Page 2 of 15 FirstFirst 123412 ... LastLast
Results 21 to 40 of 282

Thread: Menuju DKI 1

  1. #21
    pelanggan tetap 234's Avatar
    Join Date
    Jun 2012
    Posts
    737
    Coba saja kl Anies bisa dipasangkan dg Sylvana, maka walau tetap tanggung, namun pukulannya jadi lebih terasa dikitlahhhh.
    Yup, itu baru seru. Mestinya "poros Cikeas" mengajukan dua nama itu (Anies-Sylvi). Toh dulu Anies pernah maju di konvensi capres partai Demokrat (meskipun akhirnya dikalahkan oleh Dahlan Iskan). Artinya Anies bukan orang baru bagi Demokrat, dan justru "orang luar" bagi Gerindra.

    Gusti iku dumunung ing atine wong kang becik, mulo iku diarani Gusti... Bagusing Ati.

  2. #22
    pelanggan setia kandalf's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    6,049
    Quote Originally Posted by Casanova Love View Post
    Sedih ya mlihat peta cagub 2017 inih...
    Saya pribadi gak sedih.
    Malah senang.

    Siapapun yang terpilih, cagub-nya relatif 'normal' lah.

    Quote Originally Posted by Casanova Love View Post
    Diduetkanlah ia dg sylvana murni. Nah, palingan inilah sweetener-nya, selain ia perempuan yg (citranya) kalem sbg lawan dari Basuki yg hot-hot-an, juga ia eks none (eks bangetlah ya...krn jejak nonenya udah ngga gitu terlihat). Dia org birokrasi dan dahulu sempat dipuji Ahok, sempat masuk namanya utk jd wagub DKI pra-Djarot. Namun bgitu, pasangan ini mnrt saya krg nonjok.
    Sylvana blm bisa diadu dg nama besar Anies dan Agus kalah ganteng drpd Sandi (Agus itu kerennya kl pakai seragam).
    Seandainya Demokrat mau menjadikan Sylviana sebagai Cagub bukan Cawagub, bakal lebih menarik.
    Dia adalah mantan walikota Jakarta Pusat selama lima tahun sebelum kemudian diangkat jadi stafsus. Sebelumnya juga sempat menjadi kasatpol pp.

    Dan potensi wanita menjadi cagub DKI?


    Quote Originally Posted by Casanova Love View Post
    Namun sosok Sandi ini bahkan partai pengusungnya pun ragu utk memajukan dia. Dari cagub partai A, partai B, partai C, partai D sampai akhirnya hanya diusung sbg cawagub 2 partai.
    Benar.
    Ketika masih di koalisi kekeluargaan pun, PAN sudah berkali-kali menyatakan "belum tentu Sandiaga".
    Terbukti, kini mereka memilih poros Cikeas.

    Teman yang PKS agak kesal ama PPP. Gak ada suara tiba-tiba... jreng jreng jreng..

    Quote Originally Posted by Casanova Love View Post
    2 cagub Agus-Silvana dan Anies-Sandi adalah akibat strategi PDIP yg mbuat partai-partai lain hanya punya waktu sempit berkonsolidasi.
    Hasilnya adalah calon-calon tanggung.
    Sebenarnya partai-partai itu bodoh.
    Walau kemarin-kemarin yang keluar dari suara PDIP kebanyakan menentang Basuki, tetapi kalau jeli akan melihat bahwa Basuki punya dukungan di PDIP (yang sekaligus orang Istana... bukan.. aku gak membicarakan Pak Joko Widodo).

    Sempat ngasih tahu teman kader PKS untuk mengabaikan PDIP dan Gerindra tapi yah.. gitu lah.
    Sumpah stress ngelihat pemikiran kader-kader PKS. Ya sudah lah.
    Paling kalah lagi.
    Lomba peluk2an di Citos: 30 November 2013
    Lomba dorong2an di Candra Naya (dkt Glodok): 8 Desember 2013

  3. #23
    pelanggan Casanova Love's Avatar
    Join Date
    Sep 2011
    Location
    Jakarta
    Posts
    451
    Syviana rasanya sangat kecil kmungkinannya jd cagub di koalisi,
    Krn salah satu tokoh dedengkot diantara partai pengusungnya itu ngga suka perempuan jd pemimpin, sama spt dia ngga suka non-muslim jd pemimpin.

    Demi bela-belain perempuan dan non-muslim ngga jadi pemimpin, dia rela berubah haluan mdukung siapapun yg laen.

  4. #24
    pelanggan tetap 234's Avatar
    Join Date
    Jun 2012
    Posts
    737
    Sylviana memang hanya mentok jadi (ca)wagub. Jabatan gubernur, apalagi untuk DKI, adalah "jabatan politik". Dari era Ali Sadikin sampai Sutiyoso semuanya adalah "orang kuat" (secara politik ataupun popularitas). Pernah sekali dicoba dari jenjang karir yaitu Fauzi Bowo (FB), dan hasilnya kita semua tahu ternyata meskipun dinilai "pintar dan berpengalaman di birokrasi" ternyata justru membuat FB seolah "tersandera" shg ndak mampu berbuat apa2 untuk membawa perubahan (menuju perbaikan) di DKI, akhirnya hanya sekedar "numpang lewat" aja.



    ---------- Post Merged at 04:40 PM ----------

    Saya penasaran dgn "manuver SBY" memajukan Agus, bukan Ibas. Kayaknya Ibas sudah "dimasukkan kotak", bisa karena kapabilitasnya dianggap tidak memadai tapi bisa juga faktor "kredibilitas" terkait kasus2 sebelumnya yang banyak menyeret kader2 Demokrat (Nazar, Anas, Andi, dll).

    Kayaknya Agus ini, menang atau kalah dalam pilgub, memang diplot kedepannya untuk posisi ketum partai.



    ---------- Post Merged at 04:50 PM ----------

    BTW Anies maupun Agus sama2 sedang "test the water" untuk Pilpres 2019? Ini akan menjadi sangat menarik.

    Gusti iku dumunung ing atine wong kang becik, mulo iku diarani Gusti... Bagusing Ati.

  5. #25
    pelanggan setia Yuki's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Buitenzorg
    Posts
    6,353
    justru membuat FB seolah "tersandera" shg ndak mampu berbuat apa2 untuk membawa perubahan (menuju perbaikan) di DKI
    "tersandera"? Saya melihatnya justru memang dia tidak ingin melakukan apa-apa
    ELPHELT VALENTINE'S MARIONETTE.

  6. #26
    pelanggan tetap 234's Avatar
    Join Date
    Jun 2012
    Posts
    737
    Setidaknya, IMO, ada indikasi seperti itu ("tersandera"). Sebelum jadi gubernur (2007-2012), Foke sudah mengabdi di pemerintahan DKI selama lebih dari 25 tahun, mulai dari pegawai biasa sampe menjabat Sekwilda (1998-2002) lalu wagub (2002-2007) dengan prestasi yang dinilai bagus kalo ndak bisa dibilang gemilang. Ada anggapan bahwa "kegagalan" Foke mempimpin Jakarta akibat tidak bisa lepas (tersandera) oleh "dosa2" pemerintahan (DKI) sebelumnya.

    Anyway terlepas dari itu, apakah Foke benar "tersandera" atau memang pada dasarnya "tidak ingin melakukan apa2", menurut saya Foke memang tipe konseptor, bukan eksekutor. Sayangnya, saat dia menjabat gubernur hal itu (sbg konseptor) justru malah ndak muncul, alih2 sebagai eksekutor,...jadinya ya hanya pelestari status quo. Padahal saya inget jargon yang diusungnya untuk memenangkan pilgub DKI waktu itu (2007) adalah: "Serahkan Jakarta pada ahlinya!" Hasilnya? Tetottt.

    Kembali ke cagub DKI 2017, kayaknya Anies pun kekuatannya ada disitu (sebagai konseptor) bukan eksekutor. Hal itu, IMO, sedikit banyaknya tercermin selama dlm kiprah politiknya mulai dari sebagai kandidat dlm konvensi partai Demokrat saat menjaring capres, menjadi timses Jokowi-JK, sampai Mendikbud.

    Gusti iku dumunung ing atine wong kang becik, mulo iku diarani Gusti... Bagusing Ati.

  7. #27
    pelanggan setia kandalf's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    6,049
    Quote Originally Posted by Yuki View Post
    "tersandera"? Saya melihatnya justru memang dia tidak ingin melakukan apa-apa
    Salah.
    Fauzi Bowo cukup banyak berbuat hanya saja tidak ada media yang memujinya.

    1. Fauzi Bowo melakukan penghijauan. Berikut daftar taman2 yang baru dibuat zaman beliau.
    Code:
    1. Taman di Semanggi (hasil konversi SPBU)
    2. Taman di daerah Kebalen (hasil konversi SPBU)
    4. Taman Adyodya (hasil pembongkaran kios-kios ikan hias .. "yang beli ikan saya para jendral" -- kata salah satu pemilik kios yang toh tergusur juga).
    5. Taman di Tebet Timur
    6. Taman Langsat (saya agak ragu soal ini)
    7. Taman Jogging Summarecon Kelapa Gading
    8. Taman Spathodea Jagakarsa
    9. Taman Kahfi
    10. Taman Sepeda Melawai
    2. Memulai (benar-benar memulai) project MRT dari mencari sponsor sampai melakukan penataan sepanjang Jalan RS Fatmawati.



    (itu foto koleksi pribadi)

    3. Membuat gorong-gorong penangkal banjir sepanjang jalan Sudirman-Thamrin (walaupun hasilnya jelek karena bikin jalan tak rata dan berlubang, tetapi cukup sukses menghilangkan banjir di Sudirman)

    4. Mengamankan dana, memulai proyek JEDI (Jakarta Emergency Dread Initiative) untuk membersihkan kali-kali di Jakarta yang hasilnya sekarang diklaim oleh Basuki Tjahaja Purnama padahal pembersihannya mulai dari tahun 2012.

    5. Membuat jalan layang Antasari, yang (sebagai warga Cilandak) cukup sukses memindah kemacetan dari Antasari ke jalan layang tersebut.

    6. Bekerja sama dengan BRI untuk pajak online.. tetapi untuk yang urusan satu ini Fauzi Bowo gagal memaksakan pelayanan ini yang kemudian akhirnya dibenahi oleh Basuki Tjahaja Purnama. (ini saya tahu dari orang Dispenda DKI sendiri)




    Problemnya Fauzi Bowo adalah, beliau kurang tegas, kurang galak.
    Jadi ya itu, kesannya tersandera.

    Banyak beberapa kebijakan Basuki di zaman sekarang, ternyata konsepnya ada di zaman Fauzi Bowo tetapi gak jalan.

    ---------- Post Merged at 10:03 AM ----------

    Sebenarnya agak ironis, aku mengenang Fauzi Bowo karena jadi korban kebijakan beliau.

    Yang soal taman? Itu karena aku kaget pom Bensin tempatku mengisi tiba-tiba berubah jadi taman.

    Soal gorong2 penangkal banjir? Karena kaget, jalan Jenderal Sudirman jalur lambat jadi rusak.

    Soal MRT?
    Di depan rumahku, sebuah mobil nyungsep.



    :v
    Lomba peluk2an di Citos: 30 November 2013
    Lomba dorong2an di Candra Naya (dkt Glodok): 8 Desember 2013

  8. #28
    pelanggan setia neofio's Avatar
    Join Date
    Dec 2013
    Posts
    2,682
    itu mobil yg nyungsep, bukan foke yg nyupir?salah supir?

    wkwk

    thx kandalf poto jepretannya

  9. #29
    pelanggan tetap 234's Avatar
    Join Date
    Jun 2012
    Posts
    737
    Fauzi Bowo cukup banyak berbuat hanya saja tidak ada media yang memujinya.
    Sebenarnya Foke punya modal (nama) besar untuk bisa dekat dgn media. Kemenangan Foke di 2007 banyak didukung oleh banyak media, bahkan hampir semua media, meskipun itu juga akibat memuncaknya "permusuhan" antara media dengan bang Yos di akhir masa jabatannya. Saat itu Sutiyoso sudah dianggap "musuh bersama" bagi awak media.

    Uniknya lagi, Foke termasuk gubernur terpilih yg didukung oleh hampir semua stakeholders DKI,...media, umat beragama (Islam khususnya), masyarakat Betawi, akademisi, bahkan kelompok2 yg dianggap beraliran "kiri" (saya inget misalnya beberapa petinggi
    CSIS pun ikut turun untuk meng-endorse naiknya Foke), dst. Sangat langka dua kelompok yg berseberangan (kanan-kiri) mendukung calon yg sama.

    Mungkin, IMO, justru hal itu yang membuat masa kepemimpinan Foke menjadi terkesan "adem ayem" ndak ada dinamika.

    Benar bahwa "tidak ada pujian" dari media tetapi, di sisi lain, kritikan dari media pun juga hampir tidak ada.

    Akibatnya Foke seolah menjadi tidak punya "sparing partners", jadinya ya terkesan adem ayem bahkan ada kesan seolah "tidak berbuat apa2".

    Situasinya sangat berbeda dengan jamannya Sutiyoso maupun Ahok yang sering "ribut" (dlm konotasi negatif maupun positif) dgn media.

    Banyak beberapa kebijakan Basuki di zaman sekarang, ternyata konsepnya ada di zaman Fauzi Bowo tetapi gak jalan
    Kalo soal konsep, jangankan jamannya Ahok, bahkan sejak jamannya Sutiyoso pun disinyalir Foke lah otak dibalik model pembangunan dan tata kota DKI, dan peran tsb sudah muncul (menonjol) sejak menjadi Sekwilda sampe kemudian "dipromosikan" jadi wagubnya bang Yos. Dan saya percaya dgn sinyalemen tsb mengingat background pendidikannya memang di bidang itu.

    Jargon "serahkan Jakarta pada ahlinya" yang digunakannya saat Pilgub 2007 pun dilatarbelakangi oleh "prestasi" nya tsb.



    ---------- Post Merged at 12:23 PM ----------

    BTT...

    Menurutku pasangan Agus-Sylvi bisa memanfaatkan untuk meraup suara signifikan pada pemilih perempuan.

    Itu semakin menguatkan prediksi saya bahwa pasangan tsb bisa menjadi "kuda hitam" dlm Pilgub DKI 2017.

    Gusti iku dumunung ing atine wong kang becik, mulo iku diarani Gusti... Bagusing Ati.

  10. #30
    pelanggan Casanova Love's Avatar
    Join Date
    Sep 2011
    Location
    Jakarta
    Posts
    451
    Quote Originally Posted by kandalf View Post
    Salah.
    Fauzi Bowo cukup banyak berbuat hanya saja tidak ada media yang memujinya.

    1. Fauzi Bowo melakukan penghijauan. Berikut daftar taman2 yang baru dibuat zaman beliau.
    Code:
    1. Taman di Semanggi (hasil konversi SPBU)
    2. Taman di daerah Kebalen (hasil konversi SPBU)
    4. Taman Adyodya (hasil pembongkaran kios-kios ikan hias .. "yang beli ikan saya para jendral" -- kata salah satu pemilik kios yang toh tergusur juga).
    5. Taman di Tebet Timur
    6. Taman Langsat (saya agak ragu soal ini)
    7. Taman Jogging Summarecon Kelapa Gading
    8. Taman Spathodea Jagakarsa
    9. Taman Kahfi
    10. Taman Sepeda Melawai
    2. Memulai (benar-benar memulai) project MRT dari mencari sponsor sampai melakukan penataan sepanjang Jalan RS Fatmawati.



    (itu foto koleksi pribadi)

    3. Membuat gorong-gorong penangkal banjir sepanjang jalan Sudirman-Thamrin (walaupun hasilnya jelek karena bikin jalan tak rata dan berlubang, tetapi cukup sukses menghilangkan banjir di Sudirman)

    4. Mengamankan dana, memulai proyek JEDI (Jakarta Emergency Dread Initiative) untuk membersihkan kali-kali di Jakarta yang hasilnya sekarang diklaim oleh Basuki Tjahaja Purnama padahal pembersihannya mulai dari tahun 2012.

    5. Membuat jalan layang Antasari, yang (sebagai warga Cilandak) cukup sukses memindah kemacetan dari Antasari ke jalan layang tersebut.

    6. Bekerja sama dengan BRI untuk pajak online.. tetapi untuk yang urusan satu ini Fauzi Bowo gagal memaksakan pelayanan ini yang kemudian akhirnya dibenahi oleh Basuki Tjahaja Purnama. (ini saya tahu dari orang Dispenda DKI sendiri)




    Problemnya Fauzi Bowo adalah, beliau kurang tegas, kurang galak.
    Jadi ya itu, kesannya tersandera.

    Banyak beberapa kebijakan Basuki di zaman sekarang, ternyata konsepnya ada di zaman Fauzi Bowo tetapi gak jalan.

    ---------- Post Merged at 10:03 AM ----------

    Sebenarnya agak ironis, aku mengenang Fauzi Bowo karena jadi korban kebijakan beliau.

    Yang soal taman? Itu karena aku kaget pom Bensin tempatku mengisi tiba-tiba berubah jadi taman.

    Soal gorong2 penangkal banjir? Karena kaget, jalan Jenderal Sudirman jalur lambat jadi rusak.

    Soal MRT?
    Di depan rumahku, sebuah mobil nyungsep.



    :v
    Sambi memuji pun mengejek

  11. #31
    Chief Cook ndableg's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    5,900
    Media memuji ahok bukan karena bikin taman, bikin jalan tol, tapi gayanya memperbaiki birokrasi.

  12. #32
    pelanggan sejati surjadi05's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Posts
    9,349
    ^^^^
    Dan juga ribut2nya dengan dprd nya jangan lupa

  13. #33
    pelanggan setia kandalf's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    6,049
    Quote Originally Posted by neofio View Post
    itu mobil yg nyungsep, bukan foke yg nyupir?salah supir?

    wkwk

    thx kandalf poto jepretannya
    Itu salah Fauzi Bowo.
    Sopir Dunkin Donuts tidur di kantor mereka setiap malam. Dan setiap subuh, mereka keluar mungkin untuk ambil bahan dari kantor pusat.
    Nah,
    pas proyek pelebaran Fatmawati untuk MRT itu,
    dilakukan malam hari dan dibiarkan begitu saja, tidak ada papan, dinding, atau tanda peringatan.

    Bayangkan,
    pagi-pagi menjelang shubuh, sopirnya keluar dari kantor dan tahu-tahu ada lubang di depan kantor mereka.

    ---------- Post Merged at 04:32 PM ----------

    Quote Originally Posted by ndableg View Post
    Media memuji ahok bukan karena bikin taman, bikin jalan tol, tapi gayanya memperbaiki birokrasi.
    Salah satu keunggulan petahana yang bahkan diakui oleh para pengritiknya adalah bagaimana petahana dan pasangan sebelumnya (yang sekarang presiden) sukses membuat kinerja pemerintah daerah DKI menjadi transparan. Dari menerapkan partisipasi publik seperti kasih nomor telepon, twitter, hingga Qlue, lalu membuat web Jakarta Smart City berisi peta-peta penting hingga membuka data-data secara terbuka di situs data.jakarta.go.id.
    Lomba peluk2an di Citos: 30 November 2013
    Lomba dorong2an di Candra Naya (dkt Glodok): 8 Desember 2013

  14. #34
    Chief Cook etca's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Location
    aarde
    Posts
    11,029


    cukup jenius yang bikin analogi ini..

  15. #35
    pelanggan setia kandalf's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    6,049


    sumber:
    https://tirto.id/topik/penggusuran-b...a85211777933be

    Ini bukti sederhana bahwa petahana di pilgub DKI Jakarta akan menang.
    Untuk urusan penggusuran yang baru saja terjadi,
    ternyata pendukungnya cukup banyak hingga 41%. Jadi bisa dibilang, 41% itu suara aman petahana.

    Sekarang penantangnya itu, suara terpecah antara dua kandidat plus suara golput.
    Nah, di babak kedua, kandidat lawan juga belum tentu ke kandidat lain karena ada kemungkinan kembali ke petahana.
    Lomba peluk2an di Citos: 30 November 2013
    Lomba dorong2an di Candra Naya (dkt Glodok): 8 Desember 2013

  16. #36
    pelanggan setia
    Join Date
    May 2011
    Posts
    4,878
    Napa ya udah jelas dari awal petahana bakal menang masih ada yang nekad menantang? Walau jelas kalo tanpa penantang malah jadi ruwet urusannya.
    There is no comfort under the grow zone, and there is no grow under the comfort zone.

    Everyone wants happiness, no one wants pain.

    But you can't make a rainbow without a little rain.

  17. #37
    pelanggan setia kandalf's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    6,049
    Karena Basuki tidak sempurna dan karena itu harus dilawan.
    Kalau emang merasa lebih baik dari Basuki, kenapa tidak melawan?
    Tinggal bagaimana bersaing merayu rakyat.
    Lomba peluk2an di Citos: 30 November 2013
    Lomba dorong2an di Candra Naya (dkt Glodok): 8 Desember 2013

  18. #38
    pelanggan sejati surjadi05's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Posts
    9,349
    Quote Originally Posted by tuscany View Post
    Napa ya udah jelas dari awal petahana bakal menang masih ada yang nekad menantang? Walau jelas kalo tanpa penantang malah jadi ruwet urusannya.
    Tahun ini katanya ada belasan ya pilkada yg calon tunggal, keren ga? Karna diusung parpol semua
    you meet someone
    you two get close
    its all great for awhile
    then someone stops trying
    Talk less, awkward conversations, the drifting
    No communication whatsoever
    Memories start to fade
    Then the person you know become the person u knew
    That how it goes. Sad isn't it?

  19. #39
    pelanggan sejati surjadi05's Avatar
    Join Date
    Jun 2011
    Posts
    9,349
    JAKARTA,KOMPAS.com Bakal calon wakil gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, menantang gubernur petahana, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, untuk melakukan pembuktian harta terbalik.

    Ia juga turut mengajak keluarga Ahok untuk melakukan pembuktian harta terbalik.

    "Saya mengajak beliau dan keluarganya juga karena mungkin keluarganya beliau diuntungkan dengan kebijakan Pak Ahok itu membuka semuanya dan membuktikan harta terbalik," ujar Sandiaga di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Minggu (2/10/2016).

    Sandiaga menjelaskan, ia akan mendatangi Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) untuk menanyai bagaimana prosedur pembuktian harta terbalik.

    Setelah itu, ia mengajak Ahok secara bersama-sama melakukan pembuktian harta secara terbalik. (Baca: Ahok: Saya Konsisten soal Pembuktian Harta Terbalik)

    Sandiaga menunggu pembuktian Ahok mengenai transparansi harta kekayaan. Untuk itu, Sandiaga mengajak Ahok untuk membuktikan hal tersebut.

    "Ini sebagai pembelajaran bagi masyarakat dan pembuktian bahwa politisi itu jika berbicara harus dibuktikan dengan sebuah tindakan konkret. Kami tunggu bukti konkret dari ajakan beliau," kata dia.


    Nah ini baru seru
    you meet someone
    you two get close
    its all great for awhile
    then someone stops trying
    Talk less, awkward conversations, the drifting
    No communication whatsoever
    Memories start to fade
    Then the person you know become the person u knew
    That how it goes. Sad isn't it?

  20. #40
    pelanggan sejati ndugu's Avatar
    Join Date
    Feb 2011
    Posts
    7,649
    ga baca dari atas, tapi mo nanya donk
    - pertahana itu apa?
    - harta terbalik itu apa?

Page 2 of 15 FirstFirst 123412 ... LastLast

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •