PDA

View Full Version : Kebakaran di penjara menewaskan 380 narapidana



AsLan
17-02-2012, 06:14 PM
Sebuah kebakaran besar terjadi di sebuah penjara di Honduras dan menewaskan lebih dari 380 orang.
Para korban berusaha melakukan apapun untuk menghindari api dan rasa sakit akibat terbakar, sebagian besar tewas terbakar di kamar mandi dalam posisi berpelukan dan terpanggang pelan2.

Jeritan putus asa terdengar dimana2 saat para korban terbakar didalam kurungan jeruji penjara.

Para penjaga dilaporkan lari menyelamatkan diri tanpa membebaskan narapidana terlebih dahulu, beberapa penjaga melemparkan kunci kelantai sehingga ada beberapa orang yg bisa selamat, beberapa korban yg selamat bersaksi bahwa mereka ditolong oleh para dokter dan perawat penjara yg memungut kunci2 dari lantai dan membuka sel.

Kebakaran kali ini merupakan kebakaran dengan korban terbanyak setelah kebakaran penjara terjadi di negara itu pada tahun 2004 dan 2005 yg menewaskan 100 dan 50 narapidana.

http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQIGmVSzLeDbv11fvabdbMpMfuTqTt3n cjwaugUW-mUmU61AF_m
http://www.bostonglobe.com/rf/image_r/Boston/2011-2020/2012/02/15/BostonGlobe.com/Foreign/Images/16honduras_photo.r.jpg

noodles maniac
17-02-2012, 08:06 PM
hmmmm... sebelum2nya juga pernah begitu ya? jangan2 sengaja... :gemetar:

Yuki
17-02-2012, 08:31 PM
sama aja dengan hukuman mati ini mah

Kingform
17-02-2012, 08:47 PM
ini yang penyebabnya napi sengaja bakar kasur bukan?

yang gila itu para sipir yang malah ngacir tanpa membebaskan tahanan dulu.....:iamdead:

noodles maniac
17-02-2012, 09:38 PM
tuhkan sengaja dibikin mokad para napinya -_-

Urzu 7
18-02-2012, 08:47 AM
Kenapa ga diindon aja yah:ninja:

Kingform
18-02-2012, 09:41 AM
gw baca koran hari ini ada saksi yang bilang kalo para sipir justru menembaki para napi yang berusaha menyelamatkan diri. keterlaluan banget ini.....

E = mc˛
18-02-2012, 09:45 AM
Kenapa ga diindon aja yah:ninja:

dan ganti kata "penjara" dengan "gedung D*R" :ninja:


R.I.P, anyway :(

Kingform
18-02-2012, 10:15 AM
KEBAKARAN PENJARA COMAYAGUA: Akibat Dari Protes Napi Yang Tak Direspons

COMAYAGUA--Lebih dari setengah jumlah tahanan penghuni penjara Comayagua, Honduras, tidak pernah menjalani proses peradilan. PBB bahkan telah mengutuk praktik hukum di penjara yang penuh sesak itu sebagai pelanggaran hukum internasional.

Berdasarkan laporan internal pemerintah Honduras kepada PBB bulan ini, seperti dilansir yahoonews, Kamis (16/2/2012), sebagian besar dari 856 tahanan penjara Comayagua berstatus tidak jelas. Entah sedang menunggu persidangan atau dihukum begitu saja tanpa dakwaan dan proses peradilan dengan tuduhan menjadi anggota geng yang dicurigai.

Pada saat terjadi kebakaran pada Selasa (14/2/2012) malam waktu setempat, para tahanan terkunci di dalam sel tanpa bisa keluar dan terbakar hidup-hidup. Jumlah korban tewas yang hingga kemarin mencapai 358 jiwa, lebih karena para petugas penyelamat tidak bisa menemukan kunci-kunci sel untuk mengeluarkan para tahanan yang terjebak api.

Insiden ini merupakan kebakaran penjara paling mematikan dalam seabad terakhir. Selain potongan-potongan tubuh yang hangus terbakar, kemarin petugas juga berusaha mengevakuasi sejumlah mayat tahanan yang hangus menempel di atap logam, tempat mereka berusaha menjebol atap untuk menyelamatkan diri.

Kebakaran mematikan itu sendiri sebenarnya tak perlu terjadi, seandainya sebuah protes dari seorang tahanan yang mengancam akan melakukan pembakaran, segera direspons. Namun hingga tahanan yang tak disebutkan namanya itu akhirnya membakar sebuah kasur dan menimbulkan jeritan panik para tahanan lain, penjaga tak juga meresponsnya.

Bahkan sekitar dua menit setelah kebakaran terjadi, para petugas kebakaran yang tiba di penjara, ditolak masuk oleh penjaga dengan alasan itu hanya alasan para tahanan mencari perhatian atas protes mereka.

Saat akhirnya para petugas penyelamat diizinkan masuk, api telah menjalar hebat dan mereka tak bisa menemukan kunci-kunci pembuka sel, atau petugas yang bisa membuka barak. Kebakaran penjara telah beberapa kali terjadi di Honduras, termasuk kerusuhan penjarapara 2003 dan kebakaran pada 2004 yang menewaskan lebih dari 100 narapidana.

Berdasarkan laporan pemerintah untuk PBB, lebih dari 800 tahanan dijejalkan dalam fasilitas yang sebenarnya diperuntukkan 500 tahanan. Hanya ada 51 penjaga pada siang hari dan 12 penjaga pada malam hari, termasuk pada saat kebakaran, jumlah yang sangat tidak memadai dalam situasi darurat.

Penjara ini juga tidak memiliki perawatan kesehatan medis atau mental, serta anggaran makanan untuk setiap tahanan kurang dari US$1 per hari. “Kondisi di Comayagua adalah satu di antara yang terburuk di Honduras. Sangat padat, tidak ada cukup makanan, berbahaya dan kotor,” kata Ron Nikkel W, presiden Penjara Fellowship Internasional yang mengunjungi fasilitas itu pada 2005.

saus (http://www.solopos.com/2012/channel/internasional/kebakaran-penjara-comayagua-akibat-dari-protes-napi-yang-tak-direspons-163102)

------------------------------------------------------------------------------

COMAYAGUA – Kebakaran di penjara Comayagua,Honduras menewaskan lebih dari 350 orang. Jumlah tersebut bertambah setelah tim penyelamat menemukan jasad-jasad yang terpanggang dalam selsel mereka.

Narapidana yang selamat menyatakan mereka sudah minta tolong saat api mulai membesar. Beberapa narapidana tidak dapat menyelamatkan diri karena mereka masih terkunci di dalam sel-sel mereka saat kebakaran terjadi. “Kami mencoba menyelamatkan diri dengan mengguyur badan ke keran air, membenamkan diri di bak air atau air apa pun yang mereka temukan,” papar seorang narapidana yang berhasil selamat dari tragedi di Comayagua tersebut.

Sejumlah narapidana menyelamatkan diri dengan melompat dari atap penjara. Beberapa narapidana benar-benar melarikan diri dan tidak kembali ke fasilitas tahanan tersebut.Mereka yang tewas, sebagian besar karena menghirup asap. “Lebih dari 350 orang tewas. Kami tidak menepis kemungkinan jumlahnya lebih banyak.

Kami sedang memeriksa sehingga kami dapat memberikan jumlah pasti korban tewas akibat tragedi ini,”papar Menteri Keamanan Honduras Pompeyo Bonilla di fasilitas penjara,dikutip AFP. Kebakaran terjadi pada Selasa (14/2) pukul 10.50 malam waktu setempat, dan memerlukan waktu tiga jam untuk dapat memadamkan api. Penyebab kebakaran hingga saat ini belum jelas.

Ada yang menduga kebakaran diakibatkan hubungan pendek arus listrik. Namun, ada juga yang mencurigai kebakaran itu sengaja dilakukan narapidana. Victor Sevilla, salah satu narapidana, mengatakan terbangun dari tidur karena teriakan minta tolong rekan-rekannya yang terperangkap di dalam sel mereka. Mereka terbakar hidup-hidup karena tidak ada lagi peluang keluar dari sel yang terkunci.

“Saya bangun karena teriakan semua teman saya, yang telah memukul- mukul kayu dan jeruji besi,”ujarnya. Sevilla, 23, kini dirawat di Rumah Sakit Santa Teresa, Comayagua, karena salah satu tulang kakinya patah setelah melompat dari atap untuk menyelamatkan diri. Fabricio Contreras, 34, mengaku terbangun karena mendengar keributan. Para tahanan berlari berebutan menuju gerbang utama.“ Tak seorang pun yang membuka gerbang itu,”katanya.

“Penjaga penjara menembak ke udara karena mereka pikir ini upaya narapidana untuk melarikan diri.” Kemarin petugas penjara dan tim penyelamat berpakaian putih memeriksa lokasi kejadian di penjara tersebut. Sejumlah kerabat korban masih menunggu di sekitar kompleks penjara. Mereka berduka akibat kematian orang-orang yang dicintainya. Banyak pihak menyalahkan otoritas penjara yang lambat bertindak menyelamatkan para narapidana.

Akibat bencana kebakaran itu, Presiden Honduras Porfirio Lobo memecat pemimpin fasilitas penjara dan menggelar penyelidikan. Penjara- penjara di Honduras memiliki tingkat kepadatan penghuni yang melebihi kapasitas sebenarnya. Dari 24 fasilitas penjara di negara itu, seharusnya digunakan untuk 8.000 narapidana, namun dalam praktiknya menampung 13.000 narapidana.

Penjara di Comayagua, 90 kilometer utara ibu kota Tegucigalpa, menampung narapidana dua kali lipat dari kapasitas yang seharusnya. Gubernur Paola Castro menyatakan kantornya menerima panggilan telepon dari seseorang yang mengaku sebagai narapidana.Tahanani tu mengatakan bahwa narapidana lain membakar penjara itu dalam upaya bunuh diri.

saus (http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/470200/)

choodee
18-02-2012, 11:27 AM
Kalo dari beritanya, gw ga merasa ini sengaja dibakar idup2 (gw ga menemukan alasan kenapa musti satu penjara dimatiin), ini lebih krn arogansi dan ketololan pihak penjara.

Itu para sipirnya smoga ga bs tidur seumur hidup, harusnya sih malah mreka dihukum juga :ngopi:

noodles maniac
18-02-2012, 11:50 AM
dan ganti kata "penjara" dengan "gedung D*R" :ninja:


R.I.P, anyway :(

gedung D8R belom pernah ada yang bakar ya? biar tuh wakil2 rakyat tau rasa :ninja:

tapi percuma aja ntar sama banggar dibikinin lagi gedung baru yang lebih ciamik... capede -_-

Urzu 7
18-02-2012, 01:02 PM
gedung D8R belom pernah ada yang bakar ya? biar tuh wakil2 rakyat tau rasa :ninja:

tapi percuma aja ntar sama banggar dibikinin lagi gedung baru yang lebih ciamik... capede -_-

Yah bakar lagi;D tapi kalo gedung kayak digitu ga bisa dibakar mesti dibom:ninja:

choodee
18-02-2012, 01:27 PM
Drpd dibakar gedung dpr, mending dikunci terus disemprot gas, para tikus mati, gedung masi utuh