opera
06-05-2013, 01:47 PM
Suatu malam, kong sur bertengkar hebat dengan istrinya.
Untuk menenangkan pikirannya kong sur jalan jalan ke pantai dan menemukan lampu tua, lalu menggosoknya dan munculah seekor JIN
"Baik, cukup sudah!" bentak Jin itu. "Ini keempat kalinya dalam bulan ini orang menggangguku! Aku begitu marah sampai aku hanya akan memberimu satu permintaan bukannya tiga! Jadi ayolah, ayo! Katakan apa yang kau inginkan, dan jangan membuang waktuku seharian!"
Orang itu berpikir cepat, kemudian berkata, "Yah, aku selalu mengalami hari hari buruk, aku ingin berlibur ke Hawaii, tetapi aku takut terbang dan aku cenderung mabuk laut di atas kapal. Bagaimana kalau kau buatkan aku jembatan ke Hawaii? Dengan begitu, aku bisa naik mobil ke sana."
Jin itu tertawa. "Jembatan ke Hawaii?! Kau pasti bercanda? Bagaimana aku bisa mendapat penyangga yang sampai ke dasar samudera? Itu membutuhkan terlalu banyak baja, dan sangat terlalu banyak beton! Itu sama sekali tidak bisa dilakukan! Pikirkan permintaan lain!"
Kecewa, pria itu berusaha keras untuk memikirkan permintaan lain.
Akhirnya ia berkata, "Baiklah, aku punya keinginan lain. Wanita yang paling aku sayangi dalam hidupku berkata aku tidak peka. Aku berusaha dan berusaha untuk menyenangkan dia, tetapi tidak ada yang berhasil. Aku tidak tahu di mana kesalahanku."
"Satu permintaanku adalah untuk mengerti wanita... tahu bagaimana sebenarnya perasaan mereka ketika mereka membisu padaku... tahu mengapa mereka menangis...tahu apa yang mereka inginkan ketika mereka tidak memberitahu aku apa yang sebenarnya mereka inginkan...aku ingin tahu apa yang membuat mereka benar bahagia."
Sunyi sejenak, kemudian Jin itu tersenyum lalu berkata, "Baiklah kau mau jembatan ke Hawaii itu berjalur dua atau empat?"
Untuk menenangkan pikirannya kong sur jalan jalan ke pantai dan menemukan lampu tua, lalu menggosoknya dan munculah seekor JIN
"Baik, cukup sudah!" bentak Jin itu. "Ini keempat kalinya dalam bulan ini orang menggangguku! Aku begitu marah sampai aku hanya akan memberimu satu permintaan bukannya tiga! Jadi ayolah, ayo! Katakan apa yang kau inginkan, dan jangan membuang waktuku seharian!"
Orang itu berpikir cepat, kemudian berkata, "Yah, aku selalu mengalami hari hari buruk, aku ingin berlibur ke Hawaii, tetapi aku takut terbang dan aku cenderung mabuk laut di atas kapal. Bagaimana kalau kau buatkan aku jembatan ke Hawaii? Dengan begitu, aku bisa naik mobil ke sana."
Jin itu tertawa. "Jembatan ke Hawaii?! Kau pasti bercanda? Bagaimana aku bisa mendapat penyangga yang sampai ke dasar samudera? Itu membutuhkan terlalu banyak baja, dan sangat terlalu banyak beton! Itu sama sekali tidak bisa dilakukan! Pikirkan permintaan lain!"
Kecewa, pria itu berusaha keras untuk memikirkan permintaan lain.
Akhirnya ia berkata, "Baiklah, aku punya keinginan lain. Wanita yang paling aku sayangi dalam hidupku berkata aku tidak peka. Aku berusaha dan berusaha untuk menyenangkan dia, tetapi tidak ada yang berhasil. Aku tidak tahu di mana kesalahanku."
"Satu permintaanku adalah untuk mengerti wanita... tahu bagaimana sebenarnya perasaan mereka ketika mereka membisu padaku... tahu mengapa mereka menangis...tahu apa yang mereka inginkan ketika mereka tidak memberitahu aku apa yang sebenarnya mereka inginkan...aku ingin tahu apa yang membuat mereka benar bahagia."
Sunyi sejenak, kemudian Jin itu tersenyum lalu berkata, "Baiklah kau mau jembatan ke Hawaii itu berjalur dua atau empat?"