
28-12-2016, 08:35 PM
Yak akhirnya emak2 itu dimutasi ke pku n dicopot dari jabatan eselon 4
JAKARTA, KOMPAS.com — Mahkamah Agung (MA) memutuskan memberikan sanksi jabatan kepada Dora Natalia Singarimbun.
Dora adalah pegawai MA yang memaki dan mencakar anggota polisi lalu lintas bernama Aiptu Sutisna, beberapa waktu lalu.
"Kami jatuhi sanksi dicopot dari jabatannya, dimutasi ke luar Jawa tanpa jabatan," ujar Ketua MA Hatta Ali dalam acara dalam konferensi pers refleksi akhir tahun MA di Ruang Harifin Tumpa, Kompleks MA, Jakarta, Rabu (28/12/2016).
Sebelumnya, Dora menduduki eselon IV MA. Kini, ia dimutasi sebagai staf di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Pekanbaru.
Hatta mengatakan, sanksi itu dikeluarkan berdasarkan suatu proses pemeriksaan Badan Pengawas MA. Dalam pemeriksaan itu, Dora mengakui kesalahannya, yakni menyerang aparat.
"Lembaga (MA) tidak bisa menerima itu karena itu adalah aksi main hakim sendiri, apalagi MA ini lembaga peradilan. Jadi, ya kami jatuhi sanksi," ujar Hatta.
Hatta mengatakan, Badan Pengawas MA tidak mempertimbangkan bahwa Aiptu Sutisna dan Dora sudah berdamai dan saling memaafkan. Kesalahan, sebut Hatta, tidak luntur meskipun sudah berdamai.
"Karena kalau tidak diberikan sanksi seperti ini, saya itu khawatir akan ada lagi pegawai yang mencabik-cabik seperti itu," ujar Hatta.
(Baca juga: Kepada Polisi, Dora Mengaku Menyesal Telah Menyerang Aiptu Sutisna)
Aksi memaki dan mencakar Aiptu Sutisna itu sendiri dilakukan Dora pada Selasa (13/12/2016) lalu.
Saat Sutisna sedang berjaga di pertigaan lampu merah Jalan Jatinegara Barat, Dora turun dari mobilnya dan marah-marah kepada Sutisna.
Sutisna kemudian mengambil kunci mobil Dora. Namun, Dora berupaya mengambil kunci mobilnya.
Sementara itu, Sutisna tetap mempertahankannya sehingga Sutisna mendapatkan luka cakar.
Sutisna kemudian melaporkan aksi Dora ke Polres Metro Jakarta Timur. Namun, belakangan, Sutisna mencabut laporan itu dan memutuskan berdamai dengan Dora
::hohoho::
lol mencabik-cabik
udah keluar dari eselon IV, keluar jawa lagi, komplit sudah itu penderitaan
Porcelain Doll
29-12-2016, 09:41 AM
biar jadi pelajaranlah...harusnya tau posisinya sebelum melakukan sesuatu
mudah2an nanti jadi manusia yang lebih baik
mobyokuzan
30-12-2016, 10:19 AM
kejam amat hukumannya yak, sdh didumay nanggung malu, kena mutasi + copot jabatan pula
sekolah sdh tinggi2 sampe S2, biaya mahal, lama pula cuma krn perbuatan "mencabik cabik" serasa semuanya ga berarti lagi kalo dimuatsi dijadikan staff tata usaha.
ga ada asap kalo ga ada api, sebab-akibat, siapa yg berbuat harus nanggung resikonya.
kalo gaji 12 jt katanya masih kurang lah ini dimutasi jadi staff tata usaha dptnya apa coba ? dipekan baru UMRnya brp emang ;D
surjadi05
30-12-2016, 12:12 PM
Gaklah gaji pns setara dora minimal 6-7 juta, ga mungkim umk, tapi tetep aja ::hihi::
Tapi minimal ga stress di jalan lah
#berusahamenghiburibudora
neofio
30-12-2016, 03:40 PM
mungkin dia lg cari pokemon di jalan
surjadi05
30-12-2016, 04:15 PM
Wkkk gud neon, gud ::ngakak2::
Powered by vBulletin® Version 4.2.5 Copyright © 2026 vBulletin Solutions Inc. All rights reserved.