PDA

View Full Version : Flying Fox makan korban



AsLan
08-06-2011, 10:51 PM
Flying Fox di Taman Matahari, Bocah 7 Tahun Tewas
Senin, 6 Juni 2011 22:02 wib


BOGOR - Seorang bocah berusia 7 tahun tewas setelah terjatuh dari flying fox tempat wisata Taman Matahari Puncak, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Korban bernama Iska Putri Yulianti (7), warga Jalan Maengket No 183 RT 6/13 Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok.

Kepalanya luka parah setelah terbentur batu pada kecelakaan yang terjadi Minggu kemarin. Menurut Uan (35), salah satu saksi di lokasi kejadian, peristiwa tersebut saat korban bersama orangtuanya dan bibi meluncur dari ketinggian 10 meter. "Saya tiba - tiba mendengar suara jatuh ke aspal," ujar Uan di lokasi kejadian, Senin (6/6/2011).

Menurutnya, dirinya bersama pengunjung lain berusaha menyelamatkan nyawa korban.
Korban dibawa ke RS Sakit Paru Cisarua, namun karena peralatan medis tidak memadai, korban dirujuk ke RS Medika Cibinong. Saat dalam perjalanan nyawa korban tidak tertolong lagi.

Kapolsek Cisarua Kompol Hadi Santoso mengatakan, pihaknya sudah memeriksa tujuh saksi dari karyawan flying fox, pemilik flying fox , Mulyadi dan saksi yang ada di lokasi.

Di hadapan wartawan, Kapolsek mengaku belum bisa menerapkan pasal yang dikenakan, karena pihaknya masih melakukan pemeriksaan.

Kapolsek menjelaskan, korban saat itu bersama ibunya Siti nurfatimah (31), hendak bermain Flying Fox, namun saat ibunya meluncur kaki korban tersangkut dan ikut meluncur tetapi korban langsung terjatuh dan bagian kepalanya terlebih dahulu mengenai tanah.

E = mc˛
08-06-2011, 11:41 PM
wew.. seremm

RIP buat korban

sangat disesalkan kejadian tragis ini bisa terjadi. harusnya alat pengaman dan pemasangannya diperhatikan dg amat teliti, jangan buru2 :(

aya_muaya
09-06-2011, 12:47 AM
keanya bukan alatnya, manusianya yang kurang was was ya...naudzubillah...

indraprime
09-06-2011, 01:58 AM
flying fox itu seperti apa sih? maklum gw tinggal di hutan ::elaugh::

yg gw bayangin flying dutchman ::elaugh::

Yuki
09-06-2011, 02:39 AM
sama......penasaran juga di sini

saya ngebayangnya firefox beterbangan......

kalo berita ini saya udah tau dari kemaren2

AsLan
09-06-2011, 03:26 AM
Tali tambang diikat dari tempat tinggi ke tempat rendah, lalu digantungi roda.
Orangnya kemudian digantung di roda itu dan meluncur mengikuti tali sampai berhenti.

etca
09-06-2011, 03:42 AM
http://www.youtube.com/watch?v=D4OGL-J_wzI
yang buat anakanak kadang dikasi dudukan kek di youtube di atas.

kalau dewasa mah enggak

http://www.youtube.com/watch?v=rboxllnmAcY

http://2.bp.blogspot.com/-laDqmlD745s/TcDNdhrpzsI/AAAAAAAAAGo/bLuYiVxy9R8/s1600/flying-fox.jpg

ndableg
09-06-2011, 03:49 AM
emang ga pake helm?

gembel
09-06-2011, 07:55 AM
namanya musibah...

semoga diberikan ketabahan bagi keluarga korban

deddy
09-06-2011, 09:20 AM
ketika dibali anak dan istri pada naik itu seh...tapi peralatannya komplit, help pengamanan juga ada this pic my wife

http://i176.photobucket.com/albums/w188/deddy-a/IMG00181-20100914-1447.jpg

spears
09-06-2011, 10:26 AM
kyknya yang mau meluncur emak nya. dan kaki sang korban nyangkut. jadi ikutan meluncur. jadi mungin pada saat itu si korban gak pake pengaman ya...

beastmen85
09-06-2011, 11:33 AM
kyknya yang mau meluncur emak nya. dan kaki sang korban nyangkut. jadi ikutan meluncur. jadi mungin pada saat itu si korban gak pake pengaman ya...

gw jg nangkepnya gini...

bukan faktor peralatan yg ga beres...

kok bisa nyangkut? itu anak ngapain?

Alip
09-06-2011, 01:17 PM
Hanya satu instruktur dan satu peserta yang boleh ada di atas langkan pada setiap kesempatan...
Langkan harus selalu bersih dari segala benda yang tidak diperlukan...
Sebelum meluncur, peserta dan instruktur harus memeriksa kondisi langkan atas kemungkinan bahaya yang bisa terjadi... (termasuk tali-temali)
Peserta tidak boleh meluncur sebelum ada tanda aman dari instruktur di langkan, dan pemegang tali


Jelas semua aturan dasar itu dilanggar... kelalaian dari penyelenggara...

Ngeri deh... anak 7 tahun.... :sad:

aya_muaya
09-06-2011, 03:56 PM
yup.. setuju om alip..

Urzu 7
09-06-2011, 04:34 PM
Mungkin sianak yg kebanyakan gerak ato histeris pas naek flyng fox

deddy
09-06-2011, 04:47 PM
Tapi kenapa sianak bisa kesangkut kaki ibunya anak kecil kan gak boleh ikut naik keatas.....(Tmpt luncuran)

indraprime
09-06-2011, 05:12 PM
kayaknya emang tuh anak udah lama ngincer "terbang" dari tempat flying fox :ninja:

gogon
10-06-2011, 06:03 PM
Tapi kenapa sianak bisa kesangkut kaki ibunya anak kecil kan gak boleh ikut naik keatas.....(Tmpt luncuran)

sama nih, bingung juga gw

sebenernya sih Flying Fox boleh juga buat anak kecil.. untuk flying fox yang tidak terlalu tinggi.
tapi pas di atas itu, semua peserta harus sudah pakai perlengkapan keamanan.

gw malah curiga si ibu bayar satu buat berdua, anak dipangku.. eh maksudnya dirangkul/digendong.
pas meluncur, gak nyangka si ibu gak kuat megangin anaknya, lepas deh..

GiKu
10-06-2011, 06:10 PM
sepertinya orang tuanya yg kurang pengawasan, terlalu hepi atau bagaimana sehingga prosedur keselamatan dilanggar

beberapa minggu lalu gw juga mencicipi wahana yg dimaksud (di tempat wisata tsb, dan lokasi tsb)
ada balita dan banyak anak2 kecil yg ikut, semua berjalan lancar - tidak ada yg celaka

ancuur
10-06-2011, 06:20 PM
http://www.youtube.com/watch?v=W2PKXUns3GY&NR=1

Flying Fox di sini keren pemandangannya..

itsreza
10-06-2011, 09:24 PM
Simpati saya bagi orang tua korban, semoga diberikan ketabahan dan kekuatan atas meninggalnya buah hati mereka.

Setau saya dari awal didirikan, izin Taman Matahari bermasalah. Dulu ketika beberapa saat baru dibuka, sempat ditutup oleh pemda, karena izinnya sebagai tempat tinggal bukan tempat komersial, beberapa izin lain bermasalah, entah kenapa akhirnya bisa beroperasi lagi dengan bebas.

Saya setuju dengan Alip, menurut saya bukan kelalaian orang tua si anak, tapi tetap kelalaian operator, karena untuk permainan seperti ini memang seharusnya anak-anak dibawah umur didampingi orang tua atau meluncur secara tandem dengan masing-masing peserta diberikan pengaman. Jika ada kejadian terlilit/tersangkut/terlepas, mungkin ada kesalahan/kelalaian dalam menjalankan prosedur pemasangan alat pengaman oleh instruktur, yang seharusnya bertugas memastikan semua aman sebelum permainan dimulai. Kalau di tempat yang fasilitas pengamannya memadai, biasanya di ketinggian tertentu, bagian bawah dari jalur meluncur disediakan juga jaring pengaman yang berguna mengantisipasi jika ada pengguna yang terjatuh.

Mendengar dari berita, saya kecewa dengan penanganan dari pihak kepolisian yang tidak menahan orang yang bertanggung jawab (dari pihak manajemen juga instruktur) karena orang tua korban dan manajemen Taman Matahari telah menyatakan bersepakat menyelesaikan kasus ini secara kekeluargaan. Kalau semua selesai dengan damai namun tidak ada perbaikan keadaan percuma saja, karena di masa mendatang kejadian seperti ini dapat saja berulang.

deddy
10-06-2011, 09:32 PM
Seingatku safetynya sangat bagus jika sianak ikut orangtuanya pasti dikasih safety pengaman gak mungkin cuma dipeluk begitu saja .....

Parameswara Li
22-08-2011, 04:22 PM
http://akuindonesiana.wordpress.com/2011/08/19/kronologis-kecelakaan-di-wahana-flying-fox-baskoro-di-taman-wisata-matahari-cisarua-bogor-yang-menewaskan-risma-bocah-umur-8-tahun/


Kronologis Kecelakaan Di Wahana Flying Fox Baskoro di Taman Wisata Matahari Cisarua Bogor yang Menewaskan Riska Bocah Umur 8 Tahun

Mulyadi Ibrahim, pengelola Baskoro Flying Fox di Taman Wisata Matahari, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mengklaim bahwa pihaknya telah memenuhi semua standar keselamatan ketika seorang anak tewas di wahana main yang dikelolalnya itu pada Minggu (5/6).

“Korban berusia sekitar 8 tahun dia duduk di kelas dua sekolah dasar. Korban dikategorikan layak untuk mengikuti permainan tersebut karena dari segi usia dan kondisi tubuh serta kesehatan memenuhi standar,” kata Mulyadi.

Mulyadi menceritakan, kecelakaan yang menewaskan Riska Putri Yulianti terjadi Minggu (5/6) sekitar pukul 12.00 WIB.

Saat itu Riska dan adiknya hendak bermain flying fox bersama keluarganya. Riska mendapat giliran kedua setelah adiknya. Namun Riska yang tidak sabaran ikut naik ke atas menara setinggi 7 meter, tempat sang adik yang sudah siap-siap meluncur di tali sepanjang 20 meter.

Sebelumnya, Riska dan keluarganya sudah diingatkan untuk menunggu giliran saat mencoba permainan. Tapi entah mengapa Riska tiba-tiba sudah berada di atas bersama sang adik.

Saat sang adik meluncur, tiba-tiba Riska yang sudah tidak sabar ingin mencoba permainan langsung melompat ke arah adiknya yang sudah meluncur.

“Jadi dia langsung melompat memeluk adiknya yang sudah siap-siap meluncur. Kami petugas pun kaget kenapa anak ini sudah ada di atas,” kata Mulyadi.

Kejadian berlangsung cepat, saat Riska melompat, kakinya terlilit tali yang membawa sang adik meluncur, sehingga tubuh Riska tertarik ke bawah.

Setelah meluncur sekitar 3 meter dengan ketinggian sekitar 4 meter dari lantai, tubuh Riska yang tersangkut pun terjatuh langsung menghantam lantai di bawah lintasan flying fox, karena lintasan tidak memiliki jaring yang seharusnya dimiliki sebagai pelindung keselamatan.

Riska dilarikan ke rumah sakit, namun nyawa bocah perempuan itu tidak tertolong lagi akibat luka di kepalanya.

Saat ditanya mengapa tidak ada jaring pada bagian bawah lintasan flying fox, Mulyadi mengaku hal itu sudah sesuai prosedur dan hampir semua flying fox di Taman Wisata Matahari tidak melengkapi jaring pada bagian bawah lintasan.

“Prosedurnya memang seperti itu,” kilahnya.

Mulyadi menambahkan, pihaknya sudah menyelesaikan kasus tersebut secara kekeluargaan dan mereka bertanggung jawab atas peristiwa tersebut dengan memberikan santunan kepada keluarga korban.

Pihak keluarga korban sendiri, klaimnya, juga sudah menganggap hal tersebut sebagai musibah.

Marketing TWM Dadang Julianto juga menyatakan sudah menyelesaikan kasus tersebut secara kekeluargaan dan sudah memberikan santunan kepada keluarga korban.

Dadang mengatakan, pihaknya bahkan telah menutup seluruh wahana flying fox yang dan mengevaluasi standarisasi operasi di Taman Wisata Matahari.

“Sementara waktu seluruh wahana flying fox kita hentikan sementara. Kita akan melakukan evaluasi dan pengawasan pengoperasian,” kata Dadang

Wahana Flying Fox Baskoro di Taman Wisata Matahari, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, untuk sementara waktu ditutup menyusul kecelakaan yang menewaskan seorang anak, Minggu (5/6).

“Untuk sementara waktu sesuai dengan keputusan manajemen kita menutup wahana flying fox hingga batas waktu yang tidak ditentukan,” kata Mulyadi Ibrahim pengelola Baskoro Flying Fox, di Cisarua, Rabu.

Hal senada disampaikan oleh Marketing Taman Wisata Matahari Dadang Julianto yang menyatakan pihaknya telah menutup seluruh wahana flying fox yang ada dan melakukan pembenahan serta evaluasi standarisasi operasi di Taman Wisata Matahari.

“Sementara waktu seluruh wahana flying fox kita hentikan sementara. Kita akan melakukan evaluasi dan pengawasan pengoperasian,” kata Dadang.

Sementara Mulyadi mengatakan, penutupan dilakukan oleh manajemen Taman Wisata Matahari sebagi pemilik lahan untuk meninjau ulang standarisasi permainan flying fox yang ada.

Dia memaparkan, ada sekitar 14 wahana flying fox di Taman Wisata Matahari yang dikelola beberapa provider berbeda-beda.

Baskoro Flying Fox sudah beroperasi sejak enam bulan lalu di Taman Wisata Matahari dan dikelola oleh pengusaha setempat.

Mulyadi mengklaim flying fox yang dikelolanya telah memenuhi standarisasi keselamatan, mulai dari kelengkapan peralatan, tenaga ahli dan petugas pengawas permainan.

“Semua sesuai standar flying fox, setiap peserta yang akan bermain diperiksa kelayakan umur, kondisi badan dan kesehatannya. Dan ini sesuai SOP yang berlaku,” katanya.

Mulyadi menuturkan, pihaknya memiliki dua wahana flying fox untuk dewasa dan anak-anak. Sementara korban yang tewas bermain di wahana untuk anak-anak.

Untuk bisa bermain di flying fox, anak-anak harus memenuhi persyaratan usia mulai 8 hingga 9 tahun, berbadan sehat dan tidak memiliki kelainan jantung.

AsLan
28-08-2011, 05:02 AM
Kalo dibawahnya dipasang jaring pasti jadi gak seru, justru orang mau main ini karena ada unsur bahayanya.

nick naylor
28-08-2011, 07:01 AM
Wew kirain tadi firefox yang makan korban.


Kalo dibawahnya dipasang jaring pasti jadi gak seru, justru orang mau main ini karena ada unsur bahayanya.

Nice, bahkan kalau bisa ditambahi paku-paku besar stalagmit-stalagnitan, runcing-runcing di bawahnya bo'. ::oops::

radiuz
14-09-2011, 08:29 PM
serem juga baca beritanya
RIP untuk korban

BundaNa
15-09-2011, 01:36 PM
kayaknya ini insiden ya, tapi gimana2 pihak taman matahari tetep harus bertanggung jawab, karena mereka lalai sampai ada anak nyelip gak ketauan

GiKu
15-09-2011, 02:25 PM
TWM penyedia lahan, sedangkan wahana2 flying fox dikelola pihak lain

indraprime
16-09-2011, 01:00 PM
Nice, bahkan kalau bisa ditambahi paku-paku besar stalagmit-stalagnitan, runcing-runcing di bawahnya bo'. ::oops::

sarap ;D

sekalian tanam pohon kaktus aja di lintasannya ::hihi::

GiKu
16-09-2011, 01:02 PM
pada wahana yg dimaksud di atas, di bawah lintasannya adalah jalan aspal dan kolam yg cukup luas

echo_velasco
16-09-2011, 01:57 PM
waduh, diduga kelalaian dari instruktur/operatornya nih, dalam jenis permainan berbahaya macam flying fox gitu udah menjadi kewajiban intstruktur/operatornya untuk memberi pengarahan ke pengguna, memastikan pengaman pengguna terpasang dengan baik, dan memastikan keadaan disekitar aman sebelum pengguna diterjunkan.. ko ini bisa sampe ada anak kecil tersangkut, klo emang anak kecilnya diperbolehkan ikut ya seharusnya pengamannya juga lebih diperhatikan dong, jadi ngga sampai terjatuh gitu..
untuk safety-nya perlu didisiplinkan lagi itu ::doh::

semoga diberikan ketabahan untuk kedua orang tua korban..