PDA

View Full Version : [Tanya] beli kopi atau perasa ?



youngblue
31-08-2012, 12:24 AM
kalau kita lihat kopi instan kenapa bisa rasanya sama ? , tentu karena kopi tersebut di kasih perasa.
rasa kopi sangat tergantung dari jenis biji kopi , tanah asal kopi , berapa lama di simpan , cara pengolahan kopi.
nah .... kenapa kopi instan yg kita minum mempunyai rasa dan aroma yg sama ?
saya yakin asal biji kopi instan bukan dari daerah yg sama ,sayapun akhlul yakin kalau biji kopi yg di pakai berjenis robusta , karena kopi robusta mempunyai ciri nilai cafein yg tinggi dg harganya murah tetapi kenapa rasa dan aromanya adalah kopi arabica?

jadi sebagai konsumen kopi instan atau kopi bubuk kita telah membeli kopi atau membeli perasa?
sebagai salahsatu produsen kopi terbaik di dunia apakah kita rela hanya menikmati kopi dengan kualitas no 2 dengan di kelabuhi perasa ,dan orang asing yg menikmati kopi terbaik yg kita produksi.

Fere
31-08-2012, 01:38 AM
terus solusinya gimana pak..?

masak buat ngopi aja harus nanem kopi sendiri.. ::hihi::

GiKu
31-08-2012, 10:02 AM
sama kayak makan rendang
kalo emang suka, ya silakan dinikmati
gak usah pusing mikirin sapinya cowok apa cewek dan warnanya
::hihi::

youngblue
31-08-2012, 10:09 AM
terus solusinya gimana pak..?

masak buat ngopi aja harus nanem kopi sendiri..

bukannya gitu wak .... sebenarnya masih banyak kopi yg natural , kalau perlu cari green bean ( kopi kering belum di sangrai). jadi ndak perlu nanam kopi sendiri , banyak pilihan kopi sesuai selera kita.
masalah sangrai kopi mah nggak terlalu sulit pakai penggorengan atau pancipun sudah bisa buat kopi sangrai ,
kalau hitung-hitungan sih lebih hemat seandainya buat kopi sendiri daripada beli kopi kemasan , 1kg greenbean robusta sekitar 17rb kalau kita beli di petani sedang arabica 19-20rb.
kita juga harus ingat kopi itu sangat sensitif terhadap lama penyimpanan , setelah di sangrai kopi bisa tahan selama 3 bulan di taruh di tempat tertutup tetapi jangan di giling dulu, jadi bisa di giling secara nyicil, kopi yang akan kita pakai di giling saat itu, atau paling tidak gilingan untuk stock 2-3hari saja di taruh di toples yg tertutup rapat.
kalau mau cari grinder kopi yg manual harganya kisaran 400rb an kalau pakai listrik sekitar 1,7jt , cukuplah buat grinder kopi sekeluarga,
cara penyajian kopi bisa bermacam-macam bisa pakai saringan ala medan , vietnam drip dengan saringan , atau dengan cara facum itu relatif murah harga peralatannya.
kalau mau nggak repot beli exspreso machine hahahahaha.
cem mana wak pere ada minat ngopi ?
kalau ndak minat apa perllu tak kirim tuak medan , teringat ku wak pere sering ke jabres ya ? , cem mana kalau kita buka lapo tuak di jabres apa kira-kira laku ?

Alethia
31-08-2012, 10:15 AM
tuak dan arak itu sama ga ya bahannya...

youngblue
31-08-2012, 10:17 AM
sama kayak makan rendang
kalo emang suka, ya silakan dinikmati
gak usah pusing mikirin sapinya cowok apa cewek dan warnanya


tergantung selera atau karena kita sudah lama di cekok in sama pelaku industri dengan kopi kemasan atau kopi instan ? , coba aja wak giku cari greenbean di daerah wawak pasti kesulitan kan ? lain halnya nyari kopi kemasan mungkin di kedai seberang rumah udah dapat kopinya wak .
nah... ini dia ...apakah kita rela masyarakat kita hanya diperalat sebagai obyek oleh pelaku industri ?

---------- Post Merged at 09:17 AM ----------


tuak dan arak itu sama ga ya bahannya...

tuak dari nira atau kelapa , sedang arak bisa dari beras ,anggur ataubahan-bahan yg bisa di fermentasikan.

AsLan
31-08-2012, 10:23 AM
Gw sih gak yakin kalau kopi schet murah itu pakai perasa kopi, yg benar adalah mereka mungkin memasukkan kulit kopi yg juga punya rasa kopi dan juga mengandung kafein.

Lagipula harga 1 schet kopi kapal api susu itu kira2 Rp 800/sachet isi 31 gram, rasanya harga segitu sudah wajar untuk kopi robusta, mereka juga menggunakan aluminium foil sebagai sachet untuk mencegah hilangnya aroma kopi.

Kopi Kapal Api dan ABC adalah merek2 lokal, awalnya mereka adalah pabrik penggilingan kopi yg terus mengembangkan usahanya dan akhirnya disukai oleh masyarakat.

Sebaliknya saya justru merasa kedai2 kopi semacam Starbuck itulah yg menjadikan masyarakat sebagai objek, orang indonesia sudah puas dengan kopi tubruk yg murah sekarang diajari untuk membeli kopi seharga 40rb/gelas.
Industri ini membuat cerita2 tentang kopi2 yg sangat hebat, biji kopi pilihan, dibuat oleh barista berilmu tinggi bla..bla..bla..

lalu masyarakat merogoh kocek sangat dalam untuk menikmati secangkir kopi, orang amerika pun dikerjai oleh industri ini.

Kemarin saat Amerika dilanda krisis keuangan, penjualan starbuck berkurang drastis, orang mulai berpikir bahwa membeli kopi 3$ secangkir itu tidak masuk akal.

Porcelain Doll
31-08-2012, 12:10 PM
iya, kadang g ngerasa kopi sachet-an atau kopi tubruk biasa rasanya lebih enak dibanding starbuck yg kebanyakan perasa...
catet ya, kopi sekelas starbuck aja masih pake perasa kaya sirup dkk :P (ya iyalah emang caramel dkk darimana lagi ::hihi::)

untuk nyiapin kopi sendiri di rumah, ga semua orang punya waktu luang sebanyak itu
kalo asal2an ngegilingnya, malah jatoh rasanya nanti ga karu2an
kecuali mereka bener2 pencinta kopi

kalo sebatas penikmat, mereka cuma pengen nikmatin kopinya aja
mungkin sedikit pengetahuan kecil tentang kopi....
tapi cuma sekelompok kecil orang yg bener2 bakal ngusahain ini

orang indo itu setau g penggemar kopi tubruk (buat yg maniak kopi asli)
bukan jadi2an seperti penggemar starbuck atau warkop berkelas lainnya
harganya ga masuk akal ::grrr::

choodee
31-08-2012, 12:33 PM
Konsumen yg beli kopi instan itu bukan konsumen kelas berat macam youngblue, tapi konsumen kek gw yg taunya kopi cuman rasa pait ;D jadi ya gw ngerti derita TS, pasti bisa memahami beda kopi jelek dan bagus dibandingkan org awam.

Gw sendiri ke starbucks cmn mau beli frapucino nya, gw mana bs bikin frapucino sendiri ;D tapi kalo espresso gw mah ogah.

Sama seperti industri teh, gw juga menyayangkan industri kopi di indo gitu2 aja, padahal kita pan penghasil, harusnya bs menikmati kopi dan teh kualitas tinggi dengan harga terjangkau, bukan harga impor.

Porcelain Doll
31-08-2012, 12:57 PM
orang kita masih sebatas penikmat doang sih itu juga bukan yg bener2 mendalam
segelintir banget yg mendalami dengan pengetahuan yg cukup
ngerti mana yg enak, mana yg enggak :P

Fere
31-08-2012, 02:46 PM
cem mana wak pere ada minat ngopi ?
kalau ndak minat apa perllu tak kirim tuak medan , teringat ku wak pere sering ke jabres ya ? , cem mana kalau kita buka lapo tuak di jabres apa kira-kira laku ?
Jebres mah zona bebas khamr, mengkonsumsi aja nggak
boleh apalagi jualan, mau diamuk massa apa.. ;D

cha_n
31-08-2012, 03:32 PM
aku tahunya kopi enak tuh dari daerah kampungku, jadi kopi instan tuh ya emang berasa standar aja.

Serenade
31-08-2012, 05:08 PM
^
Kampungnya di Sumut, ya, Cha_n?

Neptunus
31-08-2012, 05:50 PM
gw juga berpikiran klo Starbucks itu membodohi masyarakat, lha wong kopi2nya aja dari Toraja, Sumatera, dll. Harga jualnya ga masuk akal pula.
Itu analoginya kaya kita ngejual barang (katakanlah sepatu) ke orang, trus orang tersebut ngasi label merek, kemudian dijual lagi ke kita dgn harga 3 kali lipat harga semula ::doh::

Anw kenapa kita ga kepikiran bikin kedai kopi Indonesia di luar negeri ya?

GiKu
31-08-2012, 06:39 PM
^
sepertinya udah ada kok

youngblue
31-08-2012, 08:57 PM
Gw sih gak yakin kalau kopi schet murah itu pakai perasa kopi
kalau tidak pakai perasa nggak mungkin rasanya bisa seragam , coba aja beli kopi bubuk kemasan di surabaya , terus jakarta,terus medan bandingkan rasanya apakah rasanya berbeda ? simpel saja untuk menginvestigasi kalau kopi di olah dengan perasa atau tidak., secara logika rasa kopi akan sangat di tentukan di mana tanaman tersebut di tanam , faktor jenis tanah dan level ketinggian tanah akan mempengaruh i citrarasa dari kopi itu sendiri bagi para penggila kopi begitu merasakan kopi akan terasa bau tanah di mana kopi tersebut di tanam , nah kitapun tahu kalau pertanian kopi di indonesia masih merupakan tanaman rakyat dengan luas lahan terbatas , so ... jadi bagaimana rumusnya biar dapat rasa yg sama ?, lebih sadis lagi kopi robusta bisa beraroma arabika ..hahaha walaupun utk beberapa orang yg sensitif dengan kopi akan merasakan seperti ada aroma sabun detergen atau minyak nyong-nyong di dalam kopi hahahahaha.....


Lagipula harga 1 schet kopi kapal api susu itu kira2 Rp 800/sachet isi 31 gram, rasanya harga segitu sudah wajar untuk kopi robusta, mereka juga menggunakan aluminium foil sebagai sachet untuk mencegah hilangnya aroma kopi. dengan harga segitu saya bisa beli kopi arabica grade 1 atau tinggal nambah dikit dapat kopi luak ...hahahhahahaha......
aroma kopi akan jadi lain setelah 3 hari melewati masa giling bagi lidah yg sensitif akan berasa apek , maka yg paling baik adalah dengan menyimpang dalam bentuk biji sangrai (roasted coffee bean) yg bisa bertahan sekitar 3 bulan atau kalau mau jangka panjang dengan menyimpan green bean ( biji kering ) di fermentasikan makin lama makin baik , kalau sampai 5 tahun bisa berasa seperti kopi luak.

orang indonesia sudah puas dengan kopi tubruk yg murah sekarang diajari untuk membeli kopi seharga 40rb/gelas.
sebenarnya kopi kelas pinggiran pun masih terlalu mahal , mereka di bodoh in dengan campuran jagung yg ampun-ampunan takarannya hahahahahaha kopi bubuk jagung mah hanya 120rb dah dapat satu kwintal , itu sudah bisa buat ngopi satu kelurah an ...hahahahahaha


konsumen yg beli kopi instan itu bukan konsumen kelas berat macam youngblue, tapi konsumen kek gw yg taunya kopi cuman rasa pait jadi ya gw ngerti derita TS, pasti bisa memahami beda kopi jelek dan bagus dibandingkan org awam.
itulah yg perlu di sayangkan kenapa cuma segelintir orang yg bisa membedakan rasa kopi , itu karena tidak terbiasa membandingkan beberapa rasa dan aroma kopi ... itupun di permaklumkan karena masyarakat sulit menemukan kopi berkualitas di pasar sekitar kita , mau ndak mau yg bisa di dapat hanya kopi bubuk dalam kemasan, makanya dari sekarang belajar untuk mencoba beberapa kopi yg berkualitas dari negeri ini, biar bisa membedakan , begitu mulai terlatih maka akan terbuka wawasan akan kopi yg bermutu...kekekekeke


orang indo itu setau g penggemar kopi tubruk (buat yg maniak kopi asli)
bukan jadi2an seperti penggemar starbuck atau warkop berkelas lainnya
harganya ga masuk akal
itulah iranisnya masyarakat ini , di level warkop mereka di jejali dengan kopi rasa jagung yg di lakukan para opertunitis yg memanfaatkan perbedaan harga kopi dan jagung.
di level penggemar coffee di jejali dengan perasa dan aroma bahkan campuran syrup..ckckckckckc ,


aku tahunya kopi enak tuh dari daerah kampungku, jadi kopi instan tuh ya emang berasa standar aja. kalau ke medan mampir chan nati tak bikinkan secangkir kopi special asli proses sendiri dari sangrai hingga giling.

ga_genah
31-08-2012, 09:42 PM
Beberapa waktu yg lalu pas di bandung pernah masuk warung kopi, atau cafe kali ya sebutannya
harga per gelasnya (bisa 3 cangkir) itu lebih dari 10rban, wajar ga itu?
disitu ada berbagai macam kopi dalam bentuk biji sangrai, karena yg berkunjung kesana ber enam, kami beli 6 macam jenis kopi, trus di grinder
aromanya beda2, dan baru disitu merasakan enaknya kopi
dari ke enam jenis kopi itu, kopi papua yg aroma dan rasanya selalu diingat
mantab dah pokoknya

trus bbbrp waktu yg lalu coba kopi kintamani, mungkin krn pengolahan atau bentuk bijinya yg beda, rasanya beda ama kopi kintamani pas di bandung
kalo kopi campur jagung, waduh ampun dah...
kalo ke bandung lagi, mampir lagi ah ke warng kopi itu... :mrgreen:

youngblue
31-08-2012, 09:53 PM
dari ke enam jenis kopi itu, kopi papua yg aroma dan rasanya selalu diingat
mantab dah pokoknya
sebenarnya banyak kopi asal papua , coba diperjelas kopi papua dari mana bro ?, wamena , lembah balium , nabire, mapiha semua ada kopi dan rasanyapun berbeda

Neptunus
31-08-2012, 10:04 PM
wahhh youngblue tau banyak ya.... jadi pengen ngicipi kopi racikannya youngblue

ga_genah
31-08-2012, 10:06 PM
sebenarnya banyak kopi asal papua , coba diperjelas kopi papua dari mana bro ?, wamena , lembah balium , nabire, mapiha semua ada kopi dan rasanyapun berbeda

waduh ga tau tuh lae...
cuman di tulis Kopi Papua ::elaugh::
yg ringan dan aromanya cukup keras dari mana tuh lae?

Fere
31-08-2012, 10:10 PM
wahhh youngblue tau banyak ya.... jadi pengen ngicipi kopi racikannya youngblue
jangan terkecoh dengan postingan yongblu, dia mah aslinya
lebih pandai meracik tuak ketimbang kopi.. ;D

youngblue
31-08-2012, 10:31 PM
wahhh youngblue tau banyak ya.... jadi pengen ngicipi kopi racikannya youngblue
awak penggemar kopi murni , jadi kopi kasih air panas terus di saring sampai keluar buihnya itu aja yg awak biasa nikmat in


waduh ga tau tuh lae...
cuman di tulis Kopi Papua
yg ringan dan aromanya cukup keras dari mana tuh lae?
walah mana bisa di ceritakan kalau soal rasa.... kalau awak bilang agak asam eh orang lain bilang pas , kalau awak bilang bau tanah orang lain bilan udah cukup soft jadi kalau rasa sepertinya sulit buat ngenalin yach kalau rasa mah di nikmatin aja lae...hahahahaha


jangan terkecoh dengan postingan yongblu, dia mah aslinya
lebih pandai meracik tuak ketimbang kopi..
khusus buat pere nanti awak racikkan tuak rasa duren biar tak kirim satu jrigen ...cukup lah buat minum orang jabres sana...kekekekekekekeke..... atau buat nongkrong sama temen-temen pere di kebonpolo wkwkwkwkwkwk

jadi teringat nich kalau di medan lagi pas musim durian saat bikin kopi atasnya di kasih durian jadi kopi fload durian ...wih....wih...wih rasanya mantab juga tuch ... begitu nikmatin itu mertua lewat di depan pun ndak bakalan keliatan saking enaknya nikmatin kopi durian ...hahahahahaha
kopi enak juga di campur sama buah sirzak caranya buah sirzak di hilangkan biji kemudian di tabur dengan kopi ,tapi giling kopinya yg halus biar ndak kerasa kasar-kasar dari biji kopi. rasanya asam, manis ,pahit dan aroma kopi terasa wangi.

Porcelain Doll
31-08-2012, 10:45 PM
waduh ga tau tuh lae...
cuman di tulis Kopi Papua ::elaugh::
yg ringan dan aromanya cukup keras dari mana tuh lae?

coba kasih tau alamat kedai kopinya
nanti kalo g ke bandung, dicoba mampir deh :D

Fere
31-08-2012, 10:54 PM
@yongblu:

coba kang, kopi durennya dikirim kemari, kayanya
oke tuh.. ::cabul::

youngblue
31-08-2012, 10:59 PM
@yongblu:

coba kang, kopi durennya dikirim kemari, kayanya
oke tuh..

kek nya kalau kopi sempat bermalam nggak enak lagi rasanya , mending tak kirim tuak durian cem mana lae? , kalau tuak makin lama di peram makin banyak alkoholnya lumayan buat tenggeng orang jabres ...wkwkwkwkwkw

Fere
31-08-2012, 11:04 PM
^

::doh::

Serenade
31-08-2012, 11:11 PM
Beberapa waktu yg lalu pas di bandung pernah masuk warung kopi, atau cafe kali ya sebutannya
harga per gelasnya (bisa 3 cangkir) itu lebih dari 10rban, wajar ga itu?
disitu ada berbagai macam kopi dalam bentuk biji sangrai, karena yg berkunjung kesana ber enam, kami beli 6 macam jenis kopi, trus di grinder
aromanya beda2, dan baru disitu merasakan enaknya kopi
dari ke enam jenis kopi itu, kopi papua yg aroma dan rasanya selalu diingat
mantab dah pokoknya

trus bbbrp waktu yg lalu coba kopi kintamani, mungkin krn pengolahan atau bentuk bijinya yg beda, rasanya beda ama kopi kintamani pas di bandung
kalo kopi campur jagung, waduh ampun dah...
kalo ke bandung lagi, mampir lagi ah ke warng kopi itu... :mrgreen:

Nama cafe di Bandung apa, ya?
Bisa dikasih tau?
Makasih sblmnya ::maap::

---------- Post Merged at 10:11 PM ----------

Asyik bener, ya, bisa muter2 nyicip kopi enak.
Jadi ngiler ::cabul::
Terutama ilmu yg semantap yongblu

youngblue
31-08-2012, 11:22 PM
Asyik bener, ya, bisa muter2 nyicip kopi enak.
Jadi ngiler
Terutama ilmu yg semantap yongblu

halah.... cuma kebiasaan ngopi di warkop aja lae jadinya tau siki-sikit cem mana cara nyeduh kopi , kebetulan dah insap ndak ke lapo tuak lagi semenjak kena khitanan masal, karna itulah pelarian awak ke warkop ...... kekekekekeke

Serenade
02-09-2012, 01:59 PM
^
Nyeduh kopinya gampang, sih ... asal tau seleranya org aja, tapi mengolah dari biji kopi jadi bubuk kopinya itu yg susah.
Yang susah jg adalah mengidentifikasi kopi ini asalnya drmn, bgsnya dipadu dg apa. Ini ilmu yg susah bgt dptnya.
Kepengen usaha kopi jg sih ::ungg::

ga_genah
02-09-2012, 05:38 PM
coba kasih tau alamat kedai kopinya
nanti kalo g ke bandung, dicoba mampir deh :D



Nama cafe di Bandung apa, ya?
Bisa dikasih tau?
Makasih sblmnya ::maap::

---------- Post Merged at 10:11 PM ----------

Asyik bener, ya, bisa muter2 nyicip kopi enak.
Jadi ngiler ::cabul::
Terutama ilmu yg semantap yongblu

nama warung kopinya lupa
tp ciri2nya di satu jalan itu komplek perumahan tua yg hampir semuanya di rubah jadi cafe atao warung makan
waktu itu masuk dari arah unpad yg di bandung
sptnya ga jauh2 dari situ...

Porcelain Doll
02-09-2012, 09:59 PM
^ gubraks...
bakalan pusing nyarinya kalo gitu
tau sendiri berapa banyak cafe yg ada di bandung ;D
komplek perumahan juga banyak


kayanya mesti nanya ade g deh....soalnya dia juga doyan ngopi
atau nanya rumus...;D

Bi4rain
02-09-2012, 10:02 PM
lalu post di mari yah.....

ga_genah
03-09-2012, 03:37 PM
enatr deh kalo gitu, nanya teman yg di bandung dulu... :mrgreen:

ga_genah
03-09-2012, 11:08 PM
akhirnya ketemu juga namanya
Kopi Progo, itu namanya :mrgreen:
Jl. Progo No. 22 (Jalan Banda), Bandung, Jawa Barat 40115, Indonesia

Serenade
04-09-2012, 04:37 PM
Dicatat ... tks ya, gg ::hohoho::

Neptunus
04-09-2012, 06:04 PM
ayo youngblue share lagi ttg ilmu perkopian, tpi jangan kopi paste ya ::ngopi::

youngblue
05-09-2012, 06:43 PM
ayo youngblue share lagi ttg ilmu perkopian, tpi jangan kopi paste ya ::
kalau mau ngopi kemari lae ... banyak warkop di medan ....hahahahaha
kalau review kopi papuanya karakter acid fruity nya khas, body medium cenderung light, rasa choco nya agak kelihatan.

hktoyshop
22-09-2012, 01:23 AM
kayaknya mending beli kopinya aja ni

danalingga
22-09-2012, 01:52 AM
halah.... cuma kebiasaan ngopi di warkop aja lae jadinya tau siki-sikit cem mana cara nyeduh kopi , kebetulan dah insap ndak ke lapo tuak lagi semenjak kena khitanan masal, karna itulah pelarian awak ke warkop ...... kekekekekeke

Kalo kedai kopi di medan itu, kopinya gimana lae? asli atau apa jadi2an juga.

youngblue
22-09-2012, 05:19 PM
Kalo kedai kopi di medan itu, kopinya gimana lae? asli atau apa jadi2an juga.

kedai kopi tersebar hampir di semua lorong di medan , makanya pak kepling ( ketua lorong ) kantornya di kedai kopi ...... cuma waktu ada acara atau waktu gajian aja wak kepling datang ke kecamatan atau kelurahan....hahahahahaha.....
kalau kedai kopi yg tersebar di medan mah banyak tapi ya itu sumber kopinya dari sekitar medan dan biasanya mengandalkan kopi robusta kalau di medan orang sering menama in (kopi ateng) karena kopi yg di tanam pohonnya pendek dan buahnya kecil-kecil banyak , bentuk kopi mereka adalah kopi bubuk , di jamin nggak ada yg 100% kopi asli , mereka biasanya mencampur kopi dengan jagung dengan campuran 50:50 masih lumayan perbandingannya di banding dengan kedai kopi pinggiran di jawa yg komposisi jagungnya lebih banyak dari biji kopi itu sendiri. ada juga yang mencampur dengan buah pinang. fungsi buah pinang adalah untuk menutupi rasa pahit yang ringan dari biji jagung agar rasa pahitnya agak menggigit., ada juga yang merendam biji kopi dan jagung di dalam larutan gula merah pekat dan sari buah pinang nanti hasilnya akan seperti brown coffee.

makanya jangan salah di medanpun hanya sedikit orang-orang sebagai penikmat kopi sejati, mereka berbudaya ke kedai kopi sekedar untuk bersosialisasi dengan masyarakat sekitar.

Fay_dho
06-12-2012, 04:07 AM
kedai kopi tersebar hampir di semua lorong di medan , makanya pak kepling ( ketua lorong ) kantornya di kedai kopi ...... cuma waktu ada acara atau waktu gajian aja wak kepling datang ke kecamatan atau kelurahan....hahahahahaha.....
kalau kedai kopi yg tersebar di medan mah banyak tapi ya itu sumber kopinya dari sekitar medan dan biasanya mengandalkan kopi robusta kalau di medan orang sering menama in (kopi ateng) karena kopi yg di tanam pohonnya pendek dan buahnya kecil-kecil banyak , bentuk kopi mereka adalah kopi bubuk , di jamin nggak ada yg 100% kopi asli , mereka biasanya mencampur kopi dengan jagung dengan campuran 50:50 masih lumayan perbandingannya di banding dengan kedai kopi pinggiran di jawa yg komposisi jagungnya lebih banyak dari biji kopi itu sendiri. ada juga yang mencampur dengan buah pinang. fungsi buah pinang adalah untuk menutupi rasa pahit yang ringan dari biji jagung agar rasa pahitnya agak menggigit., ada juga yang merendam biji kopi dan jagung di dalam larutan gula merah pekat dan sari buah pinang nanti hasilnya akan seperti brown coffee.

makanya jangan salah di medanpun hanya sedikit orang-orang sebagai penikmat kopi sejati, mereka berbudaya ke kedai kopi sekedar untuk bersosialisasi dengan masyarakat sekitar.

kalau orang jawa gmn mas??
oh ya mas,saya minta kontak noh hp dan email atau fb donk mas....
sepertinya saya harus belajar buuuuuaaaannnyyyaaaaaakk...banget dari sampeyan...
salam kenal mas....saya
Faisal dari surabaya..

---------- Post Merged at 04:07 AM ----------

ampun dah ::doh::::doh::....ketipu juga kita ternyata...hahaha...
sepertinya harus belajar banyak nih tentang kopi...
salam kenal semuanya...