PDA

View Full Version : Ketika Harga Burger Mencerminkan Ekonomi



neofio
28-01-2014, 03:10 PM
Ketika Harga Burger Mencerminkan Ekonomihttp://assets.kompas.com/data/photo/2013/07/02/1000550shutterstock-126066629780x390.jpg


JAKARTA, KOMPAS.com Burger ternyata tak sekadar sebuah makanan, tetapi juga bisa menjelaskan banyak hal tentang ekonomi. Hal ini seperti dirilis The Economist melalui "Indeks Big Mac", yang membandingkan harga hamburger McDonald's di seluruh dunia untuk mengetahui apakah suatu mata uang itu sesuai dengan nilai sebenarnya atau overvalued (lebih tinggi dari nilai sebenarnya) atau bahkah undervalued (lebih rendah dari nilai sebenarnya).

Selama hampir 30 tahun, The Economist menggunakan indeks tersebut sebagai cara mudah mengetahui apakah mata uang diperdagangkan pada level yang benar.

Inilah prinsipnya: saat ini harga rata-rata Big Mac di AS 4,62 dollar AS atau sekitar Rp 56.350 (kurs Rp 12.200 per dollar AS), sementara di China 2,74 dollar AS atau sekitar Rp 33.400. Berdasarkan indeks, hal ini membuat yuan undervalued alias lebih rendah dari nilai sesungguhnya sebesar 41 persen.

Cara itu mungkin dipandang nyeleneh untuk mengukur nilai mata uang. Namun, majalah ekonomi tersebut menyebutkan, indeks burger ini bisa memberikan gambaran mengenai perekonomian dunia.

Kekhawatiran terhadap kebijakan penarikan stimulus moneter oleh Federal Reserve membuat investor di negara-negara berkembang terguncang sehingga menekan nilai tukar mata uang di Brasil, Indonesia, dan Turki jauh melemah dibanding dollar AS.

Dengan pengecualian di Brasil, kondisi tersebut membuat harga Big Mac justru lebih murah di negara-negara BRICS (Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan). Negara-negara tersebut mencatat level rendah dalam indeks burger.

Harga Big Mac bisa lebih murah lagi di negara-negara berkembang seiring dengan perkembangan terbaru. Misalnya, pekan lalu, kolapsnya mata uang peso Argentina dan melemahnya lira Turki akibat kekhawatiran perlambatan pertumbuhan dan meningkatnya ketegangan politik di negara-negara berkembang.

Untuk informasi saja, India tercatat sebagai negara dengan harga Big Mac termurah. Dengan kurs saat ini 62,68 rupee per dollar AS, Anda bisa membeli Maharaja Mac daging ayam atau sapi dengan hanya 1,54 dollar AS atau sekitar Rp 18.800. Afrika Selatan menyusul dengan 2,16 dollar AS dan di Malaysia dengan harga 2,23 dollar AS.

Sementara itu, di Norwegia, para pencinta burger harus merogoh kantong lebih dalam untuk membeli Big Mac yang harganya 7,80 dollar AS atau sekitar Rp 95.150. Di negara Viking ini, 1 dollar AS setara dengan 6,14 krone.

itsreza
28-01-2014, 03:23 PM
Burgernomics ini selalu ada di buku pengantar ekonomi sub bab PPP.
Di Indonesia harga big mac saat ini IDR28,000 ~ US$2.28, turun dari
dari sebelumnya karena di tahun 2013 mata uang Indonesia mengalami
devaluasi. Sekarang, Starbucks pun dijadikan index seiring popularitas
Starbucks yang naik

neofio
28-01-2014, 03:36 PM
mungkin bisa juga ya, diterapkan pada warteg/warung nasi yg pake gerobak atau jongko

indeks warteg
indeks warung nasi

itsreza
28-01-2014, 04:05 PM
cmiiw, warteg ga bisa om karena PPP mengukur perbedaan nilai tukar untuk
membeli barang yang sama, jadi lebih tepat indeks dengan nama bendanya.
misal tempe index. kalau orek tempe di seluruh dunia terstandar, bisa juga
dibuat orek tempe index

Kingform
28-01-2014, 04:06 PM
sayangnya warteg ga ada di seluruh dunia...

noodles maniac
28-01-2014, 06:19 PM
Jadi AS melakukan politik Dumping terhadap harga Big Mac? ::ungg::

neofio
28-01-2014, 06:26 PM
noodles maniac

politik dumping ?

noodles maniac
28-01-2014, 06:39 PM
Politik dumping = Harga jual big mac di dalem AS malah lebih tinggi daripada di luar AS neofio :)

itsreza
28-01-2014, 07:45 PM
bukan dumping kakak, Big Mac Index itu perbandingan harga Big Mac antar negara
kenapa dijadikan index, karena walau mungkin di antar negara sedikit berbeda,
tapi secara umum memiliki standar yang sama. Memperhitungkan komponen
biaya bahan baku i.e. daging, roti, sayuran; dan faktor produksi: labor, capital, etc
semua dengan standar lokal. Maka bila nilai tukar antar negara seimbang, harga
Big Mac di antar negara secara relatif sama. Jadi tujuan dari burgernomics ini
untuk menentukan nilai relatif di berbagai negara.

neofio
28-01-2014, 07:52 PM
itsreza

berbakat jadi pengamat ekonomi

itsreza
28-01-2014, 07:58 PM
neofio
memang pengamat ekonomi ukuran celananya berapa?

neofio
28-01-2014, 08:26 PM
@neofio (http://www.kopimaya.com/forum/member.php?u=2140)
memang pengamat ekonomi ukuran celananya berapa?

::ngakak2:: hohoho... itu mah pengenal kepribadian berdasarkan ukuran celana di lapaknya nudel
itsreza gak sia2 punya bintang 6...
kebetulan ada lowongan di RSJKM sebagai Akuntan-Analysis

itsreza
28-01-2014, 08:54 PM
saya ga bisa akuntansi kakak, kerjaannya bosenin
cuma nyatetin duit.. itu posisi cocok buat bu epe

eve
28-01-2014, 09:59 PM
saya ga bisa akuntansi kakak, kerjaannya bosenin
cuma nyatetin duit.. itu posisi cocok buat bu epe

::nangis::saya bisanya cuma nyatetin duit donk kaka.....

itsreza
28-01-2014, 10:35 PM
boong banget... bu epe bukannya hobi ngodit juga... kepo catatan duit orang

neofio
28-01-2014, 10:50 PM
itsreza n eve

masih ada lowongan di RSJKM bagian nyantet n nyate

eve
29-01-2014, 12:17 AM
boong banget... bu epe bukannya hobi ngodit juga... kepo catatan duit orang

ITU MAH sekedar hobi... ::hihi::

---------- Post Merged at 12:17 AM ----------


itsreza n eve

masih ada lowongan di RSJKM bagian nyantet n nyate

berapa UMR nya ? ::bwekk::

noodles maniac
29-01-2014, 06:44 AM
bukan dumping kakak, Big Mac Index itu perbandingan harga Big Mac antar negara
kenapa dijadikan index, karena walau mungkin di antar negara sedikit berbeda,
tapi secara umum memiliki standar yang sama. Memperhitungkan komponen
biaya bahan baku i.e. daging, roti, sayuran; dan faktor produksi: labor, capital, etc
semua dengan standar lokal. Maka bila nilai tukar antar negara seimbang, harga
Big Mac di antar negara secara relatif sama. Jadi tujuan dari burgernomics ini
untuk menentukan nilai relatif di berbagai negara.

Terima kasih penjelasannya kakaaaa :sokmanis:


itsreza

berbakat jadi pengamat ekonomi

Justru itu yang bikin dia prustrasi dan jadi pasen RSJ ::KM::

Seumur hidupnya cuma ngamatinnnn aja ;D

jakhost
12-12-2015, 09:51 AM
warteg aja makan pakai semur telor bulet, nyam nyam....