PDA

View Full Version : Untuk Para Istri… dari Kami Para Suami !



PERMANDYAN
21-02-2011, 07:01 PM
(sudah mendapatkan ijin)

by Made Teddy Artiana, S. Kom
photographer, penulis & event organizer

Hal ini kudengar langsung dari bibir Bob Sadino, paling sedikit tiga kali. Pertama dihadapan orang banyak, lalu kedua ketika berbincang denganku face to face, dan ketiga di Buku "Belajar Goblok dari Bob Sadino".

Tetapi adegan yang paling berkesan adalah ketika hal itu diucapkannya didepan para pengusaha yang sengaja diundang beliau kerumah. Dan diantara mereka hanya aku undangan yang agak nyeleneh..seorang photographer.

"Kalau kalian berpikir bahawa Bob Sadino hebat, kalian salah besar. Tapi kalian tak sepenuhnya salah, memang seperti itulah yang diangkat oleh media tentang pengusaha nyeleneh bernama Bob Sadino". Ia terdiam sebentar sambil mengusap wajahnya. Lalu melirik kearah dapur, kemudian menatap dengan mesra seseorang. Disana terlihat Mami (istri Om Bob) tengah duduk makan. Kamipun ikut-ikutan melirik kearah yang sama.

"Dia..dia itu..", ujar Om Bob terbata-bata dengan suara berat. Ekspresi wajah haru itu membuat kami hampir tidak berani menatap kearah beliau.

"Dia yang hebat...", lanjut Om Bob sambil menarik nafas panjang dan berat, lalu menghembuskannya perlahan.

"Kalau ketika saya menjadi kuli batu dulu..dia meninggalkan saya..habislah sudah.."

Kali ini Om Bob menunduk hikmat, tangannya kini menggosok lututnya yang telah keriput.

Seisi ruangan sunyi senyap. Yang terdengar hanyalah hembusan 12 AC yang terpasang di ruangan besar itu. Atmosfir cinta yang kuat memenuhi ruangan itu demikian kuat.

"Without Her.. I'm just like a piece of **** on the table..a big piece of **** on the table !"

Kini tak seorangpun berani menatap Bob Sadino..kami terutama para lelaki tertunduk dalam. Kata-kata tak terduga..

dan jika aku bukan laki-laki pastilah aku sudah meneteskan air mata melihat adegan ini didepan hidungku.

***

Hiruk pikuk sexy dancer sudah mereda, meskipun pesta belumlah usai. Kini laki-laki berdarah Bali itu berdiri tegak

sambil menggenggam mikrofon ditangan kirinya. Kadek Sardjana, seorang owner perusahaan minyak dan gas terkemuka berdiri dihadapan seluruh karyawan dan partner bisnis beliau. Hampir tidak bisa bicara..

"Saya tidak sedang mabuk..". ujarnya perlahan. Cerutu dijari kanannya tampak bergetar, jelas ia sedang berusaha menguasai dirinya sungguh-sungguh.

"Kalian tahu siapa saya..bagi saya kalian bukan karyawan..tapi kalian adalah kawan seperjuangan", sebentar ia menatap mereka satu-persatu.

"Kalian tahu persis baik-buruk saya, dan apa yang telah saya lakukan..saya bukan laki-laki yang sempurna", kembali Kadek menarik nafas dalam-dalam. Wajah laki-laki pemberani itu melembut.

"Tapi saya ingin kalian tahu..bahwa tanpa dia", kini jari kanan itu membuka dan mengarah penuh hormat kearah seseorang di atas sana, Sang Istri Tercinta..

"Tanpa dia..semua ini tidak akan seperti yang kalian lihat sekarang"

Kini Kadek Sarjana sedikit menundukkan kepala seolah memberi hormat...

"Honey..aku bukan laki-laki yang sempurna..but I Love You so Much..semua ini untuk mu Honey"

kini ruanganpun bertambah sunyi senyap..tidak ada satupun yang berani bicara atau bertepuk tangan.

Sementara wanita luar biasa diatas sanapun mulai menangis terharu..

dan beberapa saat kemudian pasangan luar biasa itupun tampak berdansa di dance floor dalam remang lampu, dikelilingi karyawan dan udnangan.

***

"Mau tahu apa yang saya banggakan ?", tanya Mario Teguh kepada seluruh hadirin yang hadir distudio itu.

"Mau tau apa itu ?", ulangnya sekali lagi.

Kami semua terdiam. Masing-masing memendam pertanyaan besar. Apa yang dibanggakan oleh seorang Mario Teguh ? Pertanyaan yang aneh. Betapa banyak yang dapat dibanggakan oleh seorang Mario Teguh !!!

"Karena ada yang mengangguk..maka saya akan menjawabnya juga", sambung beliau..melihat kebingungan kami. Jelas tak satupun yang betanya, namun Mario memang tak memerlukan pertanyaan..Ia hanya ingin mendelarasi sesuatu.

"Yang paling saya banggakan adalah istri saya..", sambungnya dengan mata berkaca-kaca.

Seluruh hadirinpun bertepuk tangan.

***

"Made..kamu lagi ngapain ??", tanya sesorang diujung telpon sana. Suara yang khas. Suara yang begitu sering kita dengar meneriakkan "Success is my rigth !! Salam Sukses...Luar BIasa !!!!"

Yaa..Andrie Wongso. Beliau menelponku disaat yang tak kuduga sama sekali. Ketika aku sedang bercelana pendek, memotong rumput dan belum mandi. Kami ngobrol sebentar...lalu ketika obrolan kami menyerempet ke keluarga..anak..lalu istri. Iseng saya menanyakan hal ini.."Pak Andrie..menurut Bapak apa peran istri bagi seorang Andrie Wongso..?"

Seketika itu tokoh yang telah menginspirasi begitu banyak orang itu pun terdiam. Aku tahu hubungan telpon tidak terputus. Motivator Nomer 1 itu memang sengaja diam.

Nyaris lebih dari satu menit.

"Pak Andrie..?", tanyaku hati-hati. Beberapa saat kemudian sebuah suara berat dari Andrie Wongsopun muncul." Iya Made..I hear you..", Andrie kembali terdiam,"Istri..yah...?".

Aku mendengar suara senyuman dari telepon beliau.

"Tanpa istri..Andrie Wongso pastilah bukan Motivator Nomer 1...entah jadi apa dia !!", ujarnya penuh perasaan.

"Made, dialah satu-satunya orang yang begitu tabah mendampingi saya dimasa-masa sulit dulu.."

***
Jelas aku belum sesukses dan sedahsyat tokoh-tokoh diatas..tetapi paling tidak aku tidak akan menunggu terlalu lama untuk mengatakan hal ini kepada istriku, Wida.

"Bagiku, kau seakan dikirim dari surga untukku. Terima kasih telah bersabar dengan seluruh kegilaanku, dan tetap setia mendampingi dan mencintai suamimu ini sekian lama, walaupun kau tahu persis aku bukan laki-laki sempurna. Aku hanya ingin kau tahu..bahwa kau sangat berharga bagiku..aku sangat mencintaimu..!" (*)




http://www.facebook.com/update_security_info.php?wizard=1#!/note.php?note_id=10150097269304236

Darrul_Iman
06-04-2011, 11:12 PM
Salam

:)....saya faham benar....saya faham benar.....:)

1 (satu) pertanyaan menyebabkan KILAS BALIK

orang hebat itu tidak akan jauh dari orang yang hebat pula di belakannya

dan standard nya adalah KESABARAN

Nowitzki
07-04-2011, 12:51 AM
Suami yang aneh, tapi ya gak semua kayak gitu. Prosentasenya (malah) lebih besar yang gak ngeh.

AsLan
07-04-2011, 03:20 AM
Bagus !
Orang2 sukses memang tak melupakan orang2 yg berjasa pada mereka, salah satunya istrinya.

Cuma... kalo memuji istri seperti itu sebaiknya jangan didepan ibu :D

keremus
07-04-2011, 08:06 AM
Harus dicontoh itu, jangan hanya karena bosan dan istri udah tua, langsung cari2 alasan
buat nambah..:D

AsLan
07-04-2011, 11:39 AM
siapa tau cuma mulut manis,
didepan muji2 istri setinggi langit, dibelakang punya banyak simpenan :D

keremus
07-04-2011, 12:08 PM
siapa tau cuma mulut manis,
didepan muji2 istri setinggi langit, dibelakang punya banyak simpenan :D

Janganlah
Kata Don Corleone kepada anaknya Santino (Sonny)--> Lelaki Sejati menghabiskan
waktu bersama keluarganya :D


* padahal Sonny abis grasah grusuh ama cewek lain di balik pintu*

GiKu
07-04-2011, 12:36 PM
laki-laki yg sukses umumnya didampingi seorang wanita, yaitu istrinya
laki-laki yg gagal umumnya juga didampingi seorang wanita, tapi bukan istrinya

:D

AsLan
07-04-2011, 03:12 PM
laki-laki yg sukses umumnya didampingi seorang wanita, yaitu istrinya
laki-laki yg gagal umumnya juga didampingi seorang wanita, tapi bukan istrinya

:D

ibunya ya :D

adinda
07-04-2011, 06:04 PM
istri dan simpanan punya peran berbeda... namum sama sama berpengaruh

bedanya, ga ada yg berani memuji simpanan di depan org banyak :))


hehhehhehe

indraprime
07-04-2011, 06:25 PM
laki-laki yg sukses umumnya didampingi seorang wanita, yaitu Istri yang baik
laki-laki yg gagal umumnya juga didampingi seorang wanita, tapi bukan istrinya

:D

fixed :D

sebenarnya bukan siapa yang menjadi istrinya, tapi selama yang mensupportnya baik Insya Allah hasilnya baik juga :)

gembel
08-04-2011, 04:18 AM
tumben mbah per kgk rubah penulisannya :mrgreen:

Oentoek Para Istri… dari Kami Para Soeami !

PERMANDYAN
08-04-2011, 05:35 PM
tumben mbah per kgk rubah penulisannya :mrgreen:

Oentoek Para Istri… dari Kami Para Soeami !

itoe kerana kopian, ndak enak sama jang poenja.....
hehehhe.....

AsLan
09-04-2011, 01:04 AM
Jang poenja oerang modern, jang kopi oerang jaman perdjoangan.

ancuur
09-05-2011, 05:13 PM
ada contoh.. pak harto, bu tien meninggal langsung lengser.. Maap, burung gw sepasang.. betinanya mati, gak lama pasangannya ikutan mati...

minniesca
13-05-2011, 12:35 AM
^^ karena ga lo kasi makan...
kwkwkwkwkw

ancuur
13-05-2011, 12:42 AM
mini yg tukang kasih makan burung .. malah kabur dari rumah .. :piso:

minniesca
21-05-2011, 07:26 PM
laki-laki yg sukses umumnya didampingi seorang wanita, yaitu istrinya
laki-laki yg gagal umumnya juga didampingi seorang wanita, tapi bukan istrinya:D

ga selalu begitu..just generally...:D

@ancur...

kabur karena burung na banyak banget yang mau di kasi makan,,,kwkwkwkkw