PDA

View Full Version : Royalti si Unyil



ul.malik
16-04-2012, 01:15 PM
JAKARTA - Nasib seniman di masa tua tak semakmur masa jaya, memang bukan cerita baru di panggung hiburan Tanah Air. Salah satu seniman yang berada dalam kondisi itu ialah Drs Suyadi atau dikenal dengan Pak Raden.

Pria yang yang lekat dengan film Unyil di era 1980-an, kini harus berjuang untuk bertahan hidup di usia senjanya. Puluhan tahun hak cipta Unyil tidak ada di genggamannya, membuat pria 79 tahun ini turun dari kursi rodanya untuk bernyanyi dan curhat kepada mereka yang datang ke rumahnya di kawasan Petamburan, Sabtu, 14 April lalu.

Dia bercerita betapa susahnya saat ingin berobat ke dokter pun tak punya biaya. Apalagi, mengurus rumah bocor dan hak cipta. Maka, dengan bernyanyi dan mendongeng mungkin bisa membunuh rasa sakit hatinya.

Sejak 14 Desember 1995, Pak Raden menandatangi perjanjiannya dengan Pusat Film Nasional (PFN). Yang mana isinya menterahkan PFN sebagai pengurus hak cipta atas boneka Unyil. Dan dalam perjanjian tersebut tidak tercantum tanggal berlakunya.

"Pak Raden sangat menghargai itikad baik PFN, selama ini kalau ada surat dari PFN, Bapak selalu mempercayai itikad baik, makanya dia tanda tangan," terang asisten Pak Raden, Krisna, saat berbincang dengan okezone melalui sambungan telepon, Senin (16/4/2012).

Dalam perjanjian tersebut, dituliskan Pak Raden berhak mendapatkan 50 persen royalti dari segala hal tentang Si Unyil. Namun, semenjak perjanjian tersebut sampai saat ini Pak Raden tidak menerima sepeser pun. Padahal banyak sekali acara sampai brand makanan menggunakan sosok Si Unyil.

"Di perjanjian itu, dituliskan ada 50 persen, tapi dari tahun 95 sampai sekarang sepeser pun Pak Raden tidak menerima. Lantas apa gunanya diurus hak cipta kalau dia tidak dapat apa-apa?" tutupnya.

http://m.okezone.com/read/2012/04/16/33/612190

----------------

karena terbawa sosok pak raden yang keturunan bangsawan saya selalu mengira kehidupan aslinya emang begitu.
ternyata beda yah. :(

Urzu 7
16-04-2012, 01:43 PM
Kasihan pak raden.. Sabar yah pak tunggu ada yg blow up gede2an

thamacaat
16-04-2012, 02:11 PM
TV One dah turun tangan kok.. pasti blow-up gede-gedean..... *karena di TV lain sibuk bahas anggaran APBN buat lapindo :ninja:

BundaNa
16-04-2012, 02:20 PM
jadi mus, tv one sedang pengalihan isu? ::hihi::

bukan pak raden aja yg t'lunta2, ada byk senimantua yg gajebo

GiKu
16-04-2012, 02:21 PM
Pak Raden telah menjadi bagian dari masa kecil kita
apa yg bisa kita lakukan untuk Pak Raden ?

Urzu 7
16-04-2012, 03:15 PM
^ yah berdoa saja;D

Kalo ada koin peduli buat pak raden gw mau ngasih..

komporminyak
16-04-2012, 03:26 PM
gathering Akbarnya sambil silaturahmi di rumah pak Raden aja pa? :ninja:

ironis yah... padahal beberapa waktu lalu si unyil dan pak ogah mampir di kantor saya,
http://i278.photobucket.com/albums/kk120/etcakk/unyil.jpg

opera
16-04-2012, 03:32 PM
itu tangannya kokom?

GiKu
16-04-2012, 03:36 PM
ud jelas itu tangan si juru kamera

komporminyak
16-04-2012, 03:38 PM
itu tangannya kokom?

malah ngebahas tangan ;D

bukan.. itu tangannya crew Tr*nsTV
shooting ada di 2 lokasi, yang gw posting ini yang di factory kota sebelah,
kalau yang di tempat gw ada packaging product n brand-nya. males editnya. jadi kaga gw posting. ::hihi::

Urzu 7
16-04-2012, 05:23 PM
Kantornya kokom kayak server semua;D

opera
16-04-2012, 05:26 PM
ud jelas itu tangan si juru kamera
tangan yang megang unyil + ogah

itsreza
16-04-2012, 05:36 PM
@kokom mainin 2 karakter sekaligus ga ribet?

Ray Surya
16-04-2012, 11:27 PM
:megusta: wtf, kokom ngerogoh sarungnya si unyil & pak ogah???
isinya dimainin?

etca
16-04-2012, 11:53 PM
hedeehhhh BTT plis
nih... saya postingin si unyil aja di era tahun 80an.


http://www.youtube.com/watch?v=SAr1cmoD2ko&feature=related
ada yang masih ingat nama tokoh2nya?

etca
16-04-2012, 11:56 PM
Pak Raden dan Pilihan untuk Tetap Melajang
Komario Bahar - detikhot
Senin, 16/04/2012 09:40 WIB

http://images.detik.com/content/2012/04/16/230/pakraden2d-her.JPG

Pak Raden (Herianto/detikHOT)
Jakarta - Drs Suyadi atau yang dikenal sebagai Pak Raden sedang memperjuangkan hak cipta tokoh anak ciptaannya 'Si Unyil' agar kembali kepadanya. Pak Raden begitu terlihat letih di usianya yang senja. Pak Raden berjuang sendiri untuk haknya.

Ya, Pak Raden memang sendiri. Pria kelahiran Jember 28 November 1932 itu tak mempunyai istri dan anak. Di kediamannya yang terletak di Jalan Petamburan III, Slipi, Jakarta Barat pun hanya berisikan boneka dan lukisan-lukisan karya tangannya.

Meski ditemani oleh Nanang, pria yang sehari-hari menemaninya, kehidupan Pak Raden terasa sepi tanpa kehadiran sang pendamping hidup. Namun toh hal itu tak dianggapnya sebagai sebuah kesunyian.

"Saya hidup mengalir saja," ujarnya tanpa menggunakan riasan khas Pak Raden. Kumis-alis tebal serta blangkon ciri khasnya itu ditanggalkan saat berbincang dengan detikHOT, Minggu (15/4/2012) malam.

Sesekali Pak Raden juga menjawab pertanyaan dengan napas tersengal tanda dirinya sudah cukup lelah dan tua. Dengan kemeja batik berwarna gelap, Pak Raden meneruskan pengakuannya tentang jalan hidupnya itu.

Ia mengaku tak pernah menjawab pertanyaan seputar keputusannya untuk tidak menikah. Masalah privasi menjadi alasannya.

"Saya biasanya tidak menjawab pertanyaaan yang bersifat pribadi. Karena saya tidak suka kalau soal pribadi, dan tidak boleh diungkap pribadi saya," tegasnya.

Tak lama kemudian ia pun melanjutkan jawabannya itu dengan bersenandung sembari berkelakar. "Iwak Peyek... Iwak Peyek... Iwak peyek, jatuh di kayu.... Udeh tue... Udeh Tue.. udeh jelek, nggak akan laku," kata Pak Raden bernyanyi.

"Saya selalu jawab itu dengan berkelakar. Dan nggak ada yang mau sama saya," tambahnya dengan nada mengeluh.

Ya, begitulah sosok Suyadi alias Pak Raden. Sangat bersahabat dan riang. Namun juga bisa terlihat sangat tegas meski tanpa kumis lebat palsu yang biasa menghiasi wajahnya. Wajahnya kali ini memang sangat berbeda dari karakter Pak Raden ciptaannya itu.

Dengan atau tanpa riasan, ia akan tetap berjuang untuk memperoleh hak ciptanya dari Perusahaan Umum Produksi Film Negara (PPFN) atas tokoh 'Si Unyil'. Selamat Berjuang Pak Raden!

(kmb/yla)

ul.malik
16-04-2012, 11:58 PM
unyil, usro, pak raden, pak ogah.
udah itu doang taunya ;D

bukan generasi saya, tapi suka kalo liat unyil, sayang banget sekarang udah ga ada lagi serinya. :(
pertama liat laptop si unyil seneng banget kirain seri unyil nongol lagi, ternyata bukan.

eh saya baru tau kalo kumis ama alis pak raden itu palsu. ;D

etca
17-04-2012, 12:11 AM
err.. jangan bilang ul.malik tahunya dari postingan di atas yah ;D

Alex Noerdin Tanggung Semua Biaya Kesehatan Pak Raden

http://stat.k.kidsklik.com/data/photo/2012/04/16/0057482620X310.jpg

Bakal calon Gubernur DKI Jakarta, Alex Noerdin, menjenguk Pak Raden di kediamannya yang terletak di Jalan Petamburan III, Jakarta Barat pada Minggu (15/4/2012). Kedatangan Alex ini untuk memberikan dukungan dan bantuan kepada pencipta film boneka "Si Unyil" itu.

JAKARTA, KOMPAS.com - Masih ingat dalam benak kita, sosok Pak Raden yang dengan kumis lebat dan pakaian khas Jawa selalu bercerita melalui gambar atau bonekanya. Namun, pria yang aslinya bernama drs Suyadi itu kini sudah tak lagi sebugar dulu. Di usia senjanya yang sebentar lagi memasuki 80 tahun, pencipta film boneka "Si Unyil" ini harus berjuang melawan penyakit tuanya yakni keropos tulang.

Pak Raden terpaksa bertumpu pada sebuah tongkat kayunya untuk membantunya melangkah. Pemberitaan soal kondisi pak Raden dan perjuangannya untuk memperoleh hak cipta atas "Si Unyil" pun belakangan ini tengah mendapat sorotan media.

Mendengar kondisi prihatin yang tengah dialami pak Raden, Alex Noerdin yang kini menjadi bakal calon gubernur DKI Jakarta mengunjungi pak Raden pada Minggu (15/4/2012) malam di kediamannya, Jalan Petamburan III, Jakarta Barat. Alex dan Pak Raden sempat berbincang santai. Pak Raden menuturkan bahwa dengan kondisi kesehatannya yang kian menurun, ia selalu menjalani pengobatan.

"Ada perawatan dari dokter karena alternatif saya sudah kenyang. Makanya kembali ke dokter," ujar pak Raden.

Namun, pak Raden menuturkan bahwa dirinya agak kesulitan membiayai perawatannya itu lantaran obat-obatan yang sangat mahal. "Soal dokternya saya masih bisa bayar, tapi obat-obatannya itu mahalnya ampun-ampunan," kata Pak Raden.

Seniman yang kini sudah cukup sulit beraktivitas itu juga kesulitan uang lantaran tidak mendapat hak cipta dari tokoh boneka "Si Unyil" yang diciptakannya. Praktis, dengan kondisinya itu, Pak Raden hanya bisa mengandalkan penjualan hasil lukisan-lukisannya.

Ketika mendengar keluhan Pak Raden, Alex Noerdin langsung menyanggupi untuk menanggung semua biaya kesehatan pak Raden. "Sudah, kalau soal biaya rumah sakit tidak perlu dipikirkan lagi. Biar itu kami yang atur," tutur Alex.

Ia menambahkan, bantuannya itu dilakukan lantaran mengingat jasa pak Raden yang begitu besar. Anak-anak Alex bahkan adalah penggemar pak Raden. "Kalau sudah jam tayangnya Unyil, udah itu rapi di depan televisi," paparnya.

Selain memberikan bantuan biaya kesehatan, Alex juga sempat menawarkan jasa kuasa hukum kepada pak Raden. Anak ketiga Alex adalah seorang advokat yang spesialisasinya bergerak di bidang hak cipta.

"Kalau bapak mau, saya juga bisa atur biar anak saya saja yang mendampingi bapak untuk soal hak cipta ini," imbuh Alex. Pak Raden pun langsung sumringah mendengar janji bantuan itu. "Mimpi apa saya ini? Saya yakin banyak orang baik di dunia ini. Terima kasih," imbuh pak Raden.

sauskecap (http://pilkada.kompas.com/berita/read/2012/04/16/08052154/Alex.Noerdin.Tanggung.Semua.Biaya.Kesehatan.Pak.Ra den)



semoga tidak sekedar janji2 supal...

Ray Surya
17-04-2012, 12:55 AM
berkat TVone ::hohoho::

ul.malik
17-04-2012, 06:29 AM
bukan ca.
saya tau pas nonton di rcti.
ada sekilas tayangan kayak film dokumenter gitu tentang pak raden.

Alethia
17-04-2012, 10:10 AM
lukisannya mana? sekalian dipajang donk pak, siapa tau ada yang mau beli juga. hidup pak raden!

etca
17-04-2012, 10:13 AM
lukisannya mana? sekalian dipajang donk pak, siapa tau ada yang mau beli juga. hidup pak raden!

ok ini dia


http://pakraden.org/lukisan/images/lukisan4.jpg

http://pakraden.org/lukisan/images/lukisan3.jpg

http://pakraden.org/lukisan/images/lukisan2.jpg

http://pakraden.org/lukisan/images/lukisan1.jpg

tsu
17-04-2012, 10:25 AM
realis ? tapi ntah kenapa kok tone nya sedih...

etca
17-04-2012, 10:27 AM
iya,
mungkin tanpa disadari 'kisah hidupnya' memantul di lukisan yang beliau guratkan itu.

Alethia
17-04-2012, 10:40 AM
ada yg ga ada tanda tangannya ya? apa kudunya di kasih sign "Pak Raden Suyadi?' biar lebih menjual...

beastmen85
17-04-2012, 11:05 AM
realis dgn tone sedih = realita yg pahit ::ngakak2::

Ronggolawe
17-04-2012, 11:17 AM
pak Raden punya hubungan dekat dengan PFN, se
hingga disodorin surat apa saja, dengan itikad baik
ditanda-tangani, tahu-tahunya surat penyerahan
100% hak cipta.

mestinya kalau PFN punya hati, urusan begini ngga
perlu sampai ke permukaan...

spears
17-04-2012, 12:20 PM
bagus ya lukisannya.
gw seneng banget deh Alex Nurdin mau membiayai semua pengobatan Pak Raden.
Good Luck buat Pak Alex Nurdin ::jempol::

choodee
17-04-2012, 12:24 PM
semoga ga cuma niat bantunya aja yang digemborkan di media, dana cairnya juga jadi kenyataan

et dah
17-04-2012, 01:27 PM
kayak gambar buku pelajaran B. indonesia jaman sd

etca
29-04-2012, 10:03 PM
guyz.. ini saya up lagi yah

nemu ini :

https://p.twimg.com/ArX2B2ECIAA7aCn.jpg:large

lalu di twitternya pak raden dengan akun @_PakRaden_ :
Tersiar kabar di sejumlah media bahwa saya menerima uang Rp10 juta.
ITU TIDAK BENAR, saya tidak pernah menerima uang sepeser pun. #PakRaden

choodee
29-04-2012, 10:06 PM
Ini agak mencurigajan dua2nya... Baik yg ngasi sama yg twit, memang pak raden punya twitter? ;D

Btw gw baca brita dulu yg ngasi 10jt itu dahlan iskan loh...

etca
29-04-2012, 10:11 PM
kayaknya ada orang relawan yang jadi tangan beliau,
soalnya di twit itu ada foto2 pak raden termasuk ketika pak raden menjual lukisannya, pak raden masih muda dll.
di koran itu juga disebutkan dahlan iskan kok ;D

spears
29-04-2012, 10:30 PM
10 juta/bulan mungkin cuman 1/3 gaji DI yg nggak di ambil di PLN ;D

---------- Post added at 09:30 PM ---------- Previous post was at 09:30 PM ----------

tp Alhamdulillah deh kalo bener ada yg ngasih santunan. God bless Pak Raden :D

Ray Surya
29-04-2012, 11:08 PM
cuma dikasih selama 6 bulan saja.
itu juga bukan dari duit Dagelan Iskan, tapi duit negara

BundaNa
30-04-2012, 10:49 AM
daripada DI ngasih duit, jelas menggampangkan masalah, lebih baik DI memaksa PFN untuk tanggung jawab dengan royalti Pak Raden. Sebagai simbol bahwa negara menghargai karya cipta anak bangsa. Buat apa bikin UU Haki, kalau negara ga punya inisiatip yang baik

ul.malik
10-10-2012, 10:36 PM
Pak Raden: Saya Tak Akan Pernah Jenuh Dengan Kasus Hak Cipta


Kasus hak cipta atas Unyil yang menimpa Pak Raden hingga kini masih terus bergulir. Untuk itu, pria berkumis tebal tersebut mengaku tidak pernah lelah untuk memperjuangkan apa yang seharusnya menjadi hak Pak Raden.

"Saya tak akan pernah jenuh dengan kasus hak cipta dan juga saya akan terus berjuang," katanya saat ditemui usai acara Seminar Seluk Beluk Perlindungan Hak Cipta, Intellectual Property Advisory Service (IPAS) di Erasmus Huis Jalan HR. Rasuna Said Kav S-3 Karet Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (10/10/2012).

Dalam acara seminar kali itu, kasus Pak Raden memang dijadikan sebagai pokok masalah. Hal itu bukan untuk menjatuhkan Pak Raden. Justru sebaliknya, dengan adanya kasus tersebut akan membuat sadar masyarakat tentang masalah hak cipta.

"Jadi seminar di sini adalah bagaimana semua pihak yang terlibat mengenai pelanggaran hak cipta bisa sharing dan agar masyarakat itu paham dengan hal tersebut," ujar Dwiyanto Prihartoni SH selaku pengacara dari Pak Raden.

Pak Raden sendiri mengaku senang dengan adanya kegiatan ini. Menurutnya ia bisa mengeluarkan unek-unek yang sudah lama terpendam.

"Bahwa hak cipta dari pencipta itu kembali ke penciptanya," kata Wiyanto lagi.

Hingga saat ini, kasus yang sedang berjalan sudah mencapai tahap mengharapkan adanya dialog baru dengan pihak PPFN.
-------------------------------------
http://m.detik.com/hot/read/2012/10/10/200720/2059675/230/pak-raden-saya-tak-akan-pernah-jenuh-dengan-kasus-hak-cipta

nodivine
10-10-2012, 11:30 PM
duh.. pak Raden..
udah tua, tapi tetap ga bisa menikmati hasil kerja kerasnya dari dulu..

bener bener ga ada penghargaan dari negara dan pemerintah.

eh.. iya, bener, paling ntar ada yang bilang, Saya Prihatin