View Full Version : [News] Ketua DPR kawan Donald trump
ndableg
08-09-2015, 01:20 AM
Lucu juga kejadian ini ya..
Ada komentar guys?
https://www.youtube.com/watch?v=Pao0qGHtgk4
tuscany
08-09-2015, 02:45 PM
Paling bentar lagi SA dan Zon digoyang ampe nyungsep.
surjadi05
08-09-2015, 04:32 PM
coba gugel tusc, berapa orang yg pengen dituntu sama FZ gara2 kasus ini, masih percaya kalo kita menyampaikan fakta dengan sopan ga bakal dituntut?::oops::::oops::
ndableg
09-09-2015, 12:47 AM
PDIP langsung kesempatan dlm kesempitan. Bisa2 malah demokrat yang naek neh..
ndableg
09-09-2015, 01:05 AM
Yg lucu itu gayanya yang cengar cengirnya itu loh.. kaya girang, malu2, dan nervous... mata nerawang kemana2 ga fokus, sampe ditanya jawabnya thank you, yes..
ndugu
09-09-2015, 04:54 AM
kemaren saya baca mereka dikritik sama imam kan, trus fadlizon mau somasi segala. saya bacanya aja geleng2 kepala.
untuk orang2 selevel ketua / wakil dpr, kupikir emang ngga banget sih pake ikut menjadi penghibur acara donald trump, apalagi dengan image donald trump yang sekarang (penuh kontroversi). timingnya ngga pas. posisi2 yang diambil oleh donald trump juga perlu diteliti, apakah itu sesuatu yang mau diasosiasikan dengan indo. harusnya perlu melek dikit dengan kondisi landscape politik negara lain, palagi jadi tamu, dan apalagi ini kan orang dpr gitu loh, wakil resmi indo, dengan posisi setinggi itu. apakah dpr ngga ada tim public relation ya? ::elaugh::
TheCursed
13-09-2015, 06:28 PM
Kayaknya mereka fans The Apprentice. ::ngakak2::
kandalf
14-09-2015, 10:14 AM
Jujur saja, saya kasihan.
Mereka "terjebak" begitu.
Perlu dibuat peraturantuh..
Tadi pagi, baca di Kompas, MnC juga melepaskan diri, mengatakan bahwa kesepakatan dengan Donald Trump sudah ada sebelum Setya Novanto ke Amrik.
surjadi05
14-09-2015, 11:54 AM
Kok kasian, emang mereka ke amrik pake duit sendiri? Atau pake duit hari tanoe?
Jelas2 pake duit negara, katanya sampe belasan M, kalo pake duit sendiri atau duit tanoe bener deh kasian?::ngopi::
AKARTA, KOMPAS.com - Ketua DPR Setya Novanto angkat bicara soal pertemuannya dengan bakal calon presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang disebut diinisiasi pengusaha Harry Tanoesoedibjo. Menurut Novanto, pertemuannya dengan Trump dilakukan dengan proses yang wajar.
"Itu urusan Harry Tanoe sendiri. Saya lakukan dengan proses yang biasa," kata Novanto di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (14/9/2015).
Novanto menegaskan, pertemuannya dengan Trump bukanlah suatu bentuk dukungan politik. (baca: Temui Trump demi Bisnis Hary Tanoe, Pimpinan DPR Langgar Konstitusi)
"Karena kita tidak dalam rangka mendukung, jadi, ketemu Trump, Hillarry, nggak ada masalah. Setelah itu kita banyak undangan (pertemuan)," ujar politisi Partai Golkar itu.
Wakil Ketua Komisi I DPR Tantowi Yahya sebelumnya mengatakan, pertemuan rombongan DPR dengan Trump, difasilitasi oleh Hary Tanoe, bos MNC Group.
"Yang memfasilitasi, ya Pak Donald Trump itu kan mempunyai mitra. Mitranya di sini adalah Pak Hary Tanoe. Jadi, bagi saya, itu tidak perlu dipermasalahkan," kata Tantowi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (9/9/2015).
Ketua DPP Partai Perindo Arya Sinulingga membenarkan bahwa pertemuan tersebut diinisiasi oleh Hary Tanoe. Pertemuan itu dianggap tidak bermasalah.
"Ia, benar (Hary Tanoe yang menginisasi), memangnya kenapa?" kata Arya kepada Kompas.com, Kamis (10/9/2015).
Menurut Arya, tak ada yang salah dengan inisiatif Hary Tanoe memfasilitasi pertemuan tersebut. Terlebih lagi, MNC Group sudah lama bekerjasama dengan Donald Trump untuk membangun sejumlah usaha di Indonesia. Usaha yang dibangun antara lain, pembangunan Hotel di Bali dan pembangunan taman hiburan di Bogor.
"Ini bukan baru mau bisnis kok, ini Hary Tanoe sudah lama jadi mitranya," ucap Direktur Pemberitaan MNC Group ini.
Trump Hotel Collection menyetujui kerja sama dengan MNC Group untuk mengelola resor di kawasan Lido, Bogor, Jawa Barat. Dengan kesepakatan yang ditandatangani pada tanggal 19 Agustus 2015 itu, Trump-MNC Group akan mengelola resor dengan fasilitas bintang enam kedua di Asia. (baca: Hary Tanoe-Donald Trump Berkolaborasi Bangun Kawasan Wisata di Bogor)
"Kami menyambut gembira kesepakatan ini karena kesepakatan ini sekaligus menunjukkan komitmen kami untuk terus memberikan layanan terbaik di kawasan penting di seluruh dunia," kata Executive Vice President of Development and Acquisitions of The Trump Organization Donald Trump Jr.
Trump Jr menjanjikan proyek tersebut akan spektakuler karena akan segera menghadirkan lapangan golf Trump yang pertama di Asia dan terintegrasi dengan fasilitas hiburan, rekreasi, kesehatan, hotel, dan tempat tinggal. (baca: "Novanto Bertemu Trump untuk Investasinya Sendiri")
"Keterlibatan Trump Collection sejak awal akan memastikan resor ini dibangun dengan standar terbaik yang selama ini menjadi ciri khas Trump Hotel Collection," ujar dia.
Mahkamah Kehormatan Dewan DPR RI telah melakukan rapat internal untuk menyikapi kehadiran Setya-Fadli, serta Anggota DPR lainnya dalam jumpa pers yang digelar Trump.
Dalam rapat yang berlangsung tertutup itu, MKD memutuskan bakal memproses Novanto dan Fadli meskipun tanpa aduan. (baca: Polemik Donald Trump, MKD Mulai Pemanggilan Saksi Pekan Depan)
Penulis: Dani Prabowo
Editor: Sandro Gatra
kandalf
14-09-2015, 04:08 PM
Kok kasian, emang mereka ke amrik pake duit sendiri? Atau pake duit hari tanoe?
Kasihan bukan berarti harus simpati ya.
Bisa dibilang mereka terjebak.
Apapun alasan mereka di situ (yang mungkin juga tidak bisa dibenarkan), keberadaan mereka dimanfaatkan oleh Donald Trump.
Tapi ya. mereka yang cari masalah sih.
surjadi05
14-09-2015, 07:57 PM
Baru gw mau post udah heboh di tv, kepikiran ga dalf kalo mereka menerima fee/ang pao/amplop atau yg lainnya ::ungg::
ndableg
14-09-2015, 11:59 PM
Mereka ga terjebak, tapi salah tempat. Keliatan wajah2 girangnya kok. Ga seperti pura2 senyum. Cuma dia yang nyalamin trump stlh bicara, makanya diseret ke podium. Bahkan jawabannya, yes, highly! Tebakan gw sih mentalnya masih katrok. Sptnya ga nyadar kalo jabatan yg dipegang begitu tinggi.
Yg rame juga gosip2 jam tangannya novanto.
http://cdn.tmpo.co/data/2015/09/07/id_434597/434597_620.jpg
Wajah-wajah girang yg mencerminkan mental inferior, mental inlander, di mana bangsa barat berkulit putih selalu terkesan paling hebat santero planet
kandalf
15-09-2015, 10:48 AM
Mereka ga terjebak, tapi salah tempat. Keliatan wajah2 girangnya kok. Ga seperti pura2 senyum. Cuma dia yang nyalamin trump stlh bicara, makanya diseret ke podium. Bahkan jawabannya, yes, highly! Tebakan gw sih mentalnya masih katrok. Sptnya ga nyadar kalo jabatan yg dipegang begitu tinggi.
Namanya terjebak kan belum tentu nyadar kalau dijebak. Emang bodohnya gak ketulungan.. *gemas*
mbok jamu
15-09-2015, 12:04 PM
Kalau orang Indonesia ndak punya mental inferior mestinya ya jangan langsung heboh dengan berita-berita ndak penting seperti in.
Tunjukkan bahwa orang Indonesia itu adalah Pribumi yang sudah move on, bukan Inlander lagi, melihat bule dari manapun ndak harus ill-feel.
Fayahh..
surjadi05
15-09-2015, 01:25 PM
Biasalah mbok, politik kesempatan bagi koalisi pemerintah mengganti ketua dpr kalo bisa,biasa dari pihak "diserang" sekarang jadi pihak "penyerang"::ngopi::
Itu salah satu perspektifnya, perspektif yg lain orang bego juga tau kalo itu lagi kampanye, nah apa urgensinya orang-orang dpr tsb pada nongol di sana?
Tujuan investasi? Orang-orang legislatif tidak memiliki tugas dalam ranah investasi, itu tugas eksekutif.
Kalo memang mereka bukan bermental inlander, harusnya mereka tahu diri apa relevansinya mereka harus menghadiri kampanye si donald?
Ill feel terhadap orang barat? Jedotin kepala mereka satu-satu supaya mereka tidak mengira hanya peradaban mereka saja yg layak dipaksakan berjalan terhadap semua kaum di seluruh dunia.
mbok jamu
15-09-2015, 09:26 PM
Jedotin kepala mereka? Memangnya nyampe?? :nunjuk:
Mereka ndak perlu maksa, buktinya tuh yang mewakili rakyat Indonesia girang banget bisa salaman dengan Trump. Jalan-jalan ke luar negri seperti sudah mendarat di bulan, berasa hebat banget, penyakit mayoritas orang Indonesia. Ndak usah dicibir, itu memang sifat orang Indonesia koq, ngaku dah. Wong sama-sama suka norak-norak bergembira semua. ::ngakak2::
mbok jamu
15-09-2015, 09:51 PM
Biasalah mbok, politik kesempatan bagi koalisi pemerintah mengganti ketua dpr kalo bisa,biasa dari pihak "diserang" sekarang jadi pihak "penyerang"::ngopi::
Males banget, gitu loh Kong. Dari zaman zebot berita-berita beginian ndak hilang-hilang. Anggota dewan jalan-jalan ke luar negri lah, pakai duit negara, ndak pantes lah, tapi kelakuan itu kan ndak hilang-hilang. Jadi ya artinya ...? Dan parahnya orang Indonesia yang pinter-pinter selalu bereaksi merespon kelakuan-kelakuan yang begini.
Mbok ya sutra lah. Monyet makan pisang itu sudah biasa.
ndableg
16-09-2015, 03:29 AM
Bukan apa2.. gw setuju kalo dua orang ini turun dari jabatan. Terutama Novanto sih.. Ga pantes..
surjadi05
16-09-2015, 08:58 AM
Gak mungkinlah bleg, orang ketua tim pemeriksanya aja dari gerindra
Nasional
Politisi Gerindra Jadi Ketua Tim MKD Usut Polemik Donald Trump
Getty via BBC Indonesia
Setya Novanto, Fadli Zon, dan sejumlah anggota DPR RI lain berdiri di belakang Trump, sesekali turut bertepuk tangan.
Senin, 14 September 2015 | 20:42 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com — Mahkamah Kehormatan Dewan telah membentuk tim penyelidik atas kasus dugaan pelanggaran kode etik kunjungan delegasi DPR RI ke kampanye bakal calon presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Wakil Ketua MKD yang juga politisi Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, ditunjuk untuk memimpin tim tersebut.
"Mahkamah Kehormatan DPR RI telah menindaklanjuti perkara tanpa pengaduan ini dengan membentuk Tim Penyelidik yang diketuai oleh Wakil Ketua MKD bidang penindakan, Sufmi Dasco Ahmad," kata Dasco di dalam jumpa pers bersama pimpinan MKD lainnya, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (14/9/2015).
Dasco menjelaskan, tugas tim ini adalah mencari bukti-bukti pelanggaran kode etik yang diduga dilakukan oleh Ketua DPR Setya Novanto, Wakil Ketua DPR Fadli Zon, dan anggota lainnya. Sejauh ini, MKD sudah mengumpulkan sejumlah bukti berupa data perjalanan dinas ke Amerika Serikat yang didapat dari pihak sekretariat jenderal, hingga video kehadiran rombongan DPR di kampanye Trump.
"Nanti akan kami putuskan apakah perkara ini layak dilanjutkan di persidangan," ucapnya.
Dasco berjanji, tim yang dia pimpin akan bekerja dengan transparan meskipun Fadli Zon juga berasal dari Partai Gerindra. Dia mengatakan, nantinya proses perkara yang berlangsung di MKD, seperti jadwal pemanggilan saksi-saksi, dapat diakses oleh publik.
Namun, sesuai Peraturan DPR RI Nomor 2 Tahun 2015, MKD wajib merahasiakan materi perkara. "MKD mengharapkan pengertian dan pemahaman publik serta media massa," ujarnya.
Penulis: Ihsanuddin
---------- Post Merged at 07:58 AM ----------
Males banget, gitu loh Kong. Dari zaman zebot berita-berita beginian ndak hilang-hilang. Anggota dewan jalan-jalan ke luar negri lah, pakai duit negara, ndak pantes lah, tapi kelakuan itu kan ndak hilang-hilang. Jadi ya artinya ...? Dan parahnya orang Indonesia yang pinter-pinter selalu bereaksi merespon kelakuan-kelakuan yang begini.
Mbok ya sutra lah. Monyet makan pisang itu sudah biasa.
Gaklah mbok, kalo ga setuju jangan diem aja, "at least make a fuss about it"::bye::
ndableg
17-09-2015, 04:31 AM
Kasihan bukan berarti harus simpati ya.
Bisa dibilang mereka terjebak.
Apapun alasan mereka di situ (yang mungkin juga tidak bisa dibenarkan), keberadaan mereka dimanfaatkan oleh Donald Trump.
Tapi ya. mereka yang cari masalah sih.
Kalo gw pikir2, mgk yg menjebak mungkin hary tanoe dan donal tram
mbok jamu
17-09-2015, 05:12 AM
Gaklah mbok, kalo ga setuju jangan diem aja, "at least make a fuss about it"::bye::
Lha.. Kenapa orang-orang seperti itu bisa jadi anggota dewan, itu yang harus dipertanyakan, Kong. Apakah karena watak orang-orang itu mewakili mayoritas orang Indonesia atau bagaimana? Kalau memang seperti itu lah watak atau ciri-ciri orang Indonesia, suka menyalahgunakan jabatan, aji mumpung, dsb, then don't bother making a fuss about it karena akhirnya hanya menertawakan bangsa sendiri :nunjuk:
surjadi05
17-09-2015, 08:02 AM
Kalo gw pikir2, mgk yg menjebak mungkin hary tanoe dan donal tram
Betul kalo dipikir yg paling diuntungkan yah hary tanoe dan donald bebek eh tramp, tapi apa yakin ga ada "mutual arrAngaement" diantara mereka dan dpr? That should be d question, rite? ::ungg::
---------- Post Merged at 07:02 AM ----------
Lha.. Kenapa orang-orang seperti itu bisa jadi anggota dewan, itu yang harus dipertanyakan, Kong. Apakah karena watak orang-orang itu mewakili mayoritas orang Indonesia atau bagaimana?
Yg milih mereka jadi caleg adalah partainya, betul rakyat yg milih mereka jadi wakilnya, cuma sayangnya ga ada batas minimal jadi dpr, jadi taruhlah 99,99% rakyat indo pilih golput, cukup dia, bini,anaknya en saudaranya yg milih maka mereka tetap berhak jadi dpr, jadi apakah mereka boleh dibilang pilihan mayoritas, saya tidak tahu, tapi yg jelas mereka memang pilihan rakyat::managuetahu::
Kalau memang seperti itu lah watak atau ciri-ciri orang Indonesia, suka menyalahgunakan jabatan, aji mumpung, dsb, then don't bother making a fuss about it karena akhirnya hanya menertawakan bangsa sendiri :nunjuk:
Well menurut pendapat saya yg awam, setidaknya moga2 mereka laen kali mikir en moga2 malu melakukan hal yg sama ::ungg::
ndableg
17-09-2015, 02:24 PM
Lha.. Kenapa orang-orang seperti itu bisa jadi anggota dewan, itu yang harus dipertanyakan, Kong. Apakah karena watak orang-orang itu mewakili mayoritas orang Indonesia atau bagaimana? Kalau memang seperti itu lah watak atau ciri-ciri orang Indonesia, suka menyalahgunakan jabatan, aji mumpung, dsb, then don't bother making a fuss about it karena akhirnya hanya menertawakan bangsa sendiri :nunjuk:
Mentertawakan diri sendiri juga bukan hal yang sia2. Kalo masih bisa mentertawakan ya bagus, artinya nyadar diri.. lah.. kalo ngamuk2? kayak yg ono noh..
purba
29-09-2015, 10:50 PM
Jedotin kepala mereka? Memangnya nyampe?? :nunjuk:
Mereka ndak perlu maksa, buktinya tuh yang mewakili rakyat Indonesia girang banget bisa salaman dengan Trump. Jalan-jalan ke luar negri seperti sudah mendarat di bulan, berasa hebat banget, penyakit mayoritas orang Indonesia. Ndak usah dicibir, itu memang sifat orang Indonesia koq, ngaku dah. Wong sama-sama suka norak-norak bergembira semua. ::ngakak2::
Sama kayak luh juga. Baru jadi kacung bule di abudabi dah ngerasa intelek.. ::ngakak2::
mbok jamu
30-09-2015, 04:30 AM
Eh.. Purba kangen sama mbok yaaa ::hohoho::
ndableg
30-09-2015, 11:58 PM
Yaa sudah sama2 kacung dilarang saling mendahului.. ::hihi::
:kabur:
Powered by vBulletin® Version 4.2.5 Copyright © 2026 vBulletin Solutions Inc. All rights reserved.