View Full Version : Ahmad Dhani, Ratna Sarumpaet, dan Delapan Orang Lainnya ditangkap. Makar (?)
http://assets.kompas.com/data/photo/2016/06/02/1208355photostudio-1464844057999780x390.jpg
JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul membenarkan adanya penangkapan terhadap 10 orang. Dua dari sepuluh orang tersebut adalah musisi Ahmad Dhani dan Ratna Sarumpaet.
"Iya benar, saya kira ada beberapa nama itu, ada 10 orang ya. Nama-nama yang tersebar itu benar," ujar Martinus di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Jumat (2/12/2016).
Martinus menjelaskan, Dhani diamankan pada pagi tadi di salah satu hotel di Jakarta. Saat ini, menurut dia, Dhani dan kesembilan orang lainnya tengah diperiksa secara intensif di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok.
"Polri punya waktu 1 x 24 jam untuk melakukan pemeriksaan. Ada beberapa perbuatan melanggar KUHP. Ini bagian upaya kita mencegah, menindaklanjuti laporan yang masuk," ucap dia.
Martinus menjelaskan, beberapa orang tersebut pernah diberi surat panggilan pemeriksaan. Namun, mereka tak mengindahkan panggilan tersebut.
"Ada beberapa panggilan, tetapi enggak diikutin. Ya kita lakukan upaya hukum lain dengan penangkapan," kata dia.
Adapun 10 orang tersebut adalah Ahmad Dhani, Ratna Sarumpaet, Rachmawati Soekarnoputri, Sri Bintang Pamungkas, Kivlan Zein, Adityawarman, Jamran, Eko, dan Rizal Khobar.
saus kecap (http://megapolitan.kompas.com/read/2016/12/02/11351091/ini.alasan.polisi.tangkap.ahmad.dhani.ratna.sarump aet.dan.delapan.orang.lainnya)
Kayaknya banyak banget yang demen Ahmad Dhani ditangkap
surjadi05
02-12-2016, 04:21 PM
Jakarta - Polisi masih memeriksa secara intensif 10 orang yang diamankan dini hari tadi. Polisi menangkap mereka karena adanya dugaan pemufakatan jahat.
"Untuk barang bukti sedang didalami di sana, yang jelas ini berkaitan pemufakatan jahat. Barang bukti sedang didalami di sana," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Kombes Rikwanto di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (2/12/2016).
"Itu nanti detailnya," sambungnya saat ditanyakan bentuk pemufakatan itu.
Rikwanto belum merinci lebih jauh soal penangkapan ini. Termasuk siapa di antara mereka yang menjadi aktor atau pemimpin.
"Nanti detailnya. Jadi untuk rilis detail oleh Bapak Kapolri dan Kadiv Humas nanti setelah acara aksi damai," ujarnya.
Polisi masih memeriksa Ahmad Dhani cs, yang ditangkap pagi tadi terkait dugaan makar. Dari 10 orang yang ditangkap, ada 8 orang yang dikenai pasal pidana makar.
Kesepuluh orang yang ditangkap berinisial AD, E, AD, KZ, FA, RA, RS, SB, JA, dan RK. Delapan orang di antaranya dikenai tuduhan Pasal 107 KUHP jo Pasal 110 KUHP jo 87 KUHP.
"Kemudian dua orang inisial JA dengan RK ini dikenakan Pasal UU ITE Pasal 28," sebut Rikwanto.
(idh/fdn)
https://news.detik.com/berita/3360854/ahmad-dhani-cs-ditangkap-polri-ini-berkaitan-pemufakatan-jahat
---------- Post Merged at 03:21 PM ----------
Jakarta - Polisi masih memeriksa secara intensif 10 orang yang diamankan dini hari tadi. Polisi menangkap mereka karena adanya dugaan pemufakatan jahat.
"Untuk barang bukti sedang didalami di sana, yang jelas ini berkaitan pemufakatan jahat. Barang bukti sedang didalami di sana," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Kombes Rikwanto di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (2/12/2016).
"Itu nanti detailnya," sambungnya saat ditanyakan bentuk pemufakatan itu.
Rikwanto belum merinci lebih jauh soal penangkapan ini. Termasuk siapa di antara mereka yang menjadi aktor atau pemimpin.
"Nanti detailnya. Jadi untuk rilis detail oleh Bapak Kapolri dan Kadiv Humas nanti setelah acara aksi damai," ujarnya.
Polisi masih memeriksa Ahmad Dhani cs, yang ditangkap pagi tadi terkait dugaan makar. Dari 10 orang yang ditangkap, ada 8 orang yang dikenai pasal pidana makar.
Kesepuluh orang yang ditangkap berinisial AD, E, AD, KZ, FA, RA, RS, SB, JA, dan RK. Delapan orang di antaranya dikenai tuduhan Pasal 107 KUHP jo Pasal 110 KUHP jo 87 KUHP.
"Kemudian dua orang inisial JA dengan RK ini dikenakan Pasal UU ITE Pasal 28," sebut Rikwanto.
(idh/fdn)
https://news.detik.com/berita/3360854/ahmad-dhani-cs-ditangkap-polri-ini-berkaitan-pemufakatan-jahat
aduh... gw kayaknya kena faktor U, nih
liat tulisan di atas kok dobel2 ya
mobyokuzan
02-12-2016, 05:33 PM
dhani mau nyalon juga kan kalo ga salah ?
dulu gosipnya sampe jual 1/2 dari aset yg dia punya utk modal pilkada
posisi didunia musik kian meredup skrg nyoba peruntungan jadi wakil bupati.
surjadi05
02-12-2016, 08:38 PM
Iya jadi wakil bupati bekasi ya, kalo ga salah calon dari demokrat
surjadi05
03-12-2016, 11:40 AM
Jakarta - Ernalia, Istri Sri Bintang Pamungkas menyesalkan penangkapan terhadap suaminya. Menurut Erlina, Sri Bintang ditahan gara-gara pesan dalam sebuah surat. Seperti apa?
Erlina menjelaskan suaminya tidak melakukan makar seperti yang dituduhkan polisi. Pada tanggal 1 Desember suaminya itu bukan terlibat kegiatan, tapi mengantar surat ke DPR-MPR dan Markas TNI di Cilangkap.
"Habis ngetik, paginya salat, bangun (untuk) ngeprint (tapi) tinta habis. Pergi keluar ngeprint di luar. Suratnya dibawa sendiri ke DPR, MPR dan TNI di Cilangkap. Waktu nganter surat (ditemani) sama Dahlia Zein, masih saudara saya," kata Erlina di depan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jumat (2/12/2016).
Erlina Sri BintangFoto: Istri Sri Bintang
Erlina Sri Bintang
Erlina lantas menyampaikan isi surat yang disampaikan Sri Bintang tersebut ke wartawan via aplikasi Whatsapp. Berikut isi surat tersebut:
Kepada Yth.:
Pimpinan
Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia
d/a Gedung DPR/MPR-RI
Jl. Jenderal Hatot Soebroto
Jakarta Selatan
Dengan hormat,
Bersama ini, kami dari kelompok Gerakan Nasional People Power Indonesia, yang merupakan gabungan dari beberapa exponen aktivis, sehubungan dengan situasi tanah air sekarang ini, sudah menyampaikan keinginan kami meminta kesediaan Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia untuk memanggil Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia guna menggelar Sidang Istimewa Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (SI-MPR RI) sesegera mungkin. Yaitu, dengan maksud menyelesaikan persoalan-persoalan Negara yang dari hari ke hari semakin berbahaya bagi kelangsungan jalannya Negara Kesatuan Republik Indonesia
Adapun tujuan akhir dari SI-MPR RI itu adalah untuk menghasilkan Ketetapan-ketetapan MPR-RI yang meliputi:
1. Menyatakan berlakunya kembali Undang-Undang Dasar 1945 Asli di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia
2. Mencabut Mandat Presiden dan Wakil Presiden RI yang sekarang, masing-masing dijabat oleh Joko Widodo dan Jusuf Kalla
3. Mengangkat Penjabat Presiden Republik Indonesia yang baru, yang sekaligus menjadi Ketua Presidium Republik Indonesia dengan wewenang menyusun Pemerintah Transisi Republik Indonesia
Demikian permintaan kami, dengan harapan MPR-RI dapat memenuhinya dengan segera. Terimakasih atas segala perhatian dan kesediaannya.
Hormat saya,
Sri-Bintang Pamungkas
Gw bingung dengan sri bintang, semua presiden mau digulingkan, dari jaman suharto, habibie, mega, sby, jokowi mesti dia kali jadi pesinden ehh presiden baru puas ::doh::
tuscany
03-12-2016, 11:44 AM
dhani mau nyalon juga kan kalo ga salah ?
dulu gosipnya sampe jual 1/2 dari aset yg dia punya utk modal pilkada
posisi didunia musik kian meredup skrg nyoba peruntungan jadi wakil bupati.
Mesti aja meredup. Kurang berkarya banyakan koar2 gak jelas. Coba fokus bikin lagu gitu. Kalo soal cipta lagu AD ini masih salah satu prodigy, cuma tingkahnya ampun deh.
Jakarta - Ernalia, Istri Sri Bintang Pamungkas menyesalkan penangkapan terhadap suaminya. Menurut Erlina, Sri Bintang ditahan gara-gara pesan dalam sebuah surat. Seperti apa?
Erlina menjelaskan suaminya tidak melakukan makar seperti yang dituduhkan polisi. Pada tanggal 1 Desember suaminya itu bukan terlibat kegiatan, tapi mengantar surat ke DPR-MPR dan Markas TNI di Cilangkap.
"Habis ngetik, paginya salat, bangun (untuk) ngeprint (tapi) tinta habis. Pergi keluar ngeprint di luar. Suratnya dibawa sendiri ke DPR, MPR dan TNI di Cilangkap. Waktu nganter surat (ditemani) sama Dahlia Zein, masih saudara saya," kata Erlina di depan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jumat (2/12/2016).
Erlina Sri BintangFoto: Istri Sri Bintang
Erlina Sri Bintang
Erlina lantas menyampaikan isi surat yang disampaikan Sri Bintang tersebut ke wartawan via aplikasi Whatsapp. Berikut isi surat tersebut:
Kepada Yth.:
Pimpinan
Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia
d/a Gedung DPR/MPR-RI
Jl. Jenderal Hatot Soebroto
Jakarta Selatan
Dengan hormat,
Bersama ini, kami dari kelompok Gerakan Nasional People Power Indonesia, yang merupakan gabungan dari beberapa exponen aktivis, sehubungan dengan situasi tanah air sekarang ini, sudah menyampaikan keinginan kami meminta kesediaan Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia untuk memanggil Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia guna menggelar Sidang Istimewa Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (SI-MPR RI) sesegera mungkin. Yaitu, dengan maksud menyelesaikan persoalan-persoalan Negara yang dari hari ke hari semakin berbahaya bagi kelangsungan jalannya Negara Kesatuan Republik Indonesia
Adapun tujuan akhir dari SI-MPR RI itu adalah untuk menghasilkan Ketetapan-ketetapan MPR-RI yang meliputi:
1. Menyatakan berlakunya kembali Undang-Undang Dasar 1945 Asli di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia
2. Mencabut Mandat Presiden dan Wakil Presiden RI yang sekarang, masing-masing dijabat oleh Joko Widodo dan Jusuf Kalla
3. Mengangkat Penjabat Presiden Republik Indonesia yang baru, yang sekaligus menjadi Ketua Presidium Republik Indonesia dengan wewenang menyusun Pemerintah Transisi Republik Indonesia
Demikian permintaan kami, dengan harapan MPR-RI dapat memenuhinya dengan segera. Terimakasih atas segala perhatian dan kesediaannya.
Hormat saya,
Sri-Bintang Pamungkas
Gw bingung dengan sri bintang, semua presiden mau digulingkan, dari jaman suharto, habibie, mega, sby, jokowi mesti dia kali jadi pesinden ehh presiden baru puas ::doh::
Daku zaman lebaran belum pake kuda pernah wawancara nie orang. Tak kusangka tak kuduga setelah sekian lama tak terdengar suaranya malah kena tangkap ::elaugh::.
Dia diperiksa kemungkinan bukan cuma karena surat itu, tapi yang lebih jelas usaha provokasi makarnya ada di youtube.
surjadi05
03-12-2016, 11:47 AM
aduh... gw kayaknya kena faktor U, nih
liat tulisan di atas kok dobel2 ya
Wkk maklum internet lagi lambat om, faktor T ::hihi::
Konon, ini bukan ujug2 ditangkap. Tapi sudah diselidiki lama.
Ada yang bilang ini langkah cerdik jokowi, di saat siangnya demo akbar di Monas.
Paginya yg diduga makar2 ditangkapi terlebih dahulu.
Meminimalisir jika sampai terjadi rusuh.
surjadi05
03-12-2016, 12:48 PM
Iya cuma katanya mereka deklarasi pas tgl 1 desember itu ca, makanya ada bukti, di koran tetangga diheboh2 kan masalah ini, seakan2 jokowi-jk ga becus urus negara, kalo di malaysia gw ngerti buat nutupin isu soal korupsi pm nya ::doh::
kesepuluh orang yg ditangkap tsb adalah mereka-mereka yg membenci pemerintahan yg sekarang
negeri ini telah terbelah menjadi dua, antara pihak pendukung pemerintah dengan pihak pembenci pemerintah
pihak pembenci pemerintah akan melakukan segala cara baik halus maupun kasar, baik sama-samar maupun jelas, baik aji mumpung maupun super serius, baik setahap demi setahap maupun sekaligus untuk mengetahui hingga sampai tingkat mana mereka bisa mengganggu pemerintah dan para pendukung pemerintah
mereka akan menggunakan segala isu, mulai isu politik, ekonomi, lingkungan, korupsi hingga isu yg berkaitan dengan rasis dan agama pun mereka ambil semua
mereka para pembenci pemerintah tidak peduli dengan negara ini, bagi mereka selama pemerintahan yg sekarang masih berkuasa, mereka tidak peduli negara ini akan sekacau, serusak dan sehancur apapun
mbok jamu
03-12-2016, 05:33 PM
Ini serangan balik. Mau menjebloskan seseorang ke penjara? They better save their own @ss first.
Alethia
05-12-2016, 05:17 PM
masih ditahan apa udah bebas sik?
surjadi05
05-12-2016, 10:06 PM
Ga ditahan tapi banyak yg ditetapkan tersangka, sus ::ngopi::
ndableg
06-12-2016, 08:48 PM
Gw sih ga melihat mereka sbg pemberontak yg mau makar.. Gw melihatnya sbg pengacau yang ingin mengacaukan keadaan. Makarnya gw rasa mereka serahkan ke yg ahli dan berani.
Kalo makar mah musti kuat dasarnya, ideologinya, bukan cuman rasa nggak suka.
Usahanya keknya ga jauh beda dgn methode menjatuhkan gus dur waktu itu...
Gus dur karakter nya agak mirip2 ahok, mgk bisa dijatuhkan karena gayanya terlalu spontan.
Jokowi? Jokowi itu orang jawa, yg kalo taro keris itu dibelakang..
jadi seakan2 dia ga bawa senjata, cengar cengir, tau2 musuh kena serangan di jantung, oleh senjata tajam yg meliuk2.
Yah.. spt suharto lah..
ndableg
06-12-2016, 08:57 PM
Gw bingung dengan sri bintang, semua presiden mau digulingkan, dari jaman suharto, habibie, mega, sby, jokowi mesti dia kali jadi pesinden ehh presiden baru puas ::doh::
Yah kaya orang nyolong sekali, kalo berhasil, tentunya kepengen nyolong lagi, ketagihan.
Kl jadi presiden sih.. mana mampu.. Bukan spesialisnya.
Macam pembunuh bayaran, dia sudah puas dgn keahliannya.. liat tuh rumahnya gede..
surjadi05
06-12-2016, 10:39 PM
Ga tahu deh mabok gw liat sri bintang ::doh::
Baca tribun hari ini, katanya ada bukti transf ke 7 orang itu, nah lagi menyelidiki duitnya dari sapa :ngopi:
Transfer ke 7 orang siapa aja kong?
surjadi05
07-12-2016, 08:41 AM
Lupa ca tapi yg gw ingat ahmad dani kaga, sorry ::hihi::
Alethia
07-12-2016, 09:14 AM
jadi penganggu juga ada bayarannya donk ya..asyedappp..
kalau orang2 itu mau makar, kira2 pendukungnya banyak gak ?
apa mereka punya kekuatan untuk makar ?
Alethia
07-12-2016, 12:55 PM
kalau makar cuman di Jekardah dan dsb, kiranya kurang memadai gitu keknya...
harus serentak dan alasannya juga harus kesannya urgent demi keutuhan NKRI
plus, dedek2 mahasiswi harus ikut diturunin (apanya) :D
surjadi05
07-12-2016, 01:38 PM
kalau orang2 itu mau makar, kira2 pendukungnya banyak gak ?
apa mereka punya kekuatan untuk makar ?
Lah kan tujuan pertamanya buat kekacauan dulu om, memanfaatkan momentum 2 desember, sama dengan turunya pak harto dulu bikin kerusuhan kayak tahun 98, duduki gedung dpr/mpr paksa mpr buat pecat jokowi-jk :ngopi:
Tapi kalo gw liat mereka cuma diperlukan buat step 1 dulu
target 98 dan target 2 desember kan beda
sebaran lokasi masanya juga beda
surjadi05
07-12-2016, 02:55 PM
Lah mereka kan ngarepin pas bubarnya om, bukan pas "demo" nya, kayak 4 november aja pas bubar kan ada kerusuhan juga ::ngopi::
mobyokuzan
07-12-2016, 03:32 PM
jaman srg susah kalo mau bikin kudeta.
sblm hari H infonya pasti bocor duluan, skrg mau share informasi sdh ga sesusah dulu, ada yg sedikit mencurigakan aparat dan intel langsung bergerak duluan. apalagi yg berhubungan dgn menggerakan masa pasti banyak gagalnya. kalopun sampe "kejadian" efek dan dampaknya ga separah 98
surjadi05
07-12-2016, 04:06 PM
tergantung kudeta kayak apa dulu mob, kalo asal menggulingkan pemerintah bisalah, tapi kalo untuk menggantikan pemerintah baru susah,
Ingat pada peristiwa 98 yg lalu soeharto lengser bukan dikarenakan didemo ataupun rusuh, bukan pula karena gedung mpr / dpr didudukin, melainkan karena dia kesepian ditinggalkan oleh teman-temannya
Seandainya soeharto bersikap sama seperti presiden suriah sekarang, dijamin dia masih jadi presiden, tapi Indonesia hancur-hancuran
surjadi05
07-12-2016, 07:16 PM
Nah itu sangat benerr om, tapi bagi pandangan orang bahkan keluarganya sendiri dipicu aksi 98 puncaknya pencabutan mandat dari mpr, dan kita juga mesti jujur biar bagaimanapun beliau adalah orang besar, tapi "semua" meyakinin gerakan people power lah yg menjatuhkan pak harto, marcos sama satu lagi presiden filipina, dan jangan lupa pm thailand thaksin ::ngopi::
surjadi05
08-12-2016, 12:11 AM
Kronologis menurut salah satu tersangka, dugaan akan melakukan makar atau tidak, its ur call
detiknews
MENU
FokusTerpopulerPilkada DKIIndeks
Home / detikNews / Berita
Rabu 07 Dec 2016, 18:21 WIB
Tepis Tuduhan Makar, Begini Kronologi Versi Rachmawati Soekarnoputri
Kartika S Tarigan - detikNews
Tepis Tuduhan Makar, Begini Kronologi Versi Rachmawati Soekarnoputri
Yusril dan Rachmawati gelar jumpa pers/ Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Rachmawati Soekarnoputri membeberkan kronologi kegiatan dirinya hingga dikaitkan dengar tuduhan makar. Rachmawati mengatakan, aksi yang rencananya akan dia lakukan pada 2 Desember 2016 merupakan rangkaian usaha yang sudah dilakukan sejak satu tahun yang lalu.
Rachmawati mengaku sudah memulai aksinya pada bulan Desember tahun 2015. Dia menemui ketua MPR, Zulkifli Hasan untuk menyampaikan keinginannya mengembalikan Undang-undang dasar 1945 ke bentuk semula.
Berikut Kronologi seperti disampaikan Rachmawati dalam konferensi pers di kediamannya, Jalan Jati Padang Raya, Jakarta Selatan, Rabu (7/12/2016):
15 Desember 2015
Dia dan beberapa tokoh Gerakan Selamatkan NKRI, yakni Djoko Santoso, Lily Wahid, Syamsu Djalal dan Hatta Taliwang bertemu dengan ketua MPR Zulkifli Hasan.
Dalam pertemuan itu, kata Rachmawati, dia menyampaikan aspirasi agar kembali ke naskah UUD 1945 dan mewanti-wanti agar tidak melakukan amandemen kelima karena dikhawatirkan akan semakin memperlemah fungsi negara.
30 Maret 2016
Megawati Soekarno Putri berpidato dan menyatakan pemerintah perlu memberikan perhatian pada haluan negara dalam proses pembangunan. Menurut Rachma, pidato itu mengindikasikan ada rencana untuk mengamandemen UUD 1945 secara parsial.
Rachmawati mengaku kerap kali menyinggung tentang pentingnya kembali kepada UUD 1945 yang asli. Dia mengaku sering melakukan pidato di sejumlah acara dan menyoroti masalah UUD itu.
6 Oktober 2016
Dirinya menerima gelar Doktor Honoris Caausa dari Republik Rakyat Demokratik Korea. Dalam kesempatan itu dia kembali menyampaikan pidato dan menyebut peran negara yang semakin lemah di Indonesia.
30 Oktober 2016
Rachmawati mengunjungi pimpinan FPI Habib Rizieq Shihab dengan tujuan bertukar pikiran soal isu kebangsaan, termasuk penegakan hukum terhadap Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Dari pertemuan itu, Habib Rizieq mendukung upaya bela negara dengan menuntut pengembalian UUD 45 dan pancasila yang asli.
4 November 2016
Rachmawati kembali menyampaikan tuntutan pengembalian UUD 45 sebelum diamandemen. Dalam aksi yang berujung bentrok itu, Presiden Jokowi menuding adanya aktor yang menungganginya.
30 November 2016
Rachmawati kembali mengunjungi Rizieq sekitar pukul 14.00 WIB. Rachmawati melaporkan bahwa dirinya sudah menandatangani konsensus dengan Polri tentang penyelenggaraan aksi 212 di Silang Monas.
Habib Rizieq kemudian menyampaikan, Aa Gym dan Arifin Ilham akan melakukan boikot jika aksi tetap dilaksanakan di jalan. Rachmawati mempersilakan bela Islam di jalanan sementara bela negara tetap dilakukan di depan gedung MPR/DPR.
Di hari yang sama, pukul 15.30 WIB, Rachmawati kemudian melanjutkan pertemuan dengan Sri Bintang di Jalan Pegangsaan, Jakarta Pusat. Dalam kesempatan itu, Sri Bintang mengatakan sudah membentuk front people power Indonesia dengan tiga tuntutan.
"Satu kembali ke UUD 1945, dua lengserkan Jokowi-JK, tiga bentuk pemerintahan transisi," kata Rachmawati.
"Saya tidak setuju dengan poin dua dan tiga. Dan menegaskan akan menggunakan soft landing. Aksi akan berhenti di depan gedung dan meminta pimpinan ke luar. Untuk menerima aspirasi dan petisi soal UUD," sambungnya.
Usai menegaskan tujuan aksi bukan makar, Gerakan Selamatkan NKRI kemudian mengirimkan surat pemberitahuan ke Polda Metro Jaya terkait rencana aksi bela negara di depan DPR yang dimulai pukul 13.00 WIB dengan jumlah masa 20 ribu orang.
"Kami mengirimkan surat ke Polda Metro, dan menjelaskan bahwa aksi kami di luar gedung bukan di dalam. Sehari kemudian juga kami sudah jelaskan dalam konpers di Sari Pan Pasifik" katanya.
2 Desember 2016
Polisi menangkap 11 orang pada sebelum aksi super damai berlangsung di Lapangan Monas. Dari sebelas orang tersebut, polisi menetapkan delapan orang sebagai tersangka dugaan perencanaan makar,
Suaus https://m.detik.com/news/berita/d-3365540/tepis-tuduhan-makar-begini-kronologi-versi-rachmawati-soekarnoputri?_ga=1.215278942.816757949.1471465967
mobyokuzan
08-12-2016, 07:28 AM
tergantung kudeta kayak apa dulu mob, kalo asal menggulingkan pemerintah bisalah, tapi kalo untuk menggantikan pemerintah baru susah,
coba kongsur sebutin salah satu contoh kudeta yg berhasil stlh kejadian 98 ?
surjadi05
08-12-2016, 10:52 AM
err philipina, thailand, suriah, negara2 di timur tengah? ::ungg::
kalo untuk di indonesia, emang ga ada tapi coba kamu sebutkan pemberontakn yg berhasil setelah kita merdeka?
ga ada kan? ingat 98 juga ga bakal berhasil kalo pak harto ga setuju mundur, beliau masih di back up abri saat itu, kalo 1965 itu juga pki yg memberontak (minimal sebagian besar elit pki) dan gagal , pak harto juga memanfaatkan momentumnya ::bye::
---------- Post Merged at 09:52 AM ----------
err philipina, thailand, suriah, negara2 di timur tengah? ::ungg::
kalo untuk di indonesia, emang ga ada tapi coba kamu sebutkan pemberontakn yg berhasil setelah kita merdeka?
ga ada kan? ingat 98 juga ga bakal berhasil kalo pak harto ga setuju mundur, beliau masih di back up abri saat itu, kalo 1965 itu juga pki yg memberontak (minimal sebagian besar elit pki) dan gagal , pak harto juga memanfaatkan momentumnya ::bye::
pasingsingan
08-12-2016, 10:58 AM
untuk mengganti/merevisi undang-undang kan sudah ada saluran resminya?
knp harus disalurkan melauli cara-cara inskonstitusional, spt misal
- ajakan/hasutan untuk menduduki gedung MPR/DPR dng cara paksa (pengerahan masa)
- melakukan provokasi thd masa demo isu agama dng menyembunyikan tujuan sebenarnya
sangkaan pasal makar memang bukan dugaan main-main
mari kita nantikan sidang pengadilannya, sekuat apa bukti-bukti yng dimiliki oleh aparat keamanan kita
itsreza
08-12-2016, 10:59 AM
kalau presiden merasa kesepian, kasih gitar aja ;D http://image.flaticon.com/icons/png/128/133/133575.png
tuscany
08-12-2016, 12:39 PM
Ingat pada peristiwa 98 yg lalu soeharto lengser bukan dikarenakan didemo ataupun rusuh, bukan pula karena gedung mpr / dpr didudukin, melainkan karena dia kesepian ditinggalkan oleh teman-temannya
Seandainya soeharto bersikap sama seperti presiden suriah sekarang, dijamin dia masih jadi presiden, tapi Indonesia hancur-hancuran
Yep. Bukan karena people power tapi dia mundur sendiri setelah ditinggal tanpa teman. Dan spekulasinya karena dukungan luar negeri (AS) juga sudah tidak ada.
err philipina, thailand, suriah, negara2 di timur tengah? ::ungg::
kalo untuk di indonesia, emang ga ada tapi coba kamu sebutkan pemberontakn yg berhasil setelah kita merdeka?
ga ada kan? ingat 98 juga ga bakal berhasil kalo pak harto ga setuju mundur, beliau masih di back up abri saat itu, kalo 1965 itu juga pki yg memberontak (minimal sebagian besar elit pki) dan gagal , pak harto juga memanfaatkan momentumnya ::bye::
---------- Post Merged at 09:52 AM ----------
err philipina, thailand, suriah, negara2 di timur tengah? ::ungg::
kalo untuk di indonesia, emang ga ada tapi coba kamu sebutkan pemberontakn yg berhasil setelah kita merdeka?
ga ada kan? ingat 98 juga ga bakal berhasil kalo pak harto ga setuju mundur, beliau masih di back up abri saat itu, kalo 1965 itu juga pki yg memberontak (minimal sebagian besar elit pki) dan gagal , pak harto juga memanfaatkan momentumnya ::bye::
Pemberontakan di Indonesia tidak ada yang berhasil karena berhadapan dengan TNI, padahal PKI sempat punya backup tentara selevel letnan apa kapten gitu ya. Tapi di sisi lain TNI dalam memadamkan pemberontakan biasanya dituduh melanggar HAM. Ya gitu deh, harus pilih salah satu...
Bagi saya biarin dituduh melanggar HAM, pusing amat tudingan negara lain. Ketimbang pemberontak menguasai negara, belom tentu juga mereka lebih baik. Cuma kalo saya jadi sanak keluarga si pemberontak yang diperlakukan tidak adil, beda lagi kali yah narasinya. *angkat bahu
surjadi05
08-12-2016, 02:44 PM
untuk mengganti/merevisi undang-undang kan sudah ada saluran resminya?
knp harus disalurkan melauli cara-cara inskonstitusional, spt misal
- ajakan/hasutan untuk menduduki gedung MPR/DPR dng cara paksa (pengerahan masa)
- melakukan provokasi thd masa demo isu agama dng menyembunyikan tujuan sebenarnya
sangkaan pasal makar memang bukan dugaan main-main
mari kita nantikan sidang pengadilannya, sekuat apa bukti-bukti yng dimiliki oleh aparat keamanan kita
Makanya saya bilang step 1 nya buat kekacauan dulu di jakarta om, dengan harapan nanti daerah ikut2an , dan kalo plokis bener ada transf ke mereka, berarti mereka cuma "tentara bayaran" ::ngopi::
pasingsingan
08-12-2016, 03:27 PM
betul Sur
* skenario menciptakan kekacauan/kerusuhan indikasinya sudah tercermin pada aksi 411 (apapun dalihnya)
* aksi 212 rencananya dibuat lebih dahsyat lagi, untungnya kapolri melakukan persuasi melalui negosiasi tempat dan
tema aksi, sehingga patut diapresiasi
1. Salut dng berbagai upaya yng dilakukan Aparat keamanan (POLRI/TNI)
2. salut untuk presiden kita pak Jokowi yng bersedia menemui masa aksi 212
3. menurut laporan Kapolri pada kesempatan RDP dengan komisi-3 DPR-RI, biaya pengaman kedua aksi tsb 70-an M ::takmungkin::
surjadi05
08-12-2016, 05:55 PM
JAKARTA, KOMPAS.com - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, polisi terus melakukan penyidikan dalam kasus dugaan pemufakatan makar.
Argo menyebutkan, polisi telah mengantongi nama dari bukti transfer terkait rencana makar itu. Untuk menyidiki aliran dana tersebut, polisi akan menggandeng Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).
"Ada (bukti transfer). Nanti kita akan mengajak PPATK juga (untuk menyelidiki aliran dan)," ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Kamis (8/12/2016).
Argo menjelaskan, saat ini polisi tengah mengumpulkan bukti-bukti mengenai dugaan aliran dana tersebut.
Sedang kita kumpulkan (barang bukti). Sedang kita dalami karena kan banyak toh. Dia (penyandang dana) enggak ngasih langsung gitu, tidak. Kecil, kecil, kecil," ucap dia.
Sebelumnya, penyidik Polri menetapkan 11 orang sebagai tersangka. Tiga di antaranya ditahan untuk kepentingan penyidikan.
Sebanyak tujuh orang yang ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan permufakatan makar adalah Rachmawati Soekarnoputri, Kivlan Zein, Ratna Sarumpaet, Adityawarman, Eko, Alvin dan Firza Huzein.
Mereka disangka melanggar Pasal 107 jo Pasal 110 jo Pasal 87 KUHP. Ketujuh orang tersebut berencana menggelar sidang istimewa untuk menggulingkan pemerintahan yang sah. Caranya, dengan menghasut massa yang mengikuti doa bersama pada Jumat (2/12/2016).
surjadi05
15-12-2016, 12:11 PM
Merdeka.com - Polisi masih menyelidiki penyandang dana delapan tersangka dugaan aksi makar bertepatan dengan aksi damai 2 Desember lalu. Polisi memastikan dana tersebut bukan dari Partai Politik (Parpol).
Liburan natal Pergi.com bagi2 diskon Rp 100,000"Bukan (dari parpol). Masih didalami, itu ranahnya penyidik," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, di Mapolda Metro Jaya, Kamis (8/12).
Menurut Argo, kepolisian saat ini masih mengumpulkan bukti-bukti terkait dugaan aksi makar delapan tersangka tersebut. Argo mengatakan, meski kedelapan tersangka membantah melakukan makar namun kepolisian mempunyai bukti yang kuat menangkap dan menetapkan delapan orang itu melakukan makar.
"Nggak masalah, kita punya bukti video, surat pokoknya dua alat bukti," kata Argo.
Argo mengatakan, saat ini kepolisian sedang memilah-milah peran dari masing-masing tersangka terkait kasus dugaan makar tersebut. "Sedang dipilah-pilah," kata dia.
Sebelumnya, Rachmawati Soekarnoputri membantah adanya transfer sejumlah dana kepada dirinya untuk membiayai pemufakatan jahat melakukan makar. Sebelumnya, Polri terus mendalami aktor atau dalang yang ingin melakukan makar pada aksi super damai pada 2 Desember. Dalang ini disebut sebagai pihak yang ingin mendanai aksi makar tersebut.
"Transfer dana dari mana kemana? Kalau misalnya rencana demo kan sudah ada surat ke Kapolda. Lagian orang demo kan butuh logistik untuk makan dan minum," kata Rachmawati di kediamannya Jalan Jati Padang No 54A, Jakarta Selatan, Rabu (7/12).
Dia mengaku bukan tipe orang yang meminta sana sini kepada konglomerat untuk membiayai kegiatannya. Terkait adanya transfer dana dalam daftar rekeningnya dikatakan Rachmawati itu hal biasa. Sebab banyak orang yang datang padanya untuk meminta bantuan dana untuk berbagai kegiatan.
"Tadi saya sudah jawab uang Rp 300 juta cukup enggak buat makar? Uang segitu kan cuma cukup buat beli bakso dan air minum," ujar Rachmawati
akhirnya ada yg mengakui dapat duit 300 juta:ngopi:
---------- Post Merged at 11:11 AM ----------
Merdeka.com - Polisi masih menyelidiki penyandang dana delapan tersangka dugaan aksi makar bertepatan dengan aksi damai 2 Desember lalu. Polisi memastikan dana tersebut bukan dari Partai Politik (Parpol).
Liburan natal Pergi.com bagi2 diskon Rp 100,000"Bukan (dari parpol). Masih didalami, itu ranahnya penyidik," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, di Mapolda Metro Jaya, Kamis (8/12).
Menurut Argo, kepolisian saat ini masih mengumpulkan bukti-bukti terkait dugaan aksi makar delapan tersangka tersebut. Argo mengatakan, meski kedelapan tersangka membantah melakukan makar namun kepolisian mempunyai bukti yang kuat menangkap dan menetapkan delapan orang itu melakukan makar.
"Nggak masalah, kita punya bukti video, surat pokoknya dua alat bukti," kata Argo.
Argo mengatakan, saat ini kepolisian sedang memilah-milah peran dari masing-masing tersangka terkait kasus dugaan makar tersebut. "Sedang dipilah-pilah," kata dia.
Sebelumnya, Rachmawati Soekarnoputri membantah adanya transfer sejumlah dana kepada dirinya untuk membiayai pemufakatan jahat melakukan makar. Sebelumnya, Polri terus mendalami aktor atau dalang yang ingin melakukan makar pada aksi super damai pada 2 Desember. Dalang ini disebut sebagai pihak yang ingin mendanai aksi makar tersebut.
"Transfer dana dari mana kemana? Kalau misalnya rencana demo kan sudah ada surat ke Kapolda. Lagian orang demo kan butuh logistik untuk makan dan minum," kata Rachmawati di kediamannya Jalan Jati Padang No 54A, Jakarta Selatan, Rabu (7/12).
Dia mengaku bukan tipe orang yang meminta sana sini kepada konglomerat untuk membiayai kegiatannya. Terkait adanya transfer dana dalam daftar rekeningnya dikatakan Rachmawati itu hal biasa. Sebab banyak orang yang datang padanya untuk meminta bantuan dana untuk berbagai kegiatan.
"Tadi saya sudah jawab uang Rp 300 juta cukup enggak buat makar? Uang segitu kan cuma cukup buat beli bakso dan air minum," ujar Rachmawati
akhirnya ada yg mengakui dapat duit 300 juta:ngopi:
ndableg
16-12-2016, 04:10 PM
300jt transfer, biasanya cashnya yg utama. Bisa langsung dibagi2 sama anak2.
surjadi05
16-12-2016, 06:22 PM
Hooh bleg, 300 kayaknya buat si r doang deh dengan adanya ppatk sangat riskan transfer duit "gelap" 500 juta keatas :ngopi:
pasingsingan
16-12-2016, 11:13 PM
dari sisi penarikan kan bisa dilacak juga sur?
#-o
tuscany
17-12-2016, 11:44 AM
Penyandang dananya paling orang itu lagi. Dia yang tak boleh disebutkan namanya ::elaugh::
setelah sempat kabur orangnya sudah balik lagi kemari. duitnya emang gak abis2.
surjadi05
18-12-2016, 12:26 AM
dari sisi penarikan kan bisa dilacak juga sur?
#-o
Bisa om kalo udah tahu no rek nya, soalnya ada berapa puluh juta rek (terakhir denger gossip2 tetangga mendekati 100 juta) di bank2 indo, ga mungkin kan di petentingin tiap hari ::ungg::
Kalau orang macam gitu saya rasa ga secara langsung transfer deh.
Si A trasfer ke PT mana/orang lain/lembaga apa, baru dari pihak kedua ngalir ke beberapa orang.
surjadi05
18-12-2016, 07:16 AM
Iya ca, pasti tapi tetap bisa kelacak kan, bahkan tahun 2018 bisa kelacak walo dari luar negri
Powered by vBulletin® Version 4.2.5 Copyright © 2026 vBulletin Solutions Inc. All rights reserved.