Page 29 of 29 FirstFirst ... 19272829
Results 561 to 564 of 564

Thread: Sedang Baca Apa ?

  1. #561
    pelanggan setia
    Join Date
    May 2011
    Posts
    4,783
    Mentioned
    182 Post(s)
    Bumi Manusia. Dari dulu dihindari sangking bagusnya. Sekarang sudah siap mental buat baca.
    There is no comfort under the grow zone, and there is no grow under the comfort zone.

    Everyone wants happiness, no one wants pain.

    But you can't make a rainbow without a little rain.

  2. #562
    pelanggan k1ng81's Avatar
    Join Date
    May 2018
    Location
    somewhere out there
    Posts
    60
    Mentioned
    7 Post(s)
    lagi baca buku Dan brown : The Origin

  3. #563
    pelanggan setia
    Join Date
    May 2011
    Posts
    4,783
    Mentioned
    182 Post(s)
    Selesai baca Bumi Manusia ehhhh langsung mau dibikin pilemnya sama Hanung. Buset dah Hanung kan gak gitu bagus bikin film2 serius berlatar sejarah. Ntar gimana jadinya yak, bisa patah ati eike ni bukunya dah bagus nian pilemnya berpotensi nyungsep. Cuma yang jadi Annelies secara rupa dah cocok. Pemilihan si Dilan jadi Mingke ya sudahlah, toh Iqbaal berhasil jadi Dilan sapa tau abis ini berhasil jadi Mingke.

    Yang abis dibaca: The War that saved my life. Really good.
    Lagi dibaca: Amba. Agak bertele-tele tapi idenya bagus sih dan keliatan risetnya tentang sejarah gak ngasal.
    There is no comfort under the grow zone, and there is no grow under the comfort zone.

    Everyone wants happiness, no one wants pain.

    But you can't make a rainbow without a little rain.

  4. #564
    Chief Cook etca's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    aarde
    Posts
    10,845
    Mentioned
    748 Post(s)


    Baca Wesel Pos karya Ratih Kumala,

    Dia mencoba mengangkat kisah yang orangorang sudah melupakan Wesel Pos.
    Idenya bagus, captionnya pun cukup menarik : Cuma orang sakti yang bisa bertahan hidup di Jakarta

    Saya ga mau spoiler karena bukunya baru resmi beredar di toko buku tanggal 28 Juni.
    Saya beli PO karena harganya dapat diskon dan memang suka cerita gaya bahasa Ratih.
    Jadi tentu saja saya menunggu karyanya.

    Hanya saja kali ini ekspetasi saya rupanya terlalu berlebih.
    Terus terang saya kecewa, untuk seorang Ratih biasanya dia bisa lebih mampu menggarap sebuah cerita lebih dalam.
    Identitas Ratih hanya tersisa satu di Novel ini yaitu menggarap sesuatu yang orang tak pikirkan.
    Tapi identitasnya yang kedua tak saya temu di sini. Ratih yang saya kenal biasanya mengadakan riset untuk bahan menulis cerita.
    Di buku ini kisahnya terlalu umum, apakah karena saya hidup di kota ini?
    Gampang tertebak alurnya serupa dengan kerasnya kehidupan di Jakarta ini.
    Saya masih ingat betul ketika membaca Gadis Kretek dan Kronik Betawi mata saya berbinar membacanya
    Serasa mengingat rasa jatuh cinta pada saat pertama kali membaca cerita yang dia garap lomba Cerpen Perdamaian.
    Dan menjadi lebih jatuh cinta lagi dan makin suka karyanya.
    Di buku ini saya tidak menemukannya. Hanya pada lembaran sang Wesel Pos dikisahkan saya menyukai penulisannya.
    Ironisnya hanya di halaman 2 dan lembaran akhir yaitu halaman 98 yang membuat saya berkesan.

    Mungkin Ratih sedang ingin menulis Novel yang sederhana dan ringan. Mengingat begitu tipisnya Novel ini.
    Bagaimanapun juga saya masih menunggu karya Ratih Kumala dan semoga lebih bisa menggigit lagi.

Page 29 of 29 FirstFirst ... 19272829

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •