Results 1 to 12 of 12

Thread: SNI Mainan, polemik dalam penerapannya

  1. #1
    tsu's Avatar
    Join Date
    Aug 2011
    Location
    Rainbow Trout
    Posts
    5,292
    Mentioned
    327 Post(s)

    SNI Mainan, polemik dalam penerapannya

    Viral Mainan Impor, Bea Cukai Sebut Wajib SNI Aturan dari Kemenperin
    Andri Donnal Putera
    Kompas.com - 22/01/2018, 09:44 WIB
    Ilustrasi
    Ilustrasi(Thinkstockphotos)

    JAKARTA, KOMPAS.com - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan menjelaskan kronologi video seseorang merusak mainannya karena dilarang masuk oleh petugas Bea dan Cukai di Bengkulu, 11 Januari 2017 lalu. Pemilik mainan tersebut bernama Faiz Ahmad yang belakangan diketahui videonya yang viral itu sudah dihapus dari laman Facebook.

    "Untuk mainan impor, memang ada ketentuan wajib SNI (Standar Nasional Indonesia) yang diterbitkan oleh Kementerian Perindustrian," kata Kasubdit Komunikasi dan Publikasi DJBC Deni Surjantoro saat dihubungi Kompas.com, pada Senin (22/1/2018) pagi.

    Deni menjelaskan, kebijakan itu didasarkan pada Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 55/M-IND/PER/11/2013 tentang Perubahan Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 24/M-IND/PER/4/2013 tentang SNI Mainan Secara Wajib. Aturan itu mewajibkan siapapun yang membawa mainan impor untuk mengurus izin SNI dari Kemenperin.

    Ketentuan lebih lanjut dalam peraturan itu, bila yang bersangkutan tidak bisa menunjukkan izin SNI dari Kemenperin, maka mainan tersebut tidak diizinkan masuk ke Indonesia dan pemilik dipersilakan untuk melakukan retur atau pengembalian barang.

    Baca juga: Kemenperin Klaim SNI Mampu Lindungi Produk Lokal

    Jika dalam batas waktu yang ditentukan tidak ada tindak lanjut terhadap mainan itu, maka statusnya akan menjadi barang tidak dikuasai. Jika sudah berstatus demikian, maka mainan tersebut diambil alih oleh negara lalu dapat diusulkan untuk dimusnahkan.
    Advertisment

    Mengenai kasus Faiz, Deni mengungkapkan petugas sudah menjelaskan aturan terkait sampai Faiz dua kali datang ke kantor Bea dan Cukai di Bengkulu. Namun, Faiz disebut tidak memenuhi persyaratan yang ditentukan hingga dia sendiri memusnahkan mainannya lalu divideokan hingga sempat viral di media sosial.

    "Atas pemasukan barang melalui jasa kiriman, diberikan pembebasan sebesar 100 dolar AS per kiriman namun atas barang tersebut tetap harus memenuhi ketentuan impor yang berlaku, termasuk di dalamnya ketentuan tentang SNI Mainan dari Kementerian Perindustrian," tutur Deni.
    http://ekonomi.kompas.com/read/2018/...ari-kemenperin

    ini yang lagi rame
    jadi ada orang beli toys dari luar, bea cukai ngotot harus ada SNI, padahal dia ga beli banyak, tapi beli untuk koleksi pribadi

    akhirnya rame lah masalah ini

    terus terang masalah SNI ini memang sudah lebih setahun lalu menjadi momok mengerikan bagi para kolektor yang untuk kebutuhan koleksinya harus mengandalkan impor, soalnya GA MUNGKIN brang tersebut bisa masuk indonesia, klopun masuk, harganya bisa gila2an karena pajak

    Kemenperin: Beli Mainan Satuan dari Luar Negeri Tak Perlu Urus SNI
    Achmad Fauzi
    Kompas.com - 22/01/2018, 12:21 WIB
    Ilustrasi mobil-mobilan dari kayu
    Ilustrasi mobil-mobilan dari kayu(thinkstock/underworld111)

    JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Industri Tekstil, Alas Kaki dan Aneka Kementerian Perindustrian, Muhdori menyebutkan pembelian mainan dari luar negeri secara satuan merupakan salah satu pengecualian Standar Nasional Indonesia ( SNI).

    Sehingga, terang dia, pembelian mainan dari luar negeri dalam jumlah satuan tidak perlu mengurus Standar Nasional Indonesia (SNI).

    "Beli (mainan) satuan dari luar negeri dikecualikan," kata dia saat dihubungi Kompas.com, Senin (22/1/2018).

    Meski demikian, Muhdori menjelaskan semua mainan impor maupun yang diproduksi dalam negeri harus sesuai SNI. "Prinsipnya mainan yang beredar di Indonesia wajib SNI," ujar dia.

    Baca juga: Viral Mainan Impor, Bea Cukai Sebut Wajib SNI Aturan dari Kemenperin

    Sementara Ketua Asosiasi Mainan Indonesia (AMI), Sutjiadi Lukas mengungkapkan bahwa pengurusan SNI untuk mainan hanya bisa dilakukan oleh perusahaan yang berbadan hukum.

    Sehingga untuk mengurus SNI tidak bisa diajukan oleh perorangan.

    "Jadi, tidak bisa perseorangan. Untuk pengurusan SNI itu juga harus ada samplenya untuk pengujian di lab. Kalau lulus dapat sertifikat SNI. Selain itu ada ketentuannya, mainan non elektrik, kayak boneka itu samplenya minimal 8 buah," kata dia.
    Advertisment

    Sebelumnya, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan menjelaskan kronologi video seseorang merusak mainannya karena dilarang masuk oleh petugas Bea dan Cukai di Bengkulu, 11 Januari 2017 lalu.

    Pemilik mainan tersebut bernama Faiz Ahmad yang belakangan diketahui videonya yang viral itu sudah dihapus dari laman Facebook.

    "Untuk mainan impor, memang ada ketentuan wajib SNI (Standar Nasional Indonesia) yang diterbitkan oleh Kementerian Perindustrian," kata Kasubdit Komunikasi dan Publikasi DJBC Deni Surjantoro.

    kKebijakan itu didasarkan pada Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 55/M-IND/PER/11/2013 tentang Perubahan Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 24/M-IND/PER/4/2013 tentang SNI Mainan Secara Wajib.

    Aturan itu mewajibkan siapapun yang membawa mainan impor untuk mengurus izin SNI dari Kemenperin.
    http://ekonomi.kompas.com/read/2018/...perlu-urus-sni

    abis viral baru deh KOORDINASI
    kemaren2 kemana aja paaaaaak



    sorry gw sebel, pernah kena imbas soalnya

  2. The Following User Says Thank You to tsu For This Useful Post:

    surjadi05 (22-01-2018)

  3. #2
    Chief Cook etca's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    aarde
    Posts
    10,697
    Mentioned
    735 Post(s)
    Disangka daftar SNI gampang apa?
    kalau product ada yang setipe trus tinggal daftarin dengan merk dan disain yang lain lebih gampang urusnya.
    nah kalau belum ada? lebih lama beudd urusnya. si Kemenperin ini bikin rumusan standarisasinya dulu.

    Padahal di sisi produksi harus segera templokin itu nomor SNI di packaging dan body produk.
    Belum lagi marketing sudah kebelet mau jualan.

    Kalau mau tahu barang yang beredar resmi atau enggak, ya tinggal lihat saja sudah berbahasa Indonesia atau belum,
    pasalnya kalau barang import udah resmi boleh masuk Indonesia pasti ditempelin ada manual berbahasa Indonesia.

    jadi keinget dulu pas dlm rangka urus SNI kan dari kemenperin ada yang datang ke pabrik.
    sayangnya saat itu belum ngeh kalau dia anak dan saya pun tidak nyamperin

  4. #3
    pelanggan sejati surjadi05's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Posts
    9,223
    Mentioned
    386 Post(s)
    Quote Originally Posted by etca View Post
    Disangka daftar SNI gampang apa?
    kalau product ada yang setipe trus tinggal daftarin dengan merk dan disain yang lain lebih gampang urusnya.
    nah kalau belum ada? lebih lama beudd urusnya. si Kemenperin ini bikin rumusan standarisasinya dulu.

    Padahal di sisi produksi harus segera templokin itu nomor SNI di packaging dan body produk.
    Belum lagi marketing sudah kebelet mau jualan.

    Kalau mau tahu barang yang beredar resmi atau enggak, ya tinggal lihat saja sudah berbahasa Indonesia atau belum,
    pasalnya kalau barang import udah resmi boleh masuk Indonesia pasti ditempelin ada manual berbahasa Indonesia.

    jadi keinget dulu pas dlm rangka urus SNI kan dari kemenperin ada yang datang ke pabrik.
    sayangnya saat itu belum ngeh kalau dia anak dan saya pun tidak nyamperin
    Setahu gw orang pribadi tidak boleh meminta cap sni, dan itu ada di peraturan kementrian perdagangan, jadi menurut gw simple aja, kurangnya sosialisasi permen ke bc ?
    ::
    Posted via Mobile Device
    you meet someone
    you two get close
    its all great for awhile
    then someone stops trying
    Talk less, awkward conversations, the drifting
    No communication whatsoever
    Memories start to fade
    Then the person you know become the person u knew
    That how it goes. Sad isn't it?

  5. #4
    tsu's Avatar
    Join Date
    Aug 2011
    Location
    Rainbow Trout
    Posts
    5,292
    Mentioned
    327 Post(s)
    ya nda, bea cukai aja yang bego

    http://animindo.net/?p=2717
    itu pengalaman temen gw di 2013, saat dia beli DVD anime, first edition, BONUS NYA ILANG
    gila ngga

  6. #5
    Chief Cook etca's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    aarde
    Posts
    10,697
    Mentioned
    735 Post(s)
    Quote Originally Posted by surjadi05 View Post
    Setahu gw orang pribadi tidak boleh meminta cap sni, dan itu ada di peraturan kementrian perdagangan, jadi menurut gw simple aja, kurangnya sosialisasi permen ke bc ?
    ::
    Posted via Mobile Device
    Loh. Siapa yg pribadi minta cap? Dan yg diquote postingan saya
    Posted via Mobile Device

  7. #6
    pelanggan sejati surjadi05's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Posts
    9,223
    Mentioned
    386 Post(s)
    Quote Originally Posted by etca View Post
    Loh. Siapa yg pribadi minta cap? Dan yg diquote postingan saya
    Posted via Mobile Device
    Iya ca, maunya nulis dibawah kamu tapi ga sengaja ke quote kamu

    Eh btw kemaren ngimpi kemping bareng2 kamu n anak2 loh , yg gw ingat banget ada yg ngaku namanya sinta jadi ingat "crush" pertama waktu 1 smp, namanya soalnya
    Posted via Mobile Device
    you meet someone
    you two get close
    its all great for awhile
    then someone stops trying
    Talk less, awkward conversations, the drifting
    No communication whatsoever
    Memories start to fade
    Then the person you know become the person u knew
    That how it goes. Sad isn't it?

  8. #7
    pelanggan Casanova Love's Avatar
    Join Date
    Sep 2011
    Location
    Jakarta
    Posts
    432
    Mentioned
    15 Post(s)
    alamaaak baru tau ada bginian...
    Kl mau pun diseleksi lah dari negara produsennya. ada negara2 yg masuk daftar waspada krn bahan mainannya ada bahan berbahaya,
    tp gak harus ampe semua mainan kaliyyyy.

    jd kepikir bisa rempong kl beli action figure yg hanya dijual di amrik

  9. #8
    pelanggan setia Fere's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Depan RSJ-KM
    Posts
    6,112
    Mentioned
    323 Post(s)
    Quote Originally Posted by surjadi05 View Post
    Iya ca, maunya nulis dibawah kamu tapi ga sengaja ke quote kamu

    Eh btw kemaren ngimpi kemping bareng2 kamu n anak2 loh , yg gw ingat banget ada yg ngaku namanya sinta jadi ingat "crush" pertama waktu 1 smp, namanya soalnya
    Posted via Mobile Device
    Kong, Sinta itu nama aslinya si Nudel

    Posted via Mobile Device

  10. The Following 2 Users Say Thank You to Fere For This Useful Post:

    noodles maniac (24-01-2018),surjadi05 (23-01-2018)

  11. #9
    Chief Cook etca's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    aarde
    Posts
    10,697
    Mentioned
    735 Post(s)
    Quote Originally Posted by surjadi05 View Post
    Iya ca, maunya nulis dibawah kamu tapi ga sengaja ke quote kamu

    Eh btw kemaren ngimpi kemping bareng2 kamu n anak2 loh , yg gw ingat banget ada yg ngaku namanya sinta jadi ingat "crush" pertama waktu 1 smp, namanya soalnya
    ya ampun ada yang curcol, mana curcolnya melenceng jauh

    Quote Originally Posted by Casanova Love View Post
    alamaaak baru tau ada bginian...
    Kl mau pun diseleksi lah dari negara produsennya. ada negara2 yg masuk daftar waspada krn bahan mainannya ada bahan berbahaya,
    tp gak harus ampe semua mainan kaliyyyy.

    jd kepikir bisa rempong kl beli action figure yg hanya dijual di amrik
    kalau masalah material ada lagi badan sertifikasi sendiri.
    asal dia beneran lolos sertifikasi CE, RoHS dan FCC dll.
    entah ya kalau dia maen cantumin aja

  12. The Following User Says Thank You to etca For This Useful Post:

    surjadi05 (23-01-2018)

  13. #10
    pelanggan sejati surjadi05's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Posts
    9,223
    Mentioned
    386 Post(s)
    Quote Originally Posted by Fere View Post
    Kong, Sinta itu nama aslinya si Nudel

    Posted via Mobile Device
    Hei ada fere, jangan2 kemaren mimpi reuni itu ptanda baek, rame lagi

    Err gw berasa kenalan sama fere kemaren, tapi kok elunya pake rok fer 🤔
    Posted via Mobile Device
    you meet someone
    you two get close
    its all great for awhile
    then someone stops trying
    Talk less, awkward conversations, the drifting
    No communication whatsoever
    Memories start to fade
    Then the person you know become the person u knew
    That how it goes. Sad isn't it?

  14. #11
    pelanggan setia Fere's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    Depan RSJ-KM
    Posts
    6,112
    Mentioned
    323 Post(s)
    ^

    Posted via Mobile Device

  15. #12
    tsu's Avatar
    Join Date
    Aug 2011
    Location
    Rainbow Trout
    Posts
    5,292
    Mentioned
    327 Post(s)
    lah, ujug2 ada @Fere lol

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •