View Full Version : - Tiongkok Kebanjiran Perawan Tua -
BEIJING - Masyarakat Tiongkok berpendapat dalam hubungan, laki-laki harus lebih tinggi dalam segala hal, termasuk tinggi badan, usia, pendidikan dan penghasilan. Paradigma ini membuat wanita berpenghasilan lebih tinggi dari pria susah mendapatkan jodoh.
Seperti Xu Jiajie yang telah melalui banyak sekali kencan buta dan mendatangi acara-acara mak comblang dalam lebih dari lima tahun terakhir untuk mencari suami.
Pada usia 31, pegawai kantoran berwajah imut asal Shanghai tersebut menghadapi tekanan besar dari keluarga dan kawan-kawan untuk menikah. "Namun pria yang tepat sulit ditemukan," ujarnya seperti dilansir gulfnews (13/8).
Kondisi ini merupakan isu besar bagi perempuan-perempuan Tiongkok urban, berpendidikan dan berpenghasilan tinggi.* Di mana dalam status sosial dia harus mencari suami yang drajatnya di atas dirinya.
“Orangtua saya telah mengenalkan saya pada semua pria lajang yang mereka kenal,” ujar Xu, yang berpenghasilan dua kali lipat gaji rata-rata di Shanghai.
“Setengah dari bujangan yang saya temui pendiam dan tidak pernah bergaul. Pria yang aktif tidak memerlukan kencan buta,” lanjutnya.
Bersamaan dengan perayaan festival “Qizi” atau hari kasih sayang versi Tiongkok pada Selasa (13/8), Xu dan jutaan perempuan lain sepertinya menghadapi masalah yang sama. Pilihan perempuan di Tiongkok terbatas karena konsep-konsep yang dipegang teguh mengenai hierarki dalam pernikahan itu berlawanan dengan perubahan-perubahan ekonomi dan sosial yang melanda negara berpenduduk terpadat di dunia tersebut.
Istilah “shengnu” atau perawan tua, mengacu pada perempuan-perempuan profesional yang belum menikah pada usia akhir 20an.
“Orang-orang Tiongkok sering merasa dalam hubungan, laki-laki harus lebih tinggi dalam segala hal, termasuk tinggi badan, usia, pendidikan dan penghasilan,” ujar Ni Lin, yang membawakan acara televisi pencarian jodoh yang populer di Shanghai.
Hal ini menimbulkan fenomena dimana pria kelas A menikahi perempuan kelas B, pria kelas B menikahi perempuan kelas C dan pria kelas C menikahi perempuan kelas D. Hanya perempuan kelas A dan pria kelas D yang tidak dapat menemukan pasangan.”
Di Beijing, lebih dari sepertiga perempuan berusia akhir 20an dan 30an sedang mencari suami, menurut laman pencarian pasangan Jiayuan.com. Laporan-laporan media mengatakan ada sekitar 500.000 “perawan tua” di ibukota.
Penduduk Tiongkok yang berjumlah lima miliar itu, 1,4 miliarnya berjenis kelamin pria. Namun lagi-lagi status sosial dapat berkonspirasi melawan perempuan profesional yang lajang.
Populasi pria di Tiongkok cenderung lebih banyak dibandingkan di banyak negara lain karena kebijakan satu anak dari pemerintah dan preferensi kultural atas laki-laki. Sensus terakhir pada 2011 menunjukkan ada dua kali lebih banyak pria lajang yang lahir pada 1970an dibanding perempuan berusia sama.
Namun tidak seperti “perempuan tua,” para “shengnan” atau “bujang lapuk” ini seringkali hidup di kota-kota kecil dan tidak memiliki banyak uang.
Pemerintah kota Shanghai berusaha membantu perempuan-perempuan seperti Xu dengan mengadakan acara-acara perjodohan secara reguler. Salah satunya pada Mei lalu menarik 20.000 pria dan perempuan lajang.
Lucy Wang, seorang guru bahasa Tiongkok berusia 32 tahun yang mengikuti acara tersebut, mengatakan yang ia temui hanyalah pria mata keranjang atau anak mama.
“Terkadang saya bertanya-tanya apa yang salah dengan saya. Ada 20 ribu orang dan saya tidak dapat menemukan seorang pun yang saya suka," pungkasnya.
Sumber : Jawa Pos
choodee
14-08-2013, 08:03 PM
Padahal kalo sy jadi wanita sukses, kalo jodoh ga ketemu2, ya nyari trophy husband ;D
AsLan
14-08-2013, 08:28 PM
Banyak temen cewek gw yg blom merid2 sampe lewat 40, rata2 punya karir yg bagus.
Herannya temen2 cewek yg pendidikannya rendah( gak SMA) cepet banget merid, jarang yg lewat umur 20, kalo gak merid muda minimal hamil duluan.
---------- Post Merged at 07:28 PM ----------
Kalo berpikir positipnya, wanita yg gak dapet suami tetap dipelihara oleh Tuhan, mereka diberkati dengan karir yg bagus.
Jadi meski gak punya laki2 yg melindungi dan memelihara, mereka tetap kecukupan.
aya_muaya
14-08-2013, 08:30 PM
Waktu awal 20an ampe middle kan pilihannya dua : karir atau merid
Yang merid, punya anak, kebanyakan pilih ngerawat anak...
Yang milih karir banyak yang kebablasan, akhirnya ampe akhir 20an...
Kalau yang di beijing ini karena budaya kan ya?
Kalo saya waktu umur di bawah 20 taon , mikirnya nikah muda , punya anak di usia muda , dan sukses di usia muda :D
Sayangnya... Ada kesedihan di tengah - tengahnya.
Mo bilang gagal kok kayanya ga enak. Mending sedih aja.
Kalo berpikir positipnya, wanita yg gak dapet suami tetap dipelihara oleh Tuhan, mereka diberkati dengan karir yg bagus.
Jadi meski gak punya laki2 yg melindungi dan memelihara, mereka tetap kecukupan.
ancuur
14-08-2013, 09:13 PM
pantesan pria2 taiwan punya banyak simpenan di tiongkok ::doh:::iamdead:
choodee
14-08-2013, 09:36 PM
Banyak temen cewek gw yg blom merid2 sampe lewat 40, rata2 punya karir yg bagus.
Herannya temen2 cewek yg pendidikannya rendah( gak SMA) cepet banget merid, jarang yg lewat umur 20, kalo gak merid muda minimal hamil duluan.
---------- Post Merged at 07:28 PM ----------
Kalo berpikir positipnya, wanita yg gak dapet suami tetap dipelihara oleh Tuhan, mereka diberkati dengan karir yg bagus.
Jadi meski gak punya laki2 yg melindungi dan memelihara, mereka tetap kecukupan.
Cewe2 sukses blum merit itu mungkin berpikir positif sendirinya, toh kadang mreka cuek dan masi sibuk kerja, yg bikin eneg itu kan omongan samping kiri kanan, yg ngejelek2in cewe2 yang blum nikah, dibilang menyalahi kodrat (kalau ga maw nikah), terutama kalo yg idup di kampung2.
BundaNa
14-08-2013, 09:44 PM
Cewe2 sukses blum
merit itu mungkin berpikir positif sendirinya, toh kadang mreka cuek dan
masi sibuk kerja, yg bikin eneg itu kan omongan samping kiri kanan, yg
ngejelek2in cewe2 yang blum nikah, dibilang menyalahi kodrat (kalau ga
maw nikah), terutama kalo yg idup di kampung2.
padahal di dunia udah beredar being single and happy ya...
---------- Post Merged at 08:44 PM ----------
Cewe2 sukses blum
merit itu mungkin berpikir positif sendirinya, toh kadang mreka cuek dan
masi sibuk kerja, yg bikin eneg itu kan omongan samping kiri kanan, yg
ngejelek2in cewe2 yang blum nikah, dibilang menyalahi kodrat (kalau ga
maw nikah), terutama kalo yg idup di kampung2.
padahal di dunia udah beredar being single and happy ya...
serendipity
14-08-2013, 09:44 PM
beda ya ama fenomena cewek di Jakarta yg belom nikah, karna kebanyakan cowok yg ganteng, pinter, gak mata keranjang... yah kebanyakan loh ya g.a.y
serius kebanyakan yg tadinya normal tiba2 bisa belok. Btw gw sering liat di tiongkok juga banyak gaynya ::doh::
ada yang salah ya dengan perempuan ::ungg::
choodee
14-08-2013, 10:35 PM
padahal di dunia udah beredar being single and happy ya...
Kalau kata teman saya sih sekarang masuk generasi cougar, jodohnya masih belum lahir ;D
ndugu
14-08-2013, 10:36 PM
tuh kan dibilang sama artikelnya:
“Orang-orang Tiongkok sering merasa dalam hubungan, laki-laki harus lebih tinggi dalam segala hal, termasuk tinggi badan, usia, pendidikan dan penghasilan,” ujar Ni Lin, yang membawakan acara televisi pencarian jodoh yang populer di Shanghai.
Hal ini menimbulkan fenomena dimana pria kelas A menikahi perempuan kelas B, pria kelas B menikahi perempuan kelas C dan pria kelas C menikahi perempuan kelas D. Hanya perempuan kelas A dan pria kelas D yang tidak dapat menemukan pasangan.”
choodee
14-08-2013, 10:44 PM
^
Padahal kalo kek gitu, sy nyarinya ya pria kelas D yang ganteng dan baik hati.
Kelas ini menunjukan pendidikan dan penghasilan kan?
ndugu
14-08-2013, 10:49 PM
kayanya kelas2nya dalam arti banyak aspek deh, fisik, pendidikan, penghasilan, blabla. jadi kalo masuk kategori ganteng, bukan kelas D lagi itu :cengir:
namun menurut artikel pula, kelas D ini biasanya
para “shengnan” atau “bujang lapuk” ini seringkali hidup di kota-kota kecil dan tidak memiliki banyak uang.
yah mo kelas apa pun, itu cuman kiasan. the point is, ini seperti sistem piramid. jadi ada kalangan2 yang termaginalized.
aya_muaya
14-08-2013, 10:50 PM
Hu umh.... Jadi ibaratnya gini ya :
A. Vice president, direktur
B. Manager, kabag, kasi
C. Staff
D. Ob, Cs,
E. Jobless
cherryerichan
14-08-2013, 11:15 PM
gak di sana aja kok..disini juga. yg wanitanya udah mapan..s2,karir bagus..kadang kurang beruntung dalam cinta. kurang berdoa juga kali ya.. atau doanya kurang tepat..
temen se angkatanku waktu kuliah ada sekitar 4-5 orang yg sampe sekarang belum nikah. semuanya s2 atau sedang s2. jabatan bagus. kalo lihat status fb mereka akhir2 ini agak galau dengan jodoh. ada yg baru putus..ada yg kecewa disinggung belum nikah.
sudah agak sensitif kalo pembicaraannya mnjurus kesitu.
Bo_Boy
15-08-2013, 12:12 AM
gak ada yang salah dengan usia akhir20an ato 30an tetapi belum menikah baik pria ataupun wanita. mungkin memang belum menemukan jodoh yang tepat. jadi rajin-rajinlah berdoa dan bersabarlah karena semua akan indah pada waktu-Nya.
bukankah jodoh itu rahasia Tuhan.
AsLan
15-08-2013, 12:14 AM
Ada yg bilang, kalo lu berjuang terlalu keras untuk mengejar sesuatu, lu pasti akan kehilangan sesuatu yg lain.
Porcelain Doll
15-08-2013, 12:23 AM
harusnya yg kiri kanan ga usah pusing ngurusin yg single dan happy
atau ya kalo mau cari jodoh, mintalah yg tepat...jangan macem2 gitu ::ungg::
tuscany
15-08-2013, 12:39 AM
Hal ini menimbulkan fenomena dimana pria kelas A menikahi perempuan kelas B, pria kelas B menikahi perempuan kelas C dan pria kelas C menikahi perempuan kelas D. Hanya perempuan kelas A dan pria kelas D yang tidak dapat menemukan pasangan.”
Wah...perempuan kelas A meritnya sama siapa kalo begitu?
jadi ingat film Love Me Love My Money ::elaugh:: seru tuh film, but too good to be true.
---------- Post Merged at 11:39 PM ----------
harusnya yg kiri kanan ga usah pusing ngurusin yg single dan happy
atau ya kalo mau cari jodoh, mintalah yg tepat...jangan macem2 gitu ::ungg::
kalo yang tepat itu yang macem2 gimana? :cengir:
ndugu
15-08-2013, 12:43 AM
yang macem2 kaya ini loh
http://gothamist.com/2013/08/10/park_avenue_eye_surgeon_offers_free.php
:cengir:
ancuur
15-08-2013, 12:51 AM
beda ya ama fenomena cewek di Jakarta yg belom nikah, karna kebanyakan cowok yg ganteng, pinter, gak mata keranjang... yah kebanyakan loh ya g.a.y
serius kebanyakan yg tadinya normal tiba2 bisa belok. Btw gw sering liat di tiongkok juga banyak gaynya ::doh::
ada yang salah ya dengan perempuan ::ungg::
yg lebih mengerikan lagi di thailand...
susah bgt bedain cewek sama cowok..
soalnya bencong2 thailand cantik2 banget ::doh:::iamdead:
tuscany
15-08-2013, 12:56 AM
she must be a "very skinny," dress size 0-2, white, aged 27-35, graduate of an Ivy League school, “Type B” personality (not “Type A” like him), and a rating of 8 or 9 on a 1-to-10 attractiveness scale.
"I’m not crazy I just want someone who’s the right age and same the same sort of education and we’re compatible and loves me for me."
Ni orang punya masalah dalam menterjemahkan keinginan kepada kriteria yang sesuai.
choodee
15-08-2013, 01:37 AM
gak di sana aja kok..disini juga. yg wanitanya udah mapan..s2,karir bagus..kadang kurang beruntung dalam cinta. kurang berdoa juga kali ya.. atau doanya kurang tepat..
temen se angkatanku waktu kuliah ada sekitar 4-5 orang yg sampe sekarang belum nikah. semuanya s2 atau sedang s2. jabatan bagus. kalo lihat status fb mereka akhir2 ini agak galau dengan jodoh. ada yg baru putus..ada yg kecewa disinggung belum nikah.
sudah agak sensitif kalo pembicaraannya mnjurus kesitu.
Gimana ga sensitif dan sebel, udah susah2 kuliah tinggi, capek2 kerja dapet jabatan tinggi, eh still dipandang sebelah mata gegara blum nikah. Ibarat kesuksesan seorang cewe hanya diukur lewat nikahnya doang.
Kalau gw sih selalu meng-encourage teman2 yang late 20 dan 30an yg blum nikah, yaaa kapan lagi nikmatin hidup, jelalatan, dan ke mana2 tanpa ada yg ngekang kan ::hihi:: kasian loh mreka, kebanyakan dr mreka jg ga ada urge pengen cepat2 nikah, lah blum ada jodoh yg tepat, sayang aja tekanan dr sana sini ngomongin "kapan nikah" mulu.
BundaNa
15-08-2013, 06:51 AM
Gimana ga sensitif
dan sebel, udah susah2 kuliah tinggi, capek2 kerja dapet jabatan tinggi,
eh still dipandang sebelah mata gegara blum nikah. Ibarat kesuksesan
seorang cewe hanya diukur lewat nikahnya doang.
Kalau gw sih selalu meng-encourage teman2 yang late 20 dan 30an yg blum
nikah, yaaa kapan lagi nikmatin hidup, jelalatan, dan ke mana2 tanpa ada
yg ngekang kan ::hihi:: kasian loh mreka, kebanyakan dr mreka jg ga ada
urge pengen cepat2 nikah, lah blum ada jodoh yg tepat, sayang aja
tekanan dr sana sini ngomongin "kapan nikah" mulu.
jamaknya manusia kalo ketemu ada basa basi pertanyaan. ketemu bujang yg siap nikah ya pertanyaannya "kapan nikah" gw udah mengalami fase pertanyaan : kapan lulus-kapan nikah-udah ada momongan?-anakmu udah bisa apa?-kapan nambah adik?. jadi ya gw sih udah biasa liat p'cakapan itu ;D
Shaka_RDR
15-08-2013, 09:38 AM
makanya..... lepaslah keperawanan sewaktu muda, jadi waktu tua ga bakalan disebut perawan tua :ngopi:
::hihi::
Mending jadi perawan tua ato janda tua ?
Padahal temen saya di Surabaya , juga banyak cowok cakep , pengusaha , belom nikah.
Harusnya dikirim ke China aja ya ::ngakak2::
Lembah_Hinnom
15-08-2013, 09:50 AM
Cewek Cina yang sudah bercampur gen-gen Indonesia jauh lebih cantik daripada cewek cina daratan yang asli... ternyata...
Kesimpulan dari pengalaman memalukan di Brisbane.
opera
15-08-2013, 09:52 AM
bukannya di china banyak anak laki dibanding perempuan
seharusnya lebih banyak perjaka tua
Cewek Cina yang sudah bercampur gen-gen Indonesia jauh lebih cantik daripada cewek cina daratan yang asli... ternyata...
Kesimpulan dari pengalaman memalukan di Brisbane.
Cerita dong , pengen baca :)
mbok jamu
15-08-2013, 10:10 AM
Kalau single and happy, biasanya ndak ada masalah. Kalau ada ok, ndak ada juga ndak apa-apa.
Yang single and unhappy ini yang biasanya bermasalah, syaratnya banyak banget, menuntut yang berkelebihan seakan-akan mereka sendiri berkelebihan. Akhirnya tjapek sendiri mengejar-mengejar yang ndak ada, memimpikan Mr atau Miss Perfect that does not exist.
choodee
15-08-2013, 10:22 AM
Lebih susah di cewe sih. Apalagi ya cewe kelas A kek di berita. Dapet cowo level rendahan diomongin ama kiri kanan, iya kalo cowo level rendahnya maw. Lah cowonya mungkin dah minder duluan, makanya lgsg mundur.
Kalo cowo kelas D, mungkin masih betebaran itu cewe kelas E.
Cewe kelas A ke luar negri aja gitu, cari yg cowo kelas A+ ;D
Lembah_Hinnom
15-08-2013, 10:25 AM
Cerita dong , pengen baca :)
Alkisah, seorang pemuda kesepian belum punya pacar dipaksa kuliah di Brisbane. Dia akhirnya setuju dengan pikiran, siapa tahu bisa ketemu jodoh cewek non-Indonesia di sana. Ternyata, memang akhirnya dia bertemu beberapa wanita-wanita RRT. Anehnya, tidak ada satupun yang menarik minatnya padahal selama ini dia selalu suka aktris2 HK macam Shu Qi.
Suatu hari, dalam perjalanan antara St. Lucia ke Downtown, pemuda ini melihat cewek cina yang cantik banget di bus jalur 412. Dia diam saja, mengagumi keindahan wajahnya. Lalu kesunyian itu terpecahkan dengan bunyi dari telepon nirkabelnya. Si cewek mengangkat teleponnya dan, "Ya.. ya.. iya.. gue sebentar lagi sampe di sana".
Si pemuda mau pingsan. Ternyata cewek cantik itu adalah cewek Indonesia yang ada di Australia.
wuakakakakakaka hahahaha... ::ngakak2::
TFS ya :D
thanks menyusul :D
---------- Post Merged at 09:36 AM ----------
Lebih susah di cewe sih. Apalagi ya cewe kelas A kek di berita. Dapet cowo level rendahan diomongin ama kiri kanan, iya kalo cowo level rendahnya maw. Lah cowonya mungkin dah minder duluan, makanya lgsg mundur.
Cewe kelas A ke luar negri aja gitu, cari yg cowo kelas A+ ;D
jarang ada yang mau ama cewek mapan... biasanya udah keburu minder duluan dan ilang dadakan.
padahal emang ada yang salah ya ama kemapanan seorang cewek.
tapi ada juga sih kejadian teman Koko saya -> cewek.
dia mapan pacaran ama cowok ga mapan.
kasian banget , cowoknya udah menikah dengan cewek mapan itu.
cowoknya yang awalnya putih , dalam beberapa bulan penampakan jadi kayak kuli pelabuhan.
soalnya ya gitu , disuruh kerja serabutan , kerja kasar. dan dia mau , soalnya emang hidupnya bergantung ama keluarga yang cewek.
kasian...
Porcelain Doll
15-08-2013, 11:39 AM
maksudnya yg co itu dimanfaatin, ly?
sama cewenya apa keluarga cewenya?
@tucsy: maksudnya macem2 itu ya pas kaya yg dibilangin ndugu...
aneh banget ;D
kalo yg tepat, maksudnya ya nyari yg pas dengan yg kita mau
sungguh2 nyari dan doanya....dan emang bener2 sesuai kebutuhan gitu
misal, kira2 begini isi doanya:
Tuhan, g mau cowok yg tinggi, ga terlalu kurus, smart, sayang sama g apa adanya, punya calon mertua yg sayang sama g dan ga merepotkan dan ga punya banyak sodara
even better kalo orangnya serius ga macem2 tapi bisa jahil, dan mau berusaha keras untuk keluarga
dapet deh...::hihi::
iya Po , soalnya kan yang keluarga cewek kaya , yang cowok ga mampu. jadi yang cowok ini disuruh - suruh gitu kerja serabutan , jadi sopir anterin anggota keluarga yang cewek. pokoknya kasian lah.
ga semua begitu , tapi kayanya itu alasan kenapa cowok kebanyakan minder kalo harus bersama cewek mapan.
Kingform
15-08-2013, 12:02 PM
Wah...perempuan kelas A meritnya sama siapa kalo begitu?
ya perempuan kelas A ini yang lagi di bahas.....ga dapet jodoh gara2 kelasnya ketinggian ;D
Alkisah, seorang pemuda kesepian belum punya pacar dipaksa kuliah di Brisbane. Dia akhirnya setuju dengan pikiran, siapa tahu bisa ketemu jodoh cewek non-Indonesia di sana. Ternyata, memang akhirnya dia bertemu beberapa wanita-wanita RRT. Anehnya, tidak ada satupun yang menarik minatnya padahal selama ini dia selalu suka aktris2 HK macam Shu Qi.
Suatu hari, dalam perjalanan antara St. Lucia ke Downtown, pemuda ini melihat cewek cina yang cantik banget di bus jalur 412. Dia diam saja, mengagumi keindahan wajahnya. Lalu kesunyian itu terpecahkan dengan bunyi dari telepon nirkabelnya. Si cewek mengangkat teleponnya dan, "Ya.. ya.. iya.. gue sebentar lagi sampe di sana".
Si pemuda mau pingsan. Ternyata cewek cantik itu adalah cewek Indonesia yang ada di Australia.
LOL ::ngakak2:: ::ngakak2::
cewe2 Indonesia emang cakep2 lah ::cabul::
tapi ada juga sih kejadian teman Koko saya -> cewek.
dia mapan pacaran ama cowok ga mapan.
kasian banget , cowoknya udah menikah dengan cewek mapan itu.
cowoknya yang awalnya putih , dalam beberapa bulan penampakan jadi kayak kuli pelabuhan.
soalnya ya gitu , disuruh kerja serabutan , kerja kasar. dan dia mau , soalnya emang hidupnya bergantung ama keluarga yang cewek.
kasian...
temen gw juga ada yang ngalamin kayak gini
cewenya kaya raya. pas udah merit dia sering banget disuruh2 ngerjain tugas2 rumah tangga
bahkan suatu ketika pas ada temen si cowo lagi bertamu,
si cewe tanpa tedeng aling2 nyuruh si cowo nyapu-ngepel, di hadapan temen si cowo
choodee
15-08-2013, 12:09 PM
Nah itu berarti ya kirang baik dr si cewenya, kalau gw sih, bagaimanapun suami itu pemimpin keluarga, perlu dihormati.
Sepupu gw ada wanita mapan, lulusan s2, jabatan tinggi, tajir, punya rumah gede, suaminya cuman lulusan sma (apa d3 ya?) kerjanya cmn pns honorer. Tapi suaminya ga dibabuin, yg masak macem2 juga tetep sepupu gw.
spears
15-08-2013, 12:14 PM
Klo dari pengamatan pribadi..
Hampir semua (hampir semua lho, bukan semuanya...)
Baik di lingkukan kantor atau kenalan.kebanyakan cewek2 yg gw kenal en belom married itu biasanya karena 2 hal :
1. Spt yg disebutkan artikel..high expectation thd cowok (which im fine..secara..wajar ajalah milih2..masa milih pasangan hidup asal2an)
2. Gagal move on ( artinya cewek2 yg blm bisa lepas dari bayang2 mantan...holding on dont wanna let go..aka nggak bisa terima kenyataan. Biasanya ini tjd krn mantannya terlalu perfect..in the end nya..balik lagi kayak tipe no 1..yaitu no man ever good enough for her... atau alasan kedua : hubungan sebelumnya bikin dia too damage..so lack of confidence..dia ngerasa nggak akan ada lagi cowok yg akan mencintai dia seperti cara mantannya mencintai dia)
Dan yang paling menyebalkan emang lingkungan sih..
Ditanya terus kapan married itu ngeselin tau.
Klo kita blom punya calon..menyakitkan.
Even klo kita dah punya calon..dan ditanya2..hal tsb ttp menyakitkan
Ya itu..krn cewek seolah2 dipandang "berarti" klo dia sudah menikah.
Gw juga termasuk telat kawin sih..tapi nggak begitu berasa karena di kantor gw populasinya 70% pada blm menikah.
Sampe dulu pas sempat ngobrol bentar ama mantan gw..dia bilang begini "ehh..kapan lo married?udah sihh..udahan main2nya..cewek itu kan baru bisa dibilang wanita sempurna klo sudah punya pasangan hidup dan punya anak.."
*hatsyin!!!
Ihhh kampret banget tuh cowok..kita lihhattt saja nanti yah..entah balasan apan yg akan kau dapat dengan statement mu itu!!*dendam membara*
Okeh..back to pengamatan gw...
Cewek2 mapan,cantik,keren tsb biasanya akan semakin tersedot dalam pusaran derita cinta yg tiada akhir klo mereka udah main2 ama cowok beristri.
Gini ya, cowok sempurna itu...(mapan secara keuangan dan stabil dalam sisi emosional) itu biasanya cowok2 yg sudah beranak istri. Somehow..mereka tampak lebih menarik buat ce2 pencari co perfect.
Klo yg ga kuat iman en galau krn ud lama bgt ga ngerasain cinta..mereka akan dengan mudah masuk dlm rayuan co beristri tsb (gw liat2...cowo2 juga yg beristri dlm satu fase dlm perkawinannya haus akan perasaan jatuh cinta lagi apalagi klo awal2 married alesannya "nggak bener").. nah.. klop lah mereka ini..
Jadilah hub cinta terlarang. Satunya pengen ngasih warna dlm hidupnya yg membosankan,satunya lagi ngarep klo cinta dan tubuhnya bisa bikin pasangannya menceraikn pasangan asli mereka.
Kisah kyk gini c biasanya secara pola nggak happy ending. Contoh : kisah perselingkuhan SY di thread sebelah
Ok deh..itu hanya sekelumit pengamatan.
Kabar bagusnya sih..gw liat yg berhasil keluar dr derita cinta ntu yg punya keteguhan sikap en percaya diri yg tinggi
Yg nggak mau main2 sama co yg ga jelas juntrungannya (sudah beristri atau beda agama).
Mungkin pertama kalinya sempet kena..tapi next nya dia bener2 ngerubah pola pemilihan cowoknya.
Berat memang. Karena mang bener sih kata orang...klo pertama kali co lo brengsek..maka ada kecendrungN..next time lo bakal milih co brengsek lagi. Makanya itu harus berani keluar dr pola.
Sigghhh..ngomong apa sih gw....
Lanjut deh....
temen gw juga ada yang ngalamin kayak gini
cewenya kaya raya. pas udah merit dia sering banget disuruh2 ngerjain tugas2 rumah tangga
bahkan suatu ketika pas ada temen si cowo lagi bertamu,
si cewe tanpa tedeng aling2 nyuruh si cowo nyapu-ngepel, di hadapan temen si cowo
Ko kalo temen Koko saya sih ga maen perintah ama suaminya. Yang maen perintah keluarga dia.
Btw kasian ya temen Koko. Itu dulu nikah karena cinta ato apa sih ? Kok ceweknya begitu ?
Makanya kadang emang baiknya yang sepadan ya , supaya ga jomplang - jomplang amat.
Kingform
15-08-2013, 12:38 PM
^
eh, iya...keluarga si cewe kali ya
dulu pas cerita ga terlalu perhatiin...udah terlanjur kasian ama dia ;D
emang sebaiknya cari pasangan yang sepadan. yang ga terlalu jauh bedanya
apalagi buat cowo...
Porcelain Doll
15-08-2013, 12:49 PM
Klo dari pengamatan pribadi..
Hampir semua (hampir semua lho, bukan semuanya...)
Baik di lingkukan kantor atau kenalan.kebanyakan cewek2 yg gw kenal en belom married itu biasanya karena 2 hal :
1. Spt yg disebutkan artikel..high expectation thd cowok (which im fine..secara..wajar ajalah milih2..masa milih pasangan hidup asal2an)
2. Gagal move on ( artinya cewek2 yg blm bisa lepas dari bayang2 mantan...holding on dont wanna let go..aka nggak bisa terima kenyataan. Biasanya ini tjd krn mantannya terlalu perfect..in the end nya..balik lagi kayak tipe no 1..yaitu no man ever good enough for her... atau alasan kedua : hubungan sebelumnya bikin dia too damage..so lack of confidence..dia ngerasa nggak akan ada lagi cowok yg akan mencintai dia seperti cara mantannya mencintai dia)
Dan yang paling menyebalkan emang lingkungan sih..
Ditanya terus kapan married itu ngeselin tau.
Klo kita blom punya calon..menyakitkan.
Even klo kita dah punya calon..dan ditanya2..hal tsb ttp menyakitkan
Ya itu..krn cewek seolah2 dipandang "berarti" klo dia sudah menikah.
Gw juga termasuk telat kawin sih..tapi nggak begitu berasa karena di kantor gw populasinya 70% pada blm menikah.
Sampe dulu pas sempat ngobrol bentar ama mantan gw..dia bilang begini "ehh..kapan lo married?udah sihh..udahan main2nya..cewek itu kan baru bisa dibilang wanita sempurna klo sudah punya pasangan hidup dan punya anak.."
*hatsyin!!!
Ihhh kampret banget tuh cowok..kita lihhattt saja nanti yah..entah balasan apan yg akan kau dapat dengan statement mu itu!!*dendam membara*
Okeh..back to pengamatan gw...
Cewek2 mapan,cantik,keren tsb biasanya akan semakin tersedot dalam pusaran derita cinta yg tiada akhir klo mereka udah main2 ama cowok beristri.
Gini ya, cowok sempurna itu...(mapan secara keuangan dan stabil dalam sisi emosional) itu biasanya cowok2 yg sudah beranak istri. Somehow..mereka tampak lebih menarik buat ce2 pencari co perfect.
Klo yg ga kuat iman en galau krn ud lama bgt ga ngerasain cinta..mereka akan dengan mudah masuk dlm rayuan co beristri tsb (gw liat2...cowo2 juga yg beristri dlm satu fase dlm perkawinannya haus akan perasaan jatuh cinta lagi apalagi klo awal2 married alesannya "nggak bener").. nah.. klop lah mereka ini..
Jadilah hub cinta terlarang. Satunya pengen ngasih warna dlm hidupnya yg membosankan,satunya lagi ngarep klo cinta dan tubuhnya bisa bikin pasangannya menceraikn pasangan asli mereka.
Kisah kyk gini c biasanya secara pola nggak happy ending. Contoh : kisah perselingkuhan SY di thread sebelah
Ok deh..itu hanya sekelumit pengamatan.
Kabar bagusnya sih..gw liat yg berhasil keluar dr derita cinta ntu yg punya keteguhan sikap en percaya diri yg tinggi
Yg nggak mau main2 sama co yg ga jelas juntrungannya (sudah beristri atau beda agama).
Mungkin pertama kalinya sempet kena..tapi next nya dia bener2 ngerubah pola pemilihan cowoknya.
Berat memang. Karena mang bener sih kata orang...klo pertama kali co lo brengsek..maka ada kecendrungN..next time lo bakal milih co brengsek lagi. Makanya itu harus berani keluar dr pola.
Sigghhh..ngomong apa sih gw....
Lanjut deh....
ada lagi sih, spears gagal move on-nya
misal punya co beda agama dan ga direstui ortu, tapi juga ga pengen putus
jadi posisinya pacaran terus menunggu restu ortunya
ada sih yg tipe ga sabaran akhirnya kawin lari
AsLan
15-08-2013, 01:39 PM
Ada temen gw yg posisinya kayak itu, nyokapnya keras sekali dalam menentukan syarat2 calon menantu.
Temen gw ini beberapa kali pcaran srlalu ditentang oleh mamanya karena katanya cowoknya kurang mapan dll.
Akhirnya sekarang dia umur 42 gak punya suami.
Untungnya (untung apa gak ya?) Ada satu bapak2 umur 60an yg mau nyimpen dia.
kacian ya...
kalo saya udah umur 42 , daripada jadi simpanan , mendingan nikah.
Kingform
15-08-2013, 03:01 PM
ada lagi sih, spears gagal move on-nya
misal punya co beda agama dan ga direstui ortu, tapi juga ga pengen putus
jadi posisinya pacaran terus menunggu restu ortunya
ada sih yg tipe ga sabaran akhirnya kawin lari
temen gw yang begini juga ada
yang menentang dari kedua belah pihak
sampe2 kalo pas mau jalan2 si co nunggu di luar rumah ce nya
ga mau masuk ke rumah si cewe
tuscany
15-08-2013, 03:23 PM
Kalau single and happy, biasanya ndak ada masalah. Kalau ada ok, ndak ada juga ndak apa-apa.
Yang single and unhappy ini yang biasanya bermasalah, syaratnya banyak banget, menuntut yang berkelebihan seakan-akan mereka sendiri berkelebihan. Akhirnya tjapek sendiri mengejar-mengejar yang ndak ada, memimpikan Mr atau Miss Perfect that does not exist.
Gimana ga sensitif dan sebel, udah susah2 kuliah tinggi, capek2 kerja dapet jabatan tinggi, eh still dipandang sebelah mata gegara blum nikah. Ibarat kesuksesan seorang cewe hanya diukur lewat nikahnya doang.
Yang single happy itu jadi galau karena kanan kiri rese'. Single nggak happy ya lebih galau lagi gara2 kanan kiri rese'.
jamaknya manusia kalo ketemu ada basa basi pertanyaan. ketemu bujang yg siap nikah ya pertanyaannya "kapan nikah" gw udah mengalami fase pertanyaan : kapan lulus-kapan nikah-udah ada momongan?-anakmu udah bisa apa?-kapan nambah adik?. jadi ya gw sih udah biasa liat p'cakapan itu ;D
Dengar2 sih juga gitu bund. Makanya aku skip urusan basa-basi sebisa mungkin kalo sudah ketemu orang yang lama nggak tukar kabar. Bahkan ke teman dekat pun nanya hati2 sekali. Penyakit kan datangnya dari mulut. Mungkin ada ucapanku rasanya biasa aja, buat dia menyakitkan dan sebaliknya. Mending dianggap cuek dari pada dianggap rese'. Sekalian menyelamatkan diri dari pertanyaan2 maut ::elaugh::
serendipity
15-08-2013, 03:34 PM
bener juga, dipikir-pikir saya selama beberapa tahun ini gak berusaha nyari.. nyaman banget, gak mau kepikiran, gak mau ada sesi lapor melapor, sesi wajib sms, sesi telpon pagi pagi.. sesi dandan, milih baju yg minimal keliatan menarik buat lawan jenis... thats a good things aniwey :D
hidup sebenernya nyaman n happy, cuma banyak org rese yg menggugat kapan... untung baru beberapa orang aja, jadi gak terlalu gw anggap sebagai sesuatu yg penting banget :mrgreen:
Parameswara Li
15-08-2013, 09:54 PM
bukannya di china banyak anak laki dibanding perempuan
seharusnya lebih banyak perjaka tua
Kan yang dibahas di artikel itu adalah jumlah wanita terpelajar dan mapan yang single. Tidak disebutkan bahwa jumlahnya lebih banyak dari laki-laki yang single. Jadi memang jumlahnya tidak lebih banyak dari laki-laki lajang. Sehingga inti artikelnya tidak membandingkan jumlah lajang di kedua gender, tetapi membandingkan wanita sekarang dengan wanita pada jaman sebelum ini. Masalahnya sih klasik, semakin tinggi kedudukan wanita, ya semakin sedikit pilihan laki-lakinya. Kecuali mereka mau menurunkan standar mereka dengan menikah dengan laki-laki yang berasal dari kelas yang lebih rendah.
serendipity
16-08-2013, 11:11 AM
Saya jadi mengerti kenapa wanita tiongkok gak mau ama lelaki di tionkok.. :cengir:
Lelaki di tiongkok kan, di hargai, di hormati, bagaikan raja, pendidikan mereka gak begitu tinggi ya . Mereka otomatis lebih seneng hura2, judi, minum2..
Nah dipikir-pikir, cewek pinter mana yang mau ama tipe cowok kaya gitu? :mikir:
emang orang nikah bukan mau orang yg perfect banget, tapi yang jelas gak sebobrok itu juga cowoknya. Kita ngomongin cewek yg pinter loh ya ;D
tapi biasanya orang China , baik laki maupun perempuan rajin - rajin , pekerja keras.
bahkan sampe usia 80 an , masi kerja.
mungkin minum - minum sekedar minum kali ya , tapi biasanya tetap pekerja keras.
::ungg::
serendipity
16-08-2013, 11:26 AM
tapi biasanya orang China , baik laki maupun perempuan rajin - rajin , pekerja keras.
bahkan sampe usia 80 an , masi kerja.
mungkin minum - minum sekedar minum kali ya , tapi biasanya tetap pekerja keras.
::ungg::
ini kita ngomongin dr segi budaya aja
kemaren ada orang china (cowok) kebetulan dia udah lama tinggal di Indonesia, otomatis cara berpikirnya udah beda ya
Menurut dia, orang china tuh gak menghargai perempuan. That's why perempuan di china, menurutku langsung mengambil pendidikan tinggi agar di hargai ama org lain.
disaat cewek china kuliah tinggi, rajin kerja, lelakinya malah sesukanya. Sekarang perempuan pinter mana yg mau ama lelaki kaya gitu? ada mungkin yg dipaksa ama ortunya, yg sayang banget ama ortunya. Ya pasti ada. Cuma dikit bgt populasinya
btw kondisi ini untuk tiongkok bagian desa mungkin, gak bisa disama ratain sama orang China lain yg udah beda negara
BundaNa
16-08-2013, 11:29 AM
tapi biasanya orang China , baik laki maupun perempuan rajin - rajin , pekerja keras.
bahkan sampe usia 80 an , masi kerja.
mungkin minum - minum sekedar minum kali ya , tapi biasanya tetap pekerja keras.
::ungg::
kalo china overseas sama yg di rrc sama ato lain karakteristiknya ya? soalnya kan kalo dlm sebuah negara, masalah kependudukannya udah kompleks kan ya?
China overseas tuh yang tinggal di luar China gitu ?
saya ga gitu ngerti sih soal karakteristik orang.
cuma kalo liat dari orang China Totok yang di Indo , rajin dan sukses sih.
kalo yang disana , saya juga ada beberapa kerabat , itu juga sukses disana.
ya kalo di pedalaman emang ga ngerti sih. cuma kalo kita ke stasiun kereta api , kita pasti bakal liat orang - orang tua usia 80 taon an , kerja jadi kuli angkut barang. kacian lah pokoknya.
kalo soal pendidikan , mungkin China Totok yang di Indo mungkin pendidikan rendah , tapi rata - rata sukses sih.
ndugu
16-08-2013, 12:00 PM
Saya ada kenalan yang punya pabrik di situ, dengan ribuan buruh. dia malah ngomel2 mulu mengenai orang cina daratan situ yang super malas dan ga mo mikir kalo kerja. Dan saya memang lumayan sering mendengar juga cerita orang2 cina daratan yang pemalas dan ga jujur. Ada temen laen yang ada bisnis dengan cina daratan juga yang punya cerita2 horor. Kalo pun ada yang berhasil dan bpendidikan, ya jelas lebih ga malas, kalo ngga kan mana sampe berpendidikan tinggi ato sukses ya. Jadi kalo kita ketemu yang sukses ato yang merantau, ya brarti memang yang lebih pekerja keras dan berani mengambil tindakan untuk memperbaiki hidup.
Kurasa ga di mana2, orang rajin orang malas juga ada.
China daratan tuh yang tinggal dimana gu ?
ndugu
16-08-2013, 12:12 PM
Cina daratan ya yang dari rrc /tiongkok itu :cengir:
tuscany
16-08-2013, 07:29 PM
iya orang China mainland segitu banyaknya nggak bisa sih disama ratakan semua malas ato rajin.
tapi kalo nggak salah, china emang dianggap punya etika bisnis rendah oleh. sama kayak India mungkin.
AsLan
16-08-2013, 08:46 PM
Etika bisnisnya memang parah, banyak yg gak jujur.
Masalah etos kerja relatif lah, tapi bisa dibilang ini semacam bangsa yg menuhankan uang.
Cewek etnis ini tingkat matrenya jauh diatas etnis lain, menurut pengamatan beberapa cowok yg gw tau di internet.
---------- Post Merged at 07:46 PM ----------
Kalo si ceweknya sendiri gak matre, keluarganya dan sodara2nya biasanya matre, jadi agak sulit bagi individu untuk keluar dari materialisme.
ndugu
16-08-2013, 09:29 PM
stereotipe cewe (maupun cowo) RRC matre itu udah umum banget. ga di mana2 juga udah sering didenger itu.
saya rasa sih mungkin karena RRC berada di bawah pengaruh komunisme untuk jangka waktu yang sangat lama ya, yang namanya kepemilikan pribadi dari dulu sangat minim, hidup juga sangat susah. stelah ekonomi terbuka, mobilitas ke atas lebih ada, orang2 jadi kaya kuda lepas kandang :cengir: ga hanya mengenai etos kerja, etos hidup juga kadang rada2 perlu dipertanyakan. yang penting me-first gitu loh. segala nilai, prinsip, integritas dan virtue yang selama ini diagung2kan dalam budaya chinese dan filosofi confucious, pada dilempar keluar jendela.
money talks nowadays. :cengir:
AsLan
17-08-2013, 02:31 AM
Budaya confusionisme kan dihapus di pemerintahan maozedong.
Misalnya anak dilarang menghormati orang tua dan guru.
Agama2 ditindas, anak2 dididik dengan buku pedoman karangan mao.
Sejak itu budaya china mulai kacau balau.
spears
17-08-2013, 08:01 AM
Ihh mengerikan sekali ajarannya.
Masa anak2 dilarang menghormati orang tua dan guru?? Pantesan aja yahh banyak kasus bunuh diri disana. Soalnya prinsip agamanya nggak ada.
AsLan
17-08-2013, 10:07 AM
Waktu jaman mao banyak guru2 dianiaya murid, diiket dilapangan digebukin, ada yg dibaea keatas gedung trus dilempar kebawah.
Anak2 juga sering melaporkan orangtua nya sendiri ke polisi dan dapet penghargaan kesetiaan pada negara.
China mengalami lost generation selama puluhan tahun lalu tiba2 dimasuki faham kapitalisme, wajar kalau uang jadi yg utama disana.
Itu dulu kan ya ?
Serem amat ya... Kok ga ada yang cerita ke saya ya ?
Kasus yang mahasiswa demo di buldozer , itu doang yang saya dengar.
Selebihnya yang saya tau. Anak di China sangat patuh tunduk hormat orang tua.
Buat mereka , ortu segalanya buat mereka.
serendipity
17-08-2013, 11:20 AM
Iya yang saya denger juga orang China patuh banget ama ortu. Misalnya ke restoran Chinese food, atau Italia yang saya perhatiin orang China gak malu bawa orang tuanya entah ortunya di kursi roda. Atau ada yg ampe cek gula darah ortunya sebelom makan.
beda ama orang Indonesia, hanya beberapa yg mau bawa orang tuanya ke Restoran. Serius, saya bingung orang China emang beda penghormatannya ama orang tua.
Kalo ada yg gak menghormati orang tua, saya liat gara-gara gak kena kasih sayang aja
Iya Mama saya hormat banget ama ortu.
Persis kayak yang seren bilang. Kalo almarhum Grandpa saya mo makan , semua dicheck dulu.
Bener - bener didikan ortunya mendarah daging :)
spears
17-08-2013, 12:51 PM
Waktu jaman mao banyak guru2 dianiaya murid, diiket dilapangan digebukin, ada yg dibaea keatas gedung trus dilempar kebawah.
Anak2 juga sering melaporkan orangtua nya sendiri ke polisi dan dapet penghargaan kesetiaan pada negara.
China mengalami lost generation selama puluhan tahun lalu tiba2 dimasuki faham kapitalisme, wajar kalau uang jadi yg utama disana.
Buset..
Masa guru digebugin???
Trus melaporkan ortu dpt penghargaan???
Bener2 durhaka yah. Nggak ad respectnya sama org tua.
Guru jg trmasuk org tua kan???
Hii serem amat ajaran Mao itu
AsLan
17-08-2013, 01:55 PM
Mana nih Parameswara Li
Mungkin dia bisa mendeskripsikan cultur revolution jaman maozedong.
Kalo gak salah komunis sempat mau menerapkan kebijaksanaan semacam itu di indonesia, mempersenjatai petani dan menjungkalkan tradisi lama lalu menyama ratakan derajad semua orang.
Lembah_Hinnom
17-08-2013, 02:13 PM
Waktu jaman mao banyak guru2 dianiaya murid, diiket dilapangan digebukin, ada yg dibaea keatas gedung trus dilempar kebawah.
Anak2 juga sering melaporkan orangtua nya sendiri ke polisi dan dapet penghargaan kesetiaan pada negara.
China mengalami lost generation selama puluhan tahun lalu tiba2 dimasuki faham kapitalisme, wajar kalau uang jadi yg utama disana.
Ceritanya Aslan lebay ah..
Tapi memang ada benarnya.
Jadi di masa lalu, Mao Zedong benar-benar ekstrim menginginkan semua pemuda dan anak-anak harus tunduk pada negara dan segala hal yang berpotensi merusak kepatuhan warga negara terhadap pemerintah seperti hubungan guru dan murid, hubungan anak dan keluarga besar, hubungan dengan masa lalu seperti seni harus dihancurkan. Para guru-guru beladiri dan seniman harus mau bekerja seperti petani dan pekerja-pekerja kasar lain.
TheCursed
17-08-2013, 07:17 PM
Welp... Sebetulnya, ada cara praktis mengatasi masalah ini. Ganti "packaging" aja.
Jangan bilang "Perawan Tua". Sebut mereka "Wanita Matang". :D
Suddenly "Old Junk", jadi "Vintage". ::hihi::
BundaNa
17-08-2013, 08:32 PM
Welp... Sebetulnya, ada cara praktis mengatasi masalah ini. Ganti "packaging" aja.
Jangan bilang "Perawan Tua". Sebut mereka "Wanita Matang". :D
Suddenly "Old Junk", jadi "Vintage". ::hihi::
iya, kan definisi perawan harus jelas
ndableg
17-08-2013, 08:48 PM
Sangking matengnya ud mau meledak.
TheCursed
18-08-2013, 01:29 AM
Sangking matengnya ud mau meledak.
Berarti hotter than usual, kan ?
Wine aja yang matang harganya selangit. ::hihi::
Semuanya tergantung labeling dan marketing, bro. :D
Bi4rain
18-08-2013, 02:40 PM
Banyak temen cewek gw yg blom merid2 sampe lewat 40, rata2 punya karir yg bagus.
Herannya temen2 cewek yg pendidikannya rendah( gak SMA) cepet banget merid, jarang yg lewat umur 20, kalo gak merid muda minimal hamil duluan.
---------- Post Merged at 07:28 PM ----------
Kalo berpikir positipnya, wanita yg gak dapet suami tetap dipelihara oleh Tuhan, mereka diberkati dengan karir yg bagus.
Jadi meski gak punya laki2 yg melindungi dan memelihara, mereka tetap kecukupan.
well, barusan ga lama sempat dicurhatin juga sama teman yang single and happy, ga terbebani sama urusan kapan nikah/punya pacar.
tapi sadly dia mengakui hal yang dibilang aslan, klo mau gaya hidup tetap seperti itu dia musti punya uang banyak atau karir menjanjikan.
berarti dia berada di tingkat yang paling buruk dong, single without fat cash
sedgedjenar
18-08-2013, 03:38 PM
Jaman sekarang bukannya susah nyari perawan ya?
::hihi::
AsLan
18-08-2013, 03:54 PM
Gampang, cari di taman kanak2...
sedgedjenar
18-08-2013, 04:14 PM
Gampang, cari di taman kanak2...
Pedofil detected
serendipity
20-08-2013, 05:44 PM
^^
:lololol::lololol::lololol::lololol:
buat orang-orang yg skeptis sih ya, pasti gak percaya masih ada cewek perawan di dunia ini yg umurnya diatas 20. Mungkin disini pergaulan harus di cari yg baru, jangan ama yg jelas-jelas gak perawan lagi. Eiiits itu pantes lo lakukan kalo lo masih perjaka yah guys ;)
kalo lo gak perjaka, ya udah carilah yang mau ama lo... entah perawan atau gak perawan
TheCursed
21-08-2013, 07:30 PM
Gampang, cari di taman kanak2...
Pedobear Detected.
;D
BundaNa
22-08-2013, 12:00 AM
Gampang, cari di taman kanak2...
itu menjelaskan kenapa aslan ga juga nikah n ga juga pdkt sama cewek single ::KM::
AsLan
22-08-2013, 12:42 AM
Ah di km gak jelas mana yg cewek mana yg cowok...
Tar udah capek2 pedekate taunya orangnya brewokan, suaranya ngebas, berotot dan tatoo diseluruh badan... -_-
Powered by vBulletin® Version 4.2.5 Copyright © 2026 vBulletin Solutions Inc. All rights reserved.