Page 17 of 17 FirstFirst ... 7151617
Results 321 to 340 of 340

Thread: Cinta Putih.

  1. #321
    pelanggan nagita's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Awang-awang.
    Posts
    319
    Mentioned
    3 Post(s)
    Tahukah kamu,
    bahwa dunia tidak dapat menelan mereka yang besar hatinya?
    Aku, hanyalah budak kata-kata.

  2. #322
    pelanggan nagita's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Awang-awang.
    Posts
    319
    Mentioned
    3 Post(s)
    Binar matamu,
    memperbudak jiwaku.
    Aku, hanyalah budak kata-kata.

  3. #323
    pelanggan nagita's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Awang-awang.
    Posts
    319
    Mentioned
    3 Post(s)
    Aku ingat bagaimana bulu matamu menelusuri lekuk wajahku,
    kala bermalas-malasan seperti sepasang merpati.
    Pelukku erat dibahumu,
    terpukau menikmati lelapmu.

    Matahariku,
    bersinarlah hanya untukku saja.
    Last edited by nagita; 27-04-2018 at 07:12 PM.
    Aku, hanyalah budak kata-kata.

  4. #324
    pelanggan nagita's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Awang-awang.
    Posts
    319
    Mentioned
    3 Post(s)
    Mrs. Monster loves to hurt anyone I love.
    She also loves to hurt her self.
    Piercing her self into limitless.
    I told her to let it go,
    but she won't.

    Now she's taken the lights.
    She said I'm too weak and reckless.
    She will show the world that they couldn't hurt me anymore.
    But inside my mind,
    she really loves and enjoy to torture her self.

    Now she has taking d lights. And I'm begin to fade.
    She is a horrible monster. That lives inside my mind.
    Last edited by nagita; 05-05-2018 at 02:14 PM.
    Aku, hanyalah budak kata-kata.

  5. #325
    pelanggan nagita's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Awang-awang.
    Posts
    319
    Mentioned
    3 Post(s)
    Ada kalanya monster didalam pikiranku berhenti. menyakitiku.
    Sepertinya dia lelah melihat air mataku.
    Untuk pertama kalinya dia berkata kepadaku,
    rasa sakitmu melebihi apa yang kuletakkan kepadamu.
    Kamu terluka begitu brutal dan itu membuatku malu.
    Aku akan diam untuk beberapa hari saja,
    setelah kamu sembuh,
    aku akan kembali untukmu.

    Karena aku hanya melukaimu, disaat kamu. KUAT.


    #a MONSTER's heart.

    - - - Updated - - -

    Berjanjilah kamu akan kembali. kepadaku.
    Sebab aku membutuhkanmu. didalam pikiranku.
    Aku membutuhkan rasa sakitmu. yang menyiksa.
    Sebab itu membuatku. kuat.
    meletupkan amarah.
    Bahwa aku akan membuktikan. kepadamu.

    - - - Updated - - -

    Aku ingat pepatah yang mengatakan,
    bahwa tubuhku, bukanlah milikku.
    napasku, bukanlah milikku.
    hidupku, bukanlah milikku.

    Kini aku mengerti.
    Last edited by nagita; 21-05-2018 at 02:33 PM.
    Aku, hanyalah budak kata-kata.

  6. #326
    pelanggan nagita's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Awang-awang.
    Posts
    319
    Mentioned
    3 Post(s)
    Harummu memudarkan jarak dan melekatkan jiwa.
    Meresap pada lekuk dedaunan yang menari gemulai.
    Aku berkata kepada rerumputan disepanjang jalan,
    untuk menebarkan harumnya ketika engkau lewat.
    Meminta matahari untuk meredupkan sinarnya,
    sesaat saja.

    Lalu kulihat wajahnya terukir pada bingkai matamu,
    raut yang memasung hatimu, menenggelamkannya tanpa dasar.
    Tanpa bisa aku raih. Tataplah mataku.
    Aku hanya ingin engkau tahu bahwa engkau memiliki hatiku. masih.
    Kala dunia meninggalkanmu, kembalilah kepadaku dan
    lenyaplah dalam pelukku.
    Akan kusimpan kerinduan ini, hanya untukmu.
    Walau rindumu,
    bukanlah milikku.
    Aku, hanyalah budak kata-kata.

  7. #327
    pelanggan nagita's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Awang-awang.
    Posts
    319
    Mentioned
    3 Post(s)
    Ada kalanya aku ingin memanggil waktu untuk tiba lebih awal
    Menduga apa yang akan aku lakukan,
    kala menemukan sosokmu. yang kunajiskan dalam doaku.
    Aku ingin menatapmu untuk mengatakan,
    tangan dan kakimu pernah meremukkan tubuhku.
    kata-katamu pernah menghancurkan duniaku.
    dan kepalsuanmu pernah membuatku terlontar.
    pada jurang kelam dimana tidak ada cahaya. juga napas kehidupan.

    Aku hanya ingin menatap hina sekilas wajah,
    dan mengatakan kepadamu bahwa...
    dosamu, akan ditanggung olehmu tanpa akhir. tanpa batas. tanpa titik.
    Dan memandang puteri-puteri kecilmu sambil berbisik mesra,
    memandangmu dengan binar mata secerah mentari pagi yang memabukkan,
    "mereka akan ikut menanggung dosa ayahnya."
    Sebab engkau tahu...
    Allah Maha Tahu dan Maha Adil.
    Semua akan berbuah pada waktunya.

    (Maaf,)
    sebab untukmu, tiada ada maaf.

    - - - Updated - - -

    Aku ingat bagaimana kata-katamu
    memukulku lebih kejam daripada para petarung brutal.
    Aku ingat
    bagaimana tatapan matamu menghakimiku
    bagai hakim yang merasa dirinya tersuci disejagad raya.
    Aku
    ingat,
    bagaimana tubuhmu menghancurkan belulangku,
    membuatku remuk,
    dan mengemis belas kasihan.

    Aku akan kembali kepadamu. urusan kita, belumlah usai.
    Masih terlalu jauh, dari usai.

    - - - Updated - - -

    Engkaulah para ******** itu.
    nama yang melekat dalam darah dan keturunanmu.
    Dari dulu, sekarang,
    dan selamanya.

    - - - Updated - - -

    Aku akan kembali kepadamu.
    Aku bersumpah akan kembali kepadamu.
    Sebab urusan kita belumlah usai.
    Terlalu jauh,
    dari usai.

    Aku hanya ingin engkau merasakan,
    bagaimana kematian terasa lebih mudah daripada bersamamu.
    Last edited by nagita; 31-05-2018 at 06:25 PM.
    Aku, hanyalah budak kata-kata.

  8. #328
    pelanggan nagita's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Awang-awang.
    Posts
    319
    Mentioned
    3 Post(s)
    Dustamu menyeruak diantara terang hari itu,
    yang membuat hariku terasa gelap.
    Aku memandang wajahmu dan menyembunyikan gemuruh hati,
    meresapi kata demi kata yang terurai dari bibirmu,
    berubah menjadi ribuan pedang yang menusukku bersamaan.
    Air mataku menguap sebelum ia telanjur mempermalukan diri,
    aku tidak tahu bagaimana harus mengendalikan diri,
    sebab ribuan pedangmu memutus urat nadi, tangan, kaki, kepala
    dan mencabik-cabik hatiku dengan buas.

    Kukumpulkan segenap tenaga yang tersisa,
    dan tersenyum untukmu.

    - - - Updated - - -

    Dan akulah pelakon itu,
    yang memainkan peran dengan penuh jiwa.
    Namun aku hanyalah manusia,
    yang menggila untuk bertanya.

    Jawabmu bukanlah jawaban.
    Tak apa,
    kini aku sungguh tahu cintamu berdusta.
    Aku, hanyalah budak kata-kata.

  9. #329
    pelanggan nagita's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Awang-awang.
    Posts
    319
    Mentioned
    3 Post(s)
    Katakan padaku bagaimana mengatakan pada otakku,
    yang sibuk menjabarkan logika,
    untuk menggenapi kebohongan demi kebohongan.

    Aku ingin sekali mempercayai dustamu adalah kebenaran.
    Aku ingin sekali membodohi diriku sendiri sebab aku takut kehilangan.
    Namun aku sadar bahwa akulah yang menancapkan paku itu,
    semakin dalam.

    - - - Updated - - -

    Aku ingin sekali mempercayaimu.
    aku ingin sekali.
    Aku ingin.
    Aku...


    Maaf,
    Aku tidak dapat mempercayaimu lagi.
    Biarlah segalanya berubah menjadi ungu.
    Ia tetaplah warna.

    - - - Updated - - -

    Tidak apa-apa, sayang..
    teruslah melangkah dan jangan berbalik lagi.
    Aku tahu luka hatimu,
    tapi kamu harus tahu semuanya tidak akan kembali sama.


    Kamu tidak akan bisa menambal cermin yang retak.

    - - - Updated - - -

    Kupu-kupu bodoh,
    berhentilah mengitariku.
    Bunga dihatiku gugur dalam semalam.

    Tak apa,
    rumput pun memiliki pesonanya sendiri.
    Teruslah melangkah.

    - - - Updated - - -

    Apa makna warna pelangi?
    mengapa kini ia terlihat sama?

    - - - Updated - - -

    Gunakan semua rasa perih dalam hatimu,
    untuk terus melangkah.
    Walaupun lambat,
    teruslah melangkah.


    Jangan pernah kembali lagi.
    Dia tidak layak mendapatkan air matamu.

    - - - Updated - - -

    Katakan pada dirimu sendiri,
    Cintamu berdusta.
    Engkau berani berdusta!
    Lihat apa yang akan aku lakukan.


    Jadikan mantra!
    Aku, hanyalah budak kata-kata.

  10. #330
    pelanggan nagita's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Awang-awang.
    Posts
    319
    Mentioned
    3 Post(s)
    Aku mampu menghapus jejakmu.
    Aku mampu.

    - - - Updated - - -

    Sekali saja engkau berani menyakitiku,
    akan kupastikan semua paku yang kau tancapkan dihatiku,
    kembali kepadamu.

    Walau sakit rasa hati, waktumu telah habis.
    Kini akan kuselesaikan dengan caraku sendiri.

    - - - Updated - - -

    Apakah engkau mencari kekasihmu yang dulu?
    Dia telah mati.


    Kini engkau berhadapan denganku.
    Kekasihmu terlalu lemah lembut dan baik hati...
    hingga engkau berani mencacah hatinya.
    Tapi tidak denganku.
    Tidak akan kubiarkan engkau menjamah hatiku.
    Engkau menyakiti orang yang salah.

    - - - Updated - - -

    Dingin, hatiku sangat dingin.
    Kepedihan ini membawa kenangan lama,
    sekejam itukah aku? Bahkan pada diriku sendiri?

    Ada bagian dari dalam diriku,
    yang berusaha melindungiku.
    Aku yang lain, aku yang sadis.

    Aku akan berdoa untukmu.
    Engkau berurusan dengan orang yang salah.
    Sungguh...
    Last edited by nagita; 19-07-2018 at 12:06 PM.
    Aku, hanyalah budak kata-kata.

  11. #331
    pelanggan nagita's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Awang-awang.
    Posts
    319
    Mentioned
    3 Post(s)
    Harum tubuhmu masih tertinggal di kamarku.
    Menjelma menjadi udara, yang tercium setiap saat
    Bisikanmu bagai nada untaian bambu kala tertiup angin,
    yang terdengar kemana pun aku melangkah.
    Namun tak mampu kurengkuh.
    Hatimu membatu,
    sinar matamu dingin.
    Menatapku bagai seorang asing,
    tanpa ekspresi. Dan penuh perisai diri.

    Apakah engkau lupa kita pernah bahagia?
    Apakah engkau lupa kita pernah saling menautkan hati,
    kala kecup membakar kulit?


    Engkau bagai dilahirkan kembali.'
    Sangat asing dan dingin.
    Ajari aku bagaimana menghapus jejakku semudah itu.
    Aku, hanyalah budak kata-kata.

  12. #332
    pelanggan nagita's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Awang-awang.
    Posts
    319
    Mentioned
    3 Post(s)
    Katakan padaku,
    bagaimana membelah bayangan dalam sebuah cermin,
    sebab rasa ini salah. Terlalu salah.

    - - - Updated - - -

    Hadiahku untukmu,
    bagaikan pedang yang menembus jiwaku sendiri.
    Namun lukaku akan membebaskanmu.
    Bagai bulu angsa yang beterbangan di udara.

    - - - Updated - - -

    Apa kamu lihat bocah bersayap yang berterbangan di udara?
    Dia memanah orang yang salah.
    Hatiku berdarah. terlalu dalam.

    Cupid,
    butakah engkau?
    Last edited by nagita; 24-09-2018 at 07:05 PM.
    Aku, hanyalah budak kata-kata.

  13. #333
    pelanggan nagita's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Awang-awang.
    Posts
    319
    Mentioned
    3 Post(s)
    Cintailah,
    hingga kamu terluka.


    kini aku mengerti, apa maknanya.
    Aku, hanyalah budak kata-kata.

  14. #334
    pelanggan nagita's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Awang-awang.
    Posts
    319
    Mentioned
    3 Post(s)
    Kala jemarimu menyentuh kulit, hanya petir terasa.
    Aku bertanya pada diriku sendiri,
    tahukah engkau bagaimana memadatkan kabut menjadi seraut wajah?
    Sosok yang dapat kurengkuh, tempat meleburkan kerinduan?

    Aku tidak tahu.
    Karena itu aku memilih untuk meninggalkannya.
    Kutulikan telinga kala hati berteriak.
    Diamlah sesaat saja, kataku.
    Lupakah engkau bagaimana kita berdua merangkak mengemis matahari?
    Tidak kurang dari dua ribu hari lamanya.
    Berjuta jarum. Beribu air mata. Dan luka yang masih terus berdarah.

    Aku tidak mampu mengentaskan hari-hari kiamat itu.
    Kita,
    harus meninggalkannya. Betapapun sakitnya,
    kita,
    harus sama-sama mengenyahkan asa. Betapapun mendamba,
    kita,
    harus bahu membahu menguatkan diri.
    Aku tidak bisa melakukannya sendirian.
    Jadi pudarkan rasamu. Biarkan otakku bekerja.



    Hatiku diam. Dalam pilu.

    - - - Updated - - -

    Lalu,
    luka pun mengukir diri pada sudut hati.
    Tempat yang tak mampu kusembuhkan.
    Last edited by nagita; 28-09-2018 at 05:45 PM.
    Aku, hanyalah budak kata-kata.

  15. #335
    pelanggan nagita's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Awang-awang.
    Posts
    319
    Mentioned
    3 Post(s)
    Cinta bahkan belum dimulai,
    engkau sudah mau mengakhirinya?
    Aku, hanyalah budak kata-kata.

  16. #336
    pelanggan nagita's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Awang-awang.
    Posts
    319
    Mentioned
    3 Post(s)
    Knock.. knock...
    Who's there?
    I'm twenty four years.
    Again?
    Always.
    Aku, hanyalah budak kata-kata.

  17. #337
    pelanggan nagita's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Awang-awang.
    Posts
    319
    Mentioned
    3 Post(s)
    Kadang cinta melukai hingga tiada berperi,
    aku hanya mampu bersembunyi didalam kisah yang telah usai.
    Aku, hanyalah budak kata-kata.

  18. #338
    pelanggan nagita's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Awang-awang.
    Posts
    319
    Mentioned
    3 Post(s)
    Kata-katamu bagaikan palu yang membuat hatiku retak.
    Bukankah kita pernah berkata akan selalu bersama?

    Cinta melukai,
    ditempat yang tidak seharusnya.
    Aku, hanyalah budak kata-kata.

  19. #339
    pelanggan nagita's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Awang-awang.
    Posts
    319
    Mentioned
    3 Post(s)
    Ia tidak tahu bagaimana membenci. Sebab hatinya penuh akan cinta. Setiap ia melihat gadis itu lewat, kelebat bayangnya selalu mampu membuyarkan kelesuan hari. Dan ketika dia tersenyum, dunia terasa berhenti. Ia hanya bisa terpaku bagaikan seonggok patung yang menunggu dibangkitkan dengan suara degup jantung yang terdengar bagaikan beat nada-nada keras yang menggodanya. Berlarilah kepadanya. Tapi ia tidak sanggup menggerakkan kakinya. Pun dia sadar napasnya membutuhkan udara. Sekuasa itukah engkau? Kelebat bayangmu saja, sanggup memutarbalikkan duniaku. Sebegitu besarkah kuasamu atas hatiku?

    Ia sungguh tidak tahu bagaimana harus membenci.
    Ketika gadis itu datang kepadanya, matahari dimatanya meredup seperti senja yang menghitam. Menghancurkan hati. Rasanya ingin berlari pada laki-laki yang dicintai gadisnya, mengatakan atau kalau perlu memohon... bahagiakanlah dia sekali saja. Tidak dapatkah kau lihat cinta dalam hatinya begitu menggelora? Dan hanya untukmu. Untukmu saja. Tidak bagiku. Namun keangkuhan menjawab tanya, dan ia melihat air mata turun laksana hujan. Dalam hatinya, ia ikut menangis. Untuk gadis yang dicintainya. Dan hatinya terasa patah.

    Kini mimpi tentang gadis itu masih menyapanya setiap malam. Dan setiap dia ingat bagaimana murninya air mata menetes dari matanya yang indah, belati kembali menusuk hatinya. Kamu boleh mencintainya, dan dia mungkin mencintaimu.. tapi biarkan aku mencintaimu dengan pasti. Cinta seperti apakah itu? Ia mengutuk dirinya. Ia masih tidak sanggup membenci. Hatinya semakin penuh dengan cinta.

    Masih.

    - - - Updated - - -

    Namamu bagaikan belati.
    Yang mengiris-iris hati.
    Namamu,
    membuat napasku melesat dari raga.
    Aku, hanyalah budak kata-kata.

  20. #340
    pelanggan nagita's Avatar
    Join Date
    Apr 2011
    Location
    Awang-awang.
    Posts
    319
    Mentioned
    3 Post(s)
    "Setiap tahun, kita akan bertemu disini. Ingat, pohon yang ini. Ada namamu dan namaku terukir disini. Setiap tahun, pada saat purnama kita akan bertemu disini. Aku akan menunggumu disini," katanya mantap.

    Laki-laki itu mencoba mencari setetes saja air mata, namun gadis itu terlalu keras untuk menangis. Dunia begitu kejam baginya dan air mata adalah sebuah hal yang hina. "Berjanjilah kita akan kembali kesini setiap tahun, sampai nasib mempertemukan kita kembali." katanya membuyarkan lamunanku. Laki-laki itu mengangguk cepat. "Aku akan kembali. Setiap tahun, pada saat purnama." katanya.

    "Kamu akan menemukanku disini." katanya sambil berlari pergi. "Aku akan kembali!" suaranya tinggal gema.

    Laki-laki itu terpaku bagaikan manusia bodoh. Mengapa kamu tidak mengejarnya? Kamu bukan bodoh tapi idiot. Kini kamu harus menunggu purnama 365 hari lagi untuk bertemu dengannya. Mengapa kamu tidak mengejarnya saja?

    365 purnama.
    365 purnama tahun berikutnya.
    365. 365. 365. 365...

    Sudah berapa puluh purnama dilaluinya sendirian. Aku selalu kembali. Mengapa kamu tidak kembali? Laki-laki itu terduduk lesu dibawah pohon. Pohon semakin menjulang sehingga menghilangkan goresan namanya dan gadis itu. Ah bodohnya, bahkan pohon pun melupakan carutnya. Apalagi manusia?

    Aku selalu kembali. Walau harus kuputari dunia, aku selalu kembali. Tapi kamu tidak pernah kembali, kepadaku. Bukankah kita telah berjanji untuk selalu kembali? Laki-laki itu mendengar sayup-sayup suara diantara kesunyian. Bukit ini, terpisah oleh jurang pendek yang tak berjembatan. Diseberangnya, pohon-pohon kembar bersusunan. Rimbunnya daun memecah cahaya purnama yang menyeruak lembut diantara sela-sela daun. Suara itu kembali terdengar, bagaikan gema yang bersahutan. Gema yang terdengar setiap purnama. Gema yang sama. Gema, yang menyerupai suaranya.

    Apakah... dia tertegun. Dia meraba batang pohon dimana mereka pernah mengukir nama bersama. Oh tidak.. napasnya terasa terbang. Dan dia segera berlari.


    Puluhan, mungkin ratusan purnama. Yang sia-sia. Sophia benar, aku bodoh dan ceroboh.




    Ini adalah pohon yang salah.


    - - - Updated - - -


    Air mata gadis itu menguap seketika. Sudah berapa purnama.. dan kamu tidak pernah kembali. Dia berdiri dan mengeraskan hati.

    "INI ADALAH PURNAMA TERAKHIR! AKU TIDAK AKAN KEMBALI LAGI KESINI! AARRGGGHHH... SOPHIA, KAMU BODOH SEKALI!!" teriaknya pada diri sendiri. Suaranya memantul-mantul dan menjadi gema. "SIA-SIA.... Sia-sia. HHhhh....." dia perlahan tersenguk. Kenangan indah bermain dimatanya, menjelma menjadi butir-butir air mata. "Aku tidak akan membiarkan janji membodohi diri sendiri. Aku.. jangan memintaku untuk berhenti. Aku, aku tidak sanggup.. Tapi.. tapi..."


    Lalu dia berdiri. Matanya beralih pada ukiran nama yang terlihat usang. Dia merabanya dengan tangan gemetar. Hatinya terasa patah. Cinta adalah kesia-siaan. Dan kesia-siaan adalah satu-satunya kepastian.



    Dan, malampun menebarkan sayapnya. Yang tersisa hanya sunyi.



    ~ Satu Purnama Terakhir.

    - - - Updated - - -


    Cinta,
    masih belum puaskah kau menyiksa batinku?
    Aku hanyalah manusia. Aku pun bisa runtuh.
    Ah cinta,
    masih belum puaskah kau memintaku untuk menunggu?
    Katakan padaku apakah aku masih harus menunggu, atau...
    menunggumu lebih lama lagi?


    Sebab aku tidak sanggup untuk berhenti.
    Sebab setiap detik yang berlalu bersamamu, adalah indah.
    Aku rela terluka tapi memintaku untuk berhenti,
    akan membunuh segala aku.

    - - - Updated - - -

    Aku mungkin bodoh. dan ceroboh.
    Tapi aku mencintaimu.
    Tanpa syarat.
    Last edited by nagita; 19-01-2019 at 03:23 PM.
    Aku, hanyalah budak kata-kata.

Page 17 of 17 FirstFirst ... 7151617

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •