View Full Version : Untuk Y.y.n
tuscany
05-05-2016, 12:23 AM
Sebenernya saya rada gimana gitu bikin trit yang horor begini. Tapi demi penghormatan terhadap korban, demi pengingat bahwa perempuan Indonesia masih banyak yang rentan akan kekerasan seksual, demi mendorong revisi KUHP agar pelaku pemerkosaan dihukum lebih berat lagi dan seberat-beratnya, maka trit ini perlu dibuat.
Opini pribadi: kombinasi konsumsi alkohol dan tontonan pornografi memang amat merusak.
surjadi05
05-05-2016, 08:24 AM
Kalo menurut faktor hukum n faktor mental orang indo aja ga bener, di eropa, aussie n amrik tiap hari orang minum alcohol n strip bar ada banyak berserakan tapi sangat jarang terjadi pemerkosaan,apalagi terhadap anak dibawah umur, harusnya ada kasus2 tertentu yg pelakunya bisa dihukum secara dewasa atau orang tua pelakunya bisa dituntut ::doh::
Kemaren2 pernah baca dikoran pemerintah jokowi ingin ada hukuman kebiri untuk kasus2 pemerkosaan yg tragis, ga tahu gimana kelanjutannya ::doh::
eitt.. jgn salah, Kong
Dari hasil gugling tentang peringkat negara dengan kasus perkosaan tertinggi, walaupun hasilnya beda2 (tergantung metode yg digunakan dlm penentuan peringkat tsb) tapi amrik hampir selalu berada di top 5 lho.
Swedia dan Inggris juga hampir sama. Negara2 eropa yg lainpun macam Jerman, Belgia dan Russia juga memiliki tingkat kasus perkosaan yg sangat tinggi.
Tapi memang banyak orang indo itu kalo habis minum suka rese ::doh::
ndugu
05-05-2016, 12:33 PM
baru2 ini ada kasus anak 11 taon yang dikidnap dan diperkosa dan dibunuh sama orang 27 taon juga di amrik.
ga pake konsumsi alkohol dan pornografi deh kayanya. malah malemnya masi sempat ngikut acara seremoni cleansing spiritual apa gitu (budaya dari tribe mereka yang native american)
surjadi05
05-05-2016, 04:34 PM
NEWS
MENU
News Regional
"Biarkan Meja dan Kursi Yn Kosong untuk Kami Ingat"
Kamis, 5 Mei 2016 | 11:31 WIB
BENGKULU, KOMPAS.com — Posisi meja dan kursi tempat belajar Yn, siswi SMP di Rejang Lebong, Bengkulu, yang tewas mengenaskan di tangan 14 pemuda, hingga kini masih terlihat kosong.
Meja dan kursi tempat belajar Yn tepat berada di dekat pintu masuk kelas I sekolah itu, atau di kiri depan.
Posisi ini cukup menggambarkan bahwa Yn merupakan siswi yang rajin dan berprestasi.
(Baca: Kepergian Yn dan Meja Belajarnya yang Selalu Basah...)
Meja dan kursi itu sudah diganti pihak sekolah karena meja dan kursi yang sering digunakan Yn, menurut teman sekelas Yn, secara aneh selalu basah setelah jasad Yn ditemukan tewas mengenaskan di dasar jurang.
Hingga kini, kursi tersebut masih terlihat kosong. Tak ada satu pun siswa yang menduduki kursi Yn tersebut.
Seorang sahabat Yn, Rm, mengatakan bahwa kursi tersebut dibiarkan kosong bukan karena siswa takut menempatinya, melainkan untuk lebih menghormati Yn.
"Biarkan posisi belajar Yn kosong agar kami ingat kalau Yn sebenarnya masih tetap bersama kami, dia kawan kami yang baik," kata Rm.
(Baca juga: Puan: Kasus Yn Jadi Momentum Terapkan Hukuman Maksimal Pelaku Kekerasan Seksual)
Lebih lanjut, Rm mengisahkan penyesalannya tak dapat mengantar pulang Yn saat kejadian itu.
Ia mengatakan, saat itu Yn bersikukuh minta diantar pulang oleh Rm mengunakan motor milik Rm.
Rm bersedia mengantar Yn. Namun, kata dia, mendadak motor milik Rm rusak sehingga tidak bisa mengantar Yn.
"Motor saya rusak, hingga saya tak bisa antar dia," kata Rm mengenang kala itu.
Setelah itu, Rm tak dapat lagi bermain dan belajar bersama Yn. "Rumah saya memang tidak searah dengan rumah Yn, berbeda arah, jadi saat itu ia pulang sendiri," kata Rm.
Sementara itu, ibunda Yn, mengatakan bahwa ketika itu sebenarnya ada guru yang akan mengantar pulang Yn. Namun, kata dia, Yn menolak tawaran ibu gurunya itu.
"Yn biasanya pulang diantar guru, kawan sekelasnya, atau saudara lelaki kembarnya Yy. Namun, hari itu ia terpaksa pulang sendiri dan melewati jalan sepi lalu dicegat 14 pemuda itu," kata ibu Yn.
---------- Post Merged at 03:34 PM ----------
eitt.. jgn salah, Kong
Dari hasil gugling tentang peringkat negara dengan kasus perkosaan tertinggi, walaupun hasilnya beda2 (tergantung metode yg digunakan dlm penentuan peringkat tsb) tapi amrik hampir selalu berada di top 5 lho.
Swedia dan Inggris juga hampir sama. Negara2 eropa yg lainpun macam Jerman, Belgia dan Russia juga memiliki tingkat kasus perkosaan yg sangat tinggi.
Tapi memang banyak orang indo itu kalo habis minum suka rese ::doh::
Pertanyaannya pentingnya apakah betul miras sama bokep penyebabnya fer ::ungg::
Kalo eropa timur gw ga tahu deh, trus ga semua korban perkosaan di indo berani melapor ke plokis fer, gw setidaknya kenal 3 orang ce di indo yg "merasa" pernah diperkosa tapi ga melapor karna takut "dipermalukan" ::doh::
ndableg
05-05-2016, 05:38 PM
Justru g bilang, bokep online itu meredam mereka2 yg punya keinginan macem2.
Coba nih di eropa, tiba2 internet padam selama berminggu2.. Ud chaos nih benua.
Termasuk semua fetish keluar dari sarangnya bak serigala2 kelaparan.
Orang memperkosa lebih karena ketidakberdayaan mereka utk mendapatkan yg mereka dambakan dgn jalan yg benar.
Ga beda sih sama korupsi ato nyolong. Cuman ledakan napsu.
ndableg
05-05-2016, 05:40 PM
jalan yg ga benar maksud gw tanpa kerja keras
Bagi orang dewasa bisa jadi konten2 porno bukan menjadi penyebab utama terjadinya tindak perkosaan. Tapi bagi anak2, remaja, atau orang yg baru beranjak dewasa gw masih percaya (walo nggak bisa membuktikan sih) kalau hal itu menjadi salah satu pemicu utama terjadinya kasus perkosaan.
Pertanyaannya pentingnya apakah betul miras sama bokep penyebabnya fer ::ungg::
Kalo eropa timur gw ga tahu deh, trus ga semua korban perkosaan di indo berani melapor ke plokis fer, gw setidaknya kenal 3 orang ce di indo yg "merasa" pernah diperkosa tapi ga melapor karna takut "dipermalukan" ::doh::
Betul Kong, Indonesia dan negara2 berkembang lain termasuk juga negara2 miskin pastinya banyak juga terjadinya kasus perkosaan. Tp maksudku kalo bilang amrik dan negara2 di eropa jarang terjadinya kasus perkosaan, aku pikir itu kurang tepat, apapun yg menjadi penyebabnya.
Kalo soal hubungan miras sama perkosaan, gw gak tau Kong. Yg gw tau banyak dr orang2 kita kalo lg minum suka rese. Banyak bukan berarti semuanya ya..
tuscany
05-05-2016, 07:05 PM
Alkohol semata ga mungkin bikin orang memperkosa orang lewat. Pasti sudah ada input sebelumnya, yg dlm hal ini saya curigai konten pornografi. Entah ya kalo ada alasan lain lagi. Tapi pornografi dan s.e.x sudah lama merambah daerah pedesaan dan terpencil.
Pengalaman pribadi pas kkn di atas gunung yg mau naik ke sana aja susah dan masih banyak toilet pinggir kali, anak2 SD kelas 4 udah tau hub s.e.x dan bahkan ada yg sudah melakukan, entah awalnya dipaksa atau gimana. Dan mereka ini polos2 aja cerita.
Itu udah berapa thn yg lalu.
surjadi05
05-05-2016, 10:12 PM
JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi menginginkan penegakan hukuman berat bagi pelaku kejahatan seksual terhadap anak. Ia juga mendukung rencana pemerintah untuk memberi hukuman kebiri bagi pelaku kejahatan itu.
Hal itu disampaikan oleh Imam terkait kasus pemerkosaan dan pembunuhan terhadap Yn (14), siswi SMP di Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu.
"Menurut saya, sudah tidak cukup hanya dihukum berat. Tapi rencana beberapa kementerian, baik itu Kementerian Perempuan dan Anak, Kementerian Sosial, bahkan ada usulan Jaksa Agung, agar ada hukuman kebiri, itu saya rasa satu opsi yang harus kita tegakkan," ujar Nahrawi di Masjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta Pusat, Kamis (5/5/2016).
Ia menyatakan bahwa penegakan hukum untuk kasus ini harus maksimal jika tak ingin lebih banyak anak menjadi korban.
Terkait adanya usulan hukuman penjara hingga 30 tahun bagi pelaku, Nahrawi menganggapnya sebagai usulan sekaligus dorongan dan kekhawatiran. Menurut dia, hukuman ringan hanya akan membuat lebih banyak korban berjatuhan.
Untuk itu, ia mengimbau kepada para orang tua agar waspada, berhati-hati, dan memastikan telah membina anak-anaknya dengan baik.
Politisi Partai Kebangkitan Bangsa itu menilai bahwa tragedi yang menimpa Yn sebagai bencana nasional yang harus menjadi peringatan bagi siapa pun.
Yn ditemukan tewas di sebuah jurang di Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, pada 4 April 2016.
Polisi telah menangkap 12 dari 14 orang yang memperkosa dan membunuh Yn. Tujuh orang di antaranya sudah dituntut 10 tahun penjara oleh jaksa penuntut umum. Mereka adalah De (18), Da (17), Fs (18), Su (18), Al (17), So (16), dan Ek (16).
Untuk lima pelaku lain, sidangnya digelar pada Rabu (4/5/2016) dengan agenda sidang pembacaan pleidoi.
Cuma 2 "ekor" yg dibawah umur, udah kebiri aja ::doh::
---------- Post Merged at 09:12 PM ----------
Bagi orang dewasa bisa jadi konten2 porno bukan menjadi penyebab utama terjadinya tindak perkosaan. Tapi bagi anak2, remaja, atau orang yg baru beranjak dewasa gw masih percaya (walo nggak bisa membuktikan sih) kalau hal itu menjadi salah satu pemicu utama terjadinya kasus perkosaan.
.
Iya ini mungkin ada benarnya, udah lama ga berpikir secara remaja fer, tapi bukannya biasa remaja nonton begituan sambil ona*i (sorry bahasanya) ::ungg::
mbok jamu
06-05-2016, 09:12 AM
Apa yang membedakan 14 orang itu dengan orang lain yang mabok dan horny tapi ndak memperkosa dan membunuh? MORAL.
Kalau seseorang memang benar-benar punya moral, mereka ndak akan menyentuh barang atau melakukan hal-hal keji yang dilarang agamanya, budayanya atau orangtuanya.
Banyak orang yang mabok, banyak orang yang horny, tapi hanya orang-orang AMORAL yang tega melakukan perbuatan bejat seperti ini. Orang-orang amoral ini ndak perlu mabok atau horny untuk berbuat jahat tapi mereka akan menyalahkan apapun - alkohol dan pornografi bahkan kemiskinan. They'll say anything as if they were the victims of this cruel world so they just had to rape and kill the girl.
Pathetic people. One bullet in each forehead. Done.
surjadi05
06-05-2016, 11:14 AM
Apa yang membedakan 14 orang itu dengan orang lain yang mabok dan horny tapi ndak memperkosa dan membunuh? MORAL.
Kalau seseorang memang benar-benar punya moral, mereka ndak akan menyentuh barang atau melakukan hal-hal keji yang dilarang agamanya, budayanya atau orangtuanya.
Banyak orang yang mabok, banyak orang yang horny, tapi hanya orang-orang AMORAL yang tega melakukan perbuatan bejat seperti ini. Orang-orang amoral ini ndak perlu mabok atau horny untuk berbuat jahat tapi mereka akan menyalahkan apapun - alkohol dan pornografi bahkan kemiskinan. They'll say anything as if they were the victims of this cruel world so they just had to rape and kill the girl.
Pathetic people. One bullet in each forehead. Done.
Said WISELY mbok, couldnt agreee more ::jempol::
ndableg
06-05-2016, 10:19 PM
Tapi kalo anak dibawah 20an memperkosa sih, gw tetep nyalahin ortu nya.
serendipity
07-05-2016, 02:26 AM
Mabok, pornography bahkan sampai libido yang tinggi sekalipun tidak bisa dijadikan alasan pembenaran untuk melampiaskan napsu secara paksa a.k.a memperkosa.
10 tahun yang lalu udah banyak anak-anak yang sering nonton b0kep dan mungkin minum miras, tapi mereka gak memperkosa. Masih mikirlah ada yang harus ditakutin oleh mereka yaitu orang tuanya.
But, denger-denger jaman dulu sekitar 20 or 30 tahun yang lalu film b0kep udah lebih merajalela dibanding sekarang yang notabendnya udah jaman digital.
Di bioskop malah bebas muter film anu gituh... yha mungkin sekarang justru jauh lebih ketat kan sensor film dan sinteron. Buktinya belahan dada aja pakai diblur-in segala, terus adegan ciuman harus dihilangin kalo disiarin di TV.
Bentuk perkosaan banyak sih, mulai dari yang super bejat kaya kasus yuyun ini, sampe kasus yang soft.
Pernah denger ada seorang cewek masuk klub terus dikasih obat yang bikin dia gak bisa gerak, terus badannya dingin.. sebelas dua belas sama orang yang udah meninggal..? Yha itu cewek lagi dikasih obat supaya bisa dipakai sama cowok.
Tapi emang di kasus yuyun ini gw menemukan banyak opini dari kalangan biasa sampai anggota DPR yang berpendapat bahwa Yuyun yang salah karna jalan sendirian.
gw heran manusia yang kaya gini masih eksis yak di dunia? ::doh::
Please lah kalo lo misalnya jalan-jalan naik motor gede macem Harley Dapitson eh Davidson itu,,, terus dirampok paksa apa iya lo mau disalahin?
Seseorang yang merampok pasti salah, gak perduli gimana kondisinya. Jangan malah nyalahin korban.
Mungkin aja semua perkosaan yang super bejat ini efek dari kemaksiatan yang tidak ada habisnya? atau efek manusia yang emang jahat?
surjadi05
07-05-2016, 04:37 AM
NEWS
MENU
News Regional
Menteri Yohana: Orangtua Pemerkosa Yn Dapat Dihukum Penjara
Kamis, 5 Mei 2016 | 17:54 WIB
BENGKULU, KOMPAS.com - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak, Yohana Yasimbe mengungkapkan orangtua pelaku pembunuhan dan pemerkosaan terhadap Yn, di Bengkulu dapat dihukum penjara.
Selain dihukum penjara tiga tahun, mereka juga dapat dikenai denda sebesar Rp 70 juta. Hal ini sesuai dengan amanat UU Perlindungan anak karena orangtua pelaku dianggap lalai dalam mendidik anak mereka.
"Orangtua pelaku dapat dikenai penjara tiga tahun dan denda Rp 70 juta sesuai dengan UU Perlindungan anak," kata Yohana saat mengunjungi rumah orangtua Yn di Bengkulu, Kamis (5/4/2016).
Meski demikian pihaknya masih melakukan kajian terhadap persoalan ini, untuk menuntut orangtua pelaku pembunuhan dan pemerkosaan yang menimpa Yn.
Yohana meminta para orangtua dapat menjaga anak-anaknya sebaik mungkin agar persitiwa serupa tidak terulang.
Sementara untuk para pelaku yang masih di bawah umur, Yohana mengatakan tidak ada hukuman seumur hidup dan hukuman mati untuk anak-anak.
Meski demikian, Yohana melanjutkan, para pelaku harus mendapatkan hukuman seberat-beratnya.
"Presiden sudah memerintahkan agar pelaku dihukum maksimal, namun untuk pelaku yang masih di bawah umur maksimal 10 tahun," kata Yohana.
Sementara itu kehadiran menteri Yohana juga diwarnai permintaan teman-teman Yn untuk menyediakan kendaraan angkutan sekolah.
Mengingat lokasi sekolah dan rumah siswa melewati daerah sepu yang didominasi kebun dan hutan.
Teman-teman Yn juga meminta sarana air bersih karena selama ini mereka mandi ke sungai yang jaraknya jauh dari rumah,serta perbaikan fasilitas jalan umum dan aliran listrik.
tuscany
07-05-2016, 04:58 AM
Kebetulan...abis baca mengenai economics of crime. Intinya orang kalo melakukan crime, apapun, karena melakukannya membuat puas atau meningkatkan rasa puas. Puas dalam sense ekonomi lho ya...
Dan salah satu faktor pendorongnya adalah identitas. Kejahatan rame2 ke korban akibat dari pembentukan identitas yg salah. Ngumpul2, minum2, akhirnya makin berani. Salah satu cara mencegah pembentukan identitas model begini adalah dengan menawarkan identitas alternatif di level komunitas.
Main musik, olah raga, membaca dll yg positif2 lah pokoknya. Dalam komunitas kampung yg miskin dan banyak eksploitasi kapital, memang kliatannya banyak pemuda nganggur. Kalo ngga segera diberdayakan, ntar bakal muncul lagi dah kasus serupa.
serendipity
07-05-2016, 12:04 PM
Coba cek http://www.ibtimes.com/bill-cosby-rape-allegations-shine-spotlight-psychology-***-offenders-1729027#_=_
But s e x is not the driving factor for most rapists, who instead seek to exert their power on others, sexual assault experts said. "Generally this has to do with issues of both power and control," Dr. Joseph J. Plaud, a clinical and forensic psychologist and executive director of Applied Behavioral Consultants in Whitinsville, Massachusetts, said in an email interview.
"Most rapists are not sexual deviates. As the feminists have rightly pointed out for decades, most rapes are not sexual, but rather violent criminal activity, where s e x (like guns, knives and other forms of physical coercion) is used as a weapon. Many rapists seek to dominate women, to control them, through acts of sexual aggression, including rape."
...
In case you don't get it, rapist don't rape because they're horny. They rape because they have the urge, the need to dominate.
Pemerkosa adalah orang-orang dengan masalah psikologis yang membuat mereka memburu dominasi yang (dirasa) gagal mereka dapatkan di keseharian.
Mereka loser dan mereka merasa butuh afirmasi, makanya mereka menindas yang mereka lihat lebih lemah, kurang lebih sama kayak bully di sekolah-sekolah.
Inilah juga yang membuat kenapa jauh lebih banyak wanita diperkosa dibandingkan pria.
Karena di lingkungan kita wanita dididik (dipaksa!) menjadi submisif, menerima, mundur, pasif.
Cowok-cowok yang melihat ini merasa mendapat opening untuk mendominasi karena minimnya resiko si cewek melawan atau mengadu.
surjadi05
07-05-2016, 12:56 PM
Benerr seren, dalam kasus yuyun ini aja ada yg menyalahkan korban kenapa jalan sendiri, apalagi kalo ada yg melapor diperkosa karna pulang dari diskotik, seakan2 "wajar" kalo wanita pulang dari diskotik, diperkosa
::doh::
tuscany
07-05-2016, 05:25 PM
https://nasional.tempo.co/read/news/2016/05/07/058769062/neuropsikolog-tak-yakin-minuman-keras-pemicu-utama-di-tragedi-yuyun
Jadi kecurigaan saya soal bokep agaknya tervalidasi. Cuma mas psikolog lbh mampu menjabarkannya.
Dan ya, di sisi lain pemerkosaan adalah bentuk dari relasi sosial yg timpang antara perempuan dan lelaki. Namun karena ini plakunya banyak, sisi identitas berpengaruh signifikan. Otherwise, cukup satu aja mabok dan rape sendirian ga perlu rame2 spy berani.
Perasaan jaman kuliah dulu kalau diceritain 'polah' temanteman pas mabok, jadinya luculucu deh.
Jadi bahan ketawaan kalau pas kita obrolin.
Tapi di era digital ini memang sih, konten parno gampang didapat.
Yang ga bisa mengendalikan hasrat jadinya seakanakan tinggal klik lalu melampiaskan hasrat.
pas ada target lewat, apalagi hasil 'rembugan' rame. udah deh dibabat habis.
itu otaknya pada ke mana ya? ga mikirin emaknya yang dulunya di antara hidup n mati saat melahirkan dia pa yak?
surjadi05
07-05-2016, 07:47 PM
Gw kebalek dengan opini "pakar" yg disebut di link tuscany, lah pakarnya yg ga pernah "menginterviu" pelaku2 nya, seakan2 bilang jerman bisa juara dunia 2014 karna bolanya bulat coba bolanya kotak belum tentu jerman jusra dunia, waktu gw smp/sma/ kuliah banyak stensilan atau majalah porno bertebaran tapi gw selama sekolah dari tk- tamat kuliah ga ada dengar sekolah gw ada yg diperkosa, kalo mau adil jangan salahkan pornografinya tapi salahkan tekhnology nya kalo tidak mau nyalahin ortu/guru para pelaku
mobyokuzan
07-05-2016, 10:03 PM
ngeri bener eui kelakuan anak jaman skrg, merkosa anak org sampe korbannya ga bernafas pula...
gw dulu juga pernah jadi bocah, berfantasi ttg s*x itu masih wajar lah, tapi kalo direalisasikan apalagi sampe merkosa anak org ini jelas diluar batas kewajaran, parah banget asli parah ::doh::
kalo bocah aja sdh kek gini, gmn ntar kalo sdh jadi dewasa !!? apa ga malah makin beringas dan agresif.
emang apa sih yg nyebabin makin merosotnya moral generasi skrg ini ?
tuscany
08-05-2016, 06:29 AM
Gw kebalek dengan opini "pakar" yg disebut di link tuscany, lah pakarnya yg ga pernah "menginterviu" pelaku2 nya, seakan2 bilang jerman bisa juara dunia 2014 karna bolanya bulat coba bolanya kotak belum tentu jerman jusra dunia, waktu gw smp/sma/ kuliah banyak stensilan atau majalah porno bertebaran tapi gw selama sekolah dari tk- tamat kuliah ga ada dengar sekolah gw ada yg diperkosa, kalo mau adil jangan salahkan pornografinya tapi salahkan tekhnology nya kalo tidak mau nyalahin ortu/guru para pelaku
Nggak pernah denger bukan berarti ngga ada. Dan lagian engkong sekolah taun berapa gitu ::elaugh::, media ga seluas sekarang coverage nya.
---------- Post Merged at 05:29 AM ----------
Oh ya, mungkin zaman engkong itu zaman kasusnya sum kuning. Sebelas dua belas, kecuali korban tidak meninggal.
surjadi05
08-05-2016, 04:16 PM
Nggak pernah denger bukan berarti ngga ada. Dan lagian engkong sekolah taun berapa gitu ::elaugh::, media ga seluas sekarang coverage nya.
---------- Post Merged at 05:29 AM ----------
Oh ya, mungkin zaman engkong itu zaman kasusnya sum kuning. Sebelas dua belas, kecuali korban tidak meninggal.
Berarti belum tentu pelakunya terpengaruh pornografi kan? Gw rasa tahun 70, stensilan belum ada ::ungg::
Menurut gw simpel aja karna pelakunya yakin bisa lolos hukuman, atau hukumannya terlalu ringab, ::ngopi::
Jahat banget tuscany tahun 70 dibilang era gw, gw kan baru 29 tahun ::nangislari::
mobyokuzan
08-05-2016, 04:42 PM
:lehuga
imo, gw kurang setuju kalo ada yg bilang kasus ini sebagian besar disebabkan pornografi, miras, teknologi, itu cuma alasan pembenaran aja krn mrk ga mau disalahkan.
coba kita ambil analogi dari peristiwa kebakaran hutan, jika sdh terjadi kebakaran masa mau nyalahin apinya, yg namanya api dari dulu sifatnya memang mudah terbakar, kalo dimanfaatkan akan berguna tapi kalo disalahgunakan dpt menimbulkan bencana, itu sama halanya dgn pornografi, miras, teknologi...pornografi utk sebagian org bisa dijadikan alat utk relaksasi dan hiburan lho, bisa juga utk edukasi, tapi kalo disalahgunakan efeknya yah bisa nyebabin tinginya tingkat pemerkosaan.
bijak bijaknya manusia aja utk memanfaatkan sesuatu agar lebih berguna, dulu almarhum Einstein sewaktu menciptakan bom atom pertama, sempat berpesan begini kan "science without religion is lame, religion without science is blind." itu dimaksudkan jika suatu saat sepeninggal dia, hasil karya ciptaanya tdk disalahgunakan oleh org org yg ga bertanggung jawab.
nah jika dikaitkan dgn kasus ini, kalo memang ingin coba coba utk nyemplung masuk ke area pornografi yg sifatnya sensitif, yah seyogyanya kudu dibarengi oleh akhlak moral yg seimbang biar ga salah arah/lepas kontrol.
surjadi05
08-05-2016, 06:24 PM
Benerr mob, gw setuju ::jempol::
Kalo mau disalahkan yah pelaku, orang tua bahkan gurunya kalo perlu
Yg herannya kalo pembunuhan orang ga pernah menyalahkan pisau, padahal FAKTA lebih 50% pembunuh di indo memakai pisau DIABAIKAN ::doh::
tuscany
08-05-2016, 08:03 PM
Ada apa dengan pisau? Bikin kecanduan kah?
Mencari penyebab dengan mencari pembenaran beda pokus atuh. Identifikasi penyebab utk upaya preventif ke depan lewat sistem. Kalo soal menyalahkan sih, siapa dan apa aja bisa disalahkan atau dijadikan pembenaran, sampe ke Tuhan pun bisa.
Masa saya segitu jahatnya Kong? ::ungg::
mbok jamu
08-05-2016, 08:51 PM
Psikolog itu, menulis ini 3 tahun yang lalu:
Why do people become aggressive and violent? Why do we put toxic into our body, e.g. smoking? Why do people take a drug?. Why do we buy something that looks interesting but in fact we do not need it at all?. Why do we spend our money unconsciously? Why can’t we hold for three minutes to read notifications of message from Facebook, Twitter, and email?. All those problems have a common thing: loosing self-control. Without self-control, life will be chaos. The ability of self-control makes human life harmonious and aids to restrain oneself from taking irreplaceable and risky behaviors, e.g. killing, corruption, drug abuse, fighting, saying bad words, buying things impulsively, and so on. Self-control in relation to various aspects of life such as Facebook and Twitter use, religion, and aggression, has become a main research interest.
http://psychology.binus.ac.id/D4640/
surjadi05
09-05-2016, 09:46 AM
Ada apa dengan pisau? Bikin kecanduan kah?
Mencari penyebab dengan mencari pembenaran beda pokus atuh. Identifikasi penyebab utk upaya preventif ke depan lewat sistem. Kalo soal menyalahkan sih, siapa dan apa aja bisa disalahkan atau dijadikan pembenaran, sampe ke Tuhan pun bisa.
Masa saya segitu jahatnya Kong? ::ungg::
Mencari penyebab untuk preventif atau meringankan kesalahan pelaku,tusc?
Kalo mencari sebab buat preventif harusnya kutipan si mbok dan statement2 si mob gw rasa udah sangat jelas, tapi kalo menyalahkan porn seakan2 si pelaku juga korban(hal yg bisa dipake lawyer di pengadilan)
Jadi bagi gw kalo bener untuk preventif, hukuman aja diperberat trus ortu pelaku juga dihukum, tapi jujur aja kalo mengatakan porn sebagai penyebab utama kesannya seakan2 membela pelaku, karna seakan2 pelaku juga korban pornografi yg belum b8sa dikontrol pemerintah
Just my stupid opinion ::maap::
surjadi05
09-05-2016, 05:48 PM
Merdeka.com - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yambise meminta untuk segera mengesahkan kembali RUU Penghapusan Kekerasan Seksual. Sebab ancaman hukuman yang ada saat ini dinilai terlalu ringan. Terlebih pada kasus yang menimpa remaja bernama Yuyun (14) yang 7 di antara pelakunya masih di bawah umur.
"UU PPA dan kekerasan seksual itu perlu direvisi kembali. Karena banyak kasus yang seperti ini tetapi hukumannya maksimal 10 tahun penjara," kata Menteri Yohana di kantor Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Jakarta Pusat, Rabu, (4/5).
Yohana mencontohkan, ada kasus serupa yang terjadi di salah satu kabupaten di Indonesia yang telah banyak memakan korban. Namun si pelaku hanya dijatuhi hukuman 15 tahun penjara.
"Ada pelaku yang telah mencabuli 50 anak-anak tapi hanya dihukum 15 tahun penjara. Korbannya anak-anak dari usia kelas 6 SD sampai kelas 3 SMP" kata Yohana.
Untuk itu kata Yohana, dalam kasus yang menimpa Yuyun, para pelakunya harus mendapat hukuman yang berat. Entah itu hukuman seumur hidup ataupun hukuman mati. Sebab nyawa seseorang yang mati sama berharganya dengan orang yang masih hidup.
"Nah ini sangat memprihatikan. Apa bedanya dengan nyawa yang masih hidup dengan yang sudah mati? Padahal sama berharganya," tutup Yohana.
tuscany
09-05-2016, 07:56 PM
Mencari penyebab untuk preventif atau meringankan kesalahan pelaku,tusc?
Kalo mencari sebab buat preventif harusnya kutipan si mbok dan statement2 si mob gw rasa udah sangat jelas, tapi kalo menyalahkan porn seakan2 si pelaku juga korban(hal yg bisa dipake lawyer di pengadilan)
Jadi bagi gw kalo bener untuk preventif, hukuman aja diperberat trus ortu pelaku juga dihukum, tapi jujur aja kalo mengatakan porn sebagai penyebab utama kesannya seakan2 membela pelaku, karna seakan2 pelaku juga korban pornografi yg belum b8sa dikontrol pemerintah
Just my stupid opinion ::maap::
Saya sih melihat ke depan. a.k.a. preventif.
Urusan mau dikurung berapa tahun para pelakunya yang sudah terjadi a.k.a retrospektif ada di kuhp toh pedomannya. Untuk urusan itu, saya pribadi setuju pelaku pemerkosa dikebiri selain hukuman penjara, tapi undang-undang belum memungkinkan. Memperberat hukuman hanya satu cara preventif, karena motif orang memperkosa bisa macem2. Pornografi hanya salah satunya, dan kebetulan apply di case ini secara langsung. Oh yeah, pelaku memang korban kecanduan pornografi. Entah ya kalo meringankan, sistem peradilan kita apa menerima.
Bagi saya jauh lebih penting untuk meminimalisir - jika tidak menghilangkan sekalian - faktor2 yang membuat orang memperkosa, termasuk pornografi. Ada banyak korban pornografi di luar sana yang harus segera diurusi sebelum berubah jadi predator. Tapi ini hanya bisa terjadi jika argumen pornografi adalah salah satu penyebab pemerkosaan diterima. Jika tidak, case closed.
Jika diterima, di bagian ini pemerintah dan civil society masih leluasa bermanuver. Soal menghukum, ya sudah jelas hukuman maksimal berapa. Paling manuver pemerintah di sisi ini merayu dpr untuk membahas undang-undang yang berkaitan secepatnya.
Menyalahkan orang atau keadaan tidak sama dengan mencari penyebab, karena setelah menyalahkan lalu selesai. Sedangkan mencari sebab adalah awal dari step preventif yang nanti diikuti dengan follow up entah apa. Just my 2 cents too.
mbok jamu
10-05-2016, 05:38 AM
Kalau pornografi diterima menjadi salah satu penyebab pemerkosaan, bagaimana dengan perempuan jalan kaki sendiri?
Kalau si korban ndak jalan kaki sendirian hari itu, ndak akan terjadi pemerkosaan. Jadi sebaiknya perempuan ndak boleh jalan sendiri, harus selalu dikawal muhrimnya - kalau ndak ada muhrimnya ya ndak usah keluar rumah, ke sekolah, dsb.
Perempuan mandi di kali juga penyebab pemerkosaan karena bisa bikin laki-laki kecanduan ngintip, bikin merangsang. Jadi sebaiknya perempuan ndak boleh mandi di kali, tayamum saja di rumah.
Perempuan cantik juga penyebab pemerkosaan karena bisa bikin laki-laki tergila-gila dan berfantasi, bikin merangsang. Jadi sebaiknya perempuan ndak boleh memperlihatkan mukanya, perempuan harus menutup seluruh tubuh dan mukanya.
Kesimpulannya, perempuan adalah motif laki-laki memperkosa; perempuan ndak boleh keluar rumah, ndak boleh jalan sendirian, ndak boleh memperlihatkan tubuh dan mukanya.
Kenyataan bahwa para pelaku sudah ndak lagi memiliki rasa kemanusiaan, moral, rasa kasihan dan penyesalan, sama sekali ndak relevant.
Well then. Neuropsykolog itu mestinya meneliti otak para pelaku itu karena hati mereka jelas sudah ndak ada.
mbok jamu
10-05-2016, 08:18 AM
Oh wait.. That's what he already did and concluded. Kesimpulannya jelas, siapa saja yang terangsang karena pornografi lalu mabok bisa memperkosa dan membunuh anak orang!
It never stops to amaze me how many these so-called experts in Indonesia look at things from their own kacamata kuda. Seperti ada kemalasan untuk berpikir lebih keras atau agenda sendiri, entah itu meloloskan UU anti-pornografi atau UU anti-LGBT. Mereka ndak segan-segan menggunakan tragedi yang paling menyedihkan sekalipun untuk kepentingan-kepentingan golongannya itu.
We don't need any expert to tell us that the mixture of porn and alcohol could be dangerous. Yang ingin mbok dengar/baca dari para ahli tersebut adalah faktor-faktor penyebab tingginya kekerasan pada para perempuan dan anak Indonesia.
Until those experts are able to acknowledge everything (every single factor) and be fairly prejudiced, maka setiap pendapat pakar laki-laki di Indonesia akan selalu biased.
Ketidakberadaan pornografi dan alcohol akan menghilangkan kejahatan seksual pada perempuan dan anak? I doubt it.
Seperti negara yang meng-claim religious, akan bermoral dan berakhlak tinggi, menghargai perempuannya, menghargai hak manusia-nya. I doubt that too.
Nggak pernah denger bukan berarti ngga ada. Dan lagian engkong sekolah taun berapa gitu ::elaugh::, media ga seluas sekarang coverage nya.
---------- Post Merged at 05:29 AM ----------
Oh ya, mungkin zaman engkong itu zaman kasusnya sum kuning. Sebelas dua belas, kecuali korban tidak meninggal.
Sum Kuning siapa lagi tuh?? ;D
Btw inget ama kolor ijo? Dia memperkosa dan menganiaya 30 wanita aja hukumannya mati loh.
Mendingan hukumannya potong aja 'itunya'. :belah2:
surjadi05
10-05-2016, 09:37 AM
Oh wait.. That's what he already did and concluded. Kesimpulannya jelas, siapa saja yang terangsang karena pornografi lalu mabok bisa memperkosa dan membunuh anak orang!
It never stops to amaze me how many these so-called experts in Indonesia look at things from their own kacamata kuda. Seperti ada kemalasan untuk berpikir lebih keras atau agenda sendiri, entah itu meloloskan UU anti-pornografi atau UU anti-LGBT. Mereka ndak segan-segan menggunakan tragedi yang paling menyedihkan sekalipun untuk kepentingan-kepentingan golongannya itu.
We don't need any expert to tell us that the mixture of porn and alcohol could be dangerous. Yang ingin mbok dengar/baca dari para ahli tersebut adalah faktor-faktor penyebab tingginya kekerasan pada para perempuan dan anak Indonesia.
Until those experts are able to acknowledge everything (every single factor) and be fairly prejudiced, maka setiap pendapat pakar laki-laki di Indonesia akan selalu biased.
Ketidakberadaan pornografi dan alcohol akan menghilangkan kejahatan seksual pada perempuan dan anak? I doubt it.
Seperti negara yang meng-claim religious, akan bermoral dan berakhlak tinggi, menghargai perempuannya, menghargai hak manusia-nya. I doubt that too.
Saya juga meliatnya begitu mbok, para "pakar" di indo menjual "ide" nya kepada golongannya atau yg bayar, gw berani bilang gitu kenapa, karna sampai sekarang gw masih playboy.com atau minum wine 1-2 gelas di malam hari, ga pernah ada terlintas kepikiran buat perkosa staff/pembantu gw, beberapa waktu yg lalu juga ada baca perempuan diperkosa 8 orang di aceh, karna "berduaan" dengan bukan muhrimnya di rumah kosong, jadi bisa diambil kesimpulan penyebab perkosaan itu gara2 ada wanita, coba ga ada wanita, ehh laki2 juga diperkosa dink, berarti kesimpulannya manusia donk, ohh crapss ::doh::
serendipity
10-05-2016, 10:20 AM
#TrenSosial: Apakah kasus perkosaan tidak berhak mendapat perhatian lebih besar ketimbang drama politik ibu kota atau kasus korupsi?
Inilah pertanyaan yang muncul di media sosial setelah sejumlah pengguna mengungkapkan kegelisahannya terkait kasus Yuyun, remaja yang tewas setelah diperkosa 14 pria di desa kecil di Bengkulu.
"Kita sudah mati rasa," kicau Kartika Jahja, aktivis dan musisi independen di Twitter. "'Oh kasus perkosaan lagi...' Oke. Lanjut. Kadang itu lebih menyakitkan dari kejahatannya sendiri."
"Banyak yang menganggap bahwa kasus pemerkosaan 'tidak lebih penting' daripada, misalnya, kasus korupsi," kata pemilik akun @csi_wulan.
Memang tidak banyak media yang menulis berita tentang Yuyun. Pun, tak banyak orang membicarakannya. Menurut data Spredfast misalnya, kata kunci Yuyun di Twitter mulai naik grafiknya pada akhir pekan lalu dengan jumlah kicauan lebih dari 1.800 kali - dipicu oleh inisiatif sejumlah pengguna untuk menggunakan tagar Nyala Untuk Yuyun sebagai wujud simpati.
Padahal, laporan tentang adanya seorang siswi SMP yang ditemukan tewas tanpa busana itu muncul pada Selasa, 5 April lalu, dalam beberapa situs berita lokal Bengkulu.
Penyelidikan yang dilakukan polisi mengungkap bahwa siswi berusia 14 tahun bernama Yuyun bin Yakin itu diperkosa oleh 14 pemuda hingga tewas. Sebanyak 12 pelaku berhasil ditangkap dan terancam hukuman hingga 15 tahun penjara.
"Para tersangka ini membunuh korban dengan cara menjatuhkan korban ke jurang dalam kondisi kedua tangan terikat setelah memperkosanya," kata Kapolres Rejang Lebong Dirmanto seperti dilaporkan harianrakyatbengkulu.com.
Menyalahkan korban
Bagi Sophia Hage, direktur kampanye kelompok penyintas kekerasan seksual Lentera Indonesia, setidaknya ada dua hal yang membuat kasus ini luput dibicarakan.
Pertama, kasus ini terjadi jauh dari ibu kota, di sebuah desa yang jauh dari paparan media massa dan jejaring sosial. "Sangat mudah orang mengatakan kejadiannya kan bukan di sini, jadi tidak ada hubungannya dengan saya," katanya kepada BBC Indonesia.
Faktor kedua adalah masih kuatnya stigma bahwa kekerasan seksual terjadi disebabkan karena kesalahan korban, bukan pelaku.
Sering dalam kasus perkosaan, misalnya, orang lebih berfokus pada apa yang dipakai korban saat itu. Lalu mengapa dia pulang malam atau mengapa orang tuanya tidak bisa mendidik anak perempuannya dengan baik, kata Sophia yang mendirikan Lentera Indonesia bersama Wulan Danoekoesoemo.
"(Karena itu) orang lebih menyalahkan korban dan sistem dukungan di sekitar korban, dari pada mempertanyakan tindakan kriminal pelaku."
Victim blaming, atau kecenderungan masyarakat menyalahkan korban kekerasan seksual inilah yang membuat banyak perempuan enggan melaporkan kekerasan yang dialaminya.
"Kasus Yuyun ini adalah cerminan. Ujung dari gunung es, karena lebih dari 75% kekerasan seksual tidak terlaporkan," katanya.
sumber http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/05/160502_trensosial_yuyun
---------- Post Merged at 09:20 AM ----------
Benerr seren, dalam kasus yuyun ini aja ada yg menyalahkan korban kenapa jalan sendiri, apalagi kalo ada yg melapor diperkosa karna pulang dari diskotik, seakan2 "wajar" kalo wanita pulang dari diskotik, diperkosa
::doh::
Gw pribadi sering jalan sendiri, dan beberapa kali digodain sama cowok-cowok gak jelas. Untung cuma satu orang.
Tapi di kasus Yuyun ini gw beneran bingung bisa ya 14 orang yang otaknya bejat semua kaya gitu?
Maksud gw, biasanya diantara 10 orang biasanya ada 1 atau 2 orang yg otak dan hatinya bener kan. ::grrr::
Cewek jalan sendirian dianggap wajar diperkosa tuh sama aja kaya pelaku perkosaan cara berpikirnya kong.
Cewek sering diperlakukan berbeda karna mereka makhluk lemah. Cowok ngerasa disini mereka kaya berhasil membuktikan kejantanannya dengan cara memperkosa di depan kawanannya.
Biasanya ini kelakuan kaum terbelakang.
Semoga kasus ini cepet diselesaikan.
BTW gw abis nonton video tentang pemerkosa yang begitu bangganya bisa memperkosa seorang cewek, bahkan dia udah dipukulin sama masyarakat pun tetep sombong dan pongah. Abis dirawat sama dokter perempuan, si pemerkosa malah nantang dokter ini dengan ngajak dokter ini ketemu berdua private sambil melihat ke arah dokter dengan muka banditnya.
Si dokter ketawa gimana caranya kamu mau membuktikan kejantanan, wong udah gak punya p3n1s...
dan......... si pemerkosa lihat p3n1snya... yaaa udah dipotong sama masyarakat.
Kedengeran lucu buat kita, tapi gw percaya ini cara yang sangat ampuh membuat si pemerkosa kapok.
Cut it bro. ::bye::
Casanova Love
10-05-2016, 10:50 AM
Pornografi bisa jadi faktor kontributor tapi bukan faktor penyebab.
Andaikan dalam 1 minggu ada 1000 remaja yg menonton film porno, berapa sih diantara mreka yg memperkosa orang?
Apakah semuanya? Apakah sampai 90%? Apakah bahkan sampai 50%?
Kayanya ngga.
Mungkin tidak sampai 10% saja.
Maka itu pornografi bukan penyebabnya.
Kl kasus tragis ini mungkin multiple factor.
Usia mreka itu morality sense-nya belum kuat, mreka itu sedang masuk dalam periode conformity.
Kl satu aja antara kawan mreka itu mesum, sisanya bisa ikut-ikutan mesum walaupun mreka individually mungkin ngga semesum itu.
Gimana kalo misalnya diantara mreka ada yg cabul, lalu mreka mabok-mabokan, liat konten porno, kmudian ada kesempatan mperkosa?
Recipe for disaster dah.
Sadly, antisipasinya kembali pada peran keluarga, at least utk anak-anak usia tsb.
surjadi05
10-05-2016, 11:50 AM
Pornografi bisa jadi faktor kontributor tapi bukan faktor penyebab.
Andaikan dalam 1 minggu ada 1000 remaja yg menonton film porno, berapa sih diantara mreka yg memperkosa orang?
Apakah semuanya? Apakah sampai 90%? Apakah bahkan sampai 50%?
Kayanya ngga.
Mungkin tidak sampai 10% saja.
Maka itu pornografi bukan penyebabnya.
Kl kasus tragis ini mungkin multiple factor.
Usia mreka itu morality sense-nya belum kuat, mreka itu sedang masuk dalam periode conformity.
Kl satu aja antara kawan mreka itu mesum, sisanya bisa ikut-ikutan mesum walaupun mreka individually mungkin ngga semesum itu.
Gimana kalo misalnya diantara mreka ada yg cabul, lalu mreka mabok-mabokan, liat konten porno, kmudian ada kesempatan mperkosa?
Recipe for disaster dah.
Sadly, antisipasinya kembali pada peran keluarga, at least utk anak-anak usia tsb.
Makanya gw juga merasa moralnya yg ga bener, minimal dalam kasus ini, yah berarti ortu juga harus diminta pertanggungjawabnya, kalo ga mau dipenjara ortu minimal hukuman masyarakat, posternya disebar dimana2, sama kayak kemaren baca di kompas pelaku bullying di sman jakarta dibuat tidak lulus, gw sangat setujuu dalam kasus2 sepwrti ini, udah saatnya ortu juga bertanggung jawab terhadap perbuatan anaknnya ::ngopi::
thin.king
10-05-2016, 11:52 AM
Kontrol atas diri sendiri yg penting.
Perkosaan ga akan terjadi kalo si pelaku masih bisa mengontrol nafsu bejatnya.
Alkohol dan pornografi bisa bikin seseorang lepas kontrol.
Sosial yang buruk juga bisa bikin orang lepas kontrol.
Cara berpakaian dan berperilaku wanita juga bisa bikin orang lepas kontrol.
Kombinasi dua atau ketiganya yg bikin kasus.
tuscany
10-05-2016, 08:17 PM
Sum Kuning siapa lagi tuh?? ;D
Btw inget ama kolor ijo? Dia memperkosa dan menganiaya 30 wanita aja hukumannya mati loh.
Mendingan hukumannya potong aja 'itunya'. :belah2:
tanya kong sur mba etca, sejaman katanya ::hihi::
#TrenSosial: Apakah kasus perkosaan tidak berhak mendapat perhatian lebih besar ketimbang drama politik ibu kota atau kasus korupsi?
Inilah pertanyaan yang muncul di media sosial setelah sejumlah pengguna mengungkapkan kegelisahannya terkait kasus Yuyun, remaja yang tewas setelah diperkosa 14 pria di desa kecil di Bengkulu.
"Kita sudah mati rasa," kicau Kartika Jahja, aktivis dan musisi independen di Twitter. "'Oh kasus perkosaan lagi...' Oke. Lanjut. Kadang itu lebih menyakitkan dari kejahatannya sendiri."
"Banyak yang menganggap bahwa kasus pemerkosaan 'tidak lebih penting' daripada, misalnya, kasus korupsi," kata pemilik akun @csi_wulan.
Memang tidak banyak media yang menulis berita tentang Yuyun. Pun, tak banyak orang membicarakannya. Menurut data Spredfast misalnya, kata kunci Yuyun di Twitter mulai naik grafiknya pada akhir pekan lalu dengan jumlah kicauan lebih dari 1.800 kali - dipicu oleh inisiatif sejumlah pengguna untuk menggunakan tagar Nyala Untuk Yuyun sebagai wujud simpati.
Padahal, laporan tentang adanya seorang siswi SMP yang ditemukan tewas tanpa busana itu muncul pada Selasa, 5 April lalu, dalam beberapa situs berita lokal Bengkulu.
Penyelidikan yang dilakukan polisi mengungkap bahwa siswi berusia 14 tahun bernama Yuyun bin Yakin itu diperkosa oleh 14 pemuda hingga tewas. Sebanyak 12 pelaku berhasil ditangkap dan terancam hukuman hingga 15 tahun penjara.
"Para tersangka ini membunuh korban dengan cara menjatuhkan korban ke jurang dalam kondisi kedua tangan terikat setelah memperkosanya," kata Kapolres Rejang Lebong Dirmanto seperti dilaporkan harianrakyatbengkulu.com.
Menyalahkan korban
Bagi Sophia Hage, direktur kampanye kelompok penyintas kekerasan seksual Lentera Indonesia, setidaknya ada dua hal yang membuat kasus ini luput dibicarakan.
Pertama, kasus ini terjadi jauh dari ibu kota, di sebuah desa yang jauh dari paparan media massa dan jejaring sosial. "Sangat mudah orang mengatakan kejadiannya kan bukan di sini, jadi tidak ada hubungannya dengan saya," katanya kepada BBC Indonesia.
Faktor kedua adalah masih kuatnya stigma bahwa kekerasan seksual terjadi disebabkan karena kesalahan korban, bukan pelaku.
Sering dalam kasus perkosaan, misalnya, orang lebih berfokus pada apa yang dipakai korban saat itu. Lalu mengapa dia pulang malam atau mengapa orang tuanya tidak bisa mendidik anak perempuannya dengan baik, kata Sophia yang mendirikan Lentera Indonesia bersama Wulan Danoekoesoemo.
"(Karena itu) orang lebih menyalahkan korban dan sistem dukungan di sekitar korban, dari pada mempertanyakan tindakan kriminal pelaku."
Victim blaming, atau kecenderungan masyarakat menyalahkan korban kekerasan seksual inilah yang membuat banyak perempuan enggan melaporkan kekerasan yang dialaminya.
"Kasus Yuyun ini adalah cerminan. Ujung dari gunung es, karena lebih dari 75% kekerasan seksual tidak terlaporkan," katanya.
sumber http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/05/160502_trensosial_yuyun
---------- Post Merged at 09:20 AM ----------
Gw pribadi sering jalan sendiri, dan beberapa kali digodain sama cowok-cowok gak jelas. Untung cuma satu orang.
Tapi di kasus Yuyun ini gw beneran bingung bisa ya 14 orang yang otaknya bejat semua kaya gitu?
Maksud gw, biasanya diantara 10 orang biasanya ada 1 atau 2 orang yg otak dan hatinya bener kan. ::grrr::
Cewek jalan sendirian dianggap wajar diperkosa tuh sama aja kaya pelaku perkosaan cara berpikirnya kong.
Cewek sering diperlakukan berbeda karna mereka makhluk lemah. Cowok ngerasa disini mereka kaya berhasil membuktikan kejantanannya dengan cara memperkosa di depan kawanannya.
Biasanya ini kelakuan kaum terbelakang.
Semoga kasus ini cepet diselesaikan.
BTW gw abis nonton video tentang pemerkosa yang begitu bangganya bisa memperkosa seorang cewek, bahkan dia udah dipukulin sama masyarakat pun tetep sombong dan pongah. Abis dirawat sama dokter perempuan, si pemerkosa malah nantang dokter ini dengan ngajak dokter ini ketemu berdua private sambil melihat ke arah dokter dengan muka banditnya.
Si dokter ketawa gimana caranya kamu mau membuktikan kejantanan, wong udah gak punya p3n1s...
dan......... si pemerkosa lihat p3n1snya... yaaa udah dipotong sama masyarakat.
Kedengeran lucu buat kita, tapi gw percaya ini cara yang sangat ampuh membuat si pemerkosa kapok.
Cut it bro. ::bye::
Perkosaan ga ada kalo ga ada lelaki, katanya. Atau lelaki ga ada tititnya.
Pornografi bisa jadi faktor kontributor tapi bukan faktor penyebab.
Andaikan dalam 1 minggu ada 1000 remaja yg menonton film porno, berapa sih diantara mreka yg memperkosa orang?
Apakah semuanya? Apakah sampai 90%? Apakah bahkan sampai 50%?
Kayanya ngga.
Mungkin tidak sampai 10% saja.
Maka itu pornografi bukan penyebabnya.
Kl kasus tragis ini mungkin multiple factor.
Usia mreka itu morality sense-nya belum kuat, mreka itu sedang masuk dalam periode conformity.
Kl satu aja antara kawan mreka itu mesum, sisanya bisa ikut-ikutan mesum walaupun mreka individually mungkin ngga semesum itu.
Gimana kalo misalnya diantara mreka ada yg cabul, lalu mreka mabok-mabokan, liat konten porno, kmudian ada kesempatan mperkosa?
Recipe for disaster dah.
Sadly, antisipasinya kembali pada peran keluarga, at least utk anak-anak usia tsb.
Kontributor sama penyebab bedanya apa tuh. dan jangan pake kayanya aja, selama masi dirasa2 subyektif banget, tapi kok udah berani ambil kesimpulan.
Makanya gw juga merasa moralnya yg ga bener, minimal dalam kasus ini, yah berarti ortu juga harus diminta pertanggungjawabnya, kalo ga mau dipenjara ortu minimal hukuman masyarakat, posternya disebar dimana2, sama kayak kemaren baca di kompas pelaku bullying di sman jakarta dibuat tidak lulus, gw sangat setujuu dalam kasus2 sepwrti ini, udah saatnya ortu juga bertanggung jawab terhadap perbuatan anaknnya ::ngopi::
Ya itu yang saya maksud dengan gimana pemerintah dan mayarakat sipil bermanuver. Selain ancaman kurungan ada juga ancaman sosial. Semua masih sebatas wacana sampai saat ini toh, untuk menghukum ortu.
Kontrol atas diri sendiri yg penting.
Perkosaan ga akan terjadi kalo si pelaku masih bisa mengontrol nafsu bejatnya.
Alkohol dan pornografi bisa bikin seseorang lepas kontrol.
Sosial yang buruk juga bisa bikin orang lepas kontrol.
Cara berpakaian dan berperilaku wanita juga bisa bikin orang lepas kontrol.
Kombinasi dua atau ketiganya yg bikin kasus.
Kecanduan terutama yang menyebabkan orang sulit mengontrol diri. Alkohol juga dapat menyebabkan orang kehilangan kontrol diri. Kalo pake kasus sendiri a.k.a. saya nggak gitu kok dll, ya itu case spesifik dan tidak dapat digeneralisasi.
Kecanduan (addiction) adalah kebutuhan yang kompulsif untuk menggunakan suatu zat pembentuk kebiasaan, atau dorongan tak tertahankan untuk terlibat dalam perilaku tertentu. Dua fitur penting dari kecanduan adalah toleransi, meningkatnya kebutuhan zat yang lebih banyak untuk mendapatkan efek yang sama, dan penarikan (withdrawal), gejala tidak menyenangkan yang timbul ketika seorang pecandu dicegah untuk menggunakan zat tersebut.
Hasil browsing paper psikologi:
Hasilnya menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara kontrol diri dengan perilaku minum -minuman keras pada remaja laki-laki (r = -0.279; p = 0.025, p < 0.05). Tingkat kontrol diri subjek memberikan sumbangan sebesar 7,8% (r² = 0,078) terhadap perilaku minum-minuman keras.
http://psychology.uii.ac.id/images/stories/jadwal_kuliah/naskah-publikasi-04320092.pdf
Engkong sur umur berapa tadi?
surjadi05
10-05-2016, 08:42 PM
tanya kong sur mba etca, sejaman katanya ::hihi::
Perkosaan ga ada kalo ga ada lelaki, katanya. Atau lelaki ga ada tititnya.
Kontributor sama penyebab bedanya apa tuh. dan jangan pake kayanya aja, selama masi dirasa2 subyektif banget, tapi kok udah berani ambil kesimpulan.
Ya itu yang saya maksud dengan gimana pemerintah dan mayarakat sipil bermanuver. Selain ancaman kurungan ada juga ancaman sosial. Semua masih sebatas wacana sampai saat ini toh, untuk menghukum ortu.
Kecanduan terutama yang menyebabkan orang sulit mengontrol diri. Alkohol juga dapat menyebabkan orang kehilangan kontrol diri. Kalo pake kasus sendiri a.k.a. saya nggak gitu kok dll, ya itu case spesifik dan tidak dapat digeneralisasi.
Kecanduan (addiction) adalah kebutuhan yang kompulsif untuk menggunakan suatu zat pembentuk kebiasaan, atau dorongan tak tertahankan untuk terlibat dalam perilaku tertentu. Dua fitur penting dari kecanduan adalah toleransi, meningkatnya kebutuhan zat yang lebih banyak untuk mendapatkan efek yang sama, dan penarikan (withdrawal), gejala tidak menyenangkan yang timbul ketika seorang pecandu dicegah untuk menggunakan zat tersebut.
Hasil browsing paper psikologi:
Hasilnya menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara kontrol diri dengan perilaku minum -minuman keras pada remaja laki-laki (r = -0.279; p = 0.025, p < 0.05). Tingkat kontrol diri subjek memberikan sumbangan sebesar 7,8% (r² = 0,078) terhadap perilaku minum-minuman keras.
http://psychology.uii.ac.id/images/stories/jadwal_kuliah/naskah-publikasi-04320092.pdf
Engkong sur umur berapa tadi?
Ok miras gw ga menyangkal benar sangat berpengaruh tapi biasanya bukan untuk memperkosaan lebih terhadap kontrol diri, dan yah kalo orang "alim" pun kalo udah terkena miras dan dipanas2in untul memperkosa mungkin bisa tapi porn?
Hasil survey pribadi (ga pake kelompok2 atau katalis apapun n yah sangat subyektif)
Biasanya temen2 sma/kuliagh gw yg suka porn malah ga pernah "jajan", dan yg suka jajan malah sangat jarang nonton porn (dalam hal ini keuangannya setara ya) ::ngopi::
Btw untuk pidana ortu yg anaknya dibawah umur melakukan tindak podana (membunuh n memperkosa) idah diatur dalam kuhp kok kalo ga salah hukuman max 3 tahun dan/atau denda berapa puluh juta
Sorry kemaren ambil SH cuma buat sidang pajak, jadi banyak madolnya ::hihi::
Btw tusc umur gw baru 29 jadi belum ada waktu kasus sum kuning ::hihi::
mbok jamu
11-05-2016, 05:15 AM
Saya juga meliatnya begitu mbok, para "pakar" di indo menjual "ide" nya kepada golongannya atau yg bayar, gw berani bilang gitu kenapa, karna sampai sekarang gw masih playboy.com atau minum wine 1-2 gelas di malam hari, ga pernah ada terlintas kepikiran buat perkosa staff/pembantu gw, beberapa waktu yg lalu juga ada baca perempuan diperkosa 8 orang di aceh, karna "berduaan" dengan bukan muhrimnya di rumah kosong, jadi bisa diambil kesimpulan penyebab perkosaan itu gara2 ada wanita, coba ga ada wanita, ehh laki2 juga diperkosa dink, berarti kesimpulannya manusia donk, ohh crapss ::doh::
Manusianya?? :kaget2:
Ohhh.. Ndak mungkin, Kong. Anak perempuan malang itu dipukuli dan diperkosa berkali-kali sampai mati sebabnya bukan karena manusia tapi ALIENS!
Ndak mungkin manusia bisa sebejat itu, ndak mungkin moral manusia bisa serendah itu, pasti ini perbuatan makhluk angkasa luar!
Para pelaku itu pasti dicekoki aliens dengan tuak, dipaksa aliens nonton film porno, diperintah aliens untuk memperkosa dan membunuh korban.
Manusia mah ndak pernah salah, apalagi 14 orang itu, bener-bener itu mah innocent! Mereka itu cuma korban, Kong. Korban aliens!
mbok jamu
11-05-2016, 09:02 AM
Kecanduan terutama yang menyebabkan orang sulit mengontrol diri. Alkohol juga dapat menyebabkan orang kehilangan kontrol diri. Kalo pake kasus sendiri a.k.a. saya nggak gitu kok dll, ya itu case spesifik dan tidak dapat digeneralisasi.
Kecanduan (addiction) adalah kebutuhan yang kompulsif untuk menggunakan suatu zat pembentuk kebiasaan, atau dorongan tak tertahankan untuk terlibat dalam perilaku tertentu. Dua fitur penting dari kecanduan adalah toleransi, meningkatnya kebutuhan zat yang lebih banyak untuk mendapatkan efek yang sama, dan penarikan (withdrawal), gejala tidak menyenangkan yang timbul ketika seorang pecandu dicegah untuk menggunakan zat tersebut.
Hasil browsing paper psikologi:
Hasilnya menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara kontrol diri dengan perilaku minum -minuman keras pada remaja laki-laki (r = -0.279; p = 0.025, p < 0.05). Tingkat kontrol diri subjek memberikan sumbangan sebesar 7,8% (r² = 0,078) terhadap perilaku minum-minuman keras.
http://psychology.uii.ac.id/images/stories/jadwal_kuliah/naskah-publikasi-04320092.pdf
Sebentar, mba Tus
Kalau kasus per individu tidak dapat digeneralisasi, maka kasus umum juga tidak dapat dispesialisasi.
Apakah paper psikologi itu juga meneliti kontrol diri remaja laki-laki dengan tuak kampung atau buatan sendiri?
Specifically in this case, berapa banyak sebenarnya jumlah alkohol yang dikonsumsi para pelaku itu? Berapa abv tuak yang mereka minum?
Apakah semua pelaku itu memiliki batas toleransi alkohol yang sama atau berbeda? Alkohol bersifat depressant, bisa menurunkan fungsi seksual.
Apakah alkohol yang membuat mereka memperkosa dan membunuh? Atau justru sebaliknya, mereka minum cukup untuk memperkosa dan membunuh lalu menyalahkan pengaruh alkohol?
surjadi05
11-05-2016, 09:09 AM
JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa kejahatan seksual terhadap anak merupakan kejahatan luar biasa.
Pemerintah juga akan segera menerapkan pemberatan sanksi/hukuman bagi predator anak.
Ada dua pemberatan hukuman yang akan diterapkan. Pertama, penegak hukum tidak hanya akan mengenakan pasal pada Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak bagi pelaku, namun juga akan melapisinya dengan KUHP.
"Kalau selama ini banyak menggunakan pasal-pasal pada UU Perlindungan Anak di mana ancaman hukumannya hanya 10 tahun, kami akan mengaitkannya juga dengan UU lain yakni KUHP," ujar Jaksa Agung Muhammad Prasetyo, di Istana, Selasa (10/5/2016).
Misalnya, jelas Prasetyo, bagi pelaku yang melakukan pemerkosaan dan pembunuhan, maka pasal yang dikenakan bukan hanya pasal pada UU Perlindungan Anak, melainkan Pasal 170 KUHP tentang penganiayaan hingga menyebabkan hilangnya nyawa.
Selain itu, Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan biasa atau Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana.
Hukuman pasal-pasal itu, yakni mulai dari 20 tahun hingga hukuman penjara seumur hidup.
Dengan demikian, ganjaran hukuman bagi pelaku adalah kumulatif dari tindak pidana yang dilakukan.
Kedua, ada hukuman tambahan yakni hukuman kebiri dan menyebarluaskan keputusan hakim tentang perkara kejahatan seksual terhadap anak-anak kepada khalayak.
"Selain kebiri, kami juga akan mengusulkan agar keputusan hakim (tentang perkara kejahatan seksual) diumumkan secara luas di hadapan masyarakat sehingga akan membuat malu para pelaku kejahatan seksual. Ini baru wacana dan gagasan saja ya," ujar Prasetyo.
Rehabilitasi bagi pelaku di bawah umur
Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani mengatakan, pemberatan hukuman tersebut akan diakomodir melalui peraturan pemerintah pengganti undang-undang.
Saat ini, Perppu itu masih dibahas di tingkat kementerian koordinator dan dalam waktu dekat akan diserahkan kepada Presiden untuk diputuskan.
Puan menambahkan, selain memperberat hukuman dan memublikasikan terdakwa kejahatan seksual, Perppu juga mengatur adanya perlakuan khusus bagi pelaku yang masih di bawah umur.
Mereka tidak hanya dikenakan hukuman penjara, melainkan juga hukuman berupa rehabilitasi psikologis.
"Pelaku akan diberikan rehab dengan maksud tidak mengulangi hal itu kembali dan kembali ke jalan yang benar," ujar Puan di Istana, Selasa.
Menurut Puan, rehabilitasi psikologis kepada pelaku kejahatan seksual di bawah umur juga merupakan implikasi dari asas perlindungan anak yang tercantum dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2012 tentang Perlindungan Anak.
Kepala Polri Jenderal Badrodin Haiti mengatakan, kebijakan pemberatan hukuman itu dapat langsung diterapkan penegak hukum setelah diumumkan oleh Presiden Jokowi.
Menurut dia, tidak sulit menerapkan kebijakan itu.
"Kalau ada petunjuk dari jaksa harus begitu (berlakukan hukuman kumulatif), pasti akan dilengkapi polisi. Tapi kalau yang berkasnya sudah dinyatakan lengkap, ya pakai yang sudah digunakan saja," ujar Badrodin.
Penulis: Fabian Januarius Kuwado
Its about time, mr president ::hohoho::
Casanova Love
11-05-2016, 10:19 AM
tuscany,
Faktor penyebab itu kausalitas,
Faktor kontributor itu korelasi.
mobyokuzan
11-05-2016, 01:18 PM
wah dampaknya ikut ngerasain juga nih.
mungkin krn kasus ini, skrg KPAI ikut2an blokir beberapa game yg kata mrk mengandung unsur kekerasan dan pornografi.
sebagai pemain GTA online gw sangat kecewa dgn adanya peraturan baru ini.
jelas2 di gamenya ada rating umur utk pemain, tapi knp pemerintah malah menyamaratakan semua pemain sbg anak anak dibawah umur ::doh:: rese' bener
https://gotgame.com/wp-content/uploads/2011/11/Esrb_ratings.png
sumber : https://jalantikus.com/gadgets/15-game-diblokir-pemerintah/
surjadi05
11-05-2016, 02:51 PM
^^^
Karna faktanya banyak anak yg masih bisa maen game, beli miras, bahkan nyewa prostitute di indo mob, karna ortunya terlalu bodoh eh sibuk buat ngurus anaknya ::doh::
mobyokuzan
11-05-2016, 03:37 PM
film fim dibioskop itu juga ada sistem ratingnya lho kong (semua umur-dewasa) tapi kok ga yah diblokir, harusnya deadpool kapan hari kena juga tuh tapi nyatanya lolos2 aja dan skrg game yg jadi kesukaan gw kena imbas.
KPAI pilih kasih kalo gini mah, pdhl kalo lagi badmood/suntuk pelarian gw biasanya ke game, mrk seakan akan menghalangi kesenangan org lain yg seharusnya masih bisa jadi hak gw ::grrr::
surjadi05
11-05-2016, 08:46 PM
Gaklah kalo dibioskop kan sangat jarang anak yg nonton ga ditemanin bonyoknya, lagian kan biasanya diawasi oleh petugas penyobek karcisnya mob, gw pernah meliat petugas melarang anak umur 12-13 tahun, masuk ketika nonton film sabotagenya arnold
ga semuanya kong surjadi05
kemaren pas Deadpool si mbak nya nyerah waktu dimarahin ama ortu karena ngelarang anaknya buat nonton
alasan si ortu " saya bisa jaga anak saya sendiri"
yea rite ;D
anw, soal pemerkosaan, saya setuju kata simbok mbok jamu dan @myobokuzan
drugs, alcohol, porn IMHO itu hanya drive saja
tapi bukan berarti dibolehin juga ;D
karena sebagus2nya iman seseorang, klo di bombardir terus, akhirnya ya corrupt juga
solusi secara umum ?
i dunno....
but for a start....
yg gw pahami adalah, anak itu tidak bisa dibiarin sendiri menjalani hidup
ortu sekarang harus bberperan sebagai teman
and make home a safe haven for them
mobyokuzan
11-05-2016, 10:00 PM
Gaklah kalo dibioskop kan sangat jarang anak yg nonton ga ditemanin bonyoknya, lagian kan biasanya diawasi oleh petugas penyobek karcisnya mob, gw pernah meliat petugas melarang anak umur 12-13 tahun, masuk ketika nonton film sabotagenya arnold
sebenarnya tujuan mrk itu baik kong, utk meminimalisir efek kekerasan dan pornografi yg disebabkan game, tapi solusinya itu lho.
kalo mau bijak sebenarnya bisa ambil jalan tengah, apa ga ada cara lain apa selain blokir game.
spongebob distop
dragonball distop
naruto distop
acara tv diblur
dan skrg game diblokir
maunya apa ini pemerintah ::doh::
gw masih di indo kan bukan dikorut ?
kalo gini caranya lama lama internet bisa kena blokir juga, dan kita yg diindo ga bisa ngakses km lagi seperti skrg, apa kalian mau seperti itu ? ::arg!::
surjadi05
12-05-2016, 01:07 AM
ga semuanya kong surjadi05
kemaren pas Deadpool si mbak nya nyerah waktu dimarahin ama ortu karena ngelarang anaknya buat nonton
alasan si ortu " saya bisa jaga anak saya sendiri"
yea rite ;D
anw, soal pemerkosaan, saya setuju kata simbok mbok jamu dan @myobokuzan
drugs, alcohol, porn IMHO itu hanya drive saja
tapi bukan berarti dibolehin juga ;D
karena sebagus2nya iman seseorang, klo di bombardir terus, akhirnya ya corrupt juga
solusi secara umum ?
i dunno....
but for a start....
yg gw pahami adalah, anak itu tidak bisa dibiarin sendiri menjalani hidup
ortu sekarang harus bberperan sebagai teman
and make home a safe haven for them
Lahh pointnya utamanya justru ortu om tsu
Makanya ortu juga harus dihukum
::ungg::
mbok jamu
12-05-2016, 11:09 AM
Jaman dulu, anakku tanggungjawabku.
Jaman sekarang, anakku tanggungjawab nenek-kakeknya, babysitter-nya, gurunya, lingkungannya, negaranya, everbody else's but the parents'. Tanggungjawab orangtua: mencari uang.
Akhlak si anak? Agama, dari Tuhan. Moral si anak? Sekolah, dari guru. Sopan santun? Kebaikan? Budi pekerti? Oh com'on, that's not fair. Kami para orangtua kan sudah capek mencari uang!
They become the untouchable, Godsend, the chosen ones, making no mistake. Dare to criticise them, you're dead.
Then a kid died, murdered by others.
"It got to be that darn alcohol, those porn sites or violent video games driving them crazy!"
"So you know those things are driving them crazy?"
"O com'on man, that's not fair. Kami orangtua sudah capek mencari uang!"
surjadi05
12-05-2016, 01:57 PM
Baca koran lokal hari presiden bakal keluarin perpu kebiri/tanam chips sama publikasi besar2an
::hohoho::
tuscany
12-05-2016, 07:45 PM
Ok miras gw ga menyangkal benar sangat berpengaruh tapi biasanya bukan untuk memperkosaan lebih terhadap kontrol diri, dan yah kalo orang "alim" pun kalo udah terkena miras dan dipanas2in untul memperkosa mungkin bisa tapi porn?
Hasil survey pribadi (ga pake kelompok2 atau katalis apapun n yah sangat subyektif)
Biasanya temen2 sma/kuliagh gw yg suka porn malah ga pernah "jajan", dan yg suka jajan malah sangat jarang nonton porn (dalam hal ini keuangannya setara ya) ::ngopi::
Btw untuk pidana ortu yg anaknya dibawah umur melakukan tindak podana (membunuh n memperkosa) idah diatur dalam kuhp kok kalo ga salah hukuman max 3 tahun dan/atau denda berapa puluh juta
Sorry kemaren ambil SH cuma buat sidang pajak, jadi banyak madolnya ::hihi::
Btw tusc umur gw baru 29 jadi belum ada waktu kasus sum kuning ::hihi::
Lha kan disebutkan di atas miras menyebabkan orang dapat kehilangan kontrol diri.
Tuh...uda ada hukuman untuk ortu. Tapi apa pernah diterapkan? Rasanya ga pernah dengar.
Sebentar, mba Tus
Kalau kasus per individu tidak dapat digeneralisasi, maka kasus umum juga tidak dapat dispesialisasi.
Apakah paper psikologi itu juga meneliti kontrol diri remaja laki-laki dengan tuak kampung atau buatan sendiri?
Specifically in this case, berapa banyak sebenarnya jumlah alkohol yang dikonsumsi para pelaku itu? Berapa abv tuak yang mereka minum?
Apakah semua pelaku itu memiliki batas toleransi alkohol yang sama atau berbeda? Alkohol bersifat depressant, bisa menurunkan fungsi seksual.
Apakah alkohol yang membuat mereka memperkosa dan membunuh? Atau justru sebaliknya, mereka minum cukup untuk memperkosa dan membunuh lalu menyalahkan pengaruh alkohol?
Semua itu bisa diliat di papernya, mereka meneliti sample remaja lelaki yang seperti apa. Paper yang saya bahas sampe ke kontrol diri aja lho mbok, bukan sampek perkosaan penelitiannya.
Soal umum ke khusus memang ga ada, biasanya umum digeneralisasi ke yang lebih umum lagi. Misalnya kalo sampel penelitian adalah remaja lelaki usia 14-20 tahun, maka generalisasinya jadi semua remaja lelaki usia segitu di kesimpulannya. Namun secara teknis lebih rumit lagi aslinya karena pake asumsi, ada variabel kontrol dll yang tidak disampaikan di kesimpulan, melainkan di isi paper.
Generalisasi sendiri biasanya berbahaya utk pengambilan kesimpulan, kecuali dilakukan secara ilmiah. Paper ilmiah pun bisa hasilnya beda untuk sampel yang sama dan itu biasa, sampai ditemukan konsensus. Yang pasti, paper ilmiah gak bisa sombong2 bilang kesimpulannya seratus persen benar. Biasanya mereka nyebut tingkat kesalahan sekian persen untuk memberi gambaran toleransi kesalahan yang mungkin dilakukan.
Makanya saya pribadi ga bisa pegang kasus individu digeneralisasi ke umum. Entah ya kalo yang lain.
tuscany,
Faktor penyebab itu kausalitas,
Faktor kontributor itu korelasi.
menurut kbbi:
kontribusi/kon·tri·bu·si/ n 1 uang iuran (kepada perkumpulan dan sebagainya); 2 sumbangan
meurut sumber lain:
Pengertiandefinisi.com – Bagi masyarakat awam mungkin kurang begitu memahami apa pengertian kontribusi secara teoritis. Masyarakat awam mengartikan kontribusi sebagai sumbangsih atau peran, atau keikutsertaan seseorang dalam suatu kegiatan tertentu.
Definisi kontribusi menurut kamus ilmiah karangan Dany H, mengartikan kontribusi sebagai sokongan berupa uang atau sokongan malah dalam pengertian tersebut mengartikan kontribusi ke dalam ruang lingkup yang jauh lebih sempit lagi yaitu kontribusi sebagai bentuk bantuan yang dikeluarkan oleh individu atau kelompok dalam bentuk uang saja atau sokongan dana.
...
Jadi pengertian dari kontribusi sendiri ialah tidak terbatas pada pemberian bantuan berupa uang saja, melainkan bantuan dalam bentuk lain seperti bantuan tenaga, bantuan pemikiran, bantuan materi, dan segala macam bentuk bantuan yang kiranya dapat membantu suksesnya kegiatan yang telah direncanakan sebelumnya untuk mencapai tujuan bersama. Itulah sedikit pengertian kontribusi beserta konsep-konsep yang menyertainya. Istilah kontribusi ini kerap kali dikaitkan dengan kajian ilmu manajemen. Kontribusi kerap kali dijadikan variabel bebas (variabel x) yang mempengaruhi variabel tergantung atau variabel terikat (variabel Y). Demikian pembahasan dalam artikel kali ini, semoga bermanfaat.
===
So, bagian mananya yang membuat kontribusi menjadi korelasi?
film fim dibioskop itu juga ada sistem ratingnya lho kong (semua umur-dewasa) tapi kok ga yah diblokir, harusnya deadpool kapan hari kena juga tuh tapi nyatanya lolos2 aja dan skrg game yg jadi kesukaan gw kena imbas.
KPAI pilih kasih kalo gini mah, pdhl kalo lagi badmood/suntuk pelarian gw biasanya ke game, mrk seakan akan menghalangi kesenangan org lain yg seharusnya masih bisa jadi hak gw ::grrr::
Game apa sih? Game porno ya kok sampe diban.
---------- Post Merged at 06:43 PM ----------
Lahh pointnya utamanya justru ortu om tsu
Makanya ortu juga harus dihukum
::ungg::
sebenarnya tujuan mrk itu baik kong, utk meminimalisir efek kekerasan dan pornografi yg disebabkan game, tapi solusinya itu lho.
kalo mau bijak sebenarnya bisa ambil jalan tengah, apa ga ada cara lain apa selain blokir game.
spongebob distop
dragonball distop
naruto distop
acara tv diblur
dan skrg game diblokir
maunya apa ini pemerintah ::doh::
gw masih di indo kan bukan dikorut ?
kalo gini caranya lama lama internet bisa kena blokir juga, dan kita yg diindo ga bisa ngakses km lagi seperti skrg, apa kalian mau seperti itu ? ::arg!::
Lha solusi dari kamu apa misalnya. Jalan tengah tuh yang kek gimana prakteknya.
---------- Post Merged at 06:45 PM ----------
Btw, kalo pelaku ga punya ortu terus yang salah dan mestinya dihukum siapa dong? Ibu panti asuhan? Paman bibi kakek nenek? Atau negara?
mobyokuzan
13-05-2016, 10:19 AM
Game apa sih? Game porno ya kok sampe diban.
knp org awam termindset bahwa yg diblokir itu selalu dikait kaitkan dgn pornografi yah, pdhl ga semua game yg diblokir itu berisi kontent porno lho, bisa juga krn kekerasan ga wajar, kata kata kasar/ga pantas didalam gamenya.
kalo mau tau list game apa aja yg diblokir buka aja link yg gw kasih dipost sebelumnya, kalo ga salah ada 15 judul dan beberapa diantaranya adalah game online.
Lha solusi dari kamu apa misalnya. Jalan tengah tuh yang kek gimana prakteknya.
license.
gw coba buat analogi lagi biar lu paham.
hanya krn disinyalir dpt menyebabkan naiknya prosentase kecelakaan disepanjang jalan, apa lantas pemerintah memblokir semua penggunaan mobil dan sepeda motor sbg alat trasnportasi.
dan jika ada yg bilang, "halah ribet mau maen game aja kudu pake lisensi"
mending ribet, cuma diawal doang, tapi selanjutnya gw bisa tenang online grinding naikin lvl, combat skill dan cari item tanpa khawatir masalah pemblokiran.
kalopun pemerintah mau mikir (pake otak), seharusnya mrk paham apa itu ESRB, dari pihak developer game sendiri pun sdh membuat sistem rating, dimana hanya org org berusia tertentu yg boleh ngakses gamenya.
noodles maniac
13-05-2016, 10:55 AM
Seorang sahabat Yn, Rm, mengatakan bahwa kursi tersebut dibiarkan kosong bukan karena siswa takut menempatinya, melainkan untuk lebih menghormati Yn.
"Biarkan posisi belajar Yn kosong agar kami ingat kalau Yn sebenarnya masih tetap bersama kami, dia kawan kami yang baik," kata Rm.
Ya Allah, gw terharu bacanya :((
Apa yang membedakan 14 orang itu dengan orang lain yang mabok dan horny tapi ndak memperkosa dan membunuh? MORAL.
Kalau seseorang memang benar-benar punya moral, mereka ndak akan menyentuh barang atau melakukan hal-hal keji yang dilarang agamanya, budayanya atau orangtuanya.
Banyak orang yang mabok, banyak orang yang horny, tapi hanya orang-orang AMORAL yang tega melakukan perbuatan bejat seperti ini. Orang-orang amoral ini ndak perlu mabok atau horny untuk berbuat jahat tapi mereka akan menyalahkan apapun - alkohol dan pornografi bahkan kemiskinan. They'll say anything as if they were the victims of this cruel world so they just had to rape and kill the girl.
Pathetic people. One bullet in each forehead. Done.
Aduh bagus banget ini komennya simbok, nilai-nilai moral emang udah meluntur. Termasuk ya itu orang-orang yang justru menyalahkan Yuyun. Rape is a rape god dammit! dan jangan pernah berani-berani bilang bahwa Yuyun ikut menikmati pemerkosaan atau penggagahan itu, gagah dari mananya??? WTF
Hidupin lagi lah pelajaran PMP, Pendidikan Moral Pancasila itu ::bbb::
Pemerkosa adalah orang-orang dengan masalah psikologis yang membuat mereka memburu dominasi yang (dirasa) gagal mereka dapatkan di keseharian.
Mereka loser dan mereka merasa butuh afirmasi, makanya mereka menindas yang mereka lihat lebih lemah, kurang lebih sama kayak bully di sekolah-sekolah.
Inilah juga yang membuat kenapa jauh lebih banyak wanita diperkosa dibandingkan pria.
Karena di lingkungan kita wanita dididik (dipaksa!) menjadi submisif, menerima, mundur, pasif.
Cowok-cowok yang melihat ini merasa mendapat opening untuk mendominasi karena minimnya resiko si cewek melawan atau mengadu.
Oh yes, mereka emang bunch of losers, ngelawan 1 cewek buat diperkosa ::takmungkin::
surjadi05
13-05-2016, 12:02 PM
Lha kan disebutkan di atas miras menyebabkan orang dapat kehilangan kontrol diri.
Tuh...uda ada hukuman untuk ortu. Tapi apa pernah diterapkan? Rasanya ga pernah dengar.
Btw, kalo pelaku ga punya ortu terus yang salah dan mestinya dihukum siapa dong? Ibu panti asuhan? Paman bibi kakek nenek? Atau negara?
Tidak pernah diterapkan tusc, tapi tanyakan ke jaksa kenapa?
Pernahkah ke panti asuhan tusc? Gw lumayan sering, rata2 anak2 disana jauh lebih "tahu diri", yg "bandel" rata2 udah jadi anak jalanan :ngopi::
tuscany
13-05-2016, 06:02 PM
Jaksanya takut karma kali ya.
---------- Post Merged at 05:02 PM ----------
knp org awam termindset bahwa yg diblokir itu selalu dikait kaitkan dgn pornografi yah, pdhl ga semua game yg diblokir itu berisi kontent porno lho, bisa juga krn kekerasan ga wajar, kata kata kasar/ga pantas didalam gamenya.
kalo mau tau list game apa aja yg diblokir buka aja link yg gw kasih dipost sebelumnya, kalo ga salah ada 15 judul dan beberapa diantaranya adalah game online.
license.
gw coba buat analogi lagi biar lu paham.
hanya krn disinyalir dpt menyebabkan naiknya prosentase kecelakaan disepanjang jalan, apa lantas pemerintah memblokir semua penggunaan mobil dan sepeda motor sbg alat trasnportasi.
dan jika ada yg bilang, "halah ribet mau maen game aja kudu pake lisensi"
mending ribet, cuma diawal doang, tapi selanjutnya gw bisa tenang online grinding naikin lvl, combat skill dan cari item tanpa khawatir masalah pemblokiran.
kalopun pemerintah mau mikir (pake otak), seharusnya mrk paham apa itu ESRB, dari pihak developer game sendiri pun sdh membuat sistem rating, dimana hanya org org berusia tertentu yg boleh ngakses gamenya.
Lha kita pan lagi bahas pornografi, ya otomatis atuh mikirnya ke sana. Ga usah heran2 amat lah ::hihi::
Sistem rating imho tidak efektif di Indonesiah ini. Belum ada cukup kesadaran untuk beraksi sesuai rating, palagi anak muda yang masa2nya pengen tau dan coba segala macem. Diblokir aja dijebol apa lagi cuman dirating.
mobyokuzan
13-05-2016, 06:51 PM
hehe ga heran kok, cuma gw mikirnya mungkin lu yg terlalu kepo sama hal hal porno, no hard feel yaw ;D
yah makanya itu, kalo emang sistem rating ga efekif kan sdh gw kasih alternatifnya bikin lisensi/surat ijin, semacan sim tapi yg ini khusus utk games.
tapi kalo cara ini masih ga bisa berarti kita memang kembali hidup dijaman (jahiliyah) dimana peraturan dibuat hanya utk dilanggar ;D
jika berbagai cara sdh dicoba tapi tak juga menyelesaikan masalah, solusi dari lu sendiri gmn tus ? masa harus diserahkan ke alam agar dia sendiri yg menyeleksi penghuninya.
tuscany
13-05-2016, 07:49 PM
Saya tidak main game yang diblokir, jadi ga perlu bikin solusi dulu ::elaugh::
Ya lisensi juga boleh, nanti tiap taun kudu periksa kejiwaan apa game nya membuat orang jadi berubah kepribadian apa enggak ::hihi::
hajime_saitoh
14-05-2016, 12:11 AM
coba aja pemerintah nerapin hukum Islam dalam kasus pemerkosaan bisa keder calon pelaku........ kalo hukumnnya kebiri. ntar LGBT jadi merajalela
mobyokuzan
14-05-2016, 04:40 PM
diluar dugaan, ternyata gw ga sendiri, banyak yg ga setuju sama kinerja busuk pemerintah mengenai pemblokiran game.
nah kan jebol juga tuh website kpai, bwahaha...
http://www.jberita.com/wp-content/uploads/2016/05/Website-KPAI-di-hack-Lantaran-wacana-memblockir-beberapa-game-online.jpg
baca : https://www.brilio.net/serius/website-kpai-diretas-dua-kali-duh-ada-apa-ya-160503b.html
jgn salahkan warganya bertindak anarkis jika pemerintahnya sendiri juga semena mena menggunakan kuasanya :nunjuk:
tuscany
14-05-2016, 10:37 PM
Sebuah opini menolak kebiri.
artikel (http://www.jakartabeat.net/feature/konten/memperkosa-tanpa-*****?lang=id)
Masuk akal poin2nya. Tapi penulisnya melupakan satu hal penting. Keadilan macam apa yang bisa ditawarkan sebagai pengganti hukuman kebiri kepada korban dan keluarga. Penjara doang katanya masih keenakan.
hajime_saitoh: Pemerkosa dalam hukum Islam diapain sih? Saya cuma tau hukum rajam bagi pezina.
---------- Post Merged at 09:37 PM ----------
website kpai mah bukan website fbi, wajar kalo gampang dijebol.
surjadi05
15-05-2016, 06:41 AM
PASURUAN, KOMPAS.com - Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj menanggapi soal kontroversi hukuman kebiri bagi pelaku kekerasan seksual. Ia mengaku sangat setuju dengan hukuman kebiri tersebut.
"Setuju banget. Setuju sekali. Kalau saya hukum mati malah. Bukan hanya kebiri," katanya usai menghadiri Silaturrahmi Nasional (Silatnas) Gerakan Ayo Mondok di Taman Candrawilwatikta, Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Sabtu (14/5/2016) dini hari.
Said menjelaskan, hukuman mati atau kebiri bagi pelaku kekerasan seksual merupakan hukuman yang setimpal. Pihaknya juga menganggap hukuman tersebut tidak melanggar hak asasi manusia. Sebab, pelaku kejahatan tersebut sudah melakukan pelanggaran hak asasi manusia terhadap korbannya.
"Yang memerkosa itu lebih melanggar HAM. Apalagi memerkosa anak kecil sampai mati. Melanggar HAM. Melanggar segala-galanya," ucapnya.
Said menyebut, hukuman itu juga tidak melanggar norma apa seperti yang ada di dalam ajaran Islam. Dalam Islam, pelaku tindak kekerasan seksual harus dihukum seberat-beratnya.
"Sudah jelas. Dibunuh, disalib, dipotong dua kaki dan dua tangannya dibuang ke laut," ujarnya.
Dalam kurun waktu terkahir ini, di Indonesia marak terjadi kasus kejahatan seksual. Tidak jarang korbannya sampai meninggal dunia. Seperti kasus Yn siswa SMP di Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu yang tewas usai digilir sejumlah pemuda.
Tidak hanya itu, di Surabaya juga dijumpai anak dibawah umur yang jadi bancakan seks. Mirisnya, pelakunya juga masih dibawah umur. Di daerah lain juga bayak dijumpai kasus yang sama. Bahkan, ayah kandung dan orang dekat korban menjadi pelakunya.
Kalo udah keluar perpu/ uu atau apapun harus rajin disosialisasi jadi tahu hukuman nya dan kalo perlu ad siaran langsung waktu eksekusinya, dan menurut gw udah saatnya sekolah " ikut campur tangan" , kayak dulu pelajaran moral/ budi pekerti ::ngopi::
mobyokuzan
15-05-2016, 08:24 AM
pelajaran moral/budi pekerti disekolah ::hihi::
yah gmn yah...lah wong gurunya sendiri kadang jadi dalang dibalik kasus pencabulan siswanya kok, dan berita2 mengenai guru cabul itu ga sedikit jumlahnya lho, walaupun ga bisa digeneralisasi semua guru bertindak asusila, tapi dgn adanya kejadian tsb wibawa guru dimata siswa bisa dikatakan turun drastis terjun bebas.
---------- Post Merged at 07:20 AM ----------
pelajaran moral/budi pekerti disekolah ::hihi::
yah gmn yah...lah wong gurunya sendiri kadang jadi dalang dibalik kasus pencabulan siswanya kok, dan berita2 mengenai guru cabul itu ga sedikit jumlahnya lho, walaupun ga bisa digeneralisasi semua guru bertindak asusila, tapi dgn adanya kejadian tsb wibawa guru dimata siswa bisa dikatakan turun drastis terjun bebas.
---------- Post Merged at 07:24 AM ----------
website kpai mah bukan website fbi, wajar kalo gampang dijebol.
kalo dibandingin sama fbi mah, kpai cuma badut ancol yg lagi ngelawak
niatnya ngeblokir eeh malah keblokir duluan...apa ga malu maluin itu ;D
welldone kpai ::clap2::
surjadi05
15-05-2016, 09:27 AM
pelajaran moral/budi pekerti disekolah ::hihi::
yah gmn yah...lah wong gurunya sendiri kadang jadi dalang dibalik kasus pencabulan siswanya kok, dan berita2 mengenai guru cabul itu ga sedikit jumlahnya lho, walaupun ga bisa digeneralisasi semua guru bertindak asusila, tapi dgn adanya kejadian tsb wibawa guru dimata siswa bisa dikatakan turun drastis terjun bebas.
---------- Post Merged at 07:20 AM ----------
pelajaran moral/budi pekerti disekolah ::hihi::
yah gmn yah...lah wong gurunya sendiri kadang jadi dalang dibalik kasus pencabulan siswanya kok, dan berita2 mengenai guru cabul itu ga sedikit jumlahnya lho, walaupun ga bisa digeneralisasi semua guru bertindak asusila, tapi dgn adanya kejadian tsb wibawa guru dimata siswa bisa dikatakan turun drastis terjun bebas.
---------- Post Merged at 07:24 AM ----------
kalo dibandingin sama fbi mah, kpai cuma badut ancol yg lagi ngelawak
niatnya ngeblokir eeh malah keblokir duluan...apa ga malu maluin itu ;D
welldone kpai ::clap2::
Well enang sih "wibawa" guru di mata murid berkurang, kayak kemaren temen anak gw salah dimarahin gurunya, nah mama si murid malah melabrak gurunya, padahal cuma dimarahin, n konyolnya lagi kepseknya ikutan membela ortu murid bukan gurunya, hebat kan sistem pendidikan di indo ::doh::
tuscany
15-05-2016, 10:02 PM
Oh ya kalo gitu saya setuju yg penerapan hukum Islam aja deh. Kayanya lbh sadis. Lbh sadis lbh baik :ngopi:
surjadi05
16-05-2016, 10:25 AM
TRIBUNJATENG.COM, KLATEN - Polisi meringkus empat remaja (ABG) di Klaten setelah dilaporkan memerkosa seorang siswi kelas VI Sekolah Dasar di Klaten. Peristiwa pemerkosaan terjadi pada hari Rabu (11/5/2016) di rumah salah satu pelaku di Dukuh Sribitan, Desa Puluhan, Kecamatan Jatinom Klaten.
Dari hasil pemeriksaan, pelaku secara bergantian mencabuli dan memperkosa korban di rumah tersebut. "Dari penyelidikan sementara, peristiwanya terjadi di salah satu rumah pelaku, sekitat pukul 16.00 wib. Pemeriksaan terus kita lakukan," kata AKBP Faizal, Kapolres Klaten saat dimintai keterangan, Jumat (13/5/2016).
Polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa sprei, celana dan pakaian korban.
Keempat pelaku tersebut adalah SS (17) warga Desa Puluhan, RG (18) wara Desa Kiringan, HN (16) warga Desa Sudimoro dan YS (18) warga Desa Majegan. Polisi juga masih melakukan pemeriksaan saksi saksi lainnya oleh jajaran Satreskrim Polres Klaten. (kompas.com)
tuscany
16-05-2016, 11:52 PM
etca
dari fesbuk wall seseorang
21 September 1970, sekelompok anak pejabat (bahkan konon salah satunya adalah anak mendiang jendral pahlawan revolusi) menyergap seorang gadis miskin penjual telur yang ditemui di tepi jalan, menyeretnya kedalam mobil, memperkosanya bergantian sambil bernyanyi-nyanyi, merampok seluruh uang dagangannya, lantas mencampakkannya di pinggir jalan.
Sum Kuning adalah gadis malang itu. Usianya baru 17 tahun. Dan rupanya dia korban kedua dari kasus yang modusnya sama yang terjadi beberapa bulan sebelumnya. Ciri-ciri pelaku, jenis dan warna mobil yang digunakan mengindikasikan bahwa para pelakunya pun sama.
Kenapa begitu mudah pelaku bisa diidentifikasi? Karena di masa itu hanya anak orang yang sangat kaya saja yang bisa memiliki mobil pribadi. Dan geng anak pejabat ini di kalangan tertentu memang cukup populer kebrengsekannya.
Kasus Sum Kuning meledak dan menarik perhatian masyarakat. Banyak desakan agar kasus itu diusut tuntas tak peduli siapapun pelakunya. Mungkin ini kasus pemerkosaan pertama yang membuat Presiden ikut turun tangan, menginstruksikan agar kasus ini ditangani langsung oleh Kopkamtib. Jadi cukup unik, lembaga TNI AD seperti Kodim pun turut diterjunkan. Hasilnya, mereka berhasil menciduk beberapa tersangka yang tidak satupun merupakan pelaku yang sesungguhnya.
Lantas, mampukah penegak hukum kita menjebloskan para anak petinggi ini ke penjara?
Boro-boro, saudara. Sum Kuning yang baru saja pulih dari perawatan justru dibawa ke kantor polisi untuk diinterogasi. Dia dipaksa mengaku telah berbohong. Dia dianiaya dan diancam akan disetrum jika tidak menurut. Sum juga diminta untuk melucuti pakaiannya agar polisi bisa mencari tatoo palu arit di tubuhnya, karena Sum diduga anggota Gerwani yang berusaha memfitnah tokoh masyarakat.
Sum akhirnya diseret ke pengadilan atas tuduhan memberi laporan palsu dan menyebarkan fitnah. Jurnalis yang berusaha memuat berita yang sebenarnya pada diciduk aparat. Dan Jendral Hoegeng, Kapolri paling jujur dalam sejarah NKRI, rela lengser karena tidak mau kompromi dengan lobi para petinggi.
Setelah merenungi Kisah Sum Kuning, masihkah ada di antara kita yang merasa kangen dengan indahnya dipimpin rejim tempo hari? Mereka yang membina moral anaknya saja tidak becus, tapi dipercaya mengontrol moral bangsa.
* pagi-pagi sarapan buku cetakan 1971. Mengupas kasus Sum Kuning dengan tajam, dan syukurlah selamat dari pembredelan waktu itu.
Sayangnya cuma satu eksemplar, sudah dipesan orang, lagi. Nanti siang fotokopi ah..
mobyokuzan
18-05-2016, 07:22 PM
Well enang sih "wibawa" guru di mata murid berkurang, kayak kemaren temen anak gw salah dimarahin gurunya, nah mama si murid malah melabrak gurunya, padahal cuma dimarahin, n konyolnya lagi kepseknya ikutan membela ortu murid bukan gurunya, hebat kan sistem pendidikan di indo ::doh::
coba buffer kong surjadi05
https://www.youtube.com/watch?v=dIfEAL51Jy4
murid sdh ga ada hormatnya lagi sama guru ;D
tuscany
18-05-2016, 08:10 PM
Kasus sum kuning:
Kalo sampe kapolri hoegeng bisa digeser karena kasus ini, maka anak penggede yang dimaksud punya bapak yang jabatannya lebih tinggi dari beliau. Tebakan saya menteri di era itu. Siapa ya menteri kabinet itu yang orang yogyakarta...hmmmm...menarik untuk ditelusuri lebih lanjut. Termasuk ngapain aja tu orang anak beranak sekarang. Kalo sum kuning ga salah sih akhirnya menikah dan punya anak.
---------- Post Merged at 07:10 PM ----------
dan siapa yah jenderal pahlawan revolusi yang akhirnya jadi pejabat? hmmm....
surjadi05
18-05-2016, 11:41 PM
^&^
Jendral ah nasution, mayjen soeharto, kolonel sarwo edhy
tuscany
19-05-2016, 06:28 PM
Cuma tiga orang ini aja kah pahlawan revolusi?
Nasution bisa dikeluarkan, karena bukan orang jawa. Kolonel Sarwo Edhy apa sempat jadi jenderal?
kalo yang satunya, entah kenapa langsung terbayang wajah putera bungsunya ::elaugh::
---------- Post Merged at 05:28 PM ----------
Eh...mendiang pahlawan revolusi bukannya yang udah meninggal waktu peristiwa g30spki itu? salah sasaran ah kong sur.
surjadi05
19-05-2016, 08:18 PM
Cuma tiga orang ini aja kah pahlawan revolusi?
Nasution bisa dikeluarkan, karena bukan orang jawa. Kolonel Sarwo Edhy apa sempat jadi jenderal?
kalo yang satunya, entah kenapa langsung terbayang wajah putera bungsunya ::elaugh::
---------- Post Merged at 05:28 PM ----------
Eh...mendiang pahlawan revolusi bukannya yang udah meninggal waktu peristiwa g30spki itu? salah sasaran ah kong sur.
Ooh mendiang, setahu gw kasus sum kuning itu anak pejabat deh, bukan anak pahlawan revolusi ::ungg::
tuscany
20-05-2016, 06:22 PM
jadi pelakunya itu ada yang anak pejabat, ada juga yang anak mendiang jenderal pahlawan revolusi. Demikian pembacaan saya. Kalo anak menteri mesti dilacak...waduh itu kabinet pembangunan tahap satu banyak banget pejabatnya, termasuk sri sultan hamengkubuwono IX. Kalo pahlawan revolusi agak gampang ngelacaknya, soalnya ga banyak cuma tujuh orang jenderalnya. bisa jadi enam, karena donald pandjaitan bisa disingkarkan dari daftar.
Jenderal TNI Anumerta Ahmad Yani (juga dieja Achmad Yani; lahir di Purworejo, Jawa Tengah, 19 Juni 1922
Letnan Jenderal TNI Anumerta R. Suprapto (lahir di Purwokerto, Jawa Tengah, 20 Juni 1920
Letnan Jenderal TNI Anumerta Mas Tirtodarmo Haryono (lahir di Surabaya, Jawa Timur, 20 Januari 1924
Letnan Jenderal TNI Anumerta Siswondo Parman (lahir di Wonosobo, Jawa Tengah, 4 Agustus 1918
Mayor Jendral TNI Anumerta Sutoyo Siswomiharjo (lahir di Kebumen, Jawa Tengah, 28 Agustus 1922
Brigadir Jenderal TNI (Anumerta) Katamso Darmokusumo (lahir di Sragen, Jawa Tengah, 5 Februari 1923 – meninggal di Yogyakarta, 1 Oktober 1965 pada umur 42 tahun)
Iseng amat yah cari fakta beginian. Berasa lagi nonton serial Cold Case.
surjadi05
20-05-2016, 08:39 PM
Kasus ini cikal bakal "perang dingin" antara polisi n tni yg berlangsung sampe sekarang
---------- Post Merged at 07:39 PM ----------
coba buffer kong surjadi05
https://www.youtube.com/watch?v=dIfEAL51Jy4
murid sdh ga ada hormatnya lagi sama guru ;D
TRIBUN-TIMUR. COM, MAKASSAR- Guru Biologi Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Bantaeng, Nurmayani Salam akhirnya ditahan, Kamis (12/5/2016).
Penahanan tersebut terkait pencubitan yang Maya lakukan terhadap salah seorang siswanya Agustus 2015 lalu.
Ade, kerabat guru Maya, kepada tribuntimur.com, Sabtu (14/5/2016) malam menjelaskan kronogis pencubitan.
" Saat itu, Ibu guru Maya hendak menunaikan shalat Duha di Mushallah. Dua orang siswa kejar-kejar dan baku siram sisa air pel, dan ibu guru Maya yang lewat kena siraman. Siswa dipanggil ke BK dan dicubit ", jelas Ade diujung telepon.
Lebih lanjut Ade menuturkan bahwa ketika si anak pulang sekolah, ia langsung melapor ke orangtuanya. Lalu orangtua siswa yang berprofesi sebagai polisi itu melanjutkan laporan ke pihak yang berwajib.
Liat aja dicubit aja dipenjara, gimana ga mau "diinjak" guru jaman sekarang
::doh::
---------- Post Merged at 07:39 PM ----------
coba buffer kong surjadi05
https://www.youtube.com/watch?v=dIfEAL51Jy4
murid sdh ga ada hormatnya lagi sama guru ;D
TRIBUN-TIMUR. COM, MAKASSAR- Guru Biologi Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Bantaeng, Nurmayani Salam akhirnya ditahan, Kamis (12/5/2016).
Penahanan tersebut terkait pencubitan yang Maya lakukan terhadap salah seorang siswanya Agustus 2015 lalu.
Ade, kerabat guru Maya, kepada tribuntimur.com, Sabtu (14/5/2016) malam menjelaskan kronogis pencubitan.
" Saat itu, Ibu guru Maya hendak menunaikan shalat Duha di Mushallah. Dua orang siswa kejar-kejar dan baku siram sisa air pel, dan ibu guru Maya yang lewat kena siraman. Siswa dipanggil ke BK dan dicubit ", jelas Ade diujung telepon.
Lebih lanjut Ade menuturkan bahwa ketika si anak pulang sekolah, ia langsung melapor ke orangtuanya. Lalu orangtua siswa yang berprofesi sebagai polisi itu melanjutkan laporan ke pihak yang berwajib.
Liat aja dicubit aja dipenjara, gimana ga mau "diinjak" guru jaman sekarang
::doh::
tuscany
20-05-2016, 08:51 PM
Itu karena bapaknya pulisi. Gampang nuntut2 memang kerjaannya. Ga sadar kalo dia sedang mengajarkan arogansi ke anaknya sendiri dengan cara menuntut sang guru. Lebay ah. Coba bapaknya tukang bakso, paling dibiarkan aja.
surjadi05
21-05-2016, 02:01 AM
Iya tapi sayangnya banyak bonyok yg kayak gini, pengusaha, lawyer dll
Yg mengakibatkan si anak jadi besar kepala, n sering menyepelekan semua hal ::doh::
mobyokuzan
23-05-2016, 05:54 PM
ga jauh jauh kong, sdh kejadian kok kapan hari. kasusnya si sonya depari, dikasih duit dikasih mobil, stlh ujian nasional corat coret baju lalu konvoi, pas kena tilang polwan eeh malah nyolot ngaku anak jendral.
yah gini ini kalo hidup kebanyakan dimanja ortunya, minta ini itu dikasih, walopun tau salah nglanggar aturan masih tetap ngerasa paling bener sendiri...sopan santun ilang, etika ancuur, moral nol besar.
yg model gini ini mending dibuang kepedalaman hutan amazon biar tau susahnya hidup, atau diterjunin langsung ke jalur gaza biar survive sekalian disono.
surjadi05
23-05-2016, 06:02 PM
Iya ada baca kok, akibatnya bapaknya sakit jantungnya kumat n meninggal kan, ga tahan anaknya dibully mulu
surjadi05
30-09-2016, 07:18 AM
http://regional.kompas.com/read/2016/09/30/05470011/beberapa.fakta.mengejutkan.dalam.persidangan.yn
BENGKULU, KOMPAS.com - Dalam sidang putusan lima pelaku pembunuh dan pemerkosa Yn (14) siswi SMP di Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, terungkap beberapa fakta persidangan yang dibacakan majelis hakim mengejutkan hadirin sidang, Kamis (29/9/2016).
Ketua Majelis Hakim Henny Farida dan anggota majelis hakim membacakan beberapa pertimbangan majelis hingga menjatuhkan vonis mati terhadap Zainal (23), serta empat pelaku dewasa lainnya dengan penjara 20 tahun.
Sementara Ja (13) pelaku di bawah umur diberikan rehabilitasi sosial selama satu tahun.
Dalam pertimbangannya terungkap beberapa fakta persidangan di antaranya, sebanyak 14 remaja pemerkosa tersebut, didapati bahwa Yn telah diperkosa sebanyak 28 kali.
"Masing-masing pelaku menyetubuhi korban sebanyak dua kali. Sementara kondisi korban dalam keadaan pingsan pada saat diperkosa," ungkap majelis hakim dalam pembacaan keputusan.
Selanjutnya diketahui, Zainal merupakan otak dan aktor intelektual pelaku pembunuhan dan pemerkosaan. Zainal terbukti memukul kepala korban menggunakan kayu balam (pohon getah karet) satu kali lalu Yn pingsan dan disetubuhi oleh 14 remaja itu.
"Zainal juga terbukti mengatur dan menginstruksikan para remaja itu memperkosa Yn secara bergantian," kata hakim anggota Fakhrudin.
Selanjutnya usai melancarkan niat bejatnya sebanyak dua kali tiap pelaku. Zainal kembali memukul kepala Yn lalu memerintahkan para remaja itu membuang jasad Yn ke dasar jurang.
Selain memutuskan hukuman mati terhadap Zainal, pengadilan juga memberikan denda Rp 2 miliar atau penjara subsidier 3 bulan.
Yess, di vonis manpuss, walo cuma 1 ekor ::ngopi::
tuscany
30-09-2016, 10:31 AM
Kepala gengnya memang perlu didor. Kalo yang lain entah bakal tobat atau malah ntar jadi residivis.
Powered by vBulletin® Version 4.2.5 Copyright © 2026 vBulletin Solutions Inc. All rights reserved.