PDA

View Full Version : [Berita] Polisi-polisi Sedang Diteror dan Diburu???



noodles maniac
17-08-2013, 08:40 AM
HOT NEWS neh.... misi-misi :pencuri:

Dalam Sepuluh Hari Dua Polisi Ditembak di Ciputat (http://www.arrahmah.com/news/2013/08/07/sepuluh-2-polisi-ditembak-ciputat.html)

http://cdn.ar.com/images/stories/2013/08/polisi-ditembak.jpg


CIPUTAT (Arrahmah.com) – Penembakan terhadap anggota polisi sudah dua kali terjadi di Ciputat, Tangerang Selatan. Penembakan pertama menimpa Aipda Patah Saktiyono (53) pada Sabtu (27/7/2013). Pagi ini Rabu (7/8/2013), aksi penembakan menimpa Aiptu Dwiyatna (50).

Penembakan pagi ini menewaskan Aiptu Dwiyatna terjadi di Jalan Otista Raya, Ciputat, Tangerang Selatan, sekitar pukul 05.00 WIB. Pelakunya adalah dua orang tak dikenal.

Korban tewas setelah peluru menembus helm dan bersarang di kepalanya. Saat ditembak, Aiptu Dwiyatna sedang menuju Lebak Bulus untuk memberikan ceramah dengan mengendarai sepeda motor dinas Suzuki Smash 2643-31 VII.

Adapun kronologi yang diungkapkan polisi menyebutkan korban ditembak dari jarak dekat.

“Korban ditembak pada bagian kepala. Penembakan dilakukan dari jarak dekat,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Rikwanto di Ciputat.

Dikutip dari keterangan saksi, anggota satuan Pembinaan Masyarakat (Bimas) Polsek Metro Cilandak itu dipepet oleh dua orang yang mengendarai sepeda motor. Satu tembakan dari jarak dekat yang diarahkan seorang pelaku mengenai kepala Aiptu Dwiyatna.

Polisi menyebut penyelidikan awal terhadap penembakan Aiptu Dwiyatna diduga masih berhubungan dengan kasus penembakan Aipda Patah Saktiyono, anggota polisi lalu lintas Polres Metro Jakarta Pusat.

“Kami menduga ini masih berhubungan. Kami akan selidiki dan minta keterangan saksi,” tutur Rikwanto.

Penembakan yang dialami Aipda Patah terjadi di Jalan Cirendeu Raya, Ciputat, Tangerang Selatan. Peluru menembus dada kirinya, beruntung nyawa Aipda Patah bisa diselamatkan.

Korban dibawa warga ke masjid terdekat sekitar lokasi kejadian. Selanjutnya, korban dibawa ke RS Polri untuk menjalani tindakan khusus.

Siapa pelaku penembakan Aipda Patah hingga hari ini masih misterius. Tim gabungan dari Polres Jakarta Selatan dan Kepolisian Daerah Metro Jaya masih menyelidiki kasusnya. Guna mengungkap pelaku, penyidik sudah memeriksa lima orang saksi.

Pelaku diketahui menggunakan jaket dan helm berwarna gelap. Dari penyelidikan, diduga pelakunya telah mengetahui bahwa korban adalah polisi. Saat ditembak, korban menggunakan kaus dinas bertuliskan polisi.

Penembakan yang dilakukan dari jarak dekat, mengindikasikan bahwa pelaku sudah merencanakan aksi ini.

Respon Kapolri

Peristiwa penembakan Aiptu Dwiyatna ini mengundang perhatian mendalam dari Kapolri Jenderal Timur Pradopo. Timur langsung mendatangi tempat kejadian perkara di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan.

Kapolri datang didampingi seorang ajudannya. Dia masih menggunakan pakaian olahraga pada pukul 07.00 WIB. Timur enggan menjawab wartawan saat ditanya kejadian penembakan anggota Polri tersebut.

Sementara saat di RS Polri Kramat Jati, Kapolri menegaskan pihaknya telah membentuk tim gabungan untuk menangkap pelaku dan mengungkap kasus ini. Tim tersebut terdiri dari Mabes Polri, Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Selatan.

“Kita akan bentuk tim khusus untuk mengungkapkan siapa pelakunya,” ujar Timur saat mendatangi RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu 7 Agustus 2013.

Menurut Timur, setiap pekerjaan pasti memiliki resiko. Dia menghimbau kepada seluruh anggotanya untuk selalu waspada dalam menjalankan tugas dimanapun berada.

“Tentunya ini risiko dari pada tugas,” kata Timur.

(azmuttaqin/sumber/arrahmah.com)

- See more at: http://www.arrahmah.com/news/2013/08/07/sepuluh-2-polisi-ditembak-ciputat.html#sthash.2gOuVKOs.dpuf

================================================== ===================

Sementara tadi malam telah terjadi lagi pembunuhan lagi... :pencuri:

Kronologi Penembakan Dua Polisi di Pondok Aren (http://news.liputan6.com/read/667343/kronologi-penembakan-2-anggota-polisi-di-pondok-aren)

http://static.liputan6.com/201307/tembak-aipdapatah-130729b.jpg


Liputan6.com, Jakarta : Anggota kepolisian kembali menjadi korban penembakan orang tak dikenal. Kali ini menimpa 2 anggota Binmas Polsek Pondok Aren yaitu Aiptu Kus Hendratno dan Bripka Ahmad Maulana.

BERITA TERKAIT
Keluar dari RS Polri, 2 Jenazah Polisi Dibawa ke Rumah Duka Keluar dari RS Polri, 2 Jenazah Polisi Dibawa ke Rumah Duka
Jenazah Polisi Korban Penembakan Pondok Aren Dimakamkan di Yogya Jenazah Polisi Korban Penembakan Pondok Aren Dimakamkan di Yogya
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto menuturkan, peristiwa itu bermula saat Aipda Kus Hendratna akan melakukan apel pada pukul 22.00 WIB di Polsek Pondok Aren, Tangerang, dalam rangka persiapan operasi Cipta Kondisi. Lantas Aipda Kus didipepet oleh dua orang yang mengendarai motor Mio matic warna hitam di Jalan Graha Pondok Aren Tangerang, dekat Masjid Bani Umar.

"Setelah itu, Aipda Kus ditembak pada bagian belakang kepala. Langsung terjatuh," kata Rikwanto di Jakarta, Sabtu (17/8/2013) dini hari.

Dibelakang korban, lanjut Rikwanto, ada tim buser yang berjumlah 4 orang menggunakan mobil Avanza dengan arah yang sama dan melihat kejadian tersebut. Mereka kemudian mengejarnya dan menabrak motor yang dikendarai sang pelaku.

"Namun mobilnya terperosok ke got tanggul jalan, pelaku yang turun dari motor, langsung mendatangi dan menembak sopir avanza, Bripka Maulana, yang baru keluar dari pintu dan meninggal dunia ditempat," ungkap Rikwanto.

Korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Primer Bintaro. Setelah itu, kedua korban tersebut kini dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. (Ali)

================================================== ==================

Another conspiracy? :ngopi:

lily
17-08-2013, 09:07 AM
Saya baca dari sebelah ya...

Katanya menjelang pemilihan Kapolri ato apa gitu , bakal ada ujian untuk beberapa kandidat.

Ujian itu berupa masalah dalam internal masing - masing.

Saya sendiri ga tau itu bener ga. Tapi semisal ini ujian , lha kok sampe ada korban tewas.

Ya walopun polisi ada yang jahat , tapi ga pantas lah dibunuh.

Dan lagi kalo bilang ini resiko dalam bertugas. Ya masa lagi santai naik motor , ditembak stranger.

Mendingan ga sengaja tertembak pas penggrebekan teroris ato apa gitu.

---------- Post Merged at 08:07 AM ----------

Dua anggota Polsek Pondok Aren, Aiptu Kus Hendratna dan Bripka Ahmad Maulana tewas ditembak orang tak dikenal di Jalan Graha Raya, Kota Tangerang. Sebagai bentuk penghormatan, pangkat keduanya akan dinaikan.

"Mereka adalah pahlawan, meninggal saat sedang dinas. Polisi yang meninggal dalam tugas dianggap pahlawan. Kita akan naikkan pangkatnya," janji Wakapolri Komjen Oegroseno di Mapolsek Pondok Aren, Sabtu (17/8).

Oegroseno mengatakan saat ini pihaknya sedang berusaha semaksimal mungkin menangkap pelaku penembakan. Diduga pelaku berasal dari komplotan yang sama, dengan penembakan polisi sebelumnya.

Meski pelaku berhasil melarikan diri, Oegroseno yakin pihaknya mampu mengungkap pelaku aksi teror tersebut."Saya yakin kita bisa mengungkap pelaku penembakan ini," tegasnya.

Aiptu Kus Hendratna ditembak OTK saat melintas dengan menggunakan sepeda motor, tak jauh dari Mapolsek Pondok Aren. Saat itu dia hendak mengikuti apel Cipta Kondisi pengamanan HUT RI.

Sedangkan Bripka Maulana ditembak oleh pelaku yang sama, saat hendak melakukan penangkapan. Bripka Maulana dan teman-temannya sempat baku tembak dengan pelaku. Namun mobil yang dikendarai korban terperosok. Kemudian pelaku mendatangi korban dan langsung menembaknya.


Sumber : Jawa Pos

noodles maniac
17-08-2013, 09:12 AM
tapi ada juga ada konspirasi yang mengatakan, lupa baca dimana... ::doh::

bahwa teror pembunuhan kepada instansi polisi ini dilakukan oleh instansi TNI (baca:balas dendam) karena ada personil TNI yang tewas dianiaya oleh para personil polisi

nah lho...:gemetar:

lily
17-08-2013, 09:20 AM
Ya banyak lah rahasia di lingkungan militer.

aya_muaya
17-08-2013, 09:51 AM
TNI ama Polri kan emang musuh bebuyutan...

AsLan
17-08-2013, 10:02 AM
Seru tuh, sampe baku tembak.

BundaNa
17-08-2013, 10:07 AM
Polisi banyak musuhnya. Bandar narkoba yg bosen diblackmail, koruptor yg ga dibeking lagi, orang yg bosen ama gaya sok beberapa oknum. Itu bukan korban random, dichek aja latar belakangnya. Polisi2 aktif ada beberapa yg jadi centeng tak resmi mini market ato bandar kayu

noodles maniac
17-08-2013, 10:14 AM
Just info... Ciputat sama Pondok Aren tuh deketan lho... masih dalam wilayah Tangsel, hmmmmm :mikir:

---------- Post Merged at 09:14 AM ----------

Just info... Ciputat sama Pondok Aren tuh deketan lho... masih dalam wilayah Tangsel, hmmmmm :mikir:

TheCursed
17-08-2013, 10:23 AM
Dan juga centeng tempat dugem, Bunda.

ndableg
17-08-2013, 03:47 PM
TNI polri musuhan? Apa ga kegoblogan itu namanya? Kenapa ga TNI pake sukhoi dan tank gempur kepolisian aja? Mosok sembunyi2.
TNI = tukang ngintip?

Gimana kalo Polisi tembak polisi utk kepentingan bikin rame?

noodles maniac
17-08-2013, 05:51 PM
Eh busettt polisi tembak polisi buat bikin rame? ini mah polisi sinting :gemetar:

choodee
17-08-2013, 07:11 PM
TNI polri musuhan? Apa ga kegoblogan itu namanya? Kenapa ga TNI pake sukhoi dan tank gempur kepolisian aja? Mosok sembunyi2.
TNI = tukang ngintip?

Gimana kalo Polisi tembak polisi utk kepentingan bikin rame?

Pake sukhoi dan tank mahal bensinnya.

Kalo petrus kan cmn modal nyolong peluru sebiji dua biji~

ancuur
17-08-2013, 08:11 PM
ada cerita lucu di Komdak jakarta dulu....

kebetulan ada temen reserse di komdak, pass lagi iseng2 mampir
ke komdak.. ada pencuri di sekitar komdak situ ketangkap, terus
dibawa ke tempat reserse situ.. tau gak dialognya...

resersenya bilang: "begok loe pake ketangkep, udah sana pergi
--------------------laen kali jangan sampe ketangkep ya!!"

note: ternyata para pencuri di komdak itu yg becking polisi ::doh:::iamdead:

ndableg
17-08-2013, 08:40 PM
Eh busettt polisi tembak polisi buat bikin rame? ini mah polisi sinting :gemetar:

Yea makin sinting makin tinggi ratingnya.
Bukannya ud banyak rame2 di indonesia? Gara2 kolor ijo aja rame kok.

AsLan
18-08-2013, 12:45 AM
ada cerita lucu di Komdak jakarta dulu....

kebetulan ada temen reserse di komdak, pass lagi iseng2 mampir
ke komdak.. ada pencuri di sekitar komdak situ ketangkap, terus
dibawa ke tempat reserse situ.. tau gak dialognya...

resersenya bilang: "begok loe pake ketangkep, udah sana pergi
--------------------laen kali jangan sampe ketangkep ya!!"

note: ternyata para pencuri di komdak itu yg becking polisi ::doh:::iamdead:


Biasanya sih mereka itu informan, kalo ada temennya yg ngrampok ato bunuh, diem2 dia laporin.
Wajar koq polisi piara cecunguk kayak gitu.

ancuur
18-08-2013, 01:20 AM
Biasanya sih mereka itu informan, kalo ada temennya yg ngrampok ato bunuh, diem2 dia laporin.
Wajar koq polisi piara cecunguk kayak gitu.

tapi pencuri itu kyknya curi tape recorder dari mobil... informan gak nyuri kali... ::doh::

noodles maniac
13-09-2013, 09:08 PM
Setelah briptu Sukardi tewas ditembak di depan KPK beberapa hari lalu. Barusan nonton di TV Oon kalo di Cimanggis, Depok pukul 18.40 ada briptu Ruslan yang tewas ditembak.

What is going on actually?? :kaget:

---------- Post Merged at 08:08 PM ----------

Beritanya menyusul yah... besok pasti udah ada beritanya... ::ungg::

ancuur
13-09-2013, 09:20 PM
jawabannya cuma satu "polisi belum jujur"

choodee
13-09-2013, 09:49 PM
Kalo kayak di pilem2 konspirasi pilem holiwut, biasanya polisi2 yang ditembak itu adalah agen khusus yang nyamar, jadi polisi elit, tp disuruh di jabatan bawah buat mata2. Dan tiba2 ada hacker jenius yang ngejual database nama2 polisi2 nyamar ini ke penjahat kakap/ pejabat tinggi yang terancam sama polisi ini.

noodles maniac
13-09-2013, 11:33 PM
Wuah alhamdulillah banget... si briptu Ruslan cuma tertembak kakinya dan motif penembakan ini konon cuma permapokan motor biasa ::ungg::

ancuur
13-09-2013, 11:50 PM
gini del.. skarang kan banyak chanel tv yg kajol,
ada yg copy paste youtube, ada yg curi kopi masup tv,
crew apa aja mrk ambil.. yg penting dapet berita..
maklum baru merdeka ::ngakak2::::ngakak2::

note: PKS aja sampe ampun2an di kejar2 berita, sekarang adem lagi ::doh::