PDA

View Full Version : Evolusi



Pages : 1 2 [3]

purba
26-04-2012, 08:44 PM
Penasaran lu yak? :))


gak segampang itu, bukan masalah komplek atau sederhana, tapi mana yg terbukti benar2 bisa terjadi spontan di alam, mana yg harus ada campur tangan cerdas (manusia, scientist, tuhan, malaikat dll)

Lho katanya kalo rusak (perubahan dari kompleks ke sederhana) terjadi secara spontan, sedangkan sebaliknya terjadi melalui campur tangan perancang cerdas. Tapi sekarang kagak? Jadi apa batasan teori perancang cerdas tsb? Jangan2 perancang gak cerdas neh... :))



Gw pengen tau, bagian mana dari Teori Evolusi yg mendukung ke atheisan lu ?

Tergantung apa yg lu maksud dgn teori evolusi. Entar kalo definisi yg gw pake beda dgn lu, trus lu bilang belum terbukti lagi... :))

AsLan
26-04-2012, 10:48 PM
Penasaran lu yak? :))



Lho katanya kalo rusak (perubahan dari kompleks ke sederhana) terjadi secara spontan, sedangkan sebaliknya terjadi melalui campur tangan perancang cerdas. Tapi sekarang kagak? Jadi apa batasan teori perancang cerdas tsb? Jangan2 perancang gak cerdas neh... :))



Tergantung apa yg lu maksud dgn teori evolusi. Entar kalo definisi yg gw pake beda dgn lu, trus lu bilang belum terbukti lagi... :))

wkowkow... karena :

Kerusakan adalah hal yg sederhana, lu tepok nyamuk sekali langsung gepeng gak karuan... tapi coba lu ciptain seekor nyamuk, bisa gak :))

merusak sama membangun jangan disamain, memang sama2 sebuah perubahan tapi yg satu bisa terjadi secara random yg satu butuh perancang.

purba
27-04-2012, 08:06 AM
wkowkow... karena :

Kerusakan adalah hal yg sederhana, lu tepok nyamuk sekali langsung gepeng gak karuan... tapi coba lu ciptain seekor nyamuk, bisa gak :))

merusak sama membangun jangan disamain, memang sama2 sebuah perubahan tapi yg satu bisa terjadi secara random yg satu butuh perancang.

Yah.. udeh lupa lagi... Makanya gw males nanggepinnya... :))

Gak usah jauh2 pake nyamuk segala, molekul H2O yg barusan gw jadiin contoh gimane? Mana yg terjadi secara spontan, terbangunnya molekul H2O atau rusaknya molekul H2O?

AsLan
27-04-2012, 12:14 PM
Jiah pake contoh H2O mulu, H2O itu bisa terbentuk secara spontan dan bisa pecah secara spontan, sama2 gak butuh perancang cerdas.

Sama seperti menggabungkan 0 dengan 1 gak butuh rancangan, tapi menggabungkan banyak 0 dan banyak 1 untuk menjadi sebuah program photoshop butuh perancang :))

purba
27-04-2012, 04:44 PM
Jiah pake contoh H2O mulu, H2O itu bisa terbentuk secara spontan dan bisa pecah secara spontan, sama2 gak butuh perancang cerdas.

Gimana caranya H2O pecah secara spontan? Bisa lu jelasin? Sapa tahu lu dapet nobel nanti? :))



Sama seperti menggabungkan 0 dengan 1 gak butuh rancangan, tapi menggabungkan banyak 0 dan banyak 1 untuk menjadi sebuah program photoshop butuh perancang :))

Salah. Urutan angka 0 dan 1 bisa disusun secara sembarang (tanpa perlu rancangan sama sekali). Salah satu dari susunan sembarang itu adalah program photoshop. Nah, program photoshop itulah yg bertahan hidup (dipake orang).

Demikian juga dgn DNA. Molekul2 protein penyusun DNA bisa tersusun dgn sembarang (tanpa perlu rancangan sama sekali). Nah, dari sekian banyak susunan sembarang tsb, DNA-lah yg bertahan hidup, susunan sembarang lainnya terkena seleksi alam.

Makanya dari awal gw tanya, apa lu paham dgn istilah random dan spontan?

Random mengacu pada susunan molekul2 protein yg sembarang.
DNA adalah susunan molekul2 protein yg sembarang tadi yg kemudian bertahan hidup dan lolos dari seleksi alam.
Spontan adalah mekanisme menyatunya molekul2 protein tadi secara sembarang akibat interaksi elektromagnetik.
Mekanisme menyatunya molekul2 protein adalah fenomena kuantum, yg tunduk pada azas ketidakpastian Heisenberg (lihat avatarnya rumus).

Jadi dimana campur tangan perancang cerdas tsb?

:))

thamacaat
27-04-2012, 07:49 PM
padahal ikatan molekul air termasuk yg rumit dalam kimia. ada istilahnya "ikatan van der waals", polarisasi, dsb :mikir:

AsLan
27-04-2012, 08:10 PM
Gimana caranya H2O pecah secara spontan? Bisa lu jelasin? Sapa tahu lu dapet nobel nanti? :))



Salah. Urutan angka 0 dan 1 bisa disusun secara sembarang (tanpa perlu rancangan sama sekali). Salah satu dari susunan sembarang itu adalah program photoshop. Nah, program photoshop itulah yg bertahan hidup (dipake orang).

Demikian juga dgn DNA. Molekul2 protein penyusun DNA bisa tersusun dgn sembarang (tanpa perlu rancangan sama sekali). Nah, dari sekian banyak susunan sembarang tsb, DNA-lah yg bertahan hidup, susunan sembarang lainnya terkena seleksi alam.

Makanya dari awal gw tanya, apa lu paham dgn istilah random dan spontan?

Random mengacu pada susunan molekul2 protein yg sembarang.
DNA adalah susunan molekul2 protein yg sembarang tadi yg kemudian bertahan hidup dan lolos dari seleksi alam.
Spontan adalah mekanisme menyatunya molekul2 protein tadi secara sembarang akibat interaksi elektromagnetik.
Mekanisme menyatunya molekul2 protein adalah fenomena kuantum, yg tunduk pada azas ketidakpastian Heisenberg (lihat avatarnya rumus).

Jadi dimana campur tangan perancang cerdas tsb?

:))

Kalo cuma ngomongin teori, memang hal yg sederhana bisa dibikin2 supaya kelihatan rumit, hal yg rumit bisa dibilang gampang :))


Cara membuktikannya sih gampang saja, bawa ke laboratorium, amati mana yg bisa terjadi secara spontan seperti di alam, mana yg gak bisa.

Kalo ngomong teori doang, banyak loncatan2 logika yg gak kepikir orang sehingga hal2 terlihat gampang, tapi coba buktikan di laboratorium, buatlah pembuktian bagaimana caranya atom2 karbon, hidrogen dan oksigen berubah menjadi seekor nyamuk.

Kalo di laboratorium terbukti bisa artinya teori lu buktinya kuat, kalo gak bisa berarti teori lu gugur.

purba
27-04-2012, 09:05 PM
Kalo di laboratorium terbukti bisa artinya teori lu buktinya kuat, kalo gak bisa berarti teori lu gugur.

Bukti lab yg lu minta yg kayak apa? Tadi udah gw jelasin ada yg namanya random dan ada yg namanya spontan. Nih satu link ttg mekanisme spontan pada pembentukan inti sel (ingat: bukan perusakan):

http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/6224569

:))

thamacaat
27-04-2012, 09:11 PM
Jiah pake contoh H2O mulu, H2O itu bisa terbentuk secara spontan dan bisa pecah secara spontan, sama2 gak butuh perancang cerdas.

H2O tidak bisa terbentuk dan terpisah secara spontan. semua air yg ada di bumi berasal dari hasil tumbukan meteorit di bumi jutaan tahun lalu yg membawa maetrial air dr luar angkasa--kalo percaya dg ilmu geologi astronomi. Campur saja oksigen dan hidrogen, gak akan jadi air tanpa penanganan dan teknis lebih rumit. begitupun proses penguraian. secara kimiawi, agar bisa berpisah menjadi H2 dan O2, perlu penanganan teknis yg yg ribed. hanya bisa lepas dengan cara eletrolisis saja. makanya meski air berlimpah, hidrogen gak bisa didapat dengan mudah dengan memanaskan air saja. pemanasan dan pemberian tekanan hanya akan mengubah wujud air saja jadi padat atau gas (uap air). Di alam, pembentukan dan penguraian molekul air bisa dikatakan minim sekali (kalo gak mustahil). reaksi kimiawi di alam hanya melepaskan senyawa hidroksida dr senyawa induk, tapi benar2 tidak menggabungkan Oksigen+hidrogen. itu sebabnya, jumlah air di bumi bisa dikatakan konstan dan tetap selama jutaan tahun terakhir.

AsLan
27-04-2012, 09:12 PM
Bukti lab yg lu minta yg kayak apa? Tadi udah gw jelasin ada yg namanya random dan ada yg namanya spontan. Nih satu link ttg mekanisme spontan pada pembentukan inti sel (ingat: bukan perusakan):

http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/6224569

:))

Bagus juga link nya purb... buat bukti bahwa kehadiran perancang sangat dibutuhkan untuk urusan semacam ini :))

purba
28-04-2012, 02:10 AM
Bagus juga link nya purb... buat bukti bahwa kehadiran perancang sangat dibutuhkan untuk urusan semacam ini :))

Link tsb membuktikan bahwa inti sel dapat terjadi secara spontan. Inti sel adalah sistem yg kompleks. Bukti eksperimen tsb menunjukkan bahwa sistem kompleks terbentuk tanpa perlu adanya perancang cerdas.

Keberadaan saintis dlm ekperimen tsb bukanlah sbg perancang cerdas karena mereka tidak menentukan langkah2 terbentuknya inti sel tsb. Keberadaan mereka justru utk mengamati bahwa inti sel (sebuah sistem kompleks) dapat terjadi secara spontan.

Oh Tuhan.. malang nian nasibMu... ::hihi::

AsLan
28-04-2012, 02:25 AM
Link tsb membuktikan bahwa inti sel dapat terjadi secara spontan. Inti sel adalah sistem yg kompleks. Bukti eksperimen tsb menunjukkan bahwa sistem kompleks terbentuk tanpa perlu adanya perancang cerdas.

Keberadaan saintis dlm ekperimen tsb bukanlah sbg perancang cerdas karena mereka tidak menentukan langkah2 terbentuknya inti sel tsb. Keberadaan mereka justru utk mengamati bahwa inti sel (sebuah sistem kompleks) dapat terjadi secara spontan.

Oh Tuhan.. malang nian nasibMu... ::hihi::


wkowkow... ngaco, baca lagi yang jelas, itu percobaan butuh persiapan berapa susah buat bikin yang mirip seperti yg ada di alam, bukan yg sama.

kalo lu bilang gampang dan spontan, coba aja suruh anak SD bikin percobaan macem itu :))

udah jelas itu cuma bisa dibikin oleh para perancang, entah itu manusia, peneliti, alien atau Tuhan...

thamacaat
28-04-2012, 08:30 AM
air juga yg dibentuk secara dan dipecah secara gampang dan spontan juga belum tentu bisa dibikin mahasiswa lho :ninja:

purba
28-04-2012, 09:07 PM
Sebenarnya teori perancang cerdas tuh gini:

Misalnya tuhan mo bikin gado2, maka dia persiapkan bumbu kacangnya, kecapnya, garam, cabai, potongan kangkung, tauge, bawang goreng, kentang rebus, tahu goreng, tempe goreng, cobek, jeruk nipis, emping, telor rebus, irirsan kol, ketimun, kacang panjang, jagung, pare, dll. Kemudian tuhan masukkan bumbu kacang, garam, dan cabe ke atas cobek. Trus tuhan mengulek bumbu tsb hingga halus. Trus tuhan memasukkan semua sayuran, kentang, tahu, tempe, dan telur ke bumbu kacang yg sudah halus tadi sambil tuhan mengaduknya hingga merata. Setelah itu disajikan di atas piring dan ditaburi bawang goreng dan emping. Maknyusss....

Tapi teori perancang cerdan versi AsLan begini:

Tuhan mo bikin gado2, maka dia persiapkan bumbu kacangnya, kecapnya, garam, cabai, potongan kangkung, tauge, bawang goreng, kentang rebus, tahu goreng, tempe goreng, cobek, jeruk nipis, emping, telor rebus, irirsan kol, ketimun, kacang panjang, jagung, pare, dll. Kemudian tuhan meletakkan semua bahan tsb ke dalam cobek dan membiarkan bahan2 tsb mengaduk dirinya sendiri hingga siap disajikan. Piye...?

:))

AsLan
28-04-2012, 11:59 PM
Sebenarnya teori perancang cerdas tuh gini:

Misalnya tuhan mo bikin gado2, maka dia persiapkan bumbu kacangnya, kecapnya, garam, cabai, potongan kangkung, tauge, bawang goreng, kentang rebus, tahu goreng, tempe goreng, cobek, jeruk nipis, emping, telor rebus, irirsan kol, ketimun, kacang panjang, jagung, pare, dll. Kemudian tuhan masukkan bumbu kacang, garam, dan cabe ke atas cobek. Trus tuhan mengulek bumbu tsb hingga halus. Trus tuhan memasukkan semua sayuran, kentang, tahu, tempe, dan telur ke bumbu kacang yg sudah halus tadi sambil tuhan mengaduknya hingga merata. Setelah itu disajikan di atas piring dan ditaburi bawang goreng dan emping. Maknyusss....

Tapi teori perancang cerdan versi AsLan begini:

Tuhan mo bikin gado2, maka dia persiapkan bumbu kacangnya, kecapnya, garam, cabai, potongan kangkung, tauge, bawang goreng, kentang rebus, tahu goreng, tempe goreng, cobek, jeruk nipis, emping, telor rebus, irirsan kol, ketimun, kacang panjang, jagung, pare, dll. Kemudian tuhan meletakkan semua bahan tsb ke dalam cobek dan membiarkan bahan2 tsb mengaduk dirinya sendiri hingga siap disajikan. Piye...?

:))


hohoho... intinya tuh gado2 hasil rancangan kan :))

mari nyerempet ke filsafat sedikit...

Manusia berusaha memahami cara kerja alam, menyelidiki awal mula kehidupan bahkan awal mula alam semesta.

Kalau kaum atheis benar, maka manusia hanya kumpulan atom tanpa makna, yg kebetulan hidup. Trus ngapain manusia susah2 menyelidiki awal mula alam semesta ?

Kalo lu percaya bahwa lu hanya sekumpulan atom, ya tidur aja terlentang dijalanan sampe mati, gak usah belajar, gak usah makan, gak usah berkembang biak, gak usah menyelidiki alam semesta.

Manusia dan struglenya adalah bukti bahwa alam semesta ini diciptakan dengan suatu rancangan dan suatu tujuan, untuk urusan semacam ini mah orang biasa juga paham, sekeras apapun kaum evolusi berusaha meniadakan Tuhan, karya Tuhan di alam semesta dan di hati manusia berteriak keras dan tidak bisa dibungkam.

Sama seperti kamu teriak2 ditengah jalan raya "Perhatian-perhatian, mobil kalian itu terjadi secara random, bukan dirancang oleh manusia !"
Pengemis di pinggir jalan yg gak pernah ketemu insinyur Toyota pun tahu bahwa mobil itu hasil rancangan manusia, kalo tidak ada manusia ya tidak ada mobil, gak perlu lihat si perancangnya dulu.

Seorang yg berani menyebut dirinya scientist, harusnya sadar bahwa alam ini mengikuti berbagai macam hukum keteraturan, bahkan atom yg terkecil sekalipun tidak akan menyeleweng dari hukum, alam semesta bisa ada karena ada perancang.

purba
29-04-2012, 01:08 AM
hohoho... intinya tuh gado2 hasil rancangan kan :))

mari nyerempet ke filsafat sedikit...

Manusia berusaha memahami cara kerja alam, menyelidiki awal mula kehidupan bahkan awal mula alam semesta.

Kalau kaum atheis benar, maka manusia hanya kumpulan atom tanpa makna, yg kebetulan hidup. Trus ngapain manusia susah2 menyelidiki awal mula alam semesta ?

Kalo lu percaya bahwa lu hanya sekumpulan atom, ya tidur aja terlentang dijalanan sampe mati, gak usah belajar, gak usah makan, gak usah berkembang biak, gak usah menyelidiki alam semesta.

Manusia dan struglenya adalah bukti bahwa alam semesta ini diciptakan dengan suatu rancangan dan suatu tujuan, untuk urusan semacam ini mah orang biasa juga paham, sekeras apapun kaum evolusi berusaha meniadakan Tuhan, karya Tuhan di alam semesta dan di hati manusia berteriak keras dan tidak bisa dibungkam.

Sama seperti kamu teriak2 ditengah jalan raya "Perhatian-perhatian, mobil kalian itu terjadi secara random, bukan dirancang oleh manusia !"
Pengemis di pinggir jalan yg gak pernah ketemu insinyur Toyota pun tahu bahwa mobil itu hasil rancangan manusia, kalo tidak ada manusia ya tidak ada mobil, gak perlu lihat si perancangnya dulu.

Seorang yg berani menyebut dirinya scientist, harusnya sadar bahwa alam ini mengikuti berbagai macam hukum keteraturan, bahkan atom yg terkecil sekalipun tidak akan menyeleweng dari hukum, alam semesta bisa ada karena ada perancang.

Ini OOT. Mendingan gw pindahin ke Dunia Ide. :))

thamacaat
29-04-2012, 07:32 AM
Thanks Pur udah misahin masalah perancang penciptaan dr tred teori evolusi.

AsLan
29-04-2012, 11:06 AM
Mahluk hidup adalah hasil rancangan, tak peduli sekeras apapun usaha kaum Atheis untuk "mengusir" tanda2 keberadaan perancang, namun bukti2nya sangat kuat, jauh lebih kuat daripada bukti Evolusi yg terus menerus terbantah oleh penemuan2 baru.

Salah satu bukti Intelegent Design adalah Ireductible Complexity.

Sebuah sistim hanya bisa bekerja apabila bagian2 dari sistim itu lengkap, apabila bagian dari sistim itu tidak ada maka sistim tidak bisa berjalan, ini yang disebut Ireductible Complexity.

Contohnya mahluk bersel 1.

Meskipun kelihatannya sederhana, namun mahluk2 ini bisa berfungsi karena terdiri dari beberapa organ tubuh yg bekerja bersama2 dan membuatnya hidup.

Kalau Evolusi benar, maka bagian2 tubuhnya terjadi sendiri2 secara random dan "kebetulan" saling bekerja sama, hal ini sangat tidak masuk akal karena mahluk ini tidak bisa hidup tanpa bagian yg lengkap, misalnya dinding sel.

Maka satu2nya penjelasan yg masuk akal, mahluk ini diciptakan secara lengkap seluruh bagian tubuhnya dan hidup.

Kehidupan juga salah satu bukti Ireductible Complexity karena kehidupan tidak bisa menunggu bagian2 dari sistim yg belum lengkap untuk berevolusi dulu, misalnya bakteri tidak bisa hidup dan menunggu terjadinya evolusi dinding sel selama jutaan tahun, tanpa dinding sel maka bakteri tidak bisa hidup saat itu juga.

thamacaat
29-04-2012, 11:35 AM
jika merupakan sistem terpadu, lengkap, dan jika dihilangkan akan membuat sistem tdk berjalan, lalu bagaimana cara menjelaskan keberadaan organ-organ vestigial? gak hanya di manusia saja, di hewan2 pun banyak ditemukan vestigialitas. mengapa mata pada beberapa spesies ikan dalam gua (dan beberapa spesies laut dalam) matanya putih dan praktis tidak berfungsi?

AsLan
29-04-2012, 03:31 PM
jika merupakan sistem terpadu, lengkap, dan jika dihilangkan akan membuat sistem tdk berjalan, lalu bagaimana cara menjelaskan keberadaan organ-organ vestigial? gak hanya di manusia saja, di hewan2 pun banyak ditemukan vestigialitas. mengapa mata pada beberapa spesies ikan dalam gua (dan beberapa spesies laut dalam) matanya putih dan praktis tidak berfungsi?

Penelitian sudah membuktikan Mutasi sebagai proses mahluk hidup kehilangan sebagian dari fungsi tubuhnya.

Bakteri yg memiliki ekor bisa kehilangan ekornya, namun bakteri yg tidak memiliki ekor tidak bisa menumbuhkan ekor.

Hal ini terbukti di laboratorium.

Bakteri yg memiliki ekor bisa bergerak mencari makanan di wilayah yg cukup luas.
Bila bakteri ini dimasukkan kedalam lingkungan yg kaya akan makanan, setelah beberapa generasi bakteri kehilangan ekornya (mutasi negatif), namun proses ini tidak bisa dibalik, bila bakteri yg tak memiliki ekor dimasukkan kedalam lingkungan yg miskin makanan maka tidak akan terjadi generasi yg berekor.

Artinya program DNA bisa hilang namun tidak bisa tercipta.

Ikan laut dalam yg punya mata tak berfungsi memang awalnya membingungkan para hali biologi sehingga beberapa orang berspekulasi mengatakan bahwa mata ini adalah awal dari mata mahluk modern.

Namun penelitian biologi molekular telah membuktikan bahwa mata tersebut awalnya berfungsi namun kemudian kehilangan fungsinya, Mutasi Negatif.

thamacaat
29-04-2012, 03:57 PM
itu artinya, ada kontradiksi dg pernyataan situh sebelumnya, "Sebuah sistim hanya bisa bekerja apabila bagian2 dari sistim itu lengkap, apabila bagian dari sistim itu tidak ada maka sistim tidak bisa berjalan, ini yang disebut Ireductible Complexity."

perancang cerdas sudah pasti telah memperhitungkan akan adanya organ yg akan tidak berguna bagi makhluk2 tersebut sejak pertama kali makhluk tsb diciptakan. jadi mestinya sejak awal tidak perlu menciptakan organ2 vestigial tsb.

purba
29-04-2012, 06:19 PM
Penelitian sudah membuktikan Mutasi sebagai proses mahluk hidup kehilangan sebagian dari fungsi tubuhnya.

Bakteri yg memiliki ekor bisa kehilangan ekornya, namun bakteri yg tidak memiliki ekor tidak bisa menumbuhkan ekor.

Hal ini terbukti di laboratorium.

Bakteri yg memiliki ekor bisa bergerak mencari makanan di wilayah yg cukup luas.
Bila bakteri ini dimasukkan kedalam lingkungan yg kaya akan makanan, setelah beberapa generasi bakteri kehilangan ekornya (mutasi negatif), namun proses ini tidak bisa dibalik, bila bakteri yg tak memiliki ekor dimasukkan kedalam lingkungan yg miskin makanan maka tidak akan terjadi generasi yg berekor.

Artinya program DNA bisa hilang namun tidak bisa tercipta.

Ikan laut dalam yg punya mata tak berfungsi memang awalnya membingungkan para hali biologi sehingga beberapa orang berspekulasi mengatakan bahwa mata ini adalah awal dari mata mahluk modern.

Namun penelitian biologi molekular telah membuktikan bahwa mata tersebut awalnya berfungsi namun kemudian kehilangan fungsinya, Mutasi Negatif.

Coba lu tunjukin paper2 ilmiah yg mendukung klaim lu tsb seperti gw tunjukin paper ilmiah ttg terbentuknya inti sel secara spontan. :))

AsLan
29-04-2012, 11:32 PM
itu artinya, ada kontradiksi dg pernyataan situh sebelumnya, "Sebuah sistim hanya bisa bekerja apabila bagian2 dari sistim itu lengkap, apabila bagian dari sistim itu tidak ada maka sistim tidak bisa berjalan, ini yang disebut Ireductible Complexity."

perancang cerdas sudah pasti telah memperhitungkan akan adanya organ yg akan tidak berguna bagi makhluk2 tersebut sejak pertama kali makhluk tsb diciptakan. jadi mestinya sejak awal tidak perlu menciptakan organ2 vestigial tsb.

hohoho... gak kontradiksi dong, karena yg dimaksud oleh Ireductible Complexity itu bukan mahluk hidup secara keseluruhan namun bagian2 dari sistim mahluk hidup.

Bagian2 ini tidak mungkin diperkecil lagi.

Kini peneliti2 sedang menyusun data, sistim2 apa saja yg termasuk dalam ireductible complexity, yaitu sistim2 apa saja yg tidak bisa diperkecil lagi.

Salah satu contoh yg sangat menarik, peneliti menemukan sebuah sistim yg sangat mirip dengan motor eletrical dalam ekor bakteri, sistim ini memiliki rotor, gir, bearing, joint dan stator... Bagian2 ini bekerja dengan sangat efektif dan efisien menyatukan kerja sama dari 40 macam protein yang berbeda.
Motor kecil dalam ekor bakteri ini mendapat tenaga secara elektris dengan menggunakan perbedaan tegangan listrik antar lapisan membran.

Sistim motor elektris ini memiliki bagian2 yg berfungsi semua dan tidak bisa dikurangi satu pun, kekurangan satu bagian akan membuat semuanya sia2.

Mungkinkah bagian2 tersebut terjadi secara berangsur2, sendiri2 dan terhubung secara random ?


Kaum Evolusionis tidak diam saja melihat penelitian ini, mereka berusaha mematahkannya dengan cara mencari2 bagian tubuh mahluk hidup yg tidak berfungsi dan mengatakannya sebagai bagian tubuh yg berada dalam tahapan pra fungsional.
Tapi sayangnya penelitian laboratorium tidak mendukung hal itu.

Yang didukung oleh penelitian laboratorium adalah Mutasi Negatif, semua bagian tubuh yg tidak berfungsi, awalnya pernah berfungsi, namun karena suatu hal menjadi kehilangan fungsinya.
Bagian tubuh ini tak lama kemudian akan disingkirkan oleh organisme.

Masalah mengapa sang perancang menciptakan bagian2 tubuh yg kemudian menjadi tak berfungsi, bisa kita bahas di bagian filsafat.
Science hanya mencakup penelitian2 ilmiah.

purba
30-04-2012, 03:13 AM
Sistim motor elektris ini memiliki bagian2 yg berfungsi semua dan tidak bisa dikurangi satu pun, kekurangan satu bagian akan membuat semuanya sia2.

Mungkinkah bagian2 tersebut terjadi secara berangsur2, sendiri2 dan terhubung secara random ?


Ya bisa saja, contohnya pembentukan inti sel secara spontan. Juga, DNA yg mampu memperbaiki dirinya sendiri dari kerusakan. Di mana perancang cerdasnya? :))

thamacaat
30-04-2012, 09:02 AM
Sistim motor elektris ini memiliki bagian2 yg berfungsi semua dan tidak bisa dikurangi satu pun, kekurangan satu bagian akan membuat semuanya sia2.

Mungkinkah bagian2 tersebut terjadi secara berangsur2, sendiri2 dan terhubung secara random ?
saya sedang malas membahas ttg irreductible complexity--hal ini sudah dibahas berkali2 di halaman-halaman belakang (kalau mau baca dengan sungguh-sungguh).


Kaum Evolusionis tidak diam saja melihat penelitian ini, mereka berusaha mematahkannya dengan cara mencari2 bagian tubuh mahluk hidup yg tidak berfungsi dan mengatakannya sebagai bagian tubuh yg berada dalam tahapan pra fungsional.

Lagi dan lagi. ini adalah contoh pernyataan asal ngecap lainnya yang tak diperkuat dengan pengetahuan historis perkembangan teori evolusi yang memadai. Sebelum teori evolusi lahir, beberapa organ vestiagal sudah diketahui secara meluas oleh ilmuwan. Tentu saja seiring berkembangannya teori sains, beberapa organ vestiagal lainnya kembali ditemukan dan jumlahnya semakin banyak baik pada manusia maupun pada hewan bahkan tumbuhan.


Yang didukung oleh penelitian laboratorium adalah Mutasi Negatif, semua bagian tubuh yg tidak berfungsi, awalnya pernah berfungsi, namun karena suatu hal menjadi kehilangan fungsinya.
Bagian tubuh ini tak lama kemudian akan disingkirkan oleh organisme.

Masalah mengapa sang perancang menciptakan bagian2 tubuh yg kemudian menjadi tak berfungsi, bisa kita bahas di bagian filsafat.
Science hanya mencakup penelitian2 ilmiah.
apa itu artinya perancang cerdas gagal menciptakan organ yang sesuai dengan kebutuhan m.h tsb? atau perancang cedas tidak menciptakan organ m.h secara sempurna karena gampang mengalami kerusakan, apakah kerusakan ini permanen dan diturnkan dari generasi ke generasi atau cuma cacat sebentar yg bisa dipulihkan selama beberapa generasi? dan ketika fungsi suatu organ menghilang, bagaimana cara perancang mengganti fungsi yg hilang tsb, apakah dengan menciptakan organ baru?


Science hanya mencakup penelitian2 ilmiah.
keyakinan saya semakin menguat, bahwa ada orang yang tidak memahami secara benar mengnai hakikat "sains".

AsLan
30-04-2012, 10:50 AM
apa itu artinya perancang cerdas gagal menciptakan organ yang sesuai dengan kebutuhan m.h tsb? atau perancang cedas tidak menciptakan organ m.h secara sempurna karena gampang mengalami kerusakan, apakah kerusakan ini permanen dan diturnkan dari generasi ke generasi atau cuma cacat sebentar yg bisa dipulihkan selama beberapa generasi? dan ketika fungsi suatu organ menghilang, bagaimana cara perancang mengganti fungsi yg hilang tsb, apakah dengan menciptakan organ baru?

.


Masalah ini seharusnya ditanyakan di forum filsafat atau mungkin lebih tepat di dialog antar agama, tapi karena sudah ditanyakan disini ya saya jawab saja.

Mengapa sel bisa rusak ? mengapa mahluk hidup bisa sakit ? cacad ? menderita ? dan mati ?
Kalau perancang cerdas itu memang maha pintar mengapa banyak kerusakan yg terjadi pada ciptaannya ?

Sebenarnya sang pencipta menciptakan manusia dan binatang2 untuk hidup abadi, penelitian di laboratorium juga sudah menemukan bahwa beberapa jenis sel bisa hidup selamanya apabila diberi suatu kondisi tertentu, ubur2 juga termasuk binatang yg bisa hidup terus menerus bila berada dalam kondisi yg ideal.

Namun kitab suci mencatat bahwa ciptaan yg sempurna ini menjadi rusak saat dosa masuk ke dunia.
Dosa menyebabkan mahluk hidup mengalami kematian, ketidak sempurnaan dan penderitaan.

Lalu pertanyaan berikutnya, mengapa manusia yg dicipta sempurna bisa mengalami kejatuhan oleh dosa ?
Jawabannya adalah karena Moral hanya bisa diraih apabila manusia memiliki kehendak bebas.
Kehendak bebas artinya manusia punya pilihan untuk hidup baik atau hidup berdosa, sayangnya pilihan kedua inilah yg diambil oleh manusia.

purba
30-04-2012, 03:41 PM
Masalah ini seharusnya ditanyakan di forum filsafat atau mungkin lebih tepat di dialog antar agama, tapi karena sudah ditanyakan disini ya saya jawab saja.

Mengapa sel bisa rusak ? mengapa mahluk hidup bisa sakit ? cacad ? menderita ? dan mati ?
Kalau perancang cerdas itu memang maha pintar mengapa banyak kerusakan yg terjadi pada ciptaannya ?

Sebenarnya sang pencipta menciptakan manusia dan binatang2 untuk hidup abadi, penelitian di laboratorium juga sudah menemukan bahwa beberapa jenis sel bisa hidup selamanya apabila diberi suatu kondisi tertentu, ubur2 juga termasuk binatang yg bisa hidup terus menerus bila berada dalam kondisi yg ideal.

Namun kitab suci mencatat bahwa ciptaan yg sempurna ini menjadi rusak saat dosa masuk ke dunia.
Dosa menyebabkan mahluk hidup mengalami kematian, ketidak sempurnaan dan penderitaan.

Lalu pertanyaan berikutnya, mengapa manusia yg dicipta sempurna bisa mengalami kejatuhan oleh dosa ?
Jawabannya adalah karena Moral hanya bisa diraih apabila manusia memiliki kehendak bebas.
Kehendak bebas artinya manusia punya pilihan untuk hidup baik atau hidup berdosa, sayangnya pilihan kedua inilah yg diambil oleh manusia.

Saintis ngomongin dosa? ::ngakak2::

Sudahlah mendingan diakhiri saja debat teori evolusi vs teori perancang cerdas karena motivasi awalnya sudah beda. Sains berdasarkan keraguan sedangkan teori perancang cerdas berdasarkan keyakinan.

:))

AsLan
30-04-2012, 05:47 PM
Saintis ngomongin dosa? ::ngakak2::

Sudahlah mendingan diakhiri saja debat teori evolusi vs teori perancang cerdas karena motivasi awalnya sudah beda. Sains berdasarkan keraguan sedangkan teori perancang cerdas berdasarkan keyakinan.

:))


Teori Intelegent Design baru muncul belakangan dan semakin kuat, sebaliknya Teori Evolusi sudah ratusan tahun dicari2 buktinya gak ketemu2 malah makin runtuh dan menyempit.

:))

thamacaat
30-04-2012, 05:49 PM
;D

Tadinya saya mau bahas lebih lanjut, sejauh mana pengetahuan aslan ttg sel HeLa (sel kanker dr donor bernama Henrietta Lacks yg dikembangbiakan di lab dan dirangsang utk terus tumbuh dan berkembang biak, beregenerasi dan tentu saja sel aslinya sudah mati. yg sekarang tersisa adalah hasil regenerasinya). Tapi karena dah bawa-bawa dosa... oh well... ;D

AsLan
30-04-2012, 06:00 PM
Kalo gak mau ngomongin dosa gak masalah, berarti pertanyaan filosofi lu tentang kesalahan si perancang cerdas juga harus ditarik karena sains hanya menemukan bahwa kehidupan ini terbukti dirancang, tidak pernah mengatakan bahwa si perancangnya adalah "maha" cerdas atau "maha" yg lainnya.

thamacaat
30-04-2012, 06:04 PM
sebelum memulai dugaan yg aneh2 ttg sel "abadi" HeLa, mending baca dulu deh bukunya. ada buku bagus yg menjelaskan situasi sebenarnya dr sel HeLa. Salah satu yg saya rekomendasikan judulnya The Immortal Life of Henrietta Lacks by Rebecca Skloot, yg nulis wartawan investigasi, jadi gak perlu takut dibingungkan dg istilah2 biologis yg rumit.
http://www.amazon.com/The-Immortal-Life-Henrietta-Lacks/dp/1400052173

AsLan
30-04-2012, 06:15 PM
Ini tentang Jellyfish: http://en.wikipedia.org/wiki/Turritopsis_nutricula

thamacaat
30-04-2012, 06:33 PM
ah. saya jadi inget pelajaran biologi kelas 1 sma, guru saya menjelaskan daur siklus hidup ubur-ubur tersebut. dan sekarang ada seseorang yg mentah-mentah menafsirkan siklus tsb sbg "keabadian" secara "bulat-bulat" ;D

AsLan
30-04-2012, 09:18 PM
kalo mau ngedit wikipedia ya monggo wkowkwo... :))

terutama di bagian ini:

Most jellyfish species have a relatively fixed life span, which varies by species from hours to many months (long-lived mature jellyfish spawn every day or night; the time is also fairly fixed and species-specific).[12] The medusa of Turritopsis nutricula is the only form known to have developed the ability to return to a polyp state, by a specific transformation process that requires the presence of certain cell types (tissue from both the jellyfish bell surface and the circulatory canal system). Careful laboratory experiments have revealed that all stages of the medusae, from newly released to fully mature individuals, can transform back into polyps...

...This ability to reverse the life cycle (in response to adverse conditions) is probably unique in the animal kingdom, and allows the jellyfish to bypass death, rendering Turritopsis nutricula potentially biologically immortal.

thamacaat
30-04-2012, 10:43 PM
coba deh, bisa jelaskan gak dg kata2 sendiri siklus hidup ubur2 tsb? :D

AsLan
30-04-2012, 11:25 PM
coba deh, bisa jelaskan gak dg kata2 sendiri siklus hidup ubur2 tsb? :D

wkwkwkw... ini gw kasi link google translate aja sekalian supaya ngerti :))

http://translate.google.com/

thamacaat
30-04-2012, 11:32 PM
saya sih udah ngerti. cuman aslan ngerti gak gimana tahap-tahap siklus "daur ulang" regenerasi ubur-ubur. Kalo ngerti, coba jelasin gimana prosesnya (terutama step-step saat masa polip). Kalo ngerti, nanti bakal ketahuan definisi "abadi" dalam ubur-ubur tersebut seperti apa sesungguhnya. Jangan seperti yang sudah-sudah, asal ngecap dan ngigau gak jelas, nyebut hal2 yg tidak bisa dipertangungjawabkan dan terbukti keliru :)

AsLan
30-04-2012, 11:44 PM
Nah lu sendiri ngerti gak bedanya :

Most jellyfish species have a relatively fixed life span, which varies by species from hours to many months

sama

The medusa of Turritopsis nutricula is the only form known to have developed the ability to return to a polyp state

lu pikir semua ubur2 sama :))

thamacaat
30-04-2012, 11:56 PM
iya deh, saya minta terangin yg daur ubur2 turritopis saja, siklusnya yang lengkap ya. dalam fase polip dia ngapain aja, dalam fase medusa dia ngapain aja, dst :D

AsLan
01-05-2012, 12:04 AM
Lu baca sendiri lah

The transforming medusa is characterized first by deterioration of the bell and tentacles, with subsequent growth of a perisarc sheet and stolons, and finally feeding polyps. Polyps further multiply by growing additional stolons, branches and then polyps, to form colonial hydroids. This ability to reverse the life cycle (in response to adverse conditions) is probably unique in the animal kingdom, and allows the jellyfish to bypass death, rendering Turritopsis nutricula potentially biologically immortal.

Masih mau membela Teori Evolusi atau mau merancau ke topik2 lain ?
Selama ini gw layanin terus lu nanya apapun, tapi lama2 jadi topik bebas ini mah :))

thamacaat
01-05-2012, 12:11 AM
ya sudah kalau gak bisa nerangin (dan gak ngerti) ttg daur regenerasi ubur2 turritopsis mah. saya gak maksa kok. toh ketahuan, siapa yg asal ngecap siapa yang enggak :D

AsLan
01-05-2012, 12:34 AM
ya sudah kalau gak bisa nerangin (dan gak ngerti) ttg daur regenerasi ubur2 turritopsis mah. saya gak maksa kok. toh ketahuan, siapa yg asal ngecap siapa yang enggak :D

wkowkowwko... udah gw kasi link nya, udah lengkap sama google translate masih juga ngata2in gw :))

Pengen nyalahin gw tapi gak ketemu jalannya ya ? hohoho... ::hihi::
nyatanya omongan gw tentang kemampuan potensial ubur2 untuk hidup abadi tetap benar, so mau pake cara apa lagi nih :))

thamacaat
01-05-2012, 12:54 AM
saya tadinya ingin memerinci konsep "biological immortality" pada ubur-ubur turritopsis itu spt apa--yg situh klaim sbg bukti perancangan cerdas. nah, biar nyambung, saya mau tanya balik dulu, apakah situh faham gak immortality dlm ubur2 spt apa? jangan asal karena nemu kata "immortal", langsung diklaim padahal konsep "immortal" secara biologis pada ubur2 tsb beda dg "immortal" alkemis yg punya batu bertuah dan gak mati2. makanya, saya gak nanya wikipedia, tapi nanya situh. situh ngerti gak? kalo ngerti ya mestinya bisa jabarin siklus ubur2 tsb.

AsLan
01-05-2012, 01:03 AM
ya intinya immortal kalo kagak kena kecelakaan dari faktor luar, gitu aja koq repot.

thamacaat
01-05-2012, 01:14 AM
dan sayangnya, ubur2 turritopsis (ubur2 ini kan yg situh kasih contoh? atau ada spesies dan m.h lain yg punya kemampuan serupa?) gak disebut makhluk abadi karena alasan seperti itu. jika perlu referensi yg berbahasa indonesia, silahkan buka2 buku bilogi SMA kelas X. wikipedia berbahasa indonesia emang suka gak lengkap.

AsLan
01-05-2012, 01:32 AM
Makanya waktu pertama kali gw nyinggung masalah itu gw sudah ngasi satu syarat "dalam kondisi ideal"

Lagipula mana ada sih mahluk yg benar2 gak bisa mati ?
gw kan merujuk pada kemampuan yg sudah hilang, bahwa didalam science ada tanda2 bahwa mahluk hidup "sebenarnya" punya kemampuan untuk hidup selamanya, namun karena suatu faktor maka kemampuan itu hilang, kini semua mahluk hidup pasti akan menghadapi kematian.

Contoh ubur2 itu hanya sebuah jejak yg tidak sempurna dari keabadian.

Kini manusia pun sedang berusaha menggali lagi kemampuan tersebut dengan teknologi stem cell, yg juga masih belum sempurna, tapi yg dituju adalah bagaimana agar manusia memiliki tubuh yg tidak menua atau yg bisa beregenerasi terus menerus.

Manusia meskipun tahu akan mati, namun dalam otak manusia ada konsep "hidup abadi".
Itu sebabnya di sepanjang jaman disegala kebudayaan selalu ada kisah2 mengenai orang2 yg imortal, dan tidak heran kalau raja qin shihuang dan kedokteran berusaha menggapainya meskipun tidak berhasil.

nah kan balik ke filsafat :))

thamacaat
01-05-2012, 01:35 AM
Lha? beneran deh situh gak ngerti kenapa ubur2 turritopsis disebut m.h. abadi ;D

AsLan
01-05-2012, 01:46 AM
Lha? beneran deh situh gak ngerti kenapa ubur2 turritopsis disebut m.h. abadi ;D

ya ampun tuh di wiki udah dijelasin segamblang gitu lu masih bilang gw gak ngerti, ya terserah lu dah.

---------- Post added at 11:46 PM ---------- Previous post was at 11:43 PM ----------

Sebelum melangkah lebih jauh, gw kasi artikel buat dibaca2, semoga semua yg ikut diskusi disini gak tergoda untuk memakai cara2 ini, thx.

http://en.wikipedia.org/wiki/Ad_hominem

thamacaat
01-05-2012, 02:00 AM
kan itu penjelasan wiki, bukan penjelasan situh.

tanpa baca wiki pun saya ngerti kenapa ubur2 turritopsis disebut m.h. abadi, nah situ ngerti gak? soalnya situh ngeklaim keabadian turritopsis utk definisi "keabadian" yg gak sesuai dg definisi "biological immortality". Lain kali, kalau mau ngeklaim sesuatu, yg bener2 dikuasi saja materinya. jangan yg susah-susah dan belum tentu ngerti juga, hanya karena ada kata "immortal", wah ini kayaknya coock nih buat dijadiiin contoh klaim, tapi malah gak ngerti sebenernya mekanisme "immortal" contoh itu seperti apa.

AsLan
01-05-2012, 02:04 AM
kan itu penjelasan wiki, bukan penjelasan situh.

tanpa baca wiki pun saya ngerti kenapa ubur2 turritopsis disebut m.h. abadi, nah situ ngerti gak? soalnya situh ngeklaim keabadian turritopsis utk definisi "keabadian" yg gak sesuai dg definisi "biological immortality". Lain kali, kalau mau ngeklaim sesuatu, yg bener2 dikuasi saja materinya. jangan yg susah-susah dan belum tentu ngerti juga, hanya karena ada kata "immortal", wah ini kayaknya coock nih buat dijadiiin contoh klaim, tapi malah gak ngerti sebenernya mekanisme "immortal" contoh itu seperti apa.

kan udah gw bilang imortal kalo gak ada faktor kecelakaan dari luar, lu mau apa lagi ?
Jangan2 lu juga baru denger tentang imortality Jellyfish dari gw :)) trus buru2 nge google, soalnya dari awal lu cuma nyinggung siklus Jellyfish secara umum wkwkwkw... berarti gw nambahin pengetahuan buat lu ya ::hohoho::

purba
01-05-2012, 03:07 AM
kan udah gw bilang imortal kalo gak ada faktor kecelakaan dari luar, lu mau apa lagi ?
Jangan2 lu juga baru denger tentang imortality Jellyfish dari gw :)) trus buru2 nge google, soalnya dari awal lu cuma nyinggung siklus Jellyfish secara umum wkwkwkw... berarti gw nambahin pengetahuan buat lu ya ::hohoho::

Lama2 kesian juga gw ngelihat si AsLan.. gak ada yg bantuin.. bonyok sana sini....

:))

thamacaat
01-05-2012, 08:59 AM
Situh kan awalnya ngeklaim kalo perancang cerdas sudah merancang m.h untuk hidup abadi kalo ada dalam kondisi ideal. Situh ngasih contoh ttg sel kanker yg dikembangbiakan di lab yg hidup terus (misal sel kanker HeLa) dan ubur2 turritopsis yg disebut m.h abadi.

O really? Jelas konsep "abadi" yg difahami oleh situh berbeda dg pemahaman imortality versi ilmu biologi yg berlaku pada dua contoh yg diberikan. Makanya, saya tanya, apakah situh bener2 faham gak kenapa sel HeLa dan ubur2 turritopsis bisa hidup "abadi"? Kalo faham, coba gimana mekanismenya? Iya, saya ngerti dalam keadaan ideal sel kanker dan ubur2 disebut m.h "abadi", tapi gimana caranya sehingga mereka disebut m.h. abadi padahal m.h lainnya akan tetep mati meski diberikan kondisi ideal juga? tuh saya udah kasih hint, terangin cara siklus regenerasi ubur2 turritopsis!

Jangan gara2 karena ditulis di wiki ada kata "immortal"-nya lantas langsung ditelan begitu saja utk mendukung statemen "abadi" versi situh tanpa faham dengan sunguh-sungguh apa yang terjadi.

Dan ngomong-ngomong, saya sudah tau ttg ubur2 turritopsis sejak lama, jauh sebelum situh asal nyatut buat dijadiin contoh. Bahkan di ensiklopedi pertama disney pun ada -_-

AsLan
01-05-2012, 10:49 AM
Situh kan awalnya ngeklaim kalo perancang cerdas sudah merancang m.h untuk hidup abadi kalo ada dalam kondisi ideal. Situh ngasih contoh ttg sel kanker yg dikembangbiakan di lab yg hidup terus (misal sel kanker HeLa) dan ubur2 turritopsis yg disebut m.h abadi.

O really? Jelas konsep "abadi" yg difahami oleh situh berbeda dg pemahaman imortality versi ilmu biologi yg berlaku pada dua contoh yg diberikan. Makanya, saya tanya, apakah situh bener2 faham gak kenapa sel HeLa dan ubur2 turritopsis bisa hidup "abadi"? Kalo faham, coba gimana mekanismenya? Iya, saya ngerti dalam keadaan ideal sel kanker dan ubur2 disebut m.h "abadi", tapi gimana caranya sehingga mereka disebut m.h. abadi padahal m.h lainnya akan tetep mati meski diberikan kondisi ideal juga? tuh saya udah kasih hint, terangin cara siklus regenerasi ubur2 turritopsis!

Jangan gara2 karena ditulis di wiki ada kata "immortal"-nya lantas langsung ditelan begitu saja utk mendukung statemen "abadi" versi situh tanpa faham dengan sunguh-sungguh apa yang terjadi.

Dan ngomong-ngomong, saya sudah tau ttg ubur2 turritopsis sejak lama, jauh sebelum situh asal nyatut buat dijadiin contoh. Bahkan di ensiklopedi pertama disney pun ada -_-


Wkowkowow... jadi situ ngerasa sebagai ahli ubur2 karena sudah baca ensiklopedi Disney :))

Nah sekarang intinya gw udah ngasi tahu ke elu bahwa Turritopsis nutricula punya potensi untuk hidup terus, mahluk ini punya teknik yg namanya Transdifferentiation dan Metaplasia, kalo lu gak ngerti istilah itu silahkan google ::bye::

Jangan2 situ ngerasa konsep hidup abadi adalah yg kayak di film High Lander ya ? ::hihi::
wah gak begitu mus...
Setiap mahluk hidup saat ini pasti bisa mati, gak ada yg namanya konsep hidup abadi kayak Superman atau tokoh2 Disney, disini kita bicara mengenai Biological Immortal, yaitu mahluk hidup yg bisa hidup terus apabila tak ada faktor kematian dari luar seperti penyakit atau kecelakaan.

paham ?

---------- Post added at 08:49 AM ---------- Previous post was at 08:47 AM ----------


Lama2 kesian juga gw ngelihat si AsLan.. gak ada yg bantuin.. bonyok sana sini....

:))

wkowkwo... yg pasti inti dari pembicaraan kita mengenai Teori Evolusi sudah beres, gw udah membuktikan bahwa Teori itu salah, sekarang mah sisanya cuma ngobrol2 OOT :))

thamacaat
01-05-2012, 11:34 AM
dan lihat sekarang, setelah ada yg menerjemahkan wikipedia, seseorang merasa menjadi ahli ubur2 ;D

Selain ensiklopedi Disney, saya kan udah ngasih referensi buku biologi kelas X SMA, semuanya pake bahasa Indonesia. Jadi kalau takut salah nerjemahin dr wikipedia apa itu arti "transdiferensiasi" dan "metaplasia" ada tuh pengertiannya. Saya sih gak perlu nge-googlenya, toh udah tau. Tapi situh tau gak, atau cuma sal nyablak seperti biasa? apa sekarang sibuk nge-google nyari artikel yg terjemahan biar mudah dimengerti? ;))

kembali ke pernyataan awal situh, bahwa "Sebenarnya sang pencipta menciptakan manusia dan binatang2 untuk hidup abadi". situh ngasih contoh sel kanker dan ubur2. okelah yg sel kanker dan ubur2 kita skip karena nyatanya situh gak faham sama sekali mekanismenya (atau masih mau coba jelasin? monggo saya tunggu. menyebutkan istilah canggih yg tidak mampu diterjemahkan dr wikipedia tidak menjadikan situh faham lho...), nah apakah makhluk lain juga bisa hidup abadi jika diberi kondisi ideal? manusia misalnya? kondisi ideal seperti apa yg bisa membuat manusia hidup abadi?

danalingga
01-05-2012, 11:57 AM
wkowkwo... yg pasti inti dari pembicaraan kita mengenai Teori Evolusi sudah beres, gw udah membuktikan bahwa Teori itu salah, sekarang mah sisanya cuma ngobrol2 OOT

Wakakakkakaka.... dasar lo Lan. Nggak malu apa main klaim gini. ;))

thamacaat
01-05-2012, 12:14 PM
kalau gak malu mah, pasti udah bilang, "saya gak ngerti nih ttg daur hidup ubur2 turritopsis", dari kemarin Dana.

AsLan
02-05-2012, 01:54 AM
kalau gak malu mah, pasti udah bilang, "saya gak ngerti nih ttg daur hidup ubur2 turritopsis", dari kemarin Dana.

Wkowkowwo... waktu pertama gw cerita tentang ubur2, sampiyan kira ubur2 biasa trus langsung napsu pengen pamer pelajaran biologi sma tentang siklus hidup ubur2 biasa :))
Baru belakangan ente sadar bahwa yg gw maksud itu Turritopsis nutricula, langsung deh stress buru2 nge google hohoho... Tapi saking malunya sekarang ngaku2 ngerti padahal nanya2 mulu ::hohoho::

Sampe2 gw kasi kata kunci Transdifferentiation dan Metaplasia pun masih gak ngerti2 juga ck..ck.. padahal anak kecil juga tinggal pake kata kunci itu juga bisa baca penjelasannya mengenai Biological Immortality.






Orang yg baca perdebatan Evolusi ini pasti heran, kenapa Masalah Evolusi bisa sampe ke urusan Ubur2 yg tak ada urusannya dengan Evolusi.

Penjelasannya begini...

Setelah masalah Evolusi gak tertolong lagi, terpaksa pendukungnya menggunakan strategi Ad Hominem yaitu berusaha membuat gw kelihatan salah ngomong terhadap suatu hal apapun.
Maksudnya supaya bisa mengalihkan perhatian dari situasi Teori Evolusi yg sudah babak belur.

Tapi masalahnya kasus ubur2 ini bisa gw jelasin semua jadi strategi Ad Hominem kali ini gagal total.




Wakakakkakaka.... dasar lo Lan. Nggak malu apa main klaim gini.

Eits... Teori Evolusi udah jelas gak ketolong lagi sejak gw beberkan fakta2 bahwa mahluk hidup gak punya sistim pembentukan program DNA baru.
Fakta ini gak terbantahkan, minimal di forum ini sampe berlembar2 halaman terakhir gak ada suaranya.

Sampiyan punya bantahannya ? monggo... itu lebih baik daripada cuma ikutan meneriaki pribadi saya seperti yg lain :ngopi:

purba
02-05-2012, 03:31 AM
Eits... Teori Evolusi udah jelas gak ketolong lagi sejak gw beberkan fakta2 bahwa mahluk hidup gak punya sistim pembentukan program DNA baru.
Fakta ini gak terbantahkan, minimal di forum ini sampe berlembar2 halaman terakhir gak ada suaranya.


Pake mas wiki aja deh. Nih link ttg mutasi:

http://en.wikipedia.org/wiki/Mutation

Gak ada di link tsb yg menyatakan bahwa mutasi adalah perusakan DNA. Artinya, dapat terjadi gen baru dlm suatu DNA.

-------------------------------------------------------------------------------

Nih link ttg DNA-repair:

http://en.wikipedia.org/wiki/DNA_repair

Link ini menunjukkan DNA yg rusak bisa memperbaiki dirinya sendiri. Artinya terjadi pembaruan gen yg rusak.

-------------------------------------------------------------------------------

Dipilih.. dipilih...

::hihi::

AsLan
02-05-2012, 04:35 AM
Pake mas wiki aja deh. Nih link ttg mutasi:

http://en.wikipedia.org/wiki/Mutation

Gak ada di link tsb yg menyatakan bahwa mutasi adalah perusakan DNA. Artinya, dapat terjadi gen baru dlm suatu DNA.

-------------------------------------------------------------------------------

Nih link ttg DNA-repair:

http://en.wikipedia.org/wiki/DNA_repair

Link ini menunjukkan DNA yg rusak bisa memperbaiki dirinya sendiri. Artinya terjadi pembaruan gen yg rusak.

-------------------------------------------------------------------------------

Dipilih.. dipilih...

::hihi::



Bagus purb, lu udah mulai berargumen berdasarkan fakta2 penelitian science.

Mengenai Mutasi dan DNA damages, memang hal itu berbeda pada akhirnya, namun awalnya tetap sama yaitu kerusakan DNA.
Disebut Mutasi karena kerusakan ini tidak terdeteksi oleh enzym sehingga DNA yg rusak terus berkembang atau lanjut kepada keturunan.

Tapi intinya...

Tidak ada mekanisme yg bisa memimpin mahluk hidup kepada evolusi.
Tadinya orang berharap dari penelitian DNA bisa menemukan bagaimana ikan berkembang menjadi mahluk darat dengan menciptakan program DNA baru yg dibutuhkan untuk hidup didarat seperti kaki, tangan, paru2 dll

Mahluk hidup tidak bisa mengubah DNA nya sendiri sesuai keinginan atau kebutuhan, jadi sesering apapun ikan berada di air dangkal tidak akan membuatnya menjadi mahluk darat, sesering apapun tupai melompat tidak akan membuatnya menjadi burung, tidak ada mekanisme pemrograman DNA baru.

Kemudian orang beralih pada teori selanjutnya mengenai mutasi atas sebab luar seperti link yg kamu kasi, karena radiasi UV atau cosmic ray.
Pertanyaannya, bisakah tupai menjadi burung karena radiasi UV ?

karena sulit sekali menjawab, maka ditambahkan "jutaan tahun" pada kalimat diatas,

Bisakah Tupai yg terkena radiasi UV selama jutaan tahun kemudian berkembang menjadi burung ?

Disini sebagian orang masih mempercayainya dan menjawab "bisa" tanpa bukti ilmiah.

Bisakah DNA pembentuk ginjal, mata, otak, paru2, tangan, kaki dst terbentuk secara random karena radiasi UV ?

Hal ini tidak ada buktinya di laboratorium.
Pertama karena mahluk hidup berusaha mempertahankan integritas genetiknya, seperti isi link mu itu.
Segala perubahan DNA akan diperbaiki atau dibuang sebelum berkembang.

Hal ini menyebabkan Mutasi sebagai peristiwa yg langka karena hanya bisa terjadi apabila mekanisme pertahanan integritas DNA gagal, sehingga waktu jutaan tahun pun tidak cukup mengubah tupai jadi burung, apalagi amuba menjadi manusia.

Kedua, Ireductible Complexity menjelaskan bahwa suatu sistim hanya bisa berjalan kalau semua bagiannya lengkap.
Jadi Ikan takkan bisa menjadi Kadal karena sistim Paru2 membutuhkan kerjasama begitu banyak komponen yg harus ada pada saat bersamaan, kalau mutasi hanya mengubah sebagian maka paling banter akan tumbuh tumor, takkan bisa terbentuk satu sistim anggota tubuh yg baru.

Ketiga, Penelitian Genetik sama sekali tidak menemukan kemunculan sistim tubuh yg baru oleh Mutasi DNA pada species apapun.
Kalaupun terjadi transfer sifat genetik antar bakteri, sifat genetis itu sudah ada sebelumnya, bukan tercipta baru.

Jadi Evolusi tidak terbukti dalam penelitian genetik.

---------- Post added at 02:32 AM ---------- Previous post was at 02:01 AM ----------

Link lu tentang DNA repair sangat bagus, disitu dijelaskan bahwa mutasi sangat jarang terjadi, maka mempercayai Mutasi sebagai Engine utama Evolusi menjadi semakin sulit.

Kalau lu mempertanyakan argumen gw sebelumnya tentang kemunculan ras baru, maka jawabannya adalah bahwa sumber utama kemunculan ras baru adalah Breeding.

Breeding adalah proses memilih variasi genetik dari suatu mahluk hidup.

Contoh paling gampang adalah Serigala yg di breeding menjadi berbagai anjing ras.


Mutasi terbagi menjadi 2 macam, yaitu Somatik dan Gametik.
Somatik Mutasi terjadi pada sel apapun kecuali sel seksual.

Mutasi Somatik tidak akan diturunkan pada keturunan, mutasi ini hanya terbatas pada sel yg bersangkutan dan sel pembelahannya.

Mutasi Gametik terjadi pada sel seksual dan akan menghasilkan keturunan Mutant.
Tapi karena proses yg rumit pada proses reproduksi, maka biasanya potensi keturunan Mutant ini tidak akan muncul, mahluk hidup yg berkembang biak secara seksual punya kemampuan untuk memilih menurunkan keturnan yg lebih normal, tidak mutant, terutama karena sistim reproduksi ini harus berasal dari jantan dan betina, sehingga potensi mutant ini biasanya selalu bisa dihilangkan.

Namun proses Breeding bisa memunculkan mutant2 ini karena kedua induk yg kawin sama2 memiliki Mutasi Gametik yg sama, contohnya anjing berkaki pendek dikawinkan dengan anjing berkaki pendek, keturunannya yg berkaki pendek dikawinkan lagi dengan yg berkaki pendek, lama2 keturunannya akan kehilangan gen kaki panjang.

Pada anjing, breeding adalah murni usaha manusia, begitu juga breeding pada hewan lain atau tanaman.
Di alam hal ini bisa terjadi secara kebetulan, misalnya karena isolasi geologi.

Namun mutasi2 breeding ini bukan menciptakan informasi genetika yg baru melainkan hanya memunculkan informasi genetika yg sudah ada sebelumnya dan menghilangkan informasi lainnya.

---------- Post added at 02:35 AM ---------- Previous post was at 02:32 AM ----------

Di alam, proses Breeding bisa terkombinasi dengan Natural Selection.

Misalnya kemunculan bakteri resistan antibiotik.

Antibiotik membunuh sebagian besar bakteri namun menyisakan sebagian bakteri yg memiliki sifat kurang reaktif terhadap antibiotik, bakteri2 yg hidup ini akan membelah diri atau kawin dan menghasilkan keturunan yg tahan terhadap antibiotik.

purba
02-05-2012, 05:36 AM
Mengenai Mutasi dan DNA damages, memang hal itu berbeda pada akhirnya, namun awalnya tetap sama yaitu kerusakan DNA.
Disebut Mutasi karena kerusakan ini tidak terdeteksi oleh enzym sehingga DNA yg rusak terus berkembang atau lanjut kepada keturunan.

Gak usah panjang2, masalahnya lu selalu mengatakan bahwa mutasi adalah kehilangan gen (katakanlah begitu). Padahal link wiki tsb menunjukkan bahwa mutasi adalah juga penambahan gen. Ini aja dulu.

Nih link selain wiki yg juga mengatakan bahwa mutasi termasuk penambahan gen:

http://evolution.berkeley.edu/evolibrary/article/0_0_0/mutations_03

-------------------------------------------------------------------------

Masalah berikutnya, lu selalu mengatakan bahwa pembangunan DNA tidak bisa terjadi secara spontan. Nah, DNA-repair adalah contoh bagaimana DNA dapat membangun dirinya sendiri secara spontan dari kerusakan.

-------------------------------------------------------------------------

Jadi, argumen lu hanya bertumpu pada dua hal ini: Mutasi adalah kehilangan gen dan pembangunan gen tidak bisa spontan. Karena dua hal yg lu jadikan penumpu tsb terbantahkan, maka gak ada artinya lu ngomong panjang2 ttg breeding cihuahua segala. Tapi gw salut juga, iman lu kuat banget.

::ngakak2::

thamacaat
02-05-2012, 08:07 AM
ada yg seneng dan punya alasan utk mengalihkan topik regenerasi ubur2 turritopsis dan konsep keabadian manusia-nya ("berargumen berdasarkan fakta2 penelitian science") ;D


Jadi Ikan takkan bisa menjadi Kadal karena sistim Paru2 membutuhkan kerjasama begitu banyak komponen yg harus ada pada saat bersamaan, kalau mutasi hanya mengubah sebagian maka paling banter akan tumbuh tumor, takkan bisa terbentuk satu sistim anggota tubuh yg baru.
pelum pernah dengar bahwa ada ikan yang bernafas dengan paru2? tanggapein pertanyaan purba dulu deh -_-

danalingga
02-05-2012, 09:19 AM
Eits... Teori Evolusi udah jelas gak ketolong lagi sejak gw beberkan fakta2 bahwa mahluk hidup gak punya sistim pembentukan program DNA baru.
Fakta ini gak terbantahkan, minimal di forum ini sampe berlembar2 halaman terakhir gak ada suaranya.

Sampiyan punya bantahannya ? monggo... itu lebih baik daripada cuma ikutan meneriaki pribadi saya seperti yg lain

Gue nggak punya energi lebih diajak muter-muter lagi ama lo Lan.
Jadi gue hanya sekali2 aja nyeletuk kalo gue rasa dah keterlaluan klaimnya.
Tapi kalo dianggap itu karena gue nggak punya argumen ya silahkan saja. ;)

AsLan
02-05-2012, 11:57 AM
Gak usah panjang2, masalahnya lu selalu mengatakan bahwa mutasi adalah kehilangan gen (katakanlah begitu). Padahal link wiki tsb menunjukkan bahwa mutasi adalah juga penambahan gen. Ini aja dulu.

Nih link selain wiki yg juga mengatakan bahwa mutasi termasuk penambahan gen:

http://evolution.berkeley.edu/evolibrary/article/0_0_0/mutations_03

-------------------------------------------------------------------------

Masalah berikutnya, lu selalu mengatakan bahwa pembangunan DNA tidak bisa terjadi secara spontan. Nah, DNA-repair adalah contoh bagaimana DNA dapat membangun dirinya sendiri secara spontan dari kerusakan.

-------------------------------------------------------------------------

Jadi, argumen lu hanya bertumpu pada dua hal ini: Mutasi adalah kehilangan gen dan pembangunan gen tidak bisa spontan. Karena dua hal yg lu jadikan penumpu tsb terbantahkan, maka gak ada artinya lu ngomong panjang2 ttg breeding cihuahua segala. Tapi gw salut juga, iman lu kuat banget.

::ngakak2::

Gw bilang Mutasi Negatif adalah kehilangan Gen dan kehilangan sifat genetis / kehilangan informasi genetik.


Link lu bagus, boleh jadi acuan.

Nah yang harus dipahami adalah penambahan Gen adalah:

1. Penambahan Gen secara acak
Ini adalah kerusakan genetis karena penambahan Gen yg berhasil diamati di laboratorium selalu merusak sistim atau minimal bersifat netral.

2. Penambahan Gen secara kelompok dari mahluk lain, Horizontal Gene Transfer
Disini sifat genetis yg diperoleh mahluk hidup bisa berfungsi, namun ini bukanlah suatu penciptaan trait baru atau kode genetis baru melainkan hanya tukar menukar program genetis yg sudah ada.

Kedua tipe penambahan Gen diatas sama sekali tidak mendukung kemungkinan terjadinya Evolusi dari mahluk sederhana menjadi manusia.

Mari kita analogikan Mutasi Genetik dengan kalimat2 yg disusun dari huruf2.


The car was red. The red car had one key.
The key has one eye and one tip.

Deletion Mutations

The car was red. The key has one eye and one tip.

Disini terjadi kehilangan Kalimat kedua, ini adalah tipe mutasi yg jelas menghilangkan sebagian dari sifat genetik.

Insertion Mutations

The car was red. The red car had one key.
Had the key has one eye and one tip.

Disini terjadi penambahan kata Had pada kalimat ketiga.
Penambahan secara random tidak menghasilkan apa2, karena DNA adalah sebuah sistim yg terpadu seperti sebuah kalimat sehingga hampir tidak mungkin ada penambahan baris DNA yg bisa menghasilkan sesuatu yg berguna. Nyatanya dalam berbagai penelitian selalu ditemukan bahwa Insertion hanya akan merusak sebuah program DNA yg baik.

Maka Penambahan DNA meskipun sebuah GAIN dalam jumlah data namun sebenarnya adalah sebuah LOST of information.

Penambahan DNA sama sekali tidak bisa dijadikan Engine bagi Teori Evolusi.

---------- Post added at 09:57 AM ---------- Previous post was at 09:37 AM ----------


ada yg seneng dan punya alasan utk mengalihkan topik regenerasi ubur2 turritopsis dan konsep keabadian manusia-nya ("berargumen berdasarkan fakta2 penelitian science") ;D


pelum pernah dengar bahwa ada ikan yang bernafas dengan paru2? tanggapein pertanyaan purba dulu deh -_-


Kalau mau membahas Ubur2 silahkan ke topik ini, sudah gw bikinin topiknya supaya gak OOT.

http://www.kopimaya.com/forum/showthread.php?4680-Siklus-hidup-ubur2&p=174298#post174298

thamacaat
02-05-2012, 02:12 PM
jadi, berbeda kan antara antara kemampuan hidup abadi dalam kondisi ideal dengan siklus hidup ubur2 turritopsis. begitupun hidup abadi sel kanker yg dikembang biakan dg "terus hidup abadi" pada manusia/hewan yg hidup selamanya jika kondisinya ideal.


Sebenarnya sang pencipta menciptakan manusia dan binatang2 untuk hidup abadi, penelitian di laboratorium juga sudah menemukan bahwa beberapa jenis sel bisa hidup selamanya apabila diberi suatu kondisi tertentu, ubur2 juga termasuk binatang yg bisa hidup terus menerus bila berada dalam kondisi yg ideal.

purba
02-05-2012, 06:25 PM
... penambahan Gen yg berhasil diamati di laboratorium selalu merusak sistim atau minimal bersifat netral.

Lab yg mana yg mengamati hal tsb?

:))

AsLan
02-05-2012, 09:25 PM
http://www.answersingenesis.org/assets/images/articles/cm/v17/i3/p46_maciej.jpg

Professor Maciej Giertych, M.A.(Oxford), Ph.D.(Toronto), D.Sc.(Poznan), is head of the Genetics Department of the Polish Academy of Sciences at the Institute of Dendrology in Kornik, Poland. He is on the editorial board of two international periodicals: Silvae Genetics, published in Germany, and Annales ses sciences forestieres published in France. He is a member of the Polish Academy of Sciences Committee on Forest Sciences, and on the Forestry Council in the Ministry of Environmental Protection, Natural Resources and Forestry. He is the author of about 150 scientific papers in Polish and international periodicals.



A useful mutation (e.g. an orange without seeds) is not the equivalent of a positive mutation. I felt uneasy lecturing about positive mutations when I could not give an example. There are very many examples of negative and neutral mutations, but none I know of which I could present as a documented example of a positive one.


Many hoped that molecular genetics would confirm evolution. It did not.
It confirms taxonomic2 distances between organisms, but not the postulated phylogenetic3 sequences.
It confirmed Linnaeus, not Darwin.

Molecular genetics presented new problems. Genomes [all the genes in an organism] have multiple copies of genes or of noncoding sequences, very homogeneous within a species but heterogeneous between species.
Such 'repeats' could not have been formed by random mutations acting on a common genome of a postulated ancestor.
Some unexplained 'molecular drive' is postulated to account for these copies. It is simpler to assume there was no common ancestral genome.
What do we see in the short time interval available to our cognition? An increase in the number of useful alleles or a decrease? An increase in the number of species or a decrease? An increase in information in nature or loss of it? Is nature moving from chaos to ever-increasing organization, or from an organized state towards ever-increasing chaos?




Pandangannya mengenai Evolusi :


However, being also an academic teacher in population genetics, I found it necessary to play down the evolutionary explanations given in textbooks, for the simple reason that I find no evidence to support them. In fact, it was my teaching of population genetics, coupled with the discovery that my children are being taught evolution in secondary school on the claim that population genetics provides evidence for it, that made me enter the debate publicly.

I had been taught that palaeontology gives the bulk of the evidence for evolution. To my surprise, I found that evidence is lacking not only in genetics but also in palaeontology, as well as in sedimentology, in dating techniques, and in fact in all sciences.

However, here I shall restrict myself to a review of the arguments for evolution drawn from my field, genetics.
Perhaps the most evident misinformation in textbooks is the suggestion that microevolution is a small-scale example of macroevolution.


Having entered the battle against evolution I found myself confronted not so much by scientists as by philosophers.
In an atmosphere of rejecting all communist propaganda my views received considerable publicity and popular interest in Poland.
Strangely enough, Marxist and Catholic philosophers joined forces to combat my activity.
In fact, Catholic clergymen, even some bishops, are most prominent in defending evolution. I found it necessary to study the theological and philosophical objections to the writings of such people as Fr Pierre Teilhard de Chardin.

The confrontation with the philosophers is the difficult part. My forestry training did not prepare me for this.

Now I battle both in scientific circles and within the Church. But my activity is bringing results.
The teachers of evolution are beginning to speak in less convincing words. The offensive in support of evolution is so intensive and so well financed that it appears evolutionists are very worried.
They should be.

purba
03-05-2012, 12:21 AM
Pantes.. gw udah mengira dari awal bahwa sumber2 si AsLan memang bukan sains dan saintis. Lihat aja link berikut:

http://en.wikipedia.org/wiki/Maciej_Giertych

Maciej Marian Giertych (born March 24, 1936 in Warsaw) is a Polish dendrologist and social conservative politician of the League of Polish Families.

Ternyata sumbernya si AsLan adalah seorang politikus. Mbok ya nyari sumber yg netral, misalnya dari jurnal ilmiah, jgn yg udah anti evolusi duluan, ya susah jadinya... Gw udah semangat mo diskusi, malah jadi males.... ::hihi::

AsLan
03-05-2012, 12:26 AM
Pantes.. gw udah mengira dari awal bahwa sumber2 si AsLan memang bukan sains dan saintis. Lihat aja link berikut:

http://en.wikipedia.org/wiki/Maciej_Giertych

Maciej Marian Giertych (born March 24, 1936 in Warsaw) is a Polish dendrologist and social conservative politician of the League of Polish Families.

Ternyata sumbernya si AsLan adalah seorang politikus. Mbok ya nyari sumber yg netral, misalnya dari jurnal ilmiah, jgn yg udah anti evolusi duluan, ya susah jadinya... Gw udah semangat mo diskusi, malah jadi males.... ::hihi::

Kalo gak suka orangnya ya silahkan dibantah materinya, gitu koq repot.

purba
03-05-2012, 12:40 AM
Kalo gak suka orangnya ya silahkan dibantah materinya, gitu koq repot.

Masalahnya gw udah nyari kemana2, gak ada tuh yg namanya mutasi negatif kayak yg lu bilang. Di link wiki dikatakan mutasi bisa menguntungkan dan bisa juga merugikan. Kalo versi lu, mutasi selalu merugikan. Makanya gw tanya, sumber lu dari mana? Ternyata politikus, ultra-konservatif lagi...

::hihi::

AsLan
03-05-2012, 01:02 AM
Masalahnya gw udah nyari kemana2, gak ada tuh yg namanya mutasi negatif kayak yg lu bilang. Di link wiki dikatakan mutasi bisa menguntungkan dan bisa juga merugikan. Kalo versi lu, mutasi selalu merugikan. Makanya gw tanya, sumber lu dari mana? Ternyata politikus, ultra-konservatif lagi...

::hihi::


Kan udah gw jelasin berkali2, Mutasi bisa disebut menguntungkan hanya karena dipandang dengan Kacamata Optimis !

Seperti Ikan yg buta dan Kumbang yg tak bersayap, ini adalah kehilangan trait, sifat genetis, kasus seperti ini bisa terjadi dan terbukti di laboratorium.

Tapi sebaliknya tidak bisa terjadi.

Misalnya cacing yg tak bermata kemudian bisa pelan2 menumbuhkan mata pada keturunannya, atau Tupai lama2 bisa memiliki Sayap.

purba
03-05-2012, 01:59 AM
Kan udah gw jelasin berkali2, Mutasi bisa disebut menguntungkan hanya karena dipandang dengan Kacamata Optimis !

Seperti Ikan yg buta dan Kumbang yg tak bersayap, ini adalah kehilangan trait, sifat genetis, kasus seperti ini bisa terjadi dan terbukti di laboratorium.

Tapi sebaliknya tidak bisa terjadi.

Ya lu lihatnya misalnya ada kambing yg kakinya lima. Orang yg jari tangannya enam. Pohon pisang bercabang dua. Kan ada. Itu bukannya penambahan trait?

:))

thamacaat
03-05-2012, 07:49 AM
kalau ukurannya optimisme, berarti mutasi negatif hanya ada karena dipandang dr kacamata pesimis? :-?

AsLan
03-05-2012, 12:03 PM
Ya lu lihatnya misalnya ada kambing yg kakinya lima. Orang yg jari tangannya enam. Pohon pisang bercabang dua. Kan ada. Itu bukannya penambahan trait?

:))

Kalau yang ditanya adalah orang awam tentunya akan menjawab bahwa penambahan kaki pada kambing adalah sebuah kemajuan genetis atau Evolusi.


Namun para ahli biologi molekular tidak akan menganggap hal ini sebagai suatu Mutasi positif karena kaki tambahan tersebut bukanlah sebuah sistim baru, bukan trait baru, melainkan hanya sistim lama yg salah diduplikasi.

Dr. Georgia Purdom :


are there such things as beneficial mutations? In short, no, but let me explain. While I have yet to see evidence of a truly beneficial mutation, I have seen evidence of mutations with beneficial outcomes in restricted environments. Mutations are context dependent, meaning their environment determines whether the outcome of the mutation is beneficial.

One well-known example is antibiotic resistance in bacteria.
In an environment where antibiotics are present, mutations in the bacterial DNA that alter the target of the antibiotic allow the bacteria to survive (the bacteria are faced with a “live or die” situation). However, these same mutations come at the cost of altering a protein or system that is important for the normal functioning of the bacteria (such as nutrient acquisition).
If the antibiotics are removed, typically the antibiotic resistant bacteria do not fare as well as the normal (or wild-type) bacteria whose proteins and systems are not affected by mutations (see also Is Bacterial Resistance to Antibiotics an Appropriate Example of Evolutionary Change?). There are numerous other examples as well.

Thus, the benefit of any given mutation is not an independent quality, but rather a dependent quality based on the environment.


Yang harus dicari oleh para penganut Evolusi adalah bukti bahwa sebuah sistim baru bisa terbentuk dalam sebuah organisme, inilah Engine yg dibutuhkan untuk perubahan dari amuba ke manusia.


Keep in mind that beneficial, information-gaining mutations are a necessary mechanism of molecules-to-man evolution, so focusing on any potential for this is essential for evolutionists. What doesn’t seem to be often addressed is the vast amount of data to the contrary.

But even if there were a clearly beneficial mutation, this would by no means “prove” the mechanism for evolution (for one thing, beneficial, information-gaining mutations would have to be a regularly occurring phenomenon and would have to “build” on previous mutations so as not to be “undone” and to keep the evolution going “uphill”)

---------- Post added at 10:03 AM ---------- Previous post was at 09:53 AM ----------

Biodata Dr Georgia Purdom

Dr. Purdom graduated with a PhD in molecular genetics from Ohio State University in 2000. Her specialty is cellular and molecular biology. Dr. Purdom’s graduate work focused on genetic regulation of factors important for bone remodeling.
She has published papers in the Journal of Neuroscience (under her maiden name Hickman), the Journal of Bone and Mineral Research, and the Journal of Leukocyte Biology. She is a member of the American Society for Microbiology and American Society for Cell Biology. Following graduation, Dr. Purdom served as a professor of biology for six years at Mount Vernon Nazarene University in Ohio.

http://www.answersingenesis.org/assets/images/bnrs/speakerportrait_gpurdom.jpg

purba
03-05-2012, 02:05 PM
::doh:: Who is she?

http://www.answersingenesis.org/home/area/bios/g_purdom.asp

Dr. Georgia Purdom is a compelling and dynamic lecturer and well qualified to speak on the relevance of Genesis to the issue of biblical authority. She is the only female Ph.D. scientist engaged in full-time speaking and research for a biblical creationist organization in North America. Dr. Purdom states,“A proper understanding of Genesis is very important because it is foundational to biblical authority and a Christian worldview. It’s about so much more than the creation/evolution controversy. It’s about the truthfulness and authority of God’s Word.”

AsLan, mendingan lu ngasih link langsung dari jurnal ilmiah, kayak gw ngasih link ke lu ttg pembentukan inti sel secara spontan, atau minimal link wiki deh. Jadi gak bias...

-------------------------------------------------------------------------------------------

Kembali ke masalah mutasi. Jadi apa contohnya (ilustrasi aja, gak perlu bukti ilmiah) information-gaining mutation?

Apakah manusia bertanduk? Gadis cantik bersayap? Kuda bertanduk dan bersayap? Atau apa?

Trus...

One well-known example is antibiotic resistance in bacteria.
In an environment where antibiotics are present, mutations in the bacterial DNA that alter the target of the antibiotic allow the bacteria to survive (the bacteria are faced with a “live or die” situation). However, these same mutations come at the cost of altering a protein or system that is important for the normal functioning of the bacteria (such as nutrient acquisition).
If the antibiotics are removed, typically the antibiotic resistant bacteria do not fare as well as the normal (or wild-type) bacteria whose proteins and systems are not affected by mutations .

Lihat yg ditebalkan. Itu maksudnya apa? Yg gw tau, bakteri yg resistan tsb tetap bisa hidup nyaman seperti sedia kala. :))

AsLan
03-05-2012, 08:15 PM
::doh:: Who is she?

http://www.answersingenesis.org/home/area/bios/g_purdom.asp

Dr. Georgia Purdom is a compelling and dynamic lecturer and well qualified to speak on the relevance of Genesis to the issue of biblical authority. She is the only female Ph.D. scientist engaged in full-time speaking and research for a biblical creationist organization in North America. Dr. Purdom states,“A proper understanding of Genesis is very important because it is foundational to biblical authority and a Christian worldview. It’s about so much more than the creation/evolution controversy. It’s about the truthfulness and authority of God’s Word.”

AsLan, mendingan lu ngasih link langsung dari jurnal ilmiah, kayak gw ngasih link ke lu ttg pembentukan inti sel secara spontan, atau minimal link wiki deh. Jadi gak bias...

-------------------------------------------------------------------------------------------

Kembali ke masalah mutasi. Jadi apa contohnya (ilustrasi aja, gak perlu bukti ilmiah) information-gaining mutation?

Apakah manusia bertanduk? Gadis cantik bersayap? Kuda bertanduk dan bersayap? Atau apa?

Trus...

One well-known example is antibiotic resistance in bacteria.
In an environment where antibiotics are present, mutations in the bacterial DNA that alter the target of the antibiotic allow the bacteria to survive (the bacteria are faced with a “live or die” situation). However, these same mutations come at the cost of altering a protein or system that is important for the normal functioning of the bacteria (such as nutrient acquisition).
If the antibiotics are removed, typically the antibiotic resistant bacteria do not fare as well as the normal (or wild-type) bacteria whose proteins and systems are not affected by mutations .

Lihat yg ditebalkan. Itu maksudnya apa? Yg gw tau, bakteri yg resistan tsb tetap bisa hidup nyaman seperti sedia kala. :))


Bakteri yg resistan terhadap Antibiotik itu sebenarnya sebuah variasi yg sudah ada dalam kelompok bakteri, namun memiliki kecacatan yg membuatnya tidak sensitif terhadap Antibiotik.

Contohnya seperti ikan buta.

Anggaplah manusia tidak suka dengan ikan dan membuat racun yg menyerang mata ikan, ikan2 yg matanya terkena racun pasti akan mati.
Namun ada ikan buta yg sejak menetas tidak memiliki bola mata, ikan2 ini tidak sensitif terhadap racun yg disebar oleh manusia sehingga kelompok ikan ini bisa hidup dan berkembang biak.

Namun dilingkungan yg tidak beracun, kelompok ikan buta ini kurang mampu bersaing dengan kelompok normal.


Pengamatan di laboratorium menemukan kerusakan genetis yg terjadi terus menerus.
Walaupun organisme sudah memiliki berbagai metoda untuk mengeliminir kerusakan gen, namun kerusakan terus terjadi, terutama karena dijaman2 terakhir ini semakin banyak bahan kimia yg mencemari lingkungan.

Kerusakan Genetis tidak bisa membangun mahluk hidup, bayangkan sebuah mobil toyota yg terus menerus dipakai dan mengalami kerusakan, tidak akan berubah menjadi Jet F22.

Untuk membentuk sebuah Jet F22 dibutuhkan suatu perancang cerdas yg bisa membentuk berbagai mesin yg berfungsi baik, hal ini tidak bisa diharapkan terjadi dari mobil Toyota yg mengalami kerusakan.


Teori Perancang Cerdas tidak memaksa orang untuk menjadi Theis.

Karena Science tidak bisa membuktikan apakah dia itu Allah, Yesus, Brahma, Alien atau Manusia Kripton.

Yang bisa dibuktikan oleh Science hanyalah kehidupan ini merupakan hasil rancangan, atau sebaliknya bahwa kehidupan ini tidak bisa muncul tanpa rancangan.

purba
04-05-2012, 12:03 AM
Sorry tulisan lu yg lain gw buang. Gw ambil yg ini aja:


Bakteri yg resistan terhadap Antibiotik itu sebenarnya sebuah variasi yg sudah ada dalam kelompok bakteri, namun memiliki kecacatan yg membuatnya tidak sensitif terhadap Antibiotik.

Lha itu namanya lu pake kacamata pesimis (pinjam istilahnya rumus). :))

Gw udah eksplor apa yg lu maksud dgn istilah mutasi negatif, sampe gw dapetin istilah information-gaining mutation. Kemudian pernyataan Ms. Purdom gw timpalin dgn hasil eksperimen Lederberg yg menunjukkan bahwa bakteri yg resisten tetap bisa hidup dgn nyaman meski tidak ada penisilin lagi. Juga ada eksperimen ecoli oleh Lenski yg menunjukkan adanya information-gaining mutation pada bakteri ecoli. Tapi buntutnya tetap aja lu bilang itu adalah kerusakan. Jadi, kesimpulannya apapun minumannya eh mutasinya, tetep aja lu bilang kerusakan. Itu lagi2 bukan sains coy.. tapi iman pokoknya....

:))

AsLan
04-05-2012, 12:36 AM
Sorry tulisan lu yg lain gw buang. Gw ambil yg ini aja:



Lha itu namanya lu pake kacamata pesimis (pinjam istilahnya rumus). :))

Gw udah eksplor apa yg lu maksud dgn istilah mutasi negatif, sampe gw dapetin istilah information-gaining mutation. Kemudian pernyataan Ms. Purdom gw timpalin dgn hasil eksperimen Lederberg yg menunjukkan bahwa bakteri yg resisten tetap bisa hidup dgn nyaman meski tidak ada penisilin lagi. Juga ada eksperimen ecoli oleh Lenski yg menunjukkan adanya information-gaining mutation pada bakteri ecoli. Tapi buntutnya tetap aja lu bilang itu adalah kerusakan. Jadi, kesimpulannya apapun minumannya eh mutasinya, tetep aja lu bilang kerusakan. Itu lagi2 bukan sains coy.. tapi iman pokoknya....

:))

bakteri yg resisten tetap bisa hidup dgn nyaman meski tidak ada penisilin lagi.
ya ikan buta juga tetap hidup nyaman, yang bilang gak nyaman siapa ?

cuma intinya ada loncatan logika dari Mutasi menjadi Evolusi.

Apalagi jaman sekarang Biologi Molekular sudah menemukan bahwa mahluk hidup bisa memperbaiki kerusakan genetis dan cenderung membuang gen cacad. Dari Mekanisme ini sudah kelihatan bahwa parubahan genetis sebenarnya bukan sesuatu yg diinginkan oleh sistim.

Maka Mutasi bukan sistim dasar bawaan dari mahluk hidup, mutasi terjadi karena intervensi faktor luar, dari link yg lu kasi sudah ada daftar faktor2 pemicu mutasi, misalnya UV dan pencemaran bahan Kimia.

Dimasa lalu, sebelum Ozon berlubang dan sebelum banyak pabrik2 Kimia, Mutasi adalah peristiwa yg sangat langka.

Peneliti sudah mencoba menghitung perkiraan matematis dari kejadian Mutasi dan hasilnya sangat tidak masuk akal kalau mahluk hidup yg sekarang berasal dari Virus atau Protozoa yg mengalami mutasi berulang2.

Nih kalo mau baca kemungkinan Matematis dari Evolusi berdasarkan Mutasi:


Mathematical challenges.

Problem number one is the mathematical. I won’t dwell on this one, because it’s written up in many books and widely acknowledged by evolutionists themselves as a serious problem for their theory.

Fortunately, mutations are very rare.
They occur on an average of perhaps once in every ten million duplications of a DNA molecule (10'7, a one followed by seven zeroes).

That’s fairly rare. On the other hand, it’s not that rare.

Our bodies contain nearly 100 trillion cells (10'14).
So the odds are quite good that we have a couple of cells with a mutated form of almost any gene.
A test tube can hold millions of bacteria, so, again, the odds are quite good that there will be mutant forms among them.

The mathematical problem for evolution comes when you want a series of related mutations.
The odds of getting two mutations that are related to one another is the product of the separate probabilities: one in 10'7 x 10'7, or 10'14.

That’s a one followed by 14 zeroes, a hundred trillion!

Any two mutations might produce no more than a fly with a wavy edge on a bent wing.
That’s a long way from producing a truly new structure, and certainly a long way from changing a fly into some new kind of organism.

You need more mutations for that. So, what are the odds of getting three mutations in a row? That’s one in a billion trillion (10'21). Suddenly, the ocean isn’t big enough to hold enough bacteria to make it likely for you to find a bacterium with three simultaneous or sequential related mutations.

What about trying for four related mutations? One in 10'28. Suddenly, the earth isn’t big enough to hold enough organisms to make that very likely.
And we’re talking about only four mutations. It would take many more than that to change a fish into a philosopher, or even a fish into a frog. Four mutations don’t even make a start toward any real evolution. But already at this point some evolutionists have given up the classic idea of evolution, because it just plainly doesn’t work.

It was at this level (just four related mutations) that microbiologists gave up on the idea that mutations could explain why some bacteria are resistant to four different antibiotics at the same time.

The odds against the mutation explanation were simply too great, so they began to look for another mechanism—and they found it. First of all, using cultures that are routinely kept for long periods of time, they found out that bacteria were resistant to antibiotics, even before commercial antibiotics were “invented.” Genetic variability was “built right into” the bacteria.

Did the nonresistant varieties get resistant by mutation? No. Resistant forms were already present. Furthermore, certain bacteria have little rings of DNA, called plasmids, that they trade around among themselves, and they passed on their resistance to antibiotics in that way. It wasn’t mutation and asexual reproduction at all, just ordinary recombination and variation within kind.

Bacteria can be made antibiotic resistant by mutation, but biologist Novick9 calls such forms “evolutionary cripples.” The mutation typically damages a growth factor, so that the mutationally crippled bacteria can scarcely survive outside the lab. The antibiotic resistance carried by plasmids results from enzymes produced to break down the antibiotic. Such bacteria do not have their growth crippled by mutation.

Their resistance is by design.

Contrary to popular opinion, drug resistance in bacteria does not demonstrate evolution. It doesn’t even demonstrate the production of favorable mutations.

It does demonstrate natural selection (or a sort of artificial selection, in this case), but only selection among already existing variations within a kind.

It also demonstrates that when the odds that a particular process will produce a given effect get too low, good scientists normally look for a better explanation, such as the plasmid explanation for resistance to multiple antibiotics.

At this point, evolutionists often say that “Time is the hero of the plot.” That’s what I used to say to my students. “Sure, the odds are low, but there’s all that time, nearly 5 billion years!” But 5 billion years is only about 10'17 seconds, and the whole universe contains fewer than 10'80 atoms.

So even by the wildest “guesstimates,” the universe isn’t old enough or big enough to reach odds like the 1 in 103,000,000 that Huxley, an evolutionist, estimated as the odds against the evolution of the horse.

Way back in 1967, a prestigious group of internationally known biologists and mathematicians gathered at the Wistar Institute to consider Mathematical Challenges to the Neo-Darwinian Interpretation of Evolution.

10 All present were evolutionists, and they agreed, as the preface clearly states, that no one would be questioning evolution itself. The only question was, could mutations serve as the basis—with natural selection—as a mechanism for evolutionary change? The answer of the mathematicians: no. Just plain no!

Emotions ran high. After a particularly telling paper by Marcel Schutzenberger of the University of Paris, the chairman of the gathering, C. H. Waddington, said, “Your argument is simply that life must have come about by special creation!” The stenographer records, “Schutzenberger: No! Voices: No!” Anything but creation; it wasn’t even fair (in spite of the evidence!) to bring up the word.

Dr. Waddington later called himself, impressively, a “post-neo-Darwinist,” someone who believes in evolution, but who also believes that mutation-selection cannot explain how evolution can occur. Many research evolutionists (but not many textbook writers or teachers) recognize the need for a new generation of evolutionists to forge the “post-neo-Darwinian synthesis.”

In his chapter “Beyond the Reach of Chance,” Denton11 discusses attempts to simulate evolutionary processes on computers. He concludes with these strong words:
If complex computer programs cannot be changed by random mechanisms, then surely the same must apply to the genetic programs of living organisms. The fact that systems in every way analogous to living organisms cannot undergo evolution by pure trial and error [i.e., by mutation and selection] and that their functional distribution invariably conforms to an improbable discontinuum comes, in my opinion, very close to a formal disproof of the whole Darwinian paradigm of nature.

By what strange capacity do living organisms defy the laws of chance which are apparently obeyed by all analogous complex systems? (Emphasis added).

---------- Post added at 10:36 PM ---------- Previous post was at 10:23 PM ----------

Ini ada lagi penelitian bakteri resistant yg dimuat di daily science


3. ScienceDaily: “Resistance to Antibiotics Can Be Drawback for Bacteria”
Microbial resistance to antibiotics is commonly provided as an example of “evolution in action.” But when it comes to Neisseria meningitidis, scientists haven’t observed such “evolution” in years.

N. meningitidis is already well known to medical researchers, for it can cause meningitis; and as a target for antibiotics, some have worried the bacterium may evolve increased antibiotic resistance.
However, a new study from Sweden’s Örebro University indicates that the rate of resistant bacterium has not increased in more than a decade. That is, while resistant N. meningitidis individuals do exist, they are not spreading—at least, not in Sweden.

Biomedical researcher Sara Thulin Hedberg conducted the study for her doctoral dissertation. She concluded that the reason resistant strains are not spreading is that resistance is not particularly advantageous for the bacteria. Resistant bacteria cannot multiply as rapidly as other strains and do not infect hosts well. They are easily out-competed for resources by other strains in antibiotic-free environments.
That conclusion is notable for creationists, who point out that nearly all common examples of “evolution in action” do not demonstrate the increase in genetic information that true molecules-to-man evolution would require. The fact that the antibiotic-resistant N. meningitidis are less fit than their susceptible siblings suggests that their resistance probably involves a loss of genetic information or else no change in information.

purba
04-05-2012, 01:25 AM
Udah ah.. capek gw jadi iblis... ::ngakak2::

Kapan2 gw lanjutin lagi...

Mungkin rumus mo ngelanjutin...

thamacaat
04-05-2012, 08:13 AM
ya ikan buta juga tetap hidup nyaman, yang bilang gak nyaman siapa?
Jadi ketika dahulunya ikan gua punya mata lengkap, lalu mutasi negatif membuat matanya tidak memiliki kemampuan melihat, maka dia menjadi nyaman. begitu?

cuma intinya ada loncatan logika dari Mutasi menjadi Evolusi.
sejak awal saya sudah menyarankan untuk membaca buku evolusinya yang bener dan lengkap. jelas situh (sengaja) melupakan mekanisme evolusi lain: variasi, seleksi, adaptasi.

dan mengenai loncatan logika, mengapa di zaman dinosaurus tidak pernah ditemukan fosil mamalia bahkan burung? tanpa evolusi, bisa dijelaskan mengapa terjadi hal ini tanpa loncatan logika?

Dimasa lalu, sebelum Ozon berlubang dan sebelum banyak pabrik2 Kimia, Mutasi adalah peristiwa yg sangat langka.
mutasi tidak sama dengan kanker, jika itu yang situh maksud. lagian, zaman sekarang juga ditemukan varian yang lebih beragam virus dan bakteri darpada masa lampau.

AsLan
04-05-2012, 12:06 PM
Jadi ketika dahulunya ikan gua punya mata lengkap, lalu mutasi negatif membuat matanya tidak memiliki kemampuan melihat, maka dia menjadi nyaman. begitu?

sejak awal saya sudah menyarankan untuk membaca buku evolusinya yang bener dan lengkap. jelas situh (sengaja) melupakan mekanisme evolusi lain: variasi, seleksi, adaptasi.


Variasi, Seleksi, Adaptasi : Semuanya benar dan terbukti di laboratorium, lengkap dengan bukti2 empiris.

Tapi saat semuanya diaplikasikan kepada konsep Makro Evolusi dimana beberapa Ahli Evolusi seperti Purba percaya bahwa mahluk hidup berasal dari suatu Common Ancestor, hal ini tidak terbukti dan terjadi loncatan logika.






dan mengenai loncatan logika, mengapa di zaman dinosaurus tidak pernah ditemukan fosil mamalia bahkan burung? tanpa evolusi, bisa dijelaskan mengapa terjadi hal ini tanpa loncatan logika?


Karena Timeline buatan evolusionist itu cacad dan dibuat atas dasar asumsi2 yg belum tentu benar.





mutasi tidak sama dengan kanker, jika itu yang situh maksud. lagian, zaman sekarang juga ditemukan varian yang lebih beragam virus dan bakteri darpada masa lampau.

Kangker adalah mutasi genetik namun bukan gametik, sel kangker membelah diri dan meneruskan kode mutasinya, namun karena mutasi ini tidak terjadi pada sel seksual maka tidak diturunkan kepada generasi berikutnya.


virus memang punya kemampuan bermutasi secara alamiah, beda dengan mahluk lain yg berusaha mengeliminir perubahan genetik.
Tapi yang harus dipikirkan kenapa sampai sekarang virus tetaplah virus, tidak pernah menjadi bakteri atau mahluk2 lain.

thamacaat
04-05-2012, 08:31 PM
Tapi saat semuanya diaplikasikan kepada konsep Makro Evolusi dimana beberapa Ahli Evolusi seperti Purba percaya bahwa mahluk hidup berasal dari suatu Common Ancestor, hal ini tidak terbukti dan terjadi loncatan logika.

tidak ada loncatan logika. dokumentasi fosil juga mendukung. hanya saja situh kayaknya memahami evolusi sebagai tangga satu arah dan bukan percabangan.

dan terutama, situh membayangkan evolusi spesies sbg proses yang menimpa organisme individu, bukan sebagai organisme populasi. padahal sudah jelas, dimulai dr tulisan mula Darwin sampai yg baru, evolusi menyangkut populasi, bukan individu.


Karena Timeline buatan evolusionist itu cacad dan dibuat atas dasar asumsi2 yg belum tentu benar.

asumsi yang benar seperti apa? dan saya mengharapkan atas jawaban ini time line bagaimana yang benar? menurut situh.
Nanti kita bandingkan, mana yg paling banyak memiliki cacad dan asumsi yg sepenuhnya keliru. itulah cara kerja sains yang objektif.


virus memang punya kemampuan bermutasi secara alamiah, beda dengan mahluk lain yg berusaha mengeliminir perubahan genetik.
Tapi yang harus dipikirkan kenapa sampai sekarang virus tetaplah virus, tidak pernah menjadi bakteri atau mahluk2 lain.
oyah? yakin cuma virus saja yg bisa bermutasi dan "diteruskan" ke generasi berikutnya?

rasanya saya belum pernah baca ada buku evolusi yg bilang bakteri dari virus. bisa ditunjukan sumber evolusi mana yg berbicara demikian? saya sangat terkejut dan penasaran atas peryataan ini :mikir:

AsLan
05-05-2012, 12:06 AM
tidak ada loncatan logika. dokumentasi fosil juga mendukung. hanya saja situh kayaknya memahami evolusi sebagai tangga satu arah dan bukan percabangan.

dan terutama, situh membayangkan evolusi spesies sbg proses yang menimpa organisme individu, bukan sebagai organisme populasi. padahal sudah jelas, dimulai dr tulisan mula Darwin sampai yg baru, evolusi menyangkut populasi, bukan individu.



Tentu saja "evolusi" sebuah populasi harus dimulai oleh organisme.
Kalau membayangkan terjadinya mutasi bertingkat dari 1 individu saja sudah sangat sulit apalagi membayangkan terjadinya mutasi yg sama bersamaan pada suatu kelompok sekaligus.



asumsi yang benar seperti apa? dan saya mengharapkan atas jawaban ini time line bagaimana yang benar? menurut situh.
Nanti kita bandingkan, mana yg paling banyak memiliki cacad dan asumsi yg sepenuhnya keliru. itulah cara kerja sains yang objektif.



Evolusionis menghadapi satu masalah yaitu Scientist tidak bisa menghitung usia fosil yg terlalu tua, padahal untuk mendukung teori evolusi maka kehidupan harus berlangsung sangat lama.
Fosil yg terlalu tua tidak memiliki jejak karbon 14 maka satu2nya cara untuk mencoba menghitung usia fosil tersebut adalah dengan menghitung usia lapisan tanah diatas dan dibawah fosil tersebut.

Namun Evolusionis tidak memperhitungkan apabila terjadi sebuah banjir besar seperti yang dicatat di kitab Kristen, Yahudi, Islam.

Kalau misalnya memang benar terjadi banjir besar, maka akan terjadi pergolakan lapisan tanah, tanah dan bebatuan berusia tua akan mengubur hewan/tanaman berusia muda, sehingga menghitung usia bebatuan untuk memastikan usia fosil merupakan sebuah asumsi yg tidak pasti benar.

Salah satu buktinya adalah "the Living Fossil"

Mahluk2 yg tadinya sudah "dipastikan" masa hidupnya dari jaman X sampai jaman Y ternyata ditemukan masih hidup dijaman modern, hal ini menunjukkan bahwa menghitung fossil dengan cara menghitung usia batuan disekitarnya tidak tepat.





oyah? yakin cuma virus saja yg bisa bermutasi dan "diteruskan" ke generasi berikutnya?

rasanya saya belum pernah baca ada buku evolusi yg bilang bakteri dari virus. bisa ditunjukan sumber evolusi mana yg berbicara demikian? saya sangat terkejut dan penasaran atas peryataan ini :mikir:

Halah, sudah jelas saya berlembar2 menulis tentang mutasi berbagai macam mahluk non virus, kan bisa dibaca dari tulisan2 sebelumnya.
Yang saya maksud adalah mahluk2 non virus punya mekanisme perbaikan DNA, Purba sudah memberikan Link mengenai hal ini.
Sehingga Mutasi pada mahluk2 Non Virus menjadi jauh lebih langka daripada Virus.

Mengenai bakteri dari virus, ok saya tidak percaya itu dan saya harap kalian para evolusionis juga tidak mempercayainya, lalu sekarang saya yg minta contoh, Virus bisa berubah jadi mahluk non-virus apa ?
Kan kalian percaya bahwa mahluk hidup berevolusi.

thamacaat
05-05-2012, 09:10 AM
Tentu saja "evolusi" sebuah populasi harus dimulai oleh organisme.
Kalau membayangkan terjadinya mutasi bertingkat dari 1 individu saja sudah sangat sulit apalagi membayangkan terjadinya mutasi yg sama bersamaan pada suatu kelompok sekaligus.

nah ini masalahnya. situh membayangkan mutasi individu secara bersamaan dalam satu populasi. lalu dimana letak peranan variasi-adaptasi-seleksi nya? situh pikir evolusi hasil tunggal mutasi saja?


Evolusionis menghadapi satu masalah yaitu Scientist tidak bisa menghitung usia fosil yg terlalu tua, padahal untuk mendukung teori evolusi maka kehidupan harus berlangsung sangat lama.
Fosil yg terlalu tua tidak memiliki jejak karbon 14 maka satu2nya cara untuk mencoba menghitung usia fosil tersebut adalah dengan menghitung usia lapisan tanah diatas dan dibawah fosil tersebut.

Namun Evolusionis tidak memperhitungkan apabila terjadi sebuah banjir besar seperti yang dicatat di kitab Kristen, Yahudi, Islam.

Kalau misalnya memang benar terjadi banjir besar, maka akan terjadi pergolakan lapisan tanah, tanah dan bebatuan berusia tua akan mengubur hewan/tanaman berusia muda, sehingga menghitung usia bebatuan untuk memastikan usia fosil merupakan sebuah asumsi yg tidak pasti benar.
Asyik banget nih.. kebetulan banget saya ngambil mata kuliah Sedimentasi dan Pengendapan, sehingga saya belajar detail mengenai mekanisme pengendapan, baik pada arus current maupun turbidite.

tapi sebelum membahas detail mengenai "pergolakan tanah tua mengubur organisme muda", kita bahas dulu segi historis kronologis banjir besar.

- kapan terjadi banjir besar? Banjir besar nabi Noah udah masuk era historis, jadi mestinya catatan historisnya sudah memadai dan bisa dipercaya
- apakah banjir besar tsb melanda seluruh dunia (bumi terendam seluruhnya seperti di film "Water World" atau hanya sebagain wilayah saja. Setau saya yang pernah saya baca, detail banjir besar versi Biblikal dan Qurani itu berbeda. dalam Islam, banjir besar Noah bersifat lokal dan hanya melanda lembah mesopotamia saja, berbeda dg versi biblikal.
- apakah banjir besar terjadi sekali (pada masa Noah saja) atau periodik melanda bumi?
soalnya dulu sebelum ilmu geologi memadai, orang2 menafsirkan penemuan fosil kerang laut di puncak gunung bersalju alpen, himalaya, andes, dll sbg bukti adanya banjir besar


Salah satu buktinya adalah "the Living Fossil"

Mahluk2 yg tadinya sudah "dipastikan" masa hidupnya dari jaman X sampai jaman Y ternyata ditemukan masih hidup dijaman modern, hal ini menunjukkan bahwa menghitung fossil dengan cara menghitung usia batuan disekitarnya tidak tepat.

maksut situh ikan coleachant? capung juga ada fosilnya lho, kerang, ikan, dll. dan sampai sekarang mereka masih ada


Mengenai bakteri dari virus, ok saya tidak percaya itu dan saya harap kalian para evolusionis juga tidak mempercayainya, lalu sekarang saya yg minta contoh, Virus bisa berubah jadi mahluk non-virus apa ?
Kan kalian percaya bahwa mahluk hidup berevolusi.
lalu bagaimana situ bisa sampai mengatakan "evolusionis bilang bakteri berasal dari virus?" padahal tak ada buku evolusi yg mengatakan hal itu?


Tuh kan jadi kelupaan, mana time-line kemunculan makhluk hidup yg bener?

AsLan
05-05-2012, 08:38 PM
nah ini masalahnya. situh membayangkan mutasi individu secara bersamaan dalam satu populasi. lalu dimana letak peranan variasi-adaptasi-seleksi nya? situh pikir evolusi hasil tunggal mutasi saja?



Variasi takkan menghasilkan mahluk yg benar2 baru karena semua trait yg muncul memang sudah ada data2 DNA pada organisme tersebut.

Adaptasi juga tidak akan menghasilkan mahluk yg baru, ini teori evolusi yg sudah kuno, dulu orang pernah berpikir kalau Tupai yg sering meloncat lama2 akan menjadi kelalawar kemudian menjadi burung, atau ikan yg hidup di perairan dangkal lama2 akan menjadi mahluk amphibi kemudian menjadi mahluk darat, hal semacam ini tidak pernah terbukti dalam pengamatan science.

Seleksi Alam akan memilih spesies yg paling bisa beradaptasi dengan lingkungannya, Teori Evolusi mengira dengan mengkombinasikan antara Mutasi+Seleksi akan menghasilkan mahluk2 yg terus berubah menjadi species2 baru, hal ini tidak terbukti.



Asyik banget nih.. kebetulan banget saya ngambil mata kuliah Sedimentasi dan Pengendapan, sehingga saya belajar detail mengenai mekanisme pengendapan, baik pada arus current maupun turbidite.

tapi sebelum membahas detail mengenai "pergolakan tanah tua mengubur organisme muda", kita bahas dulu segi historis kronologis banjir besar.

- kapan terjadi banjir besar? Banjir besar nabi Noah udah masuk era historis, jadi mestinya catatan historisnya sudah memadai dan bisa dipercaya
- apakah banjir besar tsb melanda seluruh dunia (bumi terendam seluruhnya seperti di film "Water World" atau hanya sebagain wilayah saja. Setau saya yang pernah saya baca, detail banjir besar versi Biblikal dan Qurani itu berbeda. dalam Islam, banjir besar Noah bersifat lokal dan hanya melanda lembah mesopotamia saja, berbeda dg versi biblikal.
- apakah banjir besar terjadi sekali (pada masa Noah saja) atau periodik melanda bumi?
soalnya dulu sebelum ilmu geologi memadai, orang2 menafsirkan penemuan fosil kerang laut di puncak gunung bersalju alpen, himalaya, andes, dll sbg bukti adanya banjir besar


Banjir besar terjadi 4500 tahun yg lalu dan melingkupi seluruh dunia, hanya terjadi 1 kali dan takkan terjadi lagi.
Salju bukan bukti banjir, gak perlu banjir juga kalo dingin maka molekul air akan menjadi salju :))




maksut situh ikan coleachant? capung juga ada fosilnya lho, kerang, ikan, dll. dan sampai sekarang mereka masih ada


lalu bagaimana situ bisa sampai mengatakan "evolusionis bilang bakteri berasal dari virus?" padahal tak ada buku evolusi yg mengatakan hal itu?


Ok deh gini aja,
kalau begitu Virus bisa berubah menjadi mahluk non virus apaan ?
Bakteri bisa berubah menjadi mahluk non bakteri apa ?
Ikan bisa berubah menjadi mahluk non ikan apa ?

Please dijawab ya, ini pernyataan penting buat para penganut Evolusi yg percaya "perubahan gradual", kalo gak salah penemuan fossil kalian "membuktikan" perubahan dari mahluk yg satu menjadi mahluk berikutnya.

thamacaat
05-05-2012, 11:12 PM
Variasi takkan menghasilkan mahluk yg benar2 baru karena semua trait yg muncul memang sudah ada data2 DNA pada organisme tersebut.

Adaptasi juga tidak akan menghasilkan mahluk yg baru, ini teori evolusi yg sudah kuno, dulu orang pernah berpikir kalau Tupai yg sering meloncat lama2 akan menjadi kelalawar kemudian menjadi burung, atau ikan yg hidup di perairan dangkal lama2 akan menjadi mahluk amphibi kemudian menjadi mahluk darat, hal semacam ini tidak pernah terbukti dalam pengamatan science.

Seleksi Alam akan memilih spesies yg paling bisa beradaptasi dengan lingkungannya, Teori Evolusi mengira dengan mengkombinasikan antara Mutasi+Seleksi akan menghasilkan mahluk2 yg terus berubah menjadi species2 baru, hal ini tidak terbukti.

Kok penjelasannya terpisah-pisah gitu? kalau situh membicarakannya secara satu-satu begitu yah gak tepat dong.


Banjir besar terjadi 4500 tahun yg lalu dan melingkupi seluruh dunia, hanya terjadi 1 kali dan takkan terjadi lagi.
Salju bukan bukti banjir, gak perlu banjir juga kalo dingin maka molekul air akan menjadi salju :))
gak dibaca tulisan saya dg seksama ya? yang sabar Om. baca pelan-pelan. saya gak bilang salju sbg bukti banjir, tapi ditemukannya fosil makhluk laut di pegunungan bersalju. dua hal berbeda banget itu :D

4500 tahun? wow.. angka yang berani dan begitu sangat dekat. berarti banjir yang merendam seluruh bumi terjadi di sekitaran 2500SM.

Pada abad ke-25SM, peradaban besar bukan saja ada di Mesopotamia, tetapi juga di India, Mesir, China, Afrika timur, Eropa, bahkan peradaban mesoamerika. Tapi kenapa peradaban bangsa2 tsb tidak terputus dan lenyap begitu juga? Bahkan tak ada catatan historis bangsa2 tsb mengalami kebanjiran. Untuk bencana apokaliptik yang begitu dahsyat, ingatan dan catatan tidak akan hilang dalam peradaban2 besar itu dalam 1000 tahun sekalipun. pasti banyak dokumentasinya--yang mana tidak ditemukan (?)

Oke, itu dari segi otentitas historis. kita maju ke biologis. 4500 tahun, apakah mungkin dalam waktu sedemikian singkat, dimungkinkan terjadinya persebaran biogeografi aneka hewan dan tumbuhan? Ingat, kita punya aneka hewan endemik di seluruh penjuru dunia yg tidak ditemukan di penjuru dunia lainnya. belum pulau-pulau kecil dan terisolir. 4500 tahun saja? just wow... padahal penjelajahan mengelilingi bumi baru dimulai abad ke-15/16 dan eksplorasi antartika/artika abad ke-18/19.

Darimana dan kemana air yg memenuhi seluruh permukaan bumi itu datang dan menghilang? untuk merendam seluruh bumi, perlu air yang bisa menutupi sampai puncak everest, 8900-an meter... sebuah massa air yang sangat-sangat raksasa sampai bisa bikin planet baru yg isinya air doang (volume airnya bahkan lebih besar drpd volume buminya sendiri!). menyapu bersih semua kehidupan darat dan pantai dan laut dangkal (terumbu karang).

Apakah Noah sempat menyelamatkan juga terumbu karang? padahal naik air laut beberapa meter saja terumbu karang langsung mati, apalagi 9000 meter. Saya benar-benar tak bisa membayangkan bencana katalistik macam apa dan bagaimana prosesnya sehingga menghancurkan seluruh kehidupan bumi seperti itu dan bagaimana kehidupan baru bisa dimulai setelahnya... Perahu Noah pasti sebesar planet bumi utk bisa menyalamatkan aneka kehidupan.

Ada pohon-pohon tua yang bisa digunakan untuk indikator perubahan iklim dan cuaca di bumi. beberapa pohon jelas berusia lebih dari 5000 tahun, kalaupun pohon itu selamat dr bencana katalistik, tapi jari2 pohonnya tak mengisyaratkan adanya banjir besar... dan bangunan-bangunan kuno buatan manusia... piramida... gimana caranya bisa selamat yah?



Ok deh gini aja,
kalau begitu Virus bisa berubah menjadi mahluk non virus apaan ?
Bakteri bisa berubah menjadi mahluk non bakteri apa ?
Ikan bisa berubah menjadi mahluk non ikan apa ?

Please dijawab ya, ini pernyataan penting buat para penganut Evolusi yg percaya "perubahan gradual", kalo gak salah penemuan fossil kalian "membuktikan" perubahan dari mahluk yg satu menjadi mahluk berikutnya.
jangan dulu mengalihkan pembicaraan. nanti juga bakal sampai ke sana. sekarang sabar dulu. kita punya banyak hal yang harus didiskusikan.

Sekarang semuanya jelas. Time-line kemunculan kehidupan (yg kedua sejak penciptaan pertama?) dimulai tahun 2500 SM. Sekarang, kita diskusikan berbagai asumsi dan dasar kenapa angka 2500 itu muncul dan kita bandingkan dengan "asumsi perhitungan fosil sangat ceroboh, keliru dan tidak berdasar".

Kita bahas satu-satu. Bahkan saya belum membahas mengenai pengendapan dan sedimentasi pada proses banjir dan "penjungkir balikan tanah tua mengubur mahluk muda". kita fokus dulu satu-satu saja yah :D--soalnya, dari dulu saya nanya time-line, baru dijawab sekarang. kita bahas detail yg time-line dulu yah. Eh sebagai bonus, boleh dijawab boleh tidak, kalau penciptaan pertama kapan? tahun 5000 SM?

AsLan
06-05-2012, 07:12 PM
Kok penjelasannya terpisah-pisah gitu? kalau situh membicarakannya secara satu-satu begitu yah gak tepat dong.



Gak tepat bagiamana ? saya jelaskan semua Mutas, Adaptasi dan Varias satu - persatu tidak ada yg mendungkung Teori Evolusi, bagaimana common ancestor yg memilik DNA sederhana terus mengembangkan kode genetiknya hingga menjadi berbagai macam mahluk jaman sekarang.

Kalo satu per satu dari semuanya itu = 0 bagi Evolusi maka 0x0x0=0

Dr. Werner Gitt: Not even one mutation has been observed that adds a little information to the genome. This surely shows that there are not the millions upon millions of potential mutations the theory [evolution] demands.





4500 tahun? wow.. angka yang berani dan begitu sangat dekat. berarti banjir yang merendam seluruh bumi terjadi di sekitaran 2500SM.

Pada abad ke-25SM, peradaban besar bukan saja ada di Mesopotamia, tetapi juga di India, Mesir, China, Afrika timur, Eropa, bahkan peradaban mesoamerika. Tapi kenapa peradaban bangsa2 tsb tidak terputus dan lenyap begitu juga? Bahkan tak ada catatan historis bangsa2 tsb mengalami kebanjiran. Untuk bencana apokaliptik yang begitu dahsyat, ingatan dan catatan tidak akan hilang dalam peradaban2 besar itu dalam 1000 tahun sekalipun. pasti banyak dokumentasinya--yang mana tidak ditemukan (?)



Eits, justru sebaliknya, banyak legenda2 bangsa kuno yg menceritakan tentang banjir besar, silahkan diperluas lagi pandangannya.





Oke, itu dari segi otentitas historis. kita maju ke biologis. 4500 tahun, apakah mungkin dalam waktu sedemikian singkat, dimungkinkan terjadinya persebaran biogeografi aneka hewan dan tumbuhan? Ingat, kita punya aneka hewan endemik di seluruh penjuru dunia yg tidak ditemukan di penjuru dunia lainnya. belum pulau-pulau kecil dan terisolir. 4500 tahun saja? just wow... padahal penjelajahan mengelilingi bumi baru dimulai abad ke-15/16 dan eksplorasi antartika/artika abad ke-18/19.



Wkowkwo... Elu melihat sejarah cuma dari kacamata orang barat maka lu mengira sejak jaman penjelajahan barat di abad 15 baru ada penyebaran manusia keseluruh dunia, emangnya Colombus gak nemu manusia di benua Amerika ?
Manusia sudah menyebar sejak jaman dulu, Alkitab sudah mencatat bahwa keturunan Nuh langsung menyebar keseluruh dunia dan membentuk bangsa2.





Darimana dan kemana air yg memenuhi seluruh permukaan bumi itu datang dan menghilang? untuk merendam seluruh bumi, perlu air yang bisa menutupi sampai puncak everest, 8900-an meter... sebuah massa air yang sangat-sangat raksasa sampai bisa bikin planet baru yg isinya air doang (volume airnya bahkan lebih besar drpd volume buminya sendiri!). menyapu bersih semua kehidupan darat dan pantai dan laut dangkal (terumbu karang).



Pernah denger teori tentang planet Mars ? planet ini diteorikan pernah dilingkupi air yg saat ini sudah tidak ada.
Lalu bagaimana dengan Bumi ?

Jangan berpikir bahwa bentuk bumi selalu sama,
Bentuk Bumi saat ini memiliki gunung2 tinggi dan jurang2 laut yg dalam, walaupun begitu permukaan bumi tetap dilingkupi air lebih dari 80%.
Selain itu daratan yg berada diatas permukaan laut pun memiliki air dilapisan bawah tanah, atmosfir dan kutub juga memiliki cadangan air.

Pada jaman Nuh kemungkinan bentuk bumi tidak seperti saat ini, gunung tidak terlalu tinggi dan lautan tidak terlalu dalam, saat terjadi banjir besar maka gerakan air akan membentuk ulang permukaan bumi, juga akan memicu perubahan konstruksi permukaan bumi dan sifat2 gunung berapi.




Apakah Noah sempat menyelamatkan juga terumbu karang? padahal naik air laut beberapa meter saja terumbu karang langsung mati, apalagi 9000 meter.


Pada dasarnya karang bisa hidup dibawah air, namun ras karang saat ini memang tidak bisa hidup jauh dari matahari.
Bisa saja species karang saat ini merupakan species yg sudah kehilangan kemampuan genetiknya untuk hidup selama beberapa bulan tanpa cahaya matahari. Saya tidak tahu berapa lama karang bisa bertahan hidup tanpa matahari, yg pasti banjir besar tidak berlangsung hingga bertahun2, paling lama setahun, dibeberapa wilayah yg tinggi mungkin hanya beberapa hari atau bulan.




Saya benar-benar tak bisa membayangkan bencana katalistik macam apa dan bagaimana prosesnya sehingga menghancurkan seluruh kehidupan bumi seperti itu dan bagaimana kehidupan baru bisa dimulai setelahnya... Perahu Noah pasti sebesar planet bumi utk bisa menyalamatkan aneka kehidupan.



Banyak kehidupan yg bisa bertahan dibawah air, misalnya ikan.
Selain itu Nuh tidak perlu membawa semua ras binatang, melainkan hanya tiap jenisnya saja, jadi tidak perlu membawa Singa, Harimau, Cheetah, Lynx, Kucing persia dll
Sudah banyak penelitian mengenai ukuran perahu Nuh dan terbukti bisa memuat berbagai jenis binatang darat.



Ada pohon-pohon tua yang bisa digunakan untuk indikator perubahan iklim dan cuaca di bumi. beberapa pohon jelas berusia lebih dari 5000 tahun, kalaupun pohon itu selamat dr bencana katalistik, tapi jari2 pohonnya tak mengisyaratkan adanya banjir besar... dan bangunan-bangunan kuno buatan manusia... piramida... gimana caranya bisa selamat yah?


Piramida dibangun setelah banjir besar.
Pengamatan Tree Ring hanya menjelaskan jumlah lingkaran dibatang pohon, jumlah ini kemudian di -interpretasikan-
Interpretasi manusia hanya terbatas pada pohon2 yg hidup dijaman sekarang, tidak ada penjelasan mengenai bagaimana iklim yg terjadi sesaat setelah banjir besar melanda dunia.

Jadi interpretasi Tree Ring lebih cocok untuk menghitung usia pepohonan jaman modern dimana kita tahu bahwa iklimnya memang sama dengan yg saat ini.

thamacaat
06-05-2012, 09:03 PM
Gak tepat bagiamana ? saya jelaskan semua Mutas, Adaptasi dan Varias satu - persatu tidak ada yg mendungkung Teori Evolusi, bagaimana common ancestor yg memilik DNA sederhana terus mengembangkan kode genetiknya hingga menjadi berbagai macam mahluk jaman sekarang.

Kalo satu per satu dari semuanya itu = 0 bagi Evolusi maka 0x0x0=0

Dr. Werner Gitt: Not even one mutation has been observed that adds a little information to the genome. This surely shows that there are not the millions upon millions of potential mutations the theory [evolution] demands.
seperti yang disebutkan purba di tred sebelah, ini cuma klaim sepihak. bahkan tulisan jurnalnya saja tidak ada


Eits, justru sebaliknya, banyak legenda2 bangsa kuno yg menceritakan tentang banjir besar, silahkan diperluas lagi pandangannya.

legenda... bukti historis? prasasti? naskah kuno?

Wkowkwo... Elu melihat sejarah cuma dari kacamata orang barat maka lu mengira sejak jaman penjelajahan barat di abad 15 baru ada penyebaran manusia keseluruh dunia, emangnya Colombus gak nemu manusia di benua Amerika ?
Manusia sudah menyebar sejak jaman dulu, Alkitab sudah mencatat bahwa keturunan Nuh langsung menyebar keseluruh dunia dan membentuk bangsa2.

iya, tapi penyebaran migrasi manusia sudah tercatat jutaan tahun. sejak zaman manusia purba. Jauh di atas angka 4500 tahun. hanya dalam 4500 tahun terbentuk keanekaragaman ras dan budaya seperti sekarang?

Pernah denger teori tentang planet Mars ? planet ini diteorikan pernah dilingkupi air yg saat ini sudah tidak ada.
Lalu bagaimana dengan Bumi ?
mau bawa planet Mars juga? memangnya air di planet mars menguap dalam berapa ribu tahun begitu saja?

Jangan berpikir bahwa bentuk bumi selalu sama,
Bentuk Bumi saat ini memiliki gunung2 tinggi dan jurang2 laut yg dalam, walaupun begitu permukaan bumi tetap dilingkupi air lebih dari 80%.
Selain itu daratan yg berada diatas permukaan laut pun memiliki air dilapisan bawah tanah, atmosfir dan kutub juga memiliki cadangan air.

Pada jaman Nuh kemungkinan bentuk bumi tidak seperti saat ini, gunung tidak terlalu tinggi dan lautan tidak terlalu dalam, saat terjadi banjir besar maka gerakan air akan membentuk ulang permukaan bumi, juga akan memicu perubahan konstruksi permukaan bumi dan sifat2 gunung berapi.
semua juga sepakat bahwa permukaan bumi selalu berubah tak pernah tetap. teori tektonik lempeng berkata demikian. tapi rentangnya jutaan tahun.
bisa saya baca jurnal atau apapun yg mengatakan bahwa bentuk permukaan bumi bisa berubah drastis dalam 4500 tahun?

dan bagaiaman banjir bisa mengubah sifat gunung api?


Pada dasarnya karang bisa hidup dibawah air, namun ras karang saat ini memang tidak bisa hidup jauh dari matahari.
Bisa saja species karang saat ini merupakan species yg sudah kehilangan kemampuan genetiknya untuk hidup selama beberapa bulan tanpa cahaya matahari. Saya tidak tahu berapa lama karang bisa bertahan hidup tanpa matahari, yg pasti banjir besar tidak berlangsung hingga bertahun2, paling lama setahun, dibeberapa wilayah yg tinggi mungkin hanya beberapa hari atau bulan.
wow.. ada teori baru... karang yg kehilangan kemampuan daya tahan hidupnya terhadap matahari. bisa verifikasi lebih lanjut teori ini. jujur saja, saya sangat tertarik sekali.


Banyak kehidupan yg bisa bertahan dibawah air, misalnya ikan.
Selain itu Nuh tidak perlu membawa semua ras binatang, melainkan hanya tiap jenisnya saja, jadi tidak perlu membawa Singa, Harimau, Cheetah, Lynx, Kucing persia dll
Sudah banyak penelitian mengenai ukuran perahu Nuh dan terbukti bisa memuat berbagai jenis binatang darat.
ikan dan semua makhluk air sangat sensitif terhadap salinitas/kegaraman air. masukkan saja ikan teri ke baskom berisi air akua atau ikan mujair cemplungin ke air laut. lihat apa yang terjadi. banjir besar bisa merubah drastis salinitas yg dibutuhkan masing2 makhluk air (udang, kepiting, cumi2. dll)

dan bagaimana dengan serangga? berapa puluh juta keluarga serangga/kumbang/lipan/laba-laba? dikoleksi ke bahtera juga itu semua? harus sepasang2 kan? jenis mamalia yg hidup di tundra sampai hingga hutan tropis bahkan gurun teramat-amat tak terhitung...


Piramida dibangun setelah banjir besar.
piramida tertua mesir lebih dari 4500 tahun umurnya. bahkan ada bangunan lain yg jauh lebih tua seperti zigurat bangsa akadia/babilonia/sumeria, dll)


Pengamatan Tree Ring hanya menjelaskan jumlah lingkaran dibatang pohon, jumlah ini kemudian di -interpretasikan-
Interpretasi manusia hanya terbatas pada pohon2 yg hidup dijaman sekarang, tidak ada penjelasan mengenai bagaimana iklim yg terjadi sesaat setelah banjir besar melanda dunia.

Jadi interpretasi Tree Ring lebih cocok untuk menghitung usia pepohonan jaman modern dimana kita tahu bahwa iklimnya memang sama dengan yg saat ini.
sekali lagi, teori baru. seperti saya bilang, beberapa pohon berusia bahkan melebihi 4500 tahun tahun. tak ada pengamatan thp pohon2 tsb yg telah mengalami kebasahan esktrem spt itu.
dan jangan lupa, saat banjir, akan ada banyak endapan "tanah dijungkirbalikkan". karena banjir melanda seluruh bumi, akan teramati dimanapun di seluruh penjuru dunia, adanya endapan tanah padan kurun waktu yang sama dan seragam. bahkan ketebalannya juga gak bakal beda jauh. termasuk di kutub. situh tau kan kalo es di kutub suka dibor sampai ribuan meter (begitupun tanah2 biasa yg dibor utk penentuan umur batuan, saya pernah meelakukkan "cutting" seperti ini di laboratorium) tapi tidak ditemukan indikator endapan universal maha penting itu.

saat ini bahkan "cutting" dari es menjadi indikator amat penting prdiksi cuaca masa lampau. satu2nya yg tercatat sbg "banjir" yg merubah iklim ekstrem iutu, itu pada masa-masa mencairnya gleiser raksasa pada masa pleistosen ke atas. jelas bukan 4500 tahun

gini deh, biar gak maen tebak-tebakan, mengutip kata favorit situh, "penelitian dan bukti empiris"-nya dikeluarin saja.

AsLan
06-05-2012, 10:22 PM
wkowkwowko... kalo mau baca jurnal ilmiah, nih salah satunya http://www.clv-server.de/pdf/255255.pdf
bagaimana mahluk hidup membutuhkan yg namanya Informasi untuk memiliki tubuh yg baik dan berfungsi secara benar.

Sebaliknya orang Evolusi bolak balik cuma ngomong tentang lalat buah atau bakteri resistan sebagai bukti Evolusi, padahal itu bukan information gaining, cuma sekedar Natural Selection, Negative Mutation atau Horizontal Gene Transfer.

Dari dulu bakteri diamati terus, sampai sekarang mereka masih jadi bakteri, kapan bisa jadi mahluk non bakteri ya ?::grrr:: kayaknya ada yg salah dengan teori "agung"


Penyebaran manusia sudah jutaan tahun ?

Ok lu mau membantah Teori Banjir dengan menunjukkan bahwa fosil manusia usianya jutaan tahun.
Tapi "fosil jutaan tahun "tidak bisa diukur dengan Carbon 14, maka terpaksa harus mengukur batuan disekitar fosil.

Sedangkan asumsi pengukuran batuan disekitar fosil akan batal kalau fosil itu terkubur oleh banjir :ngopi:


Mengenai karang sama seperti mahluk hidup lain, masing2 berkembang menjadi berbagai macam ras atau sub species, misalnya Anjing, Serigala, Dingo masing2 memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri.


ikan dan semua makhluk air sangat sensitif terhadap salinitas/kegaraman air. masukkan saja ikan teri ke baskom berisi air akua atau ikan mujair cemplungin ke air laut. lihat apa yang terjadi. banjir besar bisa merubah drastis salinitas yg dibutuhkan masing2 makhluk air (udang, kepiting, cumi2. dll)


Ikan jaman sekarang memang begitu tapi tidak berarti ikan di jaman Nuh sama seperti itu.


dan bagaimana dengan serangga? berapa puluh juta keluarga serangga/kumbang/lipan/laba-laba? dikoleksi ke bahtera juga itu semua? harus sepasang2 kan? jenis mamalia yg hidup di tundra sampai hingga hutan tropis bahkan gurun teramat-amat tak terhitung...

Semua serangga dan hewan2 darat masuk ke kapal sepasang2, dan sudah saya katakan bahwa tidak harus semua sub species, cukup sepasang laba2, sepasang kumbang dst setelah banjir selesai barulah mereka berkembang biak menjadi berbagai sub species melalui Mutasi, Seleksi alam dan Variasi.


piramida tertua mesir lebih dari 4500 tahun umurnya. bahkan ada bangunan lain yg jauh lebih tua seperti zigurat bangsa akadia/babilonia/sumeria, dll)

Itu kan kepercayaanmu.
Sejarah Egypt yg lu tau itu ditulis berdasarkan tulisan seorang pendeta bernama Manetho yg bekerja dibawah Ptolomy II.
Dan tulisan ini jauh dari rapi, pada dasarnya dia menulis sejarah tanpa Chronology yg benar, seperti semua catatan kerajaan, tahun2 selalu ditulis sebagai tahun sekian dari raja anu, bukan kronologi secara umum.

Seorang ahli sejarah di abad 4 yg bernama Eusebius sudah menangkap hal ini dan menuliskan :


“Several Egyptian kings ruled at the same time. . . . It was not a succession of kings occupying the throne one after the other, but several kings reigning at the same time in different regions.”4 Because Manetho’s history lists the reigns of kings who ruled simultaneously, historians should not add the years of the kings’ reigns together as if the kings ruled one after another.


Potongan Es juga harus di -interpretasikan-
jangan kira bahwa interpretasi2 itu benar dan selalu scientific karena selalu atas dasar asumsi2 yg belum tentu benar.

Lu mengasumsikan bahwa saat terjadi banjir besar, lapisan es di kutub sama seperti sekarang sehingga terjadi endapan tanah/batuan diatas es yg kemudian tertutup lagi oleh lapisan es berikutnya.

Itu asumsinya adalah es di kutub tidak mencair saat itu.

thamacaat
06-05-2012, 11:11 PM
wkowkwowko... kalo mau baca jurnal ilmiah, nih salah satunya http://www.clv-server.de/pdf/255255.pdf
bagaimana mahluk hidup membutuhkan yg namanya Informasi untuk memiliki tubuh yg baik dan berfungsi secara benar.
ya ampun, situh sendiri gak baca dengan baik artikelnya ya? itu sih bukan jurnal sains, tapi penafsiran sains. nyomot tulisan orang sana-sini, lalu diklaim untuk membuktikan penafsiran si penulis. bukan hasil penelitian dia sendiri, cuma nyomot2 penelitian yg lain--ambil yg dirasa perlu, pura2 gak tau dg sisanya. mining quote dimana-mana.

Sebaliknya orang Evolusi bolak balik cuma ngomong tentang lalat buah atau bakteri resistan sebagai bukti Evolusi, padahal itu bukan information gaining, cuma sekedar Natural Selection, Negative Mutation atau Horizontal Gene Transfer.

buka wiki utk portal evolusi. ada tuh sejambreng tulisan menganai "evidences for evolution" :D


Penyebaran manusia sudah jutaan tahun ?

Ok lu mau membantah Teori Banjir dengan menunjukkan bahwa fosil manusia usianya jutaan tahun.
Tapi "fosil jutaan tahun "tidak bisa diukur dengan Carbon 14, maka terpaksa harus mengukur batuan disekitar fosil.

Sedangkan asumsi pengukuran batuan disekitar fosil akan batal kalau fosil itu terkubur oleh banjir :ngopi:
saya tidak membantah, saya hanya menguji kevalidan asumsi banjir maha besar 4500 tahun lalu. sejauh ini hanya spekulasi tanpa bukti empiris

dan penyebaran manusia jutaan tahun tiu gak melulu dari fosil manusianya saja. berbagai artefak seperti peralatan purba dan lukisan dinding menjadi bukti tak terbantahkan bahwa penyebaran manusia sudah sangat-sangat lama. gak tau deh kalau ada kelalawar bisa ngegambar di gua.



Mengenai karang sama seperti mahluk hidup lain, masing2 berkembang menjadi berbagai macam ras atau sub species, misalnya Anjing, Serigala, Dingo masing2 memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri.

Ikan jaman sekarang memang begitu tapi tidak berarti ikan di jaman Nuh sama seperti itu.

klaim dan teori tanpa bukti.

karang itu bukan sekedar spesies lho, sebuah keluarga amat besar dari filum porifera dan sebagian echinodermata. tingkatan filum jauh di atas spesies.



Semua serangga dan hewan2 darat masuk ke kapal sepasang2, dan sudah saya katakan bahwa tidak harus semua sub species, cukup sepasang laba2, sepasang kumbang dst setelah banjir selesai barulah mereka berkembang biak menjadi berbagai sub species melalui Mutasi, Seleksi alam dan Variasi.

ya ampun, jadi situh nganggap semua serangga satu spesies? begitu juga kumbang? kumbang dan serangga merupakan geng dg anggota spesies paling banyak di seluruh dunia hewan. buka wiki. serius, situh sangat membutuhkannya untuk membedakan antara spesies dan subspesies.


Itu kan kepercayaanmu.
Sejarah Egypt yg lu tau itu ditulis berdasarkan tulisan seorang pendeta bernama Manetho yg bekerja dibawah Ptolomy II.
Dan tulisan ini jauh dari rapi, pada dasarnya dia menulis sejarah tanpa Chronology yg benar, seperti semua catatan kerajaan, tahun2 selalu ditulis sebagai tahun sekian dari raja anu, bukan kronologi secara umum.

Seorang ahli sejarah di abad 4 yg bernama Eusebius sudah menangkap hal ini dan menuliskan
ilmuwan dan sejarawan modern sudah mempertimbangkan hal tersebut. makanya disiplin sains tsb bertalian erat dg arkeologi, paleontologi, dll. juga dikroscek dg sumber lain. memangnya cuma satu sumber doang yg digunain?


Potongan Es juga harus di -interpretasikan-
jangan kira bahwa interpretasi2 itu benar dan selalu scientific karena selalu atas dasar asumsi2 yg belum tentu benar.

Lu mengasumsikan bahwa saat terjadi banjir besar, lapisan es di kutub sama seperti sekarang sehingga terjadi endapan tanah/batuan diatas es yg kemudian tertutup lagi oleh lapisan es berikutnya.

Itu asumsinya adalah es di kutub tidak mencair saat itu.

tau berapa tebal es kutub? ada bukti yg menyatakan bahwa sejak zaman sejarah dimulai, es kutub pernah mencair seluruhnya?

interpretasi tsb tentu saja menggunakan asumsi dan teori, tapi asumsinya kokoh, bisa dipertanggungjawabkan, bisa diuji dg lintas sains. nah, sekarang dimana bukti empiris asumsi situh? jangan karena situh gak ngerti benar asumsi yg orang gunain, lantas dibilang asumsi tsb salah. ketidakmengertian tidak berarti kesalahan.

asumsi situh skrg gmn?

tsu
06-05-2012, 11:38 PM
diskusi panjang....

sori OOT sebentar yah

Mus, situh posting sebanyak ini make mobile devices ? apaan ? iPad ?

OOT end, bisa dilanjutkan lagi
::maap::

thamacaat
07-05-2012, 08:27 AM
hengpon nokia 1112 punya saya :D. candybar, monokrom, 2G, radio FM, alarm-clock, calculator, sms, games tapi udah polifonik sih, meski gak support mp3 :cengir:

AsLan
07-05-2012, 10:33 AM
ya ampun, situh sendiri gak baca dengan baik artikelnya ya? itu sih bukan jurnal sains, tapi penafsiran sains. nyomot tulisan orang sana-sini, lalu diklaim untuk membuktikan penafsiran si penulis. bukan hasil penelitian dia sendiri, cuma nyomot2 penelitian yg lain--ambil yg dirasa perlu, pura2 gak tau dg sisanya. mining quote dimana-mana.

buka wiki utk portal evolusi. ada tuh sejambreng tulisan menganai "evidences for evolution" :D


saya tidak membantah, saya hanya menguji kevalidan asumsi banjir maha besar 4500 tahun lalu. sejauh ini hanya spekulasi tanpa bukti empiris

dan penyebaran manusia jutaan tahun tiu gak melulu dari fosil manusianya saja. berbagai artefak seperti peralatan purba dan lukisan dinding menjadi bukti tak terbantahkan bahwa penyebaran manusia sudah sangat-sangat lama. gak tau deh kalau ada kelalawar bisa ngegambar di gua.


klaim dan teori tanpa bukti.

karang itu bukan sekedar spesies lho, sebuah keluarga amat besar dari filum porifera dan sebagian echinodermata. tingkatan filum jauh di atas spesies.



ya ampun, jadi situh nganggap semua serangga satu spesies? begitu juga kumbang? kumbang dan serangga merupakan geng dg anggota spesies paling banyak di seluruh dunia hewan. buka wiki. serius, situh sangat membutuhkannya untuk membedakan antara spesies dan subspesies.


ilmuwan dan sejarawan modern sudah mempertimbangkan hal tersebut. makanya disiplin sains tsb bertalian erat dg arkeologi, paleontologi, dll. juga dikroscek dg sumber lain. memangnya cuma satu sumber doang yg digunain?



tau berapa tebal es kutub? ada bukti yg menyatakan bahwa sejak zaman sejarah dimulai, es kutub pernah mencair seluruhnya?

interpretasi tsb tentu saja menggunakan asumsi dan teori, tapi asumsinya kokoh, bisa dipertanggungjawabkan, bisa diuji dg lintas sains. nah, sekarang dimana bukti empiris asumsi situh? jangan karena situh gak ngerti benar asumsi yg orang gunain, lantas dibilang asumsi tsb salah. ketidakmengertian tidak berarti kesalahan.

asumsi situh skrg gmn?



Hohoho... begitu dikasi tulisan Science yg membantah Evolusi langsung kaget dan menuduh sebagai bukan science, lu bilang ada bukti Evolusi, coba deh sini paparkan, dari dulu gw tanya berulang2 apa ada bukti atau pengamatan perubahan mahluk hidup menjadi jenis yg lain, mana koq gak di jawab2 ?

Atau gini deh, tunjukkan siapa nenek moyang manusia dan evident perubahan dari nenek moyang itu menjadi manusia, atau mahluk lain juga boleh, misalnya nenek moyang burung bagaimana proses perubahan secara bertahap dan berangsur2 mahluk tersebut menjadi burung, jangan cuma fiksi ya, dari dulu cuma cerita2 doang :))

serius nih kayaknya Teori Evolusi bener2 berdiri diatas kepercayaan doang. ::grrr::

thamacaat
07-05-2012, 12:54 PM
udah nyerah dan mengalihkan topik pembicaraan nih? :ninja:

apakah sekarang kita memutuskan, mana yang "berdiri diatas kepercayaan doang" itu evolusi atau tim-eline banjir 4500 tahun :D

---------- Post added at 10:54 AM ---------- Previous post was at 10:49 AM ----------

serius, situh bahkan harus baca sendiri artikel buatan kresionis itu--kalo gak mau baca buku ttg evolusi mah. itu sih artikel penafsiran sains (baca: klaim) bukan penelitian sains.

AsLan
07-05-2012, 01:01 PM
udah nyerah dan mengalihkan topik pembicaraan nih? :ninja:

apakah sekarang kita memutuskan, mana yang "berdiri diatas kepercayaan doang" itu evolusi atau tim-eline banjir 4500 tahun :D

---------- Post added at 10:54 AM ---------- Previous post was at 10:49 AM ----------

serius, situh bahkan harus baca sendiri artikel buatan kresionis itu--kalo gak mau baca buku ttg evolusi mah. itu sih artikel penafsiran sains (baca: klaim) bukan penelitian sains.


Justru sampiyan yg terus menerus mengalihkan pembicaraan,
dari awal sudah gw tanya tentang bukti Evolusi gak pernah dijawab malah nanya2 tentang macem2 yg jauh dari topik :))

---------- Post added at 11:01 AM ---------- Previous post was at 10:56 AM ----------

Gini deh biar lu gak lari2 kemana2, silahkan buka topik baru mengenai Banjir Nuh, gw akan tanggapin disana.
Gw gak mau Topik Evolusi ini dialihkan menjadi topik2 lain dan ada usaha2 untuk membuat kita melupakan inti permasalahan yg utama yaitu Tidak ada Bukti Evolusi !

thamacaat
07-05-2012, 01:12 PM
;D

kalau buka topik banjir nuh, nanti bawa2 agama, padahal yg disoroti di sini adalah bagaimana mekanisme banjir besar bisa memunculkan varian makhluk hidup yg amat banyak di setiap niche dan bioma dalam tempo yang amat singkat. paleobiogeografi memegang kunci penting dalam konsep evolusi.

yang duluan nyebut banjir kan situh, sebagai tandingan untuk membantah teori fosil. saya hanya mau mengelaborasi dr segi sainsnya, apakah situh bisa menunjukan bukti sainsnya dengan asumsi dan dasar kuat. jangan terlalu bersemangat menuduh asumsi teori orang lain salah, tapi teori sendiri juga menggunakan dasar yg lemah.

AsLan
07-05-2012, 01:17 PM
;D

kalau buka topik banjir nuh, nanti bawa2 agama, padahal yg disoroti di sini adalah bagaimana mekanisme banjir besar bisa memunculkan varian makhluk hidup yg amat banyak di setiap niche dan bioma dalam tempo yang amat singkat. paleobiogeografi memegang kunci penting dalam konsep evolusi.

yang duluan nyebut banjir kan situh, sebagai tandingan untuk membantah teori fosil. saya hanya mau mengelaborasi dr segi sainsnya, apakah situh bisa menunjukan bukti sainsnya dengan asumsi dan dasar kuat. jangan terlalu bersemangat menuduh asumsi teori orang lain salah, tapi teori sendiri juga menggunakan dasar yg lemah.

Kwowkowo... bukan masalah bukti yg lemah tapi justru gak ada buktinya, itu kalo kita bicara Evolusi :))

thamacaat
07-05-2012, 01:23 PM
jadi, mana yg punya bukti kuat kalo begitu? apa saja buktinya? :D

AsLan
07-05-2012, 01:29 PM
jadi, mana yg punya bukti kuat kalo begitu? apa saja buktinya? :D
ok jadi lu udah ngaku bahwa Teori Evolusi gak ada buktinya ?

Kalo lu udah ngaku gitu boleh aja kita mulai diskusi yg baru tentang Banjir besar.

thamacaat
07-05-2012, 01:43 PM
anggap aja kita melihat teori penyebaran dan diversifikasi hewan dan tumbuhan dari sudut pandang baru. sains menerima semua pandangan dari teori alternatif. tentu saja nantinya teori2 tsb diuji dg alat-alat sains yg berlaku, apakah teori tsb lolos atau tidak, mana yg kokoh mana yg tidak. saling perbandingkan, kalau yg alternatif gak kokoh, yah berarti kita menerima yg utama kan? :cengir:

AsLan
07-05-2012, 01:51 PM
anggap aja kita melihat teori penyebaran dan diversifikasi hewan dan tumbuhan dari sudut pandang baru. sains menerima semua pandangan dari teori alternatif. tentu saja nantinya teori2 tsb diuji dg alat-alat sains yg berlaku, apakah teori tsb lolos atau tidak, mana yg kokoh mana yg tidak. saling perbandingkan, kalau yg alternatif gak kokoh, yah berarti kita menerima yg utama kan? :cengir:

halah gak usah ngomong panjang lebar, lu akui gak kalo Teori Evolusi itu gak ada buktinya ?
tar kalo udah baru deh terserah kita mau bahas yg lain lagi, entah itu ledakan mahluk hidup cambrian atau banjir besar dst gw layanin, tapi yg ini diberesin dulu.

thamacaat
07-05-2012, 02:08 PM
diberesin apanya? saya sih masih menganggap teori evolusi sebagai teori sains. situh juga kan dah mengakui evolusi bukan sebagai hipotesis (ingat postingan dana?), tapi sbg teori, artinya situh juga dah ngakui teori memiliki bukti. apa perlu dijabarkan kembali falsifikasi sains? :cengir:

mana teori alternatifnya? :D

AsLan
07-05-2012, 02:15 PM
diberesin apanya? saya sih masih menganggap teori evolusi sebagai teori sains. situh juga kan dah mengakui evolusi bukan sebagai hipotesis (ingat postingan dana?), tapi sbg teori, artinya situh juga dah ngakui teori memiliki bukti. apa perlu dijabarkan kembali falsifikasi sains? :cengir:

mana teori alternatifnya? :D

Teori Alternatifnya adalah Intelegent Design, dan topiknya sudah dibuat oleh Purba, silahkan mampir kesana.

Ah Teori Evolusi memang kelihatannya pernah punya bukti, tapi sejalan dengan perkembangan Science, bukti2 yg pernah ada itu menjadi tidak valid.

Dulu orang mengira mahluk hidup bisa mengembangkan tubuhnya menjadi jenis2 yg lebih tinggi, saat itu ditunjukkan bukti mengenai lalat buah atau ngengat hitam putih, tapi setelah manusia menemukan DNA dan biologi Molekular ternyata mahluk hidup tidak punya kemampuan itu, yang terjadi hanya kerusakan Informasi DNA, sebuah Devolusi bukan Evolusi.

thamacaat
07-05-2012, 02:19 PM
jadi, saya tanya ttg teori banjir itu di tred sana aja ya? oke, meluncur.

danalingga
07-05-2012, 02:27 PM
Teori Alternatifnya adalah Intelegent Design, dan topiknya sudah dibuat oleh Purba, silahkan mampir kesana.

Ah Teori Evolusi memang kelihatannya pernah punya bukti, tapi sejalan dengan perkembangan Science, bukti2 yg pernah ada itu menjadi tidak valid.

Dulu orang mengira mahluk hidup bisa mengembangkan tubuhnya menjadi jenis2 yg lebih tinggi, saat itu ditunjukkan bukti mengenai lalat buah atau ngengat hitam putih, tapi setelah manusia menemukan DNA dan biologi Molekular ternyata mahluk hidup tidak punya kemampuan itu, yang terjadi hanya kerusakan Informasi DNA, sebuah Devolusi bukan Evolusi.

Harusnya kalo bicara science sih intelegent design belum teori tapi masih hipotesa atau malah dibawah hipotesa.

*sekedar mengkoreksi*

AsLan
07-05-2012, 02:37 PM
Harusnya kalo bicara science sih intelegent design belum teori tapi masih hipotesa atau malah dibawah hipotesa.

*sekedar mengkoreksi*

ya silahkan bantah, kalo gak ada bantahan yg masuk akal maka Intelegent Design adalah Teori, begitu ?

halah... pada sok ilmiah pake2 istilah canggih2, pada dasarnya yg benar adalah benar yg salah ya salah, meskipun didandani dengan berbagai istilah2 ilmiah atau didukung oleh orang2 yg gelarnya panjang2, sebuah kesalahan tetaplah sebuah kesalahan.

Kepercayaan pada suatu hal tanpa bukti adalah Iman.

Mengakui iman koq malu ? ::grrr::

danalingga
07-05-2012, 02:53 PM
ya silahkan bantah, kalo gak ada bantahan yg masuk akal maka Intelegent Design adalah Teori, begitu ?

halah... pada sok ilmiah pake2 istilah canggih2, pada dasarnya yg benar adalah benar yg salah ya salah, meskipun didandani dengan berbagai istilah2 ilmiah atau didukung oleh orang2 yg gelarnya panjang2, sebuah kesalahan tetaplah sebuah kesalahan.

Kepercayaan pada suatu hal tanpa bukti adalah Iman.

Mengakui iman koq malu ? ::grrr::

Gue nggak membantah dan nggak juga mengikuti. Gue menunggu "sidang ilmuwan" mengesahkannya.
Soale gue nggak punya kapasitas menilainya, yang punya harusnya ilmuwan yang disiplin ilmunya
berkaitan.

Kalo gue kapasitasnya main saham. ;))

thamacaat
07-05-2012, 03:11 PM
ya silahkan bantah, kalo gak ada bantahan yg masuk akal maka Intelegent Design adalah Teori, begitu ?

LOL. aslan belajar deh ttg falsifikasi sains dan metode berpikir ilmiah.

untuk naik level menjadi teori, perlu bukti yg bisa diverifikasi dan konsisten dg bukti lainnya.

untuk masuk teori bukan karena "gak ada bantahan", tapi "adanya bukti" yg bisa diuji menurut kaidah sains yg disepakati.

kalau ada yg bilang "ada planet yg semuanya berupa berlian super raksasa". Ini jelas gak ada yg bisa membantah, tapi omongan ini jelas gak bisa dikatakan teori menurut kaidah sains, karena gak ada buktinya.

*meski gampang sih dipatahin omongan ini dg mekanika pembentukan planet*

danalingga
07-05-2012, 03:14 PM
Mungkin Aslan lupa kalo thread ini di ilmu pengetahuan
bukan di kepercayaan.

AsLan
07-05-2012, 06:34 PM
LOL. aslan belajar deh ttg falsifikasi sains dan metode berpikir ilmiah.

untuk naik level menjadi teori, perlu bukti yg bisa diverifikasi dan konsisten dg bukti lainnya.

untuk masuk teori bukan karena "gak ada bantahan", tapi "adanya bukti" yg bisa diuji menurut kaidah sains yg disepakati.

kalau ada yg bilang "ada planet yg semuanya berupa berlian super raksasa". Ini jelas gak ada yg bisa membantah, tapi omongan ini jelas gak bisa dikatakan teori menurut kaidah sains, karena gak ada buktinya.

*meski gampang sih dipatahin omongan ini dg mekanika pembentukan planet*


hohoho... lalu bagaimana dengan Teori Evolusi ? disitu dikatakan bahwa mahluk hidup berubah dari tingkat yg sederhana menjadi yg kompleks, mana buktinya ? koq gak ada model laboratorium yg bisa menunjukkan terjadinya hal ini ?

Kalo gak ada bukti namanya apa ?

Mungkin kalian lupa kalo ini trit Ilmu pengetahuan, bukan kepercayaan :))

danalingga
07-05-2012, 07:09 PM
@Aslan:

Sebagai orang awam sih gue simple aja mikirnya.
Saati ini yang resmi digunakan sebagai tool
untuk menjelaskan keanekaragaman hayati oleh kalangan ilmiah
(ilmuwan) adalah teori evolusi. Ya gue make itu.

Kalo nanti ternyata intelegent design sudah resmi menjadi tool
di kalangan ilmiah, ya gue pake itu.

Dan mengenai ini:


hohoho... lalu bagaimana dengan Teori Evolusi ? disitu dikatakan bahwa mahluk hidup berubah dari tingkat yg sederhana menjadi yg kompleks, mana buktinya ? koq gak ada model laboratorium yg bisa menunjukkan terjadinya hal ini ?

Apa benar itu teori evolusi? Apa benar tidak ada bukti? Ya saya serahkan pada ahlinya saja. :D

Tapi secara pemikiran awam sih, kalo benar itu teori evolusi dan tidak punya bukti pasti sudah tidak
dipakai lagi oleh kalangan ilmiah (ilmuwan). Setahuku begitu alurnya kalo di ilmu pengetahuan sih.
Entah kalo di kepercayaan. ;))

---------- Post added at 05:09 PM ---------- Previous post was at 04:49 PM ----------

Tadi iseng2 browsing nemu ini nih:


Edit: Carbon dating can only be used on materials that are less than about 50,000 years old, so it can't be used on fossils.
The ages of fossils are generally constrained by radiometric dating of suitable rocks (i.e. igneous or metamorphic) in proximity to their containing strata within the lithological sequence.

source (http://wiki.answers.com/Q/How_is_the_age_of_fossils_determined)

Entah apa maksudnya constrained by radiometric dating. Ada yang bisa menjelaskan?

AsLan
07-05-2012, 07:20 PM
@Aslan:

Sebagai orang awam sih gue simple aja mikirnya.
Saati ini yang resmi digunakan sebagai tool
untuk menjelaskan keanekaragaman hayati oleh kalangan ilmiah
(ilmuwan) adalah teori evolusi. Ya gue make itu.

Kalo nanti ternyata intelegent design sudah resmi menjadi tool
di kalangan ilmiah, ya gue pake itu.

Dan mengenai ini:



Apa benar itu teori evolusi? Apa benar tidak ada bukti? Ya saya serahkan pada ahlinya saja. :D

Tapi secara pemikiran awam sih, kalo benar itu teori evolusi dan tidak punya bukti pasti sudah tidak
dipakai lagi oleh kalangan ilmiah (ilmuwan). Setahuku begitu alurnya kalo di ilmu pengetahuan sih.
Entah kalo di kepercayaan. ;))

---------- Post added at 05:09 PM ---------- Previous post was at 04:49 PM ----------

Tadi iseng2 browsing nemu ini nih:



source (http://wiki.answers.com/Q/How_is_the_age_of_fossils_determined)

Entah apa maksudnya constrained by radiometric dating. Ada yang bisa menjelaskan?


Tentang fossil, batuan dan Radio dating dikumpulin di trit Perancang Cerdasnya Purba aja lah biar gak ribet.

Mengenai "kalangan ilmiah"...

apa lu kira ilmuwan2 yg menentang Teori Evolusi bukan "kalangan ilmiah" ?

Kalo lu liat yg "Mayoritas" ya itu memang yg percaya Teori Evolusi, tapi masalahnya apakah mayoritas pasti benar dan minoritas pasti salah ?

Masalahnya dibalik Urusan Teori Evolusi ada sebuah Jurang yg sangat ditakuti oleh para Ilmuwan Atheis, itu sebabnya mereka tetap mempertahankan Teori Evolusi meskipun sudah ditunjukkan berbagai cacad logika yg ada didalamnya.

Yang saya sebut sebagai Jurang yg menakutkan itu adalah: penelitian asal usul mahluk hidup ujung2nya akan menemukan bahwa mahluk hidup tidak bisa muncul dengan sendirinya melainkan ada yg merancangnya.

Kalau ini sampai di akui maka apa jadinya dengan kebanggan kaum Atheis ? bisa runtuh semua.

Maka Teori Evolusi adalah satu2nya "teori ilmiah" yg tidak mengikuti kaidah ilmiah tapi tetap dipertahankan sebagai sebuah teori ilmiah karena ini adalah benteng pertahanan dari Mayoritas Scientist di Barat... yg mayoritas Atheis.

danalingga
07-05-2012, 07:32 PM
Tentang fossil, batuan dan Radio dating dikumpulin di trit Perancang Cerdasnya Purba aja lah biar gak ribet.

Mengenai "kalangan ilmiah"...

apa lu kira ilmuwan2 yg menentang Teori Evolusi bukan "kalangan ilmiah" ?

Kalo lu liat yg "Mayoritas" ya itu memang yg percaya Teori Evolusi, tapi masalahnya apakah mayoritas pasti benar dan minoritas pasti salah ?

Masalahnya dibalik Urusan Teori Evolusi ada sebuah Jurang yg sangat ditakuti oleh para Ilmuwan Atheis, itu sebabnya mereka tetap mempertahankan Teori Evolusi meskipun sudah ditunjukkan berbagai cacad logika yg ada didalamnya.

Yang saya sebut sebagai Jurang yg menakutkan itu adalah: penelitian asal usul mahluk hidup ujung2nya akan menemukan bahwa mahluk hidup tidak bisa muncul dengan sendirinya melainkan ada yg merancangnya.

Kalau ini sampai di akui maka apa jadinya dengan kebanggan kaum Atheis ? bisa runtuh semua.

Maka Teori Evolusi adalah satu2nya "teori ilmiah" yg tidak mengikuti kaidah ilmiah tapi tetap dipertahankan sebagai sebuah teori ilmiah karena ini adalah benteng pertahanan dari Mayoritas Scientist di Barat... yg mayoritas Atheis.

Kan gue bilang yang resmi Lan. Lah, kalo resminya pake teori evolusi mosok gue make yang nggak resmi?
Mosok gue milih yang level hipotesa dibanding yang level teori? Yang bener aja lo Lan.

Dan kalo memang intelegent design lebih bisa menjelaskan dibanding teori evolusi ya cuma masalah
waktu saja menjadi tool resmi di ilmu pengetahuan. Saya tunggu saat itu. ;)

Kalo soal yang lain2 (ilmuwan tidak jujurlah, ilmuwan tidak dipercayalah, tidak ilmiahlah) di komen lo
sih mirip2 teori konspirasi Ndableg. :))

---------- Post added at 05:32 PM ---------- Previous post was at 05:30 PM ----------

Oh iya, kalo radiometric dating sih harusnya di sini. Kan ini thread teori evolusi.
Lagian gue sih nanya ke semua itu. Bukan ke Lo khusus Lan? Itu murni gue nanya
karena nggak tahu.

AsLan
07-05-2012, 07:49 PM
Kan gue bilang yang resmi Lan. Lah, kalo resminya pake teori evolusi mosok gue make yang nggak resmi?
Mosok gue milih yang level hipotesa dibanding yang level teori? Yang bener aja lo Lan.

Dan kalo memang intelegent design lebih bisa menjelaskan dibanding teori evolusi ya cuma masalah
waktu saja menjadi tool resmi di ilmu pengetahuan. Saya tunggu saat itu. ;)

Kalo soal yang lain2 (ilmuwan tidak jujurlah, ilmuwan tidak dipercayalah, tidak ilmiahlah) di komen lo
sih mirip2 teori konspirasi Ndableg. :))

---------- Post added at 05:32 PM ---------- Previous post was at 05:30 PM ----------

Oh iya, kalo radiometric dating sih harusnya di sini. Kan ini thread teori evolusi.
Lagian gue sih nanya ke semua itu. Bukan ke Lo khusus Lan? Itu murni gue nanya
karena nggak tahu.

Ada banyak trit yg ujung2nya membahas teori Evolusi, daripada nyebar2 ke berbagai jalur mendingan dibagi2 ke trit2 khusus.

Masalah resmi gak resmi siapa yg menentukan ?
Sampai sekarang banyak Ilmuwan yg sama sekali menolak Teori Evolusi, mereka punya gelar yg resmi dan punya alasan yg jelas mengapa mereka menolak Teori ini.

Ini cuma masalah mayoritas dan minoritas aja, kalau redaktur dari majalah2 Science isinya para penganut Evolusi ya wajar saja mereka menyortir dan menolak pandangan2 yg berbeda dari pandangan mereka.

Universitas2 juga banyak yg sudah dikuasai oleh profesor2 atheis dan mereka menendang para profesor2 yg punya paham berbeda.

So... mayoritas menindas minoritas, ini terjadi dimana2.

---------- Post added at 05:49 PM ---------- Previous post was at 05:44 PM ----------

Masalah Radio Dating yg lu tanya itu baru aja gw jelasin di trit sebelah,
Intinya Carbon dating gak bisa mengukur apapun yg usianya lebih dari 50rb tahun karena jumlah carbon 14 sudah sangat sedikit untuk diperhitungkan.
Maka untuk menghitung fosil yg katanya udah jutaan tahun caranya adalah dengan menghitung usia batuan disekitar fosil itu, kalo usia batuan 5jt tahun maka usia fosil juga 5jt tahun.

Usia batuan bisa dihitung dengan teknik Radio Dating lain yg bukan Carbon dating.

danalingga
07-05-2012, 07:49 PM
@Aslan:

Resmi itu ditentukan kesepakatan ilmuwan atau aku sebut "sidang ilmuwan".
Mohon koreksinya ya tentang ini ya. Gue juga nggak terlalu paham.
Tapi yang saya pahami pas penetapan sesuatu itu menjadi teori
harusnya bukti2 nya sudah dibahas oleh banyak ilmuwan. Dan akhirnya
pada sepakat memang ini layak jadi teori. Atau mungkin ada organisasi
resmi ilmuwannya yang menetapkan.

Dan soal teori konspirasinya, yah gue mau bilang apa? Silahkan
suruh ilmuwan penolak teori evolusi untuk terus berjuang toh
pasti dibela Tuhan karena memperjuangkan Dia. Mosok Tuhan
tinggal diam sih. :D

AsLan
07-05-2012, 07:52 PM
@Aslan:

Resmi itu ditentukan kesepakatan ilmuwan atau aku sebut "sidang ilmuwan".
Mohon koreksinya ya tentang ini ya. Gue juga nggak terlalu paham.
Tapi yang saya pahami pas penetapan sesuatu itu menjadi teori
harusnya bukti2 nya sudah dibahas oleh banyak ilmuwan. Dan akhirnya
pada sepakat memang ini layak jadi teori. Atau mungkin ada organisasi
resmi ilmuwannya yang menetapkan.

Dan soal teori konspirasinya, yah gue mau bilang apa? Silahkan
suruh ilmuwan penolak teori evolusi untuk terus berjuang toh
pasti dibela Tuhan karena memperjuangkan Dia. Mosok Tuhan
tinggal diam sih. :D

ya berarti lu gak peduli dengan kebenaran, gak peduli mana yg benar mana yg salah, cuma peduli mana yg dianut oleh mayoritas doang.

danalingga
07-05-2012, 07:57 PM
ya berarti lu gak peduli dengan kebenaran, gak peduli mana yg benar mana yg salah, cuma peduli mana yg dianut oleh mayoritas doang.

Gue kan awam. Walau peduli gue bisa ngapain toh bidang ilmu gue bukan di-situ.

Istilahnya lo bohongin gue teori evolusi itu begini begitu ya gue manggut manggut aja
soale emang nggak tahu. Tapi kan kalo nggak tahu, ya gunakanlah yang memang resmi
digunakan. Misalnya kalo helm ya pake yang SNI walau belon tentu yang SNI lebih kuat
dari yang belum SNI. Tapi kan SNI probabilitsanya lebih gede kalo helm itu dah kuat.
Gitu kira2 analoginya.

Tapi ya gue tetap berusaha open mind. Nanti kalo ternyata ada perubahan, ya saya terima.

---------- Post added at 05:57 PM ---------- Previous post was at 05:53 PM ----------

Eh, tapi bentar. Kok gue jadi kejebak soal kebenaran.
Kan gue dah bilang dari dulu menurut gue
teori evolusi itu bukan kebenaran tapi tool. :D

thamacaat
07-05-2012, 08:46 PM
hohoho... lalu bagaimana dengan Teori Evolusi ? disitu dikatakan bahwa mahluk hidup berubah dari tingkat yg sederhana menjadi yg kompleks, mana buktinya ? koq gak ada model laboratorium yg bisa menunjukkan terjadinya hal ini ?

Kalo gak ada bukti namanya apa ?

Mungkin kalian lupa kalo ini trit Ilmu pengetahuan, bukan kepercayaan

situh berani bilang gak kalo Teori Relativitas Umum itu bukan sains karena tak bisa dimodelkan di laboratorium? Sampai detik ini, seakurat dan sedetail apapun alat yg digunakan ilmuwan untuk mendeteksi "gelombang gravitasi" gak pernah sukses, padahal itu adalah kunci terpenting dalam teori relativitas umum. I Dare You :cengir:

dan anak-anak jurusan astronomi pasti ngamuk kalo dibilang hampir semua teori yg dipelajarinya gak bisa dimodelkan di laboratorium :D

dewa_angin
07-05-2012, 09:56 PM
setuju om dana,teori evolusi masih ada dalam BSCS dan belum digantikan dengan teori penciptaan cerdas.

---------- Post added at 07:51 PM ---------- Previous post was at 07:41 PM ----------

eh, om rumus ini dosen biologi umum ya?

*sori OOT :D*[COLOR="Silver"]

---------- Post added at 07:56 PM ---------- Previous post was at 07:51 PM ----------

*edit, dopost,
mobile lemot :D*

AsLan
07-05-2012, 11:18 PM
situh berani bilang gak kalo Teori Relativitas Umum itu bukan sains karena tak bisa dimodelkan di laboratorium? Sampai detik ini, seakurat dan sedetail apapun alat yg digunakan ilmuwan untuk mendeteksi "gelombang gravitasi" gak pernah sukses, padahal itu adalah kunci terpenting dalam teori relativitas umum. I Dare You :cengir:

dan anak-anak jurusan astronomi pasti ngamuk kalo dibilang hampir semua teori yg dipelajarinya gak bisa dimodelkan di laboratorium :D

lu kira yg namanya Laboratorium itu pasti harus di ruangan 4x4 di pojok universitas :))

Teori2 Astronomi kan bisa diamati dan dibuktikan, lah Teori Evolusi... bisa diamati gak ? ada evident gak ?

Lu menyamakan Teori relativitas dengan Teori Evolusi ?
Teori Relativitas urusannya dengan akurasi, Teori Evolusi urusannya antara benar apa kagak :))





---------- Post added at 09:18 PM ---------- Previous post was at 09:17 PM ----------


setuju om dana,teori evolusi masih ada dalam BSCS dan belum digantikan dengan teori penciptaan cerdas.

---------- Post added at 07:51 PM ---------- Previous post was at 07:41 PM ----------

eh, om rumus ini dosen biologi umum ya?

*sori OOT :D*[COLOR="Silver"]

---------- Post added at 07:56 PM ---------- Previous post was at 07:51 PM ----------

*edit, dopost,
mobile lemot :D*

Kalo cuma setuju2 sih gampang, tunjukin bukti Evolusi dong, itu yg gak bisa :D

dewa_angin
07-05-2012, 11:52 PM
aiiihhh... :D

yang jelas kalau teori evolusi itu sudah tidak berlaku, maka evolusi akan dibuang dari BSCS. Eh, dulu teori atom dalton (bener ga nulisnya? Cuma ingat pelajaran kimia sma) itu juga ada pembuktiannya ya, si dalton memperbesar atom, terus diperlihatkan ke orang2 yg tidak percaya?

thamacaat
08-05-2012, 07:58 AM
lu kira yg namanya Laboratorium itu pasti harus di ruangan 4x4 di pojok universitas :))

Teori2 Astronomi kan bisa diamati dan dibuktikan, lah Teori Evolusi... bisa diamati gak ? ada evident gak ?

Lu menyamakan Teori relativitas dengan Teori Evolusi ?
Teori Relativitas urusannya dengan akurasi, Teori Evolusi urusannya antara benar apa kagak :))

saya hanya ingin menunjukan bahwa dalam ranah sains, kedudukan evolusi dan relativitas itu setara, gelarnya sama-sama "teori". beda dengan intelligent design yang gelarnya baru teo...logi.

lagian bukti evolusi gak semiskin yg situh kira kok. sempatkan waktu luang baca2 jurnal ilmiah, yg bener2 berkualitas ilmiah. bukan skimming buku yg diklaim ilmiah tapi ternyata cuma hasil penafsiran bukan penelitian ;D

salah satu saja:

http://www.nature.com/ngeo/journal/v5/n5/full/ngeo1441.html

purba
12-05-2012, 08:14 AM
@AsLan

Nih lihat evolusi sirip ke kaki:

http://images.nationalgeographic.com/wpf/media-live/photos/000/208/cache/new-handfish-species-fish-spotted_20879_600x450.jpg

Coba jelaskan, ikan tsb mengalami information-gain atau lost mutation?

:))

AsLan
13-05-2012, 11:06 PM
ngapain susah2 liat kaki ikan ? ::bwekk::

nih gw kasi bukti evolusi yg lebih canggih :

http://www.kopimaya.com/forum/image.php?u=101&dateline=1308488959-->http://ijrsh.files.wordpress.com/2008/10/surya-paloh-bagaimana-saya-dimata-anda-beri-komentarnya-dong-bingung-juga-kalo-pak-jk-paket-dengan-sby-kader-golkar-yang-potensial-pada-mau-dikemanain-jadinyae280a6interbakso-ijrsh.jpg?w=44&h=51

thamacaat
14-05-2012, 02:33 PM
keduanya sama-sama genus homo lho. jd gak lurus gituh rantai evolusinya :D

dewa_angin
15-05-2012, 03:28 PM
iy tuh om aslan.....

tsu
15-05-2012, 06:01 PM
iy tuh om aslan.....

apanya iya ? kasih komentar tolong yang jelas, ini thread ilmu pengetahuan ::bye::

beastmen85
13-08-2012, 12:23 AM
apa itu endosimbiotik? tlg jelaskan dgn penjelasan mudah dan penjelasan rumit, dan contoh2-nya ::maap::

thamacaat
13-08-2012, 07:10 AM
mau digabung ke tred evolusi? soalnya ini merupakan salah satu pembahasan di bidang evolusi. kalo mau, nanti saya coba jawab di sonoh

beastmen85
13-08-2012, 12:17 PM
^ monggo momod tersayang %kis

thamacaat
13-08-2012, 03:26 PM
udah saya merge yak :D

Secara singkat, endosimbiotik adalah simbiosis (interaksi) antara makhkluk hidup dimana satu makhluk berada di dalam tubuh (atau bahkan di dalam sel) makhluk lainnya. Contoh populer adalah bakteri usus yg hidup dlm tubuh manusia. Istilah endo (=di dalam) di buat utk membedakan interaksi antara makhluk hidup yg saling terpisah/di luar (ekso) seperti simbiosis burung jalak dan kerbau. burung jalaknya kan gak masuk ke dalam tubuh kerbau.

Jelas ya? Karena situh minta penjelasan yg lebih rumit dan mintah contoh juga, saya akan bahas yg namanya Teori Ensosimbiotik (TES) :D *boleh stop sampai sini kalau malas baca yg panjang ;D*

Ceritanya mundur ke belakang ke zaman bumi purba saat yg ada di bumi baru berupa sel-sel yg masih sederhana dan primitif. Saat itu 'kehidupan' yg ada di bumi baru berupa bakteri-bakteri sederhana dan sejenisnya yg masih berupa sel-sel prokariotik (sel sederhana yg belum memiliki inti sel sejati). Padahal seiring catatan fosil, terlihat "muncul" sel baru yg lebih kompleks yg disebut sel eukariot yg memiliki inti sel dna bagian2 sel komplet.

http://juwilda.files.wordpress.com/2010/10/prokaryoteeukaryote.jpg?w=614

Muncul dugaan bagaimana bisa sebuah sel yg kompleks seperti eukariot muncul dari sel-sel prokariot sederhana. Tahun 1981, seorang ilmuwan bernama Margulis mengajukan TES untuk menjawab pertanyaan bagaimana proses evolusi dari sel prokariot menjadi sel eukariot. Menurutnya, sel eukariot meupakan hasil evolusi dari sel-sel prokariot nenek moyang yang saling bebas dalam urutan yang spesifik.

Sel-sel "nenek moyang" ini yg terdiri dr sel inang arkea metanogen serupa dg bakteri Thermoplasma), nenek moyang mitokondria (serupa Daptobacter dan Bdellovibrio), nenek moyang kloroplas (serupa Cyanobacter) dan nenek moyang struktur pergerakan selular (serupa Spirochete). Patut dicatat bahwa ukuran-ukuran organel (bagian2 sel spt mitokondria, klorofil, dll) itu seukuran dan memiliki fungsi sama dg bakteri-bakteri yg disebutkan. Mengindikasikan bahwa memang evolusi eukariot memang berasal dr prokariot yg digabungkan.

Para nenek moyang simbion (makhluk yg melakukan simbiotik) masuk ke sel inang sebagai makanan yang tidak dicerna atau sebagai parasit internal yang kemudian antar mereka saling bekerjasama yang disebut endosimbiosis. Ketika mereka menjadi saling tergantung maka simbiosis antar mereka menjadi saling tak terpisahkan. Setelah tak terpisahkan inilah, sel eukariot terbentuk dan tidak lagi berpencar-pencar menjadi sel prokariot lagi. TES bisa menjelaskan, mengapa umur fosil makhluk hidup eukariot selalu lebih muda drpd umur fosil prokariot, eukariot muncul belakangan.

Apakah TES bisa dibuktikan? Bukti eksperimental terhadap TES dilakukan oleh Kwang W Jeon (1991) dengan cara menginfeksikan bakteri ke dlm amuba, dan berhasil! Bukti lainnya adalah mitokondria dan kloroplas yang ditemukan dalam sel-sel eukariot modern ternyata mempunyai genom tersendiri yang berbentuk sirkular sebagaimana halnya pada prokariot, dan juga mempunyai mesin sintesis protein yang terpisah dari inti. Dan bukti-bukti lainnya. Tapi bagaimanapun TES bukan satu-satunya teori yg menjelaskan tentang asal-usul sel kompleks ini. Ada banyak teori lain yg saling melengkapi satu sama lainnya.

beastmen85
13-08-2012, 05:39 PM
oh. i see.
itu spt rockman yg melakukan soul union, dan hasil permanennya eukariot dlm dunia sel.
trus asal muasal prokariotik itu drmana?
*mumpung di trit evolusi

---------- Post Merged at 03:39 PM ----------

tambahan. krn dikatakan fungsi kedua sel sama berarti seperti klorofil + klorofil = klorofil ver.2

misal ga sama bisa ga?
kalo mungkin bisa apakah hasilnya cacat? atau malah super?

thamacaat
13-08-2012, 07:53 PM
sebenernya tred ini lebih ke arah evolusi biologis kali yak, gimana makhluk hidup menyesuaikan dirinya seiring waktu, bukan mengenai asal-usul makhluk hidup (abiogenesis) spt terbentuknya sel, dll. tapi berhubung tred ini sepi, ya gpp bahas dikit.

Okey, biar gak terlalu jauh, saya cut langsung, kalo udah ada materi organik pembentuk makhluk hidup seperti terbentuknya protein, DNA, dll. Bahasan mengenai hal ini dijelaskan di bidang yg namanya abiogenesis modern atau sering juga disebut evolusi biokimia.

Time-line pembentukan sel prokariot bisa digambarkan sbb:
- makhluk hidup pertama merupakan hasil dari evolusi molekul anorganik (evolusi kimia) yang kemudian berkembang menjadi struktur kehidupan sel.

- Asal usul kehidupan ini berasal dari sintesis dan akumulasi monomer (molekul kimia sederhana yg bisa membentuk struktur kimia lain yg lebih kompleks) organik pada kondisi abiotik (tidak hidup).

- Molekul yang dihasilkan secara abiotik disebut protobion yang tidak dapat melakukan reproduksi namun dapat mempertahankan lingkungan kimia di dalamnya dari pengaruh lingkungan luar (lingkungan purba bumi sangat berbeda dg kondisi sekarang: suhu dan tekanan udara sangat ekstrem)

- Ada 3 tipe protobion :
a. Koaservat : tetesan stabil yang cenderung terbentuk pada suspense (larutan) makromolekul. Bila ditambahkan enzim maka akan diserap dan melepaskan produk dari hasil katalisis oleh enzim (senyawa biokimia yg memperceat reaksi)
b. Mikrosfir : protobion yang terbentuk dengan sendirinya menjadi tetes kecil saat didinginkan. Tersusun dari protenoid (senyawa mirip protein yg terdiri dr asam2 amino) dan dikelilingi membrane 2 lapis dan akan mengalami pembengkakan atau penciutan osmotik bila ditempatkan dalam larutan garam
c. Liposom : protobion yang langsung terbentuk dengan sendirinya menjadi tetes kecil apabila komposisi organiknya mengandung lipid (lemak) tertentu.

- Protobion dianggap sebagai bahan dasar pembentuk sel purba (progenot) yang merupakan cikal bakal universal semua jenis sel yang ada sekarang.

- Progenot ini berkembang menjadi kelompok sel prokariotik purba seperti Archaebacteria (salah satu bakteri paling sederhana yg hidup dlm kondisi ekstrem seperti panas/asam/dll) dan Eubacteria (bakteri sederhana lainnya tetapi bisa hidup dlm kondisi yg tidak terlalu ekstrem).

Pertanyaan besarnya, bagaimana sebuah molekul organik (abiotik/tak hidup) menjadi sel (biotik/hidup) merupakan pertanyaan besar yg belum bisa dijawab tuntas. Ada banyak sekali teori dan hipotesis yg diajukan dan masih digodok hingga saat ini (kepastian teori mana yg benar sangat sulit karena sulitnya mendapat gambaran bumi purba itu seperti apa, apalagi disimulasikan di lab), beberapa teori yg mendapat perhatian lebih antara lain Teori Dunia RNA (kesulitan teori ini, RNA terbentuk oleh enzim, enzim terbentuk oleh RNA, lalu mana yg duluan? mirip kondisi mana yg duluan, ayam atau telur), Dunia Termosintesis, dll.

bagaimanapun, untuk terbentuk kehidupan pertama, itu proses yg amat lama dan rumit. Dari usia bumi yg sekitar 4.6 milyar tahun, dalam 3.6 milyar tahun pertamanya, bumi kosong melompong tak ada kehidupan. Kehidupan muncul secara "lambat" dan "bertahap" dalam milyaran tahun. Kita gak tahu pasti, selama 3.6 milyar tahun yg sepi itu, kondisi macam apa yg terjadi di bumi yg tiba2 memunculkan makhluk hidup pertama. Karena rumit dan amat-amat lama itu, yg gak mau ribet memilih teori panspermia: kehidupan dihasilkan dari alien yg nyasar ke bumi :D

---------- Post Merged at 05:53 PM ----------

itu maksudnya klorofil+klorofil=klorofil v.2 maksudnya apa sih? ikan+ikan kan gak jadi ikan super ;D

beastmen85
13-08-2012, 08:53 PM
^ cm kiasan, gw ga bilang manusia+cacing pita=manusia cacing pita.

berarti pertanyaan gw udh buntu kebelakang.
skrg maju, dr makhluk sepele spt itu lambat lambat lambat laun jd makhluk bertulang belakang itu gmn?
gw mikirnya dr sel2an ada yg jd tumbuhan, ada yg jd hewan gtuh gmn?

gw spt tanya kok jari manusia ada 5? trus kenapa blueprint di dna kok 5? kok ga 6?
*pertanyaannya bner ga ya? ::ungg::

thamacaat
13-08-2012, 10:10 PM
elu mah nanyanya loncatnya jauh amat, dr asal-usul hewan/tumbuhan loncat ke jari manusia. jawabannya bakal panjang bgt. tp saya ringkas kasarnya ajeh yak. lagi males nulis panjang :cengir:

udah dijelasin di atas, pas masih berbentuk prokariot, mereka "memangsa" organel2 lain, ada yg memangsa kloroplas yah bakal jadi tumbuhan, yg gak jadi hewan. dan sudah dipastikan kalo semuanya berawal dr bakteri prokariot. membedakan definisi "tumbuhan" dan "hewan" sendiri bukan perkara gampang. "alga" biru merupakan memiliki ciri hewan, tumbuhan, dan bakteri sekaligus.

mengapa jari manusia ada 5? ini karena warisan evolusi dari "makhluk sebelumnya". Hampir semua primata dan kebanyakan mamalia memiliki tulang jari 5 (termasuk paus dan kelalawar). itu artinya makhluk2 ini saling share leluluhur yg sama yg berjari 5 juga. Tapi tentu saja selalu ada penyimpangan. Di manusia juga jari 6 bukan sesuatu yg benar-benar langka. kelainan genetis yg disebut polidaktil memungkinkan manusia memiliki ruas jari melebihi 5, ada 6, 7, bahkan ada yg 8.